WhatsApp Icon

BAZNAS Jatim dan Dinas Pendidikan Jatim Perkuat Sinergi Optimalisasi ZIS

21/09/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Jatim

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Jatim dan Dinas Pendidikan Jatim Perkuat Sinergi Optimalisasi ZIS

Dokumentasi BAZNAS Jatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Senin (21/9/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi dalam optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. Pertemuan dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Imam Hambali Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Suhartono, serta Kepala Sub Bagian Keuangan Mohamad Maulana Fandwika

Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memiliki potensi besar dalam penghimpunan ZIS. Saat ini terdapat 25 UPZ dengan jumlah muzaki sekitar 52.624 orang dan potensi zakat yang diperkirakan mencapai sekitar Rp4,6 miliar setiap bulan. Namun, berdasarkan realisasi Januari hingga Agustus 2026, penghimpunan baru berada di kisaran Rp325 juta per bulan. “Kalau komunikasi dilakukan secara rutin setiap bulan, Pak Kadis juga dapat memantau perkembangan UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan. Menurut kami, komunikasi tersebut memang harus segera direalisasikan,” ujar Ghofirin.

Menurut Ghofirin, optimalisasi penghimpunan perlu diikuti dengan pemanfaatan dana yang tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh keluarga besar pendidikan dan masyarakat sekitar. Dari dana yang dihimpun melalui UPZ, sebesar 70 persen dapat dikembalikan kepada UPZ untuk dimanfaatkan melalui berbagai program sesuai ketentuan. Selama ini pemanfaatannya antara lain berupa bantuan sembako, santunan anak yatim, bantuan penerima manfaat, bedah rumah guru, bantuan modal usaha, hingga bantuan alat kerja. Ia menilai sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengidentifikasi masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS Jatim perlu terus diperkuat karena manfaat ZIS dapat kembali kepada warga pendidikan. Ia mendorong agar data penghimpunan masing-masing UPZ disampaikan secara berkala sehingga dapat dilakukan evaluasi dan penguatan terhadap UPZ yang masih belum optimal. “Kalau data ini kami terima setiap bulan, tentu kami dapat memberikan pengingat kepada masing-masing UPZ agar penghimpunannya bisa lebih optimal,” kata Aries.

Aries juga menyampaikan sejumlah persoalan pendidikan yang dapat menjadi ruang kolaborasi dengan BAZNAS Jatim, terutama dalam mencegah anak putus sekolah karena persoalan biaya. Dukungan ZIS dapat diarahkan untuk membantu siswa yang membutuhkan, termasuk melalui bantuan biaya pendidikan maupun program penebusan ijazah bagi lulusan yang masih memiliki kendala ekonomi. Selain itu, pembahasan juga mencakup program bedah rumah bagi guru dan warga pendidikan yang membutuhkan hunian layak. BAZNAS Jatim memiliki data sekitar 1.300 rumah yang berpotensi mendapatkan perhatian pada 2027 dan dapat disinergikan dengan data Dinas Pendidikan untuk menentukan sasaran program.

Audiensi turut membahas pengembangan program Double Track, yang memberikan keterampilan kepada siswa SMA dalam berbagai bidang seperti tata boga, tata busana, tata rias, dan otomotif. Dinas Pendidikan melihat adanya kebutuhan dukungan permodalan bagi siswa maupun alumni yang ingin mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha. BAZNAS Jatim membuka peluang memberikan bantuan modal maupun alat usaha, dengan tetap disertai pendampingan agar bantuan yang diberikan dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima.

BAZNAS Jatim juga mendorong agar penghimpunan ZIS diperkuat melalui program yang memiliki sasaran dan kebutuhan yang konkret. Program pendidikan, bedah rumah, santunan anak yatim, hingga pemberdayaan ekonomi dapat menjadi bentuk kolaborasi yang jelas sehingga muzaki dapat mengetahui manfaat dari dana yang dihimpunkan. Selain itu, BAZNAS Jatim mengusulkan agar santunan anak yatim yang selama ini dilakukan oleh masing-masing cabang dinas dapat dikembangkan menjadi kegiatan bersama pada momentum Tahun Baru Hijriah dengan melibatkan keluarga besar pendidikan dan penerima manfaat yang lebih luas.

Melalui audiensi tersebut, BAZNAS Jatim dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat komunikasi serta mengembangkan kolaborasi secara lebih intensif. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan ZIS, tetapi juga memperluas manfaat bagi guru, siswa, alumni, keluarga besar pendidikan, serta masyarakat di sekitar satuan pendidikan. Dengan pengelolaan yang semakin terarah dan kolaborasi yang berkelanjutan, ZIS diharapkan dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →