WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim dan Kemenhaj Matangkan Strategi Penggalangan Infaq Jamaah Haji 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penggalangan Infaq Jamaah Haji Tahun 2026 pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mematangkan strategi penggalangan infaq saat pemulangan jamaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Bina dan Pengendalian Haji & Umroh Kanwil Kementerian Haji & Umroh Provinsi Jawa Timur H. Gartaman, S.Ag., M.H., Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Jatim.

Dalam arahannya, H. Gartaman menyampaikan bahwa sesuai alur pemulangan jamaah haji, tidak akan ada seremoni khusus saat kedatangan jamaah. Karena waktu yang diberikan kepada MC hanya sekitar 5–6 menit, proses penggalangan infaq harus dilakukan secara singkat, jelas, dan efektif. Relawan juga diharapkan dapat bergerak cepat agar seluruh proses penggalangan dapat selesai dalam waktu sekitar 15 menit.

Ia menambahkan, BAZNAS perlu menyiapkan desain dan strategi yang optimal mengingat terdapat sekitar 9 rombongan dengan 11 jalur kedatangan jamaah. Koordinasi bersama ketua rombongan (karom) juga akan dilakukan untuk membantu memberikan motivasi kepada jamaah. Selain itu, koordinasi teknis akan terus diperkuat melalui grup komunikasi bersama.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, menyampaikan bahwa jadwal kedatangan jamaah cukup padat dan beragam sehingga pergerakan petugas harus diatur dengan baik agar tidak menghambat alur pelayanan jamaah. Ia menjelaskan bahwa sistem pelaksanaan tahun lalu akan kembali diterapkan dengan konsep yang lebih ringkas dan padat.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan perolehan infaq tahun ini. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya dari 96 kloter berhasil dihimpun sekitar Rp1 miliar. Dengan jumlah 116 kloter pada tahun ini, diharapkan perolehan infaq dapat meningkat lebih besar.

Beliau juga menegaskan bahwa Islam selalu mengutamakan kualitas amal. Penggalangan infaq ini diniatkan sebagai bagian dari ibadah yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan agar mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Selain itu, beliau turut mendoakan seluruh jamaah haji agar kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.

Pada kesempatan yang sama, Waka II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seluruh petugas dari BAZNAS, Asrama Haji, maupun Kementerian Haji akan diberikan seragam resmi yang dapat diambil pada 26 Mei di kantor BAZNAS Jatim. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas sudah standby satu jam sebelum jadwal kedatangan kloter guna menjaga kelancaran proses di lapangan.

Selain itu, setiap penerimaan infaq dari jamaah nantinya harus ditandatangani oleh tiga unsur, yakni BAZNAS, Kementerian Haji, dan Asrama Haji sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

20/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Potensi Zakat ASN Rp191 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi di Cabdindik Malang-Batu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 1 Kota Malang dan diikuti para ASN serta tenaga pendidik di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang menyampaikan bahwa sosialisasi dan edukasi mengenai zakat profesi masih perlu diperkuat. Menurutnya, masih banyak ASN maupun guru yang belum memahami mekanisme serta ketentuan zakat profesi. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim menegaskan bahwa pemerintah telah memperkuat regulasi pengelolaan zakat melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014. Karena itu, ASN yang telah memenuhi ketentuan diharapkan dapat menunaikan zakat profesi sebagai bentuk ibadah sekaligus kontribusi sosial dalam pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menjelaskan bahwa nisab zakat profesi tahun 2026 setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Ia menyebut potensi zakat ASN di wilayah Kota Malang dan Batu mencapai sekitar Rp191 juta per bulan dan diharapkan dapat dioptimalkan. Selain itu, sekitar 70 persen dana yang terkumpul nantinya dapat kembali ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam bentuk program-program sosial bagi masyarakat.

08/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Strategi Heru Susanto Menjemput Sejahtera Bersama Program Jatim Makmur BAZNAS Jatim

BLITAR – Bekerja sebagai buruh serabutan seringkali membuat Heru Susanto merasa terhimpit oleh ketidakpastian. Namun, kehadiran program Jatim Makmur dari BAZNAS Jatim memberikan pegangan baru bagi warga Dusun Genjong ini. Melalui bantuan ternak kambing senilai Rp 7.500.000, Heru memulai babak baru sebagai peternak.

Heru sadar bahwa kunci sukses beternak adalah konsistensi. Di sela-sela kesibukannya mencari upah harian, ia menyempatkan diri untuk ngarit atau mencari rumput segar setiap sore. Baginya, setiap helai rumput adalah investasi untuk masa depan anak-anaknya.

Ketelatenan Heru membuahkan hasil yang menggembirakan. Kambing bantuan yang awalnya berjumlah 3 ekor, kini telah berkembang biak menjadi 8 ekor. Keberhasilan Heru dalam menjaga kesehatan dan reproduksi ternaknya mendapat apresiasi dari para pendamping lapangan BAZNAS.

Transformasi ekonomi ini membuat Heru lebih mandiri secara finansial. Ia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada panggilan kerja serabutan yang tidak pasti. Kini, ia memiliki aset produktif yang terus tumbuh, membuktikan bahwa zakat adalah motor penggerak ekonomi yang sangat efektif di tingkat akar rumput.

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Sujiono dan Keajaiban Zakat BAZNAS Jatim: Dari 3 Ekor Menjadi 9 ekor Kambing

BLITAR - Di bawah langit Dusun Genjong yang sejuk, Sujiono tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah melalui tiga ekor kambing. Pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan ini kini dikenal sebagai salah satu mustahik paling berhasil dalam program Jatim Makmur yang diinisiasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Beberapa waktu lalu, Sujiono menerima modal usaha berupa ternak kambing senilai Rp 7.500.000. Baginya, itu bukan sekadar hewan ternak, melainkan amanah besar dari para muzakki. Dengan ketelatenan luar biasa, ia mulai merawat kambing-kambing tersebut, memastikan pakan hijauannya tercukupi meski ia sendiri sibuk bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

Hasil dari ketekunan itu pun berbuah manis. Dari modal awal 3 ekor, kini kandang kecil di belakang rumahnya telah dihuni oleh 9 ekor kambing yang sehat. Pertambahan jumlah yang mencapai tiga kali lipat ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan ekonomi yang tepat dapat memutus rantai kemiskinan.

Kini, Sujiono menatap masa depan dengan lebih optimis. Baginya, kesuksesan ini adalah jembatan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Ia berharap, keberhasilan ini tidak hanya berhenti di dirinya, tetapi juga mampu menginspirasi warga lain untuk terus berjuang mengubah nasib melalui zakat produktif.

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim–Kemenhaj Jatim Teken MoU Penggalangan Infak Jamaah Haji 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur resmi menjalin sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Timur dan UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penggalangan infak jamaah haji tahun 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Dr. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag.; Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si.; serta para Wakil Ketua BAZNAS Jatim.

Plt. Kakanwil Kemenhaj Jatim, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa keterlibatan jamaah dalam penguatan ekonomi melalui pengelolaan infak adalah momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ia menekankan bahwa kontribusi yang terlihat kecil secara individu akan berdampak besar jika dikelola secara kolektif dan profesional.

“Keterlibatan jamaah di dalam pengembangan industri ekonomi manajemen ini benar-benar bisa menjadi satu momen bahwa jamaah juga ikut dalam bagaimana meningkatkan kesejahteraan, meskipun kecil,” ujarnya.

Program ini dinilai selaras dengan visi Kementerian Haji dalam membangun peradaban haji yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kepedulian sosial. Melalui inisiatif ini, jamaah diharapkan tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kedermawanan.

Lebih lanjut, Anam memastikan bahwa langkah ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar terintegrasi dalam sistem penyelenggaraan haji nasional.

“Namun demikian, insya Allah upaya-upaya ini akan kami komunikasikan dengan pimpinan, sehingga apa yang kami lakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan haji benar-benar terpantau dari pusat,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Kemenhaj Jatim akan segera mengimplementasikan poin-poin kerja sama tersebut dengan berkoordinasi intensif bersama UPT Asrama Haji Sukolilo dan BAZNAS Jatim.

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Baznas Jatim Salurkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro
Baznas Jatim Salurkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro
Sore ini, Selasa (18/1/2022), telah dilangsungkan Penyerahan Bantuan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro dari Baznas Jatim oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bakorwil Pamekasan. Penyerahan bantuan kepada pelaku usaha ultra mikro diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jatim, dan secara bergiliran dilanjutkan oleh Bupati Pamekasan, Pj Sekdaprov Jatim, Baznas Jatim, dan juga Bapak Kalaksa BPBD Jatim. Selain bantuan modal, diserahkan pula bantuan paket sembako kepada segenap pelaku usaha mikro yang hadir. Kepada segenap masyarakat penerima bantuan yang hadir, Gubernur mengajak untuk banyak bersyukur, berdoa dan memperhatikan pendidikan anak, serta tidak terburu-buru menikahkan anak sebelum dewasa. Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak semua yang hadir melantunkan Shalawat Burdah.
BERITA18/01/2022 | kang Sulaey
BAZNAS JATIM TARGETKAN REHABILITASI 1001 RTLH PADA 2022
BAZNAS JATIM TARGETKAN REHABILITASI 1001 RTLH PADA 2022
Sepanjang tahun 2021, Badan Amil Zakat Nasional Jawa Timur (BAZNAS Jatim) telah menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk 10 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Ngawi. Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Ahsanul Haq, saat peresmian rumah Kamso, warga Desa Beran, Ngawi, salah satu penerima bantuan, pada Kamis (6/1/22). Ditemui usai seremonial, Ahsanul Haq juga menyampaikan, program bedah rumah merupakan salah satu program utama dari BAZNAS. Pihaknya menyebut, pada tahun 2022 ini, jumlah penerima bantuan bedah rumah akan ditingkatkan. "Program bedah rumah RTLH untuk tahun 2022, BAZNAS Jatim menargetkan ada 1001 rumah se Jawa Timur yang akan kita bedah," Selain untuk rehab RTLH, BAZNAS Jatim juga akan mengalokasikan dana untuk membantu pembangunan rumah yang terdampak erupsi gunung Semeru beberapa waktu lalu. Penyerahannya akan dilakukan setelah area relokasi selesai ditentukan. "BAZNAS Jatim mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan rumah yang terdampak erupsi Gunung Semeru," jelasnya. Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, Pemkab Ngawi mendukung program rehab 1001 RTLH dari BAZNAS Jatim di tahun 2022. Program bantuan itu akan dibagikan kepada seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. "Kalau dibagi per kabupaten/kota, kurang lebih 30 an. Kami sampaikan tadi kepada BAZNAS Jatim, kami Insyallah bisa support tidak hanya 30 rumah, tapi 50 bahkan 100 rumah (di Ngawi) pada tahun 2022 nanti, akan kita fasilitasi," ucapnya. Hal itu menurutnya sebagai bentuk sinergitas, dan juga komitmen dari BAZNAS Jatim maupun pemerintah di Kabupaten Ngawi, untuk menanggulangi kemiskinan.
BERITA06/01/2022 | kang Sulaey
Baznas se Jawa Timur bergantian tangani korban erupsi Semeru di Lumajang
Baznas se Jawa Timur bergantian tangani korban erupsi Semeru di Lumajang
Penanganan paska erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur seluruh Baznas di provinsi ini diminta turun secara bergantian, sesuai dengan tupoksi dan klasternya. Hal ini disampaikan Ketua Baznas Jawa Timur Mohammad Roziqi, Minggu (12/12). Menurut Roziqi, personil yang diturunkan sesuai yang disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq selama 30 hari pasca APG Semeru terjadi, namun jika suatu saat diluar itu jika dibutuhkan Baznas siap memberikan bantuan tenaga maupun lainnya sampai tuntas. 30 hari sesuai arahan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, bila dibutuhkan Baznas siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan pasca bencana Semeru, kata Roziqi seperti dilaporkan, Minggu (12/12). Lebih rinci Roziqi menjelaskan bantuan uang tunai yang sudah dihimpun oleh Baznas Lumajang sekitar Rp 2,8 milyar per hari Sabtu (12/12), jumlah itu dibantu dari Baznas Rp1 Miliar. Baznas pusat bantu Rp 1 Miliar dari dana yang dihimpun sebanyak Rp 7 Miliar. Selebihnya Rp 6 miliar akan digunakan untuk relokasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman, pungkasnya.
BERITA12/12/2021 | kang Sulaey
15 RTLH  di Jombang di Bedah Oleh Baznas Jatim dan Baznas Jombang
15 RTLH di Jombang di Bedah Oleh Baznas Jatim dan Baznas Jombang
Drs. KH. M Roziki, MM, Ketua Baznas Jawa Timur didampingi Hj Mundjidah Wahab, Penasehat Baznas Kabupaten Jombang dan Didin A Sholahudin, Ketua Baznas Kabupaten Jombang meninjau salah satu penerima bantuan bedah rumah, Suwandi yang berlokasi di Desa Blimbing Kecamatan Gudo pada Kamis (7/10). Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Drs. KH. M. Roziki, MM. melakukan serah terima Bantuan Bedah Rumah Baznas Jawa Timur kepada Hj Mundjidah Wahab, senilai Rp. 187.500.000,- , untuk 15 rumah tak layak huni di Kabupaten Jombang Program bedah rumah ini merupakan bantuan dari Baznas Jawa Timur sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kepada masyarakat dengan besar bantuan 12,5 juta rupiah per rumah. “Setiap kota dan kabupaten di Jawa Timur memperoleh alokasi yang berbeda. Untuk Jombang kami berikan 15 paket. Ini bantuan stimulan yang semoga dapat memantik warga Jombang untuk sadar berzakat, infaq, dan shodaqoh di Baznas. Karena dengan semakin banyak perolehan ZIS di Baznas yang ditasarufkan juga akan semakin banyak,” tutur KH. M. Roziki. Rumah yang direhab adalah rumah tidak layak yang dihuni oleh warga dhuafa. Dalam pembangunannya diharapkan ada partisipasi dan swadaya atau bantuan dari keluarga atau pihak lain sehingga rumah ini menjadi lebih nyaman untuk dihuni. Hj. Mundjidah Wahab yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Jombanh menyampaikan bahwa nantinya Baznas Kabupaten Jombang akan memberikan alokasi dana 2,5 juta per rumah sebagai dana pendamping untuk program bedah rumah ini. “Sehingga peruntukan bantuan per rumah sebesar 15 juta rupiah,” lanjutnya.
BERITA07/10/2021 | kang Sulaey
150 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Dapat Beasiswa Baznas Jatim
150 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Dapat Beasiswa Baznas Jatim
Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Sebanyak 150 anak yatim piatu itu mendapatkan santunan pendidikan dan beasiswa dari Baznas Jatim. Tiap bulannya, para anak yatim piatu korban Covid-19 itu menerima santuan sebesar Rp 150.000 hingga mereka menyelesaikan jenjang sekolah hingga sarjana S1. ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" style="box-sizing: border-box; display: block; margin: auto; background-color: transparent; height: 0px;" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-2295700268043060" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled"> <iframe id="aswift_3" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-2295700268043060&output=html&h=280&adk=2263422336&adf=3016767942&pi=t.aa~a.2391037303~i.4~rp.4&w=705&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1660122796&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=9038346065&psa=0&ad_type=text_image&format=705x280&url=https://petisi.co/150-anak-yatim-piatu-korban-covid-19-dapat-beasiswa-baznas-jatim/&fwr=0&pra=3&rh=176&rw=704&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChEI8K7NlwYQwfK7hY_So-zdARI9ALfFmeIRkXFQnrVt3phIKMaLKLUNga8DZNr0lflB4q6izCcsVirGRFIrl4KC9LCIFtHETwAWXMMLr6pCjg&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiOC4wLjAiLCJ4ODYiLCIiLCIxMDQuMC41MTEyLjc5IixbXSxmYWxzZSxudWxsLCI2NCIsW1siQ2hyb21pdW0iLCIxMDQuMC41MTEyLjc5Il0sWyIgTm90IEE7QnJhbmQiLCI5OS4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEwNC4wLjUxMTIuNzkiXV0sZmFsc2Vd&dt=1660122796878&bpp=2&bdt=2463&idt=-M&shv=r20220808&mjsv=m202208040101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID=e0a54e5e95208f1a-22b443e4f3d40095:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_MaMCtWeFlVXzHgvDf9r1bTagSOiLg&gpic=UID=000008769616a7ba:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_Mb0dQvotIURWWsQtQ6s_JExz-fW3g&prev_fmts=0x0,1200x280&nras=3&correlator=1727051445900&frm=20&pv=1&ga_vid=1670803030.1660122797&ga_sid=1660122797&ga_hid=516209369&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_h=768&u_w=1366&u_ah=738&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=121&ady=1972&biw=1349&bih=578&scr_x=0&scr_y=29&eid=44759875,44759926,44759842,44763505&oid=2&pvsid=2484504577885261&tmod=1409397562&uas=0&nvt=1&ref=https://www.google.com/&eae=0&fc=1408&brdim=0,0,0,0,1366,0,1366,738,1366,578&vis=1&rsz=||s|&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=4&uci=a!4&btvi=1&fsb=1&xpc=qQf9JGxdxx&p=https://petisi.co&dtd=32" name="aswift_3" width="705" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" sandbox="allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation" data-google-container-id="a!4" data-google-query-id="CJH0_K33u_kCFfMBtwAdtm8AbA" data-load-complete="true"></iframe> “Kemudian juga ada program beasiswa untuk mahasiswa sampai S2 dan S3,” kata Ketua Baznas Jatim Roziqi, MM di sela acara penyerahan santunan pendidikan bagi anak yatim piatu korban Covid-19 di Mercure Hotel, Surabaya, Selasa (28/9/2021). Dijelaskan, jumlah anak yatim piatu korban Covid-19 di Jatim sekitar 6.000 jiwa. Saat ini, pihaknya baru bisa memberikan bantuan kepada 150 anak yatim piatu yang sudah terdata dan terverifikasi. “Baru 150 yang mengajukan. Tentu tak sebanding dengan jumlah anak yatim piatu korban Covid-19. Sudah kita cover semuanya. Kalau ada tambahan, ya kita teliti lagi,” ujarnya. ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" style="box-sizing: border-box; display: block; margin: auto; background-color: transparent; height: 0px;" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-2295700268043060" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled"> <iframe id="aswift_4" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-2295700268043060&output=html&h=280&adk=2263422336&adf=2499888913&pi=t.aa~a.2391037303~i.10~rp.4&w=705&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1660122796&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=9038346065&psa=0&ad_type=text_image&format=705x280&url=https://petisi.co/150-anak-yatim-piatu-korban-covid-19-dapat-beasiswa-baznas-jatim/&fwr=0&pra=3&rh=176&rw=704&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChEI8K7NlwYQwfK7hY_So-zdARI9ALfFmeIRkXFQnrVt3phIKMaLKLUNga8DZNr0lflB4q6izCcsVirGRFIrl4KC9LCIFtHETwAWXMMLr6pCjg&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiOC4wLjAiLCJ4ODYiLCIiLCIxMDQuMC41MTEyLjc5IixbXSxmYWxzZSxudWxsLCI2NCIsW1siQ2hyb21pdW0iLCIxMDQuMC41MTEyLjc5Il0sWyIgTm90IEE7QnJhbmQiLCI5OS4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEwNC4wLjUxMTIuNzkiXV0sZmFsc2Vd&dt=1660122796878&bpp=2&bdt=2463&idt=-M&shv=r20220808&mjsv=m202208040101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID=e0a54e5e95208f1a-22b443e4f3d40095:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_MaMCtWeFlVXzHgvDf9r1bTagSOiLg&gpic=UID=000008769616a7ba:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_Mb0dQvotIURWWsQtQ6s_JExz-fW3g&prev_fmts=0x0,1200x280,705x280&nras=4&correlator=1727051445900&frm=20&pv=1&ga_vid=1670803030.1660122797&ga_sid=1660122797&ga_hid=516209369&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_h=768&u_w=1366&u_ah=738&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=121&ady=2557&biw=1349&bih=578&scr_x=0&scr_y=29&eid=44759875,44759926,44759842,44763505&oid=2&pvsid=2484504577885261&tmod=1409397562&uas=0&nvt=1&ref=https://www.google.com/&eae=0&fc=1408&brdim=0,0,0,0,1366,0,1366,738,1366,578&vis=1&rsz=||s|&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=5&uci=a!5&btvi=2&fsb=1&xpc=VUL9dSCI4u&p=https://petisi.co&dtd=76" name="aswift_4" width="705" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" sandbox="allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation" data-google-container-id="a!5" data-google-query-id="CKKg_633u_kCFdqe2AUdmwEKPg" data-load-complete="true"></iframe> Baznas Jatim menerima pengajuan data anak yatim piatu korban Covid-19 dari keluarga tidak mampu untuk diberikan santunan. Mereka diutamakan, karema memang berasal dari keluarga tak mampu. “Orang tuanya, bapaknya meninggal, kemudian dhuafa. Mereka ndak mampu membiayai sekolah putranya, sehingga kita cover. Kalau mungkin orang tuanya mampu, ya kita kan mencari yang tidak mampu dulu,” ungkapnya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta Baznas Jatim turut berpartisipasi dan monitoring keluarga tidak mampu untuk memberantas kemiskinan ekstrem di Jatim. Hal ini mengikuti arahan Wapres Ma’ruf Amin. “Kemiskinan ekstrem Jatim tahun 2021 mencapai angka 4,4% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebesar 1.746.990 jiwa. Jumlah ini 38,20% dari jumlah penduduk miskin Jatim,” ungkapnya
BERITA29/09/2021 | kang Sulaey
Luncurkan Program Kita Jaga Usaha, Baznas RI Berikan Bantuan 10.000 UMKM se-Indonesia
Luncurkan Program Kita Jaga Usaha, Baznas RI Berikan Bantuan 10.000 UMKM se-Indonesia
Sebanyak 550 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Jatim menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 1 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI), di Sentra Wisata Kuliner Jalan Arif Rahman Hakim No. 14, Surabaya, Jumat (27/8). Ketua Baznas RI Nur Chamdani mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan program "Kita Jaga Usaha" yang sengaja diluncurkan Baznas RI dalam membantu mengentaskan kemiskinan dan mendorong peningkatan kualitas kegiatan ekonomi para mujtahid. "Program Kita Jaga Usaha adalah program bantuan kepada UMKM yang bertujuan untuk memberi stimulasi kepada UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19," kata Nur Chamdani saat peluncuran program "Kita Jaga Usaha" di Surabaya. Program ekonomi Kita Jaga Usaha merupakan salah satu terobosan Baznas RI untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan Covid-19 melalui zakat, infak, dan sedekah. Ia menjelaskan bahwa peluncuran program Baznas RI "Kita Jaga Usaha" tersebut digelar secara serentak di tiga wilayah provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan di Jatim. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Baznas RI, Ahmas Zayadi menambahkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 10.000 UMKM di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Jatim sendiri sebanyak 550 UMKM. Selain bantuan pendanaan bagi UMKM. Baznas juga membuat program Dapur Kuliner. Di mana ada sebanyak 3.068 UMKM yang nantinya akan dikelola oleh Baznas. "Jadi ada beberapa dapur kecil (dari UMKM) kita kelola kita sebarkan untuk pederita Covid-19," terangnya. Ia mengungkapkan bahwa program tersebut juga merupakan tanggung jawab Baznas atas zakat yang telah diberikan oleh masyatakat. "Bahwa zakat mereka, infak mereka, betul-betul kita berikan kepada penerima manfaat," ungkapnya.
BERITA27/08/2021 | kang Sulaey
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →