WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep
Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa kepada 10 mahasiswa asal Kabupaten Sumenep melalui program BAZNAS Jatim Cerdas dalam rangkaian Sapa Bansos dan Bakti Sosial Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Salopeng, Kecamatan Dasuk, Rabu (14/10/2026). Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi sekaligus upaya meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa. Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin. Dari total penerima, tujuh mahasiswa menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Jatim dan tiga mahasiswa menerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Para penerima beasiswa menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Miftahul Ulum (ISMU) Tarate Sumenep, Universitas Annuqayah, Universitas PGRI Sumenep, STAI Nurud-Dhalam, Institut Agama Islam Aqidah Usymuni Tarate Sumenep, dan Universitas Wiraraja. Salah satu penerima beasiswa, Nur Hidayat dari Universitas Annuqayah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pendidikannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya melalui beasiswa ini. Saya akan memaksimalkan kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya. Melalui program BAZNAS Jatim Cerdas, bantuan beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan dan membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik. Program ini sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan zakat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran beasiswa tersebut melengkapi rangkaian program sosial dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan terus memperluas akses pendidikan serta menghadirkan manfaat zakat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
14/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sapa Bansos di Sumenep, BAZNAS Jatim Hadirkan Ragam Bantuan dalam Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim   
Sapa Bansos di Sumenep, BAZNAS Jatim Hadirkan Ragam Bantuan dalam Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim  
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mengambil peran dalam kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan berbagai program bantuan dan pelayanan sosial bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS berkontribusi melalui bantuan gerobak usaha, 100 paket gizi pencegah stunting, zakat produktif, serta dukungan rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Sumenep. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program bantuan dihadirkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. “Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Khofifah di sela-sela kegiatan di Pantai Slopeng. Melalui bantuan gerobak usaha dan zakat produktif, BAZNAS Jatim turut mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi penerima manfaat untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kegiatan usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Upaya ini juga sejalan dengan pemanfaatan zakat untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi mustahik. Selain pemberdayaan ekonomi, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Bantuan paket gizi pencegah stunting ditujukan untuk mendukung upaya pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita. Kehadiran program ini menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. BAZNAS Jatim juga mengambil bagian dalam dukungan rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep dan pemangku kepentingan terkait. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak dan aman. Sinergi lintas lembaga diperlukan agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa kolaborasi dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Jawa Timur menjadi kesempatan untuk memperluas manfaat pengelolaan zakat bagi masyarakat. “Kami berharap dukungan melalui bantuan usaha, paket gizi, dan rehabilitasi rumah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Jatim terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat,” ujarnya. Kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial di Sumenep merupakan wujud sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, BAZNAS, TNI Angkatan Laut, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), dan berbagai pihak lainnya. Selain bantuan yang melibatkan BAZNAS, kegiatan tersebut juga mencakup khitan massal gratis, pemeriksaan kesehatan, bantuan alat dan mesin pertanian, alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan BUMDesa, Program Desa Berdaya, Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, pemberdayaan nelayan, serta bantuan sosial bagi lansia dan pelaku usaha. Melalui kolaborasi ini, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat semangat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat.
14/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Khofifah Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah Bersama BAZNAS Jatim
Khofifah Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah Bersama BAZNAS Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk semakin mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan berbagi 1.000 kacamata bagi guru TK, RA, dan TPQ yang diselenggarakan BAZNAS Jatim di Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026). Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat dana ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat. Khofifah menegaskan, zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban individu yang telah memenuhi ketentuan syariat, tetapi juga menjadi instrumen solidaritas sosial untuk membantu para mustahik. Karena itu, potensi ZIS perlu dihimpun dan dikelola secara terkoordinasi agar penyalurannya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang berhak menerima. “Zakat pada dasarnya membersihkan seluruh harta yang Allah titipkan kepada kita. Jadi jangan merasa ini hasil kerja keras kita lalu tanpa melihat bahwa ada hak mustahik di dalamnya,” ujar Khofifah. Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan BAZNAS Jatim menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi ZIS dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD Provinsi Jawa Timur untuk berkoordinasi dengan BAZNAS Jatim dalam mengelola potensi ZIS sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing. Khofifah mencontohkan, dana yang dikelola melalui BAZNAS dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan rumah tidak layak huni, pembiayaan pendidikan anak, hingga penguatan usaha ultra mikro. Melalui skema infak terikat atau muqayyad, dana infak dihimpun melalui BAZNAS Jatim dan hingga maksimal 70 persen dapat ditasarufkan bagi mustahik di lingkungan instansi masing-masing, sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. “Di lingkungan instansi OPD dan BUMD itu ada petugas kebersihan, ada penjaga loket, yang mungkin saja rumahnya kurang layak huni, mungkin kesulitan biaya pendidikan, atau ada yang membutuhkan penguatan bagi pelaku usaha ultra mikro. Ayo komunikasikan semuanya dengan BAZNAS Jawa Timur,” tuturnya. Menurut Khofifah, skema tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk memastikan dana sosial keagamaan memberikan manfaat nyata, termasuk bagi pekerja yang membutuhkan dukungan kesejahteraan di lingkungan instansi pemerintah maupun BUMD. Ia berharap, inisiatif serupa tidak hanya berkembang di lingkungan pemerintahan dan perusahaan daerah, tetapi juga mendorong semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga pengelola zakat yang memiliki tata kelola dan mekanisme penyaluran yang jelas. Melalui penguatan penghimpunan dan pendayagunaan ZIS, Khofifah berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu, baik melalui program sosial, pendidikan, perbaikan kualitas tempat tinggal, maupun pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan BAZNAS diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat ZIS sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Jawa Timur.
12/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja. Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani. Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu. Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang. “Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur. Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022). Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki. “Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya. Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS TV

Kemana Zakat Kita Disalurkan?

Penulis: Humas BAZNAS Jatim