WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim dan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang pelaksanaan program zakat produktif modal usaha bergulir.

Penandatanganan tersebut berlangsung di halaman Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026), di sela kegiatan pengajian bersama jamaah BMT Masjid Darussalam.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin yang mewakili BAZNAS Jatim, bersama Yani Indarto selaku perwakilan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro.

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua lembaga berkomitmen mendukung pelaksanaan program zakat produktif, khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro.

Program ini diarahkan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Ruang lingkup kerja sama mencakup proses verifikasi calon penerima manfaat, penyaluran modal usaha, serta pendampingan dan pembinaan untuk mendukung perkembangan usaha.

Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan secara tertib, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui program zakat produktif, dana zakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para mustahik.

Dukungan modal usaha yang disertai pendampingan diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengembangkan potensi usahanya sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Sinergi antarlembaga diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi sehingga zakat tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung mereka untuk tumbuh lebih mandiri.

Melalui kesepakatan tersebut, BAZNAS Jatim berharap kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengelolaan zakat yang amanah, terarah, dan bertanggung jawab diharapkan terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Kembangkan Usaha 50 Mustahik Jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menghadiri kajian yang diselenggarakan oleh BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kegiatan tersebut, Mohammad Ghofirin hadir sebagai pengisi kajian sekaligus membersamai penyerahan bantuan modal usaha kepada para mustahik yang merupakan jamaah Masjid Darussalam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan modal usaha, para penerima diharapkan memiliki tambahan dukungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan modal usaha senilai Rp1 juta diberikan kepada masing-masing penerima.

Sebanyak 50 mustahik jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro menerima bantuan tersebut, dengan total penyaluran mencapai Rp50 juta.

Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha produktif yang telah dijalankan oleh para penerima.

Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Harapan kami, semoga yang sekarang menjadi mustahik, ke depan bisa menjadi muzaki. Hari ini menerima bantuan, mudah-mudahan suatu saat nanti bisa mandiri, usahanya berkembang, dan mampu berbagi dengan membantu orang lain,” ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan, Rahayu Meirarti, yang menjalankan usaha aneka makanan ringan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan modal usaha yang diterimanya.

Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usahanya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal usaha ini. Semoga usaha saya bisa lebih maju, semakin berkembang, dan hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Bagi para pelaku usaha kecil, tambahan modal menjadi salah satu dukungan penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan di masa mendatang.

Melalui bantuan ini, para penerima diharapkan dapat memanfaatkan dana secara optimal, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas peluang memperoleh penghasilan yang lebih baik.

BAZNAS Jatim terus mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan kepada mustahik melalui bantuan modal usaha diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan ekonomi saat ini, tetapi juga menjadi langkah menuju kemandirian.

Dengan usaha yang terus berkembang, para mustahik diharapkan kelak mampu bertransformasi menjadi muzaki yang turut membantu sesama.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Di Hadapan Ribuan Jamaah, Ketua BAZNAS Jatim Ajak Tebarkan Kebaikan

Ribuan jamaah menghadiri kajian yang menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin sebagai pemateri di BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026).

Mengangkat tema “Ihsan, Berbuat Baik Sebagaimana Allah Telah Berbuat Baik kepada Kita”, kajian tersebut mengajak jamaah untuk memahami pentingnya bersyukur dan menghadirkan kebaikan bagi sesama, termasuk melalui zakat.

Dalam penyampaiannya, Mohammad Ghofirin mengingatkan bahwa berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, mulai dari iman, kesehatan, keluarga, hingga rezeki, patut disyukuri dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan yang membawa manfaat bagi orang lain.

Ia menjelaskan bahwa berbuat baik merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim.

Kebaikan dapat diwujudkan melalui berbagai hal, seperti menjaga hubungan dengan sesama, membantu orang yang membutuhkan, serta menggunakan rezeki dan kesempatan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pesan tersebut sejalan dengan ajaran dalam Surah Al-Qashash ayat 77 yang mengingatkan manusia untuk berbuat baik sebagaimana Allah SWT telah berbuat baik kepadanya.

Ajaran ini menjadi pengingat bahwa nikmat yang diterima bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan juga dapat menjadi jalan untuk berbagi dan membantu sesama.

Dalam konteks kehidupan sosial, zakat menjadi salah satu wujud nyata dari kepedulian tersebut.

Melalui zakat, umat Islam dapat menyalurkan sebagian rezekinya kepada mereka yang berhak menerima.

Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga memiliki peran dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai lembaga yang mengelola zakat, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui pengelolaan dan penyaluran yang amanah.

Kesadaran untuk menunaikan zakat diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya.

Semangat berbagi ini juga menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan rasa syukur kepada Allah SWT ke dalam tindakan nyata.

Menutup kajiannya, Mohammad Ghofirin memohon doa dari para jamaah agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah sebagai Ketua BAZNAS Jawa Timur.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan pengelolaan zakat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
HaloBAZ, dari Jawa Timur untuk Indonesia

Inovasi layanan digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melalui aplikasi HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia.

Aplikasi yang diluncurkan untuk mempermudah layanan zakat dan pengajuan bantuan tersebut diperkenalkan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS di Jakarta, 13 15 Oktober 2026.

Rakornas tersebut dihadiri oleh BAZNAS provinsi serta BAZNAS kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, termasuk jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang hadir bersama ketua dan para wakil ketua.

Forum nasional ini menjadi ruang koordinasi antar lembaga sekaligus kesempatan untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan pengembangan HaloBAZ sebagai salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat melalui teknologi digital.

Paparan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan BAZNAS daerah yang melihat potensi aplikasi ini sebagai referensi dalam pengembangan layanan digital di wilayah masing-masing.

Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa inovasi pelayanan perlu terus dikembangkan agar BAZNAS semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas akses layanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan mengakses program bantuan.

“Alhamdulillah, HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Harapannya, apa yang dikembangkan di Jawa Timur dapat menjadi inspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

HaloBAZ merupakan aplikasi layanan digital BAZNAS Jawa Timur yang menghadirkan sejumlah fitur untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan donasi zakat, infak, sedekah, dan fidyah, memanfaatkan kalkulator zakat, serta memperoleh informasi rekening resmi dan konfirmasi transfer.

Selain itu, tersedia fitur Lapor BAZ yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan bantuan sekaligus memantau proses pengajuannya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur Ruang Amil dan layanan pendukung ibadah harian.

Beragam fungsi tersebut dihadirkan untuk membuat akses terhadap layanan BAZNAS menjadi lebih praktis dalam satu platform digital.

Kehadiran HaloBAZ menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jawa Timur dalam menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Digitalisasi diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, mempermudah akses informasi, serta mendukung pelayanan yang lebih responsif dan efisien, baik bagi muzaki maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ketertarikan BAZNAS dari berbagai daerah terhadap HaloBAZ sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan layanan digital.

BAZNAS Jawa Timur berharap inovasi ini dapat terus disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Jawa Timur, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan pelayanan zakat di tingkat nasional.

Melalui semangat HaloBAZ, dari Jatim untuk Indonesia, BAZNAS Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari penguatan pelayanan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan tetap mengedepankan kemudahan akses dan manfaat bagi umat.

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa kepada 10 mahasiswa asal Kabupaten Sumenep melalui program BAZNAS Jatim Cerdas dalam rangkaian Sapa Bansos dan Bakti Sosial Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Salopeng, Kecamatan Dasuk, Rabu (14/10/2026).

Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi sekaligus upaya meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa.

Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin.

Dari total penerima, tujuh mahasiswa menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Jatim dan tiga mahasiswa menerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).

Para penerima beasiswa menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Miftahul Ulum (ISMU) Tarate Sumenep, Universitas Annuqayah, Universitas PGRI Sumenep, STAI Nurud-Dhalam, Institut Agama Islam Aqidah Usymuni Tarate Sumenep, dan Universitas Wiraraja.

Salah satu penerima beasiswa, Nur Hidayat dari Universitas Annuqayah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan.

Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pendidikannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya melalui beasiswa ini. Saya akan memaksimalkan kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Melalui program BAZNAS Jatim Cerdas, bantuan beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan dan membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan zakat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Penyaluran beasiswa tersebut melengkapi rangkaian program sosial dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan terus memperluas akses pendidikan serta menghadirkan manfaat zakat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

14/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

BAZNAS Jatim dan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Jatim dan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang pelaksanaan program zakat produktif modal usaha bergulir. Penandatanganan tersebut berlangsung di halaman Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026), di sela kegiatan pengajian bersama jamaah BMT Masjid Darussalam. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin yang mewakili BAZNAS Jatim, bersama Yani Indarto selaku perwakilan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro. Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kesepakatan tersebut, kedua lembaga berkomitmen mendukung pelaksanaan program zakat produktif, khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro. Program ini diarahkan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Ruang lingkup kerja sama mencakup proses verifikasi calon penerima manfaat, penyaluran modal usaha, serta pendampingan dan pembinaan untuk mendukung perkembangan usaha. Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan secara tertib, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui program zakat produktif, dana zakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para mustahik. Dukungan modal usaha yang disertai pendampingan diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengembangkan potensi usahanya sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi antarlembaga diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi sehingga zakat tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung mereka untuk tumbuh lebih mandiri. Melalui kesepakatan tersebut, BAZNAS Jatim berharap kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengelolaan zakat yang amanah, terarah, dan bertanggung jawab diharapkan terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA18/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Kembangkan Usaha 50 Mustahik Jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro
BAZNAS Jatim Bantu Kembangkan Usaha 50 Mustahik Jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menghadiri kajian yang diselenggarakan oleh BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut, Mohammad Ghofirin hadir sebagai pengisi kajian sekaligus membersamai penyerahan bantuan modal usaha kepada para mustahik yang merupakan jamaah Masjid Darussalam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui penyaluran bantuan modal usaha, para penerima diharapkan memiliki tambahan dukungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam kesempatan tersebut, bantuan modal usaha senilai Rp1 juta diberikan kepada masing-masing penerima. Sebanyak 50 mustahik jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro menerima bantuan tersebut, dengan total penyaluran mencapai Rp50 juta. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha produktif yang telah dijalankan oleh para penerima. Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Harapan kami, semoga yang sekarang menjadi mustahik, ke depan bisa menjadi muzaki. Hari ini menerima bantuan, mudah-mudahan suatu saat nanti bisa mandiri, usahanya berkembang, dan mampu berbagi dengan membantu orang lain,” ungkapnya. Salah satu penerima bantuan, Rahayu Meirarti, yang menjalankan usaha aneka makanan ringan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan modal usaha yang diterimanya. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usahanya. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal usaha ini. Semoga usaha saya bisa lebih maju, semakin berkembang, dan hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya. Bagi para pelaku usaha kecil, tambahan modal menjadi salah satu dukungan penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan di masa mendatang. Melalui bantuan ini, para penerima diharapkan dapat memanfaatkan dana secara optimal, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas peluang memperoleh penghasilan yang lebih baik. BAZNAS Jatim terus mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan kepada mustahik melalui bantuan modal usaha diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan ekonomi saat ini, tetapi juga menjadi langkah menuju kemandirian. Dengan usaha yang terus berkembang, para mustahik diharapkan kelak mampu bertransformasi menjadi muzaki yang turut membantu sesama.
BERITA18/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Di Hadapan Ribuan Jamaah, Ketua BAZNAS Jatim Ajak Tebarkan Kebaikan
Di Hadapan Ribuan Jamaah, Ketua BAZNAS Jatim Ajak Tebarkan Kebaikan
Ribuan jamaah menghadiri kajian yang menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin sebagai pemateri di BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026). Mengangkat tema “Ihsan, Berbuat Baik Sebagaimana Allah Telah Berbuat Baik kepada Kita”, kajian tersebut mengajak jamaah untuk memahami pentingnya bersyukur dan menghadirkan kebaikan bagi sesama, termasuk melalui zakat. Dalam penyampaiannya, Mohammad Ghofirin mengingatkan bahwa berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, mulai dari iman, kesehatan, keluarga, hingga rezeki, patut disyukuri dalam kehidupan sehari-hari. Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan yang membawa manfaat bagi orang lain. Ia menjelaskan bahwa berbuat baik merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Kebaikan dapat diwujudkan melalui berbagai hal, seperti menjaga hubungan dengan sesama, membantu orang yang membutuhkan, serta menggunakan rezeki dan kesempatan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Pesan tersebut sejalan dengan ajaran dalam Surah Al-Qashash ayat 77 yang mengingatkan manusia untuk berbuat baik sebagaimana Allah SWT telah berbuat baik kepadanya. Ajaran ini menjadi pengingat bahwa nikmat yang diterima bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan juga dapat menjadi jalan untuk berbagi dan membantu sesama. Dalam konteks kehidupan sosial, zakat menjadi salah satu wujud nyata dari kepedulian tersebut. Melalui zakat, umat Islam dapat menyalurkan sebagian rezekinya kepada mereka yang berhak menerima. Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga memiliki peran dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui pengelolaan dan penyaluran yang amanah. Kesadaran untuk menunaikan zakat diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya. Semangat berbagi ini juga menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan rasa syukur kepada Allah SWT ke dalam tindakan nyata. Menutup kajiannya, Mohammad Ghofirin memohon doa dari para jamaah agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah sebagai Ketua BAZNAS Jawa Timur. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan pengelolaan zakat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA18/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
HaloBAZ, dari Jawa Timur untuk Indonesia
HaloBAZ, dari Jawa Timur untuk Indonesia
Inovasi layanan digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melalui aplikasi HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia. Aplikasi yang diluncurkan untuk mempermudah layanan zakat dan pengajuan bantuan tersebut diperkenalkan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS di Jakarta, 13 15 Oktober 2026. Rakornas tersebut dihadiri oleh BAZNAS provinsi serta BAZNAS kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, termasuk jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang hadir bersama ketua dan para wakil ketua. Forum nasional ini menjadi ruang koordinasi antar lembaga sekaligus kesempatan untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan pengembangan HaloBAZ sebagai salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat melalui teknologi digital. Paparan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan BAZNAS daerah yang melihat potensi aplikasi ini sebagai referensi dalam pengembangan layanan digital di wilayah masing-masing. Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa inovasi pelayanan perlu terus dikembangkan agar BAZNAS semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas akses layanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan mengakses program bantuan. “Alhamdulillah, HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Harapannya, apa yang dikembangkan di Jawa Timur dapat menjadi inspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya. HaloBAZ merupakan aplikasi layanan digital BAZNAS Jawa Timur yang menghadirkan sejumlah fitur untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan donasi zakat, infak, sedekah, dan fidyah, memanfaatkan kalkulator zakat, serta memperoleh informasi rekening resmi dan konfirmasi transfer. Selain itu, tersedia fitur Lapor BAZ yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan bantuan sekaligus memantau proses pengajuannya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur Ruang Amil dan layanan pendukung ibadah harian. Beragam fungsi tersebut dihadirkan untuk membuat akses terhadap layanan BAZNAS menjadi lebih praktis dalam satu platform digital. Kehadiran HaloBAZ menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jawa Timur dalam menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, mempermudah akses informasi, serta mendukung pelayanan yang lebih responsif dan efisien, baik bagi muzaki maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ketertarikan BAZNAS dari berbagai daerah terhadap HaloBAZ sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan layanan digital. BAZNAS Jawa Timur berharap inovasi ini dapat terus disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Jawa Timur, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan pelayanan zakat di tingkat nasional. Melalui semangat HaloBAZ, dari Jatim untuk Indonesia, BAZNAS Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan pelayanan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan tetap mengedepankan kemudahan akses dan manfaat bagi umat.
BERITA15/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep
Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa kepada 10 mahasiswa asal Kabupaten Sumenep melalui program BAZNAS Jatim Cerdas dalam rangkaian Sapa Bansos dan Bakti Sosial Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Salopeng, Kecamatan Dasuk, Rabu (14/10/2026). Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi sekaligus upaya meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa. Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin. Dari total penerima, tujuh mahasiswa menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Jatim dan tiga mahasiswa menerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Para penerima beasiswa menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Miftahul Ulum (ISMU) Tarate Sumenep, Universitas Annuqayah, Universitas PGRI Sumenep, STAI Nurud-Dhalam, Institut Agama Islam Aqidah Usymuni Tarate Sumenep, dan Universitas Wiraraja. Salah satu penerima beasiswa, Nur Hidayat dari Universitas Annuqayah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pendidikannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya melalui beasiswa ini. Saya akan memaksimalkan kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya. Melalui program BAZNAS Jatim Cerdas, bantuan beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan dan membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik. Program ini sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan zakat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran beasiswa tersebut melengkapi rangkaian program sosial dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan terus memperluas akses pendidikan serta menghadirkan manfaat zakat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA14/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sapa Bansos di Sumenep, BAZNAS Jatim Hadirkan Ragam Bantuan dalam Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim   
Sapa Bansos di Sumenep, BAZNAS Jatim Hadirkan Ragam Bantuan dalam Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim  
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut mengambil peran dalam kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan berbagai program bantuan dan pelayanan sosial bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS berkontribusi melalui bantuan gerobak usaha, 100 paket gizi pencegah stunting, zakat produktif, serta dukungan rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Sumenep. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program bantuan dihadirkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. “Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Khofifah di sela-sela kegiatan di Pantai Slopeng. Melalui bantuan gerobak usaha dan zakat produktif, BAZNAS Jatim turut mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi penerima manfaat untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kegiatan usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Upaya ini juga sejalan dengan pemanfaatan zakat untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi mustahik. Selain pemberdayaan ekonomi, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Bantuan paket gizi pencegah stunting ditujukan untuk mendukung upaya pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita. Kehadiran program ini menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. BAZNAS Jatim juga mengambil bagian dalam dukungan rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep dan pemangku kepentingan terkait. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak dan aman. Sinergi lintas lembaga diperlukan agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa kolaborasi dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Jawa Timur menjadi kesempatan untuk memperluas manfaat pengelolaan zakat bagi masyarakat. “Kami berharap dukungan melalui bantuan usaha, paket gizi, dan rehabilitasi rumah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Jatim terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat,” ujarnya. Kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial di Sumenep merupakan wujud sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, BAZNAS, TNI Angkatan Laut, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), dan berbagai pihak lainnya. Selain bantuan yang melibatkan BAZNAS, kegiatan tersebut juga mencakup khitan massal gratis, pemeriksaan kesehatan, bantuan alat dan mesin pertanian, alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan BUMDesa, Program Desa Berdaya, Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, pemberdayaan nelayan, serta bantuan sosial bagi lansia dan pelaku usaha. Melalui kolaborasi ini, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat semangat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA14/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Khofifah Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah Bersama BAZNAS Jatim
Khofifah Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah Bersama BAZNAS Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk semakin mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan berbagi 1.000 kacamata bagi guru TK, RA, dan TPQ yang diselenggarakan BAZNAS Jatim di Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026). Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat dana ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat. Khofifah menegaskan, zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban individu yang telah memenuhi ketentuan syariat, tetapi juga menjadi instrumen solidaritas sosial untuk membantu para mustahik. Karena itu, potensi ZIS perlu dihimpun dan dikelola secara terkoordinasi agar penyalurannya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang berhak menerima. “Zakat pada dasarnya membersihkan seluruh harta yang Allah titipkan kepada kita. Jadi jangan merasa ini hasil kerja keras kita lalu tanpa melihat bahwa ada hak mustahik di dalamnya,” ujar Khofifah. Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan BAZNAS Jatim menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi ZIS dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD Provinsi Jawa Timur untuk berkoordinasi dengan BAZNAS Jatim dalam mengelola potensi ZIS sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing. Khofifah mencontohkan, dana yang dikelola melalui BAZNAS dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan rumah tidak layak huni, pembiayaan pendidikan anak, hingga penguatan usaha ultra mikro. Melalui skema infak terikat atau muqayyad, dana infak dihimpun melalui BAZNAS Jatim dan hingga maksimal 70 persen dapat ditasarufkan bagi mustahik di lingkungan instansi masing-masing, sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. “Di lingkungan instansi OPD dan BUMD itu ada petugas kebersihan, ada penjaga loket, yang mungkin saja rumahnya kurang layak huni, mungkin kesulitan biaya pendidikan, atau ada yang membutuhkan penguatan bagi pelaku usaha ultra mikro. Ayo komunikasikan semuanya dengan BAZNAS Jawa Timur,” tuturnya. Menurut Khofifah, skema tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk memastikan dana sosial keagamaan memberikan manfaat nyata, termasuk bagi pekerja yang membutuhkan dukungan kesejahteraan di lingkungan instansi pemerintah maupun BUMD. Ia berharap, inisiatif serupa tidak hanya berkembang di lingkungan pemerintahan dan perusahaan daerah, tetapi juga mendorong semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga pengelola zakat yang memiliki tata kelola dan mekanisme penyaluran yang jelas. Melalui penguatan penghimpunan dan pendayagunaan ZIS, Khofifah berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu, baik melalui program sosial, pendidikan, perbaikan kualitas tempat tinggal, maupun pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan BAZNAS diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat ZIS sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Jawa Timur.
BERITA12/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Peringati HUT ke-81 Jawa Timur, BAZNAS Jatim Salurkan 1.000 Kacamata Gratis bagi Guru RA, TK dan TPQ
Peringati HUT ke-81 Jawa Timur, BAZNAS Jatim Salurkan 1.000 Kacamata Gratis bagi Guru RA, TK dan TPQ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan program bantuan 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, RA, PAUD, dan TPQ dengan nilai bantuan mencapai Rp400 juta. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Mengusung semangat “Menebar Manfaat, Menguatkan Umat”, program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Jatim terhadap kesehatan para pendidik. Program ini menjangkau 1.000 pendidik, terdiri atas 449 guru TK, 101 guru RA, 173 guru PAUD, dan 277 guru TPQ. Sebelum menerima kacamata, para peserta menjalani pemeriksaan mata untuk memastikan kacamata yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing. Sebagian kacamata yang telah selesai diproses diserahkan pada hari pelaksanaan, sementara sisanya akan didistribusikan setelah proses pembuatan selesai. Program ini terlaksana melalui dukungan Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur dan RSUD Dr. Soetomo. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian kepada para guru yang memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus, tetapi masih menghadapi keterbatasan kesejahteraan. “Guru itu kita kenal kesejahteraannya beda dengan profesi selain guru, maka ada istilah pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah alasan kenapa kami dari BAZNAS memberi perhatian dengan memberikan kacamata standar optik kepada guru, bukan kacamata yang biasa,” ungkap Ghofirin. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi sinergi BAZNAS Jatim bersama berbagai elemen dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan pendekatan pembangunan yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. “Kami memberikan apresiasi yang luar biasa atas sinergi, kolaborasi dari BAZNAS Jawa Timur yang mengoordinasikan sangat banyak elemen,” ujar Khofifah. Selain program kacamata gratis, BAZNAS Jatim juga menyalurkan bantuan tunai kepada 438 mustahik senilai Rp262 juta serta bantuan bedah rumah bagi 15 mustahik senilai Rp300 juta. Dukungan pendidikan turut diberikan melalui program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jatim mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat. Di bidang pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Jatim menyiapkan 81 unit rombong bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan nilai total Rp283 juta. Dalam kegiatan tersebut, bantuan rombong diserahkan secara simbolis kepada 10 penerima. Salah satunya Diah, pedagang tempe di kawasan Bandar Gresik, yang berharap bantuan tersebut dapat memperlancar usahanya dan meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam kesempatan yang sama, Khofifah bersama Ketua dan para wakil ketua BAZNAS Jatim meluncurkan aplikasi HaloBAZ Jatim. Aplikasi ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui ekosistem digital. Khofifah juga mengajak perangkat daerah dan badan layanan umum daerah untuk berkoordinasi dengan BAZNAS Jatim dalam mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan dukungan, termasuk bantuan perbaikan rumah, biaya pendidikan, dan peralatan usaha. Kegiatan tersebut turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program sosial serta memperkuat layanan bagi masyarakat di berbagai bidang. Melalui rangkaian program kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi tersebut, BAZNAS Jatim terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah dan berbagai mitra diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan mustahik sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan Sepakati Kerja Sama Perluas Perlindungan JKN bagi Mustahik
BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan Sepakati Kerja Sama Perluas Perlindungan JKN bagi Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mustahik yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun peserta yang status kepesertaannya nonaktif. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understandin) MoU di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang juga diisi dengan kegiatan berbagi 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, RA, dan TPQ. Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan berupaya memperkuat akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Program JKN, mendorong kepesertaan aktif, serta mengidentifikasi kebutuhan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang belum terdaftar maupun peserta dengan status kepesertaan nonaktif. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, bersama Deputi Direksi Wilayah VII BPJS Kesehatan, I Made Puja Yasa. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas lembaga agar masyarakat yang membutuhkan, termasuk mustahik atau penerima manfaat zakat, memiliki akses yang lebih luas terhadap perlindungan kesehatan. Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS, BPJS Kesehatan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai JKN dan pentingnya upaya pencegahan penyakit. “Sinergi antara BPJS Kesehatan, BAZNAS, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan perlindungan kesehatan, peningkatan literasi JKN, serta dukungan terhadap upaya pencegahan penyakit,” ungkap Mohammad Ghofirin. Sementara itu, I Made Puja Yasa mengatakan bahwa kerja sama dengan BAZNAS merupakan bentuk sinergi lintas lembaga untuk memperluas kepesertaan JKN sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan. “Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat upaya perluasan kepesertaan JKN, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, seperti mustahik atau penerima manfaat zakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Timur,” ujar I Made Puja Yasa. Ia menjelaskan, salah satu fokus kerja sama adalah mendorong pengurus dan pihak-pihak terkait di lingkungan BAZNAS agar memiliki kepesertaan JKN aktif. Selain itu, BAZNAS diharapkan dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi mengenai Program JKN kepada masyarakat, khususnya para penerima manfaat zakat. Dukungan melalui dana zakat, apabila dilaksanakan, tetap perlu memperhatikan ketentuan syariah, peraturan perundang-undangan, serta kebijakan pengelolaan zakat yang berlaku. Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Jatim dan BPJS Kesehatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama tersebut diharapkan berjalan secara tepat sasaran dan akuntabel, sekaligus memperluas manfaat bagi mustahik melalui peningkatan pemahaman dan akses terhadap Program JKN.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakati Kerja Sama Perlindungan Guru TPQ
BAZNAS Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakati Kerja Sama Perlindungan Guru TPQ
BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BPJS Ketenagakerjaan menjalin kerja sama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan pekerja sosial keagamaan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mustahik, khususnya pekerja sosial keagamaan yang berperan dalam pendidikan dan pembinaan masyarakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS Jatim bersama BPJS Ketenagakerjaan berupaya menghadirkan perlindungan bagi para guru TPQ beserta keluarga mereka ketika menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitasnya. Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, menyampaikan bahwa pekerja sosial keagamaan, termasuk guru TPQ, perlu memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, peran mereka di tengah masyarakat sangat penting, sehingga perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian juga perlu menjadi perhatian bersama. “Melalui sinergi dengan BAZNAS Jawa Timur, kami ingin memastikan bahwa pekerja sosial keagamaan juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya sehingga perlu memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” ujar Irvansyah. Manfaat perlindungan tersebut terlihat melalui penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris seorang guru TPQ Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Selain itu, diberikan manfaat beasiswa pendidikan sebesar Rp48 juta untuk satu orang anak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office XII Surabaya Bali Nusra juga menyerahkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 guru TPQ yang hadir. Bantuan tersebut bersumber dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) BSI. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas akses kepesertaan jaminan sosial bagi para pendidik keagamaan. Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa perhatian terhadap guru perlu diwujudkan melalui program yang menjawab kebutuhan mereka. Dalam program bantuan 1.000 kacamata gratis pada kegiatan yang sama, Ghofirin menyampaikan, “Guru itu kita kenal kesejahteraannya beda dengan profesi selain guru, maka ada istilah pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah alasan kenapa kami dari BAZNAS memberi perhatian dengan memberikan kacamata standar optik kepada guru, bukan kacamata yang biasa.” Selain penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan kolaborasi BAZNAS Jatim dengan berbagai pihak dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada rangkaian kegiatan yang sama, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan 1.000 kacamata gratis bagi guru TK, Raudhatul Athfal (RA), PAUD, dan TPQ melalui pemeriksaan mata yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Jatim berharap perlindungan sosial bagi guru TPQ dan pekerja sosial keagamaan dapat semakin luas dan berkelanjutan. Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BSI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi langkah bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung para pendidik agar dapat terus menjalankan pengabdiannya dengan lebih tenang.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Luncurkan Aplikasi "HaloBAZ", Kini Akses Layanan Zakat dan Bantuan Makin Mudah
BAZNAS Jatim Luncurkan Aplikasi "HaloBAZ", Kini Akses Layanan Zakat dan Bantuan Makin Mudah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur meluncurkan aplikasi HaloBAZ Jatim untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta pengajuan bantuan sosial secara digital. Peluncuran dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, dan jajaran Wakil Ketua BAZNAS Jatim di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. HaloBAZ hadir sebagai upaya BAZNAS Jatim untuk mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu aplikasi yang dapat diakses melalui telepon genggam. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, dan fidyah, sekaligus memperoleh akses terhadap layanan pengajuan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu fitur utama HaloBAZ adalah layanan donasi yang menyediakan pilihan jenis pembayaran, informasi perhitungan zakat, serta daftar rekening resmi BAZNAS Jatim. Pengguna dapat menghitung nominal zakat sesuai jenisnya, memilih rekening tujuan, melakukan transfer, kemudian mengonfirmasi pembayaran melalui aplikasi. Alur tersebut dirancang agar proses pembayaran lebih praktis dan informasi transaksi dapat diakses dengan mudah. Selain layanan donasi, HaloBAZ juga menyediakan fitur LaporBAZ yang memungkinkan masyarakat mengajukan bantuan melalui telepon genggam. Pemohon dapat mengisi data diri, memilih program bantuan, melengkapi informasi kebutuhan, serta mengunggah dokumen persyaratan. Setelah pengajuan dikirim, pemohon dapat memantau perkembangan prosesnya melalui aplikasi. Fitur LaporBAZ menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan bantuan BAZNAS Jatim. Melalui mekanisme pengajuan dan pemantauan tersebut, masyarakat dapat mengetahui tahapan permohonan yang diajukan, mulai dari pengisian data hingga pemeriksaan berkas. Setiap permohonan selanjutnya tetap melalui proses verifikasi sesuai ketentuan program dan persyaratan yang berlaku. HaloBAZ juga dilengkapi fitur Ruang Amil yang mendukung kebutuhan kerja internal BAZNAS, termasuk pengelolaan layanan dan pemantauan pekerjaan. Sementara itu, fitur ibadah harian menyediakan akses terhadap sejumlah kebutuhan ibadah. Kehadiran berbagai fitur tersebut dirancang untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat, layanan penghimpunan ZIS, pengajuan bantuan, dan aktivitas amil dalam satu ekosistem digital. Melalui peluncuran HaloBAZ, BAZNAS Jatim berharap masyarakat semakin mudah menjangkau layanan zakat dan bantuan sosial, sekaligus memperoleh pengalaman layanan yang lebih praktis dan tertata. Masyarakat dapat mengunduh aplikasi HaloBAZ melalui Google Play Store untuk pengguna Android maupun App Store untuk pengguna iPhone. Kehadiran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jatim untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu 10 Pedagang Kembangkan Usaha, Berharap Kelak Jadi Muzakki
BAZNAS Jatim Bantu 10 Pedagang Kembangkan Usaha, Berharap Kelak Jadi Muzakki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan rombong kepada 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangkaian kegiatan Berbagi Seribu Kacamata Gratis di Gedung Islamic Center Surabaya, Ahad (11/10/2026). Bantuan melalui program BAZNAS JATIM SEJAHTERA ini menjadi bagian dari upaya mendukung masyarakat dalam mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian keluarga. Sepuluh penerima bantuan tersebut merupakan pedagang kecil yang menjalankan berbagai usaha makanan dan minuman. Di antaranya penjual gorengan, bakso, polo pendem, hingga aneka minuman. Rombong yang diberikan diharapkan dapat menunjang aktivitas berjualan sekaligus membantu para penerima manfaat memiliki sarana usaha yang lebih memadai. Melalui bantuan sarana usaha ini, para pedagang diharapkan dapat menjalankan aktivitas berjualan dengan lebih baik, mengembangkan usaha yang telah dirintis, serta menjaga keberlangsungan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dukungan tersebut juga diharapkan membuka kesempatan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa bantuan kepada pedagang kecil merupakan salah satu upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para pedagang untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Melalui bantuan rombong ini, kami berharap para penerima manfaat semakin semangat dalam menjalankan usahanya, penghasilannya meningkat, dan kesejahteraan keluarganya semakin baik. Harapan kami, mereka yang saat ini menerima manfaat sebagai mustahik, kelak bisa tumbuh mandiri hingga menjadi muzakki yang turut berbagi dan membantu sesama. Semoga bantuan ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup,” ujarnya. Salah satu penerima bantuan, Tati Faridah, yang sehari-hari berjualan gorengan, menyampaikan rasa syukur atas rombong yang diterimanya. Baginya, bantuan tersebut menjadi dukungan berarti untuk melanjutkan usaha yang selama ini dijalankan. “Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas bantuan rombong ini. Semoga bisa saya manfaatkan untuk berjualan dengan lebih baik dan usaha saya semakin lancar,” ungkap Tati. Penyaluran bantuan rombong tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial BAZNAS Jatim dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menghadirkan berbagai program yang menyasar kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial. Melalui program BAZNAS JATIM SEJAHTERA, BAZNAS Jatim berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat bagi penerima manfaat dan keluarganya. BAZNAS Jatim juga terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga mustahik yang saat ini menerima bantuan kelak berkesempatan menjadi muzakki.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa SKSS dalam Momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur
BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa SKSS dalam Momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 10 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam kegiatan Berbagi Seribu Kacamata Gratis, Ahad (11/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan BAZNAS Jatim bersama Pemprov Jatim ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Melalui agenda tersebut, BAZNAS Jatim turut memperkuat dukungan terhadap akses pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan untuk melanjutkan studi. Penyaluran beasiswa menjadi salah satu agenda dalam kegiatan yang dipusatkan di Gedung Islamic Center Surabaya. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan mata melalui pembagian 1.000 kacamata gratis, tetapi juga menghadirkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda. Para penerima manfaat program kacamata berasal dari kalangan guru TK, RA, PAUD, dan TPQ yang memiliki peran penting dalam mendampingi proses belajar anak-anak sejak usia dini. Sebanyak 10 mahasiswa menerima beasiswa SKSS dari BAZNAS Jatim. Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), STAI Al-Akbar Surabaya, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), serta perguruan tinggi lainnya. Keberagaman asal kampus tersebut menunjukkan bahwa dukungan pendidikan melalui program SKSS menjangkau mahasiswa dari berbagai lingkungan perguruan tinggi di Jawa Timur. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program SKSS, BAZNAS Jatim berharap mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dan memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk masa depan. “Kami berharap beasiswa ini bisa membantu adik-adik mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya. Semoga ilmu yang diperoleh nantinya membawa manfaat, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Dengan begitu, pendidikan dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Salah satu penerima beasiswa, Karina Aini dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengungkapkan bahwa beasiswa tersebut sangat bermanfaat, terutama dalam membantu meringankan beban orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikannya. Dukungan tersebut juga menjadi motivasi tambahan bagi Karina untuk menjalani perkuliahan dengan lebih bersemangat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Beasiswa ini sangat bermanfaat dan meringankan beban orang tua saya. Saya juga semakin semangat untuk menempuh perkuliahan. Semoga BAZNAS semakin bermanfaat bagi masyarakat dan semakin jaya,” ungkap Karina. Melalui kegiatan Berbagi Seribu Kacamata Gratis, BAZNAS Jatim bersama Pemprov Jatim dan berbagai pihak menghadirkan beragam rangkaian kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Berbagai agenda yang dilaksanakan dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bidang lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program dan memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. BAZNAS Jatim terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan penerima manfaat sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kualitas hidup mereka. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Jatim berkomitmen memperluas jangkauan program agar manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur secara berkelanjutan.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Hidup Dalam Keterbatasan, 10 Lansia Fakir Terima Bantuan dari BAZNAS Jatim
Hidup Dalam Keterbatasan, 10 Lansia Fakir Terima Bantuan dari BAZNAS Jatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan melalui program BAZNAS Jatim Peduli bagi lansia fakir yang hidup sebatang kara. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Berbagi Seribu Kacamata Gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Islamic Center Surabaya, Ahad (11/10/2026). Program ini menjadi bentuk perhatian BAZNAS Jatim terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebanyak 10 lansia fakir menerima bantuan tunai sebesar Rp600 ribu per orang setiap bulan. Bantuan tersebut ditujukan kepada para lansia yang tidak lagi memiliki keluarga untuk mendampingi dan memenuhi kebutuhan hidup mereka. Melalui penyaluran rutin ini, BAZNAS Jatim berupaya menghadirkan dukungan yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat, terutama mereka yang berada dalam kondisi sosial dan ekonomi yang terbatas. Program BAZNAS Jatim Peduli menjadi salah satu bentuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tunai rutin diharapkan dapat membantu para lansia memenuhi kebutuhan pokok, seperti makanan, keperluan sehari-hari, serta kebutuhan lainnya sesuai kondisi masing-masing. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi penerima manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa perhatian kepada lansia fakir merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, para lansia yang hidup tanpa keluarga membutuhkan perhatian bersama agar tetap memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan dengan lebih layak. “Melalui program BAZNAS Jatim Peduli, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama lansia yang hidup sebatang kara, tetap mendapatkan perhatian. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan kebutuhan mereka dan memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ujarnya. Salah satu penerima bantuan, Patonah dari sidoarjo, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama karena ia menjalani kehidupan tanpa pendampingan keluarga. “Alhamdulillah, terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur yang sudah membantu saya. Bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga BAZNAS semakin maju dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. Penyaluran bantuan bagi lansia ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial BAZNAS Jatim dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menghadirkan berbagai program yang menyasar kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. Berbagai program tersebut dijalankan untuk memperluas manfaat pengelolaan zakat agar dapat menjangkau kelompok masyarakat dengan kebutuhan yang beragam. Melalui program BAZNAS Jatim Peduli, BAZNAS Jatim berupaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan. Bantuan rutin kepada lansia fakir diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang terus berlanjut. Dukungan tersebut sekaligus mengajak berbagai pihak untuk semakin memperhatikan keberadaan lansia yang hidup tanpa keluarga dan membutuhkan pendampingan sosial. BAZNAS Jatim terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program yang disesuaikan dengan kebutuhan mustahik, BAZNAS Jatim berharap penyaluran bantuan dapat membantu meringankan beban kehidupan penerima manfaat serta memperkuat semangat kepedulian dan solidaritas sosial di Jawa Timur.
BERITA11/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Khotmil Quran Bersama 4.000 Hafiz / Hafizhah Iringi HUT ke-81 Jatim, BAZNAS Santuni 81 Anak Yatim
Khotmil Quran Bersama 4.000 Hafiz / Hafizhah Iringi HUT ke-81 Jatim, BAZNAS Santuni 81 Anak Yatim
Sebanyak 4.000 hafiz dan hafizah dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti doa, zikir dan khotmil Qur'an bersama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi keberkahan, keamanan, dan kedamaian Jawa Timur. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta para hafiz dan hafizah yang mengikuti rangkaian doa, zikir, dan khataman Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi melalui penyerahan santunan dan tas kepada 81 anak yatim. Santunan diserahkan oleh Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada para hafizh dan hafizah yang telah membersamai peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur melalui 810 kali khataman Al-Qur’an. “Insyaallah, mudah-mudahan Allah turunkan kasih sayang-Nya kepada kita semua. Melalui Al-Qur’an yang panjenengan sudah khatamkan, mudah-mudahan Allah anugerahkan ridha barokah-Nya untuk kita semua,” kata Khofifah. Khofifah berharap lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan membawa keberkahan bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. Ia juga berharap kedua wilayah tersebut senantiasa berada dalam kondisi aman dan damai. “Jawa Timur barokah, Indonesia barokah, Jawa Timur aman damai, Indonesia aman damai,” ucapnya. Penyerahan santunan kepada 81 anak yatim tersebut selaras dengan usia Provinsi Jawa Timur yang genap 81 tahun. Pemberian santunan dan tas ini menjadi bagian dari kegiatan so sial yang menyertai rangkaian peringatan hari jadi provinsi. Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Baznas Jatim turut mengambil bagian dalam momentum kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur. Doa dan zikir bersama serta penyaluran santunan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan bagi Jawa Timur dan seluruh masyarakatnya.
BERITA10/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Pemkab Gresik Perkuat Pemberdayaan melalui Beasiswa hingga Modal Usaha
BAZNAS Jatim dan Pemkab Gresik Perkuat Pemberdayaan melalui Beasiswa hingga Modal Usaha
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan senilai Rp138,4 juta kepada masyarakat Kabupaten Gresik, Kamis (8/10/2026). Bantuan tersebut meliputi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rombong dorong, dan bantuan air bersih. Penyaluran bantuan berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik. Dari total bantuan tersebut, Rp10,2 juta diberikan melalui program SKSS untuk enam mahasiswa, Rp100 juta untuk perbaikan lima rumah tidak layak huni, Rp21 juta untuk bantuan rombong dorong bagi enam penerima, serta Rp7,2 juta untuk bantuan air bersih. Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa penyaluran tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, khususnya ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang telah mendukung berbagai program BAZNAS Jatim. “Insyaallah, hari ini menjadi saksi dan bukti bahwa setiap rupiah yang disalurkan kepada mustahik melalui BAZNAS Jatim insyaallah sepenuhnya akan kami salurkan dengan tepat kepada yang berhak menerimanya, termasuk pada siang hari ini di Kabupaten Gresik,” ujar Ghofirin. Menurut Ghofirin, dukungan para muzaki menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS, baik di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, maupun pendayagunaan dan pemberdayaan ekonomi. Ia berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS Kabupaten Gresik dapat terus diperkuat sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas. Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Gresik. Pemerintah Kabupaten Gresik, kata dia, juga berkomitmen untuk terus memperkuat pengumpulan zakat dari ASN serta mendorong agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan juga BAZNAS Republik Indonesia yang telah banyak memberikan perhatian yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan sinergitas ini terus terjalin,” ungkap Fandi. Selain bantuan pendidikan, perbaikan rumah, dan kebutuhan dasar, BAZNAS juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan rombong dan modal usaha bagi penyandang disabilitas. Program tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat memiliki penghasilan mandiri dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Bantuan akan diberikan secara langsung kepada penerima, termasuk diantarkan ke rumah bagi penerima yang tidak dapat hadir karena kondisi disabilitas. Penyaluran bantuan di Kabupaten Gresik menjadi bagian dari sinergi BAZNAS Jatim, BAZNAS Kabupaten Gresik, pemerintah daerah, dan para muzaki dalam mengoptimalkan manfaat ZIS bagi masyarakat. Melalui program pendidikan, perbaikan rumah, pemberdayaan ekonomi, dan pemenuhan kebutuhan dasar, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat bagi mustahik.
BERITA08/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Kenalkan Nawa Pradana kepada Pimpinan Baru BAZNAS Ponorogo
BAZNAS Jatim Kenalkan Nawa Pradana kepada Pimpinan Baru BAZNAS Ponorogo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima silaturahmi dan audiensi dari jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo periode 2026 - 2031, Rabu (7/10/2026). Kedatangan jajaran pimpinan baru tersebut disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim. Rombongan BAZNAS Kabupaten Ponorogo dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo Sukarni, bersama Wakil Ketua I Yuni Ahad Diana, Wakil Ketua II Bahrun Nasikin, Wakil Ketua III Choirul Anam, dan Wakil Ketua IV Suyitno. Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal sekaligus membahas sejumlah program yang dapat dikembangkan bersama antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Dalam pertemuan tersebut, Mohammad Ghofirin menyampaikan sejumlah program BAZNAS Jawa Timur, termasuk Nawa Pradana. Ia menjelaskan arah dan pelaksanaan program tersebut kepada jajaran BAZNAS Kabupaten Ponorogo, sekaligus membuka ruang untuk pengembangan program di tingkat kabupaten sesuai dengan kebutuhan masyarakat masing-masing daerah. “Kami menyambut baik kedatangan pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Nawa Pradana ini merupakan salah satu program yang kami jalankan di Jawa Timur. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan bisa menjadi bahan untuk dikembangkan juga di Ponorogo,” ujar Mohammad Ghofirin. Penjelasan tersebut mendapat respons dari jajaran BAZNAS Kabupaten Ponorogo. H. Sukarni menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut program Nawa Pradana dan mengadaptasinya di Kabupaten Ponorogo. “Kami melihat ada beberapa program yang bisa kami pelajari dari BAZNAS Jawa Timur, terutama Nawa Pradana. Insyaallah akan kami coba kembangkan di Ponorogo dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah,” kata Sukarni. Selain membahas program, dalam kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga menyerahkan donasi sebesar Rp25 juta melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Mohammad Ghofirin mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kabupaten Ponorogo yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat di NTT. Menurutnya, semangat saling membantu antarsesama BAZNAS menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi antara BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Selain pengembangan program Nawa Pradana, kerja sama ke depan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
BERITA07/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bahas Dukungan Pemberdayaan Pelajar Berpotensi bersama IPPNU Jatim
BAZNAS Jatim Bahas Dukungan Pemberdayaan Pelajar Berpotensi bersama IPPNU Jatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur membuka peluang penguatan sinergi bersama Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur dalam bidang pendidikan, pemberdayaan pelajar, dan literasi zakat. Hal tersebut dibahas dalam audiensi PW IPPNU Jawa Timur bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim di Kantor BAZNAS Jatim, Selasa (6/10/2026). Rombongan PW IPPNU Jawa Timur diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin, bersama Wakil Ketua II Afif Amrullah, Wakil Ketua III Amirotul Mukminah, dan Wakil Ketua IV Syarif Hidayatullah. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas potensi program yang dapat dikolaborasikan, khususnya dalam mendukung pelajar yang memiliki potensi tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Ketua PW IPPNU Jawa Timur Aprilia menyampaikan bahwa pihaknya berharap audiensi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dengan BAZNAS Jatim. Menurutnya, IPPNU memiliki jaringan kader yang luas hingga berbagai daerah di Jawa Timur, sehingga dapat menjadi bagian dalam upaya mengidentifikasi sekaligus mendampingi pelajar yang membutuhkan dukungan. “Kadang ada kader yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” ujar Aprilia. Ia menjelaskan, jaringan PW IPPNU Jawa Timur saat ini mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK). Jaringan tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung perluasan akses informasi dan pendampingan bagi pelajar yang membutuhkan dukungan pendidikan maupun pengembangan potensi. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin mengatakan bahwa peluang kolaborasi dengan PW IPPNU sejalan dengan arah program BAZNAS Jatim melalui sembilan Nawa Pradana. Salah satu bidang yang dapat diperkuat adalah Jatim Cerdas, termasuk program dukungan pendidikan dan penguatan edukasi zakat di kalangan pelajar. “Kami dengan sembilan Nawa Pradana sangat cocok jika Rekanita PW IPPNU Jawa Timur turut mengawal Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ, Gerakan Manasik Zakat,” ungkap Ghofirin. Ghofirin menambahkan, luasnya jaringan IPPNU hingga tingkat ranting dan komisariat dapat menjadi kekuatan untuk memperluas edukasi serta literasi zakat di kalangan pelajar. Di sisi lain, kolaborasi juga dapat diarahkan untuk mendukung pelajar yang memiliki kemampuan akademik maupun keterampilan, namun membutuhkan dukungan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan. Melalui audiensi tersebut, BAZNAS Jatim dan PW IPPNU Jawa Timur diharapkan dapat menindaklanjuti peluang sinergi dalam program pendidikan, literasi zakat, pengembangan potensi kader, dan pemberdayaan pelajar. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pengelolaan zakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat.
BERITA06/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Ketua BAZNAS Jatim Bahas Peran Zakat dan Tantangan SDM Masa Depan
Ketua BAZNAS Jatim Bahas Peran Zakat dan Tantangan SDM Masa Depan
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, menghadiri sekaligus mengisi kuliah umum di Institut Agama Islam YPBWI Surabaya, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Zakat dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia” tersebut diikuti mahasiswa dan menjadi ruang untuk berbagi wawasan tentang pentingnya menyiapkan kemampuan serta karya sejak di bangku perguruan tinggi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IAI YPBWI Surabaya Bahrul Ulum, Wakil Rektor I Agus Darmawan, Wakil Rektor II Nanang Qosim, serta Wakil Rektor III Zaini Tamim. Kehadiran jajaran pimpinan perguruan tinggi bersama para mahasiswa turut memperkuat ruang dialog antara BAZNAS Jawa Timur dan dunia akademik. Dalam materinya, Mohammad Ghofirin mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan ijazah ketika nantinya memasuki dunia profesional. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang benar-benar bisa ditunjukkan, mulai dari penguasaan bidang ilmu, kemampuan digital, komunikasi, pengalaman, hingga karya yang dapat menjadi portofolio. “Jangan hanya berpikir saya sudah pernah belajar. Tapi mulai berpikir, saya sudah pernah membuat apa. Karena dunia profesional itu membutuhkan bukti, bukan hanya cerita bahwa kita pernah belajar,” ujar Ghofirin. Ia juga mengajak mahasiswa mulai memikirkan perjalanan karier dalam jangka panjang. Tahun pertama dapat dimulai dengan menguasai kompetensi, kemudian memiliki karya, menambah pengalaman profesional, hingga nantinya mampu mengambil keputusan dan menciptakan peluang bagi orang lain. Menurut Ghofirin, keberhasilan seseorang tidak cukup dilihat dari jabatan atau seberapa tinggi posisi yang dicapai. Lebih dari itu, ilmu dan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Jangan ukur keberhasilan hidup hanya dari seberapa tinggi posisi Anda. Lihat juga, berapa banyak orang yang hidupnya menjadi lebih baik karena kehadiran kita,” tuturnya. Pesan tersebut juga berkaitan dengan peran zakat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan dan pengembangan kemampuan masyarakat. Hal ini sejalan dengan BAZNAS Jatim Cerdas, salah satu program dalam Nawa Pradana 2026 - 2031 yang berfokus pada jaminan akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan bersama mahasiswa IAI YPBWI Surabaya, BAZNAS Jatim terus memperkuat edukasi zakat sekaligus membangun sinergi dengan dunia pendidikan agar manfaat zakat dapat semakin luas dirasakan masyarakat.
BERITA06/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan UAC Perkuat Sinergi Pendidikan melalui MoU dan Beasiswa
BAZNAS Jatim dan UAC Perkuat Sinergi Pendidikan melalui MoU dan Beasiswa
MOJOKERTO - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur memperkuat sinergi di bidang pendidikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung dalam rangkaian Wisuda ke-VII UAC di Student Center Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/10/2026). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, bersama Rektor Universitas KH. Abdul Chalim, Dr. KH. Mauhibur Rokhman, Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan sekaligus memperluas manfaat pengelolaan zakat bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Jatim dan UAC diharapkan dapat membangun sinergi dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan perguruan tinggi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beasiswa dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur senilai Rp90 juta yang diberikan untuk 50 mahasiswa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh para lulusan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari penguatan di masa mendatang. “Mudah-mudahan ilmunya bisa menjadi bagian penguatan ke depan. Mudah-mudahan terus meraih sukses, ilmunya manfaat dan barokah,” ujar Khofifah. Penyaluran bantuan beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat BAZNAS Jatim di bidang pendidikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam melanjutkan pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik. Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang penting dalam pendayagunaan dana zakat. Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, BAZNAS Jatim terus berupaya agar dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang luas, termasuk dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat. Sinergi antara BAZNAS Jatim dan UAC melalui penandatanganan MoU serta penyaluran bantuan beasiswa tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Jatim dalam mengoptimalkan dana umat untuk mendukung pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA04/10/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →