#bimtek #RKAT2023 #Rencanakerja #bimtekRKAT

RKAT Menentukan Nasib BAZNAS Setahun ke Depan

05/12/2022 | IT Baznas Jatim

Dr. KH. Husnul Khuluq, MM yang menjabat Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur berpesan kepada seluruh peserta BIMTEK RKAT 2023 BAZNAS Se-Jawa Timur agar menyusun RKAT-nya dengan sungguh-sungguh, sebab hal itu akan menentukan nasib BAZNAS selama satu tahun ke depan.

Kyai Husnul mendorong setiap BAZNAS Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur agar membuat perencanaan dengan baik dan benar.

“Untuk itu, ini sebenarnya tidak main-main karena ini menentukan nasib BAZNAS selama satu tahun ke depan. Kalau perencanaan ini tidak baik, perencanaan ini gagal, perencanaan ini tidak benar, maka nanti program satu tahun ke depan tidak berhasil juga dengan baik”, kata Waka IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, MM pada acara BIMTEK RKAT 2023 BAZNAS Se-Jawa Timur di Surabaya, 28-30 November 2022.

Kemudian, Kyai Husnul menjelaskan tentang perencanaan secara fundametal kepada para perwakilan pengurus BAZNAS seluruh Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur yang hadir.

“RKAT ibarat APBD. Perencanaan adalah standar dari sebuah evaluasi. Perencanaan ini juga sebagai bagian dari layanan informasi kepada publik yang membutuhkan informasi tentang BAZNAS”, jelasnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban BAZNAS kepada publik, Kyai Husnul Khuluq juga berharap ke depannya RKAT sudah bisa di-publish di kantor digital BAZNAS.

“Besok RKAT harusnya bisa di-publish, nanti RKAT harus bisa di-publish melalui kantor digital. Karena kita harus mempertanggungjawabkan dana publik yg dikumpulkan oleh BAZNAS. Karena ini dana publik maka publik berhak tahu berapa sih dana BAZNAS Kabupaten/Kota yang terkumpul & didistribusikan untuk apa saja”, ujarnya.

Lebih lanjut,  Kyai Husnul mengatakan bahwa pada era saat ini BAZNAS harus membangun jejaring dengan berbagai stakeholder.

“Sekarang orang bekerja tidak bisa sendiri-sendiri, BAZNAS harus membangun jejaring, jejaring dengan pengusaha, kantor Kemenag, ormas-ormas lain, politisi, dan lain-lain”, katanya.

“Karena memang BAZNAS ini adalah sebuah lembaga pemerintah non struktural, jadi harus ada koordinasi dan improvisasi dengan berbagai lembaga”.

Lebih mendalam lagi, Kyai Husnul menjelaskan bagaimana cara agar perencanaan yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik.

“Kalau kita bicara Good BAZNAS Government yaitu pertama kita harus konsisten dengan perencanaan yang dibuat. Rambu-rambu sudah disampaikan, misalkan perencanaan itu harus ada faktanya, harus ada dokumennya dan harus wajar”, jelasnya.

“Kalau kita bicara pelaksanaan di lapangan, setelah RKAT dibuat nanti tidak berhenti di situ. Nanti setelah jadi RKAT ini kemudian di-breakdown menjadi uraian kegiatan”.

“Mulai dari nama kegiatan, kapan dilaksanakan, strategi pelaksanaan, berapa anggarannya, siapa yang bertanggung jawab terhadap kegiatan itu. Ini untuk memastikan pelaksanaan bisa berjalan dengan baik sesuai perencanaan”.

Terakhir, Kyai Husnul berpesan agar penyusunan RKAT dilakukan dengan benar dan hati yang ikhlas.

“Intinya, kita semua berkumpul di sini punya tugas yang mulia, tugas yang berat, tugas yang suci, karena ini menentukan langkah BAZNAS satu tahun ke depan, di tempat ini, malam ini, hari ini. Untuk itu harus disusun dengan benar, dengan hati yang betul-betul ikhlas”, kata Kyai Husnul.

“Tentu konsistensi dalam perencanaan yang sudah dibuat dan disahkan diikuti dengan langkah-langkah seperti yang saya sampaikan tadi, disusun rencana kegiatan per item per item, supaya tahu bagaimana kegiatan itu dilakukan dan bagaimana evaluasinya, kemudian kapan itu dilakukan, dan bersinergi dengan siapa, itu nanti dibuat dalam lembar tersendiri”.

“Sekali lagi mudah-mudahan BAZNAS Kabupaten/kota dan Provinsi Jawa Timur semakin hari semakin baik”, tutupnya.

Copyright © 2022 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ