WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Peringati HUT ke-81 Jawa Timur, BAZNAS Jatim Salurkan 1.000 Kacamata Gratis bagi Guru RA, TK dan TPQ
Peringati HUT ke-81 Jawa Timur, BAZNAS Jatim Salurkan 1.000 Kacamata Gratis bagi Guru RA, TK dan TPQ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan program bantuan 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, RA, PAUD, dan TPQ dengan nilai bantuan mencapai Rp400 juta. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Mengusung semangat “Menebar Manfaat, Menguatkan Umat”, program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Jatim terhadap kesehatan para pendidik. Program ini menjangkau 1.000 pendidik, terdiri atas 449 guru TK, 101 guru RA, 173 guru PAUD, dan 277 guru TPQ. Sebelum menerima kacamata, para peserta menjalani pemeriksaan mata untuk memastikan kacamata yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing. Sebagian kacamata yang telah selesai diproses diserahkan pada hari pelaksanaan, sementara sisanya akan didistribusikan setelah proses pembuatan selesai. Program ini terlaksana melalui dukungan Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur dan RSUD Dr. Soetomo. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian kepada para guru yang memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus, tetapi masih menghadapi keterbatasan kesejahteraan. “Guru itu kita kenal kesejahteraannya beda dengan profesi selain guru, maka ada istilah pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah alasan kenapa kami dari BAZNAS memberi perhatian dengan memberikan kacamata standar optik kepada guru, bukan kacamata yang biasa,” ungkap Ghofirin. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi sinergi BAZNAS Jatim bersama berbagai elemen dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan pendekatan pembangunan yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. “Kami memberikan apresiasi yang luar biasa atas sinergi, kolaborasi dari BAZNAS Jawa Timur yang mengoordinasikan sangat banyak elemen,” ujar Khofifah. Selain program kacamata gratis, BAZNAS Jatim juga menyalurkan bantuan tunai kepada 438 mustahik senilai Rp262 juta serta bantuan bedah rumah bagi 15 mustahik senilai Rp300 juta. Dukungan pendidikan turut diberikan melalui program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jatim mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat. Di bidang pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Jatim menyiapkan 81 unit rombong bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan nilai total Rp283 juta. Dalam kegiatan tersebut, bantuan rombong diserahkan secara simbolis kepada 10 penerima. Salah satunya Diah, pedagang tempe di kawasan Bandar Gresik, yang berharap bantuan tersebut dapat memperlancar usahanya dan meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam kesempatan yang sama, Khofifah bersama Ketua dan para wakil ketua BAZNAS Jatim meluncurkan aplikasi HaloBAZ Jatim. Aplikasi ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui ekosistem digital. Khofifah juga mengajak perangkat daerah dan badan layanan umum daerah untuk berkoordinasi dengan BAZNAS Jatim dalam mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan dukungan, termasuk bantuan perbaikan rumah, biaya pendidikan, dan peralatan usaha. Kegiatan tersebut turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program sosial serta memperkuat layanan bagi masyarakat di berbagai bidang. Melalui rangkaian program kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi tersebut, BAZNAS Jatim terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah dan berbagai mitra diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan mustahik sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan Sepakati Kerja Sama Perluas Perlindungan JKN bagi Mustahik
BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan Sepakati Kerja Sama Perluas Perlindungan JKN bagi Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mustahik yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun peserta yang status kepesertaannya nonaktif. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understandin) MoU di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang juga diisi dengan kegiatan berbagi 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, RA, dan TPQ. Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan berupaya memperkuat akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Program JKN, mendorong kepesertaan aktif, serta mengidentifikasi kebutuhan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang belum terdaftar maupun peserta dengan status kepesertaan nonaktif. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, bersama Deputi Direksi Wilayah VII BPJS Kesehatan, I Made Puja Yasa. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas lembaga agar masyarakat yang membutuhkan, termasuk mustahik atau penerima manfaat zakat, memiliki akses yang lebih luas terhadap perlindungan kesehatan. Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS, BPJS Kesehatan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai JKN dan pentingnya upaya pencegahan penyakit. “Sinergi antara BPJS Kesehatan, BAZNAS, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan perlindungan kesehatan, peningkatan literasi JKN, serta dukungan terhadap upaya pencegahan penyakit,” ungkap Mohammad Ghofirin. Sementara itu, I Made Puja Yasa mengatakan bahwa kerja sama dengan BAZNAS merupakan bentuk sinergi lintas lembaga untuk memperluas kepesertaan JKN sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan. “Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat upaya perluasan kepesertaan JKN, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, seperti mustahik atau penerima manfaat zakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Timur,” ujar I Made Puja Yasa. Ia menjelaskan, salah satu fokus kerja sama adalah mendorong pengurus dan pihak-pihak terkait di lingkungan BAZNAS agar memiliki kepesertaan JKN aktif. Selain itu, BAZNAS diharapkan dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi mengenai Program JKN kepada masyarakat, khususnya para penerima manfaat zakat. Dukungan melalui dana zakat, apabila dilaksanakan, tetap perlu memperhatikan ketentuan syariah, peraturan perundang-undangan, serta kebijakan pengelolaan zakat yang berlaku. Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama tersebut diharapkan berjalan secara tepat sasaran dan akuntabel, sekaligus memperluas manfaat bagi mustahik melalui peningkatan pemahaman dan akses terhadap Program JKN.
11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakati Kerja Sama Perlindungan Guru TPQ
BAZNAS Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakati Kerja Sama Perlindungan Guru TPQ
BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BPJS Ketenagakerjaan menjalin kerja sama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan pekerja sosial keagamaan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mustahik, khususnya pekerja sosial keagamaan yang berperan dalam pendidikan dan pembinaan masyarakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS Jatim bersama BPJS Ketenagakerjaan berupaya menghadirkan perlindungan bagi para guru TPQ beserta keluarga mereka ketika menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitasnya. Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, menyampaikan bahwa pekerja sosial keagamaan, termasuk guru TPQ, perlu memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, peran mereka di tengah masyarakat sangat penting, sehingga perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian juga perlu menjadi perhatian bersama. “Melalui sinergi dengan BAZNAS Jawa Timur, kami ingin memastikan bahwa pekerja sosial keagamaan juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya sehingga perlu memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” ujar Irvansyah. Manfaat perlindungan tersebut terlihat melalui penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris seorang guru TPQ Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Selain itu, diberikan manfaat beasiswa pendidikan sebesar Rp48 juta untuk satu orang anak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office XII Surabaya Bali Nusra juga menyerahkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 guru TPQ yang hadir. Bantuan tersebut bersumber dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) BSI. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas akses kepesertaan jaminan sosial bagi para pendidik keagamaan. Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa perhatian terhadap guru perlu diwujudkan melalui program yang menjawab kebutuhan mereka. Dalam program bantuan 1.000 kacamata gratis pada kegiatan yang sama, Ghofirin menyampaikan, “Guru itu kita kenal kesejahteraannya beda dengan profesi selain guru, maka ada istilah pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah alasan kenapa kami dari BAZNAS memberi perhatian dengan memberikan kacamata standar optik kepada guru, bukan kacamata yang biasa.” Selain penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan kolaborasi BAZNAS Jatim dengan berbagai pihak dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada rangkaian kegiatan yang sama, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, Raudhatul Athfal (RA), PAUD, dan TPQ melalui pemeriksaan mata yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Jatim berharap perlindungan sosial bagi guru TPQ dan pekerja sosial keagamaan dapat semakin luas dan berkelanjutan. Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BSI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi langkah bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung para pendidik agar dapat terus menjalankan pengabdiannya dengan lebih tenang.
11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Berita Pendistribusian

Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Bu Muryati Kembangkan Usaha Gado-Gado Berkat Dukungan BAZNAS Jatim
Sejak 2020, Ibu Muryati berjualan gado-gado dan nasi campur menggunakan rombong bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang ia terima dari pengalihan penerima sebelumnya. Kini, semangatnya kembali bertambah setelah memperoleh dukungan berupa modal usaha dan peralatan kerja. Bantuan yang baru diterimanya meliputi kompor gas, tabung gas, wajan, peralatan masak, serta kebutuhan bahan awal untuk berjualan. Dukungan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memperkuat usaha kecil yang telah ia jalani. Di rumah sederhana yang ia tinggali bersama anak, menantu, dan dua cucunya, kehidupan dijalani dengan penuh kesederhanaan. Dari hasil berjualan, ia memperoleh penghasilan yang kadang cukup, kadang pas-pasan, tergantung jumlah pembeli setiap harinya. Sementara anak dan menantunya juga bekerja, meski dengan pendapatan yang terbatas dan tidak menentu. Kebutuhan sehari-hari keluarga ini harus dipenuhi dengan penuh perhitungan—mulai dari biaya listrik, air, hingga belanja makan. Namun, di balik keterbatasan tersebut, Ibu Muryati tetap menjaga semangat dan terus berikhtiar agar usahanya bisa berkembang. “Alhamdulillah, matur nuwun sampun diparingi tambahan modal dan peralatan usaha gado-gado. Semoga BAZNAS selalu jaya, diparingi kelancaran dan keberkahan selamanya. Aamiin,” ungkap Ibu Muryati penuh rasa syukur. Kisah Ibu Muryati menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang tetap gigih menghidupi keluarga di tengah keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS Jatim hadir menjadi jembatan kebaikan yang membuka peluang bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri.
16/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
BAZNAS Jatim Dukung Khitan Massal di Jombang, Salurkan 120 Paket Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mendukung kegiatan khitan massal yang digelar BAZNAS Kabupaten Jombang di Aula Gedung Islamic Center Jombang, Sabtu (13/9/2025). Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 120 paket tas dan alat tulis untuk peserta.Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur saya mengucapkan selamat dan sukses. Insya Allah apa yang kita lakukan ini menjadi sebuah sejarah yang mempunyai nilai dunia dan akhirat,” ujarnya.Acara turut dihadiri Ketua BAZNAS Jombang Ahmad Zainuri, Lc., dan dilanjutkan sambutan Bupati Jombang yang diwakili Kepala Bakesbangpol, Budi Winarto, ST., M.Si.Hadir pula perwakilan dari Dharma Wanita Kabupaten Jombang, Tim Penggerak PKK Jombang, Ketua IAI Cabang Jombang, Ketua IKA UNAIR Cabang Jombang, Ketua Meddisa Xsis, serta Ketua LKNU sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial ini.Kegiatan khitan massal ini menjadi wujud sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mustahik di Jombang.
15/09/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022). Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki. “Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya. Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
18/10/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS TV

Kemana Zakat Kita Disalurkan?

Penulis: Humas BAZNAS Jatim