BAZNAS Jatim Jadi Pilot Project Pengukuran Indikator 3 Aman
21/10/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Jatim
#baznas #baznasjatim #amansyari #amanregulasi #amannkri
BAZNAS Provinsi Jawa Timur terpilih sebagai salah satu pilot project Pengukuran Indikator 3 Aman (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) yang dilaksanakan oleh BAZNAS Republik Indonesia, Jumat (17/10/2025).
Penunjukan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, di mana BAZNAS RI memiliki tugas melakukan pengendalian atas pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat di seluruh Indonesia.
Program ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana penerapan prinsip 3 Aman di tingkat provinsi serta memastikan kesesuaiannya dengan instrumen dan standar nasional pengelolaan zakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui review dokumen dan kunjungan verifikasi lapangan oleh tim Pengendalian dan Evaluasi BAZNAS RI di kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I, Drs. KH. Masnuh, M.A.; dan Wakil Ketua IV, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Sementara dari pihak BAZNAS RI hadir Direktur Pengendalian dan Evaluasi, Hj. Dyah Rudati Andayani, M.M., Ak., CA., QIA, beserta tim.
Direktur Pengendalian dan Evaluasi BAZNAS RI, Hj. Dyah Rudati Andayani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi atas penerapan prinsip 3 Aman di daerah.
“Dari pimpinan meminta untuk mengevaluasi 3A. Hasilnya nanti akan kami lihat seperti apa penerapannya. Untuk hasilnya tidak akan dipublikasikan, tetapi menjadi pelengkap untuk melihat apakah instrumen dan indikator sudah sesuai atau belum. Salah satu objek penelitian adalah Jawa Timur; nantinya juga akan dilakukan di DKI Jakarta. Jawa Timur ditunjuk oleh pimpinan sebagai provinsi pertama untuk pelaksanaan program ini,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Jatim sebagai lokasi pilot project pertama.
“InsyaAllah, di Jawa Timur sudah kami upayakan seoptimal mungkin dalam penerapan prinsip 3 Aman. Namun, jika masih ada hal yang perlu disempurnakan sesuai masukan dari pusat, tentu akan kami tata ulang untuk pengembangan ke depan,” ujarnya.
Hasil evaluasi dari BAZNAS RI nantinya akan menjadi dasar dalam penyempurnaan dan pengembangan tata kelola zakat di masa mendatang, sehingga lembaga zakat di seluruh Indonesia dapat semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Berita Lainnya
BAZNAS Jatim Hadir di Tengah Pemulihan Pascabencana, 1.000 Anak Yatim Probolinggo Terima Santunan dan Alat Sekolah
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang
Tarhib Ramadan BAZNAS Jatim Hadirkan Senyum bagi Perempuan Tangguh
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim
Sambut Ramadan, Khofifah dan BAZNAS Jatim Berbagi dengan Bunda Ojol dan Jemaah Pengajian
Kolaborasi BAZNAS Jatim–Magetan, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan
Ramadan Berkah, BAZNAS Jatim Beri Santunan dan Alat Sekolah bagi 1.000 Anak Yatim di Lumajang
Kadis Kehutanan Jatim dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Jatim
Dukung Kenyamanan Pemudik, BAZNAS Jatim Hadirkan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 300 Motor
BAZNAS Jatim Kembali Gelar OASE di Gresik, Ajak 300 Anak Yatim Berbelanja Kebutuhan Lebaran
BAZNAS Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →