WhatsApp Icon
Potensi Zakat ASN Rp191 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi di Cabdindik Malang-Batu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 1 Kota Malang dan diikuti para ASN serta tenaga pendidik di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang menyampaikan bahwa sosialisasi dan edukasi mengenai zakat profesi masih perlu diperkuat. Menurutnya, masih banyak ASN maupun guru yang belum memahami mekanisme serta ketentuan zakat profesi. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim menegaskan bahwa pemerintah telah memperkuat regulasi pengelolaan zakat melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014. Karena itu, ASN yang telah memenuhi ketentuan diharapkan dapat menunaikan zakat profesi sebagai bentuk ibadah sekaligus kontribusi sosial dalam pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menjelaskan bahwa nisab zakat profesi tahun 2026 setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Ia menyebut potensi zakat ASN di wilayah Kota Malang dan Batu mencapai sekitar Rp191 juta per bulan dan diharapkan dapat dioptimalkan. Selain itu, sekitar 70 persen dana yang terkumpul nantinya dapat kembali ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam bentuk program-program sosial bagi masyarakat.

08/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Strategi Heru Susanto Menjemput Sejahtera Bersama Program Jatim Makmur BAZNAS Jatim

BLITAR – Bekerja sebagai buruh serabutan seringkali membuat Heru Susanto merasa terhimpit oleh ketidakpastian. Namun, kehadiran program Jatim Makmur dari BAZNAS Jatim memberikan pegangan baru bagi warga Dusun Genjong ini. Melalui bantuan ternak kambing senilai Rp 7.500.000, Heru memulai babak baru sebagai peternak.

Heru sadar bahwa kunci sukses beternak adalah konsistensi. Di sela-sela kesibukannya mencari upah harian, ia menyempatkan diri untuk ngarit atau mencari rumput segar setiap sore. Baginya, setiap helai rumput adalah investasi untuk masa depan anak-anaknya.

Ketelatenan Heru membuahkan hasil yang menggembirakan. Kambing bantuan yang awalnya berjumlah 3 ekor, kini telah berkembang biak menjadi 8 ekor. Keberhasilan Heru dalam menjaga kesehatan dan reproduksi ternaknya mendapat apresiasi dari para pendamping lapangan BAZNAS.

Transformasi ekonomi ini membuat Heru lebih mandiri secara finansial. Ia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada panggilan kerja serabutan yang tidak pasti. Kini, ia memiliki aset produktif yang terus tumbuh, membuktikan bahwa zakat adalah motor penggerak ekonomi yang sangat efektif di tingkat akar rumput.

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Sujiono dan Keajaiban Zakat BAZNAS Jatim: Dari 3 Ekor Menjadi 9 ekor Kambing

BLITAR - Di bawah langit Dusun Genjong yang sejuk, Sujiono tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah melalui tiga ekor kambing. Pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan ini kini dikenal sebagai salah satu mustahik paling berhasil dalam program Jatim Makmur yang diinisiasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Beberapa waktu lalu, Sujiono menerima modal usaha berupa ternak kambing senilai Rp 7.500.000. Baginya, itu bukan sekadar hewan ternak, melainkan amanah besar dari para muzakki. Dengan ketelatenan luar biasa, ia mulai merawat kambing-kambing tersebut, memastikan pakan hijauannya tercukupi meski ia sendiri sibuk bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

Hasil dari ketekunan itu pun berbuah manis. Dari modal awal 3 ekor, kini kandang kecil di belakang rumahnya telah dihuni oleh 9 ekor kambing yang sehat. Pertambahan jumlah yang mencapai tiga kali lipat ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan ekonomi yang tepat dapat memutus rantai kemiskinan.

Kini, Sujiono menatap masa depan dengan lebih optimis. Baginya, kesuksesan ini adalah jembatan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Ia berharap, keberhasilan ini tidak hanya berhenti di dirinya, tetapi juga mampu menginspirasi warga lain untuk terus berjuang mengubah nasib melalui zakat produktif.

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim–Kemenhaj Jatim Teken MoU Penggalangan Infak Jamaah Haji 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur resmi menjalin sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Timur dan UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penggalangan infak jamaah haji tahun 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Dr. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag.; Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si.; serta para Wakil Ketua BAZNAS Jatim.

Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa keterlibatan jamaah dalam penguatan ekonomi melalui pengelolaan infak adalah momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ia menekankan bahwa kontribusi yang terlihat kecil secara individu akan berdampak besar jika dikelola secara kolektif dan profesional.

“Keterlibatan jamaah di dalam pengembangan industri ekonomi manajemen ini benar-benar bisa menjadi satu momen bahwa jamaah juga ikut dalam bagaimana meningkatkan kesejahteraan, meskipun kecil,” ujarnya.

Program ini dinilai selaras dengan visi Kementerian Haji dalam membangun peradaban haji yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kepedulian sosial. Melalui inisiatif ini, jamaah diharapkan tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kedermawanan.

Lebih lanjut, Anam memastikan bahwa langkah ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar terintegrasi dalam sistem penyelenggaraan haji nasional.

“Namun demikian, insya Allah upaya-upaya ini akan kami komunikasikan dengan pimpinan, sehingga apa yang kami lakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan haji benar-benar terpantau dari pusat,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Kemenhaj Jatim akan segera mengimplementasikan poin-poin kerja sama tersebut dengan berkoordinasi intensif bersama UPT Asrama Haji Sukolilo dan BAZNAS Jatim.

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Istana Impian Mustakim: Wujud Nyata Sinergi Bantuan RTLH BAZNAS Jatim

Bagi Mustakim, warga Desa Ngaringan, hujan bukan lagi menjadi sumber kecemasan. Selama bertahun-tahun, pria yang bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu ini harus bertahan di balik dinding rumah yang mulai rapuh dan atap yang kerap bocor. Baginya, merenovasi rumah adalah mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih sendiri.

Namun, harapan itu nyata melalui Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Jatim Peduli. Melalui sinergi lintas lembaga, Mustakim menerima bantuan total sebesar Rp 37.000.000, yang berasal dari BAZNAS Jatim (Rp 20 juta), BAZNAS Kabupaten Blitar (Rp 5 juta), dan dukungan LAZISNU sebesar Rp 12 juta.

Proses renovasi dilakukan dengan penuh gotong royong. Bangunan yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi hunian yang sehat dan layak. Kehadiran rumah baru ini membawa dampak psikologis yang luar biasa bagi Mustakim. Rasa tenang kini menyelimuti kesehariannya, memberinya kekuatan lebih untuk fokus bekerja mencari nafkah.

"Rumah ini adalah anugerah terbesar dalam hidup saya," ungkap Mustakim dengan mata berkaca-kaca. Keberhasilan renovasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu mengembalikan martabat seorang manusia, memberikan tempat berteduh yang layak bagi mereka yang membutuhkan.

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Potensi Zakat ASN Rp191 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi di Cabdindik Malang-Batu
Potensi Zakat ASN Rp191 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi di Cabdindik Malang-Batu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 1 Kota Malang dan diikuti para ASN serta tenaga pendidik di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang menyampaikan bahwa sosialisasi dan edukasi mengenai zakat profesi masih perlu diperkuat. Menurutnya, masih banyak ASN maupun guru yang belum memahami mekanisme serta ketentuan zakat profesi. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim menegaskan bahwa pemerintah telah memperkuat regulasi pengelolaan zakat melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014. Karena itu, ASN yang telah memenuhi ketentuan diharapkan dapat menunaikan zakat profesi sebagai bentuk ibadah sekaligus kontribusi sosial dalam pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menjelaskan bahwa nisab zakat profesi tahun 2026 setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Ia menyebut potensi zakat ASN di wilayah Kota Malang dan Batu mencapai sekitar Rp191 juta per bulan dan diharapkan dapat dioptimalkan. Selain itu, sekitar 70 persen dana yang terkumpul nantinya dapat kembali ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam bentuk program-program sosial bagi masyarakat.
BERITA08/05/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Strategi Heru Susanto Menjemput Sejahtera Bersama Program Jatim Makmur BAZNAS Jatim
Strategi Heru Susanto Menjemput Sejahtera Bersama Program Jatim Makmur BAZNAS Jatim
BLITAR – Bekerja sebagai buruh serabutan seringkali membuat Heru Susanto merasa terhimpit oleh ketidakpastian. Namun, kehadiran program Jatim Makmur dari BAZNAS Jatim memberikan pegangan baru bagi warga Dusun Genjong ini. Melalui bantuan ternak kambing senilai Rp 7.500.000, Heru memulai babak baru sebagai peternak. Heru sadar bahwa kunci sukses beternak adalah konsistensi. Di sela-sela kesibukannya mencari upah harian, ia menyempatkan diri untuk ngarit atau mencari rumput segar setiap sore. Baginya, setiap helai rumput adalah investasi untuk masa depan anak-anaknya. Ketelatenan Heru membuahkan hasil yang menggembirakan. Kambing bantuan yang awalnya berjumlah 3 ekor, kini telah berkembang biak menjadi 8 ekor. Keberhasilan Heru dalam menjaga kesehatan dan reproduksi ternaknya mendapat apresiasi dari para pendamping lapangan BAZNAS. Transformasi ekonomi ini membuat Heru lebih mandiri secara finansial. Ia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada panggilan kerja serabutan yang tidak pasti. Kini, ia memiliki aset produktif yang terus tumbuh, membuktikan bahwa zakat adalah motor penggerak ekonomi yang sangat efektif di tingkat akar rumput.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Sujiono dan Keajaiban Zakat BAZNAS Jatim: Dari 3 Ekor Menjadi 9 ekor Kambing
Sujiono dan Keajaiban Zakat BAZNAS Jatim: Dari 3 Ekor Menjadi 9 ekor Kambing
BLITAR - Di bawah langit Dusun Genjong yang sejuk, Sujiono tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah melalui tiga ekor kambing. Pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan ini kini dikenal sebagai salah satu mustahik paling berhasil dalam program Jatim Makmur yang diinisiasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Beberapa waktu lalu, Sujiono menerima modal usaha berupa ternak kambing senilai Rp 7.500.000. Baginya, itu bukan sekadar hewan ternak, melainkan amanah besar dari para muzakki. Dengan ketelatenan luar biasa, ia mulai merawat kambing-kambing tersebut, memastikan pakan hijauannya tercukupi meski ia sendiri sibuk bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Hasil dari ketekunan itu pun berbuah manis. Dari modal awal 3 ekor, kini kandang kecil di belakang rumahnya telah dihuni oleh 9 ekor kambing yang sehat. Pertambahan jumlah yang mencapai tiga kali lipat ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan ekonomi yang tepat dapat memutus rantai kemiskinan. Kini, Sujiono menatap masa depan dengan lebih optimis. Baginya, kesuksesan ini adalah jembatan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Ia berharap, keberhasilan ini tidak hanya berhenti di dirinya, tetapi juga mampu menginspirasi warga lain untuk terus berjuang mengubah nasib melalui zakat produktif.
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim–Kemenhaj Jatim Teken MoU Penggalangan Infak Jamaah Haji 2026
BAZNAS Jatim–Kemenhaj Jatim Teken MoU Penggalangan Infak Jamaah Haji 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur resmi menjalin sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Timur dan UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penggalangan infak jamaah haji tahun 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Dr. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag.; Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si.; serta para Wakil Ketua BAZNAS Jatim. Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa keterlibatan jamaah dalam penguatan ekonomi melalui pengelolaan infak adalah momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ia menekankan bahwa kontribusi yang terlihat kecil secara individu akan berdampak besar jika dikelola secara kolektif dan profesional. “Keterlibatan jamaah di dalam pengembangan industri ekonomi manajemen ini benar-benar bisa menjadi satu momen bahwa jamaah juga ikut dalam bagaimana meningkatkan kesejahteraan, meskipun kecil,” ujarnya. Program ini dinilai selaras dengan visi Kementerian Haji dalam membangun peradaban haji yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kepedulian sosial. Melalui inisiatif ini, jamaah diharapkan tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kedermawanan. Lebih lanjut, Anam memastikan bahwa langkah ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar terintegrasi dalam sistem penyelenggaraan haji nasional. “Namun demikian, insya Allah upaya-upaya ini akan kami komunikasikan dengan pimpinan, sehingga apa yang kami lakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan haji benar-benar terpantau dari pusat,” jelasnya. Sebagai tindak lanjut, pihak Kemenhaj Jatim akan segera mengimplementasikan poin-poin kerja sama tersebut dengan berkoordinasi intensif bersama UPT Asrama Haji Sukolilo dan BAZNAS Jatim.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Istana Impian Mustakim: Wujud Nyata Sinergi Bantuan RTLH BAZNAS Jatim
Istana Impian Mustakim: Wujud Nyata Sinergi Bantuan RTLH BAZNAS Jatim
Bagi Mustakim, warga Desa Ngaringan, hujan bukan lagi menjadi sumber kecemasan. Selama bertahun-tahun, pria yang bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu ini harus bertahan di balik dinding rumah yang mulai rapuh dan atap yang kerap bocor. Baginya, merenovasi rumah adalah mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih sendiri. Namun, harapan itu nyata melalui Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Jatim Peduli. Melalui sinergi lintas lembaga, Mustakim menerima bantuan total sebesar Rp 37.000.000, yang berasal dari BAZNAS Jatim (Rp 20 juta), BAZNAS Kabupaten Blitar (Rp 5 juta), dan dukungan LAZISNU sebesar Rp 12 juta. Proses renovasi dilakukan dengan penuh gotong royong. Bangunan yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi hunian yang sehat dan layak. Kehadiran rumah baru ini membawa dampak psikologis yang luar biasa bagi Mustakim. Rasa tenang kini menyelimuti kesehariannya, memberinya kekuatan lebih untuk fokus bekerja mencari nafkah. "Rumah ini adalah anugerah terbesar dalam hidup saya," ungkap Mustakim dengan mata berkaca-kaca. Keberhasilan renovasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu mengembalikan martabat seorang manusia, memberikan tempat berteduh yang layak bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA22/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan servis dan ganti oli gratis bagi 100 sepeda motor pada 9–10 April 2026. Program ini merupakan tambahan kuota dari BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BAZNAS Jatim yang dinilai baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Kegiatan tersebut digelar secara langsung (on the spot) di bengkel mustahik Z Auto. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mustahik, baik dari segi peningkatan pelayanan, kelengkapan peralatan, maupun promosi lokasi bengkel yang strategis. Penerima manfaat dalam program ini difokuskan pada pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat yang membutuhkan dengan kapasitas sepeda motor di bawah 150 cc. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Naim, seorang pengemudi ojol, mengungkapkan rasa syukurnya atas program tersebut. “Sangat membantu, Pak. Kami sangat terbantu oleh program BAZNAS ini. Terima kasih. Semoga anggota BAZNAS diberi kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat terus menjalankan program ini ke depannya,” ujarnya.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim dan 250 penyandang disabilitas yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Gus Fawait, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Jember Saifullah Hudi, S.Pd.I., M.M., beserta jajaran. Turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember–Lumajang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Forkopimda Kabupaten Jember atau yang mewakili, serta segenap Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember.kepala SLB se-Kabupaten Jember, para guru, orang tua, serta anak-anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas. Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kualitas dalam beramal. “Islam menekankan kualitas, bukan kuantitas. Bantuan yang diterima anak-anak hendaknya dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat, seperti kebutuhan pendidikan,” pesannya. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak hadirin membaca Sholawat Badar serta mendoakan agar Kabupaten Jember menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, penuh keberkahan, keadilan, dan kemakmuran. Sementara itu, Bupati Jember dalam sambutannya berharap kehadiran KH. Ali Maschan Moesa membawa keberkahan bagi masyarakat. “Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi Kabupaten Jember,” ungkapnya. Ia juga memotivasi anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan terus semangat menuntut ilmu. Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mulai 1 April, seluruh warga ber-KTP Jember dapat mengakses layanan kesehatan gratis, serta kami menyiapkan beasiswa bagi 20.000 anak yatim agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” tambahnya. Di akhir sambutannya, Bupati Jember menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jember atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Jember, semoga kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Dengan terselenggaranya kegiatan di Kabupaten Jember, BAZNAS Provinsi Jawa Timur resmi menuntaskan rangkaian Safari Ramadan 1447 H yang telah dilaksanakan di 11 kabupaten/kota. Melalui program ini, BAZNAS Jatim telah menyalurkan santunan kepada total 11.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menghadirkan kebahagiaan serta keberkahan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
BERITA17/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan santunan 1.000 anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Dr. KH. Masnuh, MA., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, serta unsur pemerintah kabupaten Sidoarjo. Waka I BAZNAS Jatim KH. Masnuh menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh nyata penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, lembaga zakat, hingga sektor swasta. Menurutnya, sinergi seperti ini mampu memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS Jatim melihat Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang aktif menggerakkan pengelolaan zakat. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta seperti Yayasan Siantar Top Peduli merupakan model ideal yang patut dipertahankan untuk menghadirkan kemaslahatan umat,” ujar KH. Masnuh. Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakat. Ia menilai kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan bantuan secara cepat dan tepat. "Saya bersyukur melihat sinergi ini. Secara khusus, saya sampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Biasanya, di hari Sabtu dan Minggu, saat orang lain beristirahat, tim BAZNAS selalu bersama saya 'blusukan' ke desa-desa, menyapa warga yang kesusahan, dan langsung memberikan bantuan. Kinerja taktis seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat," pungkas Bupati Subandi.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memeratakan kesejahteraan dan mendukung pendidikan anak yatim di seluruh wilayah Jawa Timur. Hal ini dibuktikan melalui gelaran santunan bagi 1.000 anak yatim dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Kamis (12/3/2026), yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang dan BAZNAS Kabupaten Sampang. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa paket perlengkapan alat sekolah dan snack kepada seluruh anak yatim yang hadir. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata BAZNAS Jatim untuk memastikan anak-anak yatim memiliki sarana edukasi yang layak guna menunjang masa depan mereka. Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS di tingkat kabupaten/kota. "Kegiatan ini adalah wujud komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, khususnya BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yatim," ujarnya. Lebih lanjut, beliau mengungkapkan fakta istimewa bahwa dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim pada tahun ini. Sementara itu, mewakili Bupati Sampang, Ibu Evi Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian BAZNAS Jatim. Beliau berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, serta memberikan dorongan mental kepada anak-anak kita agar tetap giat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita di masa depan," tutur Ibu Evi. Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Majlillah dari Kementerian Agama Kabupaten Sampang. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, serta para Camat dan pendamping se-Kabupaten Sampang. Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menciptakan kemandirian dan keceriaan bagi anak-anak yatim di seluruh pelosok Jawa Timur.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, serta Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu (11/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan berupa 1.000 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis dengan nilai sekitar Rp150.000 per paket. Selain itu, para penerima manfaat juga mendapatkan santunan uang sebesar Rp200.000 yang merupakan hasil kolaborasi antara KKKS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. “Pada kegiatan ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik. “Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Ketua KKKS Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu, menambahkan bahwa santunan tersebut diberikan kepada sekitar 1.000 anak yatim yang berasal dari 19 kecamatan atau 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan uang dan perlengkapan sekolah, para anak yatim juga menerima paket konsumsi serta makanan ringan untuk berbuka puasa yang disediakan oleh KKKS Kabupaten Tulungagung.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadan BAZNAS Jatim Tiba di Mojokerto, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Safari Ramadan BAZNAS Jatim Tiba di Mojokerto, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim dalam rangka Safari Ramadan di Pendopo Graha Majatama Mojokerto, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kabupaten Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Octavian, Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto, jajaran Penggerak PKK, staf ahli bupati, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, para asisten perangkat daerah, kepala kantor instansi vertikal, pimpinan perbankan wilayah Mojokerto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, Waka I BAZNAS Jatim, KH. Masnuh, menyampaikan bahwa kegiatan santunan di Kabupaten Mojokerto merupakan titik ketujuh dari total 11 rangkaian Safari Ramadan santunan 1.000 anak yatim yang digelar BAZNAS Jatim di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. “Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak yatim agar mereka turut merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat sinergi antara BAZNAS provinsi, BAZNAS daerah, serta pemerintah kabupaten,” ujarnya. Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra, mengungkapkan rasa bahagianya dapat bersilaturahmi langsung dengan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menyelenggarakan kegiatan santunan ini. Menurutnya, berbagai program inovatif yang dihadirkan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim. Ia berharap perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak yatim dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena kegiatan santunan anak yatim ini dapat terselenggara dengan baik. Ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen dan cita-cita Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Kadis Kehutanan Jatim dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Jatim
Kadis Kehutanan Jatim dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Jatim
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Djumadi, M.Mt., bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Green Ramadan Dinas Kehutanan Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kadis Kehutanan Jatim hadir bersama jajaran pimpinan, di antaranya sekretaris dinas, para kepala bidang, kepala UPT, serta kepala cabang dinas. Penunaian zakat dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keteladanan ASN dalam menjalankan kewajiban agama sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Kadis Kehutanan Jatim, Dr. Ir. Djumadi, M.Mt., menyampaikan bahwa pembayaran zakat melalui BAZNAS Jatim merupakan kewajiban yang rutin ditunaikan setiap tahun oleh jajaran ASN di lingkungan dinas. Ia menuturkan bahwa sebelumnya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Kehutanan juga pernah memperoleh peringkat tertinggi dalam pengelolaan dan pengumpulan zakat. “Ini salah satu kewajiban zakat yang harus saya tunaikan. Setiap tahun kita rutin melaksanakannya, termasuk melalui UPZ kita yang beberapa waktu lalu mendapatkan peringkat paling tinggi,” ujarnya. Djumadi menambahkan bahwa optimalisasi zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan umat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Hal ini menjadi gerakan kita bagi seluruh karyawan Dinas Kehutanan agar setiap tahun semakin berkualitas dalam menunaikan kewajiban zakat, maupun dalam keseharian kita bersedekah dan berinfak," tambahnya. Ia juga menilai bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang dapat memperkuat solidaritas sosial dan membantu pembangunan masyarakat. “Jika pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara optimal, maka akan sangat membantu pembiayaan pembangunan sekaligus mempercepat kesejahteraan bagi masyarakat yang berhak menerima,” ungkapnya.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Kolaborasi BAZNAS Jatim–Magetan, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Kolaborasi BAZNAS Jatim–Magetan, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Magetan menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim yang berlangsung di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Kamis (5/3/2026). Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa BAZNAS menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 yang mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. “Sesuai instruksi Presiden, Aparatur Sipil Negara dianjurkan untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Kita juga patut bersyukur karena Indonesia termasuk dalam 25 negara paling dermawan di dunia, yang menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat dalam berbagi,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Kabupaten Magetan. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi para penerima. “Kami menghaturkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Kabupaten Magetan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Semoga bantuan yang diterima anak-anak semua dapat memberikan manfaat dan keberkahan. Kami juga mendoakan agar kalian menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, rajin belajar, serta mampu meraih cita-cita di masa depan," ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan, Drs. KH. Sumarno Abdul Azis dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Pada kegiatan ini kami menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim di Kabupaten Magetan yang terdiri dari 800 siswa Sekolah Dasar dan 200 siswa Sekolah Menengah Pertama. Selain santunan bagi anak yatim, pada kesempatan ini juga diberikan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah, khususnya marbot masjid, berupa perlindungan asuransi kesehatan bagi 180 orang,” ucapnya.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Dukung Kenyamanan Pemudik, BAZNAS Jatim Hadirkan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 300 Motor
Dukung Kenyamanan Pemudik, BAZNAS Jatim Hadirkan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 300 Motor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melalui program Z-Auto menggelar Servis & Ganti Oli Gratis bagi 300 sepeda motor milik pemudik, pengemudi ojek online, dan kurir yang tergolong mustahik pada 4–6 Maret 2026 di Halaman Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya. Hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta para mekanik dan penerima manfaat Program Servis & Ganti Oli Gratis Z-Auto. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Servis dan Ganti Oli Gratis serentak 5.000 motor se-Indonesia. Khusus di BAZNAS Jatim, sebanyak 300 motor mendapatkan layanan ganti oli gratis, pengecekan kelistrikan, rem, dan tekanan ban, serta edukasi perawatan kendaraan agar tetap aman dan prima digunakan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim menyampaikan rasa syukur karena kegiatan ini dapat terlaksana di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kiai Ali mendoakan seluruh pihak, termasuk para mekanik dan pengemudi ojek online, agar senantiasa diberi kesehatan hingga akhir Ramadan. “Alhamdulillah, hari ini sudah puasa ke-14. Mudah-mudahan kita semua sehat walafiat. Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, semoga sampai akhir Ramadan kita semua semakin sehat, termasuk bapak-bapak mekanik dan para pengemudi ojol,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa kuota 300 motor yang diterima BAZNAS Jawa Timur merupakan bagian dari rahmat Allah SWT yang patut disyukuri. “BAZNAS Jawa Timur mendapat jatah 300 motor. Ini bagian dari rahmat dan welas asih Gusti Allah kepada panjenengan melalui BAZNAS Jatim. Karena tidak semua bisa mendapatkan, maka ini perlu kita syukuri." tuturnya. Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap para pemudik, pengemudi ojek online, dan kurir dapat bekerja serta melakukan perjalanan dengan kendaraan yang lebih aman dan nyaman.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan di Jombang
BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan di Jombang
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jombang menggelar kegiatan Santunan 1.000 Yatim dalam rangka Safari Ramadhan di Masjid Agung Jombang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menebar keberkahan Ramadan serta memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Bupati Jombang Abah H. Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang beserta jajaran, Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Kapolres Jombang, Komandan Kodim 0814 Jombang, perwakilan Satuan Radar 222 Ploso di Kabuh, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, pimpinan dan jajaran Afco Group, serta Ketua LAZ se-Kabupaten Jombang. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa santunan yatim merupakan agenda rutin setiap Ramadan melalui Safari Ramadan. Pada tahun 2026 ini, BAZNAS Jatim menyalurkan santunan kepada 14.000 anak yatim se-Jawa Timur, termasuk 1.000 anak yatim di Kabupaten Jombang. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi dan kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW yang juga tumbuh sebagai seorang yatim. Sementara itu, Bupati Jombang menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jombang atas sinergi dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Ia juga menegaskan dukungannya terhadap Gerakan Jombang Berinfaq sebagai upaya bersama memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial demi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Kembali Gelar OASE di Gresik, Ajak 300 Anak Yatim Berbelanja Kebutuhan Lebaran
BAZNAS Jatim Kembali Gelar OASE di Gresik, Ajak 300 Anak Yatim Berbelanja Kebutuhan Lebaran
Program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) BAZNAS Jatim kembali digelar di Gresik dengan mengajak 300 anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran di Mall Ramayana, Ahad (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi anak yatim. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka I Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Turut hadir pula Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik, Plt. Kepala Kemenag Gresik, Ketua PKK Kabupaten Gresik, Ketua GOW Kabupaten Gresik, Ketua UPZ BAZNAS Petrokimia, Ketua Dharma Wanita Pemkab Gresik, Ketua Dharma Wanita Kemenag Gresik, Ketua HIPMI Kabupaten Gresik, Ketua IWAPI Jawa Timur, Ketua KADIN Kabupaten Gresik, serta jajaran terkait lainnya. Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. Ali Maschan Moesa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun di Gresik. Ke depan, bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, jumlah penerima manfaat direncanakan akan terus ditambah. “Ini kegiatan rutin. Bahkan pihak Gresik setiap tahun luar biasa konsisten. Ke depan, bersama Bapak Bupati, jumlah penerima santunan Insya Allah akan ditambah menjadi 500 anak yatim, bekerja sama dengan Petrokimia dan berbagai pihak. Mudah-mudahan Allah memberikan rezeki untuk anak-anak yatim,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, program ini telah berjalan selama tiga tahun dan terus mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat. “Alhamdulillah, ini adalah bentuk sinergi antara BAZNAS Kabupaten Gresik dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas dukungan dan perhatiannya. Insyaallah nanti akan kita tambah lagi jumlah anak yang menerima manfaat,” ungkapnya. Beliau menambahkan, sasaran program difokuskan pada wilayah-wilayah yang membutuhkan, terutama daerah sekitar kawasan industri. Pemerintah Kabupaten Gresik pun mengapresiasi perhatian dan dukungan yang terus diberikan BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Gresik.
BERITA01/03/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. "Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya. Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf. Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. “Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Hadir di Tengah Pemulihan Pascabencana, 1.000 Anak Yatim Probolinggo Terima Santunan dan Alat Sekolah
BAZNAS Jatim Hadir di Tengah Pemulihan Pascabencana, 1.000 Anak Yatim Probolinggo Terima Santunan dan Alat Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan santunan bagi 1000 anak yatim, Kamis (26/2/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan sinergi dalam pemulihan daerah pascabencana banjir. Kegiatan yang bertempat Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Dr. Muhammad Haris, M.Kes, Sekretaris Bakorwil V Jember Ibu Anistyo Anggraini, S.S., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Has, M.Pd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. Muhammad Zaki, M.Si., dan Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Hadir pula Jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Wasik Hanan, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Waka IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS Jatim merupakan bentuk dukungan penuh terhadap sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, terutama dalam menjalankan program-program kemaslahatan umat di tengah masa pemulihan pascabencana. “Atas nama pimpinan BAZNAS Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila dalam berkhidmat masih terdapat kekhilafan,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Kabupaten Probolinggo agar menjadi daerah yang maju, amanah, religius, serta tetap eksis dan berdaya saing. Kepada anak-anak yatim yang hadir, ia berpesan agar terus berdoa dan istiqamah dalam menuntut ilmu, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi bangsa yang cerdas dan membanggakan. Sementara itu, Bupati Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Probolinggo baru saja mengalami bencana alam yang mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat terus bersinergi untuk mempercepat proses pemulihan. Ia juga berpesan kepada para anak yatim untuk senantiasa memuliakan orang tua, khususnya ibu. “Nasab itu dari ayah, nasib itu dari ibu. Maka muliakan ibu kalian agar sukses dunia dan akhirat,” pesannya. Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mewujudkan visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis, dan Berdaya Saing). Ucapan terima kasih disampaikan kepada keluarga besar BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan santunan ini, serta memastikan bahwa bantuan yang dihimpun akan disalurkan sesuai amanah dan tepat sasaran. Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo menjelaskan bahwa anak-anak yatim yang hadir berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, masing-masing diwakili 40 anak. Ia berharap berbagai program sosial, termasuk permohonan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat segera direalisasikan. “Kami rutin menyantuni anak yatim setiap bulan Muharram di Kabupaten Probolinggo. Untuk kegiatan ini, bantuan transportasi dari BAZNAS Jawa Timur sebesar Rp25.000 per anak akan kami tambahkan khusus bagi kecamatan yang lokasinya jauh dari titik acara, seperti Kecamatan Dringu dan Kecamatan Tegal Siwalan,” jelasnya.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Ramadan Berkah, BAZNAS Jatim Beri Santunan dan Alat Sekolah bagi 1.000 Anak Yatim di Lumajang
Ramadan Berkah, BAZNAS Jatim Beri Santunan dan Alat Sekolah bagi 1.000 Anak Yatim di Lumajang
Dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim di Pendopo Aryawiraraja, Kabupaten Lumajang, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Drm KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh MA., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang HM. Nur Sjahid beserta jajaran, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, jajaran Forkopimda Lumajang, Kepala Kemenag Kabupaten Lumajang, serta Ketua MUI Kabupaten Lumajang. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. Ali Maschan Moesa, menyapa anak-anak dengan penuh kehangatan. Ia menanyakan kesiapan mereka dalam menjalankan ibadah puasa dan mengingatkan pentingnya mencintai anak yatim sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW. “Kalau kita cinta kepada anak yatim, berarti kita cinta Rasulullah SAW, karena beliau juga seorang anak yatim,” tuturnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lumajang dan jajaran BAZNAS Lumajang atas sinergi yang terbangun. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan terus berlanjut dan semakin memperkuat pengumpulan zakat di bawah kepemimpinan Bupati Lumajang demi kemaslahatan umat. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyemangati anak-anak yatim yang hadir dengan penuh keakraban. Ia menyapa dan berdialog langsung, memastikan semangat mereka dalam menjalani puasa serta kebahagiaan menerima bantuan. “Anak-anaknya Bunda tetap semangat. Mudah-mudahan kalian nanti menjadi calon pemimpin bangsa yang hebat, tangguh, dan berakhlakul karimah,” pesannya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Lumajang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Sebanyak 1.000 anak yatim menerima santunan pada hari itu, yang diharapkan menjadi berkah dan catatan kebaikan bagi BAZNAS serta para muzaki. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang, HM. Nur Sjahid, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. “Pagi hari ini kita mendapatkan nikmat yang luar biasa, yaitu bisa hadir dalam rangka santunan 1.000 anak yatim,” ujarnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas kolaborasi yang terjalin bersama BAZNAS Lumajang. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan berupa tas sekolah beserta perlengkapannya, sementara BAZNAS Lumajang menyalurkan santunan dalam bentuk uang tunai masing-masing sebesar Rp200 ribu kepada setiap anak yatim dhuafa.
BERITA25/02/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan 2026, BAZNAS Jatim Santuni 1.090 Anak Yatim di Pacitan
Safari Ramadhan 2026, BAZNAS Jatim Santuni 1.090 Anak Yatim di Pacitan
Sebanyak 1.090 anak yatim dhuafa menerima santunan dan paket tas sekolah dalam kegiatan Safari Ramadhan yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Pacitan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan pendidikan anak yatim di wilayah tersebut. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan pimpinan lembaga, di antaranya Kepala Bakorwil I Madiun R. Heru Wahono Santoso, pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Wakil Ketua II KH. Ahsanul Haq, Ketua BAZNAS Pacitan Shodiq Suja'ba, serta Wakil Bupati Pacitan Gagarin bersama jajaran Forkopimda lainnya. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan berupa 1.090 paket tas sekolah lengkap dengan alat tulis, serta bantuan transportasi bagi anak yatim dengan total nilai Rp 27.250.000. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Pacitan menyalurkan santunan sebesar Rp 175.000 per anak kepada 1.000 anak yatim dengan total Rp 175.000.000. Selain itu, santunan khusus juga diberikan kepada 90 anak yatim binaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Cabang Dinas Pendidikan Pacitan, masing-masing sebesar Rp 200.000 per anak. Ketua BAZNAS Pacitan menyampaikan bahwa jumlah anak yatim di Kabupaten Pacitan saat ini mencapai sekitar 2.200 anak. Dengan tersalurkannya bantuan kepada 1.090 anak dalam kegiatan ini, berarti sekitar separuh dari total anak yatim di wilayah tersebut telah menerima perhatian dan bantuan secara langsung. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan BAZNAS Jawa Timur yang direncanakan berlangsung di 11 titik wilayah. Pacitan menjadi titik kedua dalam rangkaian tersebut, dengan tujuan memberikan kebahagiaan serta mendukung kebutuhan pendidikan anak yatim melalui pemberian tas sekolah baru yang layak. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim dhuafa agar mereka dapat menjalani pendidikan dan kehidupan dengan lebih baik.
BERITA25/02/2026 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →