Berita Terbaru
Lebaran Yatim BAZNAS Jatim-Cabdindik Pasuruan, 100 Anak Yatim Terima Santunan
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Pasuruan menggelar kegiatan Lebaran Yatim di SMAN 1 Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Waka I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Pasuruan Erwan Tjahjono, S.H., M.H., beserta jajaran, pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota Pasuruan, pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Pasuruan, serta kepala SMA/SMK/SLB Negeri se-Wilayah Pasuruan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 anak yatim menerima santunan. Selain itu, BAZNAS Jatim juga menyalurkan bantuan modal usaha kepada 10 mustahik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Pasuruan, Erwan Tjahjono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa zakat merupakan instrumen yang sangat mulia dalam ajaran Islam. Menurutnya, penyaluran zakat diharapkan dapat dilakukan secara merata dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim.
"Zakat merupakan instrumen yang sangat mulia di dalam Islam. Pentasyarufan zakat kita harapkan dapat merata, termasuk kepada anak-anak yatim," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim yang telah dilaksanakan di lingkungan Cabdindik Pasuruan. Meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas dan semakin memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Semoga Lebaran Yatim ini mendapat manfaat yang luas dan memperkuat kepedulian sosial bagi kita semua. Terima kasih kepada Bapak Ibu donatur UPZ BAZNAS," katanya.
Sementara itu, Waka IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Menurutnya, berbuat baik kepada anak yatim tidak terbatas pada bulan Muharram, tetapi dapat dilakukan kapan saja.
"Berbuat baik kepada yatim tidak hanya di bulan Muharram saja. Kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa ada kewajiban yang harus dipenuhi umat Islam, yaitu menunaikan zakat, infak, dan sedekah," tuturnya.
Ia menjelaskan, zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuan syariat, termasuk mencapai nisab. Sementara bagi masyarakat yang belum mencapai nisab, masih dapat mengambil bagian dalam kebaikan melalui infak dan sedekah.
"Mari kita tingkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Dengan semakin banyak yang kita himpun, insyaallah semakin banyak pula masyarakat yang dapat kita bantu dan semakin banyak anak yatim yang dapat kita santuni," ujarnya.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jatim bersama Cabdindik Pasuruan berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh. Sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan lingkungan pendidikan diharapkan mampu memperkuat penghimpunan ZIS sekaligus memperluas manfaatnya bagi para mustahik di Jawa Timur.
BERITA21/07/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Lebaran Yatim BAZNAS Jatim di Mojokerto, Wujudkan Kepedulian dan Penguatan Ekonomi Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Lebaran Yatim di Aula SMK Negeri 2 Kota Mojokerto, Selasa (14/07/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan produktif bagi para mustahik.
Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi., Pimpinan BAZNAS Kota dan Kabupaten Mojokerto, Pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kepala SMA/SMK/sederajat se-Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, serta para penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa agar tetap memiliki semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha kepada 5 mustahik serta bantuan alat usaha berupa rombong kepada 5 mustahik sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran besar dalam menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program seperti Lebaran Yatim, BAZNAS tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu bangkit dan mandiri. Waka II BAZNAS Kota Mojokerto (Drs. Akhnan) turut hadir dan memberikan santunan secara simbolis kepada anak yatim pada sesi inti acara.
Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, UPZ, serta seluruh satuan pendidikan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi semakin banyak pihak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik.
Melalui semangat berbagi dan gotong royong, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan.
BERITA14/07/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Lebaran Yatim Bersama Cabdindik Probolinggo, BAZNAS Jatim Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Probolinggo menggelar kegiatan Lebaran Yatim di Masjid As Syuhada SMK Negeri 2 Probolinggo, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan mustahik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Timur Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Probolinggo H. Slamet Goestiantoko, M.Si., pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota Probolinggo, pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Probolinggo, para kepala SMA/SMK/SLB se-Wilayah Probolinggo, serta 100 anak yatim dan 10 penerima manfaat bantuan pemberdayaan.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Probolinggo, H. Slamet Goestiantoko, M.Si., menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan anak-anak yatim dan para penerima manfaat di Masjid As Syuhada. Menurutnya, masjid dipilih sebagai lokasi kegiatan karena Lebaran Yatim merupakan kegiatan yang sangat mulia dan menjadi bentuk ibadah yang dicintai Rasulullah SAW.
"Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama UPZ Cabdindik. Selain itu, kami juga memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran serta bantuan modal usaha untuk kantin sekolah. Terima kasih kepada seluruh guru dan kepala sekolah yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui UPZ BAZNAS. Semoga tahun depan semakin banyak anak yatim yang dapat kita bantu," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Timur, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan salam dari Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang pada saat bersamaan menghadiri agenda di Kabupaten Nganjuk. Beliau berharap santunan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi anak-anak yatim.
Ia menjelaskan bahwa Lebaran Yatim merupakan agenda yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Cabdindik se-Jawa Timur sebagai bentuk sinergi BAZNAS dengan dunia pendidikan dalam menebarkan kepedulian sosial.
"Alhamdulillah, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Jawa Timur terus meningkat. Amanah dari para muzaki tersebut kami salurkan melalui berbagai program kemaslahatan, seperti Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), santunan fakir, santunan yatim, hingga bantuan gerobak dan modal usaha bagi mustahik," tuturnya.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim terus tumbuh di lingkungan pendidikan, sehingga semakin banyak mustahik yang merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki.
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Amazing Muharram, BAZNAS Jatim Bersama Cabdindik Lamongan Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Lamongan menggelar kegiatan Amazing Muharram, Lebaran Yatim di Hall Andanwangi, Laboratorium Perhotelan (Edotel) SMK Negeri 1 Lamongan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Program Lebaran Yatim BAZNAS Jawa Timur bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menyemarakkan bulan Muharram 1448 H.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabdindik Wilayah Lamongan Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan, Kepala SMK Negeri 1 Lamongan, para kepala SMA/SMK/SLB se-Lamongan, serta para penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Jawa Timur menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim, bantuan 5 rombong usaha bagi pelaku UMKM mustahik, serta 5 bantuan modal usaha masing-masing senilai Rp2.000.000. Anak-anak yatim juga menerima tas sekolah beserta alat tulis sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar mereka.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Lamongan, Dr. Budi Sulistyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
"Alhamdulillah, hari ini 100 anak yatim menerima santunan, lima mustahik memperoleh bantuan rombong usaha, dan lima mustahik lainnya menerima bantuan modal usaha. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan ketakwaan kita serta menghadirkan keberkahan dan kenikmatan dunia maupun akhirat," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa meski baru enam bulan bertugas di Cabdindik Lamongan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja. Menurutnya, Lamongan saat ini menjadi salah satu wilayah terbaik di Jawa Timur dalam penyaluran beasiswa berkat sinergi dan dukungan BAZNAS serta para muzaki.
"Kami bersyukur dapat menyisihkan sebagian rezeki melalui BAZNAS. Ini merupakan ikhtiar bersama yang juga sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Timur untuk memperkuat pengelolaan zakat melalui BAZNAS," tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup karena memiliki dampak besar terhadap kebersihan hati dan kesehatan mental.
Menurutnya, Al-Qur'an memberikan perhatian yang sangat besar terhadap persoalan hati. Pertemuan yang paling baik adalah pertemuan yang membahas kebaikan dan sedekah, yaitu membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, janda, dan anak yatim.
Beliau juga menegaskan bahwa anak yatim tidak boleh merasa rendah diri karena Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang yatim. Bahkan, dalam Al-Qur'an, penyebutan anak yatim didahulukan sebelum fakir miskin sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap mereka.
"Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau akan bersama orang-orang yang mengasuh anak yatim. Orang yang gemar membantu sesama, bersedekah, dan peduli kepada orang lain, insyaallah akan memiliki hati yang bersih dan memperoleh kebahagiaan," tutur beliau.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jatim juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan badan pemerintah nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Beliau mengapresiasi peran UPZ Cabdindik Lamongan yang selama ini menjadi salah satu Unit Pengumpul Zakat terbaik di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Melalui program Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jawa Timur berharap semangat berbagi di bulan Muharram terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi bersama Dinas Pendidikan diharapkan semakin memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah, tidak hanya dalam bentuk santunan kepada anak yatim, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi mustahik agar semakin mandiri dan sejahtera.
BERITA08/07/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Cabdindik Bangkalan Gelar Lebaran Yatim, Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan 10 Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Bangkalan menggelar kegiatan Lebaran Yatim di SMA Negeri 2 Kamal, Bangkalan, Selasa (7/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim serta bantuan modal usaha dan alat kerja kepada 10 mustahik binaan Cabdindik Bangkalan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa. M.Si., Waka I Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Bangkalan Tisnan, S.Pd., M.Pd., Kasi SMA/SMK Cabdindik Bangkalan, Ketua MKKS SMA Negeri, Ketua MKKS SMK Swasta, para kepala SMA/SMK se-Bangkalan, serta para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Bangkalan, Tisnan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Lebaran Yatim yang mempertemukan BAZNAS Jatim dengan keluarga besar dunia pendidikan di Bangkalan.
Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Jatim atas kepeduliannya kepada anak-anak yatim di Bangkalan. Menurutnya, kehadiran BAZNAS diharapkan membawa keberkahan serta mendapat ridha Allah SWT.
"Memuliakan dan mencintai anak yatim merupakan perintah Allah SWT. Membantu anak yatim juga berarti membantu fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan kita," ujarnya.
Atas nama Cabdindik Bangkalan, ia berharap sinergi dengan BAZNAS Jatim dapat terus berlanjut setiap tahun dengan jumlah penerima manfaat yang semakin meningkat, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim, fakir miskin, dan masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Islam.
"Orang yang gemar membantu fakir miskin, anak yatim, dan janda yang membutuhkan akan memiliki hati yang bersih, tidak mudah marah, dan tidak mudah berputus asa," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bagian dari syiar Muharram. Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang anak yatim sehingga umat Islam diajak untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur'an.
Ketua BAZNAS Jatim juga menyampaikan salam dari Gubernur Jawa Timur serta menjelaskan bahwa program Lebaran Yatim akan dilaksanakan di seluruh 24 Cabang Dinas Pendidikan se-Jawa Timur.
"Insyaallah seluruh Cabdindik di Jawa Timur akan kita bantu. Semoga penghimpunan zakat terus meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jatim turut mengapresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu organisasi perangkat daerah yang aktif mendukung pengelolaan zakat melalui BAZNAS. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat.
Selain santunan kepada 100 anak yatim, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan modal usaha dan alat kerja kepada 10 mustahik binaan Cabdindik Bangkalan. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat usaha para penerima manfaat sehingga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jatim terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat. Semangat berbagi di bulan Muharram diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperluas pemberdayaan ekonomi mustahik di berbagai daerah di Jawa Timur.
BERITA07/07/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Tasyakuran Audit KAP dan Pisah Kenang Pimpinan Periode 2021–2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Tasyakuran Audit Kantor Akuntan Publik (KAP) sekaligus Pisah Kenang Pimpinan BAZNAS Jawa Timur Periode 2021–2026 pada Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa hasil audit KAP Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pelaksana yang telah bekerja sama menjaga integritas lembaga selama masa kepemimpinan periode 2021–2026.
"Semua dimulai dari transparansi. Artinya, apa yang kita katakan harus sesuai dengan apa yang kita lakukan. Alhamdulillah, hingga akhir masa jabatan tidak ada isu yang menerpa BAZNAS Jawa Timur dan semuanya berjalan dengan baik," ujarnya. Prof. Ali Maschan juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun lembaga. "Mari kita jaga BAZNAS ini bersama-sama. Kebersamaan tidak harus selalu secara fisik, namun semangat untuk membesarkan lembaga harus tetap terjaga. Insya Allah pahala pengabdian ini akan terus mengalir," tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., mengungkapkan rasa haru atas berakhirnya masa pengabdian bersama seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Jawa Timur. "Rasanya sangat berat meninggalkan semua yang telah kita bangun bersama. Pengorbanan yang telah diberikan tidak sedikit dan semuanya demi kemajuan BAZNAS. Perpisahan memang pasti terjadi, tetapi saya berharap seluruh pengabdian ini menjadi amal ibadah yang mendapatkan ridha Allah SWT," tuturnya. Kiai Masnuh juga menyampaikan pesan kepada seluruh amil agar terus melanjutkan perjuangan yang telah dirintis selama ini. "Lanjutkan perjuangan ini dengan sebaik-baiknya. Apa yang telah dirintis oleh para pimpinan dan para kiai, mohon dijaga dan dikembangkan. Saya akan terus mendoakan dari mana pun berada," katanya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai, khususnya tenaga kontrak yang selama ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendukung lembaga. "Teman-teman pegawai kontrak telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Saya berharap ke depan kesejahteraan mereka semakin diperhatikan dan mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Kita juga berharap BAZNAS Jawa Timur terus berkembang dan mampu mencapai prestasi yang lebih tinggi," ujarnya. Menjelang berakhirnya masa tugas, Kiai Ahsan juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar BAZNAS Jawa Timur. "Selama saya bergaul dan bekerja bersama panjenengan semua, apabila ada tutur kata maupun perilaku yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya. Suasana haru semakin terasa ketika Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyampaikan refleksi atas perjalanan pengabdian selama menjabat. "Sejujurnya hari ini saya sangat terharu. Sebaik dan sekuat apa pun seseorang, pasti ada titik paling jujur dalam hidupnya. Saya merasakan momen itu hari ini," katanya. Beliau mengajak seluruh keluarga besar BAZNAS untuk terus meniatkan setiap aktivitas sebagai bentuk ibadah dan pelayanan kepada umat. "Bekerja di BAZNAS harus diniatkan sebagai ibadah. Niat itulah yang membuat setiap langkah pengabdian kita bernilai di hadapan Allah SWT. Jika selama ini ada ketegasan atau hal-hal yang kurang berkenan, semuanya semata-mata untuk menyempurnakan dan memajukan BAZNAS," tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan bukan berarti berakhir pula kebersamaan yang telah terjalin selama ini. "Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Namun sesungguhnya kita tidak benar-benar berpisah, melainkan hanya berpindah tempat pengabdian. Silaturahmi dan kebersamaan ini insya Allah akan terus terjaga," ujarnya. Kiai Husnul juga menyampaikan rasa syukur atas pengalaman yang diperoleh selama lima tahun mengabdi di BAZNAS Jawa Timur. "Alhamdulillah, selama lima tahun mengabdi di BAZNAS saya mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang kehidupan, kepemimpinan, dan pengabdian. Semoga di mana pun kita berada, Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan pertolongan kepada kita semua," pungkasnya. Kegiatan ditutup dengan saling menyampaikan permohonan maaf, doa, serta harapan agar BAZNAS Jawa Timur senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan mampu terus memberikan manfaat yang luas bagi umat.
BERITA04/06/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Perkuat Kemandirian Mustahik, BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Ternak Kambing di Sidoarjo
Dalam upaya mendorong pemberdayaan ekonomi umat dan mewujudkan transformasi mustahik menjadi muzakki, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan produktif berupa ternak kambing kepada Kelompok Ternak Banser Kobra Waru di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (2/6).
Pada program tersebut, BAZNAS Jawa Timur menyalurkan 30 ekor kambing kepada 10 orang penerima manfaat sebagai modal usaha peternakan produktif. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo mendukung program melalui penyediaan kandang ternak komunal berstruktur panggung serta 1 ekor kambing jantan sebagai pemacek guna menunjang pengembangan ternak secara berkelanjutan.
Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Kyai Ali Maschan Moesa, beserta Wakil Ketua I, II, dan IV. Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, Agus M. Chasbil Aziz Salju Sodar, beserta jajaran pimpinan, perwakilan Pemerintah Desa Tambak Oso, masyarakat setempat, dan para penerima manfaat yang tergabung dalam Kelompok Ternak Banser Kobra Waru.
Ketua BAZNAS Jawa Timur, Kyai Ali Maschan Moesa, menyampaikan bahwa bantuan ternak tersebut merupakan amanah dari para muzakki yang harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mendorong lahirnya kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan ternak ini adalah amanah dari para muzakki. Oleh karena itu, para penerima manfaat wajib merawat, menjaga, dan mengelola ternak ini dengan penuh tanggung jawab agar dapat berkembang biak dengan baik,” ujarnya.
Melalui program kemitraan ternak ini, BAZNAS Jawa Timur berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha peternakannya secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Dengan demikian, mustahik yang saat ini menerima bantuan diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan kelak menjadi muzakki yang turut berbagi kepada sesama.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Jawa Timur dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program-program produktif yang berorientasi pada pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan serta kelancaran usaha peternakan yang dijalankan oleh Kelompok Ternak Banser Kobra Waru.
BERITA04/06/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Kemenhaj Matangkan Strategi Penggalangan Infaq Jamaah Haji 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penggalangan Infaq Jamaah Haji Tahun 2026 pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mematangkan strategi penggalangan infaq saat pemulangan jamaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Bina dan Pengendalian Haji & Umroh Kanwil Kementerian Haji & Umroh Provinsi Jawa Timur H. Gartaman, S.Ag., M.H., Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Jatim.
Dalam arahannya, H. Gartaman menyampaikan bahwa sesuai alur pemulangan jamaah haji, tidak akan ada seremoni khusus saat kedatangan jamaah. Karena waktu yang diberikan kepada MC hanya sekitar 5–6 menit, proses penggalangan infaq harus dilakukan secara singkat, jelas, dan efektif. Relawan juga diharapkan dapat bergerak cepat agar seluruh proses penggalangan dapat selesai dalam waktu sekitar 15 menit.
Ia menambahkan, BAZNAS perlu menyiapkan desain dan strategi yang optimal mengingat terdapat sekitar 9 rombongan dengan 11 jalur kedatangan jamaah. Koordinasi bersama ketua rombongan (karom) juga akan dilakukan untuk membantu memberikan motivasi kepada jamaah. Selain itu, koordinasi teknis akan terus diperkuat melalui grup komunikasi bersama.
Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, menyampaikan bahwa jadwal kedatangan jamaah cukup padat dan beragam sehingga pergerakan petugas harus diatur dengan baik agar tidak menghambat alur pelayanan jamaah. Ia menjelaskan bahwa sistem pelaksanaan tahun lalu akan kembali diterapkan dengan konsep yang lebih ringkas dan padat.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan perolehan infaq tahun ini. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya dari 96 kloter berhasil dihimpun sekitar Rp1 miliar. Dengan jumlah 116 kloter pada tahun ini, diharapkan perolehan infaq dapat meningkat lebih besar.
Beliau juga menegaskan bahwa Islam selalu mengutamakan kualitas amal. Penggalangan infaq ini diniatkan sebagai bagian dari ibadah yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan agar mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Selain itu, beliau turut mendoakan seluruh jamaah haji agar kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.
Pada kesempatan yang sama, Waka II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seluruh petugas dari BAZNAS, Asrama Haji, maupun Kementerian Haji akan diberikan seragam resmi yang dapat diambil pada 26 Mei di kantor BAZNAS Jatim. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas sudah standby satu jam sebelum jadwal kedatangan kloter guna menjaga kelancaran proses di lapangan.
Selain itu, setiap penerimaan infaq dari jamaah nantinya harus ditandatangani oleh tiga unsur, yakni BAZNAS, Kementerian Haji, dan Asrama Haji sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Potensi Zakat ASN Rp191 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi di Cabdindik Malang-Batu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 1 Kota Malang dan diikuti para ASN serta tenaga pendidik di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang menyampaikan bahwa sosialisasi dan edukasi mengenai zakat profesi masih perlu diperkuat. Menurutnya, masih banyak ASN maupun guru yang belum memahami mekanisme serta ketentuan zakat profesi. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim menegaskan bahwa pemerintah telah memperkuat regulasi pengelolaan zakat melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014. Karena itu, ASN yang telah memenuhi ketentuan diharapkan dapat menunaikan zakat profesi sebagai bentuk ibadah sekaligus kontribusi sosial dalam pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menjelaskan bahwa nisab zakat profesi tahun 2026 setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Ia menyebut potensi zakat ASN di wilayah Kota Malang dan Batu mencapai sekitar Rp191 juta per bulan dan diharapkan dapat dioptimalkan. Selain itu, sekitar 70 persen dana yang terkumpul nantinya dapat kembali ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam bentuk program-program sosial bagi masyarakat.
BERITA08/05/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Strategi Heru Susanto Menjemput Sejahtera Bersama Program Jatim Makmur BAZNAS Jatim
BLITAR – Bekerja sebagai buruh serabutan seringkali membuat Heru Susanto merasa terhimpit oleh ketidakpastian. Namun, kehadiran program Jatim Makmur dari BAZNAS Jatim memberikan pegangan baru bagi warga Dusun Genjong ini. Melalui bantuan ternak kambing senilai Rp 7.500.000, Heru memulai babak baru sebagai peternak.
Heru sadar bahwa kunci sukses beternak adalah konsistensi. Di sela-sela kesibukannya mencari upah harian, ia menyempatkan diri untuk ngarit atau mencari rumput segar setiap sore. Baginya, setiap helai rumput adalah investasi untuk masa depan anak-anaknya.
Ketelatenan Heru membuahkan hasil yang menggembirakan. Kambing bantuan yang awalnya berjumlah 3 ekor, kini telah berkembang biak menjadi 8 ekor. Keberhasilan Heru dalam menjaga kesehatan dan reproduksi ternaknya mendapat apresiasi dari para pendamping lapangan BAZNAS.
Transformasi ekonomi ini membuat Heru lebih mandiri secara finansial. Ia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada panggilan kerja serabutan yang tidak pasti. Kini, ia memiliki aset produktif yang terus tumbuh, membuktikan bahwa zakat adalah motor penggerak ekonomi yang sangat efektif di tingkat akar rumput.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sujiono dan Keajaiban Zakat BAZNAS Jatim: Dari 3 Ekor Menjadi 9 ekor Kambing
BLITAR - Di bawah langit Dusun Genjong yang sejuk, Sujiono tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah melalui tiga ekor kambing. Pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan ini kini dikenal sebagai salah satu mustahik paling berhasil dalam program Jatim Makmur yang diinisiasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Beberapa waktu lalu, Sujiono menerima modal usaha berupa ternak kambing senilai Rp 7.500.000. Baginya, itu bukan sekadar hewan ternak, melainkan amanah besar dari para muzakki. Dengan ketelatenan luar biasa, ia mulai merawat kambing-kambing tersebut, memastikan pakan hijauannya tercukupi meski ia sendiri sibuk bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
Hasil dari ketekunan itu pun berbuah manis. Dari modal awal 3 ekor, kini kandang kecil di belakang rumahnya telah dihuni oleh 9 ekor kambing yang sehat. Pertambahan jumlah yang mencapai tiga kali lipat ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan ekonomi yang tepat dapat memutus rantai kemiskinan.
Kini, Sujiono menatap masa depan dengan lebih optimis. Baginya, kesuksesan ini adalah jembatan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Ia berharap, keberhasilan ini tidak hanya berhenti di dirinya, tetapi juga mampu menginspirasi warga lain untuk terus berjuang mengubah nasib melalui zakat produktif.
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim–Kemenhaj Jatim Teken MoU Penggalangan Infak Jamaah Haji 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur resmi menjalin sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Timur dan UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penggalangan infak jamaah haji tahun 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Dr. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag.; Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si.; serta para Wakil Ketua BAZNAS Jatim.
Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa keterlibatan jamaah dalam penguatan ekonomi melalui pengelolaan infak adalah momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ia menekankan bahwa kontribusi yang terlihat kecil secara individu akan berdampak besar jika dikelola secara kolektif dan profesional.
“Keterlibatan jamaah di dalam pengembangan industri ekonomi manajemen ini benar-benar bisa menjadi satu momen bahwa jamaah juga ikut dalam bagaimana meningkatkan kesejahteraan, meskipun kecil,” ujarnya.
Program ini dinilai selaras dengan visi Kementerian Haji dalam membangun peradaban haji yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kepedulian sosial. Melalui inisiatif ini, jamaah diharapkan tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kedermawanan.
Lebih lanjut, Anam memastikan bahwa langkah ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar terintegrasi dalam sistem penyelenggaraan haji nasional.
“Namun demikian, insya Allah upaya-upaya ini akan kami komunikasikan dengan pimpinan, sehingga apa yang kami lakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan haji benar-benar terpantau dari pusat,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak Kemenhaj Jatim akan segera mengimplementasikan poin-poin kerja sama tersebut dengan berkoordinasi intensif bersama UPT Asrama Haji Sukolilo dan BAZNAS Jatim.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Istana Impian Mustakim: Wujud Nyata Sinergi Bantuan RTLH BAZNAS Jatim
Bagi Mustakim, warga Desa Ngaringan, hujan bukan lagi menjadi sumber kecemasan. Selama bertahun-tahun, pria yang bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu ini harus bertahan di balik dinding rumah yang mulai rapuh dan atap yang kerap bocor. Baginya, merenovasi rumah adalah mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih sendiri.
Namun, harapan itu nyata melalui Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Jatim Peduli. Melalui sinergi lintas lembaga, Mustakim menerima bantuan total sebesar Rp 37.000.000, yang berasal dari BAZNAS Jatim (Rp 20 juta), BAZNAS Kabupaten Blitar (Rp 5 juta), dan dukungan LAZISNU sebesar Rp 12 juta.
Proses renovasi dilakukan dengan penuh gotong royong. Bangunan yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi hunian yang sehat dan layak. Kehadiran rumah baru ini membawa dampak psikologis yang luar biasa bagi Mustakim. Rasa tenang kini menyelimuti kesehariannya, memberinya kekuatan lebih untuk fokus bekerja mencari nafkah.
"Rumah ini adalah anugerah terbesar dalam hidup saya," ungkap Mustakim dengan mata berkaca-kaca. Keberhasilan renovasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu mengembalikan martabat seorang manusia, memberikan tempat berteduh yang layak bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA22/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan servis dan ganti oli gratis bagi 100 sepeda motor pada 9–10 April 2026. Program ini merupakan tambahan kuota dari BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BAZNAS Jatim yang dinilai baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.
Kegiatan tersebut digelar secara langsung (on the spot) di bengkel mustahik Z Auto. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mustahik, baik dari segi peningkatan pelayanan, kelengkapan peralatan, maupun promosi lokasi bengkel yang strategis.
Penerima manfaat dalam program ini difokuskan pada pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat yang membutuhkan dengan kapasitas sepeda motor di bawah 150 cc.
Salah satu penerima manfaat, Muhammad Naim, seorang pengemudi ojol, mengungkapkan rasa syukurnya atas program tersebut. “Sangat membantu, Pak. Kami sangat terbantu oleh program BAZNAS ini. Terima kasih. Semoga anggota BAZNAS diberi kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat terus menjalankan program ini ke depannya,” ujarnya.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim dan 250 penyandang disabilitas yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Gus Fawait, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Jember Saifullah Hudi, S.Pd.I., M.M., beserta jajaran.
Turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember–Lumajang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Forkopimda Kabupaten Jember atau yang mewakili, serta segenap Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember.kepala SLB se-Kabupaten Jember, para guru, orang tua, serta anak-anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas.
Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kualitas dalam beramal.
“Islam menekankan kualitas, bukan kuantitas. Bantuan yang diterima anak-anak hendaknya dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat, seperti kebutuhan pendidikan,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak hadirin membaca Sholawat Badar serta mendoakan agar Kabupaten Jember menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, penuh keberkahan, keadilan, dan kemakmuran.
Sementara itu, Bupati Jember dalam sambutannya berharap kehadiran KH. Ali Maschan Moesa membawa keberkahan bagi masyarakat. “Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi Kabupaten Jember,” ungkapnya.
Ia juga memotivasi anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan terus semangat menuntut ilmu. Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mulai 1 April, seluruh warga ber-KTP Jember dapat mengakses layanan kesehatan gratis, serta kami menyiapkan beasiswa bagi 20.000 anak yatim agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Jember menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jember atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Jember, semoga kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan di Kabupaten Jember, BAZNAS Provinsi Jawa Timur resmi menuntaskan rangkaian Safari Ramadan 1447 H yang telah dilaksanakan di 11 kabupaten/kota.
Melalui program ini, BAZNAS Jatim telah menyalurkan santunan kepada total 11.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menghadirkan kebahagiaan serta keberkahan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
BERITA17/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan santunan 1.000 anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Dr. KH. Masnuh, MA., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, serta unsur pemerintah kabupaten Sidoarjo.
Waka I BAZNAS Jatim KH. Masnuh menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh nyata penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, lembaga zakat, hingga sektor swasta. Menurutnya, sinergi seperti ini mampu memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“BAZNAS Jatim melihat Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang aktif menggerakkan pengelolaan zakat. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta seperti Yayasan Siantar Top Peduli merupakan model ideal yang patut dipertahankan untuk menghadirkan kemaslahatan umat,” ujar KH. Masnuh.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakat. Ia menilai kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan bantuan secara cepat dan tepat.
"Saya bersyukur melihat sinergi ini. Secara khusus, saya sampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Biasanya, di hari Sabtu dan Minggu, saat orang lain beristirahat, tim BAZNAS selalu bersama saya 'blusukan' ke desa-desa, menyapa warga yang kesusahan, dan langsung memberikan bantuan. Kinerja taktis seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat," pungkas Bupati Subandi.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memeratakan kesejahteraan dan mendukung pendidikan anak yatim di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hal ini dibuktikan melalui gelaran santunan bagi 1.000 anak yatim dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Kamis (12/3/2026), yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang dan BAZNAS Kabupaten Sampang.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa paket perlengkapan alat sekolah dan snack kepada seluruh anak yatim yang hadir. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata BAZNAS Jatim untuk memastikan anak-anak yatim memiliki sarana edukasi yang layak guna menunjang masa depan mereka.
Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS di tingkat kabupaten/kota.
"Kegiatan ini adalah wujud komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, khususnya BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yatim," ujarnya.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan fakta istimewa bahwa dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim pada tahun ini.
Sementara itu, mewakili Bupati Sampang, Ibu Evi Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian BAZNAS Jatim. Beliau berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, serta memberikan dorongan mental kepada anak-anak kita agar tetap giat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita di masa depan," tutur Ibu Evi.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Majlillah dari Kementerian Agama Kabupaten Sampang. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, serta para Camat dan pendamping se-Kabupaten Sampang.
Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menciptakan kemandirian dan keceriaan bagi anak-anak yatim di seluruh pelosok Jawa Timur.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, serta Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan berupa 1.000 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis dengan nilai sekitar Rp150.000 per paket. Selain itu, para penerima manfaat juga mendapatkan santunan uang sebesar Rp200.000 yang merupakan hasil kolaborasi antara KKKS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan.
“Pada kegiatan ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua KKKS Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu, menambahkan bahwa santunan tersebut diberikan kepada sekitar 1.000 anak yatim yang berasal dari 19 kecamatan atau 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan uang dan perlengkapan sekolah, para anak yatim juga menerima paket konsumsi serta makanan ringan untuk berbuka puasa yang disediakan oleh KKKS Kabupaten Tulungagung.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadan BAZNAS Jatim Tiba di Mojokerto, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim dalam rangka Safari Ramadan di Pendopo Graha Majatama Mojokerto, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kabupaten Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Octavian, Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto, jajaran Penggerak PKK, staf ahli bupati, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, para asisten perangkat daerah, kepala kantor instansi vertikal, pimpinan perbankan wilayah Mojokerto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, Waka I BAZNAS Jatim, KH. Masnuh, menyampaikan bahwa kegiatan santunan di Kabupaten Mojokerto merupakan titik ketujuh dari total 11 rangkaian Safari Ramadan santunan 1.000 anak yatim yang digelar BAZNAS Jatim di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. “Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak yatim agar mereka turut merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat sinergi antara BAZNAS provinsi, BAZNAS daerah, serta pemerintah kabupaten,” ujarnya. Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra, mengungkapkan rasa bahagianya dapat bersilaturahmi langsung dengan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menyelenggarakan kegiatan santunan ini. Menurutnya, berbagai program inovatif yang dihadirkan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim. Ia berharap perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak yatim dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena kegiatan santunan anak yatim ini dapat terselenggara dengan baik. Ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen dan cita-cita Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Kadis Kehutanan Jatim dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Jatim
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Djumadi, M.Mt., bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Green Ramadan Dinas Kehutanan Tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kadis Kehutanan Jatim hadir bersama jajaran pimpinan, di antaranya sekretaris dinas, para kepala bidang, kepala UPT, serta kepala cabang dinas. Penunaian zakat dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keteladanan ASN dalam menjalankan kewajiban agama sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Kadis Kehutanan Jatim, Dr. Ir. Djumadi, M.Mt., menyampaikan bahwa pembayaran zakat melalui BAZNAS Jatim merupakan kewajiban yang rutin ditunaikan setiap tahun oleh jajaran ASN di lingkungan dinas. Ia menuturkan bahwa sebelumnya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Kehutanan juga pernah memperoleh peringkat tertinggi dalam pengelolaan dan pengumpulan zakat.
“Ini salah satu kewajiban zakat yang harus saya tunaikan. Setiap tahun kita rutin melaksanakannya, termasuk melalui UPZ kita yang beberapa waktu lalu mendapatkan peringkat paling tinggi,” ujarnya.
Djumadi menambahkan bahwa optimalisasi zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan umat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Hal ini menjadi gerakan kita bagi seluruh karyawan Dinas Kehutanan agar setiap tahun semakin berkualitas dalam menunaikan kewajiban zakat, maupun dalam keseharian kita bersedekah dan berinfak," tambahnya.
Ia juga menilai bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang dapat memperkuat solidaritas sosial dan membantu pembangunan masyarakat.
“Jika pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara optimal, maka akan sangat membantu pembiayaan pembangunan sekaligus mempercepat kesejahteraan bagi masyarakat yang berhak menerima,” ungkapnya.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →