WhatsApp Icon

BAZNAS Jatim dan Kemenhaj Matangkan Strategi Penggalangan Infaq Jamaah Haji 2026

20/05/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Jatim

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Jatim dan Kemenhaj Matangkan Strategi Penggalangan Infaq Jamaah Haji 2026

Dokumentasi BAZNAS Jatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penggalangan Infaq Jamaah Haji Tahun 2026 pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mematangkan strategi penggalangan infaq saat pemulangan jamaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Bina dan Pengendalian Haji & Umroh Kanwil Kementerian Haji & Umroh Provinsi Jawa Timur H. Gartaman, S.Ag., M.H., Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Jatim.

Dalam arahannya, H. Gartaman menyampaikan bahwa sesuai alur pemulangan jamaah haji, tidak akan ada seremoni khusus saat kedatangan jamaah. Karena waktu yang diberikan kepada MC hanya sekitar 5–6 menit, proses penggalangan infaq harus dilakukan secara singkat, jelas, dan efektif. Relawan juga diharapkan dapat bergerak cepat agar seluruh proses penggalangan dapat selesai dalam waktu sekitar 15 menit.

Ia menambahkan, BAZNAS perlu menyiapkan desain dan strategi yang optimal mengingat terdapat sekitar 9 rombongan dengan 11 jalur kedatangan jamaah. Koordinasi bersama ketua rombongan (karom) juga akan dilakukan untuk membantu memberikan motivasi kepada jamaah. Selain itu, koordinasi teknis akan terus diperkuat melalui grup komunikasi bersama.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, menyampaikan bahwa jadwal kedatangan jamaah cukup padat dan beragam sehingga pergerakan petugas harus diatur dengan baik agar tidak menghambat alur pelayanan jamaah. Ia menjelaskan bahwa sistem pelaksanaan tahun lalu akan kembali diterapkan dengan konsep yang lebih ringkas dan padat.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan perolehan infaq tahun ini. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya dari 96 kloter berhasil dihimpun sekitar Rp1 miliar. Dengan jumlah 116 kloter pada tahun ini, diharapkan perolehan infaq dapat meningkat lebih besar.

Beliau juga menegaskan bahwa Islam selalu mengutamakan kualitas amal. Penggalangan infaq ini diniatkan sebagai bagian dari ibadah yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan agar mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Selain itu, beliau turut mendoakan seluruh jamaah haji agar kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.

Pada kesempatan yang sama, Waka II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seluruh petugas dari BAZNAS, Asrama Haji, maupun Kementerian Haji akan diberikan seragam resmi yang dapat diambil pada 26 Mei di kantor BAZNAS Jatim. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas sudah standby satu jam sebelum jadwal kedatangan kloter guna menjaga kelancaran proses di lapangan.

Selain itu, setiap penerimaan infaq dari jamaah nantinya harus ditandatangani oleh tiga unsur, yakni BAZNAS, Kementerian Haji, dan Asrama Haji sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →