
Berita Terkini
Perkuat Akses Keadilan, BAZNAS Jatim Gandeng PW Aisyiyah Jatim Dampingi Hukum Kaum Dhuafa
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin sinergi strategis dengan Pimpinan Wilayah (PW) 'Aisyiyah Jawa Timur dalam upaya memperluas akses keadilan hukum bagi masyarakat dhuafa di Jawa Timur.
Sinergi tersebut dituangkan dalam Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BAZNAS Jatim dengan PW 'Aisyiyah Jatim tentang "Sinergi Pengelolaan dan Pelayanan Sosial Kemanusiaan Dalam Mendukung Akses Keadilan Hukum Bagi Masyarakat Dhuafa Melalui POSBAKUM 'Aisyiyah Jawa Timur".
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Jatim, H. Mohammad Ghofirin, M.Pd., dan Wakil Ketua PW 'Aisyiyah Jawa Timur, Budiyati, M.Pd., di Aula PW Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya.
Ketua BAZNAS Jatim, H. Mohammad Ghofirin, M.Pd., menegaskan bahwa zakat memiliki peran yang lebih luas dari sekadar bantuan ekonomi. Zakat juga harus hadir untuk melindungi hak-hak dasar mustahik, termasuk hak mendapatkan keadilan hukum.
"Banyak saudara kita kaum dhuafa yang ketika berhadapan dengan masalah hukum merasa takut dan tidak tahu harus mengadu kemana. Melalui kerja sama dengan POSBAKUM 'Aisyiyah, kita ingin memastikan dana zakat yang dikelola BAZNAS hadir untuk mendanai pendampingan hukum yang gratis, profesional, dan berpihak kepada dhuafa," ungkap Ghofirin.
Sementara itu, Wakil Ketua PW 'Aisyiyah Jatim, Budiyati, M.Pd., menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, POSBAKUM 'Aisyiyah Jawa Timur selama ini telah aktif memberikan layanan konsultasi dan pendampingan hukum, khususnya bagi perempuan dan anak dari keluarga tidak mampu.
"Sinergi dengan BAZNAS Jatim akan memperkuat jangkauan dan keberlanjutan layanan kami. Ini adalah kolaborasi kemanusiaan, keagamaan, dan keadilan yang sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan masyarakat dhuafa di Jawa Timur tidak lagi kesulitan mengakses bantuan hukum karena terkendala biaya, sehingga terwujud keadilan sosial yang merata.
26/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Ketua BAZNAS Jatim Dorong Transformasi Mustahik melalui Pemberdayaan Ekonomi di FESyar 2026
SURABAYA - Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam talkshow Festival Ekonomi Syariah (FESyar), Sabtu (26/9/2026), dengan menekankan pentingnya pengelolaan ZIS yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi mampu mendorong perubahan mustahik menjadi lebih mandiri hingga kelak menjadi muzakki.
Dalam paparannya, Ghofirin menjelaskan bahwa kemiskinan masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2026 mencapai 22,93 juta jiwa atau sekitar 8,07 persen dari total penduduk.
Sementara itu, Jawa Timur masih mencatat sekitar 3,8 juta penduduk miskin atau sebesar 9,3 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pihak untuk memutus rantai kemiskinan.
Menurut Ghofirin, terdapat empat pendekatan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, yakni pendidikan berkualitas, akses kesehatan yang memadai, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan sosial yang tepat sasaran.
Dari berbagai pendekatan tersebut, pemberdayaan ekonomi dinilai memiliki peran strategis karena dapat menciptakan kemandirian dan produktivitas masyarakat.
Karena itu, zakat produktif perlu dikembangkan agar penerima manfaat tidak terus bergantung pada bantuan, melainkan mampu membangun usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak cukup dilakukan dengan memberikan modal atau sarana usaha semata.
Program yang berkelanjutan membutuhkan penguatan kelembagaan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kualitas produk, pendampingan, akses pemasaran, hingga dukungan pembiayaan.
Pendekatan tersebut penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif dan memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Sebagai bentuk implementasinya, BAZNAS Jawa Timur menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi, di antaranya Z-Mart, Z-Chicken, Z-Auto, Balai Ternak, serta BUMI atau Badan Usaha Milik Masjid.
Beragam program tersebut dikembangkan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan usaha berbasis kebutuhan dan potensi masyarakat.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang ekonomi baru di lingkungan sekitarnya.
Selain program pemberdayaan, BAZNAS Jawa Timur juga mengembangkan skema pembiayaan melalui kerja sama dengan Bank Jatim Syariah yang dikenal dengan program ITIB.
Dalam skema tersebut, dana BAZNAS ditempatkan melalui deposito mudharabah dan kemudian dimanfaatkan Bank Jatim Syariah untuk mendukung pembiayaan usaha bagi mustahik.
Mekanisme ini dirancang agar penerima manfaat memperoleh akses pembiayaan yang lebih ramah, dengan pokok pembiayaan dikembalikan oleh penerima manfaat sementara margin atau biaya jasa menjadi tanggungan BAZNAS.
Lebih lanjut, Ghofirin menekankan perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan filantropi Islam.
Keberhasilan zakat tidak semestinya hanya dilihat dari besarnya dana yang berhasil dihimpun maupun jumlah bantuan yang telah disalurkan, tetapi juga dari perubahan kondisi penerima manfaat.
Karena itu, BAZNAS perlu melihat perkembangan usaha mikro, peningkatan omzet, terciptanya lapangan pekerjaan, serta bertambahnya keluarga mustahik yang mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya sebagai bagian dari indikator keberhasilan program.
Pada akhirnya, pengelolaan ZIS diharapkan mampu menghadirkan transformasi sosial dan ekonomi yang nyata di tengah masyarakat.
Mustahik tidak berhenti sebagai penerima bantuan, tetapi mendapatkan kesempatan untuk berkembang melalui peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, akses pasar, dan dukungan pembiayaan hingga mencapai kemandirian ekonomi.
Melalui pendekatan tersebut, zakat diharapkan dapat menjadi instrumen yang mendorong mustahik naik kelas, mandiri, dan pada waktunya mampu menjadi muzakki serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
26/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Donasi Rp1,67 Miliar untuk Warga NTT
Surabaya - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima donasi untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut berasal dari tiga BAZNAS kabupaten/kota di Jawa Timur dengan total mencapai Rp1.672.760.541.
Penyerahan donasi dilakukan bersamaan dengan kunjungan silaturahmi di Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (24/9/2026).
Donasi terbesar berasal dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, yakni sebesar Rp1.641.260.541. Sementara itu, BAZNAS Kota Blitar menyerahkan donasi sebesar Rp16.500.000 dan BAZNAS Kabupaten Kediri sebesar Rp15.000.000.
Jika dirinci, total donasi yang diterima BAZNAS Jatim yakni:
* BAZNAS Kabupaten Sidoarjo: Rp1.641.260.541
* BAZNAS Kota Blitar: Rp16.500.000
* BAZNAS Kabupaten Kediri: Rp15.000.000
* Total: Rp1.672.760.541
Donasi tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat NTT sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Kunjungan dan penyerahan donasi ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antar-BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran dana umat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Jatim mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, BAZNAS Kota Blitar, dan BAZNAS Kabupaten Kediri yang turut berkontribusi dalam membantu masyarakat NTT.
Dengan kolaborasi tersebut, dana umat diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk di luar wilayah Jawa Timur.
24/09/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja.
Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani.
Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu.
Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang.
“Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur.
Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim

BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022).
Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki.
“Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya.
Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim
BAZNAS TV
BAZNAS JATIM SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN PALESTINA
Penulis: Humas BAZNAS Jatim
Kemana Zakat Kita Disalurkan?
Penulis: Humas BAZNAS Jatim





