Berita Terbaru
Bantuan BAZNAS Jatim Ringankan Perjuangan Pak Mudakir, Anak-Anak Kembali Sekolah
Perjuangan tak kenal lelah pasangan Bapak dan Ibu Mudakir akhirnya berbuah manis. Dua anak mereka, Hafiza Khaila Lubna dan Isydiyana Fiddaroin, kini dapat melanjutkan pendidikan di SD Islam Saroja berkat bantuan dana pendidikan sebesar Rp1.000.000 masing-masing dari BAZNAS Jatim.
Kesulitan ekonomi sempat menjadi tembok besar dalam perjalanan pendidikan kedua kakak-adik tersebut. Hafiza dan Isydiyana adalah anak-anak yang cerdas, tetapi masa kecil mereka diwarnai oleh perjuangan keluarga untuk bertahan hidup.
Pak Mudakir, seorang pekerja serabutan yang kerap menjadi kuli bangunan, juga berperan sebagai marbot masjid di lingkungan Kutisari Selatan. Pekerjaan tanpa gaji tetap itu dijalani dengan sabar sembari mengajar ngaji anak-anak dan orang dewasa. Di sisi lain, Bu Mudakir menerima jahitan, namun usahanya sepi sejak pandemi Covid-19.
Kesulitan makin terasa ketika kedua anak mereka harus masuk sekolah. Hafiza, sang kakak, terlambat masuk TK karena terkendala biaya. Saat akhirnya melanjutkan ke SD Islam Saroja, adiknya, Isydiyana, ikut masuk ke kelas 1 SD meski seharusnya masih di TK. Keputusan ini diambil atas rekomendasi guru, melihat kemampuan belajar Isydiyana yang dinilai sudah cukup matang.
Namun, biaya pendidikan di madrasah yang lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri membuat keluarga ini kewalahan. Tunggakan SPP dan biaya ujian kedua anak terus menumpuk, bahkan kondisi ekonomi memaksa mereka berpindah kontrakan.
Harapan mulai muncul ketika Pak Mudakir mendapatkan informasi tentang BAZNAS dari pasiennya saat ia melakukan terapi bekam. Dengan dukungan penuh dari BAZNAS Jatim, Pak Mudakir mengajukan bantuan pendidikan. Alhamdulillah, bantuan tersebut akhirnya datang, meringankan beban keluarga ini.
Kini, Hafiza dan Isydiyana kembali melanjutkan pendidikan dengan semangat baru.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada BAZNAS Jatim atas bantuan ini. Anak-anak kami bisa terus sekolah tanpa memikirkan tunggakan,” ungkap Pak Mudakir terharu.
Kisah ini adalah potret kecil dari perjuangan orang tua yang tak kenal lelah untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Di tengah keterbatasan, semangat dan dukungan dari berbagai pihak menjadi lentera harapan untuk masa depan yang lebih cerah.
BERITA10/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Tasyakuran Pindah Kantor, BAZNAS Jatim Siap Tingkatkan Layanan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar acara tasyakuran dan istighosah dalam rangka pindah ke kantor baru pada Kamis (9/1/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan mitra BAZNAS.
Hadir dalam acara tersebut Karo Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat, S.Sos., M.M., Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, yaitu Waka I Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Turut hadir pula jajaran Sekretariat Islamic Centre Jawa Timur, Badan Pengelola Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, DMI Jawa Timur, FKUB Jawa Timur, LPPD Jawa Timur, LPTQ Jawa Timur, perwakilan BRI Cabang HR. Muhammad, Forum UPZ BAZNAS Jatim, Babhinkamtibmas Kelurahan Dukuh Pakis, dan pihak kontraktor proyek renovasi kantor baru BAZNAS Jatim.
Dalam sambutannya, Karo Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat, S.Sos., M.M., menyampaikan harapannya agar kantor baru ini dapat mendukung kinerja BAZNAS Jatim.
"Semoga semuanya diberkahi. Harapan kami, kinerja dan program-program BAZNAS Jatim di tahun-tahun mendatang dapat semakin baik dengan adanya dukungan dari kantor ini. Bekerja menjadi lebih nyaman, lebih fokus, dan diharapkan kita dapat terus membersamai mereka yang kurang beruntung, sehingga akhirnya mereka dapat berdaya. Ke depan, kita berharap kinerja BAZNAS Jawa Timur terus meningkat seperti yang kita cita-citakan," ujar Imam Hidayat S.Sos., M.M.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menambahkan bahwa kantor baru ini diharapkan menjadi langkah awal untuk peningkatan profesionalisme lembaga.
"Sebenarnya, apa yang harus kita lakukan adalah bekerja lebih sistematis, lebih amanah, dan lebih profesional. Kantor yang lebih representatif ini, Insya Allah, akan memberikan inspirasi untuk meningkatkan profesionalisme. Semoga dengan dukungan dari semua pihak, terutama dari Gubernur melalui Biro Kesra, tujuan kita dapat tercapai," kata Prof. Ali Maschan Moesa.
Acara ditutup dengan istighosah yang dipimpin oleh Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., diikuti oleh para undangan, dilanjutkan dengan ramah-tamah dan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas pencapaian baru BAZNAS Jatim.
Kantor baru BAZNAS Jatim direncanakan mulai digunakan pada Februari 2025 setelah pembangunan selesai 100% dan diharapkan menjadi pusat layanan serta pengelolaan zakat yang lebih optimal bagi masyarakat Jawa Timur.
BERITA09/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Distribusikan 150 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Situbondo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan 150 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Situbondo. Penyaluran bantuan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kendit, Jumat (3/1/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Asisten I Pemkab Situbondo yang mewakili Bupati, Pimpinan BAZNAS Situbondo, PCNU Kabupaten Situbondo, LAZISNU, LPBI NU, Camat Kendit, Kepala Desa setempat, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, KH. Ahsanul Haq menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Jatim dalam membantu warga terdampak bencana di berbagai wilayah di Jawa Timur.
“Bantuan paket sembako ini tidak hanya disalurkan di Situbondo, tetapi juga di beberapa daerah lain yang terdampak bencana, seperti Trenggalek, Magetan, dan Pacitan, karena banyak wilayah di Jawa Timur yang rawan bencana,” ujar Kiai Ahsanul Haq.
Beliau juga berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul untuk menyalurkan 150 paket sembako dari BAZNAS Jatim. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban panjenengan semua,” tambahnya.
Bantuan sembako ini merupakan bagian dari program BAZNAS Jatim dalam merespons bencana sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Awali 2025, BAZNAS Jatim Salurkan 100 Paket Sembako untuk Nelayan Kedung Cowek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan Komando Pendidikan Operasi Laut Pusat Pendidikan Intelijen Maritim (Pusdiksus Kodiklatal) TNI AL, menyalurkan 100 paket sembako kepada nelayan di wilayah Kedung Cowek, Surabaya.
Penyaluran yang berlangsung di Taman Suro dan Boyo pada Kamis (2/1/2025) ini bertujuan untuk mendukung ketahanan ekonomi sekaligus meringankan beban para nelayan setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Danpusdiksus Kodiklatal Kolonel Laut (P) Gering Sapto Sambodo beserta jajarannya, dan Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto.
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan harapan agar bantuan ini bermanfaat.
"Alhamdulillah, hari ini, Kamis 2 Januari 2025, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako bagi nelayan di Kedung Cowek Surabaya. Mugi berkah lan manfaat, aamiin," ujar Pimpinan BAZNAS Jatim Kiai Ahsanul Haq.
Sementara itu, Kolonel Laut (P) Gering Sapto Sambodo mengapresiasi langkah BAZNAS Jatim yang peduli terhadap kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir Surabaya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung masyarakat maritim.
Bantuan berupa paket sembako ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Jatim dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pemerintah yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para nelayan setempat.
BERITA02/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bersama PTPN I Regional IV Salurkan Bantuan Paket Stunting di Jember
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan PTPN I Regional IV menyalurkan bantuan sebanyak 66 paket stunting kepada dhuafa di Kabupaten Jember.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Aula PB Sudirman, Gedung Pemkab Jember, Selasa (31/12/2024), bersamaan dengan penyaluran bantuan modal usaha Z-Mart dan Z-Chicken oleh BAZNAS Kabupaten Jember.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST, IPU.ASEAN.Eng, Sekda Kabupaten Jember Arief Tjahjono, Pimpinan BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember yang hadir, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kab. Jember.
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS, PTPN I Regional IV, dan Pemerintah Kabupaten Jember.
"Alhamdulillah, hari ini, Selasa 31 Desember 2024, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan dari PTPN I Regional IV berupa 66 paket stunting di Kabupaten Jember. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember, Sekda, kepala-kepala OPD, serta pimpinan BAZNAS Jember," ujar Kiai Ahsanul Haq.
Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto, mengapresiasi langkah BAZNAS Jatim dalam mendukung penanganan stunting di wilayahnya. Penyaluran bantuan ini mencerminkan komitmen BAZNAS Jatim dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
BERITA31/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS dan Amgala Foundation Salurkan Scanner Injeksi untuk 10 Mustahik Z-Auto di Jawa Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Amgala Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam program pemberdayaan bengkel motor Z-Auto melalui penyaluran alat scanner untuk sepeda motor injeksi.
Scanner injeksi adalah perangkat penting dalam dunia otomotif modern yang digunakan untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah pada sistem injeksi kendaraan bermotor secara cepat dan akurat.
Dalam kesempatan ini, scanner injeksi disalurkan kepada 10 mustahik Z-Auto di Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha mereka.
Salah satu penerima manfaat adalah Gunarto, atau akrab disapa Cak Gun. Bengkel milik Cak Gun berlokasi di Jl. Brigjend Katamso No. 2/6, Waru, Sidoarjo. Usaha ini telah dirintis sejak ia masih remaja, bermodalkan keahlian otomotif yang ia pelajari secara otodidak.
Meski hanya beroperasi di lahan depan rumahnya dengan peralatan sederhana, tekad dan dedikasinya tak pernah surut.
Program Z-Auto dari BAZNAS RI memberi angin segar bagi usahanya dengan bantuan modal usaha berupa peralatan kerja, suku cadang, dan oli untuk kebutuhan bengkel.
Sejak menerima bantuan, pendapatan Cak Gun menunjukkan peningkatan signifikan. Dari hasil penjualan suku cadang dan jasa servis, ia mampu meraih penghasilan harian rata-rata Rp200.000 hingga Rp250.000 per hari.
Scanner injeksi yang disalurkan oleh BAZNAS dan Amgala Foundation menjadi tambahan yang sangat berharga bagi Cak Gun. Dengan perangkat ini, ia merasa lebih percaya diri dalam menangani permasalahan pada kendaraan bermotor, terutama motor dengan sistem injeksi yang membutuhkan teknologi diagnostik khusus.
“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan Amgala Foundation atas bantuannya. Dengan perangkat ini, saya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan,” ujarnya penuh syukur.
Untuk diketahui, hingga saat ini Program Z-Auto di Jawa Timur telah menyalurkan bantuan dalam tiga tahap, dengan total 30 penerima manfaat, yaitu 25 mustahik di Surabaya dan 5 di Sidoarjo, dalam kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Jatim.
BERITA27/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Sambut Hangat Kunjungan BAZNAS NTB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan studi tiru BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Islamic Center Jawa Timur, Senin (23/12/2024).
Kegiatan ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya, pada tahun 2023, BAZNAS Jatim melakukan studi tiru ke BAZNAS NTB.
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta jajaran kabag/kabid dan pelaksana BAZNAS Jatim.
Dari pihak BAZNAS NTB, hadir Ketua BAZNAS NTB, TGH. M. Said Gazhali, Lc., MA., Wakil Ketua I Dr. TGH. L. Pattimura Farhan, M.Hi., Wakil Ketua II H. Abdul Hakim, S.H., S.Pt., MP., dan Wakil Ketua IV Drs. TGH. Munajib Kholid, beserta jajaran staf terkait.
Penyambutan delegasi BAZNAS NTB dilakukan dengan rangkaian acara yang hangat dan meriah. Ketua BAZNAS Jatim memulai dengan pengalungan bunga kepada Ketua BAZNAS NTB, diikuti dengan pengalungan syal oleh jajaran pimpinan BAZNAS Jatim kepada pimpinan BAZNAS NTB.
Musik banjari mengiringi penyambutan ini, sementara jajaran BAZNAS Kabupaten/Kota berbaris dari pintu masuk hingga ruang rapat untuk memberikan penghormatan.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi dan saling belajar antardaerah.
“Saya selalu mengingatkan bahwa kita harus selalu belajar. Seperti apa yang dilakukan NTB, kami juga pernah ke sana, tidak main-main, ke sana untuk belajar. Sekarang NTB ke sini juga untuk belajar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS NTB, TGH. M. Said Gazhali, Lc., MA., memberikan apresiasi terhadap sambutan yang diberikan oleh BAZNAS Jatim.
“Alhamdulillah kami diterima dengan penuh kehangatan dan luar biasa karena tadi kami diberi kalung bunga seperti pengantin baru. Dalam kunjungan ini, kami mendapatkan banyak informasi tentang pengelolaan zakat di BAZNAS Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keunggulan sistem pengelolaan yang dijalankan oleh BAZNAS Jatim, terutama dalam program-program unggulan seperti penguatan UMKM, dan peningkatan ekonomi umat.
"BAZNAS Jatim luar biasa, sistem pengelolaannya sangat baik, terutama dalam program-program yang telah dicanangkan dan sedang dilaksanakan saat ini. Seperti yang tadi disebutkan, program-program tersebut mencakup penguatan UMKM, serta peningkatan ekonomi umat yang sangat luar biasa.” tambahnya.
Dalam kunjungan ini, delegasi BAZNAS NTB diajak untuk meninjau progres pembangunan kantor baru BAZNAS Jatim yang telah mencapai 90% penyelesaian.
Delegasi melihat langsung ruangan-ruangan kantor baru tersebut dan kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama di depan gapura megah yang dirancang dengan gaya arsitektur Kerajaan Majapahit.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kedua provinsi dalam upaya meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat di wilayah masing-masing.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Evaluasi dan Pendampingan Indeks Zakat Nasional 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Pendampingan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) 2024. Acara ini berlangsung di Islamic Center Jawa Timur, Senin (23/12/2024). dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan zakat dari seluruh wilayah Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., bersama timnya, serta pimpinan dan pelaksana BAZNAS dari kabupaten/kota se-Jawa Timur. Tak ketinggalan, perwakilan dari 10 Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Jawa Timur juga turut hadir.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menyampaikan bahwa Indeks Zakat Nasional di Jawa Timur selama ini telah menunjukkan capaian yang positif. Namun, ia menegaskan pentingnya peningkatan kinerja pengelolaan zakat di tingkat daerah melalui pembinaan dan pelatihan berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan seluruh pelaksanaan zakat di kabupaten dan kota terus membaik. Peningkatan ini harus didukung dengan latihan agar kinerja penerimaan zakat semakin optimal. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk memastikan komitmen tersebut berjalan," ujarnya.
Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menjelaskan bahwa pihaknya berupaya memonitor pelaksanaan zakat secara menyeluruh di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur. Ia ingin memastikan seluruh wilayah, termasuk kabupaten dan kota, dapat melaporkan capaian indeks zakatnya dengan baik.
"Sejauh ini, Jawa Timur telah menunjukkan hasil yang cukup baik, dan kami berharap ke depannya semakin solid," ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis BAZNAS Jawa Timur untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Selain itu, evaluasi rutin seperti ini menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta LAZ di Jawa Timur.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat, BAZNAS Jawa Timur optimis dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, mendukung kesejahteraan umat, dan mewujudkan keadilan sosial di masyarakat.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan 20 Unit Rombong bagi UMKM di Bangkalan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perekonomian mustahik melalui penyaluran bantuan 20 unit rombong kepada pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan. Acara penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin (16/12/2024) di Gedung Perseba Kabupaten Bangkalan.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada penerima manfaat, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Bangkalan, Drs. KH. M. Jazuli Nur, Lc.
Dalam sambutannya, Prof. Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor UMKM menjadi salah satu prioritas program BAZNAS Jatim.
“BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah menjadi semakin strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Mari kita tingkatkan kebersamaan, saling membantu, dan memperkuat program-program pemberdayaan,” ujar Prof. Ali Maschan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bangkalan, Drs. KH. M. Jazuli Nur, Lc, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari BAZNAS Jatim. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Bangkalan dapat terus terjalin untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini semakin meningkatkan UMKM di Kabupaten Bangkalan.” ujar Kiai Jazuli.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Jatim dalam memanfaatkan dana zakat secara produktif. Dengan adanya bantuan seperti ini, BAZNAS berharap dapat mendorong pelaku UMKM untuk lebih berdaya dan memberikan kontribusi pada perekonomian daerah.
BAZNAS Jatim terus berkomitmen melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan amanah.
Bantuan rombong ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan memajukan UMKM di Jawa Timur.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mustahik, Rakornas Rumah Sehat BAZNAS Hasilkan 9 Poin Pakta Integritas
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Rumah Sehat BAZNAS (RSB) telah menghasilkan 9 poin Pakta Integritas sebagai komitmen untuk menjalankan amanah pengelolaan RSB dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi, serta mampu meningkatkan layanan kesehatan bagi mustahik.
Pakta Integritas RSB tersebut dibacakan oleh Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri pada Sabtu malam (14/12/2024), di Semarang, dan ditandatangani oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota.
Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, serta Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.
“Pakta Integritas RSB ini menjadi komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat. Sebagaimana kita tahu, hingga sekarang ini, RSB kinerjanya semakin memperlihatkan kehebatannya,” ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA.
Kiai Noor mengatakan, meski RSB saat ini masih tersebar di 22 Kabupaten dan 11 Provinsi, namun manfaatnya telah banyak dirasakan oleh para mustahik.
“Oleh karena itu, harapan kami ke depan seluruh daerah di Indonesia ini ada Rumah Sehat BAZNAS. Apa yang kita lakukan ini bagian dari pengabdian kita kepada Allah. Insya Allah, Allah akan memberikan petunjuk dan jalannya bagi kita semua,” ucapnya.
Beikut merupakan 9 poin Pakta Integritas RSB:
1. Senantiasa berpegang teguh pada Visi dan Misi BAZNAS dengan secara aktif membantu Masyarakat meningkatkan kualitas hidup sehat melalui program Rumah Sehat BAZNAS yang signifikan sesuai prinsip 3A, aman syar’I, aman regulasi dan aman NKRI yang sejalan dengan Astacita.
2. Melaksanakan pengelolaan dan pengendalian Rumah Sehat BAZNAS di bawah struktur BAZNAS Provinsi dan atau BAZNAS Kabupaten/Kota.
3. Bertanggungjawab terhadap operasional Rumah Sehat BAZNAS menuju kemandirian dan dikelola secara efektif dan efisien.
4. Menjalankan semua standar dan tata Kelola Rumah Sehat BAZNAS berdasarkan regulasi dan peraturan serta perundang-undangan yang berlaku secara umum maupun yang berlaku di BAZNAS.
5. Terus mengupayakan peningkatan kualitas SDM RSB guna meningkatkan kualitas layanan Kesehatan Mustahik
6. Menjaga diri dan Lembaga dari segala kecurangan, penyimpangan dan pelanggaran yang dapat berakibat pada melemahnya eksistensi Rumah Sehat BAZNAS.
7. Memastikan alokasi anggaran yang memadai dalam RKAT agar program Rumah Sehat BAZNAS dapat tepat jumlah, tepat sasaran dan tepat guna.
8. Menjalankan setiap program Rumah Sehat BAZNAS dengan menjunjung transparansi dan akuntabilitas tinggi dalam pengelolaan dana dan pelaporannya yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para muzaki, mustahik dan masyarakat luas.
9. Meningkatkan kolaborasi dan Kerjasama dengan berbagai pihak baik Pemerintah, TNI/POLRI, OPZ dan Lembaga sosial Kemanusiaan serta dunia usaha guna meningkatkan koordinasi dan efektivitas Program Rumah Sehat BAZNAS di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.
BERITA15/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Optimalisasi Penanggulangan Bencana, Rakornas BTB Hasilkan Risalah Simpang Lima Semarang 2024
Rapat Kerja Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah menghasilkan “Risalah Simpang Lima Semarang 2024” untuk mengoptimalkan penyaluran zakat bagi penanggulangan bencana di Indonesia.
Risalah tersebut disampaikan oleh Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri pada Sabtu malam (14/12/2024) di Semarang, serta disaksikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.
Dalam penutupannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. menyampaikan, Risalah Simpang Lima Semarang ini menunjukkan bahwa BAZNAS ingin meningkatkan diri sebagai lembaga pemerintah non struktural, terutama dalam penanganan kebencanaan.
Menurut Kiai Noor, selama ini tim BTB telah memperlihatkan kinerja yang luar biasa manakala terjadi bencana di daerah-daerah.
“Saat ini tim BTB telah berada di 30 Provinsi dan 360 Kabupaten/Kota, maka dengan adanya risalah ini tentu akan terus kita tingkatkan lagi hingga ke seluruh provinsi di Indonesia,” ucapnya.
Kiai Noor menekankan, “Maka dari itu Risalah Simpang Lima ini menjadi pemicu untuk kita semua agar terus memperkuat diri, dan insya Allah kita akan bersama-sama untuk menjalankannya.”
Berikut merupakan Risalah Simpang Lima Semarang 2024:
1. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen untuk mencapai visi bersama menjadi lembaga utama mensejahterakan umat dengan mengutamakan penyelamatan nyawa (hifzun nafs) dalam program kebencanaan serta mencegah munculnya sumber-sumber kemiskinan baru serta mendukung peningkatan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
2. Memperkuat kelembagaan dan Struktur BAZNAS Tanggap Bencana yang dikomandoi langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan hasil kesepakatan pleno pimpinan.
3. Dalam pelaksanaan operasional BAZNAS Tanggap Bencana ditunjuk kepala pelaksana harian dari unsur amil/staf atau profesional untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas penanganan bencana di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.
4. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen membentuk dan mengelola tim relawan kebencanaan dengan jumlah yang memadai sesuai dengan kebutuhan yang terlatih dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat.
5. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen Mengalokasikan dana yang memadai dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk mendukung program-program kebencanaan mitigasi, kedaruratan, pemulihan dan rekonstruksi serta penyediaan sarana prasarana yang diperlukan sesuai dengan Fatwa MUI No. 66 Tahun 2022.
6. BAZNAS seluruh Indonesia berkomitmen menjalankan setiap program kebencanaan dengan prinsip akuntabilitas yang tinggi, transparansi pengelolaan dana, dan pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas.
7. BAZNAS seluruh Indonesia berkomitmen untuk membagi peran dalam manajemen kebencanaan antara lain bagi BAZNAS Kabupaten/Kota bertugas untuk mengkonsolidasikan relawan ditingkat Kabupaten/Kota sampai ke Desa. BAZNAS Provinsi bertugas untuk meningkatkan kapasitas relawan dengan memberikan dukungan pelatihan dan pendanaan. BAZNAS RI bertugas untuk menyiapkan regulasi dan SOP Tata Kelola, SDM, Keuangan, Sertifikasi SDM serta dukungan infrastuktur kebencanaan dan dukungan pendanaan secara nasional.
BERITA15/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024).
Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran.
"Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana.
Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat.
"Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya.
Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi.
"Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya.
Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat.
“Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya.
BERITA15/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan Tenda dan Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa tenda dan perahu karet untuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia.
Penyerahan secara simbolis diberikan kepada perwakilan BTB yakni BAZNAS kabupaten Cilacap, BAZNAS kabupaten Kudus, BAZNAS kota Semarang, dan BAZNAS Kabupaten Temanggung dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS Tanggap Bencana & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat (13/12/2024).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menjelaskan, bantuan yang diserahkan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet. Bantuan ini akan didistribusikan ke 34 provinsi, khususnya kepada daerah-daerah yang rawan terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas BTB BAZNAS di seluruh wilayah Indonesia dalam merespons situasi darurat. Tenda dan perahu karet ini adalah kebutuhan dasar dalam penanganan bencana yang sering kali menjadi kendala saat bencana terjadi,” tutur Noor Achmad.
Menurut Kiai Noor, bantuan ini juga merupakan bagian dari program besar BAZNAS untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin yang berkaitan dengan penanganan bencana dan pengentasan kemiskinan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk bangkit kembali,” tambah Noor Achmad.
Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan.
“Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah rawan bencana,” tuturnya.
Kiai Noor juga berharap semakin banyak tim BTB yang terbentuk di seluruh Indonesia, sehingga makin banyak yang merasakan dampak positif dari adanya tim BTB di tanah air.
"Saat ini, kita baru memiliki 30 tim BTB di provinsi dan 360 kabupaten/kota. Namun Insya Allah, kita menargetkan semua provinsi dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera dibentuk BAZNAS tanggap bencana," ucapnya.
Apel Kesiapsiagaan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Diikuti 5.000 Peserta, Wapres Gibran Pimpin Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana dan RSB
Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka menjadi pembina Apel Kesiapsiagaan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024).
Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengapresiasi peran BAZNAS, para relawan, maupun mitra-mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan nasional, baik pada tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pascabencana, sampai upaya mengurangi risiko bencana seperti Kampung Tanggap Bencana dan program masyarakat bangkit sejahtera.
“Saya berharap ke depan BAZNAS dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik itu terkait pemberian pelatihan kesiapsiagaan kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat sementara bagi anak korban bencana, pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana, pembuatan titik ekonomi baru di tempat relokasi, serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana,” ujar Wapres Gibran.
Ia berpesan agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat.
“Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar BAZNAS membentuk relawan-relawan tanggap bencana.
“Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami,” kata Kiai Noor.
“Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar,” sambungnya.
Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI Gibran Rakabuming Raka atas kehadirannya, yang berarti telah peduli terhadap nasib rakyat Indonesia, juga kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran Apel Kesiapsiagaan ini.
Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB serta RSB 2024 bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penyaluran zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia, serta peran BAZNAS se-Indonesia dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Acara ini diikuti 5.000 personil kesiapsiagaan bencana BAZNAS yang terdiri dari: Relawan BAZNAS Tanggap Bencana, PMI, perwakilan LAZ, tenaga medis dan non medis Rumah Sehat BAZNAS; OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Kab. Madiun Distribusikan Sembako untuk Korban Banjir Saradan
Raut haru terlihat di wajah para warga Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sebanyak 106 mustahik terdampak banjir di wilayah ini menerima bantuan paket sembako yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Madiun, pada Kamis (12/12/2024).
Bantuan ini hadir sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang terdampak banjir akibat hujan deras yang melanda kawasan Madiun beberapa waktu terakhir. Air yang meluap dari sungai di sekitar desa telah merendam rumah-rumah warga dan mengakibatkan kerusakan harta benda, memutus akses jalan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Madiun. Paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, serta kebutuhan pokok lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama masa pemulihan.
“Bantuan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung masyarakat yang terdampak bencana. Kami berharap apa yang kami salurkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Dusun Josaren,” ujar Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, di tempat terpisah.
Warga setempat mengapresiasi upaya BAZNAS yang tanggap dalam merespons kebutuhan mereka. Bu Supiyah (54), salah seorang warga penerima manfaat, menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Saat banjir melanda, kami kehilangan banyak barang. Bantuan ini sangat berarti untuk kami yang sedang berusaha bangkit,” tuturnya.
Pendistribusian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tersampaikan kepada mereka yang membutuhkan. Di tengah tantangan bencana, semangat kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci dalam memulihkan kehidupan masyarakat.
Selain pendistribusian sembako, BAZNAS juga melakukan asesmen lebih lanjut untuk membantu pemulihan infrastruktur dan memberikan dukungan lanjutan jika diperlukan.
Melalui langkah ini, BAZNAS Jatim terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai lembaga yang mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara optimal, sekaligus membantu masyarakat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi dampak bencana.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Ekonomi Umat, BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Program Ternak Kambing di Mojowarno
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui Program Ternak Kambing. Pada Selasa (10/12/2024), bantuan program ternak kambing disalurkan kepada 10 warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
Setiap penerima manfaat mendapatkan dua ekor kambing betina dan satu ekor kambing jantan yang telah siap bunting, dengan total nilai bantuan mencapai Rp75.000.000,-. Program ini melanjutkan keberhasilan serupa pada tahun 2023 di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, yang kini diperluas untuk mendukung peternak di wilayah Mojowarno.
Wakil Ketua III BAZNAS Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., bersama Pimpinan BAZNAS Kabupaten Jombang dan Kepala Desa Gedangan, menyerahkan bantuan ternak kambing secara simbolis kepada para penerima manfaat.
“Terima kasih atas sambutan dari kepala desa Gedangan yang luar biasa dan sudah berkenan menjamu kami dengan sangat baik. Kami berharap program ini dapat berkembang dengan baik, sehingga ke depannya dapat diperluas untuk lebih banyak penerima manfaat di Kabupaten Jombang," ujar Kiai Zakki dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang, Bapak Ahmad Zainuri, Lc., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan ekonomi.
“Kecamatan Mojowarno menjadi penerima manfaat program ini pada tahun kedua, setelah sebelumnya program serupa telah dilaksanakan di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam. Diharapkan, pada tahun-tahun mendatang, Kabupaten Jombang dapat kembali menerima program serupa dengan sasaran penerima dari kecamatan yang berbeda,” ungkapnya.
Kepala Desa Gedangan, Sukarno, SE., turut mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
"Semoga domba yang diberikan dapat berkembang dengan baik sesuai harapan kita semua. Dengan demikian, domba tersebut nantinya dapat digulirkan kepada warga lain yang membutuhkan, sehingga secara bertahap perekonomian masyarakat dapat meningkat melalui usaha ternak ini." tutur Sukarno.
Program Ternak Kambing oleh BAZNAS Jatim merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor peternakan. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di berbagai wilayah Jawa Timur.
BERITA12/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rombong Bagi 20 Mustahik Pelaku UMKM di Pamekasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi melalui berbagai program unggulan. Salah satunya adalah pendistribusian bantuan rombong kepada mustahik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang kali ini disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pamekasan pada Rabu (11/12/2024).
Kegiatan pendistribusian yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Pamekasan tersebut dihadiri Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. yang memimpin langsung jalannya acara, bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Pamekasan.
Untuk tahun 2024, sebanyak 25 rombong telah disalurkan, tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Program ini menyasar mustahik wirausahawan yang berada di bawah binaan BAZNAS Jatim.
Dalam sambutannya, Dr. KH. Ahsanul Haq mengungkapkan bahwa total terdapat 38 BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang akan menerima bantuan serupa. Setiap kabupaten/kota mendapatkan 20 unit rombong untuk mendukung usaha mikro di wilayah masing-masing.
"Ada 38 BAZNAS kabupaten/kota yang menerima rombong dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dengan alokasi 20 rombong untuk masing-masing kabupaten/kota," tutur Kiai Ahsan.
Selain itu, beliau menginformasikan rencana program baru yang akan diluncurkan pada awal tahun 2025. Program ini berupa bantuan modal sebesar Rp1 juta per orang untuk 50 penerima manfaat. Dana tersebut akan berputar selama sembilan bulan dan dikembalikan dalam bentuk infaq dan sedekah untuk mendukung keberlanjutan program.
"Selain itu, pada awal tahun 2025 akan diluncurkan program bantuan modal sebesar Rp1 juta per orang untuk 50 penerima manfaat. Dana tersebut akan berputar selama sembilan bulan yang nanti akan dikembalikan lagi." pungkasnya.
Program-program ini menunjukkan dedikasi BAZNAS Jawa Timur dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penyaluran dana zakat.
BERITA11/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Penguatan Pengumpulan, BAZNAS se-Jatim Siap Optimalkan Potensi ZIS di Setiap Daerah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Timur turut berpartisipasi dalam Program Penguatan Pengumpulan ZIS 2024 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia di Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya, pada Selasa (10/12/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Selain itu, hadir pula Koordinator Wilayah Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, Abdul Halim Hadi, dan Koordinator Pengumpulan Zakat Karyawan BAZNAS RI, Satria Hibatal Aziziy, S.H.I., M.Ec.,
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan dan pelaksana bidang pengumpulan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Mewakili Ketua BAZNAS Jatim, Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dan perencanaan yang matang dalam memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Terkait ayat Al-Qur’an yang tadi saya sampaikan, wamaa tadri nafsun madza taksibu ghada, ayat ini sangat relevan dengan tugas pengumpulan di BAZNAS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Artinya, setiap hari kita harus bergerak dan melangkah untuk memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di daerah masing-masing,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa pendekatan proaktif adalah kunci dalam menjalankan amanah pengumpulan ZIS.
“Jangan hanya menunggu, tapi harus aktif merancang inovasi dan langkah konkret. Kita tidak boleh hanya berdiam diri menunggu datangnya zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Sebaliknya, kita harus terus bergerak maju. Semakin banyak yang kita kumpulkan, semakin besar pula program pendistribusian yang dapat kita lakukan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Kiai Ahsan, mengingatkan bahwa inovasi yang berkelanjutan sangat penting untuk pengelolaan ZIS yang efektif.
“Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk selalu berinovasi dan berupaya meningkatkan pengumpulan dengan berbagai cara. Salah satu upaya strategis adalah pelaksanaan program penguatan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Kami yakin, narasumber kita dari BAZNAS Republik Indonesia memiliki banyak pengalaman yang bisa kita pelajari bersama,” tutupnya.
Acara diharapkan dapat menjadi momen strategis bagi seluruh peserta untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dengan semangat inovasi dan kerja sama, BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Timur diharapkan mampu memaksimalkan pengumpulan ZIS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA10/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Duta BAZNAS Jatim Ikuti Voluntrip di Kampung Mualaf Baduy Luar
Tiga Duta BAZNAS Jawa Timur, yaitu Sony Wahyu Alfaryansyah, Siti Alfia, dan Ahmad Asshidqi, turut serta dalam kegiatan Voluntrip yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 30 November hingga 1 Desember 2024 di Kampung Mualaf Suku Baduy Luar, Leuwidamar, Lebak, Banten, sebuah daerah dengan kehidupan tradisional yang sederhana dan minim akses terhadap layanan kesehatan serta pendidikan.
Dalam program ini, serangkaian kegiatan kemanusiaan dilaksanakan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat setempat. Tim dokter profesional dari BAZNAS Sehat memberikan layanan kesehatan dasar kepada warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas medis di daerah terpencil tersebut.
Selain itu, Siti Alfia dan Ahmad Asshidqi ikut dalam pendistribusian paket logistik keluarga. Paket ini berisi kebutuhan dasar yang sangat diperlukan oleh warga Kampung Mualaf Suku Baduy Luar, yang sebagian besar hidup dalam kondisi serba kekurangan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup sehari-hari mereka.
Di sisi lain, Sony Wahyu Alfaryansyah, yang juga mentor Beasiswa Cendekia BAZNAS Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSA), memberikan edukasi kepada anak-anak di kampung tersebut. Ia mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan diri, serta nilai-nilai agama sebagai bekal kehidupan. Anak-anak setempat mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme, dengan harapan mereka bisa menjadi generasi penerus yang lebih sehat dan cerdas.
Kehadiran para Duta BAZNAS Jawa Timur di Kampung Mualaf ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat di daerah terpencil yang sering luput dari perhatian. Melalui kegiatan Voluntrip, BAZNAS Jawa Timur berkontribusi dalam upaya pemerataan kesejahteraan, sekaligus menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Sony Wahyu Alfaryansyah, Siti Alfia, dan Ahmad Asshidqi berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah-daerah terisolasi seperti Kampung Mualaf Suku Baduy Luar. Melalui kehadiran BAZNAS, diharapkan manfaat yang diberikan dapat membawa kemaslahatan bagi umat.
“Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik,” ujar ketiganya.
BERITA06/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Beri Penghargaan kepada 19 UPZ Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar UPZ Awards 2024 di Vanda Gardenia Hotel, Trawas, pada 4–5 Desember 2024.
Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (Rakor UPZ), bertujuan memberikan apresiasi kepada UPZ berprestasi dalam pengelolaan zakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang berharap hal ini dapat menjadi motivasi bagi para UPZ untuk terus meningkatkan kontribusi mereka dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dalam acara tersebut, BAZNAS Jatim memberikan penghargaan kepada 19 UPZ dalam berbagai kategori, sebagai berikut:
UPZ OPD dengan Pengumpulan Terbanyak: Bank Jatim
UPZ Non-OPD dengan Pengumpulan Terbanyak: Universitas Brawijaya Malang
UPZ Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) dengan Pengumpulan Terbanyak: Cabdindik Lamongan
UPZ OPD dengan Rasio Pengumpulan ZIS Terbanyak: Bakorwil Pamekasan
UPZ OPD dengan Perolehan Kupon Terbanyak: Dinas Sosial
UPZ Non-OPD dengan Perolehan Kupon Terbanyak: PT Air Bersih Jatim
UPZ Cabdindik dengan Perolehan Kupon Terbanyak: Cabdindik Tulungagung
UPZ Rumah Sakit dengan Pengumpulan Terbanyak: RSUD Dr. Saiful Anwar
UPZ Rumah Sakit dengan Pelaporan Terbaik: RSUD Dr. Soetomo
UPZ Cabdindik dengan Pelaporan Terbaik dan Teraktif: Cabdindik Blitar
UPZ Badan/Dinas Teraktif: Bappeda
UPZ Badan/Dinas Terbaik: Bapenda
UPZ Dinas Paling Inovatif: Disnakertrans
UPZ Dinas Paling Kreatif: Dishub Jatim
UPZ dengan Penguatan Kelembagaan Terbaik: Setda Provinsi Jawa Timur
UPZ Dinas dengan Program Penguatan UMKM Terbaik: Disperindag
UPZ Dinas dengan Koordinasi Terbaik: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
UPZ Dinas dengan Tata Laksana dan Kinerja Terbaik: Dinas Kelautan dan Perikanan
UPZ Dinas dengan Kolaborasi Terbaik: Dinas PU SDA
Penyelenggaraan UPZ Awards 2024 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS Jatim dan UPZ dalam pengelolaan zakat. Langkah ini diharapkan mampu mendukung upaya bersama untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hadir pada kegiatan ini, Pj. Sekda Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Raharjo, S.E., M.Si.; Waka II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; Waka III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; dan Waka IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Turut hadir pula, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani, M.M.; Kepala Bakorwil Pamekasan, Dra. Sugi Agustini, M.Si.; serta Bupati Mojokerto yang diwakili oleh Asisten 1 Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto.
Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto juga turut memeriahkan acara ini, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Muttaqin, M.Ag.; dan Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Zamroni Umar, beserta jajarannya.
Tak ketinggalan, Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Dr. Soetomo, drg. Primada K., M.Kes., MARS.; pimpinan dari Bank Mitra BAZNAS Jatim, serta pengurus UPZ dari Badan/Dinas, OPD, Non-OPD, dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) di seluruh Jawa Timur.
BERITA05/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
