WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim dan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang pelaksanaan program zakat produktif modal usaha bergulir.

Penandatanganan tersebut berlangsung di halaman Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026), di sela kegiatan pengajian bersama jamaah BMT Masjid Darussalam.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin yang mewakili BAZNAS Jatim, bersama Yani Indarto selaku perwakilan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro.

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua lembaga berkomitmen mendukung pelaksanaan program zakat produktif, khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro.

Program ini diarahkan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Ruang lingkup kerja sama mencakup proses verifikasi calon penerima manfaat, penyaluran modal usaha, serta pendampingan dan pembinaan untuk mendukung perkembangan usaha.

Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan secara tertib, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui program zakat produktif, dana zakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para mustahik.

Dukungan modal usaha yang disertai pendampingan diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengembangkan potensi usahanya sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Sinergi antarlembaga diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi sehingga zakat tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung mereka untuk tumbuh lebih mandiri.

Melalui kesepakatan tersebut, BAZNAS Jatim berharap kerja sama dengan BMT Masjid Darussalam Bojonegoro dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengelolaan zakat yang amanah, terarah, dan bertanggung jawab diharapkan terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Kembangkan Usaha 50 Mustahik Jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menghadiri kajian yang diselenggarakan oleh BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kegiatan tersebut, Mohammad Ghofirin hadir sebagai pengisi kajian sekaligus membersamai penyerahan bantuan modal usaha kepada para mustahik yang merupakan jamaah Masjid Darussalam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan modal usaha, para penerima diharapkan memiliki tambahan dukungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan modal usaha senilai Rp1 juta diberikan kepada masing-masing penerima.

Sebanyak 50 mustahik jamaah Masjid Darussalam Bojonegoro menerima bantuan tersebut, dengan total penyaluran mencapai Rp50 juta.

Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha produktif yang telah dijalankan oleh para penerima.

Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Harapan kami, semoga yang sekarang menjadi mustahik, ke depan bisa menjadi muzaki. Hari ini menerima bantuan, mudah-mudahan suatu saat nanti bisa mandiri, usahanya berkembang, dan mampu berbagi dengan membantu orang lain,” ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan, Rahayu Meirarti, yang menjalankan usaha aneka makanan ringan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan modal usaha yang diterimanya.

Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usahanya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal usaha ini. Semoga usaha saya bisa lebih maju, semakin berkembang, dan hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Bagi para pelaku usaha kecil, tambahan modal menjadi salah satu dukungan penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan di masa mendatang.

Melalui bantuan ini, para penerima diharapkan dapat memanfaatkan dana secara optimal, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas peluang memperoleh penghasilan yang lebih baik.

BAZNAS Jatim terus mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan kepada mustahik melalui bantuan modal usaha diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan ekonomi saat ini, tetapi juga menjadi langkah menuju kemandirian.

Dengan usaha yang terus berkembang, para mustahik diharapkan kelak mampu bertransformasi menjadi muzaki yang turut membantu sesama.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Di Hadapan Ribuan Jamaah, Ketua BAZNAS Jatim Ajak Tebarkan Kebaikan

Ribuan jamaah menghadiri kajian yang menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin sebagai pemateri di BMT Masjid Darussalam Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (18/10/2026).

Mengangkat tema “Ihsan, Berbuat Baik Sebagaimana Allah Telah Berbuat Baik kepada Kita”, kajian tersebut mengajak jamaah untuk memahami pentingnya bersyukur dan menghadirkan kebaikan bagi sesama, termasuk melalui zakat.

Dalam penyampaiannya, Mohammad Ghofirin mengingatkan bahwa berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, mulai dari iman, kesehatan, keluarga, hingga rezeki, patut disyukuri dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan yang membawa manfaat bagi orang lain.

Ia menjelaskan bahwa berbuat baik merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim.

Kebaikan dapat diwujudkan melalui berbagai hal, seperti menjaga hubungan dengan sesama, membantu orang yang membutuhkan, serta menggunakan rezeki dan kesempatan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pesan tersebut sejalan dengan ajaran dalam Surah Al-Qashash ayat 77 yang mengingatkan manusia untuk berbuat baik sebagaimana Allah SWT telah berbuat baik kepadanya.

Ajaran ini menjadi pengingat bahwa nikmat yang diterima bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan juga dapat menjadi jalan untuk berbagi dan membantu sesama.

Dalam konteks kehidupan sosial, zakat menjadi salah satu wujud nyata dari kepedulian tersebut.

Melalui zakat, umat Islam dapat menyalurkan sebagian rezekinya kepada mereka yang berhak menerima.

Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga memiliki peran dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai lembaga yang mengelola zakat, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui pengelolaan dan penyaluran yang amanah.

Kesadaran untuk menunaikan zakat diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya.

Semangat berbagi ini juga menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan rasa syukur kepada Allah SWT ke dalam tindakan nyata.

Menutup kajiannya, Mohammad Ghofirin memohon doa dari para jamaah agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah sebagai Ketua BAZNAS Jawa Timur.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan pengelolaan zakat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

18/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
HaloBAZ, dari Jawa Timur untuk Indonesia

Inovasi layanan digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melalui aplikasi HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia.

Aplikasi yang diluncurkan untuk mempermudah layanan zakat dan pengajuan bantuan tersebut diperkenalkan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS di Jakarta, 13 15 Oktober 2026.

Rakornas tersebut dihadiri oleh BAZNAS provinsi serta BAZNAS kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, termasuk jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang hadir bersama ketua dan para wakil ketua.

Forum nasional ini menjadi ruang koordinasi antar lembaga sekaligus kesempatan untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin menyampaikan pengembangan HaloBAZ sebagai salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat melalui teknologi digital.

Paparan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan BAZNAS daerah yang melihat potensi aplikasi ini sebagai referensi dalam pengembangan layanan digital di wilayah masing-masing.

Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa inovasi pelayanan perlu terus dikembangkan agar BAZNAS semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas akses layanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan mengakses program bantuan.

“Alhamdulillah, HaloBAZ mendapat perhatian dari BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Harapannya, apa yang dikembangkan di Jawa Timur dapat menjadi inspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

HaloBAZ merupakan aplikasi layanan digital BAZNAS Jawa Timur yang menghadirkan sejumlah fitur untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan donasi zakat, infak, sedekah, dan fidyah, memanfaatkan kalkulator zakat, serta memperoleh informasi rekening resmi dan konfirmasi transfer.

Selain itu, tersedia fitur Lapor BAZ yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan bantuan sekaligus memantau proses pengajuannya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur Ruang Amil dan layanan pendukung ibadah harian.

Beragam fungsi tersebut dihadirkan untuk membuat akses terhadap layanan BAZNAS menjadi lebih praktis dalam satu platform digital.

Kehadiran HaloBAZ menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jawa Timur dalam menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Digitalisasi diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, mempermudah akses informasi, serta mendukung pelayanan yang lebih responsif dan efisien, baik bagi muzaki maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ketertarikan BAZNAS dari berbagai daerah terhadap HaloBAZ sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan layanan digital.

BAZNAS Jawa Timur berharap inovasi ini dapat terus disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Jawa Timur, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan pelayanan zakat di tingkat nasional.

Melalui semangat HaloBAZ, dari Jatim untuk Indonesia, BAZNAS Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari penguatan pelayanan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan tetap mengedepankan kemudahan akses dan manfaat bagi umat.

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Dukung Pendidikan Mahasiswa, BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa dalam 'Sapa Bansos' Hari Jadi ke-81 Jatim di Sumenep

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa kepada 10 mahasiswa asal Kabupaten Sumenep melalui program BAZNAS Jatim Cerdas dalam rangkaian Sapa Bansos dan Bakti Sosial Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Salopeng, Kecamatan Dasuk, Rabu (14/10/2026).

Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi sekaligus upaya meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa.

Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ghofirin.

Dari total penerima, tujuh mahasiswa menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Jatim dan tiga mahasiswa menerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).

Para penerima beasiswa menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Miftahul Ulum (ISMU) Tarate Sumenep, Universitas Annuqayah, Universitas PGRI Sumenep, STAI Nurud-Dhalam, Institut Agama Islam Aqidah Usymuni Tarate Sumenep, dan Universitas Wiraraja.

Salah satu penerima beasiswa, Nur Hidayat dari Universitas Annuqayah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan.

Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pendidikannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya melalui beasiswa ini. Saya akan memaksimalkan kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Melalui program BAZNAS Jatim Cerdas, bantuan beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan dan membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan zakat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Penyaluran beasiswa tersebut melengkapi rangkaian program sosial dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan terus memperluas akses pendidikan serta menghadirkan manfaat zakat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

14/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Bayar Zakat ke BAZNAS JAWA TIMUR  Diikuti Semua Kepala OPD
Gubernur Jawa Timur Bayar Zakat ke BAZNAS JAWA TIMUR Diikuti Semua Kepala OPD
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (15/4) sore. Pada saat bersamaan pembayaran zakat oleh Gubernur Khifufah juga diikuti jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Jatim. Mulai Pj Sekdaprov Jatim, para Kepala OPD, para Direktur BUMD, pimpinan instansi vertikal di Jatim, serta perwakilan perusahaan dan organisasi masyarakat yang ada di Jatim. Pembayaran zakat ini dilakukan di loket-loket yang telah disediakan oleh Baznas. Pembayaran zakat ini selain bisa dilakukan secara tunai, juga bisa dilakukan melalui pembayaran non tunai atau QRIS. Usai menyerahkan zakat, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam bila hartanya sudah mencapai Nisab dan Haulnya. Apalagi, membayar zakat memang merupakan kewajiban umat Islam jika sudah mencapai haul dan nisob nya. Khofifah juga mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam baik di lingkungan Pemprov Jatim maupun pemerintah kab/kota untuk bisa segera menunaikan zakat. Yakni melalui badan amil zakat atau lembaga penyalur zakat yang resmi, salah satunya Baznas. “Hal ini agar penyaluran zakat benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta bisa ditasarufkan atau disalurkan bagi masyarakat sesuai dengan delapan golongan penerima zakat,” terangnya. Menurut Khofifah, saat ini Baznas baik pusat maupun Jatim sedang mengembangkan zakat produktif. Zakat produktif ini juga telah disalurkan kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro di berbagai kabupaten/kota di Jatim. “Selain zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro, juga ada training terutama bagi para pelaku usaha yang baru. Sehingga kalau ada UMKM naik kelas maka SDM-nya juga harus disiapkan melalui berbagai pelatihan. Kami harap zakat produktif bisa meneteskan kesejahteraan bagi sesama pelaku usaha mikro dan ultra mikro,” katanya. Selain zakat produktif, Baznas juga memiliki beberapa program seperti SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana). Dimana program ini memberikan beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu. Pimpinan Baznas RI Wilayah Jatim Kol (Purn) Nur Chamdani mengatakan, penyerahan zakat ini diawali oleh Gerakan Cinta Zakat yang dimulai oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara (12/4) lalu. Ketua Baznas Jatim KH M Roziqi mengatakan, potensi zakat se Jatim kurang lebih Rp 487 miliar dalam kurun waktu setahun. Zakat ini terdiri dari ASN yang jumlahnya 458.197 orang dan juga perusahaan-perusahaan daerah/BUMD. Namun, lanjutnya, zakat, infaq dan sodaqoh yang berhasil dikumpulkan Baznas provinsi maupun Baznas kab/kota di Jatim pada tahun 2021 mencapai Rp 122 miliar atau baru 25 persen. Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah turut menyerahkan secara simbolis bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat dari Baznas. Diantaranya Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) sebesar Rp 2 juta/semester, Beasiswa SLTA sebesar Rp. 1 juta/tahun, dan Bantuan dhuafa fakir setiap bulan sebesar Rp. 600 ribu/bulan. Serta Bantuan modal usaha sebesar Rp. 2.500.000
BERITA18/04/2022 | kang Sulaey
Baznas Jatim Gelar Panen Perdana Padi Sawah Organik di Prambon Sidoarjo
Baznas Jatim Gelar Panen Perdana Padi Sawah Organik di Prambon Sidoarjo
Baznas Provinsi Jawa Timur bersama Yayasan Tunas Bangsa menginisiasi panen perdana padi sawah organik di Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (24/04/2022). Ketua Baznas Jawa Timur KH Muhammad Roziqi mengaku sangat senang karena bantuan stimulan berupa benih dan pupuk organik yang diberikan sebelumnya, bisa menghasilkan panen yang maksimal. "Alhmdulillah, saya merasa senang karena stimulan yang diberikan oleh baznas kepada poktan atau gapoktan yang di sini dalam bentuk pembibitan ternyata berhasil dengan baik. Hari ini merupakan panen perdana," kata Kiai Roziqi melalui keterangan tertulisnya yang diterima BANGSAONLINE.com, Jumat (25/03/2022). Ia mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mengembangkan program tersebut ke tempat-tempat lainnya. Ia mengaku siap untuk mem-backup para petani anggota dari poktan atau gapoktan, khususnya yang masuk kategori miskin/duafa. "Kita berikan bantuan dari baznas dalam bentuk zakat produktif. Mungkin bisa melakukan upaya-upaya bagaimana bertani yang baik, monggo kita siap bekerja sama bersama bapak-bapak gapoktan," ungkapnya. Kiai Roziqi menegaskan bahwa Baznas Jatim tugasnya adalah mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki. Kemudian didistribusikan kepada para fakir, miskin, serta duafa. "Distribusinya ini harus benar-benar kepada fuqoroí (fakir) masakin (miskin), serta orang-orang yang dhuafa, lemah ekonomi. Mereka-mereka itulah yang selama ini kita bantu," tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas Jatim selain untuk bantuan konsumtif, juga diarahkan untuk pemberdayaan fakir, miskin, melalui program zakat produktif. Kiai Roziqi berharap ke depan program tersebut akan dikembangkan ke tempat lain. Bahkan tidak hanya bantuan bibit saja. Akan tetapi, bagi petani yang kondisi ekonominya masih lemah atau duafa yang memiliki semangat tinggi untuk berkembang, Baznas Jatim akan membantu biaya pengembangan pertaniannya. Kepala Desa Gedangrowo, Slamet, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Jatim dan Yayasan Tunas Bangsa yang telah memberi kepercayaan kepada Desa Gedang Rowo untuk menjadi tempat pelaksasnaan program persawahan organik itu. Turut hadir pada acara panen perdana tersebut, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim, Kabid Tanaman Pangan Kabupaten Sidoarjo, dan Ketua Yayasan Tunas Bangsa.
BERITA25/03/2022 | kang Sulaey
BAZNAS JATIM MODALI PELAKU USAHA MIKRO DI BLITAR
BAZNAS JATIM MODALI PELAKU USAHA MIKRO DI BLITAR
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menggulirkan zakat produktif untuk modal para pelaku usaha ultramikro yang kali ini sasarannya sebanyak 118 pelaku usaha di Kabupaten Blitar.Masing-masing menerima bantuan zakat produktif sebesar Rp500 ribu, ujar Ketua Baznas Jatim K.H. Muhammad Roziqi dalam keterangan pers yang diterima di Surabaya, Kamis.Ia menjelaskan bahwa kegiatan pemberian bantuan modal tersebut terselenggara sebagai wujud kepedulian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.Menurut ia, tanpa perhatian dari Gubernur Khofifah maka Baznas Jatim tidak akan bisa semaksimal seperti sekarang ini.Ia menjelaskan bahwa Baznas Jatim mengumpulkan, terutama zakat dari para ASN, kemudian didistribusikan kepada para pelaku usaha ultra mikro.Dan juga masih ada lagi yang konsumtif diberikan kepada para fakir, miskin dan memang sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian, diberikan bantuan sampai akhir hayat dan bekerja sama dengan dinas sosial setempat, ucapnya.Roziqi juga berharap di Kabupaten Blitar segera terbentuk Baznas karena sebagai satu-satunya daerah yang belum terbentuk Baznas akibat lama vakum.
BERITA17/03/2022 | kang Sulaey -
PT. PJU Bantu Bedah Rumah (CSR )Lewat Baznas Jatim
PT. PJU Bantu Bedah Rumah (CSR )Lewat Baznas Jatim
PT. Petrogas Jatim Utama (Perseroda) menyerahkan bantuan coorporate social responbility (CSR) berupa program pemberian bantuan bedah rumah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prov Jawa Timur. Pemberian bantuan dilakukan melalui penandatangan berita acara serah terima bantuan yang ditandatangani bersama oleh Direktur PT. PJU Bp Parsudi Ak CA MM dan Ketua Baznas Jatim Bp Dr H.M Roziqi MM di Kantor Baznas Jatim, Jl Dukuh Kupang Surabaya, Senin (24/01) siang. Dalam kegiatan bedah rumah tersebut, PT. PJU berkomitmen memberikan bantuan bedah rumah sebanyak 15 Paket yang merupakan bagian dari Program CSR Bidang Sosial PT. PJU Tahun 2022
BERITA24/01/2022 | kang Sulaey -
Baznas Jatim Sediakan Beasiswa SKSS untuk Ratusan Mahasiswa
Baznas Jatim Sediakan Beasiswa SKSS untuk Ratusan Mahasiswa
Ratusan anak telah mengikuti seleksi program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Baznas Jatim. Ketua Baznas Jatim, KH M Roziqi, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap pendidikan masyarakat yang bertujuan untuk mencetak seorang sarjana dalam satu keluarga. "Harapannya dalam keluarga tidak mampu itu ada satu anggota keluarga lulus menjadi seorang sarjana S1 yang bisa membanggakan keluarga. Makanya kita mengadakan tes wawancara itu bertujuan untuk cek dan ricek untuk mencocokkan apa betul mereka ini dari keluarga tidak mampu, apa betul mereka ini layak untuk dibantu," ujarnya, Jumat (20/1). Ia menjelaskan, jumlah beasiswa yang bakal diberikan Baznas Jatim yaitu Rp2 juta/semester hingga semester 8. Artinya, pemberian beasiswa pendidikan jenjang perguruan tinggi tersebut hanya diberikan hingga batas masa studi selama 4 tahun. "Uangnya langsung masuk ke rekening perguruan tinggi di mana mereka kuliah tiap semesternya. Kurang lebihnya bisa cari tambahan sendiri. Kalau cukup, ya syukur alhamdulillah, karena anggaran kita juga memiliki keterbatasan," paparnya. Untuk universitas atau perguruan tingginya tidak ditentukan oleh pihak Baznas Jatim, melainkan diserahkan kepada mereka masing-masing untuk memilihnya. Roziqi mengimbau kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk segera mendaftarkan diri ke Kantor Baznas Jatim di Gedung Islamic Center, Jalan Raya Dukuh Kupang 122-124, Surabaya selama kuota masih ada. Sebelumnya, para peserta dimohon untuk melengkapi berkas-berkasnya melalui bit.ly/formulirbeasiswaSKSS. Bagi yang berdomisili di luar Kota Surabaya, berkas yang sudah lengkap tersebut bisa dikirimkan melalui Kantor Pos terdekat.
BERITA21/01/2022 | kang Sulaey
Baznas Jatim bangga borong penghargaan
Baznas Jatim bangga borong penghargaan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur KH Muhammad Roziqi bangga atas capaian delapan penghargaan yang diterima pada "Baznas Award 2022"."Suatu kebanggaan bagi Jatim meraih banyak penghargaan di berbagai kategori,” ujarnya di Surabaya, Jumat.Raihan penghargaan yakni Baznas Jatim di kategori sebagai Baznas Provinsi dengan Koordinasi Pengelolaan Zakat Terbaik, kemudian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.Berikutnya, Baznas Ponorogo sebagai Baznas Kabupaten dengan Inovasi Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Terbaik, Baznas Tuban sebagai Baznas Kabupaten dengan Program Pendayagunaan ZIS Terbaik, dan Baznas Gresik sebagai Baznas Kabupaten Pengguna SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Baznas) Terbaik.Kemudian, disusul kategori kepala daerah diraih Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, serta Bupati Lumajang Thoriqul Haq sebagai Wali Kota/Bupati Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.Perolehan tersebut, kata dia, berkat dukungan dari para pemangku kebijakan, muzakki (pihak yang mengeluarkan zakat), dan siapapun yang telah bersama-sama dalam pengelolaan zakat di Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota."Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Gubernur Jatim serta Bupati dan Wali Kota yang selalu mendukung gerakan zakat," ucap Roziqi."Ini juga menjadi pemicu sehingga lebih amanah dan profesional dalam mengemban tugas sebagai lembaga pertama pilihan pembayaran zakat dan lembaga utama menyejahterakan umat," katanya menambahkan
BERITA21/01/2022 | kang Sulaey
Baznas Jatim Salurkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro
Baznas Jatim Salurkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro
Sore ini, Selasa (18/1/2022), telah dilangsungkan Penyerahan Bantuan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro dari Baznas Jatim oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bakorwil Pamekasan. Penyerahan bantuan kepada pelaku usaha ultra mikro diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jatim, dan secara bergiliran dilanjutkan oleh Bupati Pamekasan, Pj Sekdaprov Jatim, Baznas Jatim, dan juga Bapak Kalaksa BPBD Jatim. Selain bantuan modal, diserahkan pula bantuan paket sembako kepada segenap pelaku usaha mikro yang hadir. Kepada segenap masyarakat penerima bantuan yang hadir, Gubernur mengajak untuk banyak bersyukur, berdoa dan memperhatikan pendidikan anak, serta tidak terburu-buru menikahkan anak sebelum dewasa. Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak semua yang hadir melantunkan Shalawat Burdah.
BERITA18/01/2022 | kang Sulaey
BAZNAS JATIM TARGETKAN REHABILITASI 1001 RTLH PADA 2022
BAZNAS JATIM TARGETKAN REHABILITASI 1001 RTLH PADA 2022
Sepanjang tahun 2021, Badan Amil Zakat Nasional Jawa Timur (BAZNAS Jatim) telah menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk 10 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Ngawi. Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Ahsanul Haq, saat peresmian rumah Kamso, warga Desa Beran, Ngawi, salah satu penerima bantuan, pada Kamis (6/1/22). Ditemui usai seremonial, Ahsanul Haq juga menyampaikan, program bedah rumah merupakan salah satu program utama dari BAZNAS. Pihaknya menyebut, pada tahun 2022 ini, jumlah penerima bantuan bedah rumah akan ditingkatkan. "Program bedah rumah RTLH untuk tahun 2022, BAZNAS Jatim menargetkan ada 1001 rumah se Jawa Timur yang akan kita bedah," Selain untuk rehab RTLH, BAZNAS Jatim juga akan mengalokasikan dana untuk membantu pembangunan rumah yang terdampak erupsi gunung Semeru beberapa waktu lalu. Penyerahannya akan dilakukan setelah area relokasi selesai ditentukan. "BAZNAS Jatim mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan rumah yang terdampak erupsi Gunung Semeru," jelasnya. Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, Pemkab Ngawi mendukung program rehab 1001 RTLH dari BAZNAS Jatim di tahun 2022. Program bantuan itu akan dibagikan kepada seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. "Kalau dibagi per kabupaten/kota, kurang lebih 30 an. Kami sampaikan tadi kepada BAZNAS Jatim, kami Insyallah bisa support tidak hanya 30 rumah, tapi 50 bahkan 100 rumah (di Ngawi) pada tahun 2022 nanti, akan kita fasilitasi," ucapnya. Hal itu menurutnya sebagai bentuk sinergitas, dan juga komitmen dari BAZNAS Jatim maupun pemerintah di Kabupaten Ngawi, untuk menanggulangi kemiskinan.
BERITA06/01/2022 | kang Sulaey
Baznas se Jawa Timur bergantian tangani korban erupsi Semeru di Lumajang
Baznas se Jawa Timur bergantian tangani korban erupsi Semeru di Lumajang
Penanganan paska erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur seluruh Baznas di provinsi ini diminta turun secara bergantian, sesuai dengan tupoksi dan klasternya. Hal ini disampaikan Ketua Baznas Jawa Timur Mohammad Roziqi, Minggu (12/12). Menurut Roziqi, personil yang diturunkan sesuai yang disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq selama 30 hari pasca APG Semeru terjadi, namun jika suatu saat diluar itu jika dibutuhkan Baznas siap memberikan bantuan tenaga maupun lainnya sampai tuntas. 30 hari sesuai arahan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, bila dibutuhkan Baznas siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan pasca bencana Semeru, kata Roziqi seperti dilaporkan, Minggu (12/12). Lebih rinci Roziqi menjelaskan bantuan uang tunai yang sudah dihimpun oleh Baznas Lumajang sekitar Rp 2,8 milyar per hari Sabtu (12/12), jumlah itu dibantu dari Baznas Rp1 Miliar. Baznas pusat bantu Rp 1 Miliar dari dana yang dihimpun sebanyak Rp 7 Miliar. Selebihnya Rp 6 miliar akan digunakan untuk relokasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman, pungkasnya.
BERITA12/12/2021 | kang Sulaey
15 RTLH  di Jombang di Bedah Oleh Baznas Jatim dan Baznas Jombang
15 RTLH di Jombang di Bedah Oleh Baznas Jatim dan Baznas Jombang
Drs. KH. M Roziki, MM, Ketua Baznas Jawa Timur didampingi Hj Mundjidah Wahab, Penasehat Baznas Kabupaten Jombang dan Didin A Sholahudin, Ketua Baznas Kabupaten Jombang meninjau salah satu penerima bantuan bedah rumah, Suwandi yang berlokasi di Desa Blimbing Kecamatan Gudo pada Kamis (7/10). Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Drs. KH. M. Roziki, MM. melakukan serah terima Bantuan Bedah Rumah Baznas Jawa Timur kepada Hj Mundjidah Wahab, senilai Rp. 187.500.000,- , untuk 15 rumah tak layak huni di Kabupaten Jombang Program bedah rumah ini merupakan bantuan dari Baznas Jawa Timur sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kepada masyarakat dengan besar bantuan 12,5 juta rupiah per rumah. “Setiap kota dan kabupaten di Jawa Timur memperoleh alokasi yang berbeda. Untuk Jombang kami berikan 15 paket. Ini bantuan stimulan yang semoga dapat memantik warga Jombang untuk sadar berzakat, infaq, dan shodaqoh di Baznas. Karena dengan semakin banyak perolehan ZIS di Baznas yang ditasarufkan juga akan semakin banyak,” tutur KH. M. Roziki. Rumah yang direhab adalah rumah tidak layak yang dihuni oleh warga dhuafa. Dalam pembangunannya diharapkan ada partisipasi dan swadaya atau bantuan dari keluarga atau pihak lain sehingga rumah ini menjadi lebih nyaman untuk dihuni. Hj. Mundjidah Wahab yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Jombanh menyampaikan bahwa nantinya Baznas Kabupaten Jombang akan memberikan alokasi dana 2,5 juta per rumah sebagai dana pendamping untuk program bedah rumah ini. “Sehingga peruntukan bantuan per rumah sebesar 15 juta rupiah,” lanjutnya.
BERITA07/10/2021 | kang Sulaey
150 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Dapat Beasiswa Baznas Jatim
150 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Dapat Beasiswa Baznas Jatim
Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Sebanyak 150 anak yatim piatu itu mendapatkan santunan pendidikan dan beasiswa dari Baznas Jatim. Tiap bulannya, para anak yatim piatu korban Covid-19 itu menerima santuan sebesar Rp 150.000 hingga mereka menyelesaikan jenjang sekolah hingga sarjana S1. ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" style="box-sizing: border-box; display: block; margin: auto; background-color: transparent; height: 0px;" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-2295700268043060" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled"> <iframe id="aswift_3" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-2295700268043060&output=html&h=280&adk=2263422336&adf=3016767942&pi=t.aa~a.2391037303~i.4~rp.4&w=705&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1660122796&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=9038346065&psa=0&ad_type=text_image&format=705x280&url=https://petisi.co/150-anak-yatim-piatu-korban-covid-19-dapat-beasiswa-baznas-jatim/&fwr=0&pra=3&rh=176&rw=704&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChEI8K7NlwYQwfK7hY_So-zdARI9ALfFmeIRkXFQnrVt3phIKMaLKLUNga8DZNr0lflB4q6izCcsVirGRFIrl4KC9LCIFtHETwAWXMMLr6pCjg&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiOC4wLjAiLCJ4ODYiLCIiLCIxMDQuMC41MTEyLjc5IixbXSxmYWxzZSxudWxsLCI2NCIsW1siQ2hyb21pdW0iLCIxMDQuMC41MTEyLjc5Il0sWyIgTm90IEE7QnJhbmQiLCI5OS4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEwNC4wLjUxMTIuNzkiXV0sZmFsc2Vd&dt=1660122796878&bpp=2&bdt=2463&idt=-M&shv=r20220808&mjsv=m202208040101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID=e0a54e5e95208f1a-22b443e4f3d40095:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_MaMCtWeFlVXzHgvDf9r1bTagSOiLg&gpic=UID=000008769616a7ba:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_Mb0dQvotIURWWsQtQ6s_JExz-fW3g&prev_fmts=0x0,1200x280&nras=3&correlator=1727051445900&frm=20&pv=1&ga_vid=1670803030.1660122797&ga_sid=1660122797&ga_hid=516209369&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_h=768&u_w=1366&u_ah=738&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=121&ady=1972&biw=1349&bih=578&scr_x=0&scr_y=29&eid=44759875,44759926,44759842,44763505&oid=2&pvsid=2484504577885261&tmod=1409397562&uas=0&nvt=1&ref=https://www.google.com/&eae=0&fc=1408&brdim=0,0,0,0,1366,0,1366,738,1366,578&vis=1&rsz=||s|&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=4&uci=a!4&btvi=1&fsb=1&xpc=qQf9JGxdxx&p=https://petisi.co&dtd=32" name="aswift_3" width="705" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" sandbox="allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation" data-google-container-id="a!4" data-google-query-id="CJH0_K33u_kCFfMBtwAdtm8AbA" data-load-complete="true"></iframe> “Kemudian juga ada program beasiswa untuk mahasiswa sampai S2 dan S3,” kata Ketua Baznas Jatim Roziqi, MM di sela acara penyerahan santunan pendidikan bagi anak yatim piatu korban Covid-19 di Mercure Hotel, Surabaya, Selasa (28/9/2021). Dijelaskan, jumlah anak yatim piatu korban Covid-19 di Jatim sekitar 6.000 jiwa. Saat ini, pihaknya baru bisa memberikan bantuan kepada 150 anak yatim piatu yang sudah terdata dan terverifikasi. “Baru 150 yang mengajukan. Tentu tak sebanding dengan jumlah anak yatim piatu korban Covid-19. Sudah kita cover semuanya. Kalau ada tambahan, ya kita teliti lagi,” ujarnya. ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" style="box-sizing: border-box; display: block; margin: auto; background-color: transparent; height: 0px;" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-2295700268043060" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled"> <iframe id="aswift_4" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-2295700268043060&output=html&h=280&adk=2263422336&adf=2499888913&pi=t.aa~a.2391037303~i.10~rp.4&w=705&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1660122796&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=9038346065&psa=0&ad_type=text_image&format=705x280&url=https://petisi.co/150-anak-yatim-piatu-korban-covid-19-dapat-beasiswa-baznas-jatim/&fwr=0&pra=3&rh=176&rw=704&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChEI8K7NlwYQwfK7hY_So-zdARI9ALfFmeIRkXFQnrVt3phIKMaLKLUNga8DZNr0lflB4q6izCcsVirGRFIrl4KC9LCIFtHETwAWXMMLr6pCjg&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiOC4wLjAiLCJ4ODYiLCIiLCIxMDQuMC41MTEyLjc5IixbXSxmYWxzZSxudWxsLCI2NCIsW1siQ2hyb21pdW0iLCIxMDQuMC41MTEyLjc5Il0sWyIgTm90IEE7QnJhbmQiLCI5OS4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEwNC4wLjUxMTIuNzkiXV0sZmFsc2Vd&dt=1660122796878&bpp=2&bdt=2463&idt=-M&shv=r20220808&mjsv=m202208040101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID=e0a54e5e95208f1a-22b443e4f3d40095:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_MaMCtWeFlVXzHgvDf9r1bTagSOiLg&gpic=UID=000008769616a7ba:T=1660122799:RT=1660122799:S=ALNI_Mb0dQvotIURWWsQtQ6s_JExz-fW3g&prev_fmts=0x0,1200x280,705x280&nras=4&correlator=1727051445900&frm=20&pv=1&ga_vid=1670803030.1660122797&ga_sid=1660122797&ga_hid=516209369&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_h=768&u_w=1366&u_ah=738&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=121&ady=2557&biw=1349&bih=578&scr_x=0&scr_y=29&eid=44759875,44759926,44759842,44763505&oid=2&pvsid=2484504577885261&tmod=1409397562&uas=0&nvt=1&ref=https://www.google.com/&eae=0&fc=1408&brdim=0,0,0,0,1366,0,1366,738,1366,578&vis=1&rsz=||s|&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=5&uci=a!5&btvi=2&fsb=1&xpc=VUL9dSCI4u&p=https://petisi.co&dtd=76" name="aswift_4" width="705" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" sandbox="allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation" data-google-container-id="a!5" data-google-query-id="CKKg_633u_kCFdqe2AUdmwEKPg" data-load-complete="true"></iframe> Baznas Jatim menerima pengajuan data anak yatim piatu korban Covid-19 dari keluarga tidak mampu untuk diberikan santunan. Mereka diutamakan, karema memang berasal dari keluarga tak mampu. “Orang tuanya, bapaknya meninggal, kemudian dhuafa. Mereka ndak mampu membiayai sekolah putranya, sehingga kita cover. Kalau mungkin orang tuanya mampu, ya kita kan mencari yang tidak mampu dulu,” ungkapnya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta Baznas Jatim turut berpartisipasi dan monitoring keluarga tidak mampu untuk memberantas kemiskinan ekstrem di Jatim. Hal ini mengikuti arahan Wapres Ma’ruf Amin. “Kemiskinan ekstrem Jatim tahun 2021 mencapai angka 4,4% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebesar 1.746.990 jiwa. Jumlah ini 38,20% dari jumlah penduduk miskin Jatim,” ungkapnya
BERITA29/09/2021 | kang Sulaey
Luncurkan Program Kita Jaga Usaha, Baznas RI Berikan Bantuan 10.000 UMKM se-Indonesia
Luncurkan Program Kita Jaga Usaha, Baznas RI Berikan Bantuan 10.000 UMKM se-Indonesia
Sebanyak 550 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Jatim menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 1 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI), di Sentra Wisata Kuliner Jalan Arif Rahman Hakim No. 14, Surabaya, Jumat (27/8). Ketua Baznas RI Nur Chamdani mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan program "Kita Jaga Usaha" yang sengaja diluncurkan Baznas RI dalam membantu mengentaskan kemiskinan dan mendorong peningkatan kualitas kegiatan ekonomi para mujtahid. "Program Kita Jaga Usaha adalah program bantuan kepada UMKM yang bertujuan untuk memberi stimulasi kepada UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19," kata Nur Chamdani saat peluncuran program "Kita Jaga Usaha" di Surabaya. Program ekonomi Kita Jaga Usaha merupakan salah satu terobosan Baznas RI untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan Covid-19 melalui zakat, infak, dan sedekah. Ia menjelaskan bahwa peluncuran program Baznas RI "Kita Jaga Usaha" tersebut digelar secara serentak di tiga wilayah provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan di Jatim. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Baznas RI, Ahmas Zayadi menambahkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 10.000 UMKM di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Jatim sendiri sebanyak 550 UMKM. Selain bantuan pendanaan bagi UMKM. Baznas juga membuat program Dapur Kuliner. Di mana ada sebanyak 3.068 UMKM yang nantinya akan dikelola oleh Baznas. "Jadi ada beberapa dapur kecil (dari UMKM) kita kelola kita sebarkan untuk pederita Covid-19," terangnya. Ia mengungkapkan bahwa program tersebut juga merupakan tanggung jawab Baznas atas zakat yang telah diberikan oleh masyatakat. "Bahwa zakat mereka, infak mereka, betul-betul kita berikan kepada penerima manfaat," ungkapnya.
BERITA27/08/2021 | kang Sulaey
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →