WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Jatim Kenalkan Nawa Pradana kepada Pimpinan Baru BAZNAS Ponorogo
BAZNAS Jatim Kenalkan Nawa Pradana kepada Pimpinan Baru BAZNAS Ponorogo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima silaturahmi dan audiensi dari jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo periode 2026 - 2031, Rabu (7/10/2026). Kedatangan jajaran pimpinan baru tersebut disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim. Rombongan BAZNAS Kabupaten Ponorogo dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo Sukarni, bersama Wakil Ketua I Yuni Ahad Diana, Wakil Ketua II Bahrun Nasikin, Wakil Ketua III Choirul Anam, dan Wakil Ketua IV Suyitno. Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal sekaligus membahas sejumlah program yang dapat dikembangkan bersama antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Dalam pertemuan tersebut, Mohammad Ghofirin menyampaikan sejumlah program BAZNAS Jawa Timur, termasuk Nawa Pradana. Ia menjelaskan arah dan pelaksanaan program tersebut kepada jajaran BAZNAS Kabupaten Ponorogo, sekaligus membuka ruang untuk pengembangan program di tingkat kabupaten sesuai dengan kebutuhan masyarakat masing-masing daerah. “Kami menyambut baik kedatangan pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Nawa Pradana ini merupakan salah satu program yang kami jalankan di Jawa Timur. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan bisa menjadi bahan untuk dikembangkan juga di Ponorogo,” ujar Mohammad Ghofirin. Penjelasan tersebut mendapat respons dari jajaran BAZNAS Kabupaten Ponorogo. H. Sukarni menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut program Nawa Pradana dan mengadaptasinya di Kabupaten Ponorogo. “Kami melihat ada beberapa program yang bisa kami pelajari dari BAZNAS Jawa Timur, terutama Nawa Pradana. Insyaallah akan kami coba kembangkan di Ponorogo dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah,” kata Sukarni. Selain membahas program, dalam kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga menyerahkan donasi sebesar Rp25 juta melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Mohammad Ghofirin mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kabupaten Ponorogo yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat di NTT. Menurutnya, semangat saling membantu antarsesama BAZNAS menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi antara BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Selain pengembangan program Nawa Pradana, kerja sama ke depan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
07/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bahas Dukungan Pemberdayaan Pelajar Berpotensi bersama IPPNU Jatim
BAZNAS Jatim Bahas Dukungan Pemberdayaan Pelajar Berpotensi bersama IPPNU Jatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur membuka peluang penguatan sinergi bersama Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur dalam bidang pendidikan, pemberdayaan pelajar, dan literasi zakat. Hal tersebut dibahas dalam audiensi PW IPPNU Jawa Timur bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim di Kantor BAZNAS Jatim, Selasa (6/10/2026). Rombongan PW IPPNU Jawa Timur diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin, bersama Wakil Ketua II Afif Amrullah, Wakil Ketua III Amirotul Mukminah, dan Wakil Ketua IV Syarif Hidayatullah. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas potensi program yang dapat dikolaborasikan, khususnya dalam mendukung pelajar yang memiliki potensi tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Ketua PW IPPNU Jawa Timur Aprilia menyampaikan bahwa pihaknya berharap audiensi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dengan BAZNAS Jatim. Menurutnya, IPPNU memiliki jaringan kader yang luas hingga berbagai daerah di Jawa Timur, sehingga dapat menjadi bagian dalam upaya mengidentifikasi sekaligus mendampingi pelajar yang membutuhkan dukungan. “Kadang ada kader yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” ujar Aprilia. Ia menjelaskan, jaringan PW IPPNU Jawa Timur saat ini mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK). Jaringan tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung perluasan akses informasi dan pendampingan bagi pelajar yang membutuhkan dukungan pendidikan maupun pengembangan potensi. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin mengatakan bahwa peluang kolaborasi dengan PW IPPNU sejalan dengan arah program BAZNAS Jatim melalui sembilan Nawa Pradana. Salah satu bidang yang dapat diperkuat adalah Jatim Cerdas, termasuk program dukungan pendidikan dan penguatan edukasi zakat di kalangan pelajar. “Kami dengan sembilan Nawa Pradana sangat cocok jika Rekanita PW IPPNU Jawa Timur turut mengawal Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ, Gerakan Manasik Zakat,” ungkap Ghofirin. Ghofirin menambahkan, luasnya jaringan IPPNU hingga tingkat ranting dan komisariat dapat menjadi kekuatan untuk memperluas edukasi serta literasi zakat di kalangan pelajar. Di sisi lain, kolaborasi juga dapat diarahkan untuk mendukung pelajar yang memiliki kemampuan akademik maupun keterampilan, namun membutuhkan dukungan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan. Melalui audiensi tersebut, BAZNAS Jatim dan PW IPPNU Jawa Timur diharapkan dapat menindaklanjuti peluang sinergi dalam program pendidikan, literasi zakat, pengembangan potensi kader, dan pemberdayaan pelajar. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pengelolaan zakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat.
06/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Ketua BAZNAS Jatim Bahas Peran Zakat dan Tantangan SDM Masa Depan
Ketua BAZNAS Jatim Bahas Peran Zakat dan Tantangan SDM Masa Depan
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, menghadiri sekaligus mengisi kuliah umum di Institut Agama Islam YPBWI Surabaya, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Zakat dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia” tersebut diikuti mahasiswa dan menjadi ruang untuk berbagi wawasan tentang pentingnya menyiapkan kemampuan serta karya sejak di bangku perguruan tinggi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IAI YPBWI Surabaya Bahrul Ulum, Wakil Rektor I Agus Darmawan, Wakil Rektor II Nanang Qosim, serta Wakil Rektor III Zaini Tamim. Kehadiran jajaran pimpinan perguruan tinggi bersama para mahasiswa turut memperkuat ruang dialog antara BAZNAS Jawa Timur dan dunia akademik. Dalam materinya, Mohammad Ghofirin mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan ijazah ketika nantinya memasuki dunia profesional. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang benar-benar bisa ditunjukkan, mulai dari penguasaan bidang ilmu, kemampuan digital, komunikasi, pengalaman, hingga karya yang dapat menjadi portofolio. “Jangan hanya berpikir saya sudah pernah belajar. Tapi mulai berpikir, saya sudah pernah membuat apa. Karena dunia profesional itu membutuhkan bukti, bukan hanya cerita bahwa kita pernah belajar,” ujar Ghofirin. Ia juga mengajak mahasiswa mulai memikirkan perjalanan karier dalam jangka panjang. Tahun pertama dapat dimulai dengan menguasai kompetensi, kemudian memiliki karya, menambah pengalaman profesional, hingga nantinya mampu mengambil keputusan dan menciptakan peluang bagi orang lain. Menurut Ghofirin, keberhasilan seseorang tidak cukup dilihat dari jabatan atau seberapa tinggi posisi yang dicapai. Lebih dari itu, ilmu dan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Jangan ukur keberhasilan hidup hanya dari seberapa tinggi posisi Anda. Lihat juga, berapa banyak orang yang hidupnya menjadi lebih baik karena kehadiran kita,” tuturnya. Pesan tersebut juga berkaitan dengan peran zakat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan dan pengembangan kemampuan masyarakat. Hal ini sejalan dengan BAZNAS Jatim Cerdas, salah satu program dalam Nawa Pradana 2026 - 2031 yang berfokus pada jaminan akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan bersama mahasiswa IAI YPBWI Surabaya, BAZNAS Jatim terus memperkuat edukasi zakat sekaligus membangun sinergi dengan dunia pendidikan agar manfaat zakat dapat semakin luas dirasakan masyarakat.
06/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja. Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani. Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu. Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang. “Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur. Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022). Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki. “Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya. Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS TV

Kemana Zakat Kita Disalurkan?

Penulis: Humas BAZNAS Jatim