WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Rp17 Juta dari DPC PERADI Surabaya untuk Bencana Aceh-Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera sebesar Rp17.000.000,- dari DPC PERADI Surabaya. Penyerahan donasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya Daniel Yulmo Lowu, S.H., M.H., beserta jajaran, serta jajaran kepala bagian dan kepala bidang BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Daniel Yulmo Lowu, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

“Kami berterima kasih karena telah diterima dengan baik di sini. Kami dari DPC PERADI Surabaya bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Inilah bentuk kepedulian kami,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa seluruh donasi yang masuk akan diterima dan disalurkan dengan sebaik-baiknya.

“Donasi kami kumpulkan dari seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur maupun dari para donatur lainnya. Berapapun nilainya kami terima, yang terpenting adalah kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana,” tuturnya.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur menambahkan bahwa hingga saat ini total donasi yang terhimpun mencapai sekitar Rp7 miliar dalam bentuk dana tunai, serta bantuan logistik setara dengan lima truk.

“Sampai hari ini, donasi yang terkumpul dari BAZNAS kabupaten/kota dan para donatur kurang lebih Rp7 miliar, serta bantuan barang sekitar lima truk. Insyaallah pada 26 Januari mendatang bantuan dana akan kami serahkan secara seremonial kepada BAZNAS RI, sedangkan bantuan barang akan kami kirim langsung ke Aceh,” jelasnya.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Bencana Aceh dan Sumatera Rp129 Juta dari BAZNAS Tuban

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera dari BAZNAS Kabupaten Tuban sebesar Rp129.381.500. Penyerahan donasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban Ir. Agus Suryanto, M.M., M.Agr., beserta jajaran, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Jatim

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas penyaluran donasi tersebut.

“Maturnuwun, berapapun jumlahnya kami terima. Sementara ini total keseluruhan donasi yang sudah terkumpul mencapai sekitar Rp4 miliar. Insyaallah pada akhir Januari kami akan melaksanakan seremoni penyerahan bantuan dengan mengundang seluruh BAZNAS se-Jawa Timur serta para stakeholder yang berkontribusi, untuk kemudian diserahkan kepada BAZNAS RI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban menyampaikan bahwa donasi kemanusiaan untuk Sumatera sebesar Rp129 juta telah disalurkan dan ditransfer melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

“Saya menyerahkan bantuan untuk Sumatera sebesar Rp129 juta dan sudah kami transfer. Alhamdulillah, penerimaan ZIS selama tahun 2025 telah mencapai target,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Tuban saat ini telah menempati kantor baru di lingkungan Kantor Bupati Tuban.

“Bangunan kantor tiga lantai tersebut telah selesai pada November tahun lalu dan insyaallah akan diresmikan bertepatan dengan momentum santunan anak yatim,” pungkasnya.

BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap sinergi dan kepedulian antar-BAZNAS daerah ini dapat terus terjalin guna memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

14/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Rp27 Juta dari Jamaah Masjid Al Akbar untuk Bencana Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera sebesar Rp27.430.752 dari Jamaah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (9/1/2026).

Penyerahan donasi tersebut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., jajaran Takmir Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Perwakilan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari jamaah.
“Hari ini kami menyalurkan donasi dari jamaah Masjid Al Akbar sebesar Rp27 juta. Meskipun tidak besar, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa hingga saat ini BAZNAS Jatim telah menerima donasi kemanusiaan dari berbagai instansi dan masyarakat dengan total sekitar Rp3 miliar.

“Sampai hari ini, donasi yang kami terima dari berbagai instansi dan masyarakat kurang lebih sudah Rp3 miliar. Kami mengagendakan pada 26 Januari mendatang serah terima bantuan dana dengan BAZNAS RI sekaligus pengiriman bantuan barang ke wilayah terdampak,” jelasnya.

Beliau menegaskan bahwa seluruh pihak yang telah menitipkan donasi akan diundang dalam agenda tersebut.

“Kami rencanakan semua yang menitipkan donasi, baik dari instansi pemerintah maupun yayasan, akan kami undang agar bersama-sama mengetahui bahwa bantuan benar-benar disalurkan kepada yang berhak melalui BAZNAS RI. Kami tidak melihat besar kecilnya nominal, yang pasti bantuan akan sampai kepada para penyintas bencana,” tegasnya.

09/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi dari BAZNAS Sidoarjo untuk Bencana Aceh dan Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan berupa bantuan natura/barang untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sidoarjo Luqman Hakim beserta jajaran.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menyampaikan bahwa bantuan natura/barang tersebut merupakan amanah dari masyarakat Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Bantuan dititipkan melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur agar dapat disalurkan secara terkoordinasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengapresiasi kepedulian dan sinergi yang ditunjukkan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi amal kebaikan dan terus meningkat ke depannya. Menurutnya, esensi bantuan kemanusiaan adalah menghadirkan kebahagiaan serta harapan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan semangat “wong cilik iso gumuyu”

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Sumatera Rp10 Juta dari Masjid Nur Salim Jojoran

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera sebesar Rp10.000.000 dari Jamaah Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya. Penyerahan donasi tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/1/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta jajaran Takmir Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya.

Perwakilan Takmir Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan wujud kepedulian jamaah terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Dana bantuan dihimpun dari sebagian harta jamaah dan disalurkan melalui BAZNAS Jatim agar dapat tersampaikan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para korban.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengapresiasi kepercayaan dan kepedulian Jamaah Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya. Beliau menyampaikan bahwa pada akhir Januari mendatang akan dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis melalui BAZNAS RI dengan mengundang para donatur dan media massa. Bantuan tersebut diharapkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil, sejalan dengan semangat “wong cilik iso gumuyu”.

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

BAZNAS Jatim Dorong Kemandirian Pedagang dengan Program “Gaya Marinir” di Lamongan
BAZNAS Jatim Dorong Kemandirian Pedagang dengan Program “Gaya Marinir” di Lamongan
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Bank Daerah Lamongan (BDL) meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bertajuk “Gaya Marinir” (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir). Peresmian berlangsung di Pendopo Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kamis (21/8). Sebanyak 80 mustahik pedagang pasar menjadi penerima manfaat pada tahap awal. Angka tersebut dipilih sebagai simbol kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk membebaskan pedagang kecil dari jeratan praktik rentenir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Sebagai bagian dari acara, dilakukan pula penyerahan simbolis buku rekening pembiayaan kepada 10 mustahik. Hal ini menjadi tanda dimulainya penyaluran pembiayaan melalui program Gaya Marinir. Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., SpN., M.M., menjelaskan bahwa program ini akan diperluas ke berbagai desa lain. "Kami targetkan hingga akhir 2025 bisa menjangkau 300 hingga 500 pedagang kecil di berbagai desa. Dimulai dari 80 pedagang di Sekaran, program ini akan kami kembangkan ke pasar-pasar desa lain. Harapannya pedagang berdaya merdeka dari rentenir," ungkapnya. Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur bidang SDM dan Umum, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., menegaskan bahwa program ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam meringankan beban umat. "Saya kira ini program yang sangat baik untuk masyarakat, untuk negara, dan di sisi agama sangat dianjurkan bagaimana meringankan beban orang tidak mampu," ujarnya. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS, baik provinsi maupun kabupaten. Kehadiran program ini menjadi wujud nyata upaya negara dan daerah meringankan beban pedagang kecil agar mereka bisa berkembang dan mandiri," katanya. Dengan diluncurkannya Gaya Marinir, BAZNAS Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam menyejahterakan umat serta mendorong lahirnya masyarakat yang merdeka secara ekonomi.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Lakukan Pengawasan dan Pendampingan ke BAZNAS Kab. Mojokerto
BAZNAS Jatim Lakukan Pengawasan dan Pendampingan ke BAZNAS Kab. Mojokerto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengawasan sekaligus pendampingan kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/8/2025) Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim bidang SDM dan Umum, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., dan Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, beserta jajaran pimpinan dan pelaksana. Pengawasan dan pendampingan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja kelembagaan BAZNAS di daerah. Melalui sinergi dan kolaborasi, pengelolaan zakat di Kabupaten Mojokerto diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Langkah bersama ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS untuk menguatkan peran lembaga zakat sebagai pilar kesejahteraan umat sesuai dengan visi lembaga, yakni menjadi lembaga utama menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Program Z-Auto BAZNAS Jatim Bantu Bengkel Pak Nono Makin Berkembang
Program Z-Auto BAZNAS Jatim Bantu Bengkel Pak Nono Makin Berkembang
Di sebuah sudut Jalan Siwalankerto Utara 34, Surabaya, terdapat bengkel sederhana milik Bapak Nono Suparno. Sejak tahun 1984, beliau merintis usaha bengkel motor hanya dengan kunci dan peralatan seadanya. Bahkan, tak jarang masyarakat sekitar dulu menganggap tempatnya bukan bengkel sungguhan karena peralatan yang terbatas. Namun, perjalanan panjang itu kini berbuah manis. Sejak menerima bantuan Program Z-Auto tahap kedua dari BAZNAS Jawa Timur, bengkel Pak Nono mulai bertransformasi. Ia kini memiliki peralatan lebih lengkap, bahan-bahan yang memadai, hingga dukungan kepercayaan dari distributor oli yang rutin mengirim langsung stok ke bengkelnya. “Dulu saya hanya bisa menerima servis sederhana dengan alat seadanya. Sekarang alhamdulillah, bengkelnya jadi lebih hidup. Pendapatan juga ikut meningkat,” tutur Pak Nono. Kesibukan pun kian terasa di bengkelnya. Hampir setiap hari motor-motor datang silih berganti untuk diperbaiki atau sekadar ganti oli. Meski sempat merasa kelelahan karena harus mengerjakan semuanya sendiri, semangatnya tetap menguatkan langkah. Pendamping program pun mengingatkan agar beliau menjaga kesehatan di tengah derasnya permintaan pelanggan. Kini, bengkel Pak Nono bukan hanya menjadi tempat perbaikan kendaraan, tetapi juga simbol bagaimana zakat yang dikelola dengan baik mampu mendorong kesejahteraan. Dari semangat kecil seorang perintis, dengan dukungan Program Z-Auto, lahirlah usaha yang lebih mandiri dan memberi manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
BERITA21/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dorong Pembentukan UPZ di AKN Putra Sang Fajar Blitar
BAZNAS Jatim Dorong Pembentukan UPZ di AKN Putra Sang Fajar Blitar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan audiensi ke Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar pada Rabu (20/8/2025). Pertemuan ini difokuskan pada rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus sebagai upaya optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Audiensi dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta Ketua BAZNAS Kota Blitar H. Mariyoto, S.E. Dari pihak kampus hadir Direktur AKN Putra Sang Fajar Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, Wakil Direktur I M. Nur Fu’ad, M.Kom, dan Wakil Direktur II Anang Widigdyo, S.Pt., M.Pt. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan mandat Undang-Undang No. 23 Tahun 2011. “ASN diwajibkan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Proses pembentukan UPZ cepat dan mudah, cukup ajukan nama pengurus, dan segera dapat diterbitkan SK dari BAZNAS Jatim", ungkap Prof. Ali Maschan. Beliau menjelaskan, mekanisme pengelolaan yang dijalankan BAZNAS memungkinkan sebagian besar hasil pengumpulan tetap dapat dimanfaatkan kembali oleh UPZ. "Hasil pengumpulan ZIS pun bisa kembali hingga 70 persen untuk kebutuhan kampus maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. Sementara itu, Direktur AKN Putra Sang Fajar Blitar, Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, menyambut baik inisiatif ini. “Alhamdulillah, kampus kami kedatangan tokoh-tokoh yang sudah tidak asing lagi. Nama AKN memang belum begitu populer, tetapi kehadiran BAZNAS Jatim memberi pencerahan dan penguatan", kata Dr. Halid Hasan. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS di kampus sudah ada namun belum optimal. "Dengan bimbingan BAZNAS Jatim, Insya Allah bulan September kami mulai mengoptimalkan pengelolaan ZIS melalui UPZ, meskipun dari nilai yang relatif kecil,” ujarnya. Dr. Halid juga menambahkan bahwa AKN saat ini tengah berproses menuju transformasi menjadi politeknik, dengan harapan dapat membuka program D3 dan S1. Pihak kampus menilai langkah sinergi dengan BAZNAS Jatim ini akan membawa manfaat tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas melalui penguatan pemberdayaan berbasis kampus.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025). Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan. “Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza. “Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza. BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
HUT RI ke-80, BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Salurkan Bantuan bagi Eks Napiter Binaan
HUT RI ke-80, BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Salurkan Bantuan bagi Eks Napiter Binaan
Memperingati Kemerdekaan RI ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim menyalurkan bantuan pemberdayaan berupa modal usaha kepada 10 mantan narapidana terorisme (napiter). Setiap penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp2.500.000. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Ahad (17/8/2025). Bakesbangpol Jatim menjelaskan bahwa fasilitasi ini merupakan upaya mendukung eks napiter agar mandiri secara ekonomi dan berdaya guna di tengah masyarakat. Melalui dukungan tersebut, para penerima diharapkan dapat mengembangkan usaha produktif sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial. Sinergi BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam mewujudkan pemberdayaan yang inklusif sekaligus menjaga stabilitas serta keamanan di Jawa Timur.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kasih Sayang untuk Mbah Yatinem, Lansia Sebatang Kara yang Terima Bantuan BAZNAS Jatim
Kasih Sayang untuk Mbah Yatinem, Lansia Sebatang Kara yang Terima Bantuan BAZNAS Jatim
Usianya sudah senja, tubuhnya ringkih, dan langkahnya pun tidak lagi sekuat dulu. Begitulah kondisi Mbah Yatinem, seorang lansia dari Dusun Karangrejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, yang hidup sebatang kara. Sehari-harinya ia harus berjuang menghadapi sakit-sakitan, tanpa ada keluarga yang mendampingi. Dalam kesendirian itu, hadir uluran tangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Sejak tahun 2024, Mbah Yatinem terdaftar sebagai penerima manfaat program bantuan fakir. Setiap bulannya, ia menerima santunan sebesar Rp600.000 untuk membantu mencukupi kebutuhan hidupnya. Bagi sebagian orang, angka itu mungkin tidak besar. Namun bagi Mbah Yatinem, bantuan ini menjadi harapan yang menguatkan dirinya di masa tua. Dengan dana tersebut, ia bisa membeli makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengkhawatirkan dari mana harus mencari nafkah. Kehadiran program ini tidak hanya memberi arti pada Mbah Yatinem, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun masyarakat dapat kembali dirasakan langsung oleh mereka yang paling membutuhkan. BAZNAS Jatim terus berkomitmen menyalurkan amanah para muzakki agar tepat sasaran. Kisah Mbah Yatinem hanyalah satu dari sekian banyak bukti bahwa zakat mampu menghadirkan senyum dan ketenangan di tengah kehidupan mereka yang serba terbatas.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025). Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza. “Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80. “Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat. Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan. “Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade. “Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo. Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya. BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di jatim.baznas.go.id/sedekah.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II. Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/08/2025). Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. “Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. “Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya. Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat. “Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya. "Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut. "Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya. Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E.
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina. Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing. “Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih. “Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya. “Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya. Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur Tandatangani MoU, Perkuat UMKM dan Cegah Jeratan Rentenir
BAZNAS Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur Tandatangani MoU, Perkuat UMKM dan Cegah Jeratan Rentenir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jawa Timur (BPR Jatim) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kantor BPR Jatim pada Rabu (13/8/2025). Kerja sama ini diarahkan pada program penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif serta terlindungi dari praktik rentenir. Pasca penandatanganan MoU, program penguatan UMKM direncanakan segera dilaksanakan dengan melibatkan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Pelaksanaan program akan difokuskan pada pendampingan langsung kepada pelaku UMKM sehingga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kecil, khususnya pada sektor produktif. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Jatim, yaitu Ketua Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA.; Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I; Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Dari pihak Bank UMKM Jawa Timur, hadir Direktur Utama Irwan Eka Wijaya Arsyad, ST., MM.; Direktur Kepatuhan Ir. Mohammad Amin; dan Direktur Pemasaran Agung Soeprihatmanto, S.E. Bank UMKM Jawa Timur saat ini memiliki 32 cabang dan 131 kantor kas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, sehingga memiliki jangkauan layanan yang luas untuk mendukung pelaksanaan program pemberdayaan ini. Ke depan, BAZNAS Jatim akan mengagendakan pertemuan dengan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur guna memfokuskan pelaksanaan kerja sama tersebut. Komitmen ini diharapkan dapat diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam agenda bersama BAZNAS Jatim dan BPR Jatim untuk memajukan sektor UMKM di wilayah ini.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Optimalkan Penghimpunan ZIS di Kalangan Akademisi, BAZNAS Jatim Audiensi dengan Poltera Sampang
Optimalkan Penghimpunan ZIS di Kalangan Akademisi, BAZNAS Jatim Audiensi dengan Poltera Sampang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur terus memperluas jejaring kerja sama untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Senin (11/8/2025), BAZNAS Jatim menggelar audiensi dengan jajaran pimpinan Politeknik Negeri Madura (Poltera) di Sampang. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Jatim mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Poltera sebagai langkah optimalisasi pengumpulan ZIS di tingkat perguruan tinggi. Pertemuan dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., bersama Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Dari pihak Poltera, hadir Direktur Laily Ulfiyah, M.T., Wakil Direktur Bidang Akademik M. Musta’in, M.T., serta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Ir. Akhmad Arif Kurdianto, S.ST., M.T. Melalui sinergi ini, potensi ZIS di kalangan akademisi, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diharapkan dapat tergali secara maksimal, sekaligus memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Jatim untuk Mbah Rukmini yang Terbaring Sakit
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Jatim untuk Mbah Rukmini yang Terbaring Sakit
Di Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, sebuah rumah sederhana berdinding kalsiboard, beratap asbes, dan berlantai plester menjadi tempat tinggal seorang perempuan lanjut usia bernama Mbah Rukmini. Hidup seorang diri, ia kini melewati hari-harinya di atas pembaringan setelah mengalami kelumpuhan akibat jatuh. Keterbatasan fisik membuatnya tak lagi mampu beraktivitas seperti dulu. Untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia bergantung pada kebaikan tetangga yang dengan sukarela memasakkan makanan dan membantu merawatnya. Kehidupan Mbah Rukmini berjalan dalam kesunyian, ditemani semilir angin yang masuk melalui celah-celah dinding rumahnya. Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan rutin sebesar Rp600 ribu setiap bulan. Bantuan ini menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari bahan makanan hingga keperluan sehari-hari. Meski tak mampu berjalan, kehadiran bantuan tersebut membawa rasa aman dan meringankan beban yang dipikulnya. Bagi Mbah Rukmini, rumah sederhana itu adalah saksi bisu perjalanan hidup yang penuh ujian. Di balik keterbatasan fisik dan usia yang kian renta, ia masih merasakan hangatnya perhatian dari sesama. Melalui tangan-tangan peduli, harapannya untuk tetap bertahan dan menjalani hari dengan layak tetap menyala.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Perbaiki Hunian Tak Layak Milik Pak Kaseh di Gayam
BAZNAS Jatim Perbaiki Hunian Tak Layak Milik Pak Kaseh di Gayam
Di sudut Dusun Sumurpandan, RT 018/RW 003, Desa Gayam, Bojonegoro, berdiri sebuah rumah sederhana dengan plakat BAZNAS yang terpasang rapi di bagian depan. Plakat itu menjadi penanda bahwa rumah tersebut telah melalui perjalanan panjang dari hunian tak layak menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh dan nyaman. Pemiliknya, Pak Kaseh, pada tahun 2024 menerima bantuan Program Bedah Rumah senilai Rp20 juta dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan itu menjadi titik balik yang membawa perubahan besar bagi kehidupannya. Sebelum bantuan datang, rumah yang ditempati Pak Kaseh berdinding gedek—anyaman bambu yang rapuh dimakan usia. Kondisi itu membuat rumah rentan terhadap terpaan angin dan hujan. Di musim hujan, air mudah masuk, sementara di musim kemarau, debu kerap beterbangan ke dalam ruangan. Melalui Program Bedah Rumah, bangunan diperbaiki secara menyeluruh. Dinding bata ringan menggantikan gedek rapuh, atap spandek dipasang untuk melindungi dari cuaca, lantai plesteran menambah kenyamanan berpijak, dan kanopi baru melengkapi tampilan depan rumah. Semua itu memberikan rasa aman dan layak huni yang sebelumnya sulit dirasakan. Kini, rumah tersebut bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru. Perubahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong mampu mengubah kehidupan seseorang, sekaligus memberi dorongan semangat untuk menatap masa depan dengan lebih optimis.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Pak Subakir di Bojonegoro
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Pak Subakir di Bojonegoro
Siang itu, terik matahari membakar halaman rumah kecil di Desa Sumodikaran, RT 02/RW 01, Kecamatan Dander. Di sudut rumah, Subakir (53) tengah membereskan peralatan kerja seadanya. Tangan yang kapalan menjadi saksi perjuangan seorang kuli bangunan sekaligus pembantu harian, yang bertahun-tahun berusaha menjaga atap keluarganya tetap berdiri, meski dalam kondisi serba terbatas. Sebelum 2023, rumah yang ditempati Subakir hanyalah bangunan sederhana berdinding triplek. Angin mudah masuk, hujan kerap membasahi lantai tanahnya. Saat hujan deras, kebocoran terjadi di berbagai sudut, membuat malam terasa dingin. Keterbatasan penghasilan dari pekerjaan serabutan membuatnya tak pernah sanggup memperbaiki rumah sendiri. Perubahan datang melalui Program Bedah Rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta, ditambah dukungan Rp5 juta dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Bantuan tersebut digunakan untuk membangun ulang rumah: dinding bata ringan menggantikan triplek rapuh, pintu dan kusen baru terpasang kokoh, atap seng dan spandek melindungi dari hujan, sementara lantai keramik memberi kenyamanan yang selama ini diidamkan. Kini, plakat bertuliskan “Peningkatan Kualitas Rumah BAZNAS” terpasang di bagian depan, menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat mengubah kehidupan seseorang. Dokumentasi penerimaan bantuan diwakili oleh ponakan Subakir, namun manfaatnya dirasakan langsung oleh dirinya dan keluarga. Bagi Subakir, rumah baru ini menjadi simbol penguatan semangat untuk terus bekerja dan membangun masa depan keluarga. Dari rumah yang dulunya rawan roboh, kini ia memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, nyaman, dan layak huni — sebuah bukti nyata bahwa perhatian dan kepedulian mampu menyalakan kembali harapan di tengah keterbatasan.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Rombong dari BAZNAS Jatim Jadi Andalan Pak Yanuri Nafkahi Keluarga
Rombong dari BAZNAS Jatim Jadi Andalan Pak Yanuri Nafkahi Keluarga
Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Bojonegoro, tampak seorang penjual bakso mendorong gerobaknya menyusuri jalanan dari siang hingga malam hari. Ia adalah Pak Yanuri, warga Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, yang menggantungkan hidupnya dari usaha bakso keliling. Sudah setahun terakhir, Pak Yanuri menjalankan usahanya menggunakan rombong hasil bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro senilai Rp3.500.000. Setiap hari, ia mulai berkeliling pukul 11 siang, berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain demi menjajakan dagangan. Jumlah pembeli memang tak menentu, namun ia tetap bersemangat. Dari hasil jualannya, kini ia mampu memperoleh omzet sekitar Rp500.000 per hari, cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama istri dan dua anaknya. “Alhamdulillah, dari jualan ini saya bisa dapat omzet sekitar lima ratus ribu rupiah per hari. Cukup untuk makan, bayar sekolah anak, dan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya sambil tersenyum. Perjalanan Pak Yanuri adalah potret kecil dari keberhasilan program pemberdayaan alat kerja yang diinisiasi BAZNAS Jatim. Meskipun dimulai dari keterbatasan, semangat kerja keras dan kebermanfaatan bantuan yang tepat sasaran telah membuka jalan menuju kemandirian ekonomi bagi mustahik seperti Pak Yanuri.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dibantu BAZNAS Jatim, Kelompok Ternak di Lamongan Kini Mandiri dan Mampu Berinfak
Dibantu BAZNAS Jatim, Kelompok Ternak di Lamongan Kini Mandiri dan Mampu Berinfak
Di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, sekelompok buruh tani membuktikan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong bisa menjadi fondasi kemandirian ekonomi. Mereka tergabung dalam Kelompok Ternak Rojokoyo, penerima manfaat program pemberdayaan ternak kambing dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan. Program ini dimulai dengan bantuan modal Rp75 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp7,5 juta dari BAZNAS Lamongan, yang digunakan untuk pengadaan 39 ekor domba jantan. Ternak dipelihara secara bergiliran oleh 10 anggota kelompok, yang terbiasa dengan ritme kerja sebagai buruh tani. Setiap hari mereka berbagi tugas memberi pakan dan mengatur pencahayaan kandang, berdasarkan jadwal yang disepakati bersama. Pakan hijauan pun disiapkan mandiri dari lahan khusus yang mereka kelola sendiri. Ketika Iduladha tiba, sebanyak 37 ekor domba berhasil terjual, menyisakan dua ekor sebagai bibit. Dari penjualan itu, masing-masing anggota memperoleh keuntungan bersih Rp1.800.000, serta mampu menyisihkan Rp600.000 untuk infak kelompok. Modal hasil penjualan tak berhenti di situ. Dana tersebut diputar kembali untuk pembelian domba baru dengan konsep breeding (pengembangbiakan) dan fattening (penggemukan). Saat ini, populasi ternak kelompok mencapai 27 ekor, terdiri dari 1 pejantan F1 Dorper, 12 bakalan jantan cross Texel, 11 indukan betina, dan 3 ekor cempe hasil breeding. Pendamping ternak dari BAZNAS RI, yang diperbantukan oleh BAZNAS Lamongan, turut mendampingi mereka dalam setiap tahap usaha. Dari perencanaan hingga manajemen, dari pemeliharaan hingga pencatatan administrasi—semuanya berjalan lebih rapi dan terarah. Hari ini, Kelompok Rojokoyo tidak hanya menghasilkan domba siap jual, tetapi juga melahirkan peternak-peternak tangguh yang perlahan menapaki jalan kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantu Mustahik Pedesaan, BAZNAS Jatim Kembali Gulirkan Bantuan Ternak Kambing di Banyuwangi
Bantu Mustahik Pedesaan, BAZNAS Jatim Kembali Gulirkan Bantuan Ternak Kambing di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan program bantuan ternak kambing kepada mustahik di Kabupaten Banyuwangi. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di Dusun Pringgondani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi (2/8/2025), dan menjadi kali ketiga Banyuwangi menerima program serupa dari BAZNAS Jatim. Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menjelaskan bahwa program bantuan ternak kambing bukan hanya diberikan untuk Banyuwangi, tetapi juga daerah lain di Jawa Timur. “BAZNAS Provinsi Jawa Timur setiap tahun menggulirkan program bantuan ternak kambing, bukan hanya di Kabupaten Banyuwangi, tapi di kabupaten yang lain juga sama,” ujarnya. Kiai Ahsanul Haq menambahkan, sebelumnya BAZNAS Jatim juga melakukan serah terima program ternak kambing di Kabupaten Bondowoso. Sama seperti Banyuwangi, Bondowoso pun telah tiga kali menerima program ini. “Kemarin kami juga serah terima program ternak kambing di Bondowoso. Bondowoso itu juga yang ketiga kalinya, sama dengan di Banyuwangi, sehingga kami memang ada unsur pemerataan untuk bantuan ternak kambing juga program-program yang lain,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap bantuan ternak kambing yang digulirkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik. “Mudah-mudahan ternak kambing yang ketiga yang kita gulirkan di Banyuwangi ini bisa berkembang biak sesuai dengan harapan kita, mampu mengangkat derajat ekonomi warga dan mengentaskan mereka dari kemiskinan menuju kesejahteraan,” pungkasnya. Program bantuan ternak kambing merupakan salah satu strategi BAZNAS Jatim dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, yang diharapkan mampu memberikan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kisah Pak Ahmad: Guru Honorer yang Kini Punya Rumah Layak Berkat BAZNAS Jatim
Kisah Pak Ahmad: Guru Honorer yang Kini Punya Rumah Layak Berkat BAZNAS Jatim
Di tengah sunyinya pedesaan Dusun Kumisik, RT 03/RW 04, Desa Lawanganagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, hidup seorang guru swasta honorer bernama Pak Mustofa. Dengan penghasilan hanya Rp500.000 per bulan, ia tetap setia mengajar di lembaga pendidikan Darul Ulum demi mencerdaskan anak-anak desa. Di sela waktunya, Pak Mustofa juga menjadi buruh tani demi menambah penghasilan agar kebutuhan keluarganya dapat terpenuhi. Pak Mustofa memiliki dua orang putra. Mereka tumbuh dan belajar dalam keterbatasan, termasuk di rumah yang dulu jauh dari kata layak huni. Dindingnya terbuat dari gedek (anyaman bambu) yang sudah lapuk, berlantaikan tanah, dan atap yang sering bocor kala hujan mengguyur. Namun, di balik kesederhanaan itu, ia tetap menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan syukur. Perubahan besar mulai datang ketika BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan memberikan bantuan melalui program Bedah Rumah. Pak Mustofa menerima bantuan senilai Rp20 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp10 juta dari BAZNAS Lamongan. Dengan total Rp30 juta, rumahnya dibangun ulang di atas tanah milik sendiri. Kini, rumah itu berdiri dengan bata ringan, atap asbes, dan lantai semen yang kokoh—memberikan kenyamanan baru bagi keluarga kecil ini. Dua kamar tidur pun tersedia, cukup untuk memberikan ruang yang layak bagi kedua anaknya tumbuh dan belajar. “Alhamdulillah, sekarang rumah saya jauh lebih nyaman. Anak-anak bisa tidur dengan tenang, tidak lagi khawatir kehujanan,” ucap Pak Mustofa dengan senyum penuh rasa syukur. Meski plakat BAZNAS Jatim sebagai penanda program belum terpasang, manfaat dari bantuan tersebut sudah dirasakan nyata. Rumah itu kini menjadi tempat berteduh yang aman, tempat belajar anak-anaknya, dan tempat Pak Mustofa memulai hari-hari mengajarnya dengan tenang. Kisah Pak Mustofa bukan sekadar cerita tentang pembangunan fisik rumah, melainkan tentang bagaimana zakat yang dikelola secara amanah dapat mengubah kehidupan—dari keterbatasan menuju kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat