Berita Terbaru
Sambut Ramadhan, BAZNAS Jatim Gelar Pawai Tarhib dan Bagikan Ribuan Paket Sembako
Menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur membagikan ribuan paket sembako kepada Bunda Ojol (driver ojek online perempuan), ibu-ibu pengajian Masjid Islamic Center, dan warga sekitar pada Rabu (26/2/2025).
Acara bertajuk Marhaban Yaa Ramadhan 1446 H/2025 M: BAZNAS Jatim Berbagi Kesejahteraan Bersama Kaum Dhuafa dan Bunda Ojol ini diawali dengan Pawai Tarhib Ramadhan bersama 750 Bunda Ojol yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini disalurkan sebanyak 1.200 paket sembako dan uang saku. Dari jumlah tersebut, 750 paket diberikan kepada Bunda Ojol, sementara sisanya disalurkan kepada ibu-ibu pengajian serta warga sekitar Masjid Islamic Center.
Menurut Prof. Ali Maschan Moesa, penghasilan driver ojek online justru semakin menurun seiring bertambahnya jumlah pengemudi.
“Setidaknya di awal Ramadhan, mereka tidak kesulitan membeli beras. Sedangkan untuk di akhir Ramadhan, Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) meminta agar bantuan difokuskan kepada anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa selama Ramadhan, BAZNAS Jatim memiliki agenda santunan untuk 17.000 anak yatim di seluruh Jawa Timur.
"Akhir Ramadan, kita sudah menyiapkan agenda untuk menyantuni anak-anak yatim sebanyak 17.000 anak di seluruh Jawa Timur," imbuhnya.
Sementara itu, Karo Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Jatim kepada para Bunda Ojol.
Karena, 80 persen dari para bunda ojol tersebut adalah ibu rumah tangga yang single parent.
"Jadi, mereka harus berjuang agar tercukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari bersama anak-anaknya," ujar Imam.
Imam mengakui, Pemprov dan BAZNAS Jatim menganggap hal tersebut sangat menyentuh rasa kemanusiaan dan bisa menjadi inspirasi semua orang.
"Ini luar biasa apa yang dilakukan oleh para Bunda Ojol ini, maka perlu kita dorong, kita bantu supaya mereka juga di momen menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari ini, kita berharap mereka juga bisa menyambut dengan gembira," harapnya.
Kegembiraan tersebut bisa diwujudkan melalui bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Jatim dengan harapan sebagai mengawali bulan suci Ramadan.
"Selanjutnya, yang terpenting adalah bagaimana kemudian mereka tetap bertahan dan berjuang denga satu tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.
Selain paket sembako, dalam kesempatan ini BAZNAS Jatim juga menyerahkan secara simbolis bantuan alat kerja berupa rombong kepada 7 mustahik. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang telah disiapkan BAZNAS Jatim sepanjang tahun 2025.
Untuk diketahui, pada tahun 2025 ini BAZNAS Jatim mengalokasikan dana sebesar Rp 1,33 miliar untuk bantuan alat kerja bagi 380 mustahik. Bantuan ini diberikan dalam bentuk berbagai peralatan usaha, termasuk rombong, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Wakil Ketua (Waka) BAZNAS Jatim, di antaranya Waka I Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
BERITA27/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Wagub Jatim Lepas 750 Bunda Ojol dalam Marhaban Yaa Ramadhan 1446 H BAZNAS
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, secara resmi melepas pawai bunda ojol dalam acara Marhaban Yaa Ramadhan 1446 H/2025 M BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Gedung Islamic Center, Rabu (26/2/2025).
Acara yang digelar atas kerja sama Pemprov Jatim dan BAZNAS Jatim ini diikuti oleh 750 Bunda Ojol binaan DP3AK Jatim, yang berkeliling mengendarai motor melalui rute di sekitar wilayah Dukuh Pakis Surabaya.
Dalam sambutannya, Emil mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya harus segera berangkat ke Magelang untuk menghadiri retreat. Namun, ia menyempatkan hadir karena ingin bersilaturahmi dengan para Bunda Ojol yang penuh semangat dalam menyambut Ramadhan.
“Sebenarnya saya harus langsung ke Magelang untuk menyusul retreat. Tapi saya sempatkan silaturahmi karena semangatnya ibu-ibu ini yang luar biasa. Mudah-mudahan di Ramadhan yang akan segera datang ini, kita semua diberikan kesehatan untuk bisa memaksimalkan ibadah kita di bulan yang penuh berkah,” ujar Emil.
Ia juga menyampaikan salam hangat dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang berhalangan hadir. Emil menegaskan bahwa Gubernur Khofifah sangat peduli terhadap kesejahteraan para Bunda Ojol dan berharap mereka selalu sehat serta dimudahkan rezekinya.
“Alhamdulillah, Bu Khofifah ini paling cinta dengan ibu-ibu sekalian. Makanya panjenengan harus sehat, panjenengan harus lancar rezekinya. Jika ada sambatan untuk aplikator atau pemerintah, jangan sungkan-sungkan kami disambati,” tuturnya.
Selain itu, Emil mengapresiasi kinerja BAZNAS Jatim yang terus berperan aktif dalam menyalurkan bantuan dan mendorong program pemberdayaan ekonomi, termasuk pembiayaan ultra mikro bagi pedagang kecil di berbagai wilayah Jawa Timur.
“Kami mengapresiasi dan ikut mendorong program-program seperti pemberian pembiayaan ultra mikro pedagang-pedagang kecil di seluruh penjuru Jawa Timur. Ini menjadi apa yang kita sebut sebagai blended finance atau pembiayaan campuran dan juga social capital atau modal sosial yang luar biasa,” ucap Emil.
Menjelang Ramadhan, Emil juga menyampaikan bahwa biasanya akan ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak. Oleh karena itu, BAZNAS Jatim akan mengintensifkan pelayanan dengan sistem jemput bola.
“Kegiatan-kegiatan dengan Pemprov ini tentunya juga kita sinergikan secara lebih intensif, termasuk bersama 750 Ojol Perempuan ini. Jadi bukan sekadar euforia, tapi ini kebersamaan mereka touring kecil-kecilan aja. Setelah itu, nanti akan berkumpul, makan, dan mengikuti pengajian,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. menekankan pentingnya peran zakat dalam menyempurnakan ibadah di bulan suci.
“Maka Ramadhan kita tidak akan berhasil jika tidak ditutup dengan zakat fitrah. Itu artinya harus imbang antara hablum minallah dengan hablum minannas. Yakni hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Karo Kesra Setdaprov Jatim, Imam Hidayat, S.Sos., M.M., serta jajaran Wakil Ketua (Waka) BAZNAS Jatim, di antaranya Waka I Drs. KH. Masnuh, M.A., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
BERITA27/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Mustahik ZChicken BAZNAS Bantu Penyediaan Makanan untuk Korban Banjir di Kabupaten Maros
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir, lima mustahik penerima manfaat Program ZChicken Maros turut serta dalam kegiatan Dapur Umum yang menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Posko Dapur Umum, Masjid Al-Markaz Maros, Jl. Butta Toa, Pettuadae, Kecamatan Turikale, yang saat ini menampung sekitar 200 warga pengungsi akibat banjir.
Partisipasi lima mustahik ZChicken dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Mereka ikut berkontribusi dalam penyediaan makanan yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Maros, membantu memastikan bahwa para korban mendapatkan makanan yang cukup di tengah situasi darurat.
Kegiatan dapur umum ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan dan BAZNAS Kabupaten Maros turut hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan bahwa kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.
Dalam kunjungannya, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para mustahik ZChicken.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, MA, menegaskan komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan dapur umum ini menjadi salah satu langkah cepat yang dilakukan untuk membantu para korban banjir agar mendapatkan makanan yang cukup selama masa pemulihan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para mustahik ZChicken diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, BAZNAS terus berupaya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, baik melalui program pemberdayaan ekonomi maupun bantuan kemanusiaan. Keterlibatan para mustahik dalam aksi sosial ini membuktikan bahwa kebermanfaatan sebuah program dapat meluas dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Kenyamanan Masjid, BAZNAS RI Luncurkan Program Kebersihan AC
Menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Amaliah Astra meluncurkan program bertajuk "Ramadhan Sejuk, Sehat, dan Bersih AC".
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan ibadah di masjid dan mushola dengan membersihkan 3.000 unit pendingin udara yang tersebar di 1.000 tempat ibadah di berbagai wilayah Indonesia. Dengan wilayah sasaran mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Barat, Aceh, dan Yogyakarta.
Peluncuran program ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI di Jakarta baru-baru ini, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Kepala Pemberdayaan Layanan Amal Yayasan Amaliah Astra, Diah Suran Febrianti.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sarana ibadah bagi umat Islam menjelang Ramadhan. Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan bagi para teknisi AC binaan BAZNAS RI dan UPZ Yayasan Amaliah Astra.
"Program ini memiliki dua dimensi utama yang diharapkan bisa dicapai, yaitu habluminallah (mendukung kenyamanan para jemaah beribadah) dan habluminannas (memberdayakan teknisi AC binaan). Dengan begitu, manfaat yang dihasilkan tidak hanya untuk jemaah, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui peningkatan kesejahteraan para teknisi," ujar Saidah.
Lebih lanjut, Saidah menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya memberi manfaat bagi jemaah, tetapi juga membuka peluang bagi teknisi AC untuk menjalin kerja sama jangka panjang dengan pihak pengelola masjid dan mushola. Ia juga berharap bahwa program serupa dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi sosial ini.
"Insya Allah, program ini akan terus berlanjut. Kami berterima kasih kepada UPZ Yayasan Amaliah Astra atas kolaborasi yang luar biasa ini dan berharap kerja sama ini semakin berkembang ke depan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pemberdayaan Layanan Amal Yayasan Amaliah Astra, Diah Suran Febrianti, mengapresiasi kemitraan dengan BAZNAS RI yang telah membantu memperluas jangkauan program ini. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan ibadah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan kesejahteraan para teknisi AC binaan.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI karena telah memfasilitasi dan memperluas program ini. Tahun lalu, kami baru melaksanakan program ini di 250 masjid/musala. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan dukungan dari BAZNAS RI, tahun ini kami dapat memperluas cakupan hingga mencakup 1.000 masjid atau musala," kata Diah.
"Semoga hadirnya program ini tidak hanya sebatas pembersihan dan perawatan AC, tetapi program ini juga bertujuan untuk menciptakan teknisi AC yang kompeten serta membantu mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya," ucapnya.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Pupuk Fermentasi Produksi Mustahik Binaan BAZNAS Siap Dipasarkan
Kelompok Ternak Berkah Cerme di Kalurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil memproduksi pupuk kandang fermentasi dalam jumlah besar. Sebanyak 500 kg pupuk siap dipasarkan dengan omzet mencapai Rp750.000.
Proses produksi dilakukan melalui fermentasi yang cermat untuk menghasilkan pupuk berkualitas tinggi. Selain membantu meningkatkan kesuburan tanah, inovasi ini juga menjadi solusi efektif dalam pengelolaan limbah ternak, sehingga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Program ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi mustahik yang didukung oleh BAZNAS. Dengan adanya pengolahan pupuk secara mandiri, peternak dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Melalui usaha ini, peternak di Selopamioro tidak hanya mengurangi limbah ternak, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sederhana dapat membawa dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi lokal.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Perkuat Layanan Digital Mudahkan Muzaki dalam Menunaikan ZIS
Dalam upaya meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berinovasi dengan menghadirkan layanan terbaik bagi para muzaki. Hal ini merupakan upaya agar masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan lebih mudah, cepat, dan transparan terutama menjelang bulan Ramadhan.
Sebagai bagian dari transformasi digital, BAZNAS mengembangkan berbagai teknologi layanan yang terintegrasi. Seperti pembayaran online, payment gateway, e-commerce, hingga platform donasi digital yang memudahkan masyarakat untuk bertransaksi melalui website resmi BAZNAS. Selain itu, terdapat sistem pencatatan berbasis SIMBA serta layanan komunikasi berbasis teknologi untuk meningkatkan interaksi dengan muzaki.
Sebelumnya, komitmen BAZNAS dalam meningkatkan layanan diungkapkan dalam Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertajuk "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima," yang diselenggarakan oleh Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa, baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nadratuzzaman menekankan bahwa tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, menjaga kepercayaan muzaki menjadi aspek penting dalam pengelolaan zakat.
“Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nadratuzzaman beberapa waktu lalu.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi zakat kepada masyarakat. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat, maka semakin besar dampaknya bagi kesejahteraan umat. Oleh karena itu, BAZNAS RI terus memperluas edukasi zakat melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif.
Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan menjelaskan bahwa BAZNAS telah mengembangkan sistem pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi secara digital.
“Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu akan meningkatkan kenyamanan muzaki dalam bertransaksi, memastikan proses lebih cepat, aman, dan nyaman,” jelasnya.
Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti menambahkan bahwa paradigma layanan kini berfokus pada pengalaman muzaki (Muzaki Experience), dengan konsep Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development.
“BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, serta layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki,” kata Retno.
Ia menegaskan bahwa layanan prima yang diberikan oleh BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengutamakan interaksi humanis dengan para muzaki. Petugas dilatih untuk memberikan informasi yang jelas, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan muzaki.
“Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat,” pungkasnya.
Dengan berbagai inovasi dan penguatan layanan yang dilakukan, BAZNAS RI berharap dapat terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sambut Ramadan 1446 H, BAZNAS RI Luncurkan Program Pesantren 1000 Cahaya
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya, yang menghadirkan berbagai kegiatan positif untuk masyarakat kurang mampu.
Program ini melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari 162 kampus di seluruh Indonesia. Mereka akan mengajar anak jalanan, anak yatim, serta penyandang disabilitas melalui kegiatan pengajian, ceramah, tilawah, dan buka puasa bersama. Kegiatan ini akan berlangsung serentak di 162 lokasi, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Peluncuran program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H dilakukan secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Kamis, baru baru ini.
Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., serta Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menekankan bahwa program ini tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga membekali mahasiswa penerima beasiswa dengan keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing mereka.
"Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ujar Kiai Noor.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk memberikan bekal bagi masyarakat kurang mampu agar mereka siap menghadapi perubahan ilmu pengetahuan yang semakin dinamis.
"Kami memperkirakan bahwa ilmu di masa mendatang akan terus berkembang secara dinamis. Namun demikian, apa yang kita siapkan saat ini, insyaAllah, akan menjadi bagian dari perjuangan kita dalam menghadapi tantangan tersebut," ungjap Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda dengan fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.
"Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran sosial keagamaan dalam membentuk karakter generasi mendatang. Menurutnya, memiliki ilmu dan keimanan yang kuat harus diimbangi dengan kepedulian terhadap sesama.
"Oleh karena itu, kita berharap generasi mendatang yang dibina oleh BAZNAS RI memiliki ciri khas sebagaimana orang-orang yang berilmu, memiliki keimanan yang kuat, serta peduli terhadap sosial. Mereka tidak hanya siap berkompetisi di masa depan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama," jelasnya.
Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan bahwa program ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti anak jalanan, anak yatim, dan penyandang disabilitas.
"Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Qur’an, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujarnya.
Ia juga berharap bahwa melalui program ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
"InsyaAllah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap Imdadun.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Tinjau Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa di Pulau Bawean
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi terhadap bantuan perbaikan rumah bagi korban gempa bumi yang melanda Pulau Bawean.
Peninjauan ini dipimpin oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ahad (23/2/2025), yang secara langsung meninjau progres perbaikan 20 rumah warga terdampak bencana.
Bantuan perbaikan rumah senilai Rp 444.000.000,- ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Gresik. Sebelumnya, penyerahan bantuan telah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik dalam kunjungan kerja ke Bawean beberapa bulan lalu.
Gempa bumi yang mengguncang Pulau Bawean beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga di Kecamatan Tambak dan Sangkapura. Hingga kini, banyak rumah masih dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki.
Melalui bantuan ini, diharapkan warga dapat segera membangun kembali tempat tinggal mereka dan kembali beraktivitas seperti biasa. Dalam peninjauan tersebut, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., melakukan dialog dengan warga yang menerima bantuan sambil memastikan bahwa proses perbaikan berjalan sesuai harapan.
“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak,” ujar Dr. KH. Ahsanul Haq.
Selain bantuan perbaikan rumah, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Jawa Timur sebelumnya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan mendesak, seperti selimut dan popok, yang diangkut melalui kapal cepat dari Pelabuhan Gresik.
Diharapkan, bantuan ini akan membantu masyarakat Pulau Bawean bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi para donatur yang peduli, dan bermanfaat bagi penerima agar rumah mereka kembali layak dan nyaman untuk ditempati,” tutup Kiai Ahsanul Haq.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Muassasah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum, menyiapkan 52.000 paket makanan guna membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan.
Bantuan ini mencakup 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan didistribusikan melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk menyalurkan setiap amanah yang diterima dengan tepat sasaran dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan.
"BAZNAS RI terus berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat. Dengan menggandeng mitra-mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan Cholid dalam keterangan baru-baru ini di Jakarta.
Dalam kerja sama ini, Subhan menjelaskan bahwa Muassasah Alamiyah bertindak sebagai penyedia barang yang akan disalurkan melalui lembaga-lembaga kemanusiaan terpercaya.
"Paket makanan yang dikirimkan mencakup beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Sebelum dikirimkan ke Gaza, paket-paket ini akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga," jelasnya.
Lebih lanjut, Subhan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"BAZNAS RI berkomitmen memperkuat peran zakat dalam mendukung misi kemanusiaan global. Melalui BIF, kami berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassasah Alamiyah, guna memastikan bantuan tersalurkan dengan efektif dan tepat sasaran," terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa inisiatif ini bukan yang terakhir. Ke depan, kerja sama dengan berbagai mitra strategis akan terus dikembangkan untuk memperluas dan memperkuat bantuan yang diberikan.
"Kami percaya bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi besar dalam membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS RI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global, khususnya untuk saudara-saudara kita di Palestina," tutup Subhan.
Dengan adanya kerja sama ini, BAZNAS RI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga zakat nasional yang aktif dalam misi kemanusiaan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional.
BERITA22/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan RTLH di Kabupaten Probolinggo
Menyambut bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 14 unit rumah direnovasi agar menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi para penerima manfaat.
Seremoni penyerahan bantuan berlangsung di Desa Patemon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (18/12/2025). Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., serta Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Turut hadir dalam acara ini jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Camat, Kepala Desa, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Timur, Drs. KH. Masnuh, MA., menyampaikan harapannya agar program ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan pertemuan ini membawa berkah bagi kita semuanya. Kami memiliki banyak program, termasuk bantuan bedah rumah dengan nominal Rp 20 juta per rumah," ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pada bulan Ramadan mendatang, BAZNAS Jawa Timur akan melaksanakan program santunan bagi anak yatim di berbagai daerah.
"Dalam bulan puasa nanti, di beberapa kabupaten/kota, kami juga akan memberikan santunan kepada 1.000 yatim di setiap daerah. Mohon doa restunya agar kami yang berjuang di BAZNAS Provinsi Jawa Timur diberikan kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugas ini," tambahnya.
Selain bantuan tersebut, turut disalurkan bantuan 3.500 paket sembako kepada kaum duafa dan fakir miskin oleh BAZNAS Kabupaten Probolinggo, untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok mustahik menjelang bulan Ramadan.
Tak hanya itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kurang mampu.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat merasakan dampak positif, baik dalam aspek hunian, pemenuhan kebutuhan pokok, maupun peningkatan kesejahteraan melalui dukungan bagi UMKM.
BERITA19/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Kepercayaan Publik, BAZNAS Jatim Gelar Pelatihan Kehumasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Kehumasan dan Jurnalisme Zakat BAZNAS se-Jawa Timur 2025. Acara berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Kompleks Islamic Center Jawa Timur, Surabaya, pada Rabu (12/2/2025).
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan pelatihan kehumasan dan jurnalisme zakat merupakan bagian dari program yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Republik Indonesia (RI).
"Ini bagian dari program yang sudah dicanangkan oleh pusat (BAZNAS RI)," ujarnya kepada awak media.
Menurut Prof. Ali, sapaan Ketua BAZNAS Jatim, agenda sebaik apa pun yang dilakukan oleh BAZNAS Jatim, jika tidak terdokumentasikan dengan baik dan tidak diinformasikan, akan sangat disayangkan.
"Jadi, aktivitas apa pun, kualitas agenda BAZNAS apa pun, kalau tidak diinformasikan, tidak akan bermakna. Nah, inilah pentingnya humas, pentingnya berita untuk disampaikan kepada masyarakat," tegasnya.
Prof. Ali menjelaskan bahwa aktivitas kehumasan dan pemberitaan yang dilakukan oleh BAZNAS se-Jatim akan berdampak pada masyarakat di masing-masing wilayah.
Ia mencontohkan bahwa banyak pihak telah merasakan manfaat dari program yang dijalankan oleh BAZNAS Jatim.
"Bahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri mengakui peran BAZNAS Jatim dalam mengurangi angka kemiskinan. Itu berarti kepercayaan terhadap BAZNAS Jatim semakin meningkat," jelasnya.
"Jika kepercayaan bertambah, mudah-mudahan masyarakat semakin berbondong-bondong untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Nantinya, BAZNAS Jatim yang akan menyalurkannya kembali kepada mereka yang berhak menerima," sambungnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berikhtiar semaksimal mungkin. Tak lupa, Prof. Ali juga mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang selama ini telah memberikan dukungan dalam bentuk pemberitaan terkait kegiatan BAZNAS Jatim.
Kepala Bagian Bina Rohani (Binroh) Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim, Dra. Sti Munawaroh, M.A., yang turut hadir dalam acara tersebut, berharap kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kualitas kehumasan yang selama ini sudah berjalan dengan baik.
"Ke depan, dengan adanya pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh ilmu yang lebih mendalam untuk meningkatkan dan menggerakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat. Hal ini selaras dengan tugas luar biasa yang dijalankan oleh BAZNAS," ujarnya.
Hadir pada kegiatan ini, Wakil Ketua (Waka) I BAZNAS Jatim, Drs. KH. Masnuh, M.A.; Waka II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; Waka III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; Waka IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.; Funding & Transaction Manager Bank BRI Kaliasin Surabaya, Lufi Nurlaily; Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati; serta perwakilan pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti-Suap, Perkuat Prinsip 3A dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yakni ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, yang diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
BAZNAS terus menguatkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki.
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno.
"Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Prof. Kiai Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menyempurnakan manajemennya sesuai standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan zakat berlangsung efektif, efisien, dan dapat dipercaya.
"Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 adalah sistem yang mengarahkan organisasi untuk menjaga kualitas, manajemen mutu, dan memastikan pelayanan memenuhi standar pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku," ujar Kiai Noor.
Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS untuk menjalankan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan suap.
"BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah mengikuti audit resertifikasi dengan lingkup layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, distribusi, dan pendukungnya oleh Garuda Sertifikasi Indonesia," tambahnya.
Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pegawai BAZNAS RI atas kerja kerasnya dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut.
Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi semangat bagi BAZNAS untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan umat. Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini mengindikasikan bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar yang berlaku.
"Keberhasilan ini juga memperkuat BAZNAS dalam mengelola ZIS dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang berstandar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya.
Sementara itu, Eko Sutrisno, perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, memberikan apresiasi terhadap pencapaian BAZNAS RI dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memberikan pelayanan terbaik, menjaga kualitas, serta berinovasi sesuai tuntutan zaman.
"Selamat kepada BAZNAS atas keberhasilan mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS tetap terjaga, dan BAZNAS menjadi pionir bagi lembaga amil zakat di Indonesia dan regional. BAZNAS telah berani mengimplementasikan ISO Anti Penyuapan," ujarnya.
Eko juga berharap BAZNAS dapat mempertahankan capaian ini dan memperluas implementasi ISO di tingkat BAZNAS Daerah, sehingga transparansi dan akuntabilitas terus terjaga.
Sebagai informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2018 dari WQA-APAC. Sejak 2017 hingga kini, BAZNAS RI telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sedangkan untuk ISO 37001:2016, BAZNAS memulai penerapan pada tahun 2019 dan terus memperoleh sertifikasi dari berbagai badan sertifikasi.
BERITA12/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Optimalkan ZIS Ramadan, BAZNAS Jatim Gelar Rakor dengan UPZ
Dalam upaya mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama Ramadan 1446 H, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Juanda, Sidoarjo, Senin (3/2/2025).
Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, S.Sos., M.M., bersama Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., serta dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, yakni Waka I Drs. KH. Masnuh MA., Waka II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Waka III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Waka IV Dr. KH. Husnul Khuluq. M.M.
Turut hadir pula Branch Manager Bank BRI Kaliasin, Ayub Burhan, Pengurus Kadin Jatim, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Pimpinan BAZNAS Kab. Sidoarjo, serta pengurus UPZ BAZNAS Jatim.
Karo Kesra Setdaprov Jatim, Imam Hidayat, dalam sambutannya mengatakan di bulan ramadan masyarakat sangat antusias dalam membayar zakat, infaq dan sedekah.
"Pada bulan yang penuh berkah, rata-rata mereka membayar zakat, infaq dan shodaqoh meningkat,"ujarnya.
Ia menambahkan hasil zakat, infaq dan shodaqoh akan di salurkan oleh BAZNAS Jatim sesuai dengan sasaran. Dan banyak juga program dari BAZNAS Jatim yang juga seirama dengan program Pemprov Jatim, seperti halnya santunan untuk biaya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang kurang mampu.
"Selain itu kita ingin menyampaikan bahwa ada juga program BAZNAS Jatim yang seiring dan seirama dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sebab tidak hanya anak yatim saja, tapi juga bagaimana memberikan santunan pada warga yang membutuhkan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi," tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa dalam sambutannya menekankan pentingnya rapat koordinasi untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dalam optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama Ramadan.
“Bulan ramadan fadhilanya luar biasa, bahkan melebihi mati syahid, oleh karena itu ramadan merupakan momentum strategis untuk mengumpulkan zakat, mencari duit yang banyak untuk anak yatim, fakir miskin dan mereka yang berhak," jelas Prof. Ali Maschan.
Oleh karena itu, koordinasi yang baik dengan UPZ diperlukan agar pendistribusian dana ZIS tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dikatakannya, kondisi ekonomi masih belum baik, dan hak tersebut ditandai dengan banyaknya masyarakat yang mencari penghasilan dengan berbagai cara di tengah jalan.
"Di jalan masih banyak kita temukan orang yang mengecat tubuhnya berwarna silver, ibu-ibu pengamen, itu pertanda bagi kita untuk bersemangat mengumpulkan dan mencari duit sebanyak-banyaknya,"ujarnya.
Dalam rakor ini, beberapa agenda utama yang dibahas antara lain strategi peningkatan pengumpulan zakat, infak dan sedekah, penguatan program bantuan bagi fakir miskin dan dhuafa, serta persiapan kegiatan berbagi seperti paket sembako dan santunan bagi yatim piatu selama ramadan.
Sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi, dalam rakor ini juga dikukuhkan Forum UPZ, yang akan menjadi jembatan komunikasi dan koordinasi antara BAZNAS Jatim dengan seluruh pengurus UPZ. Forum ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan ZIS serta memperluas dampak program BAZNAS bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan hasil rakor ini, diharapkan pengelolaan zakat selama Ramadan dapat lebih maksimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
BERITA04/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Jatim Resmikan Balai Ternak di Lamongan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur meresmikan Balai Ternak Rojokoyo di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu, (1/2/2025).
Peresmian ini sekaligus menjadi momen serah terima bantuan ternak kambing senilai Rp 75 juta secara simbolis kepada para penerima manfaat.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Drs. Mohammad Nalikan, M.M., Pimpinan BAZNAS Jatim, yakni Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Turut hadir Kepala Dinas Peternakan Lamongan, Pimpinan BAZNAS Lamongan, Camat Sambeng, Sekcam, serta Kepala Desa Pataan.
“Semoga bantuan ini membawa berkah dan bermanfaat bagi para mustahik,” ujar Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq.
Bantuan ternak ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya di sektor peternakan.
BERITA01/02/2025 | Humas BAZNAS Jatim
45 Truk Kontainer Bantuan BAZNAS untuk Warga Palestina Masuki Gaza
Sebanyak 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk rakyat Palestina berhasil memasuki wilayah Gaza, Selasa (28/1/2025).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian umat Islam Indonesia terhadap saudara-saudara di Palestina yang tengah menghadapi situasi darurat.
“Alhamdulillah, atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia, 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari BAZNAS telah berhasil masuk ke Gaza. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/1/2025).
Bantuan yang dikirimkan melalui pintu Rafah tersebut membawa lebih dari 50.000 karton paket berisi berbagai berbagai kebutuhan pokok, seperti mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma. Pascagencatan senjata kebutuhan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat masih sangat tinggi.
Menurut Noor, bantuan sebanyak 45 truk kontainer merupakan langkah awal, karena akan disusul ratusan truk berikutnya melalui mitra BAZNAS di Mesir.
"Target kami sebelum dan di Bulan Ramadhan semua bantuan sudah bisa masuk semua. Bahkan jika memungkinkan BAZNAS akan bikin dapur umum dan layanan kesehatan di Gaza," ucapnya.
Noor Achmad menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari kepercayaan para muzaki kepada BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi yang amanah dalam menyalurkan donasi.
“Setiap paket bantuan ini adalah bukti nyata dari kebaikan dan kepedulian rakyat Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Gaza tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Selain itu, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
“Baru-baru ini BAZNAS RI sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor.
Hingga saat ini, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Sementara itu, Ketua Satgas Program Membasuh Luka Palestina, H. Mo Mahdum menekankan bahwa BAZNAS akan terus berupaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, dengan menggandeng berbagai mitra strategis untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.
"BAZNAS berkomitmen untuk terus menggalang bantuan kemanusiaan agar dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga pesan bahwa Indonesia selalu bersama Palestina," lanjut Mahdum.
Sebagai lembaga zakat yang memiliki misi kemanusiaan, BAZNAS RI juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berkontribusi dalam program membasuh luka Palestina.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” pungkas Mahdum.
Dengan masuknya bantuan ini ke Gaza, BAZNAS RI berharap dapat meringankan beban warga Palestina dan terus memperkuat solidaritas kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina.
BERITA30/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan 100 Paket Sembako dalam Peringatan Isra' Mi'raj di Tosari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi dalam peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Besar Al Mujahidin, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (27/1/2025). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jatim menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Jatim dalam membantu masyarakat kurang mampu serta mempererat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat yang plural dan harmonis di Kecamatan Tosari.
"Syukur alhamdulillah, pada kesempatan yang penuh berkah ini, BAZNAS Jatim dapat berbagi dengan masyarakat kurang mampu di Kecamatan Tosari. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membawa keberkahan bagi kita semua," ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis, yang mengapresiasi kehidupan masyarakat Tosari yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dan toleransi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial serta menggali potensi wisata yang dimiliki Tosari untuk kemajuan daerah.
"Saya banyak belajar di Tosari tentang kebhinekaan. Kehidupan harmoni di sini luar biasa. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut, sehingga kita semua bisa hidup berdampingan dengan rukun, makmur, dan penuh keberkahan," ujar Pj. Bupati Nurkholis.
Kegiatan peringatan Isra' Mi'raj ini juga diisi dengan Pembinaan dan Santunan Mualaf di Kecamatan Tosari. Acara berlangsung penuh kehangatan, dengan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan, serta masyarakat setempat.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan BAZNAS Jatim, diharapkan program-program sosial seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Pasuruan, khususnya di Kecamatan Tosari.
BERITA27/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa Bagi 250 Siswa LP Ma’arif NU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan beasiswa senilai Rp250 juta kepada 250 siswa di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Timur.
Penyerahan beasiswa ini berlangsung dalam acara resepsi Hari Lahir (Harlah) NU ke-102 dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PWNU Jawa Timur di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Jumat (24/1/2025).
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Timur, Prof. Masdar Hilmy, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS Jatim.
“Syukur alhamdulillah, atas perhatian yang luar biasa dari BAZNAS. Beasiswa ini tentunya akan sangat berarti bagi siswa kami dalam memenuhi kebutuhan belajar,” ujarnya.
Beasiswa tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz, bersama Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dan LP Ma’arif NU.
BERITA25/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Bersama Jamkrindo Syariah, BAZNAS Jatim Resmikan Sumur Bor di Desa Dayakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur meresmikan sumur bor di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (20/1/2025).
Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Jatim dan program CSR PT. Jamkrindo Syariah untuk mendukung masyarakat yang mengalami kesulitan akses air bersih, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Acara peresmian dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, yaitu Wakil Ketua I, Drs. KH. Masnuh, M.A.; Wakil Ketua II, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; dan Wakil Ketua III, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. Selain itu, turut hadir perwakilan PT. Jamkrindo Syariah, pemerintah desa, dan jajaran Forkopimda Ponorogo.
Sumur bor ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Dayakan yang selama ini menghadapi kesulitan akses air bersih. Proyek ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 250 jiwa di desa tersebut.
“Kami berharap sumur bor ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Dayakan dan sekitarnya,” ujar Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Ponorogo, Kholid, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jatim dan PT. Jamkrindo Syariah atas kontribusi mereka dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Ponorogo,” ucapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Ponorogo, dengan dukungan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk kelancaran pelaksanaan peresmian.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama.
BERITA21/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Dukungan Meubelair dari Bank Muamalat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima dukungan fasilitas meubelair dari Bank Muamalat Kantor Cabang Surabaya Darmo, pada Senin (20/1/2025).
Penyerahan meubelair dilakukan secara simbolis oleh Branch Manager Bank Muamalat KC Surabaya Darmo, Danang R. Sulendra, kepada Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.
Adapun meubelair yang diberikan meliputi meja kayu, kursi kantor, kursi jaring, kursi susun, dan perlengkapan lainnya untuk mendukung operasional dan kegiatan kesekretariatan di kantor baru BAZNAS Jatim.
Danang R. Sulendra menyampaikan bahwa fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen Bank Muamalat dalam mendukung mitra strategis seperti BAZNAS Jatim, khususnya dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Jawa Timur.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami kepada BAZNAS Jatim, salah satu mitra strategis kami dalam distribusi ZIS. Nominal dukungan ini kurang lebih senilai Rp40 juta. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk kepentingan umat,” ujar Danang.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Bank Muamalat. Ia berharap kerja sama ini terus terjalin untuk mendukung program-program yang menyasar masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, hari ini kami mendapat dukungan meubelair senilai Rp40 juta dari Bank Muamalat. Semoga ini bukan yang pertama dan terakhir. Mudah-mudahan kerja sama ini semakin lancar untuk kepentingan umat, terutama masyarakat lapisan terbawah,” ujar Prof. Ali.
Dengan dukungan ini, BAZNAS Jatim optimistis dapat meningkatkan efektivitas pelayanan dan distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Jawa Timur.
BERITA21/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Waka II BAZNAS Jatim Kunjungi BAZNAS Bojonegoro
Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., beserta jajaran wakil pimpinan.
Dalam kunjungan tersebut, KH. Ahsanul Haq meninjau berbagai program kerja yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta memberikan arahan strategis terkait optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah ini. Beliau juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang dinilai telah berhasil menjalankan program-program inovatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama bagi mustahik (penerima zakat).
“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola dana zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kiai Ahsanul Haq dalam sambutannya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini dan menjelaskan beberapa program unggulan yang telah berjalan, seperti bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial lainnya. “Kehadiran KH Ahsanul Haq memberikan motivasi dan arahan yang sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga menjadi momen evaluasi dan diskusi terkait sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten untuk memastikan pengelolaan zakat lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program BAZNAS dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA19/01/2025 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.
Lihat Daftar Rekening →