Berita Terbaru
BAZNAS Jatim Terima Laporan Progres Pembangunan Masjid Induk Huntara Semeru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur telah menerima laporan dari BAZNAS Lumajang mengenai perkembangan terbaru pembangunan Masjid Induk di Hunian Sementara (Huntara) Semeru. Laporan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BAZNAS Jatim, di Surabaya, Rabu (5/6/2024).
Ketua BAZNAS Lumajang, Drs. H.M. Nur Sjahid, M.A., menyampaikan progres dari CV. Prima Hasil Sejahtera selaku kontraktor dalam pembangunan tahap awal Masjid Induk di kawasan Huntara Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
“Alhamdulillah dari rencana anggaran Rp 1,45 Milyar hampir seluruhnya sudah terserap, kita sampaikan kepada kontraktor bahwa masjid ini harus dibangun sesuai anggaran yang ada”, kata Ketua BAZNAS Lumajang, Drs. H.M. Nur Sjahid, M.A.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa pembangunan tahap pertama Masjid Induk sudah mencapai tahap 96%. Beberapa bagian yang telah rampung meliputi pondasi, dak dan sebagian dinding.
“Untuk pekerjaan sampai sekarang sudah mencapai fisik sekitar 96% persen untuk tahap pertama, Insya Allah akan segera dirampungkan agar dana dari BAZNAS Pusat bisa segera disalurkan”, tambahnya.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyatakan bahwa laporan yang diterima menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pembangunan masjid yang bertujuan untuk menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
"Kami sudah terima laporan singkat tadi, kami berharap nanti ada laporannya secara berkala. Saat ini, anggaran dari BAZNAS Jatim sudah turun sebesar Rp 1 Milyar dan dari BAZNAS Lumajang Rp 450 juta untuk pembangunan masjid, pada prinsipnya ini adalah amanah dari muzakki, donatur dan munfiq", ujar Prof. Ali Maschan.
Lebih lanjut, Prof. Ali mengatakan bahwa banyaknya populasi masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Induk dapat memberikan dampat terhadap kemakmuran masjid tersebut.
“Perlu dicari tahu juga apakah penduduk di sana sudah bermukim di huntara semua atau masih hijrah, sebab apabila penduduk sudah bermukim di sana maka Insya Allah akan ada rasa memiliki masjid dan mungkin mau menyumbang", kata Prof. Ali.
Di sisi lain, Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., menegaskan pentingnya laporan realisasi anggaran yang terperinci sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban terhadap pemerintah mau pun masyarakat.
“Nanti laporan penggunaan anggarannya itu harus betul-betul detail, jadi Rp 1,45 Milyar itu peruntukannya apa, pengerjaannya apa, materialnya apa saja, ongkos kerjanya berapa, sebab nanti kami juga akan diminta pertanggungjawaban dana Rp 1 Milyar yang sudah disalurkan melalui BAZNAS Lumajang”, tegas Kyai Khuluq.
Proyek pembangunan Masjid Induk di Huntara Semeru ini merupakan kerja sama antara BAZNAS RI dan Daerah untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu.
“Pelaporan ini nanti kita jadikan dasar bagi Bapak Ketua BAZNAS Jatim untuk menghubungi BAZNAS RI agar dana Rp 1,1 Milyar dari pusat bisa segera dicairkan”, Kyai Khuluq menambahkan.
Selain itu, Pimpinan Bidang SDM dan Umum tersebut berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terhadap pembangunan Masjid Induk berupa dukungan dana yang dianggarkan di APBD.
“Supaya pusat lebih yakin maka perlu ada dana pendukung dari APBD Pemkab setempat”, pungkasnya.
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Penghimpunan ZIS di RSUD Dr. Soetomo, BAZNAS Jatim Lakukan Audiensi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan audiensi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo dalam rangka mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari karyawan rumah sakit tersebut.
Audiensi yang berlangsung di ruang rapat RSUD Dr. Soetomo, Selasa (4/6/2024), ini dihadiri oleh Kepala Bagian Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) BAZNAS Jatim Abdul Kholik, dan Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Dr. Soetomo drg. Primada Kusumaninggar, M.Kes., beserta jajarannya.
“Pada audiensi kali ini, fokus utama kami adalah untuk meningkatkan penghimpunan ZIS dari karyawan RSUD Dr. Soetomo, yang mana selama ini masih diperoleh dari ASN saja, sedangkan yang non ASN itu penghasilannya belum dipotong ZIS”, ujar Kabag Penghimpunan ZIS BAZNAS Jatim, Abd Kholik.
Kholik menyampaikan bahwa RSUD Dr. Soetomo memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam sektor kesehatan, melalui pendistribusian zakat yang dilakukan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ).
“RS Dr. Soetomo ini penghimpunannya besar dan membantu masyarakat miskin terkait dengan pelayanan kesehatan, selain mengumpulkan zakat juga aktif untuk membantu mendistribusikan”, kata Kholik.
Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Dr. Soetomo drg. Primada Kusumaninggar, M.Kes., menyambut baik inisiatif dari BAZNAS Jatim ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya peningkatan penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD Dr. Soetomo.
“Kami siap bekerja sama untuk memaksimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari seluruh karyawan di rumah sakit kami”, ungkap drg. Primada.
drg. Primada mengatakan, selain dana zakat yang selama ini telah didistribusikan melalui UPZ RSUD Dr. Soetomo, pihaknya berharap ke depan memiliki layanan tambahan bagi pasien yang tidak mampu.
“Kami berharap ada layanan ambulan untuk masyarakat miskin dari RS ke daerah-daerah terpencil terutama Madura”, tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap BAZNAS Jatim dapat menyediakan fasilitas tempat singgah untuk melayani pasien yang berasal dari luar kota.
“Kemudian kami juga berharap ada layanan berupa tempat singgah bagi pasien dari luar kota yang harus berobat berkelanjutan, sehingga diharapkan ada rumah singgah yang disiapkan BAZNAS untuk memfasilitasi pasien-pasien dhuafa yang dari luar kota”
Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan juga sosialisasi kepada para ASN dan pegawai Dr. Soetomo yang telah menunaikan ZIS ke BAZNAS, ke depannya pendistribusian zakat untuk pasien yang kurang mampu, yang tidak ditanggung BPJS, akan dilakukan oleh masing-masing dokter yang menangani.
Sehingga dengan begitu dapat diketahui secara langsung bahwa dana ZIS yang telah disetorkan ke BAZNAS nanti akan kembali ke para dhuafa di lingkungan RSUD Dr. Soetomo, sehingga manfaatnya juga kembali kepada rumah sakit tersebut.
Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di RSUD Dr. Soetomo akan meningkat secara signifikan dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS Jatim.
BERITA04/06/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Pamekasan Kunjungan ke BAZNAS Jatim, Koordinasi Program Pendistribusian
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan kerja Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pamekasan dalam rangka koordinasi program pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah, Senin (3/6/2024).
Pertemuan ini disambut hangat oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua III Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai program pendistribusian yang telah dan akan dilakukan, serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan di lapangan.
Ketua BAZNAS Pamekasan K.H. Mudarris Abdul Wahab, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Pamekasan dan BAZNAS Jatim.
"Kami ingin memastikan bahwa program-program yang kami jalankan di Pamekasan sejalan dengan kebijakan dan arahan dari BAZNAS Jatim, sehingga pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah dapat lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Kyai Mudarris.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif dari BAZNAS Pamekasan untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih intens.
"BAZNAS saat ini semakin dipercaya oleh masyarakat, oleh sebab itu penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah BAZNAS harus tepat sasaran", ucap Kyai Ahsanul Haq.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula beberapa strategi untuk meningkatkan pengumpulan zakat dan memperluas jangkauan pendistribusian, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan.
"Zakat ASN harus disetorkah ke BAZNAS, sebab hal itu sudah diatur oleh regulasi atau undang-undang", kata Kyai Ahsan.
Lebih lanjut, Kyai Ahsan memberi arahan terkait program-program ternak kambing, rutilahu, modal usaha, dan beasiswa SKSS.
"Terkait Idul Adha, saat ini kita belum bisa support masing-masing daerah, nanti kalau ternak kambing kita sudah merata maka baru bisa komunal", jelasnya.
Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan tersebut juga menekankan pentingnya survei yang akurat untuk program perbaikan rutilahu.
"Untuk program perbaikan rutilahu (rumah tidak layak huni) surveinya harus dilakukan dengan cermat dan ketika survei harus disertai dengan foto rumahnya secara lengkap", ucapnya.
Adapun membahas program lain yaitu bantuan rombong dan modal usaha, Kyai Ahsan mengarahkan agar bantuan diberikan kepada UMKM yang pemiliknya tergolong mustahik.
"Program bantuan rombong pastikan diberikan kepada mustahik yang sudah punya usaha dan usahanya sudah berjalan jadi kita beri bantuan sesuai dengan kebutuhan dan jenis usaha mereka", tegasnya.
Kemudian Kyai Ahsan juga menjelaskan teknis terkait penyaluran bantuan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari BAZNAS Jatim.
"Sedangkan untuk beasiswa SKSS upayakan yang sudah berkuliah minimal 1 semester agar mereka bisa mendapat beasiswa full sampai lulus, oleh sebab itu kita buka pendaftaran di bulan Agustus, ketika mahasiswa sudah masuk kuliah, maksimal ajukan 10 orang", pungkasnya.
Sementara itu, Waka III BAZNAS Jatim Dr. K.H. Muhammad Zakki menyampaikan untuk menjaga trust BAZNAS di masyarakat, maka dibutuhkan kerja cepat dalam hal penghimpunan, penyaluran, hingga pelaporan.
"Sekarang di BAZNAS kita semua serba cepat, mulai pencairan program hingga pelaporannya kita harus cepat", tegas Kyai Zakki
Kunjungan silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dari kerjasama yang lebih erat antara BAZNAS Pamekasan dan BAZNAS Jawa Timur, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara BAZNAS di berbagai tingkat, diharapkan program pendistribusian zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan.
Turut hadir pula Wakil Ketua IV BAZNAS Pamekasan Moh. Munir, S.H.
BERITA04/06/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., turut menghadiri upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (1/6/2024). Upacara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan masyarakat setempat.
Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, beserta jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Timur. Selain itu, tampak hadir pula perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar dan mahasiswa.
Pimpinan BAZNAS Jatim, Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kehadirannya dalam upacara ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.
"Alhamdulillah, saya mewakili ketua BAZNAS Jatim, menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Negara Grahadi, semoga berkah dan bermanfaat, aamiin", ujar Kyai Ahsan.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan, acara ini dipersembahkan untuk masyarakat. Menurutnya, ini adalah satu wujud implementasi Pancasila yang menyatukan seluruh keberagaman.
"Kita mencoba kali ini perayaan dengan konsep untuk rakyat. Kita libatkan seluruh masyarakat untuk mensyukuri nikmat kebersatuan dalam keberagaman Indonesia. Jadi acaranya menghibur dan dengan mengundang masyarakat untuk bergembira mensyukuri apa yang kita miliki," katanya.
Kehadiran pimpinan BAZNAS Jatim dalam upacara ini diharapkan dapat semakin mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menjalankan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
BERITA01/06/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Audiensi ke BAZNAS Jatim, BKKBN Jatim Jajaki Kerja Sama Program Penyediaan Air Bersih
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur melakukan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengadaan sanitasi di Pulau Kangean, Madura. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis untuk mencegah stunting di wilayah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di kantor BAZNAS Jawa Timur, Jumat (31/5/2024), ini dihadiri Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka II Bidang Pendistribusian Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., beserta jajaran kabag/kabid, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Nyigit Wudi Amini S.Sos., M.Sc., beserta jajarannya.
Audiensi ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun sinergi antara BKKBN dan BAZNAS Jatim dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di beberapa titik wilayah di Jawa Timur.
"Terkait dengan adanya program pemerintah berkaitan dengan percepatan penurunan stunting, di setiap provinsi diharapkan ada satu titik air bersih, oleh karena itu kami beraudiensi ke BAZNAS Jatim untuk menjajaki kerja sama program penyediaan air bersih di salah satu titik di Jawa Timur", ungkap Sekretaris BKKBN Jatim, Nyigit Wudi Amini S.Sos., M.Sc.
Nyigit mengatakan bahwa fokus utama audiensi ini yaitu untuk penyediaan air bersih di Pulau Kangen, Kabupaten Sumenep, Madura.
"Kami telah melakukan audiensi dengan Pangdam V Brawijaya bahwa salah satu titik lokasi air bersih yang dibutuhkan saat yaitu di Pulau Kangean, barangkali BAZNAS Jatim bisa berpartisipasi utk menyediakan air bersih di sana", lanjutnya.
Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyambut baik inisiatif dari BKKBN tersebut.
"Kami di BAZNAS Jatim mengurusi banyak mustahik termasuk stunting. Jadi apabila ada proposalnya atau MoU monggo saja diajukan, nanti detailnya bagaimana, apa yang bisa kita bantu akan kami bantu", ujar Prof. Ali Maschan Moesa.
Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menambahkan bahwa BAZNAS Jatim siap bersinergi dengan pemerintah di dalam program penganggulangan stunting.
"Insya allah kami siap berpartisipasi, namun kita menunggu proposal dari panjenengan", kata Kyai Ahsan.
Lebih lanjut, dalam audiensi ini kedua pihak mendiskusikan berbagai aspek teknis dan strategis dari kerja sama yang akan dijalin. Mereka membahas mengenai mekanisme pengadaan fasilitas sanitasi yang efektif dan berkelanjutan, serta bagaimana pengelolaan dana zakat dapat dioptimalkan untuk mendukung program ini.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SIMBA Bagi BAZNAS Pamekasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bagi amil BAZNAS Kabupaten Pamekasan, bertempat di Kantor BAZNAS Pamekasan pada 29-30 Mei 2024.
Kepala Bagian SDM dan Umum BAZNAS Jatim Dwindayatie, S.E., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan efisiensi pengelolaan zakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
"Awalnya memang dari BAZNAS Pamekasan yang minta upskilling, karena di sana belum pernah mendapat pelatihan maupun hal yang terkait dengan pengelolaan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) atau pengelolaan keuangan lainnya, termasuk juga SIMBA", ucap Dwinda.
Dwinda menambahkan bahwa selama kegiatan para peserta diberikan pelatihan intensif mengenai berbagai fitur dan fungsi aplikasi SIMBA, seperti pendataan mustahik dan muzakki, pengelolaan dana zakat, serta pelaporan dan monitoring.
"Secara teknis yang mulai awal seperti apa membuat akun dan lain-lain mereka tidak tahu, cara pengelolaan, penyusunan laporan keuangan juga mereka belum paham, itu pencatatan di sana masih manual sekali pakai buku tulis belum ada pencatatan melalui excel ataupun sistem lainnya", tambahnya.
Tak hanya itu, BAZNAS Jatim juga memberikan materi tentang tata kelola keuangan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan konsultasi sharing session.
"Kami juga kemarin memberi contoh tentang struktur, tentang pembagian tugas terkait dengan tupoksi masing-masing, itu supaya semua bisa berjalan bersama-sama tidak hanya dari satu sisi saja yang berjalan tapi semuanya bisa berjalan, baik pengumpulan, pendistribusian ataupun manajemennya yang ada di kantor itu berjalan sama-sama", pungkas Dwinda.
Dengan adanya BIMTEK SIMBA ini, BAZNAS Jatim berharap pengelolaan zakat di Kabupaten Pamekasan dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kota Probolinggo: Bahas RKAT hingga Dana Hibah
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan kerja pimpinan BAZNAS Kota Probolinggo pada hari Jumat, (31/5/2024).
Pada pertemuan ini, Ketua BAZNAS Kota Probolinggo Hakimuddin, A.Ma.Pd., beserta jajarannya menyampaikan beberapa hal penting terkait tata kelola BAZNAS di daerahnya, antara lain yaitu penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), netralitas BAZNAS dalam tahun politik, hak amil Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta alokasi dana hibah.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi inisiatif BAZNAS Kota Probolinggo dalam menyinergikan program kerja. Ia menyampaikan hal penting terkait penyesuaian RKAT agar program kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
"Jadi kita tidak kaku-kaku sekali, asalkan apa yang diajukan untuk merubah RKAT memang memenuhi syarat, jika tidak maka dicarikan pos lain, apakah sisa dana cukup atau tidak yang penting bagi kita adalah transparansi" kata Prof. Ali Maschan.
Lebih lanjut, di tengah suasana tahun politik, Prof. Ali Maschan Moesa menekankan pentingnya menjaga netralitas BAZNAS.
"Menjelang pilgub, pilbup, pilwali, BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural tetap berprinsip netral", tegasnya.
Selain itu, pembahasan mengenai hak amil UPZ juga menjadi fokus utama dalam pertemuan ini. Prof. Ali Maschan menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap kesejahteraan amil zakat yang merupakan ujung tombak dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat.
"Kita selalu jelaskan bahwa menjadi seorang amil selalu untuk niat ibadah, termasuk hak amil UPZ, aturannya di BAZNAS Provinsi Jawa Timur sebesar 3% untuk operasional", katanya.
Pembahasan terakhir yang tidak kalah penting adalah mengenai dana hibah. Kepala Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Jatim Drs. H. Slamet Hariyanto, M.Si., menjelaskan bahwa dana hibah yang dialokasikan harus digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku serta tepat sasaran.
"Dana hibah sejak awal harus sudah ada perencanaan yang diajukan, jangan sampai SPJ tidak sesuai dengan RAB, dan apabila ada sisa dana maka segera dikembalikan", ungkap Slamet.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan kerjasama antar BAZNAS di berbagai tingkatan, serta memperkuat peran BAZNAS dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pendampingan dan Monitoring Program, BAZNAS Jatim Gelar Pertemuan dengan Mustahik Z Chicken
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan rapat pertemuan dengan mustahik program Z Chicken di kantor BAZNAS Jatim, Kamis (30/5/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan usaha para penerima manfaat program Z Chicken.
Pertemuan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Chandra Asmara, S.E., beserta jajaran staf terkait, serta para mustahik yang tergabung dalam program Z Chicken di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Program Z Chicken merupakan salah satu inisiatif BAZNAS Jatim dalam memberdayakan mustahik melalui usaha kuliner berbasis ayam goreng.
Dalam sambutannya, Chandra Asmara menyampaikan pentingnya program pendampingan dan monitoring untuk mengukur keberhasilan usaha para mustahik.
“Program Z Chicken BAZNAS Jatim sudah berjalan dua tahun, dan khusus di wilayah Surabaya sudah bagus, namun dari 25 penerima manfaat tetap kami beri pendampingan dan monitoring dengan harapan semua bisa terus berkembang”, ujar Chandra.
Selain itu, Chandra juga memberikan motivasi kepada para mustahik agar tetap bertahan dalam menghadapi tantangan usaha, serta berbagai hal yang diperlukan untuk pengembangan usaha.
"Ada kalanya usaha itu sepi, dan ada kalanya ramai, sebagai wirausaha yang tangguh kita harus survive dari segala macam tantangan yang ada. Saat ini sedang banyak PHK massal dan pengangguran, dengan bapak/ibu berwirausaha berarti panjenengan sudah benar-benar survive, jangan sampai patah semangat", tambahnya.
Pertemuan ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan program Z Chicken serta kesejahteraan para mustahik. BAZNAS Jatim berharap program ini dapat menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan ekonomi mustahik yang dapat diterapkan di daerah lain.
BERITA30/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Berikan Kuliah Praktisi di Universitas Trunojoyo Madura
Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, memberikan kuliah praktisi di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada hari Rabu, 29 Mei 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh UTM, bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang pengelolaan zakat dan peran strategis BAZNAS Jatim dalam pembangunan sosial ekonomi.
Dalam kuliah yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan dosen, Kyai Zakki menyampaikan materi tentang "Optimalisasi Pengelolaan Zakat dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat". Beliau menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel untuk mencapai tujuan sosial yang diinginkan.
"Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen ekonomi yang mampu mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial jika dikelola dengan baik," ujar Kyai Zakki.
Selain itu, Kyai Zakki juga berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh BAZNAS dalam mengelola zakat di Jawa Timur. Beliau memaparkan berbagai program inovatif yang telah dijalankan oleh BAZNAS Jatim, seperti pendayagunaan zakat untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, dan kesehatan.
"Kami terus berupaya untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat dan memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak positif yang signifikan," tambahnya.
Kuliah praktisi ini mendapat respons positif dari para peserta. Mahasiswa UTM merasa mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga dan aplikatif.
"Kuliah ini membuka wawasan kami tentang pentingnya peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi, serta bagaimana kami sebagai generasi muda bisa berkontribusi dalam pengelolaannya," ungkap salah satu mahasiswa yang hadir.
Acara kuliah praktisi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, dimana mahasiswa dapat langsung berdiskusi dengan Kyai Zakki tentang berbagai isu terkait zakat dan peran BAZNAS Jatim. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di masa depan.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-28 di Provinsi Jawa Timur
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menghadiri acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 yang diselenggarakan di Kantor Dinsos Jatim, Surabaya, Rabu (29/5/2024). Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemerintah setempat ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan perhatian khusus kepada para lanjut usia di Jawa Timur.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinsos (Kadis) Jatim, Restu Novi Widiani, yang memberikan apresiasi kepada BAZNAS Jatim atas kontribusinya dalam berbagai program sosial, khususnya yang menyasar kelompok lansia.
Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-28 di Jawa Timur tahun ini mengusung tema “Lansia Sejahtera, Indonesia Bahagia”. Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara ini, termasuk pembagian 2.800 tangkai bunga mawar merah kepada para lansia, sebagai bentuk inisiatif dari Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono, yang bertujuan untuk menyapa hangat dan mengapresiasi para lansia di Jawa Timur.
Kehadiran pimpinan BAZNAS Jatim dalam peringatan HLUN ke-28 ini menegaskan komitmen organisasi tersebut dalam memberikan pelayanan dan dukungan yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya lansia. Diharapkan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kesejahteraan lansia di Jawa Timur dapat terus ditingkatkan, sehingga mereka dapat menikmati masa tua dengan lebih sejahtera dan bahagia.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Optimis Peningkatan Penghimpunan Infak Jamaah Haji 2024
BAZNAS Provinsi Jawa Timur optimis terhadap peningkatan penghimpunan dana infak dari jamaah haji embarkasi Surabaya pada tahun 2024. Pada rapat pimpinan yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Jatim di Surabaya, Senin (27/5/2024), Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengatakan bahwa segala persiapan harus segera dilakukan.
"Kita harus woro-woro terkait spanduk, MC, serta tugas-tugasnya lain agar segera dipersiapkan dengan baik, terkait untuk penggalangan dana infak jamaah haji", kata Prof. Ali Maschan.
Sementara itu, Waka II BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., mengaku optimis pengumpulan infak jamaah haji pada tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Salah satu hal yang menurutnya perlu diperhatikan yaitu pelayanan terhadap para jamaah.
"Kloter tahun ini lebih banyak maka potensi penghimpunannya lebih banyak, hal itu dapat tercapai tergantung bagaimana kita menggerakkan jamaah", ungkap Kyai Ahsan.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Modal Usaha dan Alat Kerja di Gresik dan Tulungagung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan bantuan modal usaha dan alat kerja bagi mustahik di Kabupaten Gresik dan Tulungagung. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan ekonomi umat dan mengurangi angka kemiskinan di daerah tersebut.
Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, S.E., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa modal usaha dan alat kerja ini bertujuan untuk membantu mustahik memulai atau mengembangkan usaha mereka.
“Alhamdulillahirabbil 'Alamin. BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan modal usaha dan alat kerja bagi mustahik di Kabupaten Gresik dan Tulungagung. Bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran zakat produktif di dalam program pemberdayaan ekonomi Jatim Makmur, yang ditujukan bagi pelaku UMKM yang tergolong mustahik”, ujar Chandra.
Chandra menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini yaitu berupa uang tunai dan rombong untuk mengembangkan usaha para mustahik.
"Adapun bantuan yang diberikan yaitu berupa modal usaha masing-masing sebesar 2 juta rupiah dan alat kerja berupa rombong. Semoga dengan disalurkannya bantuan ini dapat menambah penghasilan usaha para penerima manfaat sehingga usahanya semakin berkembang", tambahnya.
Program bantuan ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari dana zakat, infak, dan sedekah yang telah terkumpul di BAZNAS Jawa Timur. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan infak mereka melalui BAZNAS, sehingga lebih banyak lagi mustahik yang dapat terbantu dan diberdayakan.
Dengan adanya bantuan modal usaha dan alat kerja ini, diharapkan para mustahik di Kabupaten Gresik dan Tulungagung dapat semakin produktif dan mandiri, serta mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarganya.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Perkuat Aqidah: BAZNAS Jatim dan Ngawi Salurkan Bantuan Ternak Kambing
Gandeng Lembaga Muallaf Center Indonesia Kabupaten Ngawi, BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui BAZNAS Kabupaten Ngawi menyalurkan bantuan ternak kambing di daerah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Sekitar 98 Kartu Keluarga yang tersebar di berbagai Dusun kecamatan Sine merupakan penerima bantuan. Adapun masing-masing menerima satu ekor kambing Jawa senilai kurang lebih Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah).
Pegiat Muallaf center menyampaikan, “Daerah sini memang banyak upaya kristenisasi. Oleh karena itu, penguatan Aqidah dengan pemberian bantuan ini diharapkan dapat mempertahankan serta sebagai sarana dakwah kita”
“penerima bantuan beragam, ada yang muallaf ada yang muslimnya sudah cukup lama, tapi kita back-up yang rawan-rawan itu” imbuhnya.
Bantuan ternak kambing disalurkan kepada mustahik rawan Aqidah, salah satunya adalah di wilayah Dusun Jagir. Saat dikunjungi oleh tim monev (monitoring dan evaluasi) BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang dipimpin oleh Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si. bersama ketua I BAZNAS Kabupaten Ngawi, Dr. Hamdani, M.A. dan tim ke kediaman mustahik di daerah Bayem Taman Rt.01 / Rw.03 Jagir, bantuan ternak telah memberikan hasil yang signifikan.
Rata-rata kambing yang mustahik dirawat oleh mustahik di kediamannya masih-masing sudah beranak dua. Apabila anakan kambing sudah pisah dari ibunya, anakan kambing selanjutnya akan digulirkan kepada mustahik lain.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan Ternak Kambing BAZNAS Jatim di Kab. Madiun Berkembang Pesat
Dari 30 menjadi 47 ekor: Bantuan Ternak Kambing BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Madiun berkembang pesat
Tim monitoring dan evaluasi (Monev) BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si, bersama ketua BAZNAS Kabupaten Madiun, M. Ahsin Sakhok Yahya dan tim mengunjungi Balai ternak kambing I, yang terletak di Rt. 006 Rw. 003 Desa Banjarsari Kulon Kec Dagangan Kabupaten Madiun pada Senin, 20 Mei lalu.
Bantuan ternak berjumlah 30 ekor kambing betina dan 1 ekor kambing Jantan yang diserahkan kepada 10 mustahik dengan masing-masing mustahik menerima 3 ekor kambing betina. Sementara 1 ekor kambing Jantan digunakan dimiliki bersama.
Bantuan kambing dihimpun dalam 1 kandang di balai ternak. Terhitung sekitar 7 bulan, bantuan yang diserahkan pada bulan November 2023 silam, saat ini telah menghasilkan 17 ekor kambing anakan. Perawatan kambing dilakukan oleh para msutahik secara bergantian untuk mencari dan mengumpulkan pakan di bawah naungan pengawas yang ditunjuk oleh BAZNAS Kabupaten Madiun, bapak Yasin.
3 ekor kambing indukan dijual karena sakit. Uang hasil penjualan digunakan untuk membeli kandangan tambahan untuk tempat anakan. Adapun dari 17 ekor anakan, 5 ekor mati sehingga sisa 12 ekor.
Selain itu, tim monev juga mengunjungi bantuan bedah rumah dan dhuafa fakir.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Renovasi 10 Rumah Mustahik Di Magetan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 10 mustahik di Kabupaten Magetan, Kamis (27/5/2024).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang dilakukan di kantor BAZNAS Magetan, dan dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Magetan, sejumlah perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para penerima bantuan.
Ketua BAZNAS Jatim, K.H. Ali Maschan Moesa, memaparkan bahwa BAZNAS Jatim memiliki program bantuan tahunan yang dirancang untuk masyarakat yang membutuhkan di seluruh Jawa Timur.
"Setiap tahun, kami menyalurkan 1.001 bantuan RTLH untuk masyarakat yang membutuhkan di seluruh Jawa Timur. Jumlah bantuan yang sebelumnya sebesar 15 juta rupiah kini telah kami naikkan menjadi 20 juta rupiah. Syarat utamanya adalah penerima harus benar-benar tidak mampu dan memiliki surat keterangan dari desa yang kemudian diajukan ke kantor BAZNAS", ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Magetan, K.H. Sumarno Abdul Azis, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan bantuan yang benar-benar mereka butuhkan.
"Hari ini kami menyalurkan beberapa jenis bantuan, termasuk RTLH dari BAZNAS Provinsi untuk 10 orang dengan nilai masing-masing 20 juta rupiah, dan RTLH dari BAZNAS Magetan untuk 12 orang dengan nilai masing-masing 15 juta rupiah. Selain itu, kami juga memberikan bantuan pengembangan usaha, bantuan kesehatan, sanitasi, dan rumah singgah," ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semakin banyak keluarga di Magetan yang bisa menikmati hunian yang layak dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Kemenag bersama BAZNAS Jatim Gelar Pembinaan LAZ Tingkat Provinsi dan Kab/Kota
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pembinaan Lembaga Amil Zakat Tahun 2024 oleh pada tanggal 20-21 Mei 2024 tepatnya di Hotel Leedon Suites Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari yang diikuti oleh LAZ skala provinsi maupun kabupaten/kota.
Ketua Panitia melaporkan “Penyelenggaraan Pembinaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini bertujuan untuk mempererat silaturrahim serta pentingnya kolaborasi, koordinasi dan sinergi agar dapat menghadirkan kemaslahatan umat yang lebih besar dan mampu memperkuat ekosistem”
Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini yakni dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH Ali Maschan Moesa, M.Si kemudian Prof. Muhammad Nafik dari KDEKS Jawa Timur dan yang terakhir dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Dr. Aceng Abdul Azis, M.Pd.CGCAE Inspektur Wilayah III.
Peserta yang hadir pada kegiatan tersebut berjumlah 62 orang yakni delegasi dari LAZ skala provinsi maupun kab kota selain itu juga delegasi dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini dibuka oleh Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Bpk. Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.EI, dalam sambutannya beliau menuturkan “Kegiatan ini dapat dijadikan Sharing Pengalaman dari LAZ yang terdahulu dan LAZ yang baru merintis dari skala provinsi maupun kab/kota”
“Bagaimana caranya membangun trust, mempertahankan trust di kalangan masyarakat untuk dapat mencapai kemaslahatan yang maksimal” tuturnya
BERITA21/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Monitoring Perkembangan Ternak Kambing di Situbondo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan ternak kambing di Kabupaten Situbondo. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa program pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh BAZNAS Jatim berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi para penerima manfaat. Dalam kunjungan tersebut, Pimpinan BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., melakukan pengecekan langsung ke beberapa kelompok peternak yang tersebar di beberapa desa di Situbondo, Jumat (10/5/2024).
Salah satu ternak kambing yang dikunjungi yaitu Kelompok Ternak Sumber Rejeki di Kecamatan Besuki Situbondo, yang menjadi salah satu lokasi sentral dari program ternak kambing ini. Di desa ini, Kiai Ahsanul Haq mengadakan pertemuan dengan kelompok peternak setempat untuk mendengarkan laporan perkembangan, tantangan yang dihadapi, serta memberikan masukan dan solusi atas permasalahan yang muncul.
"Alhamdulillah, pada hari Jumat, 10 Mei 2024, telah dilaksanakan monitoring perkembangan ternak kambing di BAZNAS Situbondo, semoga berkah dan manfaat, aamiin", ucap Kiai Ahsan.
Pimpinan BAZNAS Jatim, Drs. K.H Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyatakan bahwa program ternak kambing ini merupakan salah satu upaya strategis dalam pemberdayaan masyarakat miskin.
"Kami melihat bahwa ternak kambing memiliki potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat pedesaan. Dengan bimbingan dan pendampingan yang tepat, kami berharap program ini bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para peternak," ujarnya.
Selama monitoring, ditemukan bahwa mayoritas ternak kambing yang diberikan dalam program ini menunjukkan pertumbuhan yang baik. Selain itu, para peternak juga telah menerima pelatihan tentang teknik pemeliharaan yang baik, pengelolaan pakan, serta penanganan kesehatan ternak, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak mereka.
BAZNAS Jatim juga berencana untuk memperluas program ini ke desa-desa lain di Kabupaten Situbondo dan wilayah Jawa Timur lainnya. Diharapkan dengan perluasan program ini, lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dan pada akhirnya mampu mandiri secara ekonomi.
Kegiatan monitoring ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar program ternak kambing BAZNAS Jatim dapat terus berkembang dan membawa berkah bagi seluruh penerima manfaat. Melalui komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik, BAZNAS Jatim optimis dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik di masa depan.
BERITA10/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pererat Silaturahmi dan Perkuat Sinergi, Amil BAZNAS se-Jatim Gelar Halal bi Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang dihadiri oleh para amil dari berbagai BAZNAS kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel 88, Surabaya, Kamis (9/4/2024) dengan tujuan mempererat silaturahmi antar amil serta meningkatkan semangat dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Ali menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan kerjasama antar amil dalam menjalankan tugas mulia ini.
"Saya mohon maaf sekali lagi karena acara ini serba mendadak, awalnya inisiasi dari teman-teman pelaksana, dulu katanya pernah ada halal bi halal yang khusus untuk pelaksana atau amilin-amilat seperti ini, karena biasanya hanya antar pimpinan, dan Alhamdulillah acara ini dapat terselenggara dengan segala kelebihan dan kekurangannya", kata Prof. Ali.
Atas nama BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Ali mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin kepada para amilin-amilat BAZNAS se-Jawa Timur.
"Saya atas nama pimpinan dan pelaksana di BAZNAS Provinsi Jawa Timur baik kabag/kabid beserta seluruh staf mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin", ucapnya.
Sementara itu, mewakili seluruh amilin-amilat BAZNAS Kabupaten/Kota, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Gresik Muhtadin M.H.I mengaku bersyukur atas terselenggaranya acara silaturahmi ini.
"Saya mewakili seluruh amilin-amilat mengucapkan beribu terima kasih atas terselenggaranya acara ini, karena seingat saya Halal bi Halal antar amil itu terakhir di Kota Malang yang saya sendiri lupa dilaksanakan tahun berapa", kelakar Cak Tadin sapaan akrab Muhtadin.
Cak Tadin menambahkan bahwa awal dari terselenggaranya acara ini merupakan inisiasi dari teman-teman pelaksana yang bahkan rela untuk patungan.
"Rencana awalnya kita patungan, bayar sendiri-sendiri untuk hotel dan konsumsinya, namun di detik-detik terakhir ada keputusan dari Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur bahwa acaranya akan digratiskan oleh BAZNAS Jatim", tambahnya.
Selain itu, acara ini juga diisi dengan games dan sharing pengalaman antar amil dari berbagai daerah. Para peserta berbagi cerita sukses dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan zakat di wilayah masing-masing. Sesi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan solusi bagi para amil dalam meningkatkan efektivitas program-program BAZNAS.
Di akhir acara, seluruh peserta saling bermaafan dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja serta profesionalisme dalam mengelola zakat.
Dengan adanya acara halal bihalal ini, diharapkan semangat kebersamaan dan dedikasi para amil BAZNAS se-Jawa Timur semakin meningkat, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA09/05/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Sukses Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa di Bawean
Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Jawa Timur berhasil mengirimkan bantuan untuk para korban gempa bumi di Pulau Bawean. Bantuan ini merupakan respons cepat BAZNAS Jatim terhadap bencana gempa yang mengguncang wilayah tersebut beberapa waktu yang lalu, menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga.
Bantuan yang dikirimkan oleh BAZNAS Jatim meliputi kebutuhan dasar seperti seperti selimut dan popok. Selain itu, BAZNAS Jatim juga memberikan bantuan berupa peralatan kebersihan dan sanitasi untuk mencegah penyebaran penyakit di tengah kondisi darurat.
Perwakilan Tim BTB Jatim, Sulaiman Arif, S.T., menyatakan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan ini.
"Kami memahami betapa pentingnya memberikan bantuan secepat mungkin kepada saudara-saudara kita yang terkena dampak gempa di Bawean. Tim kami bekerja tanpa lelah untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu dan dapat langsung digunakan oleh para korban," ujar Sulaiman.
Pengiriman bantuan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kab. Gresik dan masyarakat setempat. Bantuan tersebut didistribusikan ke beberapa posko pengungsian yang tersebar di Pulau Bawean, memastikan bahwa seluruh korban yang membutuhkan mendapatkan bantuan yang cukup.
Para korban gempa di Bawean menyambut baik bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Jatim. Salah satu warga yang menerima bantuan, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya.
"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Di tengah kondisi yang sulit seperti sekarang, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan semua pihak yang telah membantu," katanya dengan haru.
Keberhasilan pengiriman bantuan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Jatim dalam membantu masyarakat yang terkena bencana. BAZNAS Jatim berjanji akan terus memantau perkembangan situasi di Bawean dan siap memberikan bantuan lanjutan jika diperlukan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban gempa di Bawean dapat segera bangkit dan memulai proses pemulihan. BAZNAS Jatim juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam membantu meringankan beban para korban dengan berdonasi melalui saluran-saluran resmi yang telah disediakan.
Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana. BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan berkeadilan.
BERITA27/04/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI dan BAZNAS Se-Jawa Timur Gelar Halal Bi Halal: Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS se-Jawa Timur menggelar acara Halal Bi Halal Idul Fitri 1445 H bertempat Suites Hotel Surabaya, Jumat (26/4/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. K.H. Noor Ahmad, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., beserta jajarannya, serta para pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si.
"Di bulan Syawal ini kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, dengan catatan minta maaf tidak harus menunggu lebaran" ujar Prof. Ali.
Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa profesi amil merupakan pekerjaan mulia yang bernilai amal sholeh karena membantu menyelesaikan permasalahan fakir miskin.
"Amil itu bukan pekerjaan, amil adalah amal sholeh, walaupun kita mendapat bisyaroh dan lain-lain namun kita niatkan Lillahi Ta'ala", ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Ahmad, M.A., menyampaikan apresiasi atas berbagai pencapaian dari program-program yang telah dijalankan di Jawa Timur serta rencana ke depan untuk lebih mengoptimalkan potensi zakat di wilayah tersebut.
"Dalam pantauan kami, salah satu BAZNAS yang paling cepat perkembangannya untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota itu adalah Jawa Timur", kata Prof. Noor Ahmad.
Senada dengan yang disampaikan Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Noor Ahmad mengatakan bahwa seorang amil memiliki peran untuk menyelamatkan muzakki dan mustahik.
"Orang seperti panjenengan semua para amil ini menyelamatkan manusia dan kemanusiaan, menyelamatkan muzakki karena belum tentu mereka membayar zakat, sehingga ketika mereka menunaikan zakatnya maka kemudian mereka terbebas dari kewajibannya kepada Allah SWT", katanya.
Halal Bi Halal ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, di mana para peserta berkesempatan untuk saling bermaafan dan bertukar pikiran mengenai berbagai isu terkait pengelolaan zakat.
Dengan adanya acara ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah semakin erat, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Pada kesempatan ini pula, dilakukan peresmian program Z Coffee di Jawa Timur yang disahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, disaksikan oleh para pimpinan BAZNAS se-Jawa Timur.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →