Berita Terbaru
Berlanjut di Trenggalek, BAZNAS Jatim Santuni 500 Anak Yatim dalam Safari Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan santunan kepada 500 anak yatim di Kabupaten Trenggalek dalam rangka Safari Ramadhan 1446 H, Jumat (14/3/2025).
Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Trenggalek ini dihadiri oleh Waka II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I; Staf Ahli Bupati Trenggalek, Drs. Totok Rudijanto, MM; beserta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD se-Kabupaten Trenggalek.
Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, S.Ag., MM, bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Trenggalek.
Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek, H. Mahsun Ismail, menyampaikan bahwa program santunan ini merupakan inisiatif BAZNAS Jatim. Bantuan diberikan kepada 500 anak yatim berupa tas sekolah lengkap dengan isinya serta uang santunan dan uang transportasi.
“Uangnya jangan digunakan untuk beli mercon atau dolan. Dibelikan untuk sesuatu yang bermanfaat,” pesan H. Mahsun Ismail dalam sambutannya.
Staf Ahli Bupati Trenggalek, Drs. Totok Rudijanto, MM, dalam sambutannya menyampaikan pesan moral tentang pentingnya berbagi.
“Harta itu seperti aliran darah, kalau tidak dikeluarkan, maka akan menjadi penyakit. Orang yang paling mulia adalah orang yang paling bermanfaat bagi sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Waka II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar memperkuat ketahanan batin dengan mendekatkan diri kepada Allah.
“Ada 13 titik yang kita kunjungi dalam Safari Ramadhan ini, dan Trenggalek merupakan titik keempat. Hal yang luar biasa tidak bisa dicapai dengan usaha yang biasa-biasa saja. Memperkuat ketahanan batin dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada Allah,” ungkapnya.
Kegiatan santunan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Jatim dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus meringankan beban anak-anak yatim di Kabupaten Trenggalek. Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima.
BERITA15/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dukung UMKM, BAZNAS Jatim Salurkan 10 Unit Rombong kepada Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan alat kerja berupa 10 unit rombong kepada mustahik dalam acara serah terima di Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (13/3/2025), sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Ekonomi Jatim Makmur.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Kabid Pendistribusian BAZNAS Jatim, Bapak Chandra Asmara, S.E., serta 10 mustahik penerima manfaat yang telah mengajukan permohonan bantuan beberapa waktu sebelumnya.
Dalam sambutannya, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program ini dan mengingatkan para penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita bisa berkumpul di kantor BAZNAS Jatim dalam rangka serah terima rombong yang sudah panjenengan ajukan beberapa waktu lalu. Selanjutnya, rombong ini bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing,” ujar beliau.
Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan para mustahik untuk menghadiri acara ini di tengah bulan puasa.
“Saya mewakili pimpinan BAZNAS Jatim mengucapkan terima kasih atas kehadiran panjenengan yang telah meluangkan waktu, meskipun di bulan puasa, untuk menghadiri undangan kami dalam acara serah terima rombong ini,” lanjutnya.
Selain itu, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan pentingnya merawat dan menjaga rombong agar tetap dalam kondisi baik.
“Kami mengharapkan dan mengimbau agar rombong yang sudah kami berikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdagang, dirawat, dan dijaga kebersihannya. Jangan sampai rombong ini dijual. Jika dagangan belum laku atau mengalami kerugian, jangan langsung menjual rombongnya. Jika memang tidak mampu mengelola, rombong bisa dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.”
Beliau juga mengingatkan bahwa bantuan ini diberikan secara cuma-cuma, sehingga tidak boleh diperjualbelikan.
“Karena panjenengan menerima bantuan ini tanpa biaya apa pun, kami berharap rombongnya tidak diperjualbelikan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, beliau mengajak para mustahik untuk terus berikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Rezeki itu yang mengatur adalah Gusti Allah. Maka dari itu, kita harus selalu mendekatkan diri kepada-Nya. Kita wajib berikhtiar dalam berdagang, tetapi tetap yakin bahwa yang memberi rezeki adalah Allah SWT. Semoga usaha panjenengan diberkahi, dagangan laris, serta usaha semakin maju dan berkembang.”
Program bantuan rombong ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Jatim dalam memberdayakan ekonomi umat melalui dukungan bagi para pelaku usaha kecil. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para mustahik dapat lebih mandiri dan meningkatkan kesejahteraannya. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat bagi para penerima, serta usaha mereka semakin sukses.
BERITA14/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Semarak Ramadhan 1446 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kab. Malang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Dalam acara ini, BAZNAS Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Malang memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang.
Meskipun hujan deras mengguyur, acara tetap berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Ketua BAZNAS Kabupaten Malang, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua MUI Kabupaten Malang, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang.
Safari Ramadhan merupakan program tahunan BAZNAS Jawa Timur dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada mustahik yang membutuhkan. Wakil Ketua 1 BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. KH. Masnuh, MA. menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di 20 kabupaten/kota di Jawa Timur hingga 25 Ramadhan nanti.
"InsyaAllah akhir kegiatan safari ini sampai tanggal 25 Ramadhan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, turut memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Ia juga mengumumkan bahwa Pemkab Malang telah mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk mendukung kesejahteraan anak yatim di wilayahnya.
"Nanti anak-anakku saya bantu satu juta. Tahun ini, anak yatim yang terdata di Dinas Sosial ada 4.890, sehingga setelah ini pencairan bisa dilakukan oleh dinas sosial," tutur Bupati Malang.
Sementara itu, KH. Khoirul Hafidz Fanani, Ketua BAZNAS Kabupaten Malang menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malang. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Malang juga memberikan bantuan senilai Rp200.000 untuk masing-masing anak yatim.
Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, "Ana waka filul yatim Fil jannati hakadza" yang artinya “Aku dan orang yang mengurus Anak yatim (kedudukannya) di dalam surga seperti ini”
berharap melalui doa anak yatim menjadi wasilah kebaikan bagi Kabupaten Malang dan para pemimpinnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jawa Timur berharap semakin banyak pihak yang turut berkontribusi dalam aksi sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Salurkan Sedekah Konsumen Alfamidi, Pemeriksaan Mata Gratis Santri di Yogyakarta
BAZNAS RI menggelar program Ramadhan Sehat Bercahaya (RSB) "Gerakan Mata Sehat" di Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Daerah Istimewa Yogyakarta baru-baru ini.
Bantuan layanan pemeriksaan kesehatan mata ini berasal dari Sedekah Konsumen Alfamidi periode November-Desember 2024, bekerja sama dengan Yayasan Amal Mata Indonesia dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Program ini menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata gratis bagi 10.500 santri pesantren yang mengalami gangguan penglihatan.
Pelaksanaan program Ramadhan Sehat Bercahaya ini dilakukan di 24 Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang tersebar di berbagai daerah, termasuk RSB Jakarta, DI Yogyakarta, Sidoarjo, Makassar, Pangkalpinang, Parigi Moutong, Palu, Brebes, Batam, Sumatera Utara, Karanganyar, Bogor, Sragen, Cirebon, Kendal, Lombok, Papua, Lampung, Banten, Bima, Sambas, Berau, Pesawaran, dan Kepulauan Riau.
Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan mata dan kacamata gratis bagi para santri.
"Kami ingin memastikan bahwa para santri di Pondok Pesantren Bumi Cendekia memiliki penglihatan yang baik untuk mendukung pembelajaran mereka," kata Noor.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS memberikan layanan pemeriksaan mata gratis kepada 190 santri dan membagikan kacamata gratis kepada 100 santri.
"Kami berharap program ini dapat membantu para santri dalam meningkatkan kualitas belajar mereka. Semoga para santri dapat lebih produktif dalam menuntut ilmu tanpa terkendala masalah penglihatan," ujarnya.
Ketua Yayasan Amal Mata Indonesia, Subandriyo, menilai bahwa program ini sangat dibutuhkan, terutama karena meningkatnya kasus gangguan penglihatan di kalangan anak-anak setelah pandemi.
"Mata memang menjadi unsur paling penting dalam mendapatkan atau mengeluarkan potensi anak-anak. Kita tahu bahwa setelah pandemi, kasus kelainan refraksi, seperti rabun jauh, merajalela di antara anak-anak kita," kata Subandriyo.
Ia menambahkan bahwa riset di DI Yogyakarta menunjukkan bahwa 30 persen anak-anak usia 8 hingga 16 tahun mengalami rabun jauh, sehingga program ini menjadi langkah yang sangat penting dan tepat sasaran.
"Kami bersinergi untuk menciptakan penglihatan yang lebih baik. Potensi anak-anak kita terhalang jika penglihatannya terganggu," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Imam Aziz, menyambut baik program Gerakan Mata Sehat yang diberikan oleh BAZNAS.
"Program ini amatlah penting karena kalau mata kurang sehat, maka yang lain terganggu. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap kesehatan santri-santri kami. Kesehatan mata sangat penting bagi mereka yang setiap harinya belajar dan mengaji," ujar Imam.
Ia berharap kerja sama dengan BAZNAS dapat terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan lainnya.
"Semoga program-program seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga pertemuan-pertemuan seperti ini bisa memberikan barokah," harapnya.
Dalam acara ini, turut hadir Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Syamsul Azhari beserta jajaran, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bantul, Nur Azis, Sekretaris Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Rafiq, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bumi Cendekia Moh. Iqbal Ahnaf, serta Anggota Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Bumi Cendekia lainnya.
BERITA13/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
OASE Hadir Lagi, BAZNAS Jatim Beri Kebahagiaan untuk 150 Anak Yatim di Sidoarjo
Suasana Ciplaz Mall Sidoarjo pada Selasa (11/3/2025) tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, 150 anak yatim tampak bersemangat dan ceria, berjalan beriringan memasuki pusat perbelanjaan. Hari itu bukan sekadar hari biasa bagi mereka.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program Orang Tua Asuh Sehari (OASE), mengajak anak-anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Jatim, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo.
Sebagai salah satu program unggulan Ramadan, OASE menjadi momen istimewa yang selalu ditunggu-tunggu. Tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berbagi kebahagiaan. Dalam kegiatan ini, setiap anak yatim-dhuafa didampingi oleh seorang orang tua asuh yang membantu mereka memilih pakaian dan perlengkapan Lebaran.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyayangi dan membantu anak yatim.
“Harus percaya Allah akan melipatgandakan pahala kita. Kelak di surga, kita akan bersama anak-anak yatim. Siapa yang Mahabbah Rasulullah, maka harus Mahabbah cinta kepada anak-anak yatim,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua BAZNAS Sidoarjo, Agus M. Chasbil Aziz Saldju Sodr (Gus Jajuk). Ia berharap agar program ini dapat berkembang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
“InsyaAllah jumlah penerima manfaat akan terus bertambah, bisa 200, 250, atau bahkan 500 anak, amin. Mengingat hari raya tinggal 18 hari lagi, harapan kami anak-anak dapat membeli pakaian atau kebutuhan lainnya untuk merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan,” ungkapnya.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasinya terhadap program OASE.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan luar biasa yang diselenggarakan oleh BAZNAS ini. Semoga program seperti ini dapat terus berlangsung setiap tahun. Mudah-mudahan rezeki BAZNAS semakin bertambah sehingga dapat lebih banyak membantu anak-anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Hj. Mimik juga membawa kabar gembira bagi anak-anak. Jika sebelumnya mereka mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 dari BAZNAS Provinsi dan Rp250.000 dari BAZNAS Sidoarjo, Hj. Mimik secara pribadi menambahkan Rp250.000 lagi, sehingga setiap anak mendapat total Rp1.000.000 untuk berbelanja.
Turut hadir dalam acara ini jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, yakni Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Kabupaten Sidoarjo, jajaran Pimpinan BAZNAS Sidoarjo, Manajer Ramayana Ciplaz Sidoarjo, TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo, serta para orang tua asuh pendamping.
Program OASE ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, terutama anak yatim, dapat membawa keberkahan bagi semua.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan lebih banyak anak-anak yatim yang bisa merasakan kebahagiaan serupa di tahun-tahun mendatang.
Ramadan kali ini menjadi lebih bermakna bagi mereka, bukan hanya karena pakaian baru yang didapat, tetapi juga karena rasa kepedulian dan cinta yang mereka terima.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS dan Pengrajin Tenun Roworena Barat Hadirkan Keberkahan di Bulan Ramadhan
Semangat berkarya di bulan Ramadhan begitu terasa di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Ibu-ibu pengrajin tenun di desa ini mengisi waktu dengan keterampilan mengikat benang, menciptakan pola, hingga menyulam kain tradisional, menjadikan bulan suci lebih bermakna dengan karya penuh ketelitian dan estetika.
Dalam kesehariannya, para pengrajin mengolah benang kapas menjadi kain tenun khas yang memiliki nilai budaya tinggi. Proses pengerjaan yang memerlukan kesabaran dan ketelitian ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga melestarikan warisan leluhur. Dukungan dari berbagai pihak semakin memperkuat semangat mereka dalam menjaga tradisi ini tetap hidup dan berkembang.
Kegiatan tenun selama Ramadhan ini juga menjadi wujud ketekunan dan keberkahan, di mana setiap helai benang yang terjalin mencerminkan nilai kesabaran dan kerja keras. Dengan terus berkarya, ibu-ibu pengrajin di Roworena Barat tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Alumni Beasiswa BAZNAS Berhasil Menjadi Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Ayu Biakhlaqir Rossa, S.Si., alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018, membagikan kisah inspiratifnya sebagai wirausahawan muda di bidang pertanian. Berasal dari Kota Gresik, Provinsi Jawa Timur, Ayu merupakan lulusan S1 Biologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya Malang.
Sejak 2019, Ayu mengembangkan usaha budidaya tanaman hortikultura di Kota Gresik. Berawal dari ketertarikannya pada tanaman hias, ia kemudian memperluas usahanya ke budidaya tanaman obat serta tanaman buah, khususnya melon dan jeruk nipis. Berkat ketekunan dan inovasi, usahanya terus berkembang hingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Ayu mengungkapkan bahwa pengalaman sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS sangat berperan dalam membentuk mental wirausaha yang kuat. Selama masa pembinaan, ia mendapatkan pelatihan etos kerja, kedisiplinan, serta kepemimpinan yang menjadi bekal dalam menjalankan bisnisnya. Inspirasi dari mentor dan sesama penerima beasiswa juga mendorongnya untuk berani menciptakan peluang kerja, bukan hanya mencari pekerjaan.
BAZNAS terus berkomitmen untuk mendukung generasi muda melalui program beasiswa dan pembinaan agar mereka dapat berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Selenggarakan OASE di Gresik, Ajak 250 Anak Yatim Berbelanja di Mal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Orang Tua Asuh Sehari (OASE) dengan mengajak 250 anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran di Icon Mall Gresik, Minggu (9/3/2025).
Acara ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Jatim, Pemerintah Kabupaten Gresik, BAZNAS Gresik, dan UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik.
OASE sendiri merupakan salah satu program Ramadan yang rutin diselenggarakan oleh BAZNAS Jatim setiap tahun.
Dalam kegiatan yang penuh keceriaan ini, setiap anak yatim-dhuafa didampingi oleh seorang orang tua asuh selama berbelanja di mal.
Ketua BAZNAS Gresik KH. M. Mujib, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini.
“Alhamdulillah, siang hari ini BAZNAS Jatim, BAZNAS Gresik, dan UPZ Petrokimia bisa bersama-sama berbagi dengan anak-anak yang ditakdirkan kurang beruntung oleh Allah. Mudah-mudahan keberkahan di bulan Ramadan ini bisa kita raih bersama. Semoga acara ini diberikan kelancaran oleh Allah SWT,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Nurul Haromaini Fandi Yani yang turut hadir juga memberikan sambutan.
“Syukur alhamdulillah, kita bisa hadir bersama di bulan yang penuh berkah dan rahmat ini sehingga kita dapat mendampingi anak-anak kita sebagai orang tua asuh sehari. Panjenengan semua yang hadir di sini adalah orang-orang yang luar biasa,” katanya.
Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang berbunyi, “Aku dan orang yang mengurus anak yatim di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah.”
Ibu Bupati Gresik itu berharap kegiatan ini dapat membawa keberkahan dan terus berlanjut.
“Terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Gresik, dan UPZ Petrokimia dapat terus menghadirkan program-program luar biasa seperti hari ini,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, KH. Husnul Khuluq, mewakili Ketua BAZNAS Jatim menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini.
“Alhamdulillah, panjenengan semua mendapatkan kesempatan menjadi orang tua asuh sehari. Anak-anak diberikan uang belanja sebesar Rp500.000. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati, Ibu Wakil Bupati, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah mendukung sehingga kegiatan OASE ini dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih juga kepada BAZNAS Kabupaten Gresik yang telah menjadi garda terdepan dalam acara sore ini,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UPZ PT Petrokimia Gresik yang telah berkontribusi dalam program ini.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada UPZ PT Petrokimia Gresik yang setiap tahun setia membersamai kami dalam program OASE di Gresik. Insyaallah, setiap rupiah yang kita sedekahkan kepada anak yatim tidak akan sia-sia. Pasti akan ada keberkahan,” tambahnya.
Dukungan dari UPZ Petrokimia Gresik juga disampaikan oleh Eko Suroso selaku perwakilan UPZ.
“Kami dari UPZ BAZNAS Petrokimia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari BAZNAS Jatim, BAZNAS Gresik, dan Lembaga Amil Zakat. Petrokimia, insyaallah, hadir untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Alhamdulillah, acara hari ini semakin ramai, dan kami turut membersamai dalam membina adik-adik yatim serta mendukung seluruh program BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Gresik,” katanya.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Gresik, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Selain itu, tampak hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Gresik dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Gresik. Dari BAZNAS Jatim, hadir Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A.; Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; dan Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Kehadiran para pimpinan BAZNAS Gresik serta jajaran UPZ Petrokimia Gresik semakin menambah semarak kegiatan ini.
Selain unsur pemerintahan dan BAZNAS, acara ini juga dihadiri oleh berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya TP PKK Kabupaten Gresik, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gresik, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemkab Gresik, serta DWP Kemenag Gresik.
Turut serta pula Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik, serta para orang tua asuh pendamping yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
BERITA09/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan Berlanjut, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Yatim di Ponorogo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar santunan bagi 1.000 anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung di Pendopo Agung Ponorogo pada Sabtu (8/3/2025).
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., Wakil Bupati Hj. Lisdyarita, S.H., Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Ponorogo Dr. Drs. Agus Pramono, M.M., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., serta jajaran wakil ketua BAZNAS Jatim, yakni Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Selain itu, turut hadir Ketua BAZNAS Ponorogo H. Kholid, S.Ag., M.Pd. beserta jajarannya, Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo, Kepala Kantor Kementerian Agama Ponorogo, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo, Ketua MUI Ponorogo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ponorogo.
Ketua BAZNAS Ponorogo, H. Kholid, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa anak-anak yatim yang menerima santunan berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
“Semoga keberkahan senantiasa mengiringi kita semua dengan hadirnya anak-anak yatim di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengungkapkan bahwa tahun ini BAZNAS Jatim menargetkan santunan bagi 18.000 anak yatim di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Mari kita doakan, semoga para muzakki yang berzakat melalui BAZNAS diampuni dosanya. Ambeg parango arto—orang yang hartanya disumbangkan kepada anak yatim dan janda akan mendapatkan keberkahan,” tuturnya.
Selain santunan, anak-anak yatim yang hadir diajak membaca surat-surat pendek seperti Al-’Ashr, An-Nas, At-Tiin, dan Al-Maa’uun. Ketua BAZNAS Jatim juga mendoakan agar mereka diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko dalam sambutannya menyampaikan harapan dan doanya bagi anak-anak yatim yang hadir.
“Semoga panjang umur, murah rezeki, dan masuk surga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh BAZNAS Jatim dan berharap program santunan seperti ini dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di akhir acara, Ketua BAZNAS Jatim mengajak seluruh pihak untuk terus membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong lebih banyak masyarakat untuk peduli terhadap anak yatim.
BERITA08/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Bergerak Cepat Evakuasi Korban Banjir di Jakarta dan Bekasi
BAZNAS RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) segera turun ke lapangan untuk membantu proses evakuasi korban banjir yang melanda Jakarta dan Bekasi. Tim BTB telah diterjunkan ke berbagai lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Proses evakuasi dilakukan di sejumlah titik, termasuk Perum Kemang IFI Graha Jati Asih, Kota Bekasi; Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur; serta Jl. Sanyang, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa BAZNAS RI merespons dengan cepat bencana ini dengan menerjunkan tim BTB ke lokasi terdampak untuk mengevakuasi warga.
"BAZNAS RI langsung merespons bencana dengan mengirimkan tim BTB untuk membantu proses evakuasi korban banjir ke tempat pengungsian yang lebih aman," ujar Saidah dalam keterangan tertulis yang dirilis baru-baru ini.
Menurut Saidah, tim BTB menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Tim bergerak dengan sigap karena dalam situasi darurat seperti ini, keselamatan menjadi prioritas utama.
“Selain melakukan evakuasi, BAZNAS juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga terdampak banjir di wilayah Jakarta dan Bekasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memberikan bantuan terbaik sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Respons ini juga merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam menanggulangi berbagai isu kebencanaan, termasuk musibah banjir.
Sementara itu, Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Taufiq Hidayat menyampaikan bahwa tim BTB telah bersiaga dan bergerak cepat sejak bencana terjadi.
"Alhamdulillah sejak 3 Maret kami sudah melakukan respons cepat di wilayah Jakarta, termasuk proses evakuasi. Hari ini kami berada di wilayah Jati Asih, Perum Kemang IFI Bekasi. Sejak jam 6 pagi kami sudah berada di sini, dan ketinggian air berkisar antara 2 hingga 3 meter. Alhamdulillah, kami juga berhasil mengevakuasi puluhan warga, terutama lansia, anak-anak, dan balita," ujar Taufiq.
Taufiq menambahkan bahwa selain fokus pada evakuasi, BAZNAS juga tengah menyiapkan paket makanan berbuka puasa bagi para penyintas.
"Saat ini kami masih fokus melakukan evakuasi. Di sisi lain, tim BAZNAS juga sedang mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa karena ini bertepatan dengan bulan Ramadhan. Kami akan memastikan para penyintas, baik di Jakarta maupun Bekasi, mendapatkan konsumsi yang cukup," tutupnya.
BERITA07/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Melalui Program BTU Salurkan Lima Domba untuk Kelompok Peternak
Dalam upaya memperkuat Program Balai Ternak Unggas (BTU), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menyalurkan bantuan berupa lima ekor domba kepada Kelompok Kokok Barokah binaan BAZNAS. Bantuan ini diterima langsung oleh pendamping program, ketua, serta anggota kelompok peternak.
Bantuan domba ini merupakan bagian dari program pengadaan hewan ternak dalam rangka persiapan kurban. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak dan memperkuat perekonomian pedesaan melalui pemberdayaan usaha ternak yang berkelanjutan. Sinergi antara kelompok peternak dan BAZNAS Kabupaten Ciamis diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Kelompok Kokok Barokah menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Ia berharap bantuan ini dapat bermafaat bagi masyarakat ke depannya.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan domba ini. Semoga ternak ini membawa keberkahan bagi kelompok kami, dan BAZNAS semakin maju serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, kelompok peternak diharapkan dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban yang berkualitas bagi masyarakat. Bantuan ini tidak hanya menjadi modal usaha bagi kelompok peternak, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis zakat.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Dukung Peternak Muntilan Jaga Kesehatan Ternak
Taofik, anggota Balai Ternak BAZNAS di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, jawa Tengah, berhasil melakukan panen 500 kg rumput Gama Umami. Panen ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan bagi 72 indukan dan 2 pejantan yang dikelolanya.
Rumput Gama Umami dikenal memiliki kandungan nutrisi yang seimbang sehingga berperan penting dalam mencegah stunting pada ternak dan meningkatkan produksi susu. Dengan pasokan pakan yang mencukupi, kesehatan ternak menjadi lebih terjamin dan hasil produksi lebih optimal.
Program Balai Ternak BAZNAS merupakan upaya pemberdayaan peternak mustahik agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini mencakup pendampingan, penyediaan bibit unggul, serta pelatihan manajemen peternakan yang efektif.
BAZNAS terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan peternak mustahik di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Magelang, dengan menghadirkan solusi berkelanjutan dalam sektor peternakan.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Mulai Safari Ramadhan 1446 H dengan Santunan 500 Yatim di Batu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Safari Ramadhan 1446 H dengan kegiatan perdana berupa santunan kepada 500 anak yatim di Kota Batu.
Acara yang berlangsung di Graha Pancasila Kota Batu pada Rabu (5/3/2025) ini dihadiri oleh Walikota Batu H. Nurochman, S.H., M.H., Wakil Walikota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka I BAZNAS Jatim Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III BAZNAS Jatim Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Waka IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Hadir pula Ketua BAZNAS Kota Batu Abu Sofyan beserta jajarannya, Kepala Kementerian Agama Kota Batu KH. Machsun Zain, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu KH. Abdullah Thohir.
Ketua BAZNAS Kota Batu, Abu Sofyan, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini di Kota Batu.
"Alhamdulillah, Kota Batu mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan ini. Setelah saya berkomunikasi dengan Pimpinan BAZNAS Jatim, acara ini dapat terselenggara di sini. Saat ini, angka kemiskinan di Kota Batu masih mencapai 3,9%, yang hampir berjumlah 10.000 orang. Mudah-mudahan, dengan kepemimpinan Walikota saat ini, angka kemiskinan bisa kita kurangi bersama," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menegaskan peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.
"BAZNAS adalah lembaga pemerintah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2023. Oleh karena itu, peran Walikota sangat diharapkan untuk membantu kinerja dalam mengurangi kemiskinan di Kota Batu. InsyaAllah, membantu fakir miskin akan membawa kita ke surga tanpa hisab," tuturnya.
Walikota Batu, Bapak Nurochman, SH, MH, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan menegaskan pentingnya berbagi di bulan suci Ramadhan.
"Kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BAZNAS Jatim yang berkolaborasi dengan Kota Batu dalam mentasharrufkan zakat bagi anak-anak yatim yang kita cintai. Ini adalah program baik yang harus kita teruskan selama bulan Ramadhan, karena Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi kepada seluruh elemen masyarakat. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Jatim tadi, orang-orang yang mencintai, peduli, dan merawat anak yatim kelak akan berada dekat dengan Kanjeng Nabi seperti dua jari yang berdekatan." katanya.
Selain santunan untuk anak yatim, kegiatan ini juga mencakup pemberian bantuan kepada kaum dhuafa dan beasiswa bagi anak-anak yang membutuhkan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat di BAZNAS dilakukan secara transparan dan profesional, sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
Dengan terlaksananya kegiatan Safari Ramadhan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan perannya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan dana zakat yang tepat sasaran. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA05/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
ZCD BAZNAS Bangkitkan Ekonomi Perempuan Ende dengan Kain Tenun Tradisional
Melalui program Zakat Community Development (ZCD), BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi perempuan di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Salah satu bentuk pemberdayaan ini terlihat dari aktivitas para perempuan yang terlibat dalam proses pemintalan benang menggunakan orofoe, sebuah teknik tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Setelah melalui proses perendaman kanji, benang tersebut kemudian dikaitkan dan disiapkan untuk ditenun menjadi kain adat khas daerah. Kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya lokal tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para perempuan yang tergabung dalam program ZCD. Dengan keterampilan yang semakin terasah, mereka mampu meningkatkan taraf hidup keluarga dan memperkuat ekonomi komunitas melalui hasil tenunan yang memiliki nilai jual tinggi.
BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi ekonomi berbasis zakat yang berkelanjutan, memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang efektif dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi di daerah.
BERITA04/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Pembinaan Mustahik Z-Auto dan Koordinasi Program Ganti Oli Gratis bagi 500 Motor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan pembinaan bagi mustahik penerima manfaat program Z-Auto serta koordinasi program ganti oli gratis untuk 500 motor di Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, Senin (3/3/2025), dan dihadiri oleh para penerima manfaat program Z-Auto dari Surabaya dan Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan pentingnya silaturahmi antara BAZNAS dan para mustahik agar usaha bengkel mereka tetap berjalan dengan baik.
“Kehadiran panjenengan semua sebagai ajang silaturahmi. Ini penting agar kami bisa mengetahui perkembangan usaha panjenengan, apakah tetap eksis atau mengalami kendala. Jika ada hambatan, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan BAZNAS Jatim. Insya Allah, kami akan membantu mencari solusi terkait kendala yang ada di lapangan,” ujar Dr. KH. Ahsanul Haq.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, MA., turut memberikan motivasi kepada para mustahik agar tetap bersabar dan berusaha dalam menjalankan usaha mereka.
“Maka dari itu, kesabaran sangat diperlukan. Kesabaran harus disertai dengan usaha dan doa. Insya Allah, jika doa dilakukan dengan ikhlas, Allah akan memberikan rezeki berupa uang, kesehatan, serta kehidupan yang berkah. Sedikit tapi berkah lebih baik daripada banyak tapi menyesatkan,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, S.E., menjelaskan bahwa program Z-Auto saat ini sudah terbentuk dalam tiga kelompok. Ia juga menginformasikan bahwa program ganti oli gratis akan dilaksanakan mulai minggu ketiga Ramadhan.
“Program ini akan dilaksanakan dalam rentang waktu 17-23 Maret, dengan target 80 motor per hari. Program ini ditujukan bagi para pengemudi ojek online dan akan berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Jatim, meskipun lokasi pastinya masih dalam konfirmasi. Oli yang akan digunakan dalam program ini berasal dari merek Federal dan Pertamina dengan minimal kapasitas 0,8 cc per motor. Selain itu, nantinya juga akan ada paket buka puasa bagi para peserta,” jelasnya.
Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap para mustahik penerima manfaat Z-Auto dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi ojek online yang mendapatkan layanan ganti oli gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri.
BERITA04/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Dorong Kemandirian Peternak Melalui Program Balai Ternak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Balai Ternak. Baru-baru ini, program ini berhasil mengangkat puluhan peternak binaan dari mustahik menjadi muzaki, menegaskan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi sebuah langkah strategis dalam pemberdayaan berkelanjutan.
"Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar bantuan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan taraf hidup mustahik hingga mereka naik kelas menjadi muzaki. Ini adalah bentuk nyata dari konsep pemberdayaan berbasis zakat," ujar Saidah.
Dalam program ini, sebanyak 59 peternak binaan berhasil naik status menjadi muzaki, sementara ratusan lainnya kini berada di atas had kifayah. Mereka tersebar di 13 lokasi Balai Ternak di Pulau Jawa, termasuk di Purworejo, Gresik, Kulon Progo, dan Garut.
Saidah juga menekankan bahwa dampak dari program ini tidak hanya dirasakan oleh para peternak, tetapi juga oleh komunitas sekitar.
"Efek domino dari program ini sangat besar. Ketika peternak sejahtera, mereka mulai membeli pakan dari pemasok lokal, menggunakan jasa transportasi, hingga mempekerjakan tenaga kerja dari komunitas sekitar," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari pola pendampingan intensif dan sistematis.
"Capaian ini menunjukkan bahwa program Balai Ternak berhasil memberikan pendampingan yang optimal kepada peternak di berbagai daerah, meskipun dihadapkan pada beragam tantangan," ungkap Eka.
Ia menjelaskan bahwa kendala seperti kondisi geografis, fluktuasi harga pakan, dan faktor cuaca menjadi tantangan utama bagi peternak. Namun, dengan dukungan berkelanjutan dari BAZNAS, mereka dapat mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan.
BAZNAS berencana untuk terus memperluas program ini agar lebih banyak peternak dapat merasakan manfaatnya. Dengan total 51 Balai Ternak yang tersebar di seluruh Indonesia, program ini terus menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan.
BERITA03/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Bantu Peternak Jawa Barat Sukses melalui ZCD
Peternak dari Kelompok Peternak Mandiri Utama Zakat Community Development (ZCD) binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bernama de Engkos
Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan disiplin dalam menerapkan tata laksana pemeliharaan ternak yang baik. Ia memberikan perhatian khusus terhadap induk domba agar produksi anak optimal, kelahiran tidak mengalami keterlambatan, serta memastikan induk yang sedang bunting dan menyusui mendapatkan asupan pakan berkualitas.
Saat ini, Ade memiliki empat ekor induk domba yang telah melahirkan, menghasilkan dua ekor anak jantan dan tiga ekor anak betina, serta empat ekor anak betina lainnya yang telah tumbuh menjadi dara. Dara-dara tersebut merupakan hasil produksi dari induk domba kelompok yang dipertahankan untuk menambah populasi, sehingga usaha peternakan yang dijalankan Ade bisa terus berkembang.
Dengan kondisi tubuh yang sehat dan bobot yang ideal, dara-dara tersebut sudah memasuki usia yang cukup untuk dikawinkan agar bisa mulai berproduksi dan meningkatkan populasi domba di kandangnya.
Dalam kesehariannya, Ade memanfaatkan berbagai sumber pakan, termasuk hijauan segar seperti rumput odot serta limbah sayuran dari pasar yang telah dipilih agar bebas dari bahan berbahaya. Selain itu, sebagian limbah sayuran yang tidak langsung dikonsumsi difermentasi menjadi pakan silase guna menjaga ketersediaan pakan, terutama di musim kemarau.
Ia memiliki target pemeliharaan induk dengan litter size optimal, yaitu tiga kali kelahiran dalam dua tahun. Untuk mencapai hal ini, ia menerapkan manajemen reproduksi yang baik, mulai dari pemilihan pejantan berkualitas, pemantauan siklus birahi induk dan dara, hingga pemberian pakan yang baik sejak bunting hingga menyusui.
Melalui pendampingan dari ZCD BAZNAS, Ade dan kelompoknya terus berupaya meningkatkan produktivitas ternak dengan penerapan tata kelola peternakan yang lebih modern dan efisien.
BERITA03/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS dan Alfamidi Dukung Petani Kopi Mulyajaya Kelola Produksi Lebih Baik
Para petani kopi di Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat kini dapat mengolah hasil panen mereka dengan lebih efisien berkat bantuan mesin huller dari program sedekah konsumen Alfamidi yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
Bantuan ini memberikan kemudahan bagi para petani untuk dapat mengolah biji kopi, meningkatkan kualitas hasil produksi, serta membuka peluang keuntungan yang lebih besar.
Salah satu petani penerima manfaat, Mahrom, mengaku senang dengan adanya mesin ini. Sebelumnya, proses pengolahan kopi masih dilakukan secara manual yang memakan waktu lebih lama dan tenaga lebih banyak. Kini, dengan mesin huller, petani dapat mengupas biji kopi dengan lebih cepat, sehingga produksi kopi semakin meningkat.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan mustahik melalui sektor pertanian. Dengan adanya alat modern, diharapkan para petani dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Bantuan ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha tani di Desa Mulyajaya, menjadikan kopi lokal semakin bernilai tinggi.
BERITA03/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Galang Dana Kemanusiaan untuk Palestina, BAZNAS RI Gandeng Kemenlu dan MUI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggalang aksi solidaritas bagi Palestina. Kagiatan ini menargetkan dapat menghimpun dana sebesar Rp3,2 triliun untuk mendukung bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi di Gaza.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, & Pengembangan, Zainulbahar Noor, menegaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari berbagai program kemanusiaan yang telah dilakukan Indonesia untuk Palestina.
"Kita telah membersamai semua lembaga organisasi yang sifatnya formal dan telah memberikan dukungan dengan berbagai cara, salah satunya dalam bentuk donasi," ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menyatakan, BAZNAS telah menyalurkan berbagai bantuan kepada rakyat Palestina dan akan terus mengawal program yang terdiri dari masa tanggap darurat, pemulihan, dan rekonstruksi.
Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Mata, mengungkapkan bahwa penggalangan dana ini dilakukan dengan pendekatan strategis agar bantuan yang diberikan memiliki dampak signifikan. Dengan tujuannya agar dapat menyalurkan bantuan ke Palestina dengan tiga sasaran utama: strategis, berdampak signifikan, dan simbolik mewakili Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia.
"Kemlu akan terus memfasilitasi diplomasi kemanusiaan agar dana yang terkumpul bisa sampai ke masyarakat Palestina secara optimal," ujarnya.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, turut mengajak seluruh pihak untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi Palestina.
"Hari ini kita memperkuat momentum gerakan ini. Waktunya kita bersatu, sementara Kementerian Luar Negeri mendorong konsolidasi internasional serta berbagai gerakan kemanusiaan untuk mengambil langkah penting," ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai lembaga kemanusiaan yang siap mendukung penggalangan dana serta distribusi bantuan bagi masyarakat Palestina. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan upaya bantuan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan demi pemulihan Palestina.
BERITA02/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Dukung Pengembangan Usaha Bakso Sultan di Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Salah satu penerima manfaat program ini adalah Alia Safriana, pemilik usaha Bakso Sultan di Aceh, yang kini berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki karyawan dan pendapatan bersih mencapai Rp500.000 per hari.
Alia memulai usaha baksonya pada 2020 dengan modal terbatas dari rumahnya di Baitussalam, Aceh Besar. Untuk meningkatkan omzet yang awalnya hanya berkisar Rp100.000–Rp150.000 per hari, ia memindahkan usahanya ke lokasi yang lebih strategis di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR). Langkah ini berdampak positif, tetapi saat libur panjang, jumlah pelanggan menurun, sehingga ia harus mencari lokasi baru agar usahanya tetap berjalan.
Dengan dukungan modal dari BAZNAS dan tambahan dana pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati. Keputusan ini terbukti efektif, karena jumlah pelanggan meningkat tidak hanya dari mahasiswa tetapi juga masyarakat umum. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari dengan tiga karyawan, menghasilkan omzet hingga Rp2.500.000 per hari.
Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa bantuan dari BAZNAS bukan sekadar modal usaha, tetapi juga harapan dan dorongan untuk terus berkembang.
Program BMD BAZNAS bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pembiayaan produktif berbasis zakat. Selain bantuan modal, program ini juga memberikan pendampingan agar usaha kecil dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan
BERITA02/03/2025 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →