Berita Terbaru

Waka II BAZNAS Jatim Berharap Program Pendistribusian Lebih Merata & Tepat Sasaran di 2023
Pada momen BIMTEK RKAT 2023 BAZNAS Se-Jatim yang digelar 28-30 November di Surabaya, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, menyampaikan harapannya agar program-program pendistribusian BAZNAS Jatim lebih merata dan tepat sasaran di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Menurut Wakil Ketua yang menangani bidang pendistribusian dan pendayagunaan tersebut, beberapa program pendistribusian seperti program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) masih belum merata di wilayah Jawa Timur.
“Kita berharap Program SKSS bisa merata di seluruh Jawa Timur. Saya tidak ingin program SKSS ini hanya tertumpu pada 1 atau 2 daerah saja”, ujar Kyai Ahsan.
“Di 2022 yang masih kita lalui ini sudah ada pemerataan. Nah, 2023 yang akan datang kita berharap lebih merata lagi di seluruh Jawa Timur”.
“Bagaimana kriteria dan caranya? Panjenengan bisa mengajukan 1 perguruan tinggi swasta, cari mahasiswa yang sangat membutuhkan sebanyak maksimal 5 orang. Utamakan mereka yang masih semester 1 atau semester 2. Karena bantuan kita selama 8 semester atau 4 tahun, sampai mereka lulus S1”, terangnya.
Lebih lanjut, Kyai Ahsan mengatakan agar perguruan tinggi yang sudah mendapatkan bantuan SKSS tahun ini supaya dialihkan ke perguruan tinggi lainnya di tahun depan agar terjadi pemerataan.
“Agar supaya merata, perguruan tinggi yang di tahun 2022 sudah mendapatkan bantuan maka tahun 2023 dialihkan ke perguruan tinggi lain meskipun 1 kota”, katanya.
“Akan tetapi yang perguruan tinggi 2022 mendapat SKSS tetap kita bantu sampai lulus”.
“Jadi unsur pemerataan ini penting karena dana yang kita miliki dari masyarakat untuk kembali lagi ke masyarakat”, jelasnya.
Selain itu, Kyai Ahsanul Haq juga menekankan pentingnya pengajuan bantuan yang sesuai kriteria agar pendistribusian menjadi tepat sasaran, yang dalam hal ini yaitu program santunan fakir.
“Dari program fakir kita masih tetap sama, seperti tahun ini masing-masing kita santuni mereka Rp 600.000 seumur hidup asalkan dengan kriteria yang sudah kita sepakati bersama yaitu hidup sebatang kara. Tidak punya anak, tidak punya saudara, hidup sebatang kara. Usia di atas 60 tahun, hidup numpang pada orang sekitar”, ungkapnya.
“Yang perlu diperhatikan ketika mengajukan yaitu betul-betul sesuai kriteria, karena suatu saat dari BAZNAS jatim akan turun ke lokasi alamat yang ada fakirnya. Kalau tidak sesuai pasti kita cabut”, tegasnya.
Waka II tersebut juga membahas program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang menurutnya masih belum terserap secara maksimal.
“Program kita di 2022 untuk rumah tidak layak huni kita menyiapkan 1001 untuk seluruh Jawa Timur. Yang terserap untuk seluruh kabupaten/kota di Jatim baru kurang lebih 750 rumah, masih ada sisa”.
"Artinya bagi kabupaten/kota yang belum mengajukan tahap 2, monggo saja. Tapi yang sudah 2x usahakan memberikan kesempatan kepada kab/kota lain”, ujar Kyai Ahsan.
Maka dari itu, pada tahun 2023 mendatang program RUTILAHU pagunya akan diturunkan namun nominal rupiahnya bertambah.
“Nilai untuk 2022 masih Rp 12.500.000 per rumah. Berkaca pada tahun ini di mana serapannya hanya 750 rumah, maka di tahun 2023 pagu kita turunkan menjadi 700 rumah akan tetapi angka rupiahnya kita naikkan menjadi Rp 15.000.000 per rumah”, terangnya.
Sebelum mengakhiri pembicaraan, Kyai Ahsan juga menyampaikan terkait penyesuaian program antara BAZNAS pusat dan BAZNAS daerah.
“Yang perlu saya sampaikan lagi agar supaya ada penyesuaian program antara BAZNAS daerah dengan BAZNAS pusat terkait dengan nama. Kalau ada yang mirip-mirip monggo disamakan saja”.
“Semisal di BAZNAS Jatim bedah rumah, sementara di pusat RUTILAHU, ya monggo saja kita mengikuti pusat RUTILAHU. Agar supaya dari pusat, provinsi, dan daerah nyambung. Kalau memang namanya mirip-mirip ya sudah kita samakan saja”.
Terakhir, beliau mengajak tiap-tiap BAZNAS daerah untuk berinovasi demi kemajuan bersama.
“Monggo berinovasi, berkreasi, kita harapkan dari BAZNAS masing-masing daerah ini punya inovasi-inovasi yang kuat agar supaya lebih maju, dari kita saling berlomba-lomba untuk memajukan BAZNAS masing-masing kota”, tutupnya.
BERITA05/12/2022 | IT Baznas Jatim

BIMTEK RKAT 2023, Direktur Perencanaan ZIS-DSKL BAZNAS RI Tekankan Pentingnya Perencanaan Yang Baik
Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag, MH., menekankan pentingnya perencanaan yang baik demi terciptanya tata kelola zakat yang baik. Hal itu beliau sampaikan dalam pidatonya di acara BIMTEK RKAT 2023 BAZNAS Se-Jawa Timur di Hotel Santika Premiere, 28-30 November 2022.
“Begitu penting perencanaan sebab perencanaan akan menggambarkan pengelolaan zakat kita baik atau tidak”, ujar Ahmad Hambali.
“Di dalam perencanaan harus ada data. Misalkan terjadi pertumbuhan pengumpulan zakat dalam satu tahun, maka pertumbuhan tersebut dijadikan data. Berarti berapa pertumbuhan rata-rata per tahun, ada data potensi zakat, ada riset-riset, dan lain-lain”, jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Ahmad Hambali mengatakan BAZNAS sebagai ‘tangan kanan’ Presiden di dalam pengelolaan zakat harus meningkatkan kualitas pengelolaan zakatnya.
“BAZNAS adalah tangan kanan Presiden di dalam pengelolaan zakat. Visi BAZNAS sebagai lembaga utama penyejahtera umat tidak akan tercapai kalau kita tidak meningkatkan kualitas pengelolaan zakat kita sebagai lembaga utama”, ungkapnya.
Di dalam materinya, Dr. Ahmad Hambali menyebut ada tiga faktor yang membuat pengelolaan semakin baik yaitu: (1) Dampak program penyaluran semakin besar, (2) Rasio penyaluran semakin tinggi, dan (3) Operasional amil cukup dari bagian Amil.
Hal ini berkaitan dengan sinergitas antara pengumpulan dan pendistribusian, bagaimana distribusi berpengaruh untuk meningkatkan pengumpulan dan sebaliknya.
“Kita harus mendorong segala program yang punya daya dobrak atau mengerek pengumpulan”.
“Semakin besar pengumpulan, semakin besar alokasi anggaran untuk penyaluran dan operasional”, tuturnya.
Dalam penutupnya, Dr. Ahmad Hambali menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah mempunyai target untuk memastikan setiap mustahik dapat berubah hidupnya.
“BAZNAS dibentuk pemerintah untuk menghilangkan penyaluran yang tidak efektif dan efisien. Kita punya target maksimal 2 tahun, kalau bapak berzakat di BAZNAS kami punya kewajiban untuk memastikan mereka tidak meminta-minta lagi”.
“Jadi kalau orang-orang kaya berpuluh-puluh tahun memberi zakat secara langsung tapi tidak mengubah orang yang diberi, tapi BAZNAS punya kewajiban dalam 2 tahun orang-orang yang diberi itu bisa berubah”.
“Kita punya dua cara, yang pertama memberi makan dan yang kedua memberi kail. Memberi makan itu distribusi, memberi kail itu pendayagunaan. Bagaimana caranya orang miskin yang tadinya meminta-minta kemudian paling tidak dia bisa menghidupi diri sendiri. Syukur-syukur dia bisa berinfaq bahkan berzakat”, tutupnya.
BERITA03/12/2022 | IT Baznas Jatim

Penguatan Sistem Perencanaan ZIS dan DSKL, BAZNAS Jatim Gelar BIMTEK RKAT 2023
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk tahun 2023 di Hotel Santika Premiere, Surabaya, 28-30 November 2022.
Kegiatan ini dihadiri oleh 81 peserta perwakilan dari 38 BAZNAS Kota dan Kabupaten se-Jatim.
“RKAT itu sama dengan kalau yang di pemerintahan disebut APBD. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan untuk tahun 2023. Kira-kira berapa sanggupnya pengumpulan, untuk menghimpun zakat, di tahun yang akan datang, untuk seluruh kabupaten/kota, besarannya sudah kita sepakati kemarin”, ujar Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM.
Kyai Roziqi mengatakan pentingnya penyusunan RKAT yang sesuai syar’i dan juga kolaborasi BAZNAS dengan pemerintah setempat.
“Nah, sekarang kita susun ini, berapa pengumpulan, kemudian didistribusikan kemana saja, harus sesuai dengan syar’i alias sesuai dengan ajaran agama. Dan ini nanti kita kolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk BAZNAS provinsi, untuk BAZNAS kabupaten/kota kolaborasinya dengan pemerintah kabupaten/kota”, katanya.
Lebih lanjut, beliau memaparkan target pengumpulan untuk tahun depan serta pendistribusian dan pendayagunaan zakat ke arah ekonomi produktif sehingga Mustahik dapat naik kelas menjadi Muzakki.
“Targetnya itu naiknya minimal rata-rata 10%, syukur-syukur kalau lebih dari 10%. Nah untuk distribusinya tentunya kita harus kembali ke ajaran agama. Ke orang fakir, orang miskin, orang lemah, dan pemberdayaan jadi tidak hanya konsumtif tapi juga untuk tahun 2023 kita arahnya yang paling banyak ke arah ekonomi yang bersifat produktif”.
“Jadi kita berikan zakat supaya usaha, barangkali bisa untuk menyambung hidup jadi lebih baik untuk hari-hari berikutnya. Kalau istilah di agamanya yang menerima itu Mustahik supaya nanti kalau sudah sukses menjadi pemberi namanya Muzakki”, paparnya.
Dengan adanya BIMTEK RKAT ini, BAZNAS se-Jatim akan memasuki era digitalisasi sehingga lebih transparan karena dapat diakses masyarakat umum.
“Nanti ini kan dipandu, karena membuat RKAT ini bukan manual seperti dulu tapi sudah digitalisasi. Jadi ya pakai SIMBA, nanti ada pembimbing dari Jakarta. Jadi nanti apa yang sudah dirumuskan kemudian disahkan itu bisa diakses oleh BAZNAS Pusat, Jawa Timur, kemudian Kabupaten/Kota”.
“Masyarakat nanti bisa mengakses kalau sudah bisa tahu webnya. Jadi hari ini ada RKAT, atau minggu depan, minggu berikutnya, bisa melihat pengumpulannya berapa kemudian didistribusikan kemana saja. Itulah transparansi dalam hal ini kita sudah memasuki dunia digitalisasi”, ungkapnya.
Kyai Roziqi berharap penghimpunan dan pendistribusian zakat tahun depan menjadi lebih maksimal sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat miskin di Jawa Timur.
“Harapannya ke depan mudah-mudahan baznas kabupaten/kota & provinsi penghimpunannya jadi lebih banyak, distribusinya menjadi lebih tepat sasaran, terutama untuk kesejahteraan masyarakat jawa timur yang dhuafa, yang fakir, yang miskin”, ucapnya.
Sebagai penutup, Kyai Roziqi berpesan kepada masyarakat yang masuk golongan wajib zakat untuk berzakat melalui BAZNAS.
“Pesan-pesan kami kepada masyarakat yang kaya kalau bayar zakat tidak usah dibagi-bagi sendiri, serahkan ke BAZNAS, insya allah itu menjadi lebih manfaat, dan mudah-mudahan baznas semakin hari semakin memperoleh kepercayaan masyarakat”, tutupnya.
Melalui BIMTEK RKAT ini, diharapkan pengelolaan zakat semakin efektif dan efisien sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan mustahik dan mengentaskan kemiskinan melalui program-program yang telah disiapkan.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si, Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, MM, Asisten III Sekdaprov Jatim Dr. H. Akh. Jazuli, SH., M.Si, Direktur Perencanaan BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag, MH., dan tim narasumber BIMTEK RKAT 2023 dari Baznas RI.
BERITA29/11/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS Jatim Serahkan Bantuan dan Program Balai Ternak Kambing di Ponorogo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyerahkan bantuan sekaligus Program Pemberdayaan Balai Ternak Kambing di Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/11/2022).
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi M.M., Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko S.E., Wakil Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita S.H., Ketua BAZNAS Kab. Ponorogo KH. Kholid Ali Husni S.Ag. M.Pd., Wakil DPRD Kab. Ponorogo, Kepala UPD Kab. Ponorogo, Kabag Kesra Pemkab Ponorogo, Kepala Dinas Pertanian Kab. Ponorogo, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Ponorogo, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Ponorogo, Kepala Kementerian Agama Kab. Ponorogo, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kab. Ponorogo.
Penyerahan bantuan oleh BAZNAS di antaranya yaitu bantuan PROPERTI (Program Perbaikan Rumah Tinggal) untuk 15 unit rumah sebesar Rp 187.500.000, Program Pemberdayaan Ternak Kambing sebanyak 30 ekor kambing, bantuan Plesterisasi Rumah sebesar Rp 50.000.000, bantuan Biaya Pendidikan, bantuan Modal Usaha, bantuan Santunan Dhuafa Seumur Hidup, dan Program Kemitraan Pendayagunaan ZIS Pertanian Dua Gapoktan sebesar Rp 100.000.000.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka zakat produktif. Kemudian para dhuafa yang mendapatkan manfaat ini bergerak di bidang peternakan, terutama ternak kambing. Dengan demikian supaya mereka mempunyai penghasilan yang lebih layak setelah kita berikan zakat produktif berupa kambing ternak”, ujar Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, M.M. terkait Program Pemberdayaan Balai Ternak Kambing.
Kyai Roziqi berharap program ini dapat memberikan dampak ekonomi sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada mustahik.
“Mudah-mudahan dalam satu tahun kambingnya bisa dua kali beranak, sehingga nanti dalam tempo 2-3 tahun ada perubahan dari sisi ekonomi. Kemudian bisa lebih sejahtera daripada sebelumnya”.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang turut andil dalam mengangkat ekonomi para mustahik.
"BAZNAS ini sekarang luar biasa inovasinya. Banyak yang dilakukan. Di samping bantuan-bantuan, kemarin program plesterisasi rumah penduduk bersama pemkab sudah hampir 1.000 rumah kurang lebih. Pada tahun 2023 sampai 2024 saya berharap tidak ada lagi rumah warga miskin yang tidak diplester”.
Lebih lanjut, Bupati Ponorogo juga mengingatkan akan pentingnya berzakat demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat.
“Zakat ini bukan hak kita lho. Jangan salah, gaji itu sekian persen adalah haknya orang yang wajib menerima hak. Jadi harus diberikan kesadaran. Fungsinya untuk berbagi seperti ini, sehingga keren. Kalau gotong royong seperti saya pikir membangun itu keren dan kolaboratif yang indah. Demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan rakyat Ponorogo”, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo KH. Kholid Ali Husni S.Ag. M.Pd. mengucapkan terima kasih atas bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
“Saya sangat berterimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada BAZNAS Jawa Timur yang telah mendistribusikan program-programnya di Kabupaten Ponorogo yang itu sangat bermanfaat untuk para mustahik yang ada di Kabupaten Ponorogo”.
“Harapannya ke depan, Ponorogo sangat membutuhkan support dari beberapa program BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dan tentunya semua itu demi kemaslahatan dan kepentingan bersama yaitu mengentaskan kemiskinan meskipun tidak mungkin semuanya bisa dientaskan”, tutupnya.
BERITA23/11/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS Jatim Bersama Klinik Al-Ikhlas Gelar Pengobatan Gratis di Desa Klepu Ponorogo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Jawa Timur memberikan layanan pengobatan gratis bagi mustahik di Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/11/2022).
Acara yang bertempat di Masjid Al-Hidayah Desa Klepu tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyerahan bantuan oleh BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kabupaten Ponorogo.
Sebanyak 170 orang mustahik mendapatkan layanan pengobatan gratis oleh tim perawat dari Klinik Al-Ikhlas binaan BAZNAS Jatim serta tim dokter dan perawat dari Puskesmas Sooko Ponorogo.
Tak hanya itu, BAZNAS juga membagikan paket sembako kepada para pasien yang hadir.
BERITA23/11/2022 | IT Baznas Jatim

Gelar Bakti Sosial, BAZNAS Jatim Beri Pengobatan Gratis Dan Sembako
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Jawa Timur memberi layanan pengobatan gratis dan pembagian sembako dalam rangka bakti sosial di Masjid Wali Songo, Dusun Gumungan, Desa Gemangan, Kec. Tanjunganom, Kab. Nganjuk, Sabtu (5/11/2022).
Desa Gemangan dipilih sebagai lokasi kegiatan baksos dikarenakan banyaknya warga jompo yang tinggal di desa tersebut
Layanan pengobatan gratis diberikan oleh tim dokter dan perawat dari Klinik Al-Ikhlas binaan BAZNAS Jatim. Selain itu, BAZNAS Jatim juga membagikan sebanyak 200 paket sembako kepada masyarakat setempat yang hadir.
Dr. Fakhrul Anam, perwakilan tim dokter Klinik Al-Ikhlas seusai acara memberikan tanggapan sekaligus harapannya terkait acara baksos ini.
“Alhamdulillah masyarakat Desa Demangan sangat antusias. Jadi harapan kami, kalau bisa acara baksos ini bisa dilakukan di daerah-daerah lain”, ujar Dr. Fahrul Anam.
Sementara itu, Siswanto S.Pd, sekretaris Masjid Wali Songo sekaligus ketua panitia baksos mengungkapkan terima kasih kepada BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah menyenggarakan (acara baksos), sebagai wujud untuk berbagi kepada sesama melalui pengobatan gratis dan pembagian sembako. Semoga apa yang diberikan oleh BAZNAS bisa bermanfaat bagi kami semua. Semoga agenda seperti ini bisa terlaksana setiap tahun”, ungkapnya.
BERITA05/11/2022 | IT Baznas Jatim

Tanggulangi Stunting Gubernur bersama BAZNAS Jatim Serahkan Bantuan kepada 77 Ibu Hamil
Sidoarjo-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan kepada 77 Ibu Hamil Program Penanggulangan Stunting pada acara pawai “VW & Vespa” Dalam Rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022).
Bertempat di Pendopo Sidoarjo, penyerahan Bantuan Ibu hamil dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati sidoarjo H.Ahmad Muhdlor Ali serta ketua VW & vespa nasional, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menyambut baik kegiatan tersebut. Pasalnya kegiatan itu tidak hanya diisi kontes VW dan vespa saja. Namun ada kegiatan sosial berupa upacara mitoni kepada 77 wanita hamil yang juga ikut digelar. Tradisi syukuran adat Jawa 7 bulan kehamilan tersebut diisi acara doa bersama, pemberian perlengkapan hamil, Sembako serta santunan.
“Ini adalah kegiatan yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur dalam rangkaian Hari Jadi Jawa Timur ke 77, semoga dengan kegiatan ini menjadi satu arah besar bahwa beliau punya atensi lebih pada kesehatan ibu hamil, isu stunting, isu gizi serta generasi mendatang harus menjadi generasi yang kuat generasi yang tangguh berguna bagi bangsa negara dan agama,”ucapnya.
Sebanyak 77 ibu hamil mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 250.000 Untuk tambahan gizi (Program anti Stunting).
BERITA31/10/2022 | Distribusi Baznas Jatim

Rayakan Hari Jadi Provinsi ke 77 BAZNAS Jatim bersama Bakorwil Malang Bagikan Zakat Produktif
Malang-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro pada momen peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di kantor Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur III (BAKORWIL III) pada Ahad (30/10/2022).
Secara simbolis, penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Wakil Ketua I Baznas Jatim Prof. Dr. H. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Bakorwil III Malang Budi Sarwoto, beserta jajaran Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir.
“Kami BAZNAS Jawa Timur membagikan bantuan kepada 100 orang pelaku usaha ultra mikro, per orang mendapatkan Rp 500.000. Mudah-mudahan ini bisa diterima dengan baik dan mudah-mudahan bapak ibu yang menerima bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya”, ujar Wakil Ketua Baznas Jatim Prof. Ali Maschan.
Lebih dari itu, Prof. Ali mengungkapkan rasa bangga karena provinsi Jawa Timur menjadi provinsi paling bahagia menurut BPS.
“Provinsi Jawa Timur di bawah Ibu Gubernur sudah banyak prestasi, tapi yang paling membanggakan menurut saya adalah ketika dari seluruh provinsi, yang paling bahagia adalah provinsi Jawa Timur. Biasanya BPS (Badan Pusat Statistik) hanya mengarah ke IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tetapi tahun ini dikroscek dengan Indeks Kebahagiaan. Yang paling bahagia bukan Yogyakarta tetapi Jawa Timur”, jelas Prof. Ali.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapan akan terjadinya pemerataan ekonomi di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur.
“Hari ini sebetulnya bagian dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-77. Untuk itu, kita ingin bahwa kekayaan tidak hanya di Surabaya, tetapi merata di seluruh kota/kabupaten dan dikoordinir oleh masing-masing kepala wilayah”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Adhy Karyono menyatakan bahwa perekonomian Jawa Timur sudah pulih pasca pandemi.
“Dalam rangka ulang tahun Provinsi Jawa Timur yang bertema Jatim Bangkit, yang pertama bangkit dari pemulihan ekonomi. Kita pastikan semua surveyor, semua pemerintah yang di pusat menyatakan Jawa Timur sudah bisa mendongkrak ekonominya, sudah pulih”, lanjutnya Sekdaprov Jatim tersebut juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Jawa Timur dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid-19.
“Yang kedua, kami mencoba untuk bagaimana membuat kesempatan-kesempatan kerja yang baru, salah satunya tadi ketika dikelola dengan BAZNAS. Di mana ada tampak Ibu Gubernur menyerahkan bantuan, maka di situlah ada BAZNAS”, ucapnya. Selain pendistribusian zakat produktif kepada 100 pelaku usaha ultramikro, BAZNAS Jatim juga memberikan kebahagiaan kepada 10 anak yatim dengan memberi santunan dan paket tas berisi perlengkapan sekolah.
BERITA30/10/2022 | IT Baznas Jatim

Bupati Madiun Bapak H.Ahmad Dawami Ragil Saputro menyerahkan bantuan modal usaha (zakat produktif) kepada pelaku usaha ultramikro di NU Center Madiun
Madiun-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim salurkan zakat produktif kepada 50 pelaku usaha ultra mikro binaan Muslimat di Kabupaten Madiun pada hari Jum'at (28/10).
Bantuan sebesar Rp Rp500.000,-/mustahik diberikan kepada pelaku usaha ultramikro bersamaan dengan acara pelantikan pengurus Cabang Muslimat NU Kab. Madiun di NU Center, Munggut, Wungu, Madiun. Bantuan Zakat Produktif tersebut sebagai tambahan modal sekaligus untuk membentengi pelaku usaha ultramikro dari jeratan renternir yang sangat merugikan .
Mewakili Gubernur Jawa Timur, Bupati Madiun mengungkapkan bahwa bantuan Zakat Produktif dari BAZNAS Jatim diharapankan dapat memberikan manfaat dan keberkahan rezeki bagi pelaku usaha ultra mikro.
"Perlu saya sampaikan bahwa bantuan ini dari BAZNAS Jatim, seharusnya diberikan oleh Ibu Gubernur tapi tadi beliau minta saya untuk menyerahkan karena saat yang sama beliau harus ke Pacitan untuk meninjau relokasi tanah longsor di Pacitan, mudah-mudahan bermanfaat dan membawa keberkahan. Amiin "
Secara terpisah ketua cabang muslimat kab. Madiun Arina Manasikana, S.Pd.I menyampaikan sangat berterimakasih atas bantuan modal dari BAZNAS Jatim kepada para pelaku Usaha ultra mikro binaan muslimat.
Hal ini sangat membantu para pelaku usaha ultramikro karena semasa pandemi usaha mereka sangat terpuruk bahkan ada yang gulung tikar.
"Kami sangat berterimakasih kepada BAZNAS Jatim atas bantuan modal ini, mereka (pelaku usaha ultra mikro) kami datangkan dari pelosok-pelosok di pegunungan, saya kalau mengingat mereka dikala covid rasanya sangat trenyuh sampai meneteskan air mata karena menyaksikan usaha mereka tidak jalan, jualan mereka tidak ada yang beli, sekali lagi terimakasih BAZNAS Jatim... "
Pada acara tersebut, BAZNAS Jawa Timur juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk 10 anak yatim.
BERITA28/10/2022 | IT Baznas Jatim

Peduli Kesehatan Rakyat Kecil, BAZNAS Jatim Adakan Pengobatan Gratis di Desa Ketajen
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Klinik Al-Ikhlas mengadakan program pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di Pendopo Kantor Kepala Desa Ketajen, kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Senin (17/10/2022).
Program pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Jatim terhadap kesehatan masyarakat miskin di wilayah Desa Ketajen. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS dan Klinik Al-Ikhlas dibantu oleh jajaran Staff Kantor Kepala Desa Ketajen.
Sebanyak total 200 orang fakir miskin mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat dari tim dokter dan perawat Klinik Al-Ikhlas milik BAZNAS Jatim dan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Setelah mendapat layanan kesehatan, para dhuafa menerima bantuan sembako dari BAZNAS.
Secara simbolis bantuan sembako tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., serta Sekretaris Desa Ketajen Nanang Qosim.
Dalam sambutannya, Kyai Roziqi berharap program pengobatan gratis ini bisa diselenggarakan secara rutin.
“Kalau bisa program pengobatan ini tidak hanya satu kali ini saja. Kalau bisa diadakan satu bulan sekali itu bagus”, ucapnya.
Kyai Roziqi juga mengucapkan terima kasih kepada klinik Al-Ikhlas yang telah membantu terselenggaranya program ini.
“Kepada klinik Al-Ikhlas, saya menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya sehingga bisa terlaksana program pengobatan gratis hari ini. Mungkin yang masih kurang sehat, panjenengan bisa datang ke klinik Al-Ikhlas di Kanwil Kemenag Jatim”
Sebagai penutup, Kyai Roziqi mendoakan keberkahan program ini dan mendoakan kebaikan bagi para peserta yang hadir.
“Semoga pelaksanaan pengobatan gratis dan pembagian sembako mendapatkan barokah dari Allah SWT. Semoga panjenengan diberi umur panjang dan barokah. Semoga panjenengan diberi rezeki yang lapang. Semoga panjenengan sehat dan ibadahnya tambah kenceng. Semoga panjenengan semua diberi keselamatan di dunia dan akhirat”, tutupnya.
Sebelum meninggalkan lokasi acara, Kyai Roziqi menyempatkan diri untuk mengobrol dengan para pasien yang sedang diperiksa kesehatannya oleh tim dokter dan perawat.
BERITA19/10/2022 | Distribusi Baznas Jatim

Gubernur Jatim bersama BAZNAS Jatim Serahkan Zakat Produktif Kepada 100 Pelaku Usaha Ultra Mikro di Kota Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 100 orang Pelaku Usaha Ultra Mikro pada acara “Reuni Akbar Alumni Haji Al-Hikam” yang diselenggarakan di Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Ahad (16/10/2022).
Bertempat di Auditorium Tholhah Hasan UNISMA, penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua BAZNAS Jatim Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., Pembina Ikatan Alumni Haji Al-Hikam Hj. Mutammimah Hasyim, beserta jajaran pengurus KBIH Al-Hikam Malang.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa zakat produktif ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada para Muzakki.
“Kepada mereka para pelaku usaha ultra mikro, sebagai bagian pertanggungjawaban dari Badan Amil Zakat Jawa Timur kepada para Muzakki. Kami berkeliling untuk mentasarufkan zakat dari para muzakki supaya bisa menjadikan bantalan ekonomi. Meskipun sedikit mudah-mudahan manfaat barokah, aamiin”, ungkapnya.
Masing-masing pelaku usaha ultra mikro tersebut mendapatkan bantuan zakat produktif berupa modal usaha sebesar Rp 500.000
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang ibu hamil dan 40 anak yatim piatu yang juga menerima bantuan perlengkapan sekolah.
BERITA18/10/2022 | IT Baznas Jatim

Peringatan Maulid Nabi di Kampung Sidonipah Surabaya BAZNAS Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Salurkan Bantuan
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyerahkan santunan, beasiswa dan zakat produktif kepada warga kampung Sidonipah, Surabaya, Sabtu (15/10/2022).
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarkan warga jalan Sidonipah gang 5, kecamatan Simokerto, Surabaya, diisi dengan penyerahan bantuan di antaranya santunan untuk anak yatim dan dhuafa, pemberian beasiswa untuk siswa/siswi SLTP dan SLTA, serta modal usaha untuk pelaku usaha ultra mikro.
Penyerahan bantuan dari BAZNAS Jatim tersebut dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Ketua dan Sekretaris PC Muslimat Surabaya, Kepala Dinas Koperasi Jawa Timur, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur.
Adapun penerima bantuan beasiswa yaitu 25 siswa/siswi SLTP yang masing-masing memperoleh bantuan Rp 500.000, dan 25 siswa/siswi SLTA yang masing-masing memperoleh bantuan Rp 1.000.000. Kemudian, untuk penerima bantuan zakat produktif yaitu terdiri dari 50 orang pedagang kecil yang masing-masing memperoleh modal usaha sebesar Rp 500.000 per orang. Selain itu, ada juga bantuan uang santunan dan perlengkapan sekolah untuk 10 anak yatim.
“Hanya Rp 500.000 per orang, zakat untuk mereka yang punya usaha. Harapannya, meskipun kecil, bisa memberikan manfaat dan keberkahan, rezekinya diluaskan oleh Allah SWT”, ujar Gubernur Khofifah.
Lebih lanjut, Bu Khofifah memanjatkan doa dan harapannya untuk Jawa Timur yang lebih baik lagi ke depannya.
“Mohon doanya, mudah-mudahan provinsi Jawa Timur semuanya bisa bekerja dengan baik. Bisa mengantarkan masyarakat supaya hidupnya lebih makmur lebih sejahtera. Mudah-mudahan kami semua bisa menjalankan amanah, kompak, dan bisa membawa kemajuan Jawa Timur”, tuturnya.
Acara pun ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ibu Gubernur. Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur Khofifah menyempatkan diri untuk berfoto bersama para warga Sidonipah.
BERITA18/10/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS JATIM Menyerahkan Zakat Produktif Ultra Mikro pada Acara HUT TNI di MAKODAM Brawijaya Surabaya
Surabaya-Pada acara HUT TNI di MAKODAM Brawijaya Surabaya, Ketua BAZNAS Jatim Bpk.KH Roziqi beserta Gubernur Jatim Ibu Hj.Khofifah Indar Parawansa turut hadir mengikuti serangkaian acara serta berkegiatan menyerahkan Zakat Produktif Ultra mikro kepada 500 mustahiq.
Masing-masing mustahiq menerima zakat produktif berupa uang tunai Rp.500.000 yang diharapkan dapat bermanfaat untuk mendongkrak sinergi ekonomi para pelaku usaha ditengah-tengah menaiknya inflasi dan kenaikan harga BBM. Ibu Gubernur berharap agar zakat produktif tersebut dapat bermanfaat untuk kelancaran usaha para mustahiq.
Ucapan terimakasih dari para penerima manfaat kepada para muzakki yang selama ini selalu istiqomah menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya. Semoga rezekinya diberikan kelancaran, diberikan kesehatan dan keberkahan hidup. Mari kita bersama-sama bahu membahu menekan angka inflasi di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur.
BERITA04/10/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS JATIM Bersama PEMKAB dan BAZNAS Kabupaten JOMBANG melakukan Giat dalam Rangka HUT Emas IKA UNAIR
Drs.KH M Roziqi melakukan giat pertemuan di Pendopo Kabupaten Jombang pada hari Sabtu tanggal 01 Oktober 2022 dengan didampingi Waka III Dr.KH Muhammad Zakki,M.Si. Kegiatan tersebut turut hadir Ibu Hj.Mundjidah Wahab selaku Bupati Kabupaten Jombang Bersama jajaran Pemkab Jombang dan Baznas Kabupaten Jombang dalam rangka HUT Emas IKA UNAIR.
Pada Sabtu kemarin dilakukan penyerahan Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Provinsi Jatim kepada warga Jombang yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 15 unit masing-masing mendapat Rp.15.000.000, penyerahan bantuan lain kepada warga Jombang berupa Bantuan biaya Hidup Fakir sebesar Rp.600.000/ bulan sepanjang hayat kepada 20 mustahiq.
Kegiatan lain yang mewarnai HUT Emas IKA UNAIR yakni khitan massal yang bertajuk “ Khitan Cinta” kepada 350 anak dengan masing-masing anak mendapatkan uang saku sebesar Rp.200.000 dan bingkisan berupa sarung dan peci oleh Baznas Kabupaten Jombang.
Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan beberapa target pendistribusian ZIS dari para Muzakki yang senantiasa mendukung program-progam baik Baznas. Semoga kegiatan serupa istiqomah dilaksanakan untuk mengentaskan kemiskinan di daerah-daerah naungan Provinsi Jawa Timur.
BERITA03/10/2022 | IT Baznas Jatim

Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Jatim 2022
strong>Surabaya – Dalam Acara Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) BAZNAS Se-Jatim yang diselenggarakan di Hotel Novotel Samator pada tanggal 14 sd 16 September 2022 dan dihadiri oleh 3 pilar delegasi yakni dari 38 BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Perwakilan Kesra dan Pihak Kemenag dengan tujuan Menguatkan kembali koordinasi dalam pembentukan sinergi mengentaskan kemiskinan dan menekan angka inflasi yang sedang highlight beberapa hari terakhir sehingga menyebabkan harga BBM naik.
Selain itu juga dihadiri dari instansi Kakanwil Kementerian Agama Prov Jatim yang diwakili oleh Bpk. Drs.Mufi Imron Rosyadi, MEI dalam acara tersebut beliau memaparkan bahwa Kemenag juga akan turut mendukung dalam upaya peningkatan UPZ, pengawasan dana ZIS dan sertifikasi Amil untuk membentuk Amil yang Kompeten dan Moderat.
Perwakilan dari Sekda Prov Jawa Timur Bpk Beni Sampirwanto memaparkan data bahwa di Provinsi Jawa Timur ini terdapat 44.866 orang ASN yang jika diinterpretasi kan ZIS nya ke BAZNAS JATIM bisa mencapai angka 7 Triliun Rupiah per tahun, Namun realisasi dana ZIS dari ASN JATIM masih 25,22% saja. Trend ini menunjukkan masih kurangnya kesadaran tiap-tiap ASN untuk menyetorkan ZIS nya ke BAZNAS sesuai Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 ditetapkan Pada 23 April 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Dan Badan Usaha Milik Daerah Melalui Badan Amil Zakat Nasional. Perlunya penguatan sosialisasi dari BAZNAS pada lingkungan ASN khususnya di Provinsi Jawa Timur.
Tekad kuat BAZNAS JATIM untuk memenuhi target pencapaian ZIS di Tahun selanjutnya sebesar 794 Miliar juga tak luput dari dukungan BAZNAS Kabupaten/Kota, menurut penyampaian Drs.KH. Roziqi selaku Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini bersama-sama terus bersosialisasi pada instansi terkait serta pembentukan UPZ di lingkup daerah dan mengupgrade media pembayaran ZIS untuk lebih mudah, akuntabel dan transparan.
Pada Acara RAKORDA BAZNAS JATIM kemarin juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa, beliau secara resmi membuka acara tersebut serta me-launching program Kantor Digital BAZNAS JATIM dan program Zchicken yang bertujuan untuk pemberian modal usaha serta pendampingan wirausaha sehingga diharapkan program ini dapat menekan angka kemiskinan di Indonesia.
Selanjutnya Kol.CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani juga menambahkan tentang Tata Kelola SDM Amil BAZNAS yang juga turut berperan aktif dalam keberhasilan mengentaskan kemiskinan , efektif dan efisien mengelola ZIS. Dalam pemenuhan SDM Amil yang diinginkan perlu melalui beberapa tahap yakni mulai dari proses rekrutmen, pelatihan dan pendidikan serta evaluasi secara berkala terhadap kinerja Amil, sehingga terbentuklah Amil yang Amanah, Profesional dan Istiqomah.
Dari segala aspek yang mendukung pencapaian tujuan pada acara RAKORDA tersebut ada yang tak kalah penting yaitu Kantor Digital BAZNAS JATIM yang turut di launching pada hari itu oleh Ibu Gubernur. Kantor Digital ini merupakan media yg berperan aktif dalam hal pelaporan, penyampaian informasi, urusan surat menyurat yang akan berganti system menjadi paperless, semua layanan terkait muzakki dan mustahik terpapar secara transparan dan akuntabel di dalamnya.
Di penghujung acara, semua peserta RAKORDA menyampaikan usulan, pendapat serta keluhan dari masing-masing instansi di forum evaluasi yang dipimpin oleh pimpinan BAZNAS JATIM yaitu Drs.K.H Roziqi yang kemudian telah ditemukan solusi serta titik terang yang telah disepakati bersama-sama. Harapannya setelah acara RAKORDA selesai dilaksanakan para peserta mendapatkan semangat baru, target target yang berkembang dan bersinergi bersama-sama mendukung program pengentasan kemiskinan dan turut menekan angka inflasi di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur.
BERITA22/09/2022 | IT Baznas Jatim

BAZNAS JATIM BERSAMA GUBENUR SALURKAN ULTRAMIKRO DI MALANG
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Jawa Timur, menyalurkan bantuan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Malang. Kegiatan penyaluran bantuan ini, bertempat di UPT Samsat Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kamis (07/04/2022) tadi.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kegiatan ini hadir setelah sebelumnya melakukan panen raya padi di Singosari dan peresmian Jembatan Pelangi di Bantur. Turut hadir mendampingi diantaranya yakni Bupati Malang, HM Sanusi dan Forkopimda Kabupaten Malang, Kepala OPD Provinsi Jawa Timur, serta Kepala OPD Kabupaten Malang.
Dalam kesempatan kali ini, tercatat ada sebanyak 113 pelaku usaha ultra mikro yang menerima zakat produktif. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada yatim maupun yatim piatu.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan pemberian bantuan sudah diberikan secara rutin. Bahkan, sebelum Ramadan sudah keliling ke Jawa Timur untuk membagikan zakat produktif dan shodaqoh untuk anak yatim.
“Mereka dari Pertuni yang menghadirkan penerima zakat yang diberikan tadi dari Baznas Jawa Timur sebesar Rp 500 ribu dan paket Sembakonya dari Pemprov,” kata Khofifah.
BERITA10/08/2022 | kang Sulaey

PENGOBATAN KELILING UNTUK MUSTAHIK
Pengobatan gratis & penyerahan bantuan paket sembako yang diberikan kepada 100 penerima manfaat bekerja sama dengan Klinik Al Ikhlas & Ibu" PKK Kemenag Jatim. Tempat pelaksanaan di daerah semambung, Sidoarjo. Rabu13/7/22
BERITA13/07/2022 | kang Sulaey

Mustahik BAZNAS Ikuti Pelatihan Memasak Ayam Z-Chicken untuk Jadi Pengusaha Baru
Pelatihan program Z- Chiken dihadiri oleh 25 pelaku usaha penerima manfaat yg berasal dari kab & kota Mojokerto. pada (Kamis 7-07-22). dan akan dilaksanakan 8 baznas kab kota jawa Timur. dan Akan ada 200 calon pengusaha baru yang akan menjadi muzakki.
Program ini atas bekerja sama dari Baznas indonesia, Baznas Provinsi Jawa Timur dan 8 Baznas kab kota di jawa timur.
Dengan adanya pelatihan memasak fried chicken ini, kami jadi mengetahui cara memasak yang benar karena akan menjadi modal utama kami untuk menjalankan usaha Z-Chicken ini.
Pada akhir kegiatan, dilakukan pembagian beberapa bahan baku ayam dan tepung kepada para peserta untuk mempraktekkan kembali di rumah masing-masing.
Dengan adanya pelatihan memasak fried chicken ini, kami jadi mengetahui cara memasak yang benar , karena akan menjadi modal utama kami untuk menjalankan usaha Z-Chicken ini.
Diharapkan dengan adanya pelatihan ini mustahik semakin terampil dalam proses produksi sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi para mustahik. Selanjutnya, seluruh mustahik program Z-Chicken akan mendapatkan bantuan berupa gerobak, perlengkapan masak dan bahan baku ayam.
BERITA07/07/2022 | kang Sulaey

BEDAH RUMAH RUMAH BAZNAS JATIM DENGAN BAZNAS TRENGGALEK , PRAMUKA TRENGGALEK
Raut wajah Mbah Tambir menunjukkan sudah masuk lanjut usia (lansia). Ia menghadapi kisah haru saat rumah yang menjadi saksi perjuangannya kini berubah drastis, Rabu (06/07/2022).Mbah Tambir tinggal di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Tepatnya di lereng gunung Dusun Kemiri, yang jauh dari akses mobilitas perkotaan, Mbah Tambir bertahan hidup menopang kebutuhan ekonomi
Rumah yang dulunya terasa dingin dan atapnya bocor saat hujan kini bisa dirasakan saat dirinya menerima bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).Mbah Tambir kaget saat ia menerima uluran bantuan itu, karena dirinya tak bermimpi apapun tentang kondisi rumah yang dulunya dalam kondisi tak layak huni.
Puluhan tahun bertempat di rumah sebelum dibedah, kini Mbah Tambir harus meninggalkan kenangan manis hunian yang diisi bersama istrinya.
Bedah rumah Mbah Tambir
“Setiap hari saya bertani di kebun, dan saya tidak mengira rumah saya diperbaiki oleh baznas jawa timur,” kata Mbah Tambir sambil menunjukkan wajah haru.Tak banyak cerita, Mbah Tambir mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut diprakarsai oleh anaknya sendiri, dibantu Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Pramuka saat perkemahan wirakarya.“Dibantu dari Baznas dan Pramuka, alhamdulilah sudah hampir selesai dikerjakan tinggal pembenahan sedikit,” ungkapnya.
Sementara itu, Mahsun Ismail, Ketua Baznas Trenggalek yang juga Ketua Harian Kwarcab Pramuka Trenggalek, menjelaskan mulanya bedah rumah yang kolaborasi baznas dan pramuka itu.“Ini tahun kedua, yang pertama kami di Desa Puyung, dan tahun ini ada sekitar 15 rumah yang dibedah dari Baznas Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.
Mahsun mengatakan, kolaborasi bersama pramuka dalam perkemahan wirakarya itu dilandasi dalam membangun karakter sosial pramuka di Trenggalek untuk lebih dekat bersama masyarakat.“Pramuka yang mulanya hanya senang-senang, kini kami kolaborasikan dengan kegiatan sosial bedah rumah,” katanya.
Roziki, Ketua Baznas Jawa Timur, menambahkan bahwa anggaran untuk bedah rumah itu sebesar 12,5 juta. Lalu ditambah oleh Baznas Trenggalek sebesar Rp 2,5 juta, jadi total anggaran keseluruhan Rp 15 juta.“Awalnya Baznas Trenggalek hanya mengajukan 10 rumah ke Baznas Provinsi Jawa Timur, namun kami ditambah 15 rumah untuk tahun kedua ini,” jelasnya.Tak hanya itu, kata Roziki, Baznas juga memberikan bantuan sosial kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebanyak 100 penerima manfaat saat kunjungan itu.“Semoga bermanfaat untuk warga trenggalek, dan jangan sampai pelaku UMKM terlilit rentenir makanya kami bantu,” ujarnya.
BERITA06/07/2022 | kang Sulaey

Gubernur Bersama Baznas Jatim Berikan Bantuan Bedah Rumah hingga Modal Usaha ke Masyarakat Sumenep
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Badan Amil Zakat (Baznas) Jatim memberikan bantuan bedah rumah dan zakat produktif untuk modal kepada 100 pelaku usaha ultra mikro, di Pantai Wisata Salopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (22/06/2022).
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa pihaknya bersama Baznas Jatim memberikan sejumlah bantuan kepada warga Sumenep, khususnya warga kurang mampu. Bantuan itu berupa bedah rumah, zakat produktif, hingga bantuan Al-Quran ke sejumlah pondok pesantren (ponpes).
Khofifah menuturkan bahwa para penerima bantuan tersebut memiliki beragam profesi, mulai dari pedagang kecil hingga petani. Masing-masing penerima program zakat produktif itu mendapatkan uang tunai senilai Rp500 ribu dan paket sembako. Semoga bantuan yang kita bagikan ini bermanfaat bagi para penerima, harap Khofifah.
Ketua Baznas Jatim KH Muhammad Roziqi menuturkan bahwa pemberian zakat produktif berupa modal usaha dan batuan bedah rumah itu betul-betul diperuntukkan bagi masyarakat dengan kategori miskin.
Kalau bedah rumah sasarannya pada mereka memang tidak punya siapa-siapa, termasuk kategori miskin yang sangat miskin, rumahnya tidak layak, ujar Kiai Roziqi di sela-sela acara.
Ia berharap bahwa bantuan bedah rumah dari Baznas Jatim itu bisa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat. Kita beri bantuan dari Baznas, dengan dana terbatas. Harapannya bisa dikerjakan dengan cara gotong royong, harapnya.
Untuk bantuan bedah rumah itu, Kiai Roziqi menjelaskan bahwa Baznas Jatim menyasar masyarakat dengan kategori sangat miskin dan kondisi rumahnya yang tidak layak huni. Masing-masing dari mereka mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp17.500.000. Selebihnya bisa gotong royong.
Penerima berasal dari wilayah daratan 8 orang dan kepulauan 2 orang. Total jumlah penerima ada 10 orang. Bantuan ini kita harapkan bisa dibangunkan rumah yang layak huni, ucapnya.
Kemudian dana bedah rumah kategori miskin adalah bantuan dari Baznas Jatim sebesar Rp12,5 juta dan Baznas Sumenep sebesar Rp5 juta, sehingga total Rp17,5 juta.
Sedangkan bantuan zakat produktif diberikan kepada para pelaku usaha ultra mikro. Seperti penjual pentol, tambal ban, dan jualan rujak. “Tujuan kita membantu jangan sampai terjerat pinjaman rentenir dan biasanya usaha itu rentan sekali dengan rentenir,” ungkapnya.
Sehingga dengan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang penerima zakat produktif itu, pihaknya berharap bisa memperpanjang usahanya dan tidak terjerat rentenir. “Rentenir kan bunganya tinggi, akhirnya tidak habis habis malah numpuk. Dengan bantuan ini bisa mengurangi yang berkaitan dengan rentenir," tandasnya.
Diketahui, penyerahan bantuan itu diberikan saat acara Pelayaran Kebangsaan dan Bahari yang digelar oleh TNI AL Koarmada II bekerja sama dengan FKG Unair dan Universitas Hang Tuah di Pantai Salopeng, Rabu (22/6/2022). (ari/*)
BERITA22/06/2022 | kang Sulaey

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
