Berita Terbaru
BAZNAS RI Luncurkan AAZRI, Perkuat Peran Amil Demi Optimalisasi Potensi Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI), sebagai upaya memperkuat peran amil dari pusat hingga desa. Penguatan peran amil diharapkan dapat mengoptimalkan potensi zakat nasional, guna mendukung pencapaian program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Peluncuran AAZRI dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Acara tersebut dihadiri Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, serta diikuti 1.200 peserta dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. mengatakan, pembentukan AAZRI merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memperkuat peran amil sekaligus mendukung pencapaian program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
"Hari ini, BAZNAS meresmikan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) dari pusat hingga desa. Jika tiap desa ada lima amil, dikalikan 80 ribu desa, jumlahnya sekitar 400 ribu amil. Ditambah yang ada di kota dan provinsi, total bisa mencapai satu juta amil," ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, ide pembentukan AAZRI ini lahir melalui konsultasi dengan Menteri Agama RI. Menurutnya, semakin banyak jumlah amil zakat, semakin besar pula peluang pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah di masyarakat.
"Target yang sudah ditetapkan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), insya Allah Rp66 triliun akan kita capai pada tahun 2026. Syukur nanti terus meningkat, karena seperti disampaikan Pak Menteri, masih banyak sumber dana zakat yang belum kita raih. Dengan semakin banyaknya amil, akan semakin banyak pula orang yang bekerja mengumpulkan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, AAZRI tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga sarana penguatan kapasitas dan integritas para amil di seluruh Indonesia. Dengan keberadaan AAZRI, diharapkan mampu menggerakkan potensi besar zakat di Indonesia agar lebih optimal dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
"Insya Allah mudah-mudahan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan bagaimana kita semuanya berperan aktif dalam rangka untuk mendukung Asta Cita," ucap Kiai Noor.
Sementara, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang hadir dalam acara tersebut, turut menyambut baik peluncuran AAZRI. Menurutnya, langkah BAZNAS membentuk asosiasi amil zakat akan memberikan dampak besar bagi kemajuan bangsa.
"AAZRI ini diperkirakan jumlahnya mencapai 1 juta orang. Jika hal itu tercapai, dan masing-masing amil mampu mengumpulkan dana Rp10 juta, berarti akan terkumpul Rp10 triliun. Dana tersebut akan langsung digunakan untuk kepentingan masyarakat di daerah-daerah," kata Muzani.
Ia menilai kerja para amil zakat merupakan pekerjaan yang sangat mulia dan memiliki nilai strategis dalam membangun bangsa. "Oleh karena itu, pekerjaan ini adalah pekerjaan yang mulia, luhur, dan luar biasa. Inilah pahlawan-pahlawan Indonesia menjelang 100 tahun Republik Indonesia," tegasnya.
Muzani juga menambahkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bentuk nyata pemanfaatan otoritas negara untuk membantu rakyat dan mempercepat pencapaian tujuan negara dalam menyejahterakan rakyat.
“Apa pencapaian tujuan bernegara itu? negara yang kuat, bukan hanya karena tentaranya atau polisinya yang kuat, melainkan juga karena rakyatnya kuat: rakyat tanpa utang, rakyat yang sehat, rakyat yang kenyang, dan rakyat yang memiliki pekerjaan,” ucap Muzani.
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi peran BAZNAS RI yang selama ini telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan mereka yang membutuhkan kehadiran negara.
Hal tersebut disampaikan Muzani saat memberikan sambutan pada acara rapat kerja nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
“Siapa yang bertanggung jawab mengurus fakir, miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, usaha ekonomi kecil? menurut UUD yang bertanggung jawab untuk mengurus mereka adalah negara,” kata Muzani.
Muzani menjelaskan, bentuk negara dalam menjalankan tanggungjawabnya melindungi dan memelihara fakir miskin adalah dengan dua cara. Pertama, melalui dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan program-program pemerintah.
Kedua, negara membentuk lembaga-lembaga dan memberi mandat untuk membantu fakir miskin, termasuk salah staunya adalah BAZNAS melalui kewenangannya mengelola dana zakat.
“BAZNAS adalah lembaga yang diberi mandat oleh negara untuk mengurus mereka. Apa yang dilakukan BAZNAS adalah untuk membantu negara dalam upaya mempercepat pencapaian-pencapaian tujuan bernegara,” terangnya.
Muzani menambahkan, tujuan bernegara bukan hanya menjadikan negara kuat dengan memiliki pasukan tentara dan polisi yang kuat, melainkan memiliki rakyat yang merdeka dan terbebas dari kemiskinan.
“Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi selain polisi yang kuat tentara yang kuat juga diperlukan adalah rakyat yang tanpa hutang, rakyat yang sehat, rakyat yang kenyang, rakyat yang punya pekerjaan dan rakyat yang dompetnya tebal,” tegas dia.
“BAZNAS bagian dari itu tunggung jawabanya, karena itu Rapat Kerja Nasional pada hari ini adalah upaya bagaimana menguatkan BAZNAS dalam program Astacita menuju Indonesia merdeka,” tambahnya.
Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., CIFP., serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat.
“Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan.
“Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor.
Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial.
“Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor.
Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat.
Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas.
BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza.
“Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor.
Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat.
“Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.
Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun.
“Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Hadirkan Harapan untuk Mbah Juminah, Lansia Sebatang Kara di Tulungagung
Di sebuah rumah sederhana di Desa Sanan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, tinggal seorang perempuan sepuh bernama Mbah Juminah. Sehari-hari ia hidup seorang diri, setelah sang suami meninggal dunia beberapa tahun lalu. Rumah yang kini menjadi tempat berteduhnya pun merupakan peninggalan sang almarhum suami, yang dibangun sebelum ajal menjemput.
Meski usianya telah lanjut, semangat hidup Mbah Juminah tak pernah padam. Ia masih berusaha bekerja sebagai buruh tani saat tubuhnya kuat menahan lelah. Namun, di kala sakit menyerang, ia terpaksa beristirahat total tanpa penghasilan. Kondisi itu membuat kehidupannya kerap diwarnai ketidakpastian, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Mbah Juminah tercatat sebagai penerima bantuan fakir dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur (BAZNAS Jatim) melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap bulan, ia menerima santunan sebesar Rp600.000 yang menjadi penopang utama dalam mencukupi kebutuhan hidupnya.
Santunan itu bukan hanya sekadar bantuan materi, melainkan juga menjadi penguat batin bagi Mbah Juminah untuk tetap bertahan dalam kesendiriannya. Baginya, uluran tangan dari para muzakki melalui BAZNAS Jatim adalah wujud kasih sayang yang membuatnya tidak merasa benar-benar sendiri.
Kisah Mbah Juminah mengingatkan kita, bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga jalan untuk menghidupkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA25/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dorong Kemandirian Pedagang dengan Program “Gaya Marinir” di Lamongan
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan dan Bank Daerah Lamongan (BDL) meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bertajuk “Gaya Marinir” (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir). Peresmian berlangsung di Pendopo Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kamis (21/8).
Sebanyak 80 mustahik pedagang pasar menjadi penerima manfaat pada tahap awal. Angka tersebut dipilih sebagai simbol kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk membebaskan pedagang kecil dari jeratan praktik rentenir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari acara, dilakukan pula penyerahan simbolis buku rekening pembiayaan kepada 10 mustahik. Hal ini menjadi tanda dimulainya penyaluran pembiayaan melalui program Gaya Marinir.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H., SpN., M.M., menjelaskan bahwa program ini akan diperluas ke berbagai desa lain.
"Kami targetkan hingga akhir 2025 bisa menjangkau 300 hingga 500 pedagang kecil di berbagai desa. Dimulai dari 80 pedagang di Sekaran, program ini akan kami kembangkan ke pasar-pasar desa lain. Harapannya pedagang berdaya merdeka dari rentenir," ungkapnya.
Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur bidang SDM dan Umum, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., menegaskan bahwa program ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam meringankan beban umat.
"Saya kira ini program yang sangat baik untuk masyarakat, untuk negara, dan di sisi agama sangat dianjurkan bagaimana meringankan beban orang tidak mampu," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS, baik provinsi maupun kabupaten. Kehadiran program ini menjadi wujud nyata upaya negara dan daerah meringankan beban pedagang kecil agar mereka bisa berkembang dan mandiri," katanya.
Dengan diluncurkannya Gaya Marinir, BAZNAS Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam menyejahterakan umat serta mendorong lahirnya masyarakat yang merdeka secara ekonomi.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Lakukan Pengawasan dan Pendampingan ke BAZNAS Kab. Mojokerto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengawasan sekaligus pendampingan kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/8/2025)
Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim bidang SDM dan Umum, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., dan Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, beserta jajaran pimpinan dan pelaksana.
Pengawasan dan pendampingan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja kelembagaan BAZNAS di daerah. Melalui sinergi dan kolaborasi, pengelolaan zakat di Kabupaten Mojokerto diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Langkah bersama ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS untuk menguatkan peran lembaga zakat sebagai pilar kesejahteraan umat sesuai dengan visi lembaga, yakni menjadi lembaga utama menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Program Z-Auto BAZNAS Jatim Bantu Bengkel Pak Nono Makin Berkembang
Di sebuah sudut Jalan Siwalankerto Utara 34, Surabaya, terdapat bengkel sederhana milik Bapak Nono Suparno. Sejak tahun 1984, beliau merintis usaha bengkel motor hanya dengan kunci dan peralatan seadanya. Bahkan, tak jarang masyarakat sekitar dulu menganggap tempatnya bukan bengkel sungguhan karena peralatan yang terbatas.
Namun, perjalanan panjang itu kini berbuah manis. Sejak menerima bantuan Program Z-Auto tahap kedua dari BAZNAS Jawa Timur, bengkel Pak Nono mulai bertransformasi. Ia kini memiliki peralatan lebih lengkap, bahan-bahan yang memadai, hingga dukungan kepercayaan dari distributor oli yang rutin mengirim langsung stok ke bengkelnya.
“Dulu saya hanya bisa menerima servis sederhana dengan alat seadanya. Sekarang alhamdulillah, bengkelnya jadi lebih hidup. Pendapatan juga ikut meningkat,” tutur Pak Nono.
Kesibukan pun kian terasa di bengkelnya. Hampir setiap hari motor-motor datang silih berganti untuk diperbaiki atau sekadar ganti oli. Meski sempat merasa kelelahan karena harus mengerjakan semuanya sendiri, semangatnya tetap menguatkan langkah. Pendamping program pun mengingatkan agar beliau menjaga kesehatan di tengah derasnya permintaan pelanggan.
Kini, bengkel Pak Nono bukan hanya menjadi tempat perbaikan kendaraan, tetapi juga simbol bagaimana zakat yang dikelola dengan baik mampu mendorong kesejahteraan. Dari semangat kecil seorang perintis, dengan dukungan Program Z-Auto, lahirlah usaha yang lebih mandiri dan memberi manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
BERITA21/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dorong Pembentukan UPZ di AKN Putra Sang Fajar Blitar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan audiensi ke Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar pada Rabu (20/8/2025).
Pertemuan ini difokuskan pada rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus sebagai upaya optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Audiensi dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta Ketua BAZNAS Kota Blitar H. Mariyoto, S.E.
Dari pihak kampus hadir Direktur AKN Putra Sang Fajar Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, Wakil Direktur I M. Nur Fu’ad, M.Kom, dan Wakil Direktur II Anang Widigdyo, S.Pt., M.Pt.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan mandat Undang-Undang No. 23 Tahun 2011.
“ASN diwajibkan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Proses pembentukan UPZ cepat dan mudah, cukup ajukan nama pengurus, dan segera dapat diterbitkan SK dari BAZNAS Jatim", ungkap Prof. Ali Maschan.
Beliau menjelaskan, mekanisme pengelolaan yang dijalankan BAZNAS memungkinkan sebagian besar hasil pengumpulan tetap dapat dimanfaatkan kembali oleh UPZ.
"Hasil pengumpulan ZIS pun bisa kembali hingga 70 persen untuk kebutuhan kampus maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur AKN Putra Sang Fajar Blitar, Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, menyambut baik inisiatif ini.
“Alhamdulillah, kampus kami kedatangan tokoh-tokoh yang sudah tidak asing lagi. Nama AKN memang belum begitu populer, tetapi kehadiran BAZNAS Jatim memberi pencerahan dan penguatan", kata Dr. Halid Hasan.
Ia menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS di kampus sudah ada namun belum optimal.
"Dengan bimbingan BAZNAS Jatim, Insya Allah bulan September kami mulai mengoptimalkan pengelolaan ZIS melalui UPZ, meskipun dari nilai yang relatif kecil,” ujarnya.
Dr. Halid juga menambahkan bahwa AKN saat ini tengah berproses menuju transformasi menjadi politeknik, dengan harapan dapat membuka program D3 dan S1.
Pihak kampus menilai langkah sinergi dengan BAZNAS Jatim ini akan membawa manfaat tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas melalui penguatan pemberdayaan berbasis kampus.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025).
Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan.
“Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta.
Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan.
“Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya.
Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI.
Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza.
“Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza.
BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
HUT RI ke-80, BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Salurkan Bantuan bagi Eks Napiter Binaan
Memperingati Kemerdekaan RI ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim menyalurkan bantuan pemberdayaan berupa modal usaha kepada 10 mantan narapidana terorisme (napiter).
Setiap penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp2.500.000. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Ahad (17/8/2025).
Bakesbangpol Jatim menjelaskan bahwa fasilitasi ini merupakan upaya mendukung eks napiter agar mandiri secara ekonomi dan berdaya guna di tengah masyarakat. Melalui dukungan tersebut, para penerima diharapkan dapat mengembangkan usaha produktif sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial.
Sinergi BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam mewujudkan pemberdayaan yang inklusif sekaligus menjaga stabilitas serta keamanan di Jawa Timur.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kasih Sayang untuk Mbah Yatinem, Lansia Sebatang Kara yang Terima Bantuan BAZNAS Jatim
Usianya sudah senja, tubuhnya ringkih, dan langkahnya pun tidak lagi sekuat dulu. Begitulah kondisi Mbah Yatinem, seorang lansia dari Dusun Karangrejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, yang hidup sebatang kara. Sehari-harinya ia harus berjuang menghadapi sakit-sakitan, tanpa ada keluarga yang mendampingi.
Dalam kesendirian itu, hadir uluran tangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Sejak tahun 2024, Mbah Yatinem terdaftar sebagai penerima manfaat program bantuan fakir. Setiap bulannya, ia menerima santunan sebesar Rp600.000 untuk membantu mencukupi kebutuhan hidupnya.
Bagi sebagian orang, angka itu mungkin tidak besar. Namun bagi Mbah Yatinem, bantuan ini menjadi harapan yang menguatkan dirinya di masa tua. Dengan dana tersebut, ia bisa membeli makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengkhawatirkan dari mana harus mencari nafkah.
Kehadiran program ini tidak hanya memberi arti pada Mbah Yatinem, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun masyarakat dapat kembali dirasakan langsung oleh mereka yang paling membutuhkan.
BAZNAS Jatim terus berkomitmen menyalurkan amanah para muzakki agar tepat sasaran. Kisah Mbah Yatinem hanyalah satu dari sekian banyak bukti bahwa zakat mampu menghadirkan senyum dan ketenangan di tengah kehidupan mereka yang serba terbatas.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025).
Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza.
“Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima.
"Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80.
“Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat.
Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan.
“Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade.
“Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo.
Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya.
BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo.
Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di jatim.baznas.go.id/sedekah.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II.
Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/08/2025).
Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania.
“Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina.
“Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya.
Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat.
“Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya.
"Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut.
"Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya.
Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025.
Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E.
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina.
Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing.
“Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih.
“Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya.
“Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya.
Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur Tandatangani MoU, Perkuat UMKM dan Cegah Jeratan Rentenir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jawa Timur (BPR Jatim) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kantor BPR Jatim pada Rabu (13/8/2025).
Kerja sama ini diarahkan pada program penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif serta terlindungi dari praktik rentenir.
Pasca penandatanganan MoU, program penguatan UMKM direncanakan segera dilaksanakan dengan melibatkan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Pelaksanaan program akan difokuskan pada pendampingan langsung kepada pelaku UMKM sehingga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kecil, khususnya pada sektor produktif.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Jatim, yaitu Ketua Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA.; Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I; Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Dari pihak Bank UMKM Jawa Timur, hadir Direktur Utama Irwan Eka Wijaya Arsyad, ST., MM.; Direktur Kepatuhan Ir. Mohammad Amin; dan Direktur Pemasaran Agung Soeprihatmanto, S.E.
Bank UMKM Jawa Timur saat ini memiliki 32 cabang dan 131 kantor kas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, sehingga memiliki jangkauan layanan yang luas untuk mendukung pelaksanaan program pemberdayaan ini.
Ke depan, BAZNAS Jatim akan mengagendakan pertemuan dengan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur guna memfokuskan pelaksanaan kerja sama tersebut.
Komitmen ini diharapkan dapat diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam agenda bersama BAZNAS Jatim dan BPR Jatim untuk memajukan sektor UMKM di wilayah ini.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Optimalkan Penghimpunan ZIS di Kalangan Akademisi, BAZNAS Jatim Audiensi dengan Poltera Sampang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur terus memperluas jejaring kerja sama untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Senin (11/8/2025), BAZNAS Jatim menggelar audiensi dengan jajaran pimpinan Politeknik Negeri Madura (Poltera) di Sampang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS Jatim mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Poltera sebagai langkah optimalisasi pengumpulan ZIS di tingkat perguruan tinggi.
Pertemuan dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., bersama Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Dari pihak Poltera, hadir Direktur Laily Ulfiyah, M.T., Wakil Direktur Bidang Akademik M. Musta’in, M.T., serta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Ir. Akhmad Arif Kurdianto, S.ST., M.T.
Melalui sinergi ini, potensi ZIS di kalangan akademisi, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diharapkan dapat tergali secara maksimal, sekaligus memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Jatim untuk Mbah Rukmini yang Terbaring Sakit
Di Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, sebuah rumah sederhana berdinding kalsiboard, beratap asbes, dan berlantai plester menjadi tempat tinggal seorang perempuan lanjut usia bernama Mbah Rukmini. Hidup seorang diri, ia kini melewati hari-harinya di atas pembaringan setelah mengalami kelumpuhan akibat jatuh.
Keterbatasan fisik membuatnya tak lagi mampu beraktivitas seperti dulu. Untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia bergantung pada kebaikan tetangga yang dengan sukarela memasakkan makanan dan membantu merawatnya. Kehidupan Mbah Rukmini berjalan dalam kesunyian, ditemani semilir angin yang masuk melalui celah-celah dinding rumahnya.
Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan rutin sebesar Rp600 ribu setiap bulan. Bantuan ini menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari bahan makanan hingga keperluan sehari-hari. Meski tak mampu berjalan, kehadiran bantuan tersebut membawa rasa aman dan meringankan beban yang dipikulnya.
Bagi Mbah Rukmini, rumah sederhana itu adalah saksi bisu perjalanan hidup yang penuh ujian. Di balik keterbatasan fisik dan usia yang kian renta, ia masih merasakan hangatnya perhatian dari sesama. Melalui tangan-tangan peduli, harapannya untuk tetap bertahan dan menjalani hari dengan layak tetap menyala.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Perbaiki Hunian Tak Layak Milik Pak Kaseh di Gayam
Di sudut Dusun Sumurpandan, RT 018/RW 003, Desa Gayam, Bojonegoro, berdiri sebuah rumah sederhana dengan plakat BAZNAS yang terpasang rapi di bagian depan. Plakat itu menjadi penanda bahwa rumah tersebut telah melalui perjalanan panjang dari hunian tak layak menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh dan nyaman.
Pemiliknya, Pak Kaseh, pada tahun 2024 menerima bantuan Program Bedah Rumah senilai Rp20 juta dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan itu menjadi titik balik yang membawa perubahan besar bagi kehidupannya.
Sebelum bantuan datang, rumah yang ditempati Pak Kaseh berdinding gedek—anyaman bambu yang rapuh dimakan usia. Kondisi itu membuat rumah rentan terhadap terpaan angin dan hujan. Di musim hujan, air mudah masuk, sementara di musim kemarau, debu kerap beterbangan ke dalam ruangan.
Melalui Program Bedah Rumah, bangunan diperbaiki secara menyeluruh. Dinding bata ringan menggantikan gedek rapuh, atap spandek dipasang untuk melindungi dari cuaca, lantai plesteran menambah kenyamanan berpijak, dan kanopi baru melengkapi tampilan depan rumah. Semua itu memberikan rasa aman dan layak huni yang sebelumnya sulit dirasakan.
Kini, rumah tersebut bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru. Perubahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong mampu mengubah kehidupan seseorang, sekaligus memberi dorongan semangat untuk menatap masa depan dengan lebih optimis.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Pak Subakir di Bojonegoro
Siang itu, terik matahari membakar halaman rumah kecil di Desa Sumodikaran, RT 02/RW 01, Kecamatan Dander. Di sudut rumah, Subakir (53) tengah membereskan peralatan kerja seadanya. Tangan yang kapalan menjadi saksi perjuangan seorang kuli bangunan sekaligus pembantu harian, yang bertahun-tahun berusaha menjaga atap keluarganya tetap berdiri, meski dalam kondisi serba terbatas.
Sebelum 2023, rumah yang ditempati Subakir hanyalah bangunan sederhana berdinding triplek. Angin mudah masuk, hujan kerap membasahi lantai tanahnya. Saat hujan deras, kebocoran terjadi di berbagai sudut, membuat malam terasa dingin. Keterbatasan penghasilan dari pekerjaan serabutan membuatnya tak pernah sanggup memperbaiki rumah sendiri.
Perubahan datang melalui Program Bedah Rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta, ditambah dukungan Rp5 juta dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Bantuan tersebut digunakan untuk membangun ulang rumah: dinding bata ringan menggantikan triplek rapuh, pintu dan kusen baru terpasang kokoh, atap seng dan spandek melindungi dari hujan, sementara lantai keramik memberi kenyamanan yang selama ini diidamkan.
Kini, plakat bertuliskan “Peningkatan Kualitas Rumah BAZNAS” terpasang di bagian depan, menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat mengubah kehidupan seseorang. Dokumentasi penerimaan bantuan diwakili oleh ponakan Subakir, namun manfaatnya dirasakan langsung oleh dirinya dan keluarga.
Bagi Subakir, rumah baru ini menjadi simbol penguatan semangat untuk terus bekerja dan membangun masa depan keluarga. Dari rumah yang dulunya rawan roboh, kini ia memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, nyaman, dan layak huni — sebuah bukti nyata bahwa perhatian dan kepedulian mampu menyalakan kembali harapan di tengah keterbatasan.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →