
Berita Terkini
BAZNAS Jatim dan Muslimat NU Jatim Luncurkan MUSTIKA MULIA pada Peringatan Maulid Nabi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (PW Muslimat NU) Jawa Timur memperkuat sinergi melalui peluncuran program kolaborasi MUSTIKA MULIA (Mustika Cantik, Mudiin Lillahita’ala) dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahad (6/9/2026), di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kerja sama dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat Jawa Timur secara lebih luas dan berkelanjutan.
Peluncuran program tersebut ditandai dengan pemakaian rompi relawan MUSTIKA MULIA sebagai simbol dimulainya sinergitas antara BAZNAS Jatim dan PW Muslimat NU Jatim. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat peran relawan dalam mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah bersama untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan berbagai program sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan BAZNAS Jatim belum genap sebulan dilantik oleh Gubernur Jawa Timur. Bersama empat pimpinan lainnya, ia menerima amanah untuk mengelola, menerima, dan mendayagunakan dana zakat bagi kemaslahatan masyarakat. “Belum genap sebulan dilantik oleh Gubernur, saya bersama empat pimpinan lainnya mendapatkan amanah untuk mengelola, menerima, dan mendayagunakan dana zakat mohon doa restunya. Insyaallah BAZNAS Jatim akan berjalan beriringan dengan Gubernur Jawa Timur untuk menjadikan Provinsi Jawa Timur yang adil dan makmur,” ujarnya.
Ghofirin juga menjelaskan bahwa BAZNAS Jatim memiliki sembilan program utama yang terangkum dalam Nawa Pradana sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, program tersebut disusun dengan semangat untuk berjalan seiring dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memiliki Nawa Bhakti Satya. “Jawa Timur mempunyai program Nawa Bhakti Satya, maka BAZNAS Jawa Timur juga mempunyai sembilan program Nawa Pradana yang akan kami jalankan sebagai bagian dari kontribusi BAZNAS untuk masyarakat Jawa Timur,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut memberikan apresiasi terhadap kiprah BAZNAS Jatim dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Khofifah juga mengapresiasi kehadiran empat dari lima pimpinan BAZNAS Jatim dalam kegiatan tersebut. Kehadiran empat pimpinan tersebut dinilai menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan amanah serta memperkuat pelayanan dan kebermanfaatan BAZNAS bagi masyarakat Jawa Timur.
Khofifah turut menyoroti sejumlah program BAZNAS Jatim yang dinilai memberikan manfaat nyata, di antaranya bantuan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan, bantuan rombong untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, serta program beasiswa satu keluarga satu sarjana. “Saya mengapresiasi BAZNAS Jawa Timur, karena empat pimpinan hadir dalam kegiatan ini. Saya melihat berbagai program yang dijalankan, mulai dari rumah tinggal layak huni, bantuan rombong untuk berjualan, hingga satu keluarga satu sarjana. Ini merupakan program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Khofifah.
Melalui peluncuran MUSTIKA MULIA, BAZNAS Jatim dan PW Muslimat NU Jatim diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
06/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Kepemimpinan Baru BAZNAS Jatim, BAZNAS RI Tekankan Penguatan Kinerja dan Layanan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh pimpinan BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Provinsi Jatim untuk meningkatkan profesionalisme, penguatan kinerja dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan layanan bagi mustahik.
Hal itu disampaikan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., saat memberikan arahan kepada jajaran kepengurusan BAZNAS Provinsi Jatim yang baru dalam kunjungannya bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., beserta jajaran BAZNAS RI ke Kantor BAZNAS Provinsi Jatim di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).
Dalam arahannya, Sodik menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang sederhana, produktif, berdedikasi, serta berorientasi pada mutu dan kualitas hasil. Menurutnya, etos kerja unggul yang berbasis pada sistem prestasi (merit system) perlu diperkuat di lingkungan BAZNAS.
"Di BAZNAS kita harus adil dan profesional. Kita harus menerapkan hal yang sekarang cukup sulit, yaitu merit system berbasis prestasi. Etika dan mutu ini bahkan disampaikan secara eksplisit dalam ajaran Islam," ujar Sodik.
Selain profesionalisme, Sodik mengingatkan jajaran BAZNAS untuk senantiasa menjaga kesederhanaan, transparansi, akuntabilitas, dan sikap melayani. Ia menegaskan, potensi dana ZIS nasional yang sangat besar dapat mencapai ratusan triliun rupiah per tahun membutuhkan pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, secara khusus, visi besar BAZNAS yakni menggulirkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan.
"Misi besar BAZNAS adalah membangun ekonomi syariah, sebuah sistem ekonomi yang sedang ditunggu-tunggu oleh dunia karena mampu tumbuh dan berkembang secara adil dan berkelanjutan. Sungguh mulia posisi kita ini," ucap Sodik.
"Maka dari itu, kita harus bekerja lebih profesional, sungguh-sungguh, dan berorientasi pada merit system agar potensi ini terkelola dan umat menjadi sejahtera. Bangsa yang maju memiliki budaya sederhana, berdedikasi, produktif, dan berorientasi pada mutu. Begitu pula di BAZNAS," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohammad Ghofirin, M.Pd., menyatakan kesiapan jajaran BAZNAS Jatim untuk memperkuat kinerja dan menyelaraskan program daerah dengan 13 Program Prioritas BAZNAS RI.
Ghofirin menyampaikan, saat ini BAZNAS Jatim juga tengah mematangkan rencana inovasi berbasis digital bernama "LAPOR BAZ". Aplikasi berbasis seluler dan media sosial ini dirancang untuk memangkas alur birokrasi, sehingga penerima manfaat (mustahik) yang membutuhkan bantuan mendesak dapat memperoleh layanan bantuan secara cepat.
"Kami berkomitmen penuh melakukan lompatan kinerja dan beradaptasi secara cepat, mulai dari pembenahan internal hingga percepatan respons pelayanan. Prinsip kami di BAZNAS Jawa Timur, jangan sampai ada rakyat Jawa Timur yang kelaparan sementara BAZNAS Jatim tidak mengetahuinya," ujar Ghofirin.
Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Bidang Pengumpulan H. Imam Hambali, M.S.E.I., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H. A. Afif Amrullah, S.H.I., M.E.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Hj. Amirotul Mu’minah, M.Pd.I., Wakil Ketua IV BANZAS Jatim Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia, dan Umum Prof. Dr. H. Moch Syarif Hidayatullah, Lc., M.Hum., CDAI., beserta jajarannya.
05/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Silaturahmi LAZ Persada, Buka Ruang Kolaborasi Penguatan Zakat
Surabaya - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persada Jatim Indonesia di Kantor BAZNAS Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka komunikasi mengenai berbagai potensi kerja sama dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya di Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, LAZ Persada Jatim Indonesia hadir bersama Dewan Pengawas Syariah Anshorullah, Direktur LAZ Persada Jatim Indonesia Fathoni Arief Wijaya beserta jajaran. Kehadiran jajaran LAZ Persada tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan profil lembaga, perkembangan program, serta kiprah yang selama ini dijalankan dalam menghimpun dan mendayagunakan dana ZIS untuk berbagai kebutuhan masyarakat di Jawa Timur.
Selain memperkenalkan profil kelembagaan, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan jejaring dan kolaborasi antara LAZ Persada dengan BAZNAS Jawa Timur. LAZ Persada menyampaikan keinginan untuk membangun komunikasi dan membuka ruang kerja sama bersama seluruh mitra yang berada dalam jejaring BAZNAS di 38 kabupaten/kota Jawa Timur, sehingga berbagai program yang dijalankan dapat saling melengkapi dan memberikan manfaat lebih luas.
Direktur LAZ Persada Jatim Indonesia, Fathoni Arief Wijaya, menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut menjadi langkah untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan BAZNAS Jawa Timur. Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk melihat berbagai potensi program yang dapat dikerjasamakan, dengan tetap menyesuaikan kapasitas, kebutuhan, dan karakteristik masing-masing lembaga.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan LAZ Persada Jatim Indonesia kepada jajaran BAZNAS Jawa Timur. Harapannya, dari komunikasi ini kami bisa menemukan ruang-ruang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama, baik dalam program maupun jejaring, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat,” ujar Fathoni Arief Wijaya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa BAZNAS Jatim terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dengan lembaga amil zakat dan berbagai mitra pengelola ZIS di Jawa Timur. Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS Jatim periode 2026–2031 memiliki sembilan program prioritas melalui konsep Nawa Pradana, yang menjadi pijakan dalam memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
“Nawa Pradana ini terdiri dari BAZNAS Jatim Peduli, BAZNAS Jatim Cerdas, BAZNAS Jatim Sehat, BAZNAS Jatim Sejahtera, BAZNAS Jatim Lestari, BAZNAS Jatim Tangguh, BAZNAS Jatim Amanah, BAZNAS Jatim Inklusif, dan BAZNAS Jatim Sinergi. Dari sembilan program ini, tentu ada ruang yang bisa kita kolaborasikan bersama, dan BAZNAS Jatim sangat terbuka untuk membangun sinergi agar gerakan zakat di Jawa Timur semakin solid serta manfaatnya semakin luas,” kata Mohammad Ghofirin.
04/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja.
Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani.
Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu.
Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang.
“Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur.
Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022).
Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki.
“Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya.
Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim
BAZNAS TV
BAZNAS JATIM SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN PALESTINA
Penulis: Humas BAZNAS Jatim
Kemana Zakat Kita Disalurkan?
Penulis: Humas BAZNAS Jatim





