
Berita Terkini
Dari HaloBAZ hingga GEMAZ, BAZNAS Jatim Perkenalkan Inovasi Pengelolaan Zakat kepada Mahasiswa UNNES
Sebanyak 50 mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengunjungi Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Senin (26/10/2026).
Kunjungan dalam rangka Student Mobility tersebut mengangkat tema “Penerapan Manajemen Bisnis Halal, Filantropi Produktif, dan Pembiayaan Syariah dalam Mendorong Inklusi Ekonomi dan Keuangan”.
Rombongan dipimpin oleh dosen pendamping, Ubaedul Mustofa, dan diterima oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, bersama Wakil Ketua II, A. Afif Amrullah, Wakil Ketua IV Moch. Syarif Hidayatullah, serta jajaran BAZNAS Jatim.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat.
Dalam sambutannya, Ubaedul Mustofa menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang praktik filantropi Islam.
Menurutnya, pemahaman yang diperoleh di bangku kuliah perlu dilengkapi dengan pembelajaran di lembaga pengelola zakat.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada sektor industri komersial setelah lulus nanti, tetapi juga memiliki ketertarikan untuk berkarier di lembaga pengelola zakat, baik BAZNAS maupun lembaga amil zakat lainnya,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyambut baik kunjungan tersebut sekaligus memperkenalkan inovasi layanan BAZNAS Jatim melalui aplikasi HaloBAZ.
Ia mengajak mahasiswa untuk mempelajari berbagai fitur yang tersedia dan melihat peluang pengembangan inovasi serupa di daerah lain.
Menurutnya, berbagi pengalaman dan praktik baik merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan zakat di Indonesia.
Ghofirin juga menekankan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam ekonomi Islam, menjadi kaya bukanlah sesuatu yang dilarang. Namun, kita harus memahami bahwa di dalam harta yang kita miliki terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan. Semakin besar kekayaan yang kita miliki, seharusnya semakin besar pula manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ghofirin turut memperkenalkan Gerakan Manasik Zakat (GEMAZ) sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan berzakat, berinfak, dan bersedekah sejak dini.
Gerakan yang direncanakan diluncurkan pada November mendatang bersama para pemangku kepentingan di Jawa Timur itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi zakat yang masih terbuka luas.
Selain kemudahan bagi muzaki dalam menunaikan zakat, BAZNAS Jatim juga memberikan perhatian terhadap akses layanan bagi mustahik melalui menu LaporBAZ pada aplikasi HaloBAZ.
Fitur tersebut memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan maupun mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Jatim.
“Kemudahan bagi muzaki untuk membayar zakat perlu diimbangi dengan kemudahan bagi mustahik untuk mengakses layanan dan menyampaikan kebutuhannya,” tegas Ghofirin.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa UNNES diharapkan semakin memahami peran filantropi Islam dalam memperluas akses layanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
26/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sapa Bansos Hadir di Pacitan, BAZNAS Jatim Salurkan Beragam Bantuan untuk Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan Sapa Bansos di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional 2026 ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyaluran berbagai bantuan untuk masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kesejahteraan mustahik, khususnya para mustahik.
Bantuan yang diberikan meliputi program bedah rumah, alat usaha rombong, zakat produktif, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan akses pendidikan.
Salah satu bantuan yang disalurkan adalah program bedah rumah bagi lima mustahik dengan nominal bantuan masing-masing Rp20 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperbaiki kondisi tempat tinggal agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
Selain itu, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan alat usaha berupa rombong kepada lima mustahik.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta membuka peluang untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan zakat produktif kepada 50 mustahik.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan modal usaha bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Melalui program ini, BAZNAS Jatim mendorong agar para mustahik tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan kelak menjadi muzakki.
Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan melalui kegiatan Sapa Bansos merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu masyarakat memperbaiki kondisi tempat tinggal, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Harapan kami, para mustahik semakin mandiri dan ke depan dapat tumbuh menjadi muzakki yang juga memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, BAZNAS Jatim menyalurkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada tujuh mahasiswa.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan penerima manfaat sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk menyelesaikan studi dan meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pendidikan tinggi.
Selain program tersebut, BAZNAS Jatim juga memberikan bantuan tunai kepada 10 orang fakir.
Bersama Dinas Kesehatan, BAZNAS Jatim turut mendukung pelaksanaan khitanan massal bagi 100 anak serta penyaluran paket gizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting.
Kolaborasi ini memperluas manfaat kegiatan Sapa Bansos, tidak hanya dalam aspek ekonomi dan pendidikan, tetapi juga kesehatan masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam Sapa Bansos di Kabupaten Pacitan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai OPD dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional 2026, penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesejahteraan, kemandirian, dan kualitas hidup masyarakat.
26/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Ketua BAZNAS JATIM Terima Apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menerima apresiasi sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 dari Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin (FJN).
Apresiasi tersebut diberikan kepada 22 tokoh muda Nahdliyin dari berbagai bidang dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, menjelaskan bahwa para penerima apresiasi berasal dari kalangan Nahdliyin yang berkiprah di berbagai bidang.
“Semuanya dari kalangan NU dan masuk kategori pemuda. Mereka ini adalah wajah NU di Abad ke-2,” ujar Didi dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026). Apresiasi ini merupakan agenda tahunan FJN yang telah memasuki penyelenggaraan ketujuh.
Mohammad Ghofirin menjadi salah satu tokoh yang menerima apresiasi atas kiprahnya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai Ketua BAZNAS Jatim, beliau mengemban tanggung jawab untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, apresiasi ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Bagi saya, pengabdian bukan tentang penghargaan, melainkan bagaimana kehadiran kita bisa memberikan dampak nyata bagi umat,” ujar Mohammad Ghofirin.
BAZNAS Jatim berkomitmen melanjutkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS Jatim berupaya membantu mustahik meningkatkan kesejahteraan, membangun kemandirian ekonomi, serta membuka peluang bagi mereka untuk bertransformasi menjadi muzakki.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sembilan program prioritas Nawa Pradana periode 2026 - 2031, yakni BAZNAS Jatim Peduli, BAZNAS Jatim Cerdas, BAZNAS Jatim Sehat, BAZNAS Jatim Amanah, BAZNAS Jatim Inklusif, BAZNAS Jatim Sinergi, BAZNAS Jatim Sejahtera, BAZNAS Jatim Lestari, dan BAZNAS Jatim Tangguh.
Berlandaskan semangat “Menebar Manfaat, Menguatkan Umat”, program-program tersebut diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, hingga advokasi dan dakwah.
Momentum Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat pentingnya melanjutkan semangat perjuangan dan pengabdian para santri dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Apresiasi yang diterima Mohammad Ghofirin diharapkan semakin memperkuat semangat khidmah tersebut, sekaligus mendorong pengelolaan zakat sebagai salah satu instrumen untuk menghadirkan kemaslahatan, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
22/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja.
Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani.
Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu.
Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang.
“Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur.
Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022).
Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki.
“Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya.
Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim
BAZNAS TV
BAZNAS JATIM SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN PALESTINA
Penulis: Humas BAZNAS Jatim
Kemana Zakat Kita Disalurkan?
Penulis: Humas BAZNAS Jatim





