WhatsApp Icon
Lebaran Yatim BAZNAS Jatim-Cabdindik Pasuruan, 100 Anak Yatim Terima Santunan

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Pasuruan menggelar kegiatan Lebaran Yatim di SMAN 1 Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Waka I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Pasuruan Erwan Tjahjono, S.H., M.H., beserta jajaran, pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota Pasuruan, pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Pasuruan, serta kepala SMA/SMK/SLB Negeri se-Wilayah Pasuruan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 anak yatim menerima santunan. Selain itu, BAZNAS Jatim juga menyalurkan bantuan modal usaha kepada 10 mustahik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Pasuruan, Erwan Tjahjono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa zakat merupakan instrumen yang sangat mulia dalam ajaran Islam. Menurutnya, penyaluran zakat diharapkan dapat dilakukan secara merata dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim.

"Zakat merupakan instrumen yang sangat mulia di dalam Islam. Pentasyarufan zakat kita harapkan dapat merata, termasuk kepada anak-anak yatim," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim yang telah dilaksanakan di lingkungan Cabdindik Pasuruan. Meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas dan semakin memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Semoga Lebaran Yatim ini mendapat manfaat yang luas dan memperkuat kepedulian sosial bagi kita semua. Terima kasih kepada Bapak Ibu donatur UPZ BAZNAS," katanya.

Sementara itu, Waka IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Menurutnya, berbuat baik kepada anak yatim tidak terbatas pada bulan Muharram, tetapi dapat dilakukan kapan saja.

"Berbuat baik kepada yatim tidak hanya di bulan Muharram saja. Kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa ada kewajiban yang harus dipenuhi umat Islam, yaitu menunaikan zakat, infak, dan sedekah," tuturnya.

Ia menjelaskan, zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuan syariat, termasuk mencapai nisab. Sementara bagi masyarakat yang belum mencapai nisab, masih dapat mengambil bagian dalam kebaikan melalui infak dan sedekah.

"Mari kita tingkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Dengan semakin banyak yang kita himpun, insyaallah semakin banyak pula masyarakat yang dapat kita bantu dan semakin banyak anak yatim yang dapat kita santuni," ujarnya.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jatim bersama Cabdindik Pasuruan berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh. Sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan lingkungan pendidikan diharapkan mampu memperkuat penghimpunan ZIS sekaligus memperluas manfaatnya bagi para mustahik di Jawa Timur.

21/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Lebaran Yatim BAZNAS Jatim di Mojokerto, Wujudkan Kepedulian dan Penguatan Ekonomi Mustahik

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Lebaran Yatim di Aula SMK Negeri 2 Kota Mojokerto, Selasa (14/07/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan produktif bagi para mustahik.

Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi., Pimpinan BAZNAS Kota dan Kabupaten Mojokerto, Pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kepala SMA/SMK/sederajat se-Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, serta para penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa agar tetap memiliki semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha kepada 5 mustahik serta bantuan alat usaha berupa rombong kepada 5 mustahik sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran besar dalam menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program seperti Lebaran Yatim, BAZNAS tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu bangkit dan mandiri. Waka II BAZNAS Kota Mojokerto (Drs. Akhnan) turut hadir dan memberikan santunan secara simbolis kepada anak yatim pada sesi inti acara.

Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Cabdindik Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, UPZ, serta seluruh satuan pendidikan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi semakin banyak pihak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik.

Melalui semangat berbagi dan gotong royong, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan.

14/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Lebaran Yatim Bersama Cabdindik Probolinggo, BAZNAS Jatim Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan Mustahik

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Probolinggo menggelar kegiatan Lebaran Yatim di Masjid As Syuhada SMK Negeri 2 Probolinggo, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan mustahik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Timur Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Probolinggo H. Slamet Goestiantoko, M.Si., pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota Probolinggo, pengurus UPZ Cabdindik Wilayah Probolinggo, para kepala SMA/SMK/SLB se-Wilayah Probolinggo, serta 100 anak yatim dan 10 penerima manfaat bantuan pemberdayaan.

Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Probolinggo, H. Slamet Goestiantoko, M.Si., menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan anak-anak yatim dan para penerima manfaat di Masjid As Syuhada. Menurutnya, masjid dipilih sebagai lokasi kegiatan karena Lebaran Yatim merupakan kegiatan yang sangat mulia dan menjadi bentuk ibadah yang dicintai Rasulullah SAW.

"Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama UPZ Cabdindik. Selain itu, kami juga memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran serta bantuan modal usaha untuk kantin sekolah. Terima kasih kepada seluruh guru dan kepala sekolah yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui UPZ BAZNAS. Semoga tahun depan semakin banyak anak yatim yang dapat kita bantu," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Timur, Drs. KH. Masnuh, M.A., menyampaikan salam dari Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang pada saat bersamaan menghadiri agenda di Kabupaten Nganjuk. Beliau berharap santunan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi anak-anak yatim.

Ia menjelaskan bahwa Lebaran Yatim merupakan agenda yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Cabdindik se-Jawa Timur sebagai bentuk sinergi BAZNAS dengan dunia pendidikan dalam menebarkan kepedulian sosial.

"Alhamdulillah, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Jawa Timur terus meningkat. Amanah dari para muzaki tersebut kami salurkan melalui berbagai program kemaslahatan, seperti Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), santunan fakir, santunan yatim, hingga bantuan gerobak dan modal usaha bagi mustahik," tuturnya.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim terus tumbuh di lingkungan pendidikan, sehingga semakin banyak mustahik yang merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki.

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Amazing Muharram, BAZNAS Jatim Bersama Cabdindik Lamongan Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan Mustahik

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Lamongan menggelar kegiatan Amazing Muharram, Lebaran Yatim di Hall Andanwangi, Laboratorium Perhotelan (Edotel) SMK Negeri 1 Lamongan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Program Lebaran Yatim BAZNAS Jawa Timur bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menyemarakkan bulan Muharram 1448 H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabdindik Wilayah Lamongan Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan, Kepala SMK Negeri 1 Lamongan, para kepala SMA/SMK/SLB se-Lamongan, serta para penerima manfaat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Jawa Timur menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim, bantuan 5 rombong usaha bagi pelaku UMKM mustahik, serta 5 bantuan modal usaha masing-masing senilai Rp2.000.000. Anak-anak yatim juga menerima tas sekolah beserta alat tulis sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Lamongan, Dr. Budi Sulistyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi semua pihak.

"Alhamdulillah, hari ini 100 anak yatim menerima santunan, lima mustahik memperoleh bantuan rombong usaha, dan lima mustahik lainnya menerima bantuan modal usaha. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan ketakwaan kita serta menghadirkan keberkahan dan kenikmatan dunia maupun akhirat," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa meski baru enam bulan bertugas di Cabdindik Lamongan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja. Menurutnya, Lamongan saat ini menjadi salah satu wilayah terbaik di Jawa Timur dalam penyaluran beasiswa berkat sinergi dan dukungan BAZNAS serta para muzaki.

"Kami bersyukur dapat menyisihkan sebagian rezeki melalui BAZNAS. Ini merupakan ikhtiar bersama yang juga sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Timur untuk memperkuat pengelolaan zakat melalui BAZNAS," tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup karena memiliki dampak besar terhadap kebersihan hati dan kesehatan mental.

Menurutnya, Al-Qur'an memberikan perhatian yang sangat besar terhadap persoalan hati. Pertemuan yang paling baik adalah pertemuan yang membahas kebaikan dan sedekah, yaitu membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, janda, dan anak yatim.

Beliau juga menegaskan bahwa anak yatim tidak boleh merasa rendah diri karena Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang yatim. Bahkan, dalam Al-Qur'an, penyebutan anak yatim didahulukan sebelum fakir miskin sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap mereka.

"Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau akan bersama orang-orang yang mengasuh anak yatim. Orang yang gemar membantu sesama, bersedekah, dan peduli kepada orang lain, insyaallah akan memiliki hati yang bersih dan memperoleh kebahagiaan," tutur beliau.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jatim juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan badan pemerintah nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Beliau mengapresiasi peran UPZ Cabdindik Lamongan yang selama ini menjadi salah satu Unit Pengumpul Zakat terbaik di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Melalui program Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jawa Timur berharap semangat berbagi di bulan Muharram terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi bersama Dinas Pendidikan diharapkan semakin memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah, tidak hanya dalam bentuk santunan kepada anak yatim, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi mustahik agar semakin mandiri dan sejahtera.

08/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Cabdindik Bangkalan Gelar Lebaran Yatim, Santuni 100 Anak Yatim dan Berdayakan 10 Mustahik

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Bangkalan menggelar kegiatan Lebaran Yatim di SMA Negeri 2 Kamal, Bangkalan, Selasa (7/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim serta bantuan modal usaha dan alat kerja kepada 10 mustahik binaan Cabdindik Bangkalan.

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa. M.Si., Waka I Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Cabdindik Wilayah Bangkalan Tisnan, S.Pd., M.Pd., Kasi SMA/SMK Cabdindik Bangkalan, Ketua MKKS SMA Negeri, Ketua MKKS SMK Swasta, para kepala SMA/SMK se-Bangkalan, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Bangkalan, Tisnan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Lebaran Yatim yang mempertemukan BAZNAS Jatim dengan keluarga besar dunia pendidikan di Bangkalan.

Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Jatim atas kepeduliannya kepada anak-anak yatim di Bangkalan. Menurutnya, kehadiran BAZNAS diharapkan membawa keberkahan serta mendapat ridha Allah SWT.

"Memuliakan dan mencintai anak yatim merupakan perintah Allah SWT. Membantu anak yatim juga berarti membantu fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan kita," ujarnya.

Atas nama Cabdindik Bangkalan, ia berharap sinergi dengan BAZNAS Jatim dapat terus berlanjut setiap tahun dengan jumlah penerima manfaat yang semakin meningkat, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim, fakir miskin, dan masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Islam.

"Orang yang gemar membantu fakir miskin, anak yatim, dan janda yang membutuhkan akan memiliki hati yang bersih, tidak mudah marah, dan tidak mudah berputus asa," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bagian dari syiar Muharram. Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang anak yatim sehingga umat Islam diajak untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur'an.

Ketua BAZNAS Jatim juga menyampaikan salam dari Gubernur Jawa Timur serta menjelaskan bahwa program Lebaran Yatim akan dilaksanakan di seluruh 24 Cabang Dinas Pendidikan se-Jawa Timur.

"Insyaallah seluruh Cabdindik di Jawa Timur akan kita bantu. Semoga penghimpunan zakat terus meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jatim turut mengapresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu organisasi perangkat daerah yang aktif mendukung pengelolaan zakat melalui BAZNAS. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat.

Selain santunan kepada 100 anak yatim, BAZNAS Jatim juga menyerahkan bantuan modal usaha dan alat kerja kepada 10 mustahik binaan Cabdindik Bangkalan. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat usaha para penerima manfaat sehingga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, BAZNAS Jatim terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat. Semangat berbagi di bulan Muharram diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperluas pemberdayaan ekonomi mustahik di berbagai daerah di Jawa Timur.

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

BAZNAS Jatim Dorong Pembentukan UPZ di AKN Putra Sang Fajar Blitar
BAZNAS Jatim Dorong Pembentukan UPZ di AKN Putra Sang Fajar Blitar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan audiensi ke Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar pada Rabu (20/8/2025). Pertemuan ini difokuskan pada rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus sebagai upaya optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Audiensi dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta Ketua BAZNAS Kota Blitar H. Mariyoto, S.E. Dari pihak kampus hadir Direktur AKN Putra Sang Fajar Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, Wakil Direktur I M. Nur Fu’ad, M.Kom, dan Wakil Direktur II Anang Widigdyo, S.Pt., M.Pt. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan mandat Undang-Undang No. 23 Tahun 2011. “ASN diwajibkan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Proses pembentukan UPZ cepat dan mudah, cukup ajukan nama pengurus, dan segera dapat diterbitkan SK dari BAZNAS Jatim", ungkap Prof. Ali Maschan. Beliau menjelaskan, mekanisme pengelolaan yang dijalankan BAZNAS memungkinkan sebagian besar hasil pengumpulan tetap dapat dimanfaatkan kembali oleh UPZ. "Hasil pengumpulan ZIS pun bisa kembali hingga 70 persen untuk kebutuhan kampus maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. Sementara itu, Direktur AKN Putra Sang Fajar Blitar, Dr. Drs. Halid Hasan, M.Strat.HRM, menyambut baik inisiatif ini. “Alhamdulillah, kampus kami kedatangan tokoh-tokoh yang sudah tidak asing lagi. Nama AKN memang belum begitu populer, tetapi kehadiran BAZNAS Jatim memberi pencerahan dan penguatan", kata Dr. Halid Hasan. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS di kampus sudah ada namun belum optimal. "Dengan bimbingan BAZNAS Jatim, Insya Allah bulan September kami mulai mengoptimalkan pengelolaan ZIS melalui UPZ, meskipun dari nilai yang relatif kecil,” ujarnya. Dr. Halid juga menambahkan bahwa AKN saat ini tengah berproses menuju transformasi menjadi politeknik, dengan harapan dapat membuka program D3 dan S1. Pihak kampus menilai langkah sinergi dengan BAZNAS Jatim ini akan membawa manfaat tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas melalui penguatan pemberdayaan berbasis kampus.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025). Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan. “Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza. “Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza. BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
HUT RI ke-80, BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Salurkan Bantuan bagi Eks Napiter Binaan
HUT RI ke-80, BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Salurkan Bantuan bagi Eks Napiter Binaan
Memperingati Kemerdekaan RI ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim menyalurkan bantuan pemberdayaan berupa modal usaha kepada 10 mantan narapidana terorisme (napiter). Setiap penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp2.500.000. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Ahad (17/8/2025). Bakesbangpol Jatim menjelaskan bahwa fasilitasi ini merupakan upaya mendukung eks napiter agar mandiri secara ekonomi dan berdaya guna di tengah masyarakat. Melalui dukungan tersebut, para penerima diharapkan dapat mengembangkan usaha produktif sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial. Sinergi BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam mewujudkan pemberdayaan yang inklusif sekaligus menjaga stabilitas serta keamanan di Jawa Timur.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kasih Sayang untuk Mbah Yatinem, Lansia Sebatang Kara yang Terima Bantuan BAZNAS Jatim
Kasih Sayang untuk Mbah Yatinem, Lansia Sebatang Kara yang Terima Bantuan BAZNAS Jatim
Usianya sudah senja, tubuhnya ringkih, dan langkahnya pun tidak lagi sekuat dulu. Begitulah kondisi Mbah Yatinem, seorang lansia dari Dusun Karangrejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, yang hidup sebatang kara. Sehari-harinya ia harus berjuang menghadapi sakit-sakitan, tanpa ada keluarga yang mendampingi. Dalam kesendirian itu, hadir uluran tangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui BAZNAS Kabupaten Trenggalek. Sejak tahun 2024, Mbah Yatinem terdaftar sebagai penerima manfaat program bantuan fakir. Setiap bulannya, ia menerima santunan sebesar Rp600.000 untuk membantu mencukupi kebutuhan hidupnya. Bagi sebagian orang, angka itu mungkin tidak besar. Namun bagi Mbah Yatinem, bantuan ini menjadi harapan yang menguatkan dirinya di masa tua. Dengan dana tersebut, ia bisa membeli makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengkhawatirkan dari mana harus mencari nafkah. Kehadiran program ini tidak hanya memberi arti pada Mbah Yatinem, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun masyarakat dapat kembali dirasakan langsung oleh mereka yang paling membutuhkan. BAZNAS Jatim terus berkomitmen menyalurkan amanah para muzakki agar tepat sasaran. Kisah Mbah Yatinem hanyalah satu dari sekian banyak bukti bahwa zakat mampu menghadirkan senyum dan ketenangan di tengah kehidupan mereka yang serba terbatas.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025). Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza. “Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80. “Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat. Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan. “Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade. “Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo. Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya. BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di jatim.baznas.go.id/sedekah.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II. Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/08/2025). Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. “Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. “Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya. Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat. “Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya. "Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut. "Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya. Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E.
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina. Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing. “Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih. “Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya. “Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya. Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur Tandatangani MoU, Perkuat UMKM dan Cegah Jeratan Rentenir
BAZNAS Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur Tandatangani MoU, Perkuat UMKM dan Cegah Jeratan Rentenir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jawa Timur (BPR Jatim) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kantor BPR Jatim pada Rabu (13/8/2025). Kerja sama ini diarahkan pada program penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif serta terlindungi dari praktik rentenir. Pasca penandatanganan MoU, program penguatan UMKM direncanakan segera dilaksanakan dengan melibatkan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Pelaksanaan program akan difokuskan pada pendampingan langsung kepada pelaku UMKM sehingga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kecil, khususnya pada sektor produktif. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Jatim, yaitu Ketua Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA.; Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I; Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Dari pihak Bank UMKM Jawa Timur, hadir Direktur Utama Irwan Eka Wijaya Arsyad, ST., MM.; Direktur Kepatuhan Ir. Mohammad Amin; dan Direktur Pemasaran Agung Soeprihatmanto, S.E. Bank UMKM Jawa Timur saat ini memiliki 32 cabang dan 131 kantor kas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, sehingga memiliki jangkauan layanan yang luas untuk mendukung pelaksanaan program pemberdayaan ini. Ke depan, BAZNAS Jatim akan mengagendakan pertemuan dengan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur guna memfokuskan pelaksanaan kerja sama tersebut. Komitmen ini diharapkan dapat diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam agenda bersama BAZNAS Jatim dan BPR Jatim untuk memajukan sektor UMKM di wilayah ini.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Optimalkan Penghimpunan ZIS di Kalangan Akademisi, BAZNAS Jatim Audiensi dengan Poltera Sampang
Optimalkan Penghimpunan ZIS di Kalangan Akademisi, BAZNAS Jatim Audiensi dengan Poltera Sampang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur terus memperluas jejaring kerja sama untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Senin (11/8/2025), BAZNAS Jatim menggelar audiensi dengan jajaran pimpinan Politeknik Negeri Madura (Poltera) di Sampang. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Jatim mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Poltera sebagai langkah optimalisasi pengumpulan ZIS di tingkat perguruan tinggi. Pertemuan dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., bersama Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Dari pihak Poltera, hadir Direktur Laily Ulfiyah, M.T., Wakil Direktur Bidang Akademik M. Musta’in, M.T., serta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Ir. Akhmad Arif Kurdianto, S.ST., M.T. Melalui sinergi ini, potensi ZIS di kalangan akademisi, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diharapkan dapat tergali secara maksimal, sekaligus memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Jatim untuk Mbah Rukmini yang Terbaring Sakit
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Jatim untuk Mbah Rukmini yang Terbaring Sakit
Di Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, sebuah rumah sederhana berdinding kalsiboard, beratap asbes, dan berlantai plester menjadi tempat tinggal seorang perempuan lanjut usia bernama Mbah Rukmini. Hidup seorang diri, ia kini melewati hari-harinya di atas pembaringan setelah mengalami kelumpuhan akibat jatuh. Keterbatasan fisik membuatnya tak lagi mampu beraktivitas seperti dulu. Untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia bergantung pada kebaikan tetangga yang dengan sukarela memasakkan makanan dan membantu merawatnya. Kehidupan Mbah Rukmini berjalan dalam kesunyian, ditemani semilir angin yang masuk melalui celah-celah dinding rumahnya. Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan rutin sebesar Rp600 ribu setiap bulan. Bantuan ini menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari bahan makanan hingga keperluan sehari-hari. Meski tak mampu berjalan, kehadiran bantuan tersebut membawa rasa aman dan meringankan beban yang dipikulnya. Bagi Mbah Rukmini, rumah sederhana itu adalah saksi bisu perjalanan hidup yang penuh ujian. Di balik keterbatasan fisik dan usia yang kian renta, ia masih merasakan hangatnya perhatian dari sesama. Melalui tangan-tangan peduli, harapannya untuk tetap bertahan dan menjalani hari dengan layak tetap menyala.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Perbaiki Hunian Tak Layak Milik Pak Kaseh di Gayam
BAZNAS Jatim Perbaiki Hunian Tak Layak Milik Pak Kaseh di Gayam
Di sudut Dusun Sumurpandan, RT 018/RW 003, Desa Gayam, Bojonegoro, berdiri sebuah rumah sederhana dengan plakat BAZNAS yang terpasang rapi di bagian depan. Plakat itu menjadi penanda bahwa rumah tersebut telah melalui perjalanan panjang dari hunian tak layak menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh dan nyaman. Pemiliknya, Pak Kaseh, pada tahun 2024 menerima bantuan Program Bedah Rumah senilai Rp20 juta dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan itu menjadi titik balik yang membawa perubahan besar bagi kehidupannya. Sebelum bantuan datang, rumah yang ditempati Pak Kaseh berdinding gedek—anyaman bambu yang rapuh dimakan usia. Kondisi itu membuat rumah rentan terhadap terpaan angin dan hujan. Di musim hujan, air mudah masuk, sementara di musim kemarau, debu kerap beterbangan ke dalam ruangan. Melalui Program Bedah Rumah, bangunan diperbaiki secara menyeluruh. Dinding bata ringan menggantikan gedek rapuh, atap spandek dipasang untuk melindungi dari cuaca, lantai plesteran menambah kenyamanan berpijak, dan kanopi baru melengkapi tampilan depan rumah. Semua itu memberikan rasa aman dan layak huni yang sebelumnya sulit dirasakan. Kini, rumah tersebut bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru. Perubahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong mampu mengubah kehidupan seseorang, sekaligus memberi dorongan semangat untuk menatap masa depan dengan lebih optimis.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Pak Subakir di Bojonegoro
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Pak Subakir di Bojonegoro
Siang itu, terik matahari membakar halaman rumah kecil di Desa Sumodikaran, RT 02/RW 01, Kecamatan Dander. Di sudut rumah, Subakir (53) tengah membereskan peralatan kerja seadanya. Tangan yang kapalan menjadi saksi perjuangan seorang kuli bangunan sekaligus pembantu harian, yang bertahun-tahun berusaha menjaga atap keluarganya tetap berdiri, meski dalam kondisi serba terbatas. Sebelum 2023, rumah yang ditempati Subakir hanyalah bangunan sederhana berdinding triplek. Angin mudah masuk, hujan kerap membasahi lantai tanahnya. Saat hujan deras, kebocoran terjadi di berbagai sudut, membuat malam terasa dingin. Keterbatasan penghasilan dari pekerjaan serabutan membuatnya tak pernah sanggup memperbaiki rumah sendiri. Perubahan datang melalui Program Bedah Rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta, ditambah dukungan Rp5 juta dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Bantuan tersebut digunakan untuk membangun ulang rumah: dinding bata ringan menggantikan triplek rapuh, pintu dan kusen baru terpasang kokoh, atap seng dan spandek melindungi dari hujan, sementara lantai keramik memberi kenyamanan yang selama ini diidamkan. Kini, plakat bertuliskan “Peningkatan Kualitas Rumah BAZNAS” terpasang di bagian depan, menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat mengubah kehidupan seseorang. Dokumentasi penerimaan bantuan diwakili oleh ponakan Subakir, namun manfaatnya dirasakan langsung oleh dirinya dan keluarga. Bagi Subakir, rumah baru ini menjadi simbol penguatan semangat untuk terus bekerja dan membangun masa depan keluarga. Dari rumah yang dulunya rawan roboh, kini ia memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, nyaman, dan layak huni — sebuah bukti nyata bahwa perhatian dan kepedulian mampu menyalakan kembali harapan di tengah keterbatasan.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Rombong dari BAZNAS Jatim Jadi Andalan Pak Yanuri Nafkahi Keluarga
Rombong dari BAZNAS Jatim Jadi Andalan Pak Yanuri Nafkahi Keluarga
Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Bojonegoro, tampak seorang penjual bakso mendorong gerobaknya menyusuri jalanan dari siang hingga malam hari. Ia adalah Pak Yanuri, warga Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, yang menggantungkan hidupnya dari usaha bakso keliling. Sudah setahun terakhir, Pak Yanuri menjalankan usahanya menggunakan rombong hasil bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro senilai Rp3.500.000. Setiap hari, ia mulai berkeliling pukul 11 siang, berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain demi menjajakan dagangan. Jumlah pembeli memang tak menentu, namun ia tetap bersemangat. Dari hasil jualannya, kini ia mampu memperoleh omzet sekitar Rp500.000 per hari, cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama istri dan dua anaknya. “Alhamdulillah, dari jualan ini saya bisa dapat omzet sekitar lima ratus ribu rupiah per hari. Cukup untuk makan, bayar sekolah anak, dan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya sambil tersenyum. Perjalanan Pak Yanuri adalah potret kecil dari keberhasilan program pemberdayaan alat kerja yang diinisiasi BAZNAS Jatim. Meskipun dimulai dari keterbatasan, semangat kerja keras dan kebermanfaatan bantuan yang tepat sasaran telah membuka jalan menuju kemandirian ekonomi bagi mustahik seperti Pak Yanuri.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dibantu BAZNAS Jatim, Kelompok Ternak di Lamongan Kini Mandiri dan Mampu Berinfak
Dibantu BAZNAS Jatim, Kelompok Ternak di Lamongan Kini Mandiri dan Mampu Berinfak
Di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, sekelompok buruh tani membuktikan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong bisa menjadi fondasi kemandirian ekonomi. Mereka tergabung dalam Kelompok Ternak Rojokoyo, penerima manfaat program pemberdayaan ternak kambing dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan. Program ini dimulai dengan bantuan modal Rp75 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp7,5 juta dari BAZNAS Lamongan, yang digunakan untuk pengadaan 39 ekor domba jantan. Ternak dipelihara secara bergiliran oleh 10 anggota kelompok, yang terbiasa dengan ritme kerja sebagai buruh tani. Setiap hari mereka berbagi tugas memberi pakan dan mengatur pencahayaan kandang, berdasarkan jadwal yang disepakati bersama. Pakan hijauan pun disiapkan mandiri dari lahan khusus yang mereka kelola sendiri. Ketika Iduladha tiba, sebanyak 37 ekor domba berhasil terjual, menyisakan dua ekor sebagai bibit. Dari penjualan itu, masing-masing anggota memperoleh keuntungan bersih Rp1.800.000, serta mampu menyisihkan Rp600.000 untuk infak kelompok. Modal hasil penjualan tak berhenti di situ. Dana tersebut diputar kembali untuk pembelian domba baru dengan konsep breeding (pengembangbiakan) dan fattening (penggemukan). Saat ini, populasi ternak kelompok mencapai 27 ekor, terdiri dari 1 pejantan F1 Dorper, 12 bakalan jantan cross Texel, 11 indukan betina, dan 3 ekor cempe hasil breeding. Pendamping ternak dari BAZNAS RI, yang diperbantukan oleh BAZNAS Lamongan, turut mendampingi mereka dalam setiap tahap usaha. Dari perencanaan hingga manajemen, dari pemeliharaan hingga pencatatan administrasi—semuanya berjalan lebih rapi dan terarah. Hari ini, Kelompok Rojokoyo tidak hanya menghasilkan domba siap jual, tetapi juga melahirkan peternak-peternak tangguh yang perlahan menapaki jalan kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bantu Mustahik Pedesaan, BAZNAS Jatim Kembali Gulirkan Bantuan Ternak Kambing di Banyuwangi
Bantu Mustahik Pedesaan, BAZNAS Jatim Kembali Gulirkan Bantuan Ternak Kambing di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan program bantuan ternak kambing kepada mustahik di Kabupaten Banyuwangi. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di Dusun Pringgondani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi (2/8/2025), dan menjadi kali ketiga Banyuwangi menerima program serupa dari BAZNAS Jatim. Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menjelaskan bahwa program bantuan ternak kambing bukan hanya diberikan untuk Banyuwangi, tetapi juga daerah lain di Jawa Timur. “BAZNAS Provinsi Jawa Timur setiap tahun menggulirkan program bantuan ternak kambing, bukan hanya di Kabupaten Banyuwangi, tapi di kabupaten yang lain juga sama,” ujarnya. Kiai Ahsanul Haq menambahkan, sebelumnya BAZNAS Jatim juga melakukan serah terima program ternak kambing di Kabupaten Bondowoso. Sama seperti Banyuwangi, Bondowoso pun telah tiga kali menerima program ini. “Kemarin kami juga serah terima program ternak kambing di Bondowoso. Bondowoso itu juga yang ketiga kalinya, sama dengan di Banyuwangi, sehingga kami memang ada unsur pemerataan untuk bantuan ternak kambing juga program-program yang lain,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap bantuan ternak kambing yang digulirkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik. “Mudah-mudahan ternak kambing yang ketiga yang kita gulirkan di Banyuwangi ini bisa berkembang biak sesuai dengan harapan kita, mampu mengangkat derajat ekonomi warga dan mengentaskan mereka dari kemiskinan menuju kesejahteraan,” pungkasnya. Program bantuan ternak kambing merupakan salah satu strategi BAZNAS Jatim dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, yang diharapkan mampu memberikan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Kisah Pak Ahmad: Guru Honorer yang Kini Punya Rumah Layak Berkat BAZNAS Jatim
Kisah Pak Ahmad: Guru Honorer yang Kini Punya Rumah Layak Berkat BAZNAS Jatim
Di tengah sunyinya pedesaan Dusun Kumisik, RT 03/RW 04, Desa Lawanganagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, hidup seorang guru swasta honorer bernama Pak Mustofa. Dengan penghasilan hanya Rp500.000 per bulan, ia tetap setia mengajar di lembaga pendidikan Darul Ulum demi mencerdaskan anak-anak desa. Di sela waktunya, Pak Mustofa juga menjadi buruh tani demi menambah penghasilan agar kebutuhan keluarganya dapat terpenuhi. Pak Mustofa memiliki dua orang putra. Mereka tumbuh dan belajar dalam keterbatasan, termasuk di rumah yang dulu jauh dari kata layak huni. Dindingnya terbuat dari gedek (anyaman bambu) yang sudah lapuk, berlantaikan tanah, dan atap yang sering bocor kala hujan mengguyur. Namun, di balik kesederhanaan itu, ia tetap menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan syukur. Perubahan besar mulai datang ketika BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Lamongan memberikan bantuan melalui program Bedah Rumah. Pak Mustofa menerima bantuan senilai Rp20 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp10 juta dari BAZNAS Lamongan. Dengan total Rp30 juta, rumahnya dibangun ulang di atas tanah milik sendiri. Kini, rumah itu berdiri dengan bata ringan, atap asbes, dan lantai semen yang kokoh—memberikan kenyamanan baru bagi keluarga kecil ini. Dua kamar tidur pun tersedia, cukup untuk memberikan ruang yang layak bagi kedua anaknya tumbuh dan belajar. “Alhamdulillah, sekarang rumah saya jauh lebih nyaman. Anak-anak bisa tidur dengan tenang, tidak lagi khawatir kehujanan,” ucap Pak Mustofa dengan senyum penuh rasa syukur. Meski plakat BAZNAS Jatim sebagai penanda program belum terpasang, manfaat dari bantuan tersebut sudah dirasakan nyata. Rumah itu kini menjadi tempat berteduh yang aman, tempat belajar anak-anaknya, dan tempat Pak Mustofa memulai hari-hari mengajarnya dengan tenang. Kisah Pak Mustofa bukan sekadar cerita tentang pembangunan fisik rumah, melainkan tentang bagaimana zakat yang dikelola secara amanah dapat mengubah kehidupan—dari keterbatasan menuju kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dulu Tak Layak Huni, Kini Pak Zulianto Miliki Rumah dengan Dua Kamar Berkat BAZNAS Jatim
Dulu Tak Layak Huni, Kini Pak Zulianto Miliki Rumah dengan Dua Kamar Berkat BAZNAS Jatim
Di sebuah sudut Dusun Sambiroto, RT 03/RW 02, Desa Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, berdiri rumah baru yang belum lama selesai dibangun. Rumah itu milik Pak Zulianto, seorang kuli batu yang kini bisa bernapas lega setelah bertahun-tahun tinggal di hunian tak layak yang nyaris roboh. Dulu, rumah Pak Zulianto lebih menyerupai kandang kambing—dindingnya hanya dari gedek (anyaman bambu), rapuh, dan sebagian telah berlubang. Setiap malam, ia dan keluarganya harus menghadapi udara dingin yang masuk dari celah-celah bambu dan suara genteng goyah yang sewaktu-waktu bisa jatuh. Namun kini, kondisi itu tinggal kenangan. Pak Zulianto menjadi penerima program Bedah Rumah yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan, menggantikan mustahik sebelumnya, Pak Bambang Suwito. Ia menerima bantuan sebesar Rp20 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp10 juta dari BAZNAS Lamongan, yang digunakan untuk membangun rumah dari nol. “Alhamdulillah, matur nuwun sanget. Rumah lama sudah tidak layak ditempati, sekarang sudah bisa tinggal lebih nyaman. Terima kasih BAZNAS,” ujar Pak Zulianto dengan suara penuh haru. Rumah barunya kini berdiri dengan struktur bata ringan, atap asbes, dan memiliki dua kamar tidur. Meskipun lantainya masih berupa tanah, rumah itu jauh lebih kokoh dan aman. Bahkan di dalamnya, Pak Zulianto menyisihkan satu ruangan kecil sebagai musholla pribadi, tempat ia dan keluarga menunaikan ibadah sehari-hari. Pembangunan dilakukan secara efisien dan penuh semangat gotong royong. Dana yang terbatas dikelola dengan cermat, memastikan setiap rupiah memberi dampak maksimal bagi kenyamanan dan keselamatan keluarga Pak Zulianto. Kisah Pak Zulianto adalah bukti nyata bahwa zakat dan infak yang dihimpun oleh BAZNAS mampu menjawab kebutuhan mendasar masyarakat dhuafa. Dari rumah reyot yang nyaris ambruk, kini tumbuh harapan baru: sebuah rumah layak yang menjadi tempat bernaung, tempat ibadah, dan tempat menata masa depan yang lebih baik.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Pacitan Salurkan Bantuan untuk Dongkrak Ekonomi Mustahik
BAZNAS Jatim dan Pacitan Salurkan Bantuan untuk Dongkrak Ekonomi Mustahik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Pacitan menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat mustahik di Kabupaten Pacitan sebagai upaya nyata meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Bantuan yang disalurkan meliputi program bedah rumah bagi 13 penerima manfaat dengan nilai masing-masing sebesar Rp20 juta, bantuan rombong dan tambahan modal usaha sebesar Rp1 juta untuk 14 pelaku usaha kecil, serta dana bergulir tanpa bunga senilai Rp2,5 juta per orang untuk 10 pedagang di Pasar Montongan Tulakan dan Pasar Minulyo. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Rabu, 7 Agustus 2025. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Ketua BAZNAS Kabupaten Pacitan Shodiq Suja’. Dalam sambutannya, Sekda Heru Wiwoho menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Pacitan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, serta berharap agar kolaborasi ini terus ditingkatkan guna memperluas jangkauan manfaat di masa mendatang. Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, KH. Masnuh, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan amanah dari para muzakki yang disalurkan melalui program-program pemberdayaan. Ia berharap bantuan ini dapat membawa manfaat dan keberkahan, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Pacitan, khususnya para mustahik.
BERITA08/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Pak Mulud: Dari Rumah Gedek Menuju Hunian Layak, Uluran Harapan dari BAZNAS Jatim.
Pak Mulud: Dari Rumah Gedek Menuju Hunian Layak, Uluran Harapan dari BAZNAS Jatim.
Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga simbol harapan dan ketenangan hidup. Hal itu kini mulai dirasakan oleh Pak Mulud, seorang buruh tani asal Desa Jetek, RT 04/RW 06, Kelurahan Kedungrembug, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, yang mendapat bantuan program Bedah Rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan. Selama bertahun-tahun, Pak Mulud dan keluarganya tinggal di rumah yang sangat memprihatinkan. Dinding rumah terbuat dari gedek—anyaman bambu yang mulai lapuk—sementara atap dari genteng tua kerap bocor bahkan ambruk saat hujan dan angin kencang datang. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tak mampu memperbaiki rumah tersebut, karena penghasilannya sebagai buruh tani hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, harapan itu datang saat ia terpilih sebagai penerima program Bedah Rumah. Melalui program ini, Pak Mulud menerima bantuan sebesar Rp20 juta dari BAZNAS Jatim dan Rp10 juta dari BAZNAS Kabupaten Lamongan. Dengan total bantuan Rp30 juta, rumah yang dulu reyot kini mulai dibangun kembali dari nol. “Alhamdulillah, kulo mboten nyangko nopo-nopo, niki luar biasa bantuanipun. Saestu ndadosaken griyo ingkang layak kagem keluarga kulo,” ucap Pak Mulud, matanya berkaca-kaca, tak percaya rumah lamanya yang reyot kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang kokoh. Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemasangan fondasi, susunan bata, hingga rangka atap, yang meski masih menggunakan genteng lama, tetap terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya. Dana yang diberikan dikelola seefisien mungkin, tanpa mengurangi kualitas bangunan. Para tetangga bahkan turut bergotong-royong, menyumbangkan tenaga agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan hemat biaya. Kini, Pak Mulud tak lagi dihantui rasa waswas setiap kali langit mendung. Ia dan keluarganya bisa tinggal di rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman—sebuah perubahan besar yang lahir dari tangan-tangan dermawan dan pengelolaan zakat yang tepat sasaran.
BERITA08/08/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →