WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Hadiri Pelantikan BAZNAS Bangkalan, Ketua BAZNAS Jatim Tekankan Profesionalitas dan Kredibilitas
Hadiri Pelantikan BAZNAS Bangkalan, Ketua BAZNAS Jatim Tekankan Profesionalitas dan Kredibilitas
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangkalan periode 2026 - 2031 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (4/11/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kabupaten Bangkalan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Ketua PCNU/MUI Bangkalan Muhammad Makki Nasir, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bangkalan serta sejumlah undangan yang lainnya. Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin menekankan pentingnya profesionalitas dan kredibilitas sebagai pondasi utama dalam menjalankan kepemimpinan BAZNAS. Ia mengingatkan bahwa setiap pimpinan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh proses pengelolaan zakat berjalan dengan baik, mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerima. "Menjadi pimpinan BAZNAS merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Profesionalitas dan kredibilitas harus menjadi prinsip utama dalam bekerja. Kita harus mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar dikelola dengan baik, secara transparan dan akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi para mustahik. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja dan hasil yang bisa dirasakan langsung," tegas Ghofirin. Lebih lanjut, Ghofirin mendorong pimpinan BAZNAS Kabupaten Bangkalan yang baru untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh UPZ. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperluas jangkauan program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam sambutannya berharap kepengurusan BAZNAS yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta membangun sinergi bersama pemerintah daerah. Ia juga mendorong agar BAZNAS terus berperan aktif dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bangkalan terpilih, Ahmad Sururi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, UPZ, dan berbagai pihak dalam meningkatkan pelayanan serta pengelolaan zakat di Kabupaten Bangkalan. "Ini merupakan amanah yang akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap dukungan dan sinergi dari seluruh pihak agar BAZNAS Kabupaten Bangkalan semakin optimal dalam memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya. Melalui pelantikan ini, BAZNAS Jatim berharap kepemimpinan baru BAZNAS Kabupaten Bangkalan mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kepercayaan publik, serta menghadirkan program-program yang tepat sasaran. Dengan mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan kolaborasi, zakat diharapkan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
04/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sapa Bansos Hadir di Probolinggo, BAZNAS Jatim Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat
Sapa Bansos Hadir di Probolinggo, BAZNAS Jatim Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat
BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali mengambil bagian dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kraksaan dan Islamic Center Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan melibatkan sejumlah perangkat daerah serta lembaga terkait dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan berbagai bantuan melalui sejumlah program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan bagi fakir dan anak yatim, penguatan usaha, penanganan stunting, perbaikan rumah, hingga dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang disalurkan di antaranya bantuan tunai sebesar Rp500 ribu kepada 10 orang fakir serta santunan bagi anak-anak yatim. BAZNAS Jatim juga memberikan lima unit rombong usaha kepada mustahik agar dapat digunakan untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan keluarga. Di bidang pemberdayaan ekonomi, bantuan modal usaha produktif diberikan kepada BMT Genggong Probolinggo untuk diteruskan kepada 50 penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan usaha masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik. Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, BAZNAS Jatim menyalurkan paket bantuan stunting kepada 100 mustahik. Bantuan bedah rumah juga diberikan kepada lima penerima manfaat untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Dukungan di bidang pendidikan diwujudkan melalui pemberian beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 10 mahasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Jatim dalam membantu generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus membuka kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Sapa Bansos menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kehidupan yang lebih baik. "Melalui berbagai bantuan ini, kami berharap masyarakat yang menerima manfaat benar-benar terbantu. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bagaimana mereka bisa mengembangkan usaha, mendapatkan tempat tinggal yang layak, serta memiliki kesempatan pendidikan yang lebih baik," ungkapnya. Ia menambahkan, BAZNAS Jatim akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pihak agar penyaluran bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.
03/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sapa Bansos Hadir di Probolinggo, BAZNAS Jatim Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat
Sapa Bansos Hadir di Probolinggo, BAZNAS Jatim Salurkan Beragam Bantuan untuk Masyarakat
BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali mengambil bagian dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kraksaan dan Islamic Center Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan melibatkan sejumlah perangkat daerah serta lembaga terkait dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan berbagai bantuan melalui sejumlah program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan bagi fakir dan anak yatim, penguatan usaha, penanganan stunting, perbaikan rumah, hingga dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang disalurkan di antaranya bantuan tunai sebesar Rp500 ribu kepada 10 orang fakir serta santunan bagi anak-anak yatim. BAZNAS Jatim juga memberikan lima unit rombong usaha kepada mustahik agar dapat digunakan untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan keluarga. Di bidang pemberdayaan ekonomi, bantuan modal usaha produktif diberikan kepada BMT Genggong Probolinggo untuk diteruskan kepada 50 penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan usaha masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik. Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, BAZNAS Jatim menyalurkan paket bantuan stunting kepada 100 mustahik. Bantuan bedah rumah juga diberikan kepada lima penerima manfaat untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Dukungan di bidang pendidikan diwujudkan melalui pemberian beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 10 mahasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Jatim dalam membantu generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus membuka kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Sapa Bansos menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kehidupan yang lebih baik. "Melalui berbagai bantuan ini, kami berharap masyarakat yang menerima manfaat benar-benar terbantu. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bagaimana mereka bisa mengembangkan usaha, mendapatkan tempat tinggal yang layak, serta memiliki kesempatan pendidikan yang lebih baik," ungkapnya. Ia menambahkan, BAZNAS Jatim akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pihak agar penyaluran bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.
03/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Agenda Pimpinan

Berita Pendistribusian

Wujud Kepedulian untuk Mustahik, BAZNAS Jatim dan Probolinggo Bantu Renovasi Rumah
Wujud Kepedulian untuk Mustahik, BAZNAS Jatim dan Probolinggo Bantu Renovasi Rumah
BAZNAS Provinsi Jawa Timur terus menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan renovasi rumah kepada lima penerima manfaat di Kabupaten Probolinggo. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo untuk membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Musrifah (51), warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Suaminya sehari-hari bekerja sebagai tukang becak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat perbaikan rumah menjadi hal yang sulit dilakukan secara mandiri. Pada Selasa (3/11/2026), rumah Musrifah menjadi lokasi peletakan batu pertama renovasi yang dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin. Prosesi ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Sapa Bansos Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Alun-Alun Kraksaan. Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan penerima manfaat. Menurutnya, rumah yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting bagi keluarga untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. "Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi Ibu Musrifah dan keluarga, begitu juga bagi penerima bantuan lainnya. Mudah-mudahan setelah direnovasi nanti, rumah mereka menjadi lebih layak, nyaman, dan aman untuk ditempati. Inilah salah satu bentuk bagaimana dana zakat yang dititipkan masyarakat bisa kembali memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan," ungkapnya. Sementara itu, Musrifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku sangat terbantu karena rumah yang selama ini ditempatinya akhirnya mendapatkan perhatian dan bantuan untuk direnovasi. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Gubernur, BAZNAS Jawa Timur, khususnya Bapak Ketua BAZNAS, atas bantuan yang diberikan kepada keluarga saya. Saya tidak menyangka bisa mendapatkan bantuan renovasi rumah ini. Semoga BAZNAS Jatim semakin maju dan semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu," tutur Musrifah. Melalui program RTLH ini, BAZNAS Jatim bersama BAZNAS Kabupaten Probolinggo berharap semakin banyak keluarga mustahik yang dapat menempati rumah dengan kondisi lebih baik. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
05/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Bangkitkan Ekonomi Keluarga, Pak Ardi Rasakan Manfaat Program Z-Chicken BAZNAS
Bangkitkan Ekonomi Keluarga, Pak Ardi Rasakan Manfaat Program Z-Chicken BAZNAS
Di usia 62 tahun, Ardi Siswono terus berupaya menjaga roda perekonomian keluarganya agar tetap berjalan. Warga Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, ini pernah bekerja sebagai office boy (OB) di sebuah kantor sembari menjalankan usaha warung kopi (warkop) sepulang bekerja. Namun, kondisi ekonomi yang kurang baik membuat usaha dan penghasilannya mengalami penurunan. Situasi tersebut berdampak pada kehidupan keluarganya. Ardi mengaku sempat kehilangan sumber penghasilan yang selama ini menjadi penopang kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, harapan baru datang ketika BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan usaha melalui Program Z-Chicken. Tanpa ragu, Ardi menerima kesempatan tersebut dan bersedia menjalankan usaha kuliner ayam krispi. “Alhamdulillah ada BAZNAS datang ke tempat saya menawarkan suatu usaha chicken. Kita ditanya bisa masak, saya jawab siap. Akhirnya saya terima sampai dengan saat ini,” ungkap Ardi. Melalui program tersebut, Ardi mendapatkan bantuan berupa satu unit rombong usaha lengkap dengan berbagai perlengkapan memasak, seperti kompor high pressure, wajan, serok, dan peralatan dapur lainnya. Selain itu, ia juga memperoleh bantuan bahan baku awal sebanyak 10 pack atau sekitar 10 kilogram ayam untuk memulai usahanya. Bantuan tersebut menjadi modal awal bagi Ardi untuk kembali membangun sumber penghasilan. Ia berusaha memanfaatkan bantuan yang diterima dengan memutar hasil penjualan untuk membeli kembali bahan baku agar usaha tetap berjalan. “Jadi istilahnya kita dikasih pancingan. Iki lho, dolen, hasile yo kulakno. Nah, itu saya putar sampai dengan saat ini,” tuturnya. Bagi Ardi, bantuan Z-Chicken bukan sekadar memberikan sarana untuk berjualan, tetapi juga membuka kesempatan untuk menggerakkan kembali perekonomian keluarga. “Dengan adanya bantuan ini, jujur saja kita kan bisa berputar. Akhirnya ekonomi keluarga juga berputar. Jadi, ya sangat membantu sekali,” ujarnya. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan. Ardi berharap program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Chicken dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan usaha. “Terima kasih saya ucapkan karena sudah dibantu untuk usaha UMKM. Kita berharap ke depannya BAZNAS tetap sukses, karena kita sudah terbantukan,” pungkasnya. Kisah Ardi menjadi gambaran bahwa bantuan pemberdayaan ekonomi tidak hanya menghadirkan modal usaha, tetapi juga membuka peluang bagi mustahik untuk kembali produktif dan mengupayakan kemandirian ekonomi keluarga. Melalui Program Z-Chicken, BAZNAS Jatim terus mendorong pemanfaatan dana zakat agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
04/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Rombong Usaha untuk Bantu Mustahik Kembangkan UMKM
BAZNAS Jatim Salurkan Rombong Usaha untuk Bantu Mustahik Kembangkan UMKM
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan lima rombong usaha kepada para pelaku usaha mikro di wilayah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan kepada mustahik agar dapat mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Penyerahan bantuan berlangsung di Islamic Center Kraksaan dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur. Lima rombong tersebut diberikan kepada para penerima manfaat yang menjalankan beragam jenis usaha, mulai dari nasi dan aneka minuman, singkong keju, dimsum, mi pedas, hingga gorengan. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa bantuan sarana usaha ini diharapkan dapat membantu para mustahik mengembangkan usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga. Menurutnya, dana zakat yang dihimpun masyarakat tidak hanya dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan dasar, tetapi juga dapat menjadi dukungan bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi. "Kami berharap bantuan rombong ini bisa membantu para penerima manfaat mengembangkan usahanya. Mudah-mudahan jualannya semakin lancar, pelanggan bertambah, dan pendapatan keluarga juga semakin baik. Harapan kami, mereka yang hari ini menerima bantuan sebagai mustahik, ke depan bisa semakin mandiri dan suatu saat berkesempatan menjadi muzaki, sehingga juga bisa membantu orang lain yang membutuhkan," ungkap Mohammad Ghofirin. Salah satu penerima bantuan, Muhammad Romli, yang menjalankan usaha dimsum, mengaku bersyukur atas rombong usaha yang diterimanya. Ia berharap bantuan tersebut dapat menunjang kegiatan berjualan sekaligus memberikan semangat baru untuk mengembangkan usahanya. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan rombong ini. Terima kasih kepada BAZNAS Jatim yang sudah membantu usaha saya. Semoga dengan rombong ini jualan saya semakin lancar dan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih banyak," tuturnya. Ghofirin juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program pemberdayaan. Melalui bantuan ini, BAZNAS Jatim berupaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung penguatan ekonomi mustahik. Harapannya, para penerima manfaat tidak hanya mampu mempertahankan usaha yang dijalankan, tetapi juga terus mengembangkan usahanya hingga memiliki penghasilan yang lebih baik dan berkesempatan menjadi muzaki di kemudian hari.
03/11/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Artikel Terbaru

BAZNAS TV

Kemana Zakat Kita Disalurkan?

Penulis: Humas BAZNAS Jatim