
Berita Terkini
Sukseskan Muktamar NU, BAZNAS Jatim Salurkan 15 Ribu Makanan Gratis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur menyiapkan 15 ribu makanan gratis bagi para penggembira Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. Sebanyak 3.000 makanan akan disiapkan dan dibagikan setiap hari selama lima hari, mulai 27 Agustus 2026, melalui 10 gerai Z-Chicken yang berada di sekitar lokasi Muktamar.
Ketua BAZNAS Jatim HM Ghofirin mengatakan, program penyediaan makanan gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dari total 15 ribu makanan, sebanyak 10 ribu paket merupakan alokasi BAZNAS RI dan 5 ribu paket disiapkan BAZNAS Jatim. Sedangkan BAZNAS Kabupaten Jombang dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto berperan mengondisikan teknis penyaluran, penyediaan gerai dan mustahik binaan.
Program tersebut sekaligus melibatkan 20 mustahik binaan Z-Chicken yang selama ini telah mendapatkan pembinaan dan menjalankan usaha di Surabaya dan Mojokerto. Sebanyak 17 mustahik merupakan binaan BAZNAS Jatim, sementara tiga lainnya merupakan binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Para mustahik terlibat langsung dalam proses produksi hingga pelayanan makanan. Mereka akan mengoperasikan 10 gerai Z-Chicken yang ditempatkan di sekitar lokasi Muktamar untuk melayani ribuan penggembira yang membutuhkan makanan selama kegiatan berlangsung.
Ghofirin mengatakan, pelibatan mustahik dalam kegiatan berskala besar seperti Muktamar NU menjadi bagian penting dari upaya BAZNAS mengembangkan pemberdayaan ekonomi. Mustahik yang selama ini dibina tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan berkontribusi memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar membagikan makanan gratis. Di dalamnya ada proses pemberdayaan. Para mustahik yang selama ini kami bina melalui Z-Chicken mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam momentum besar seperti Muktamar NU,” ujar Ghofirin.
Menurut Ghofirin, kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat dalam berbagai bentuk. Para penggembira Muktamar mendapatkan makanan gratis, sementara para mustahik memperoleh ruang untuk mengembangkan pengalaman dan kemandirian ekonominya.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, A Afif Amrullah, mengatakan keterlibatan 20 mustahik dalam program ini merupakan bagian dari kesinambungan pembinaan yang dilakukan BAZNAS. Mereka telah dilatih untuk mengelola usaha Z-Chicken dan dalam momentum Muktamar mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kemampuan tersebut dalam melayani masyarakat dalam jumlah besar.
“Para mustahik ini sudah mendapatkan pelatihan dan menjalankan usaha Z-Chicken di Surabaya dan Mojokerto. Dalam momentum Muktamar ini mereka mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung, mulai dari menyiapkan makanan sampai melayani masyarakat,” kata Afif.
Afif menjelaskan, Z-Chicken merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui usaha kuliner ayam goreng. Para mustahik mendapatkan pelatihan, pendampingan, bantuan modal usaha, dan kesempatan mengembangkan usaha sehingga memiliki sumber penghasilan yang dapat mendorong kemandirian ekonomi. Karena itu, keterlibatan mereka dalam kegiatan Muktamar juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pengalaman dan kapasitas dalam mengelola usaha.
Program penyediaan makanan gratis ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi BAZNAS dalam menyukseskan Muktamar ke-35 NU. Di saat yang sama, keterlibatan para mustahik menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat berjalan beriringan dengan pelayanan sosial, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
27/08/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Kabar Gembira, Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Jatim Hadir di Kediri dan Sekitarnya
SURABAYA — Kabar gembira bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya. BAZNAS Jawa Timur kini menghadirkan layanan ambulans gratis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju rumah sakit, rumah terapi, maupun fasilitas kesehatan lainnya. Layanan tersebut ditandai dengan penyerahan satu unit ambulans kepada relawan kemanusiaan Imam Bashori di Surabaya, Selasa (25/8/2026).
Layanan ini hadir melalui sosok Imam Bashori, relawan kemanusiaan asal Kediri yang sejak 2020 secara mandiri membantu masyarakat mengantarkan pasien mustahik ke rumah sakit, rumah terapi, dan fasilitas kesehatan lainnya. Dengan kendaraan pribadinya, ia memberikan layanan tersebut secara gratis kepada pasien mustahik yang membutuhkan.
Kini, Imam Bashori diperkenalkan sebagai Cak BAZ, relawan kemanusiaan yang menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jatim mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kehadiran ambulans BAZNAS Jatim di Kediri diharapkan membuat layanan kemanusiaan tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ketua BAZNAS Jatim HM Ghofirin, pengalaman Cak BAZ dalam kegiatan kemanusiaan dan jejaring relawan yang telah dibangun selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dalam mendekatkan layanan BAZNAS Jatim kepada masyarakat di Kediri dan sekitarnya.
“Dengan adanya layanan ini, BAZNAS Jatim tidak hanya menyediakan sarana transportasi pasien, tetapi juga membuka akses layanan yang lebih dekat bagi masyarakat. Kami berharap ambulans ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang kesulitan mendapatkan transportasi untuk berobat maupun menjalani terapi,” kata Ghofirin.
Cak BAZ menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan dan kesempatan untuk ikut terlibat dalam layanan kemanusiaan BAZNAS Jatim. Kolaborasi tersebut sekaligus memberi dukungan baru bagi aktivitas kemanusiaan yang selama ini dijalankannya secara mandiri dan tanpa memungut biaya dari keluarga pasien.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur. Selama ini kami berusaha membantu masyarakat dengan kendaraan seadanya. Dengan mobil ini, insyaallah semakin banyak warga yang membutuhkan bisa kami bantu,” ujar Cak BAZ.
Cak BAZ menyatakan siap melayani masyarakat mustahik yang membutuhkan bantuan transportasi pasien sesuai ketentuan dan ketersediaan ambulans. Bagi Mustahik warga Kediri dan sekitarnya yang membutuhkan layanan ambulans gratis dapat menghubungi nomor 0852-3143-4443.
Ghofirin menambahkan, layanan tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Jatim Sehat, salah satu dari sembilan program prioritas dalam konsep Nawa Pradana. Melalui program ini, BAZNAS Jatim berupaya menghadirkan kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah dalam bentuk layanan kesehatan yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.
Saat ini layanan ambulans BAZNAS Jatim telah tersedia di Kediri dan Surabaya. Di Surabaya, BAZNAS Jatim menyediakan dua unit ambulans di RSUD Dr Soetomo yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari berbagai wilayah Jawa Timur.
“Ke depan, BAZNAS Jatim juga akan menginisiasi program Lapor BAZ sebagai upaya mendekatkan BAZNAS Jatim dengan mustahik dan dhuafa di seluruh Jawa Timur. Melalui Lapor BAZ, masyarakat diharapkan lebih mudah menyampaikan kebutuhan dan memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang disediakan BAZNAS Jatim,” terang Ghofirin.
Cak BAZ nantinya menjadi salah satu bagian dari ekosistem Lapor BAZ di lapangan, sebagai relawan kemanusiaan yang membantu mendekatkan masyarakat dengan layanan BAZNAS Jatim, khususnya dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan di Kediri dan sekitarnya. Ghofirin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, donatur, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada BAZNAS Jatim. Kepercayaan tersebut akan terus diikhtiarkan menjadi layanan nyata yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
25/08/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Lebaran Yatim di Blitar, BAZNAS Jatim Dorong Zakat untuk Perkuat Kepedulian Sosial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar menggelar Lebaran Anak Yatim, Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, H. Imam Hambali, M.S.E.I., menekankan pentingnya memahami dan menunaikan zakat sebagai salah satu rukun Islam. Menurutnya, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak masyarakat tidak hanya membiasakan diri bersedekah, tetapi juga memastikan kewajiban zakat telah ditunaikan sesuai ketentuan. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan membuka jalan kebaikan bagi sesama.
H. Imam Hambali juga menekankan pentingnya akurasi data dalam pelaksanaan program BAZNAS agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Program-program ini perlu akurasi data agar dapat memapping dengan tepat sasaran, berapa dan ke mana bantuan ini dapat disalurkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam bidang kemanusiaan dan kemasyarakatan melalui berbagai program, di antaranya Jatim Cerdas melalui program SKSS, Jatim Sejahtera, Jatim Tanggap, Jatim Sehat, dan Jatim Lestari.
“Baru sepekan lalu kami dilantik, dan ini adalah kunjungan kami yang kedua setelah ke Nganjuk. Pimpinan kami saat ini membawa Nawa Pradana dengan maksud membersamai program Gubernur dalam hal kemanusiaan dan kemasyarakatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar, Dr. Indiyah Nur Hayati, M.Pd., menyampaikan bahwa pengumpulan zakat melalui BAZNAS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar mengalami peningkatan dua kali lipat sejak pertemuan sebelumnya di Gedung Kesenian.
“Alhamdulillah, pengumpulan BAZNAS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar sudah meningkat dua kali lipat. Hampir seluruh kepala sekolah sudah sadar akan pentingnya zakat. Karena dari kita untuk kita. Buktinya, terlaksananya kegiatan pagi hari ini,” ujar Dr. Indiyah Nur Hayati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua UPZ Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar Abu Sani, S.Kom., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar beserta jajaran, serta para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Blitar Raya. Hadir pula anak yatim dan penerima manfaat program pemberdayaan.
Dalam acara tersebut, bantuan disalurkan kepada anak yatim serta penerima manfaat berupa bantuan modal usaha, rombong, dan bantuan bagi pelaku UMKM. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan sekaligus mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
19/08/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja.
Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani.
Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu.
Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang.
“Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur.
Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022).
Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki.
“Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya.
Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim
BAZNAS TV
BAZNAS JATIM SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN PALESTINA
Penulis: Humas BAZNAS Jatim
Kemana Zakat Kita Disalurkan?
Penulis: Humas BAZNAS Jatim





