WhatsApp Icon

Dukung Deradikalisasi, BAZNAS Jatim beri Modal Usaha 10 Eks-Napiter di Hari Kemerdekaan

17/08/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Jatim

Bagikan:URL telah tercopy
Dukung Deradikalisasi, BAZNAS Jatim beri Modal Usaha 10 Eks-Napiter di Hari Kemerdekaan

Dokumentasi BAZNAS Jatim

Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pemberdayaan dan kemandirian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan modal usaha kepada 10 warga binaan eks-narapidana terorisme (eks-napiter) di Kota Surabaya, sebagai bagian dari upaya mendukung proses deradikalisasi dan memperkuat kemandirian ekonomi setelah menjalani pembinaan pemerintah.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta. Bantuan yang merupakan bagian dari kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS Jatim HM Ghofirin bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur Edy Supriyanto, di sela-sela upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8).

Kesepuluh penerima merupakan warga Surabaya yang telah mendapatkan pembinaan dari pemerintah. Kolaborasi BAZNAS Jatim dan Bakesbangpol Jawa Timur tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek pembinaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi melalui dukungan modal usaha agar para penerima memiliki kesempatan membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ketua BAZNAS Jatim HM Ghofirin mengatakan, zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang lebih luas apabila disalurkan melalui program pemberdayaan. Bantuan modal usaha tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi pijakan bagi penerima untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan penghasilan.

“Semangat kemerdekaan adalah semangat untuk bangkit dan mandiri. Kemanfaatan zakat, infak, dan sedekah harus bisa dirasakan dalam bentuk yang nyata, termasuk melalui pemberdayaan ekonomi. Kami berharap bantuan ini menjadi awal bagi para penerima untuk mengembangkan usaha dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Ghofirin.

Menurut Ghofirin, sinergi dengan Bakesbangpol Jawa Timur menjadi bagian penting dalam memperkuat proses pemberdayaan warga binaan. Pembinaan yang telah dilakukan pemerintah dapat dilanjutkan dengan dukungan ekonomi sehingga para penerima memiliki ruang untuk tumbuh, produktif, dan semakin mandiri di tengah masyarakat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Bakesbangpol Jawa Timur. Proses pembinaan akan semakin kuat ketika dibarengi dengan pemberdayaan. Kami ingin para penerima tidak hanya mendapatkan perhatian, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mandiri secara ekonomi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” katanya.

Salah satu penerima bantuan, Fuadi (53), warga Surabaya, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan modal usaha yang diberikan BAZNAS Jatim. Bantuan senilai Rp2,5 juta tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi dirinya untuk semakin mandiri secara ekonomi. “Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsiran, terima kasih banyak atas seluruh perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Semoga ini memberikan semangat kepada kami untuk semakin mandiri secara ekonomi,” ujar Fuadi.

Ghofirin menegaskan, BAZNAS Jatim akan terus mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang memiliki dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat. Pemberian modal usaha menjadi salah satu ikhtiar agar dana yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS dapat menjadi instrumen pemberdayaan sekaligus mendukung kemandirian ekonomi.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, muzaki, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Jawa Timur. Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan” pungkas Ghofirin.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →