Berita Terbaru
Pelatihan Z-Auto Batch 3, BAZNAS Jatim Bekali Mustahik dengan Keterampilan Mekanik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali melanjutkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Penerima Manfaat Program Z-Auto Batch 3.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 21–22 Mei 2025, di Bagus Lavida Mechanical Center, Surabaya, dengan diikuti oleh 10 peserta yang merupakan pengusaha bengkel dari kalangan mustahik.
Pelatihan dibuka langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam program ini adalah anugerah yang patut disyukuri.
“Panjenengan semua adalah orang-orang terpilih yang diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berubah. Pelatihan ini bukan hanya tentang perbengkelan, tetapi tentang memperbaiki nasib dan membuka jalan menuju kemandirian,” ungkap beliau penuh semangat.
Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis dalam bidang otomotif, tetapi juga mencakup penguatan karakter, etos kerja, dan manajemen usaha bengkel.
Dengan pendekatan ini, BAZNAS Jatim ingin memastikan bahwa para penerima manfaat benar-benar siap menjalani usaha secara profesional.
Pelatihan ini juga didukung oleh praktisi otomotif dan pelatih profesional, Bagus Heru Prasetyo, selaku pemilik Bagus Lavida Mechanical Training Center, yang memberikan pelatihan teknis secara intensif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, S.E., beserta jajaran tim pelaksana.
Dengan terlaksananya Batch ke-3 ini, Program Z-Auto BAZNAS Jatim kian mengukuhkan dirinya sebagai salah satu model pemberdayaan zakat produktif yang konkret dan berdampak langsung pada kehidupan mustahik.
BAZNAS Jatim berharap program ini akan terus berkembang dan menjadi inspirasi dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang mandiri, berkelanjutan, dan penuh keberkahan.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Hadir di HAKIN 2025: Wujudkan Keterbukaan Informasi yang Penuh Kepedulian
BAZNAS Provinsi Jawa Timur turut ambil bagian dalam peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2025 dan tasyakuran HUT ke-15 Komisi Informasi (KI) Jawa Timur, yang digelar di kantor KI Jatim, Waru, Sidoarjo. Keterlibatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan institusi publik dalam membangun Jawa Timur yang inklusif, transparan, dan peduli terhadap sesama.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, BAZNAS Jatim menyerahkan 50 paket santunan kepada anak-anak yatim piatu yang diundang khusus dalam acara tersebut. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis, serta uang tunai sebagai dukungan terhadap kelangsungan pendidikan mereka.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, KH. Ahsnaul Haq, menyampaikan bahwa partisipasi BAZNAS dalam peringatan HAKIN ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi publik, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai empati dan kemanusiaan.
“Semangat keterbukaan informasi harus dibarengi dengan keterbukaan hati untuk peduli dan berbagi. Kami ingin memberikan warna sosial dalam momentum penting ini, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian kita bersama,” ujar KH. Ahsnaul Haq dalam sambutannya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, diiringi doa dan salawat. Sejumlah tokoh turut hadir dan secara langsung menyerahkan santunan, di antaranya Asisten I Sekdaprov Jatim Benny Sampirwanto mewakili Gubernur, Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf, Ketua KI Jatim Edi Purwanto, serta Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.
Ketua KI Jatim, Edi Purwanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi BAZNAS Jatim dalam menyemarakkan peringatan HAKIN tahun ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kontribusi sosial luar biasa dari BAZNAS Jatim. Keterbukaan informasi yang kami perjuangkan akan semakin bermakna jika juga diiringi dengan keterbukaan hati untuk berbagi dan peduli,” ungkapnya.
Peringatan HAKIN tahun ini tak hanya menegaskan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga menjadikan momen ini sebagai ruang untuk membumikan nilai-nilai kemanusiaan. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa pembangunan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara harus dilandasi semangat keterbukaan yang menyentuh aspek spiritual dan sosial masyarakat.
BERITA16/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dari 45 Menjadi 60 Ekor: Kambing Bantuan BAZNAS Jatim Bangkitkan Harapan Mustahik di Bondowoso
Suasana di Dusun Lumbung RT 003/RW 001, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, kini sedikit berbeda. Kambing-kambing terdengar mengembik dari kandang sederhana milik kelompok ternak “Lumbung Berdaya”, tempat di mana harapan baru tengah tumbuh bagi 10 mustahik penerima bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Pada tahun 2024, BAZNAS Jatim menyalurkan 45 ekor kambing kepada kelompok ternak “Lumbung Berdaya” sebagai bagian dari program zakat produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Setiap anggota kelompok, termasuk Fahmi, seorang buruh serabutan, menerima beberapa ekor untuk dipelihara dan dikembangkan.
“Dulu saya kerja apa saja, serabutan. Sekarang alhamdulillah sudah punya ternak. Sudah berkembang juga, anak-anak kambing mulai lahir,” kata Fahmi sambil tersenyum, sambil memberi pakan rumput kepada ternaknya.
Hasil dari kerja keras dan pendampingan intensif mulai tampak. Hingga akhir April 2025, jumlah kambing meningkat dari 45 ekor menjadi 60 ekor, menandakan tingkat keberhasilan yang signifikan dalam pemeliharaan dan pengembangbiakan ternak.
BAZNAS Jatim berharap, bantuan ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian mustahik, sekaligus membuktikan bahwa zakat dapat menjadi kekuatan nyata dalam membangun ekonomi umat.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
ZAuto BAZNAS Kuatkan Usaha Bengkel Hasan di Kota Makassar
Bengkel milik Hasan di Jalan Sejati, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan program Z-Auto yang disalurkan melalui permodalan dan pendampingan, bengkel ini tidak hanya tumbuh dari sisi usaha, tetapi juga menjadi contoh nyata kemandirian ekonomi warga.
Pelayanan bengkel yang ramah, tertib, dan terstruktur menjadi daya tarik utama pelanggan yang terus berdatangan. Dukungan dari program Z-Auto memperkuat kapasitas usaha yang semula berskala kecil, kini mulai dikenal luas di lingkungan sekitar.
Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil agar mampu bersaing secara berkelanjutan melalui peningkatan keterampilan teknis dan manajemen usaha. Bengkel milik Hasan menjadi bukti bahwa dengan bimbingan dan dorongan yang tepat, potensi lokal dapat tumbuh mandiri dan berdaya.
Inisiatif ini sekaligus menunjukkan peran nyata Z-Auto dalam membangun kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan komitmen BAZNAS untuk memberdayakan ekonomi umat melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Rapat Persiapan Penggalangan Infaq Jamaah Haji 2025 Bersama Kanwil Kemenag dan UPT Asrama Haji
Dalam rangka memastikan kesiapan teknis dan strategis penggalangan infaq dari jamaah haji tahun 2025, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi bersama Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur dan UPT Asrama Haji Surabaya. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dan berlangsung pada Rabu, 7 Mei 2025, di Ruang Rapat BAZNAS Jatim, Surabaya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, antara lain Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Hadir pula Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jatim, Moh. Arwani, jajaran pengurus UPT Asrama Haji Surabaya, dan perwakilan Kabag/Kabid BAZNAS Jatim.
Dalam rapat ini, BAZNAS Jatim bersama mitra terkait membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan penggalangan infaq jamaah haji tahun 2025, termasuk penentuan target capaian infaq, strategi penyampaian pesan infaq kepada jamaah, serta kesiapan tim lapangan dalam proses sosialisasi dan pelaksanaan teknis. Penunjukan master of ceremony (MC) dengan kompetensi komunikasi yang tepat juga menjadi salah satu poin pembahasan penting untuk mendukung efektivitas pelaksanaan infaq di lokasi kedatangan.
BAZNAS Jatim menegaskan bahwa infaq jamaah haji merupakan salah satu bentuk kepedulian spiritual dan sosial yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat program pemberdayaan umat. Oleh karena itu, koordinasi lintas lembaga menjadi kunci sukses pelaksanaannya. Selain itu, rapat juga membahas kesiapan jadwal kepulangan haji, guna memastikan sinergi yang berkelanjutan dalam dua gelombang haji: keberangkatan dan pemulangan.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Ali Maschan, menyampaikan bahwa pihaknya siap memaksimalkan peran edukasi dan fasilitasi agar infaq jamaah tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, melainkan memberi dampak nyata bagi para mustahik di Jawa Timur. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terus terjalin antara BAZNAS Jatim, Kemenag, dan UPT Asrama Haji dalam membangun gerakan zakat dan infaq yang terarah serta penuh keberkahan.
Melalui pertemuan ini, BAZNAS Jatim optimis penggalangan infaq jamaah haji 2025 dapat berjalan lebih baik, tertib, dan profesional, serta memberi nilai tambah dalam semangat haji yang mabrur dan berdampak.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Perkuat Sinergi Daerah, BAZNAS Jatim Sambut Audiensi Kesra dan BAZNAS Kota Mojokerto
Dalam upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menerima audiensi dari Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mojokerto bersama jajaran BAZNAS Kota Mojokerto pada Rabu, 7 Mei 2025. Pertemuan dilangsungkan di Ruang Rapat BAZNAS Jatim, Surabaya, dan berlangsung hangat dalam suasana silaturahmi kelembagaan.
Audiensi ini dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Bidang Pengumpulan Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Sementara dari Kota Mojokerto, hadir Kabag Kesra Setda Kota Mojokerto, Robik Subagiyo, beserta jajaran, serta Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, H. Dwi Hariadi, S.E.
Pertemuan tersebut membahas rencana kegiatan keagamaan dan dakwah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Mojokerto dan agenda Mojokerto Bersholawat yang direncanakan berlangsung pada tanggal 13 atau 21 Juni mendatang. Dalam kesempatan ini, pihak Pemkot Mojokerto menyampaikan undangan resmi kepada Ketua BAZNAS Jatim untuk memberikan ceramah kebangsaan dalam acara tersebut.
Selain membahas kegiatan yang akan datang, audiensi ini juga menjadi ajang penyampaian apresiasi dari Pemkot dan BAZNAS Kota Mojokerto atas perhatian serta kontribusi nyata BAZNAS Jatim dalam berbagai bentuk bantuan sosial kepada warga Kota Mojokerto. Bantuan tersebut dinilai telah memberikan dampak langsung yang signifikan bagi mustahik dan masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Ali Maschan Moesa, menyambut baik inisiatif silaturahmi ini dan menegaskan pentingnya komunikasi yang erat antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota serta perangkat daerah. Ia menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai penggerak kolaborasi untuk menyejahterakan umat, bukan hanya melalui distribusi zakat, tetapi juga melalui pendekatan budaya, spiritual, dan kemasyarakatan.
Dengan adanya audiensi ini, BAZNAS Jatim kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program keagamaan dan sosial di daerah, serta mendorong keterpaduan program antara pusat, provinsi, dan daerah demi mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Audiensi Pengurus Wilayah Jamaah Al Khidmah, Bahas Penguatan Sinergi Dakwah dan Sosial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, menerima kunjungan audiensi dari Pengurus Wilayah Jamaah Al Khidmah pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Ruang Rapat BAZNAS Jatim, Surabaya. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, sebagai bentuk silaturahmi sekaligus upaya membangun sinergi antara lembaga dakwah dan lembaga zakat di Jawa Timur.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Bidang Pengumpulan, Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Dari pihak Jamaah Al Khidmah, hadir Ketua Pengurus Wilayah, Drs. KH. Abdurrahman, M.Pd., beserta jajarannya, serta sejumlah pejabat struktural dari BAZNAS Jatim.
Dalam pertemuan tersebut, Pengurus Wilayah Jamaah Al Khidmah memaparkan rencana program kerja mereka, yang mencakup perluasan dakwah ke lingkungan pesantren dan sekolah-sekolah di wilayah Jawa Timur. Selain itu, dibahas pula potensi kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi dan BAZNAS Jatim dalam bidang keummatan dan sosial kemasyarakatan.
Prof. Ali Maschan menyampaikan apresiasi atas langkah inisiatif yang dilakukan oleh Jamaah Al Khidmah. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Jatim sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan demi memperkuat dakwah Islam serta meningkatkan kesejahteraan umat. Menurut beliau, sinergi antara kekuatan dakwah dan kekuatan zakat merupakan kunci dalam membangun peradaban yang adil dan sejahtera.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dan konkret di masa mendatang, terutama dalam menyatukan visi dan misi keislaman dalam bingkai pemberdayaan umat.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Integrated Farming Binaan BAZNAS Sukses Panen Padi dan Palawija
Di bawah teriknya matahari Kalurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Istri Mbah Sariman dengan tekun memanen padi hasil dari program integrated farming yang didampingi oleh BAZNAS. Meskipun harus bekerja keras dengan sabit di tangan, semangat Istri Mbah Sariman tak pernah padam. Panen kali ini berhasil menghasilkan tujuh karung gabah kering panen (GKP) yang siap diproses lebih lanjut.
Setelah memanen padi, lahan tersebut dijemur dan disanitasi sebagai persiapan untuk menanam palawija pada musim berikutnya. Proses ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kelestarian lahan dan memastikan produktivitas yang berkelanjutan. Program integrated farming ini memadukan berbagai jenis pertanian yang saling mendukung satu sama lain, meningkatkan hasil panen dan pendapatan para petani mustahik binaan BAZNAS.
Pak Sariman, suami dari Istri Mbah Sariman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS yang telah mendampingi mereka dalam menjalankan pertanian terpadu ini. “Dengan bantuan BAZNAS, kami dapat meningkatkan hasil pertanian dan menjaga keberlanjutan usaha tani kami. Semangat dan kerja keras istri saya sangat luar biasa, dan kami semakin yakin bahwa hasil pertanian kami bisa lebih optimal,” ungkap Pak Sariman.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Dorong Inovasi Silase Ramah Lingkungan
Menjelang musim kurban, tim peternak dari Balai Ternak Bogor melakukan inovasi dalam penyediaan pakan bagi ternak domba. Mereka memanfaatkan limbah batang jagung sebagai bahan utama silase, yaitu pakan fermentasi bergizi yang cocok untuk hewan ruminansia seperti domba. Inovasi ini berhasil dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan pakan sebanyak 150 ekor domba yang dipelihara di balai ternak tersebut.
Pengolahan limbah jagung menjadi silase tidak hanya membantu menekan biaya operasional peternakan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung sistem peternakan yang lebih berkelanjutan. Limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini memiliki nilai guna tinggi sebagai sumber nutrisi ternak. Hal ini sejalan dengan semangat efisiensi dan pengelolaan sumber daya secara bijak.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan peternak melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan berdampak sosial. Dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh, peternak tidak hanya lebih mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang harganya cenderung fluktuatif.
Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat mendorong inovasi serupa di berbagai daerah lain, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak jelang Hari Raya Iduladha. Limbah yang diolah secara tepat terbukti bisa menjadi solusi cerdas dalam mendukung kebutuhan pakan ternak, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Inovasi Petani Mustahik di Teluknaga: Bukti Peran Strategis BAZNAS dalam Pemberdayaan Umat
Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan akan ketahanan pangan yang semakin mendesak, hadir sebuah inisiatif inspiratif dari para petani mustahik di Kecamatan Teluknaga. Kelompok Lumbung Pangan Alhasaniyah Benzar, yang dibina oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), kini mengembangkan inovasi pertanian berkelanjutan dengan menanam 300 bibit melon varietas unggulan Golden AlisaF1. Program ini tak hanya menjadi sarana penguatan ekonomi umat, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan hidup.
Dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam dan menggunakan pupuk organik hasil fermentasi, para petani mustahik yang tergabung dalam kelompok ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berinovasi. Justru, dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan modal semangat kemandirian, mereka mampu merintis usaha tani yang produktif dan berorientasi pada masa depan. BAZNAS hadir sebagai fasilitator utama dalam mewujudkan mimpi para petani kecil ini, tidak sekadar melalui bantuan dana, tetapi juga dengan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan.
Inisiatif ini menjadi bukti konkret bahwa zakat, jika dikelola dengan amanah dan strategi yang tepat, mampu menjadi instrumen transformasi sosial yang sangat kuat. Melalui program pemberdayaan ekonomi mustahik seperti ini, BAZNAS Provinsi Banten berperan aktif mendorong kemandirian umat Islam, khususnya di wilayah pedesaan. Melon Golden AlisaF1 dipilih bukan tanpa alasan — varietas ini dikenal memiliki nilai jual tinggi dan masa panen yang relatif singkat, sehingga sangat potensial untuk mendongkrak penghasilan petani binaan. Dengan sistem tanam organik, produk yang dihasilkan pun lebih sehat dan ramah lingkungan, membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk segmen konsumen yang peduli terhadap gaya hidup sehat.
Program ini bukan sekadar tentang budidaya melon, melainkan tentang bagaimana umat Islam bisa bangkit dari keterbatasan melalui semangat kolektif, solidaritas sosial, dan pengelolaan zakat yang profesional. Di tengah modernisasi dan tantangan global, kehadiran BAZNAS sebagai lembaga yang mempertemukan kepedulian muzaki dan kebutuhan mustahik sangatlah relevan dan krusial. Melalui kolaborasi yang kuat antara petani, masyarakat, dan lembaga zakat, terciptalah ekosistem pertanian yang mandiri, berdaya saing, serta membawa maslahat bagi umat. Teluknaga hari ini telah menjadi contoh baik bagaimana inovasi kecil bisa berdampak besar jika dibarengi dengan niat lillahi ta'ala dan sistem pendukung yang kuat.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Luncurkan Balai Ternak di Trenggalek, Berdayakan Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Trenggalek meluncurkan program Balai Ternak BAZNAS di Trenggalek, Jawa Timur, untuk memberdayakan para peternak penerima manfaat (mustahik) dan mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut.
Balai Ternak Trenggalek menjadi yang ke-46 Balai Ternak Domba dan Kambing dari total 54 Balai Ternak BAZNAS di berbagai wilayah Indonesia. Dalam peluncurannya, BAZNAS turut didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek.
Peluncuran Balai Ternak Trenggalek pada Kelompok Ternak Pringapus Barokah Farm, digelar di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, Rabu (30/4/2025), yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin, S.E.,M. PSDM., Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, S.Ag., M.M., serta penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum menyampaikan, Balai Ternak BAZNAS menjadi salah satu strategi BAZNAS untuk membantu mustahik agar dapat keluar dari garis kemiskinan, melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang didanai dari zakat para muzaki.
“Balai ternak ini merupakan bentuk nyata pengelolaan zakat produktif untuk pemberdayaan. Melalui program ini, mustahik tidak hanya diberikan modal, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar menjadi pelaku usaha ternak yang mandiri,” ujar Chamdani.
Sejak terbentuk pada 26 November 2024, lanjut Chamdani, Balai Ternak Trenggalek telah memberdayakan 20 peternak. BAZNAS turut menyalurkan 205 ekor domba.
"Bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil dari perjuangan rekan-rekan di BAZNAS. Dan inilah bentuk pertanggungjawaban BAZNAS. Kita tunjukkan langsung melalui program ini, bagaimana manfaat dan berkahnya zakat ketika disalurkan melalui BAZNAS," ucapnya.
Chamdani menjelaskan, pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba dan didukung oleh sumber daya alam dan manusia yang memadai.
Ia menambahkan, pengembangan Balai Ternak BAZNAS di Trenggalek tidak hanya difokuskan pada pembesaran ternak, tetapi juga mencakup budidaya persilangan antara domba lokal dengan jenis unggulan seperti Cross Texel, Dorper F1, dan Cross Suffolk.
Selain itu, lanjutnya, program ini turut dilengkapi dengan rumah kompos untuk produksi pupuk padat dan cair, serta penerapan sistem pertanian terpadu (integrated farming system) guna mendukung efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan.
Chamdani berharap, kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta masyarakat dapat terus diperkuat. Ia juga mengajak untuk masyarakat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi.
"Mudah-mudahan balai ternak ini membawa manfaat bagi kita semua, khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama bagi para mustahik," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin, S.E.,M. PSDM., menyampaikan apresiasi atas hadirnya Balai Ternak BAZNAS. Ia menilai, program ini relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan peternakan.
"Terima kasih kami sampaikan kepada BAZNAS atas kerja sama dalam peluncuran Balai Ternak di Trenggalek. Semoga melalui kerja sama ini, semakin banyak warga Trenggalek yang sadar akan pentingnya berzakat dan menyalurkannya melalui BAZNAS. Kita semua telah merasakan langsung besarnya manfaat zakat, yang salah satunya tercermin dari peluncuran Balai Ternak ini," ujarnya.
Ia berharap, program ini dapat terus berkembang dan diperluas ke wilayah lain di Trenggalek. Pemerintah daerah, katanya, siap bersinergi agar Balai Ternak semakin berkembang dan memberi manfaat besar, serta menjadi solusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Turut hadir dalam peluncuran tersebut, Wakil Ketua 1 BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua 2 BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Forkopimda Kabupaten Trenggalek, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pacitan, Tulungagung, dan Ponorogo beserta jajarannya.
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan Zmart BAZNAS Semangati Usaha Ibu Suryani
Sosok inspiratif muncul dari Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Dialah Ibu Ani Suryani, seorang ibu yang tak kenal lelah memperjuangkan kehidupan keluarganya melalui warung kecil miliknya. Dengan ketulusan dan semangat yang tinggi, ia menjajakan kebutuhan pokok serta aneka minuman instan demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Kehidupan Ibu Ani mulai berubah saat menerima bantuan program Zmart dari BAZNAS. Program ini memberi dukungan usaha yang membantunya untuk lebih mandiri dan mengembangkan warung miliknya. Bantuan tersebut bukan hanya berupa modal, tetapi juga pembinaan yang membuat usahanya tumbuh lebih baik.
Kini, warung sederhana Ibu Ani tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga simbol keteguhan dan harapan bagi banyak perempuan di sekitarnya. Ia menjadi contoh nyata bahwa perempuan pun mampu bangkit dan berdaya dengan kerja keras dan dorongan yang tepat.
Kisah Ibu Ani Suryani mencerminkan semangat Kartini masa kini, yang terus menginspirasi melalui perjuangan tanpa henti. Berkat dukungan dari BAZNAS, ia menunjukkan bahwa kebaikan bisa tumbuh dari hal kecil dan berdampak besar bagi lingkungan sekitarnya.
BERITA03/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Kunjungan Komisi Informasi Jawa Timur, Bahas Penguatan Kolaborasi dan Keterbukaan Publik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, Jumat (2/5/2025).
Kunjungan ini menjadi momentum penguatan kerja sama dalam hal keterbukaan informasi publik dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., jajaran kepala bagian dan kepala bidang BAZNAS Jatim.
Dari pihak Komisi Informasi Jatim hadir Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, A. Nur Aminuddin, S.Ag., M.M., beserta jajaran komisioner lainnya.
Dalam sambutannya, A. Nur Aminuddin mengapresiasi sambutan hangat dari BAZNAS Jatim dan menekankan pentingnya silaturahmi yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat seremonial, namun ditindaklanjuti dengan kerja sama yang nyata.
"Alhamdulillah, kita datang disambut dengan meriah dan baik serta tali silaturahim ini tidak hanya seremonial. Tetapi informasi dan kerja sama seterusnya akan kita jalin. Yang terpenting Jawa Timur berdaya, serta Komisi Informasi Jawa Timur mantap didukung oleh BAZNAS," ujarnya.
Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, MA., menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap sinergi antara kedua lembaga bisa terus terjalin dalam mendukung transparansi, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
"Terima kasih atas kunjungan serta silaturahminya. Mudah-mudahan silaturahmi ini menjalin kolaborasi sampai ke depannya dan terus berjuang bersama. Mudah-mudahan semuanya diberikan hidayah oleh Allah SWT," tuturnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jatim dalam memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai lembaga publik, guna mewujudkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan bermanfaat luas bagi masyarakat Jawa Timur.
BERITA02/05/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Kunjungan BNPT, Bahas Pemberdayaan Mantan Napiter
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, Rabu (30/4/2025). Pertemuan ini membahas potensi kolaborasi dalam program deradikalisasi dan pemberdayaan mantan narapidana terorisme (napiter) di Jawa Timur.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta jajaran kepala bagian dan kepala bidang BAZNAS Jatim. Sementara itu, pihak BNPT dipimpin langsung oleh Direktur Deradikalisasi, Kombes Pol Iwan Ristiyanto, S.I.K., beserta tim.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Iwan menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki kerja sama pemberdayaan umat, khususnya bagi para mantan napiter di Jawa Timur yang berjumlah kurang lebih 215 orang.
"Maksud kedatangan saya ke sini adalah silaturahmi kemudian pemberdayaan umat, dengan mengedepankan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, terutama kepada mantan narapidana terorisme yang ada di Jawa Timur. Harapan kami, semoga saudara-saudara kami tersebut bisa kembali ke Islam rahmatan lil alamin dan mencintai Indonesia seutuhnya," ujar Iwan.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyambut baik inisiatif BNPT tersebut. Ia menegaskan bahwa BAZNAS siap berkolaborasi dalam program-program kemanusiaan dan sosial, termasuk untuk kelompok marginal seperti mantan napiter.
"Prinsip sama, BAZNAS ini NKRI harga mati. Kolaborasi, mudah-mudahan ini awalan yang barokah karena memang BAZNAS tugasnya mengurusi orang-orang melarat dan terpinggirkan," tegas Prof. Ali.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun sinergi antara lembaga zakat dan aparat negara dalam menjaga stabilitas, membina rekonsiliasi sosial, serta memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Audiensi PW IPNU Jatim, Dorong Sinergi Pembangunan SDM Pelajar NU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, pada Rabu (30/4/2025).
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi antara BAZNAS dan organisasi pelajar dalam memperkuat peran serta generasi muda dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta jajaran kabag/kabid BAZNAS Jatim.
Dari pihak IPNU, hadir Ketua PW IPNU Jatim M. Rafli Rifki Reza beserta jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Ketua PW IPNU Jatim menyampaikan maksud dan tujuan dari audiensi tersebut.
“Kami ingin membangun sinergi program bersama BAZNAS Jawa Timur dalam rangka pembangunan sumber daya manusia. Harapannya, kolaborasi ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya pelajar Nahdlatul Ulama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar M. Rafli Rifki Reza.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menyambut baik inisiatif sinergi tersebut.
“Kita ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa keberkahan—panjang umur, rezeki BAZNAS bertambah, rezeki IPNU juga bertambah. Hari ini, organisasi apapun harus berkolaborasi. Kita tidak bisa sukses sendirian. Mudah-mudahan kolaborasi ini memberi manfaat bagi BAZNAS maupun IPNU Jawa Timur,” tuturnya.
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Entaskan Kemiskinan, BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto sebagai upaya mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi mustahik di sektor peternakan.
Balai Ternak yang tergabung dalam Balai Ternak Kabupaten Mojokerto merupakan balai ternak domba atau kambing ke 45 dari 54 Balai Ternak BAZNAS RI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Peluncuran Balai Ternak Kabupaten Mojokerto diselenggarakan di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (29/4/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc, M. Hum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan & Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan Program Balai Ternak merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui pengelolaan ternak secara komunal.
"Melalui Balai Ternak Kabupaten Mojokerto ini, kami ingin meningkatkan populasi ternak juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak mustahik bisa sejahtera,” ujarnya.
Kiai Noor menyebut, Balai Ternak Kabupaten Mojokerto terbagi menjadi dua kelompok Balai Ternak yaitu Balai Ternak Kelompok Gembala Sejahtera Lokasi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur serta Balai Ternak Kelompok Tirto Mulyo Lokasi di Desa Dusun Tambaksari, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
"Untuk peternak semuanya berjumlah 30 orang untuk Kelompok Gembala Sejahtera 15 Orang dan Kelompok Tirto Mulyo 15 orang," ucap Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, Balai Ternak BAZNAS di Kabupaten Mojokerto ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi ternak, namun sebagai upaya memberdayakan para peternak lokal agar dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
"Alhamdulillah dari semua Balai Ternak tidak ada yang rugi, semuanya berkembang dengan baik karena ada pendampingan," kata Kiai Noor.
"Kami berharap Balai Ternak Mojokerto ini bisa dikembangkan untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat Mojokerto," imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc, M. Hum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah membangun Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang terus berupaya mengelola zakat, infak dan sedekah masyarakat dengan program-program produktif seperti ini,” katanya.
Pihaknya juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam mengembangkan Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto. "Ini merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi kita semua untuk mengelola program ini sebaik mungkin," ucapnya.
Karenanya, dia berharap Balai Ternak Kabupaten Mojokerto menjadi lokomotif dalam menggerakkan usaha ekonomi para mustahik, peningkatan kesejahteraan peternak dan mendorong terciptanya peternakan yang mandiri dan berkelanjutan
"Ini sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menguatkan ketahanan pangan dan mendorong ekonomi kerakyatan," ucapnya.
Turut hadir Waka 3 BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si, Waka 4 BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M, Komandan Kodim Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P, Kejaksaan dr Endang Tirtana, S.H , M.H., CLS., CCD., CSSL, Asisten 1 : Bambang Purwanto, S.H., M.H, Kakan Kemenag Muttakin, M.Ag, beserta jajaran.
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Luncurkan BMD di Mojokerto, Bantu Kembangkan Usaha Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kota Mojokerto resmi meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Mojokerto, sebagai langkah strategis meningkatkan ekonomi mustahik melalui dukungan akses modal usaha dan pendampingan pengembangan usaha mikro.
Hingga saat ini, terdapat 26 BMD yang tersebar di 17 Provinsi di Indonesia, termasuk BMD Mojokerto yang telah diinisiasi sejak akhir tahun 2024 dan mulai beroperasi pada 2 Januari 2025.
Peluncuran BMD ini diselenggarakan di Kantor BMD Mojokerto, Jawa Timur, Senin (28/4/2025), yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum selaku Pimpinan Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Ketua BAZNAS Kota Mojokerto H. Dwi Hariadi, SE., dan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, program BMD adalah salah satu upaya strategis BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik di wilayah pedesaan, termasuk di Mojokerto.
"Program BMD menjadi salah satu program unggulan BAZNAS yang telah berhasil membantu ribuan mustahik pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Kini, Mojokerto menjadi bagian dari kota yang menerima manfaat program ini," ujar Kiai Noor.
Ia menjelaskan, BMD merupakan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS yang bergerak pada layanan keuangan mikro yang ditujukan untuk para mustahik pelaku usaha mikro dalam bentuk bantuan permodalan dan pendampingan pengembangan usaha.
"Pembiayaan BMD menggunakan prinsip al-Qardh al-Hasan, yang artinya tanpa bunga (non-profit), dan sepenuhnya ditujukan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha mereka tanpa terbebani cicilan yang memberatkan," lanjut Kiai Noor.
"BMD di Mojokerto ini menjadi yang ke-26 didirikan. Dengan bertambahnya lokasi BMD, diharapkan semakin banyak mustahik yang dapat mengakses modal usaha, mengembangkan bisnis, dan akhirnya mandiri secara ekonomi, serta berkontribusi pada perekonomian lokal," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah BAZNAS RI menghadirkan program BMD di wilayahnya. Menurutnya, program ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kami menyambut baik hadirnya program BMD dari BAZNAS RI di Kota Mojokerto. Bagi Kami (Pemkot Mojokerto) program ini memiliki dampak nyata bagi pelaku usaha kecil, khususnya dari kalangan masyarakat kurang mampu. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat kami butuhkan dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” kata Ika.
Ika juga menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan BAZNAS dalam mendukung pendampingan, pelatihan, dan pemantauan agar para penerima manfaat BMD dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan profesional.
Peluncuran BMD turut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, K.H Ahsanul Haq, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr.K.H, Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur K.H, Husnul Khuluq, MM., Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.Ip, M.Si.
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Kunjungan Edukasi Mahasiswa UINSA Surabaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan edukasi dari mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, yang dilaksanakan pada Kamis (24/4) di Kantor BAZNAS Jatim, di Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan pemahaman langsung kepada mahasiswa terkait tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di BAZNAS Jatim. Materi yang disampaikan meliputi proses penghimpunan dana ZIS, pendistribusian kepada mustahik, manajemen keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, serta sistem audit internal lembaga.
Kepala Satuan Audit Internal BAZNAS Jatim, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini.
“Terima kasih atas kehadiran panjenengan semua yang merupakan kader-kader bangsa, yang sekarang menempuh pendidikan S1, audiensi ke BAZNAS Jatim, untuk mempelajari seperti apa tata kelola zakat di sini,” ungkapnya.
Hadir pada acara ini jajaran kepala bagian/kepala bidang BAZNAS Jatim, antara lain Kepala Bidang Pengumpulan Abdullah Sugeng, Kepala Bidang Pendistribusian Chandra Asmara, S.E., Kepala Bagian Keuangan Makrus Ichsan, M.H.I., serta Kepala Bagian Umum dan SDM Dwindayatie, S.E.
Dalam sesi pemaparan, para mahasiswa mendapat penjelasan menyeluruh tentang pengelolaan zakat, termasuk proses penghimpunan dana, pendistribusian kepada mustahik, pencatatan dan pelaporan keuangan, hingga manajemen administrasi internal.
Sistem pengelolaan yang diterapkan di BAZNAS Jatim mengacu pada regulasi nasional, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014.
Struktur organisasi BAZNAS Jatim terdiri atas ketua, wakil ketua, dan kepala-kepala bidang, yang diangkat melalui proses seleksi ketat serta disetujui oleh BAZNAS RI.
Masing-masing bidang memiliki staf pendukung yang bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas spesifik, seperti pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana zakat, pengelolaan program distribusi, serta administrasi umum dan kepegawaian.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh wawasan langsung dari praktik nyata lembaga zakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan umat.
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan ZChicken BAZNAS Bantu Mashar Kembangkan Usaha Ayam Krispi
Keberkahan mengajar ngaji dapat membuka jalan rezeki yang lebih luas. Salah satunya dirasakan oleh Mashar seorang pedagang bakso bakar di depan Masjid Pasar Aurduri, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Berkat bantuan program ZChicken dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kini ia berhasil mengembangkan usaha baru di bidang kuliner dengan berjualan ayam krispi. Dukungan modal dan pendampingan usaha dari BAZNAS telah membantu Mashar memperluas jangkauan usahanya dan menarik lebih banyak pelanggan.
Program ZChicken yang dijalankan oleh BAZNAS bertujuan untuk memberdayakan mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga pelatihan manajemen bisnis, strategi pemasaran, dan pendampingan dalam mengelola keuangan. Dengan adanya bimbingan ini, Mashar dapat mengelola usahanya dengan lebih baik, meningkatkan kualitas produk, serta menjaga kepuasan pelanggan. Keberhasilannya dalam menjalankan usaha ayam krispi menunjukkan bahwa zakat yang dikelola secara produktif dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerimanya.
Kesuksesan Mashar dalam mengembangkan usaha juga membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, usahanya juga membantu meningkatkan perekonomian lokal. Mashar yang sebelumnya hanya mengandalkan penghasilan dari bakso bakar, kini memiliki dua sumber pendapatan yang lebih stabil. Hal ini membuktikan bahwa dengan niat yang kuat serta dukungan dari program pemberdayaan seperti yang dilakukan BAZNAS, para mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
BAZNAS terus berkomitmen dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat untuk membantu umat Islam mencapai kemandirian finansial. Dengan semakin banyaknya mustahik yang berhasil meningkatkan taraf hidupnya melalui bantuan zakat produktif, diharapkan semangat gotong royong dalam Islam semakin kuat dan zakat semakin berperan dalam membangun kesejahteraan umat. Keberhasilan Mashar menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa setiap usaha yang dijalankan dengan keikhlasan dan doa, serta didukung dengan bantuan yang tepat, dapat berbuah kesuksesan.
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Gelar Pesantren Jalan Cahaya untuk Disabilitas Sensorik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan dakwah yang inklusif dengan menggelar program Pesantren Jalan Cahaya.
Program ini dirancang untuk menyasar 1.500 penyandang disabilitas sensorik rungu wicara yang tersebar di berbagai pondok pesantren serta komunitas di wilayah Jabodetabek.
Pada kesempatan terbaru, kegiatan ini bekerja sama dengan Majelis Ta'lim Tuli Indonesia (MTTI) dan melibatkan 100 peserta, kebanyakan dari mereka adalah saudara-saudara tuli yang ingin memperdalam ilmu agama. Program ini berlangsung di Jakarta Selatan dan mengedepankan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan para penyandang disabilitas.
Secara terpisah, Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyoroti pentingnya menghadirkan kajian agama yang relevan dan mudah diakses bagi peserta. "Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan pembelajaran mengenai akhlak, fiqih, serta pembelajaran Al-Qur'an isyarat. Hal ini menjadi fokus BAZNAS dalam memberdayakan komunitas disabilitas agar dapat memperdalam ilmu agama dengan mudah dan efektif," jelas Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, baru-baru ini.
Lebih jauh, Saidah menekankan bahwa pesantren ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai jembatan menuju pemahaman agama yang lebih mendalam bagi saudara-saudara tuli. "Kami berharap kedepannya program ini dapat memperdalam spiritualitas bagi para peserta, serta dapat menciptakan lingkungan keagamaan yang ramah bagi semua kalangan," tambahnya.
Selain itu, BAZNAS juga menunjukkan dukungan konkret dengan menyalurkan 100 Paket Ramadhan Bahagia secara simbolis kepada Majelis Ta’lim Tuli Indonesia (MTTI). Tak hanya itu, bantuan pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup para peserta juga menjadi bagian integral dari kegiatan ini.
Pesantren Jalan Cahaya adalah bukti nyata dari keseriusan BAZNAS dalam memastikan manfaat zakat dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas sensorik. Dengan mengusung tema "Menyinarikan Hati dan Menebar Ilmu", program ini diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi kaum disabilitas untuk terlibat aktif dalam kehidupan keagamaan.
BERITA31/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
