Gelar Bimtek Kehumasan, BAZNAS Jatim Dorong Penguatan Dakwah Digital Zakat
28/11/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Jatim
#baznas #baznasjatim #bimtek #kehumasan #jawatimur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Aula Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka 1 Drs. KH. Masnuh, MA., Waka 2 Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Kabag Humas BAZNAS RI Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si., serta pimpinan dan pelaksana BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, menyampaikan sambutan Sekretaris Utama BAZNAS RI Subhan Cholid yang berhalangan hadir, dan menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari Diklat Z-PR yang rutin digelar setiap pekan.
“Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) ini sesuai dengan brand BAZNAS yang didominasi huruf ‘z’ sebagai singkatan dari ‘zakat’. Program ini secara rutin kami gelar sebagai penguatan kapasitas dalam mengelola Kantor Digital BAZNAS,” ujarnya.
Beliau memaparkan bahwa penguatan ini selaras dengan agenda besar transformasi digital yang digagas Ketua BAZNAS RI, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen.
“Beliau telah menginisiasi pembangunan 400 Kantor Digital BAZNAS di seluruh Indonesia. Namun faktanya, baru sekitar 10 persen yang benar-benar memanfaatkan keberadaannya secara optimal, terutama dalam produksi konten dan penggunaan fitur-fitur inovatif,” jelasnya.
Yudhiarma juga menegaskan pentingnya peran BAZNAS provinsi dalam menggerakkan transformasi digital di daerah.
“Harapan kami jelas: BAZNAS provinsi harus menjadi penggerak utama dalam mengaktifkan dan mengoptimalkan Kantor Digital di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menekankan bahwa transformasi digital harus diiringi kesiapan SDM dan kehati-hatian dalam mengelola informasi.
“BAZNAS saat ini sangat membutuhkan optimalisasi dan reskilling digital, meskipun masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya percaya pada sistem digital,” ujarnya.
“Kita juga harus jeli menyikapi banyaknya data yang tidak valid. Teknologi digital menawarkan kecepatan, tetapi sisi negatifnya tetap harus diantisipasi,” lanjutnya.
Kiai Ali Maschan menegaskan bahwa humas memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pesan.
“Kita mendorong publikasi yang cepat, namun tetap mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Salah satu prinsip penting dalam menjaga kualitas adalah akhlak,” tuturnya.
“BAZNAS semakin menjadi perhatian publik. Seperti pohon yang makin tinggi, anginnya makin kencang. Maka akarnya harus semakin kuat,” tambahnya.
Berita Lainnya
BAZNAS Jatim Terima Donasi Bencana Aceh dan Sumatera Rp46 Juta dari PENGAMAL
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Rp27 Juta dari Jamaah Masjid Al Akbar untuk Bencana Sumatera
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Sumatera Rp25 Juta dari Sarbumusi PT. Yemi
BAZNAS Jatim Gelar Rakor UPZ untuk Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat
Yayasan Al Khairiyah Salurkan Donasi Bencana Sumatera melalui BAZNAS Jatim
Muslimah College Surabaya Salurkan Donasi Sumatera melalui BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
