Berita Terbaru
BAZNAS Jatim Terima Penyerahan Donasi Aceh & Sumatera Rp480 Juta dari BAZNAS Kab. Pasuruan
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyerahan donasi kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Pasuruan yang disampaikan di Kantor BAZNAS Jatim, Selasa (30/12/2025). Donasi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.
Kegiatan penyerahan donasi dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., perwakilan BAZNAS Kabupaten Pasuruan, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Jatim.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Pasuruan, Ahmad Suhadi, menyampaikan bahwa donasi yang diserahkan merupakan hasil penghimpunan BAZNAS Kabupaten Pasuruan dari berbagai sumber, antara lain Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), masjid, serta dukungan dari berbagai pihak lainnya. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp480.407.900,-.
“Kami mewakili BAZNAS Kabupaten Pasuruan menyampaikan hasil donasi yang telah dihimpun dan kami titipkan melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan manfaat bagi para penerima,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi serta upaya BAZNAS Kabupaten Pasuruan dalam menghimpun dana kemanusiaan dengan nilai yang cukup besar tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas ikhtiar dan kerja keras BAZNAS Kabupaten Pasuruan dalam menghimpun donasi sebesar Rp480 juta. Insyaallah amanah ini akan kami kelola dan salurkan sesuai ketentuan melalui koordinasi dengan BAZNAS RI,” tuturnya.
Sebagai bentuk transparansi dan penguatan sinergi antar-BAZNAS, BAZNAS Provinsi Jawa Timur juga merencanakan pelaksanaan kegiatan seremonial penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera pada pertengahan atau akhir Januari 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan BAZNAS kabupaten/kota yang turut berkontribusi dalam penghimpunan dana kemanusiaan.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penitipan Donasi Kemanusiaan dari Universitas Yos Soedarso
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penitipan donasi kemanusiaan dari civitas akademika Universitas Yos Soedarso Surabaya. Kegiatan penyerahan donasi tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur pada Selasa (30/12/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., perwakilan Universitas Yos Soedarso Surabaya, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Jatim.
Perwakilan Universitas Yos Soedarso Surabaya menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian civitas akademika terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. Bantuan yang dititipkan berupa 35 dus barang kebutuhan serta uang tunai sebesar Rp3.700.000,-.
“Kami berniat menitipkan donasi dari civitas akademika Universitas Yos Soedarso. Semoga bantuan ini dapat tersalurkan kepada saudara-saudara kita di Sumatera dan memberi manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Universitas Yos Soedarso dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Ia menuturkan bahwa saat ini BAZNAS tengah menghimpun bantuan serupa dari berbagai pihak.
“Insyaallah dalam waktu dekat bantuan ini akan kami salurkan melalui BAZNAS RI kepada masyarakat di Sumatera. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi kemanusiaan dan menjadi keberkahan serta mendorong Universitas Yos Soedarso semakin maju,” tuturnya.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Rakor UPZ untuk Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang bertempat di Vanda Gardenia Hotel Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada 22–23 Desember 2025, sebagai upaya memperkuat silaturahmi, konsolidasi, serta penguatan peran UPZ dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Jawa Timur.
Rakor UPZ tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Suhartono, M.Pd., Kepala Bidang Penais Zawa Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. Moh. Arwani, M.Ag., M.HI., pengurus UPZ BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Dalam sesi wawancara, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengapresiasi terselenggaranya Rakor UPZ yang dinilai sebagai momentum awal perluasan pelibatan Dinas Pendidikan dalam program-program BAZNAS. Ia menyebutkan terdapat 24 cabang dinas pendidikan yang siap terlibat secara utuh dalam mendukung penghimpunan zakat dan infak melalui UPZ.
"Manfaat BAZNAS sudah kami rasakan secara nyata, salah satunya melalui bantuan bagi guru-guru yang membutuhkan pada peringatan Hari Guru,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mendukung program BAZNAS secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di masing-masing wilayah kerja.
“Kami siap mendukung secara permanen dengan melibatkan seluruh cabang dinas, agar zakat dan infak dapat terhimpun melalui UPZ di setiap wilayah,” tambahnya, seraya berharap sinergi ini terus terjaga sebagai bagian dari sedekah jariyah yang memberi manfaat berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah yang memiliki mandat resmi dalam pengelolaan zakat.
“Pertemuan yang membahas sedekah dan kepedulian sosial memiliki derajat yang tinggi karena mengandung nilai kemakrufan dan keseimbangan antara habluminallah dan habluminannas,” tegasnya.
Prof. Ali Maschan juga menyampaikan bahwa optimalisasi zakat melalui BAZNAS sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2014 yang mewajibkan ASN menunaikan zakat melalui BAZNAS, serta memberikan manfaat pengurangan pajak dan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Timur terus menjalankan berbagai program sosial, termasuk bantuan rutin bagi masyarakat yang hidup sebatang kara tanpa keluarga sebesar Rp600.000 per bulan sepanjang hayat.
“Seluruh pengelolaan dana kami lakukan secara transparan dan akuntabel, dengan evaluasi dan pelaporan keuangan yang rutin dan terbuka untuk publik,” jelasnya.
Berbagai program pemberdayaan juga terus dikembangkan, seperti bantuan UMKM, pembiayaan usaha, serta uji coba program di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Melalui Rakor UPZ ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dan berkelanjutan dalam memperkuat peran UPZ.
“Peran UPZ sangat strategis dan menentukan dalam memastikan zakat, infak, dan sedekah benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” pungkasnya.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Sumatera Rp25 Juta dari Sarbumusi PT. Yemi
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan sebesar Rp25.000.000,- untuk korban bencana di Sumatera dari Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) PT. Yemi. Penyerahan donasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Donasi ini dihimpun dari partisipasi seluruh karyawan PT. Yemi yang berjumlah sekitar 1.100 orang, dengan dukungan penuh dari manajemen perusahaan. Inisiatif tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan terhadap sesama yang membutuhkan bantuan.
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Sarbumusi PT. Yemi dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Selanjutnya, donasi tersebut akan dihimpun bersama donasi dari BAZNAS Kabupaten/Kota dan disalurkan melalui BAZNAS RI kepada para korban bencana di Sumatera secara tepat sasaran dan amanah.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Muslimah College Surabaya Salurkan Donasi Sumatera melalui BAZNAS Jatim
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh dari Muslimah College Surabaya pada Rabu (17/12/2025). Donasi yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp450.000,-.
Donasi tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi serta kepercayaan yang diberikan oleh para donatur. Dukungan dari masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat upaya penanganan bencana dan pemulihan bagi para penyintas.
Selanjutnya, dana donasi yang diterima akan disalurkan melalui BAZNAS RI dan dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku. BAZNAS Provinsi Jawa Timur memastikan seluruh bantuan kemanusiaan akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di Aceh dan Sumatera melalui program bantuan kemanusiaan.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Peduli Bencana Sumatera, DPP APKLINDO Jatim Salurkan Donasi Rp10,5 Juta melalui BAZNAS
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera dari Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (DPP APKLINDO) Jawa Timur pada Rabu (17/12/2025). Donasi yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp10.500.000,-
Donasi tersebut dihimpun oleh APKLINDO Jawa Timur selama dua pekan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Selanjutnya, bantuan ini akan diserahkan kepada BAZNAS RI untuk kemudian disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera.
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan partisipasi APKLINDO Jawa Timur dalam mendukung upaya kemanusiaan, serta memastikan seluruh donasi akan dikelola dan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Donasi Bencana Sumatera dari Mapala 45 Surabaya
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh dari Mahasiswa Pecinta Alam Universitas 45 Surabaya (Mapala 45) pada Selasa (16/12/2025). Donasi yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp800.000 serta bantuan kebutuhan dasar.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Mapala 45 Surabaya terhadap masyarakat yang terdampak bencana. BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut dan memastikan seluruh donasi akan dikelola serta disalurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada para korban di wilayah terdampak.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Yayasan Al Khairiyah Salurkan Donasi Bencana Sumatera melalui BAZNAS Jatim
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh dari Yayasan Al Khairiyah, Jumat (12/12/2025), bertempat di Kantor BAZNAS Jatim.
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., para Wakil Ketua BAZNAS Jatim—Drs. KH. Masnuh, M.A. (Waka I), Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. (Waka II), Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. (Waka III), dan Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. (Waka IV)—serta Pengurus Yayasan Al Khairiyah, Chairul Anam, S.Pd.I.
Pengurus Yayasan Al Khairiyah, Chairul Anam, S.Pd.I., menyampaikan bahwa penggalangan donasi dilakukan atas inisiatif yayasan dalam tiga hari terakhir. Donasi tersebut berasal dari wali murid sebesar sekitar Rp21 juta dan dukungan yayasan sebesar Rp4 juta, sehingga total dana yang disalurkan mencapai Rp25 juta.
“Selama tiga hari kami berinisiatif mengumpulkan donasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Memang tidak besar, tetapi kami berharap dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ia juga mengaku bersyukur atas sambutan yang diberikan oleh pimpinan BAZNAS Jatim.
“Kami tidak menyangka donasi ini disambut langsung oleh para kiai pimpinan BAZNAS Jatim. Hal ini menjadi kehormatan dan penyemangat bagi kami,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Yayasan Al Khairiyah.
“Alhamdulillah, Yayasan Al Khairiyah telah menyerahkan sumbangan untuk saudara-saudara kita di Sumatera. Atas nama BAZNAS, kami mengucapkan syukron jazilan dan terima kasih,” tuturnya.
Prof. Ali menegaskan bahwa BAZNAS merupakan Lembaga Pemerintah Nonstruktural (LPNS) yang bertugas menjaga amanah para donatur.
“Donasi ini kami terima dan selanjutnya akan kami serahkan melalui BAZNAS Pusat untuk mendukung penanganan bencana di Sumatera. Maturnuwun atas kepercayaan yang diberikan,” pungkasnya.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Motor Makin Gacor, Ojol Apresiasi Program Servis Gratis BAZNAS Jatim
Para pengemudi ojek online yang mengikuti program Servis dan Ganti Oli Gratis BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat membantu dan bermanfaat bagi mereka dalam menunjang pekerjaan sehari-hari. Program ini digelar pada 2–4 Desember 2025 di Halaman Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, dan diikuti oleh 350 penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin BAZNAS yang dilaksanakan hingga 2 kali setiap tahun, yang kali ini bekerja sama dengan Alfamart–Alfamidi melalui penghimpunan sedekah konsumen. Salah satu penerima manfaat, Ibu Kepy Hardyastuty, mengungkapkan bahwa program ini sangat berarti bagi para pengemudi ojek online, terutama dalam memastikan kondisi motor tetap prima. “Acara ini sangat berguna. Motor saya jadi lebih enak dan gacor setelah diservis. Bantuan seperti ini sangat saya butuhkan agar ke depan bisa lebih terawat. Terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur atas program yang sangat bermanfaat bagi seluruh ojek online,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pendaftaran kegiatan dilakukan secara online. Informasi program diterima melalui komunitas ojek online, kemudian para peserta mendapatkan SMS resmi dari panitia sebagai konfirmasi kehadiran. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh penerima manfaat lainnya, Ibu Titik Suryaningsih. Ia merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan mengikuti layanan gratis tersebut. “Saya berterima kasih sekali dengan adanya program ini. Semoga terus bermanfaat bagi seluruh pengemudi ojek online. Terima kasih BAZNAS Jawa Timur, saya benar-benar sangat bersyukur,” tuturnya. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Jatim terhadap masyarakat pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online, agar mereka dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman, dan produktif. Secara nasional, kolaborasi BAZNAS dan Alfamart–Alfamidi menargetkan 5.000 pengemudi ojek online di 15 provinsi dan 35 kota/kabupaten.
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 350 Motor Ojek Online
BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program Servis dan Ganti Oli Gratis bagi pengemudi ojek online. Kegiatan yang diikuti oleh 350 penerima manfaat ini berlangsung pada 2–4 Desember 2025 di Halaman Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka I Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., jajaran amil pelaksana, mustahik mekanik program Z-Auto, serta para pengemudi ojek online peserta program.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan 2 hingga 3 kali setiap tahun. Program ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk membantu masyarakat kecil, selaras dengan prinsip “wong cilik iso gumuyu.”
“Kegiatan ini sudah lama menjadi rutinitas BAZNAS. Dalam satu tahun, program ini bisa dilaksanakan 2 sampai 3 kali, dan untuk kegiatan hari ini diikuti oleh 350 penerima manfaat. Inilah salah satu tugas pokok BAZNAS, pokok e wong cilik iso gumuyu,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ali Maschan kembali menekankan peran strategis BAZNAS Jatim dalam melayani masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa komitmen utama BAZNAS tetap berfokus pada pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan.
“Sebagai lembaga nonstruktural, BAZNAS memiliki tugas besar dalam menuntaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan. Meski tidak menerima APBN, kami tetap berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik ASN, non-ASN, maupun pelaku usaha, untuk bersama membantu masyarakat kecil,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart–Alfamidi), Rani Wijaya, yang hadir secara daring, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil sedekah konsumen yang dihimpun melalui kasir Alfamart dan Alfamidi. Dana donasi, termasuk dari sedekah kembalian, dialokasikan untuk mendukung layanan servis dan ganti oli gratis.
Secara nasional, program kolaborasi ini menargetkan 5.000 ojek online yang tersebar di 15 provinsi dan 35 kota/kabupaten.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat luas, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan para pengemudi ojek online,” ujarnya.
Rani juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kerja sama yang baik sehingga program ini dapat terlaksana dengan optimal.
Melalui kegiatan ini, para pengemudi ojek online diharapkan semakin bersemangat dalam mencari rezeki serta dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman berkat layanan servis dan ganti oli gratis yang diberikan.
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Gelar Bimtek Kehumasan, BAZNAS Jatim Dorong Penguatan Dakwah Digital Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Aula Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka 1 Drs. KH. Masnuh, MA., Waka 2 Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Kabag Humas BAZNAS RI Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si., serta pimpinan dan pelaksana BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, menyampaikan sambutan Sekretaris Utama BAZNAS RI Subhan Cholid yang berhalangan hadir, dan menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari Diklat Z-PR yang rutin digelar setiap pekan.
“Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) ini sesuai dengan brand BAZNAS yang didominasi huruf ‘z’ sebagai singkatan dari ‘zakat’. Program ini secara rutin kami gelar sebagai penguatan kapasitas dalam mengelola Kantor Digital BAZNAS,” ujarnya.
Beliau memaparkan bahwa penguatan ini selaras dengan agenda besar transformasi digital yang digagas Ketua BAZNAS RI, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen.
“Beliau telah menginisiasi pembangunan 400 Kantor Digital BAZNAS di seluruh Indonesia. Namun faktanya, baru sekitar 10 persen yang benar-benar memanfaatkan keberadaannya secara optimal, terutama dalam produksi konten dan penggunaan fitur-fitur inovatif,” jelasnya.
Yudhiarma juga menegaskan pentingnya peran BAZNAS provinsi dalam menggerakkan transformasi digital di daerah.
“Harapan kami jelas: BAZNAS provinsi harus menjadi penggerak utama dalam mengaktifkan dan mengoptimalkan Kantor Digital di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menekankan bahwa transformasi digital harus diiringi kesiapan SDM dan kehati-hatian dalam mengelola informasi.
“BAZNAS saat ini sangat membutuhkan optimalisasi dan reskilling digital, meskipun masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya percaya pada sistem digital,” ujarnya.
“Kita juga harus jeli menyikapi banyaknya data yang tidak valid. Teknologi digital menawarkan kecepatan, tetapi sisi negatifnya tetap harus diantisipasi,” lanjutnya.
Kiai Ali Maschan menegaskan bahwa humas memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pesan.
“Kita mendorong publikasi yang cepat, namun tetap mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Salah satu prinsip penting dalam menjaga kualitas adalah akhlak,” tuturnya.
“BAZNAS semakin menjadi perhatian publik. Seperti pohon yang makin tinggi, anginnya makin kencang. Maka akarnya harus semakin kuat,” tambahnya.
BERITA28/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Darurat untuk Pengungsi Erupsi Semeru
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan langsung kepada warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru, Sabtu (22/11/2025). Bantuan tersebut disalurkan di dua titik pengungsian, yakni Posko SDN 4 Supiturang dan Posko SMPN 2 Pronojiwo, yang saat ini menjadi lokasi penampungan warga dari kawasan terdampak.
Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar para penyintas, seperti susu bayi, popok sekali pakai (pampers), makanan cepat saji, serta matras. Seluruh bantuan diserahkan secara langsung kepada para pengungsi dan disaksikan oleh aparatur desa setempat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses distribusi.
BAZNAS Jatim menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari respon cepat terhadap kondisi kedaruratan, sekaligus wujud kepedulian lembaga dalam memastikan kebutuhan mendesak para penyintas dapat terpenuhi dengan tepat dan segera. Lembaga juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah lanjutan apabila diperlukan.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Potensi Rp130 Juta per Bulan, BAZNAS Jatim Dorong Optimalisasi ZIS di Cabdin Kabupaten Malang
BAZNAS Provinsi Jawa Timur terus mendorong optimalisasi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. Hal ini ditegaskan dalam Sosialisasi Optimalisasi ZIS di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Malang yang digelar di SMA Negeri 1 Tumpang, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Cabdin Kabupaten Malang Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Ketua UPZ Cabdin Kabupaten Malang Hakso Gatot Prambono, S.H., serta MKKS binaan Cabdin.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdin Malang menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi ruang berbagi sekaligus evaluasi bersama. Beliau mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan dan menyampaikan permohonan maaf atas kerja sama yang sebelumnya belum optimal.
“Kami akan melakukan perbaikan yang bisa kami lakukan. Insya Allah ASN kami memiliki loyalitas di atas rata-rata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menyampaikan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki mandat langsung dari presiden dan gubernur dalam pengelolaan ZIS. Beliau menekankan pentingnya kepatuhan ASN terhadap regulasi, termasuk Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 yang mewajibkan penyaluran zakat ASN melalui BAZNAS.
“Pemerintah memaksa panjenengan semua masuk surga itu lebih baik daripada membiarkan panjenengan masuk neraka. Tugas kami mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan,” tegasnya.
Prof. Ali Maschan juga mengingatkan bahwa potensi ZIS Cabdin Kabupaten Malang masih bisa ditingkatkan, dan setiap dana yang disetorkan dapat kembali hingga 70 persen untuk mendukung program pemberdayaan di lingkungan Cabdin. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS Jatim turut menyampaikan beragam penelitian terkait kesehatan mental, kecerdasan hati, dan manfaat sedekah bagi kebahagiaan serta ketangguhan seseorang.
“Penelitian terbaru menunjukkan peran otak dalam kesuksesan hanya 27 persen, sisanya adalah kecerdasan hati: sabar, tabah, dan tidak mudah putus asa,” ungkapnya.
BAZNAS Jatim juga memaparkan berbagai program yang saat ini berjalan, antara lain perbaikan 1.000 rumah tidak layak huni per tahun, program bantuan UKT mahasiswa melalui SKSS, modal usaha UMKM untuk memutus praktik rentenir, dan program Z Auto untuk peningkatan keterampilan pengusaha bengkel motor skala kecil. Selain itu, BAZNAS Jatim rutin diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan audit syariah Kemenag.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq menambahkan penjelasan teknis tentang kewajiban zakat profesi. Beliau menjabarkan bahwa MUI menetapkan nishab zakat profesi senilai Rp85,6 juta per tahun atau setara Rp7,1 juta per bulan, sehingga ASN dengan penghasilan di atas angka tersebut wajib mengeluarkan zakat 2,5 persen setiap bulan.
“Potensi Cabdin Kabupaten Malang mencapai sekitar Rp130 juta per bulan. Namun saat ini baru tergali 10 persen. Ini yang perlu kita optimalkan,” jelasnya.
Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA. turut mengajak seluruh kepala sekolah dan ASN untuk meningkatkan penghimpunan ZIS. Ia menyampaikan apresiasi atas peran para pendidik dalam berbagai capaian BAZNAS Jatim, termasuk kontribusi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp18 miliar.
“Dengan partisipasi 75 persen saja, ini sudah sangat luar biasa,” ujarnya.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Apresiasi Capaian ZIS Cabdin Lamongan, Targetkan Optimalisasi Penuh pada 2026
BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengapresiasi capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Lamongan yang telah mencapai 51 persen sepanjang 2025. Apresiasi tersebut disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Optimalisasi ZIS yang berlangsung di SMK Negeri 1 Lamongan, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri Plt Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Lamongan, Dr. Mustakim, S.S., M.Si., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., para kepala SMA/SMK/SLB Negeri se-Lamongan, para pengawas, pengurus MKKTAS, serta pengurus UPZ Cabdin Lamongan.
Dalam sambutannya, Dr. Mustakim menyampaikan terima kasih kepada Ketua BAZNAS Jatim yang telah memberikan motivasi dan pembinaan sehingga UPZ Cabdin Lamongan beberapa kali meraih penghargaan sebagai pengumpul ZIS terbanyak se-Jawa Timur. Beliau menilai capaian 51 persen tidak lepas dari peran kepala sekolah dan tenaga pendidik, termasuk penambahan PPPK penuh waktu dan paruh waktu pada 2025 yang berdampak positif pada penghimpunan ZIS.
“Capaian ini juga berkat peran para kepala sekolah yang banyak berstatus kiai maupun nyai. Ketika menyampaikan motivasi kepada guru dan tenaga kependidikan, itu tidak terlepas dari sabda Rasulullah SAW. InsyaAllah tahun 2026 bukan lagi 51 persen, tetapi bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. KH. Ali Maschan Moesa, menegaskan bahwa kunjungan BAZNAS merupakan bagian dari pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011. BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural bertugas mengentaskan kemiskinan melalui optimalisasi zakat, sama seperti lembaga negara lainnya.
“Hukum bersifat memaksa. Di sini negara harus hadir. Tepung artinya paham kewajiban, dunung paham lalu dilaksanakan, srawung dimasyarakatkan, dan manggung hasilnya kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A., menambahkan apresiasi khusus kepada Cabdin Lamongan yang dinilai sebagai salah satu Cabdin paling progresif dalam penghimpunan ZIS di Jawa Timur.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada UPZ Cabdin yang sudah mencapai 51 persen. Ini capaian luar biasa. Saya yakin, jika nanti mencapai 100 persen, makin banyak mustahik yang akan terbantu melalui berbagai program BAZNAS. Cabdin lain belum ada yang seperti ini, dan mudah-mudahan ke depan bisa semakin meningkat lagi,” ujarnya.
Pada sesi materi, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menjelaskan penetapan nishab zakat profesi berdasarkan keputusan MUI pusat. Dengan harga emas yang terus naik hingga mencapai Rp2,2 juta per gram pada 2025, MUI merekomendasikan penggunaan patokan nishab baru, yakni Rp85 juta per tahun atau Rp7,1 juta per bulan, sehingga kewajiban zakat profesi menjadi lebih relevan. Beliau menegaskan bahwa potensi ZIS Cabdin Lamongan mencapai Rp133 juta per bulan, mengingat jumlah PNS dan PPPK sebanyak 1.272 orang.
Menutup acara, Wakil Ketua III BAZNAS Jatim menegaskan bahwa pengelolaan ZIS bukan hanya misi kemanusiaan, tetapi juga misi ketuhanan. Beliau berharap sinergi Cabdin Lamongan dan BAZNAS Jatim semakin kuat untuk mencapai target optimalisasi penuh pada 2026.
BERITA20/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Roadshow Zakat Menyapa Pacitan, BAZNAS Jatim Ajak Cabdin Optimalkan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Provinsi Jawa Timur melaksanakan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Pacitan, Selasa (18/11/2025), bertempat di kantor Cabdin Pacitan.
Kegiatan ini dihadiri KASI SMA dan PK-PLK Cabdin Pacitan Ali Mahfudl, S.Ag., M.Si., KASI SMK Cabdin Pacitan Suhendro, S.Pd., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Wilayah Pacitan.
Dalam sambutan mewakili Kepala Cabdin, Ali Mahfudl menyampaikan harapan agar kehadiran BAZNAS Jatim membawa keberkahan bagi dunia pendidikan di Pacitan. Ia menilai bahwa banyak siswa saat ini menghadapi kegelisahan dan tekanan emosional meskipun sekolah telah berupaya maksimal.
“Yang penting dari kedatangan panjenengan adalah barokah. Mohon berkenan doa dari panjenengan, sebab anak-anak kami banyak yang gelisah. Mereka peduli, mereka punya cita-cita, tapi juga gamang. Mohon nanti diberikan tausiyah agar mampu menambah energi kami dalam melaksanakan kegiatan pendidikan,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan bahwa BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural menjalankan tugas negara dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi disparitas sosial.
“Kami ke sini atas perintah Ibu Gubernur. BAZNAS ini badan, sama seperti BRIN, BMKG atau bahkan Danantara, hanya saja kami tidak didukung APBN. Namun tugas kami mulia,” tegasnya.
Prof. Ali Maschan juga menyoroti persoalan kesehatan mental pelajar. Mengutip data WHO, ia menyebut bahwa 1 dari 5 siswa SMA mengalami kesepian, 70 persen menghadapi tekanan, dan 10 persen pernah memiliki niat bunuh diri.
“Problem anak sekarang bukan di otak, tetapi di hati. Maka zakat menjadi instrumen penting untuk memperkuat ketahanan sosial,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa 70 persen dana ZIS dapat kembali ke wilayah sekolah melalui program-program UPZ, termasuk beasiswa SKSS delapan semester, perbaikan rumah tidak layak huni, mushola, dan bantuan sosial lainnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., memaparkan ketentuan nishab zakat profesi berdasarkan SK Ketua BAZNAS RI No. 13 Tahun 2025, yakni Rp85.685.972 per tahun atau Rp7.140.498 per bulan dengan kadar 2,5 persen.
Kiai Ahsan menjelaskan bahwa ketentuan ini sudah dikonsultasikan dengan Majelis Ulama Indonesia seiring naiknya harga emas yang membuat patokan 85 gram emas menjadi tidak relevan bagi ASN.
“Potensi ZIS Cabdin Pacitan mencapai sekitar Rp100 juta per bulan. Namun hingga Oktober, baru tergali 10 persen dengan realisasi Rp57,5 juta,” jelasnya.
Beliau mendorong kepala sekolah agar mengklasifikasi guru-guru yang telah mencapai nishab dan mengoptimalkan potensi zakat profesi di masing-masing satuan pendidikan.
BERITA20/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Sosialisasi ZIS di Cabdin Kediri, Optimalkan Potensi Zakat ASN
BAZNAS Provinsi Jawa Timur melaksanakan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kediri pada Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabdin Wilayah Kediri Adi Prayitno, S.Pd., M.M., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua UPZ Cabdin Kediri Fuat Toifi, S.Pd., M.Pd.I., serta para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Wilayah Kediri.
Dalam sambutannya, Kepala Cabdin Kediri menyampaikan bahwa potensi ZIS di wilayahnya masih belum optimal.
“UPZ Cabdin Kediri ini termasuk kategori sedang, ibarat kalau nilai di sekolah-sekolah masih pas-pasan,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa pemenuhan zakat bagi ASN merupakan bagian dari ketaatan pada konstitusi.
“Saya tidak hanya mengimbau, tetapi memerintahkan panjenengan untuk taat konstitusi. Panjenengan itu abdi negara. Di UUD 1945 jelas disebutkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara,” tegasnya.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menjelaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural.
“Kami ini badan, sama seperti BMKG, BPJS, BRIN. Tugas kami mulia: ikut menuntaskan kemiskinan dan disparitas,” jelasnya.
Beliau mengingatkan bahwa zakat ASN merupakan amanat negara.
“Menurut instruksi presiden, ASN wajib berzakat ke BAZNAS, dan itu bisa mengurangi penghasilan kena pajak,” ujarnya.
Prof. Ali Maschan juga memaparkan bahwa dana yang disetorkan ASN dapat kembali ke sekolah melalui program UPZ.
“Setoran panjenengan bisa kembali 70 persen untuk kegiatan UPZ. Kalau ada mushola yang perlu diperbaiki, siswa mau sekolah tapi tidak punya biaya, atau ada rumah gedek di sekitar sekolah, itu bisa dibantu,” terangnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq memberikan penjelasan mengenai nishab zakat profesi.
“MUI menetapkan nishab zakat profesi Rp85 juta per tahun. Kalau dibagi 12, ketemunya Rp7,1 juta per bulan dengan kadar 2,5 persen,” jelasnya.
Kiai Ahsan meminta kepala sekolah melakukan pendataan guru dan tenaga kependidikan yang sudah mencapai nishab.
“Potensi Cabdin Kediri itu Rp202 juta per bulan. Yang tergali baru sepuluh persen,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh memaparkan berbagai program pemberdayaan.
“Ada Jatim Makmur untuk ternak kambing komunal, Z-Auto, Z-Chicken, Z-Coffee, sampai beasiswa SKSS delapan semester bagi keluarga mustahik,” paparnya.
Beliau menegaskan pentingnya semangat berbagi. “Sebagian dari harta kita ada hak fakir miskin. Orang yang gemar bersedekah bisa mencegah musibah,” pesannya.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Potensi Rp217 Juta Per Bulan, BAZNAS Jatim Tekankan Zakat Profesi ASN di Cabdin Ponorogo–Magetan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Ponorogo–Magetan, bertempat di SMA Negeri 1 Babadan, Ponorogo, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Cabdin Ponorogo–Magetan Adi Prayitno, S.Pd., M.M., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta para kepala SMA, SMK, dan SLB negeri se-wilayah Ponorogo dan Magetan.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Cabdin Adi Prayitno, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa zakat profesi merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya tidak hanya menghimbau, tetapi juga menginstruksikan agar seluruh kepala sekolah mengingatkan para guru dan tenaga kependidikan untuk menunaikan zakat profesinya. Zakat ini sangat penting, sudah jelas merupakan bagian dari rukun Islam,” ujarnya.
Adi Prayitno menambahkan bahwa instruksi ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur yang telah mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban zakat profesi bagi ASN.
“Sebagai ASN, kita harus setia dan loyal kepada pimpinan. Surat instruksi dari Ibu Gubernur harus ditindaklanjuti. Jumlah personel di sekolah berapa pun, gajinya berapa pun, nanti dipotong zakatnya dan disetorkan ke BAZNAS Jatim,” tegasnya.
Ketua BAZNAS Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa dalam paparannya menyampaikan bahwa zakat bukan hanya persoalan ibadah, tetapi juga sarana membersihkan hati dan memperkuat karakter.
“Permasalahan anak-anak kita saat ini adalah kurangnya pendidikan karakter. Banyak yang merasa hidupnya sepi. Jangan 100 persen percaya kepada otak, karena otak hanyalah hardware. Orang sukses itu bukan hanya karena kecerdasan, tapi karena hatinya bersih,” ungkapnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa kebiasaan berzakat dan bersedekah akan menumbuhkan empati dan ketenangan batin.
“Orang yang suka menyumbang bisa merasakan ketenangan dan punya kepekaan yang lebih tinggi. Hati yang bersih membuat seseorang lebih peka terhadap kebaikan. Itu yang disebut glow warm effect,” tuturnya.
Ketua BAZNAS menegaskan bahwa lembaganya berperan menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
“Kami ini lembaga pemerintah nonstruktural yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan di daerah kepada Gubernur. Tugas utama kami adalah mengentaskan kemiskinan dan mengurangi disparitas,” jelasnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq menjelaskan ketentuan zakat profesi sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Pada tahun 2003, nishab zakat profesi disetarakan dengan 85 gram emas. Karena harga emas terus naik, MUI Pusat memberikan pedoman bahwa nishab zakat profesi sekarang setara dengan Rp85 juta per tahun atau Rp7,1 juta per bulan,” terangnya.
Beliau menambahkan, “Jika penghasilan ASN per bulan sudah mencapai angka tersebut, maka wajib mengeluarkan zakat 2,5 persen setiap bulan. Namun bagi yang belum mencapai nishab, tetap dianjurkan untuk berinfak dan bersedekah.”
Dari data yang disampaikan, potensi zakat profesi di lingkungan Cabdin Ponorogo–Magetan mencapai sekitar Rp217 juta per bulan dari total 2.015 ASN (1.375 PNS dan 730 PPPK). Hingga September 2025, realisasi zakat tercatat sebesar Rp150 juta, sebagian merupakan setoran rapel dari Januari hingga September.
“Dari 100 persen zakat yang disetorkan ke BAZNAS Jatim, 70 persennya bisa kembali ke daerah untuk mendanai program sosial UPZ. Artinya, zakat ASN tidak hanya bermanfaat untuk penerima, tapi juga untuk lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar.” pungkasnya.
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sosialisasi Optimalisasi ZIS di Cabdin Banyuwangi Dorong Kesadaran Zakat Profesi ASN
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Banyuwangi. Kegiatan berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Banyuwangi, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubbag TU Cabdindik Banyuwangi Setyo Agung Wahyudi, M.Pd., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta diikuti oleh para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Kabupaten Banyuwangi.
Kasubbag TU Cabdindik Banyuwangi, Setyo Agung Wahyudi, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran zakat profesi di lingkungan pendidikan.
“Kami menghadirkan bapak ibu kepala SMA, SMK, dan SLB se-Banyuwangi, total ada 28 lembaga negeri di bawah naungan kami. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah habluminallah, tetapi juga habluminannas. Kami berharap hasil sosialisasi ini dapat diteruskan kepada para guru dan tenaga kependidikan di masing-masing satuan pendidikan,” ujarnya.
Setyo menambahkan, terdapat sekitar 1.570 guru dan 250 tenaga kependidikan di lingkungan Cabdindik Banyuwangi. Ia berharap dukungan dari seluruh ASN untuk menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS Jatim sebagai lembaga resmi negara.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menjelaskan bahwa kewajiban zakat profesi bagi ASN didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014.
“Kami datang ke sini atas perintah negara dan agama. BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertanggung jawab kepada Gubernur dan Presiden. Kami melaksanakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 untuk mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan sosial,” terangnya.
Beliau menegaskan, ASN yang telah memenuhi nishob zakat profesi diwajibkan menunaikan zakat sebesar 2,5 persen dari penghasilan melalui BAZNAS. Berdasarkan ketentuan Majelis Ulama Indonesia (MUI), nishob zakat profesi setara dengan penghasilan Rp85 juta per tahun atau sekitar Rp7,1 juta per bulan.
“Bagi yang belum mencapai nishob, tetap dianjurkan berinfak dan bersedekah. Dari zakat yang disetorkan, 70 persen akan kembali ke daerah masing-masing untuk membantu siswa kurang mampu, tenaga kebersihan sekolah, program bedah rumah, santunan yatim, dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menambahkan bahwa zakat profesi merupakan bentuk penyucian harta yang bernilai spiritual dan sosial.
“Apapun profesinya, jika sudah mencapai nishob maka wajib mengeluarkan zakatnya. ASN pun sama, ketika penghasilan bulanan sudah mencapai ketentuan MUI, wajib menunaikan zakat 2,5 persen setiap bulan,” paparnya.
Menurut data BAZNAS Jatim, potensi zakat profesi ASN di lingkungan Cabdindik Banyuwangi mencapai sekitar Rp160 juta per bulan, dengan total 1.577 ASN yang terdiri dari 708 PNS dan 869 PPPK. Namun, realisasi pengumpulan zakat baru sekitar Rp10 juta per bulan.
“Artinya, potensi zakat di lingkungan pendidikan masih bisa terus dioptimalkan. Jika 50 persen saja dari total ASN menunaikan zakat profesinya, maka manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat Banyuwangi,” imbuhnya.
BERITA10/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Tinjau Bantuan dan Gelar Pelatihan Ternak Kambing Produktif di Gresik
BAZNAS Provinsi Jawa Timur melaksanakan monitoring program bantuan ternak kambing di Desa Sukowati, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan efektivitas dan keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui sektor peternakan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, MA, Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.. Turut mendampingi, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik H. Muhamad Mujib, M.Pd.I., beserta jajaran pengurus.
Kegiatan monitoring dilaksanakan di Kampung ZCD (Zakat Community Development) Kelompok Ternak Kambing Makmur Abadi, Desa Sukowati. Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan BAZNAS Jatim meninjau langsung kandang kambing hasil program bantuan serta berdialog dengan para penerima manfaat yang tergabung dalam kelompok ternak.
Selain monitoring, turut dilaksanakan Pelatihan Teknis Perawatan Ternak Kambing Produktif bagi para mustahik penerima bantuan. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan tentang manajemen pakan, kesehatan hewan, teknik pemeliharaan, serta strategi pengembangan usaha peternakan agar lebih berdaya guna dan berkelanjutan.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rombong bagi UMKM di Surabaya
BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan alat kerja rombong bagi mustahik pelaku usaha mikro di wilayah Surabaya. Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Jatim pada Senin (3/11/2025).
Bantuan tersebut diberikan kepada lima mustahik pelaku usaha, masing-masing pedagang Lontong Kupang, Kopi & Minuman Segar, Gorengan, Bakso, dan Es Campur. Para penerima manfaat berasal dari dua wilayah, yaitu Margodadi dan Kalijudan, Surabaya.
Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan BAZNAS Jatim.
“Alhamdulillah, untuk bantuan pagi ini kita membantu dua wilayah, yaitu Margodadi dan Kalijudan. Di Kalijudan ada UMKM Lontong Kupang dan Bakso, sedangkan di Margodadi ada tiga usaha, yakni Es Campur, Kopi, dan Gorengan. Ini merupakan bagian dari program BAZNAS Jatim yaitu bantuan alat kerja rombong. InsyaAllah, tahun ini kita targetkan sekitar 2,5 miliar untuk program rombong,” jelasnya.
Salah satu penerima manfaat, Bu Muslicha, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan yang diterima.
“Senang dan gembira sekali. Mudah-mudahan jualannya makin laris, makin lancar. Terima kasih kepada BAZNAS Jatim, semoga selalu jaya dan karyawannya diberi kelancaran semuanya,” ujarnya dengan penuh haru.
Melalui program bantuan alat kerja ini, BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus mendukung kemandirian ekonomi mustahik dengan memberikan fasilitas yang dapat menunjang produktivitas usaha.
Program ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA05/11/2025 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →