WhatsApp Icon

Sinergi BAZNAS Jatim dan Cabdindik Gresik Perkuat Kepedulian kepada Anak Yatim

30/07/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Jatim

Bagikan:URL telah tercopy
Sinergi BAZNAS Jatim dan Cabdindik Gresik Perkuat Kepedulian kepada Anak Yatim

Dokumentasi BAZNAS Jatim

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Gresik menggelar kegiatan Lebaran Yatim di SMAN 1 Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat kepedulian terhadap anak yatim sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi dunia pendidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Cabdindik Wilayah Gresik Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik H. Muhammad Mujib, M.Pd., Kasubag TU Cabdindik Wilayah Gresik Jaswadi, S.Pd., M.M., Kasi SMA/PK-PLK Cabdindik Wilayah Gresik Joko Sutopo, S.Pd., M.Pd., pengurus BAZNAS Kabupaten Gresik, serta anak yatim penerima manfaat dan mustahik penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Kepala Cabdindik Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M., mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin bersama BAZNAS Jatim. Menurutnya, kerja sama tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, baik bagi guru maupun tenaga kependidikan.

"Ini merupakan kegiatan kedua kami bersama BAZNAS Jatim. Kerja sama ini telah memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Kami berharap penguatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Gresik terus dilakukan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar pentasarufan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengajak anak-anak yatim untuk tetap optimistis dalam meraih masa depan. Ia menegaskan bahwa kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW juga merupakan seorang yatim.

"Anak-anak yang ditakdirkan menjadi yatim tidak boleh berputus asa. Teruslah belajar dan bekerja keras. Siapa tahu kelak ada yang menjadi bupati, gubernur, bahkan presiden," tutur Prof. Ali.

Ia juga menekankan bahwa Allah SWT lebih mengutamakan kualitas amal yang dilakukan dengan penuh keikhlasan daripada banyaknya amal yang dikerjakan.

"Allah tidak melihat banyaknya amal, tetapi kualitasnya. Ukurannya adalah keikhlasan dan niat karena Allah SWT. Tahun ini kami menyantuni 100 anak yatim di setiap Cabang Dinas Pendidikan. Insyaallah tahun depan menjadi 200 anak yatim, sekaligus meningkatkan bantuan gerobak usaha. Semua ini berasal dari dana ZIS masyarakat yang kami kembalikan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat," pungkasnya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →