Berita Terbaru
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Jatim Gelar Rakor UPZ di Trawas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Vanda Gardenia Hotel Trawas pada 4-5 November 2024.
Mengusung tema “Harmonisasi, Sinergi, Koordinasi serta Optimalisasi Pengelolaan Dana ZIS”, kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Sekda Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Raharjo, S.E., M.Si.; Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.; Waka II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; Waka III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.; dan Waka IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa peran BAZNAS menjadi semakin strategis di tengah tantangan ekonomi yang akan datang.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa mulai tahun depan, akan ada beberapa kebijakan baru yang berdampak pada masyarakat. Sebagai contoh, kenaikan PPN menjadi 12 persen, serta penyesuaian tarif BPJS. Kebijakan ini mungkin akan mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama mereka yang berada di golongan ekonomi menengah ke bawah,” ujar Prof. Ali.
Prof. Ali Maschan menegaskan bahwa tantangan ini menuntut peran lembaga zakat untuk lebih proaktif dan strategis dalam menjalankan fungsinya.
“Oleh karena itu, peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah menjadi semakin strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Prof. Ali.
Prof. Ali juga mengingatkan pentingnya semangat berbagi dan berinfak.
“Dalam Islam, berbagi adalah salah satu cara untuk membersihkan hati dan mempererat ukhuwah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, ‘Sedekah tidak akan mengurangi harta, tetapi justru akan menambah keberkahan.’ Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, mari kita tetap optimis. Allah SWT telah berfirman bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan,” ucapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya sikap optimis dan kolaborasi dalam menghadapi setiap kesulitan yang ada.
“Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, mari kita tetap optimis. Allah SWT telah berfirman bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kebersamaan, saling membantu, dan memperkuat program-program pemberdayaan,” ungkap Prof. Ali dengan penuh semangat.
Pada kesempatan ini, Budi Raharjo mewakili Pj. Sekda Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Jatim atas dedikasinya dalam penghimpunan dan penyaluran zakat yang terus berkembang.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Upaya ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Budi Raharjo.
Ia juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat.
“Saya merasa bangga mendengar laporan yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur mengenai penghimpunan dan penyaluran dana ZIS yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun demikian, kita juga harus menyadari bahwa potensi zakat di Jawa Timur masih jauh lebih besar dibandingkan dengan yang telah dihimpun saat ini. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak, khususnya para OPD dan UPZ, untuk semakin inovatif dan kolaboratif dalam meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat,” jelasnya.
Budi Raharjo berharap rapat koordinasi ini dapat menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam memaksimalkan potensi zakat di Jawa Timur.
“Mari kita jadikan zakat sebagai instrumen yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial yang besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Budi Raharjo.
Selain itu, pada kegiatan ini digelar UPZ Awards untuk memberikan penghargaan kepada UPZ berprestasi. Dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ serta pengukuhan Koordinator Paguyuban UPZ di Jawa Timur.
Acara ini juga diisi dengan diskusi dan berbagi pengalaman dari para pengurus UPZ untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan dana ZIS di seluruh wilayah Jawa Timur.
Turut hadir pada acara ini, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani, M.M.; Kepala Bakorwil Pamekasan, Dra. Sugi Agustini, M.Si.; serta Bupati Mojokerto yang diwakili oleh Asisten 1 Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto.
Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto juga turut memeriahkan acara ini, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Muttaqin, M.Ag.; dan Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Zamroni Umar, beserta jajarannya.
Hadir pula Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Dr. Soetomo, drg. Primada K., M.Kes., MARS.; pimpinan dari Bank Mitra BAZNAS Jatim, serta pengurus UPZ dari Badan/Dinas, OPD, Non-OPD, dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) di seluruh Jawa Timur.
BERITA04/12/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Tingkatkan Inovasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Jatim Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Jateng
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam rangka studi tiru terkait inovasi pengelolaan zakat.
Kunjungan yang berlangsung di kantor BAZNAS Jateng di Semarang, Kamis (28/11/2024) ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi sekaligus menggali pengalaman dari BAZNAS Jateng yang telah diakui memiliki berbagai program unggulan.
Ketua BAZNAS Jateng, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si., menyambut hangat kedatangan rombongan dari BAZNAS Jatim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan ini.
“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat. Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim yang telah hadir untuk mendukung kegiatan ini. Semoga usaha kita diridhai oleh Allah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ungkapnya.
Ia memaparkan berbagai program unggulan BAZNAS Jateng, seperti pelatihan tenaga konstruksi bersertifikasi yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Program ini, menurutnya, telah memberdayakan banyak mustahik yang kini bekerja di proyek-proyek konstruksi, baik dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Arab Saudi dan Singapura.
“Kami berkomitmen tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga program-program produktif yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. KH. Ahmad Darodji juga menyampaikan keberhasilan program pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat miskin.
“Tahun ini, kami telah membangun atau memperbaiki 750 rumah yang dilengkapi dengan fasilitas sanitasi dan drainase yang layak. Verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan program ini tepat sasaran,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., mengungkapkan apresiasinya terhadap sambutan hangat dari BAZNAS Jateng.
“Kami merasa bersyukur dan terhormat dapat belajar langsung dari BAZNAS Jateng yang telah memiliki banyak inovasi dalam pengelolaan zakat. Kehadiran kami di sini adalah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menimba ilmu dari praktik terbaik yang telah dijalankan,” ujarnya.
Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menjelaskan bahwa kunjungan ini awalnya direncanakan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai hal, BAZNAS Jatim memutuskan untuk melakukan studi tiru ke BAZNAS Jateng.
“Pilihan ini sangat tepat karena BAZNAS Jateng memiliki banyak hal yang dapat dijadikan teladan, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi, seperti aplikasi manajemen zakat yang transparan dan memudahkan muzaki memantau pembayaran zakat mereka,” jelasnya.
Selain itu, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menyampaikan rencana BAZNAS Jatim untuk mengadopsi beberapa program pemberdayaan, seperti dana bergulir dan pelatihan keterampilan.
“Kami sangat terinspirasi dengan program dana bergulir yang disertai pendampingan intensif kepada penerima manfaat. Ini menunjukkan betapa seriusnya BAZNAS Jateng dalam memastikan setiap bantuan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik,” tuturnya.
Diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat meningkatkan pengelolaan zakat di Jawa Timur, sekaligus mempererat sinergi antara kedua provinsi.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dalam setiap langkah kita mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat,” tutup Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa.
Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke lantai pengelolaan di Kantor BAZNAS Jateng. Tim BAZNAS Jatim yang hadir, termasuk jajaran wakil ketua dan beberapa kepala bidang, berkesempatan berdiskusi langsung dengan jajaran pelaksana BAZNAS Jateng.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta jajaran pelaksana lainnya.
Dari BAZNAS Jateng, hadir Wakil Ketua I Drs. KH. Ahmad Hadlor Ihsan, Wakil Ketua II Drs. HM. Zain Yusuf, M.M., Sekretaris Drs. H. Ahyani, M.Si., beserta jajaran pelaksana.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Semakin Dipercaya Publik, Laporan Keuangan 2023 BAZNAS Jatim Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan periode tahun 2023.
Hal ini disampaikan dalam pelaporan hasil audit laporan keuangan yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., serta Wakil Ketua II, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., di Kantor BAZNAS Jatim, Senin (25/11/2024).
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Managing Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) Budi & Azhari, Muhammad Azhari, SE., Ak., MSA., CA., CPA., ASEAN CPA.
Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa pencapaian opini WTP ini adalah bukti nyata transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Jatim. Hal ini menjadi penanda kepercayaan tinggi dari para muzaki, mustahik, serta masyarakat luas.
"Terima kasih. Mudah-mudahan hasil audit ini menjadi bagian dari upaya profesional dan optimalisasi kita, baik dalam pelayanan maupun pendistribusian zakat untuk umat dan bangsa Indonesia." kata Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. Ali Maschan Moesa.
Sementara itu, Managing Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) Budi & Azhari, Muhammad Azhari, SE., Ak., MSA., CA., CPA., ASEAN CPA., menyampaikan hasil audit yang telah dilakukan terhadap laporan keuangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
"Bismillahirrahmanirrahim, kami serahkan hasil audit BAZNAS Jatim tahun 2023. Kami telah mengaudit laporan keuangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, laporan perubahan dana dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lainnya.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan BAZNAS Provinsi Jawa Timur tanggal 31 Desember 2023, laporan perubahan dana dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia", ungkap Managing Partner KAP Budi & Azhari, Muhammad Azhari.
BERITA26/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan 500 Paket Sembako dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur berperan aktif mendukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2024, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut, dengan menyalurkan 500 paket sembako untuk masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) di Jawa Timur.
Penyerahan paket sembako secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., dilakukan dalam pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2024 di Dermaga Koarmada Ujung Surabaya, Jumat (22/11/2024), menggunakan KRI Makassar 590 yang akan berlayar menuju kepulauan terpencil Madura.
“Rupiah berdaulat bagian dari negara berdaulat dan masyarakat berdaulat, maka BAZNAS Jatim mendukung kegiatan ini demi wujudkan masyarakat berdaya, khususnya di daerah 3T (Terluar, Terdepan, dan Terpencil),” ujar Pimpinan BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq.
Dalam ekspedisi ini, BAZNAS Jatim memberikan dukungan berupa total 500 paket sembako, dengan masing-masing pulau tujuan, yaitu Pulau Gili Raja, Pulau Gili Genting, Pulau Pagerungan Besar, Pulau Pagerungan Kecil, dan Pulau Guwa Guwa, menerima 100 paket sembako.
Dengan langkah ini, BAZNAS Jatim terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial-ekonomi yang merata, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program kemanusiaan.
Selain bantuan sembako, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 juga menghadirkan layanan penukaran uang, edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, bantuan sosial melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), serta pemeriksaan kesehatan oleh tim medis TNI AL, yang semakin memperkuat dampak positif kegiatan ini bagi masyarakat setempat.
Hadir pada kegiatan ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Asisten Gubernur BI Marlison Hakim, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Ariyanto Condrowibowo, Kepala Perwakilan BI Jatim Erwin Hutapea, serta Tim Onboard ERB Jawa Timur yang terdiri dari perwakilan BI, Pemprov Jatim, dan personel TNI AL.
BERITA24/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS Jatim dan Bojonegoro Bantu Renovasi 10 Rumah Mustahik di Baureno
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah sebesar Rp20 juta bagi 10 mustahik di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Sabtu, (23/11/2024), bertempat di Kantor Kecamatan Baureno.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., Camat Baureno, Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP, M.M., serta sejumlah penerima manfaat dari program rumah layak huni.
“Program Rumah Layak Huni ini diberikan kepada mustahik dengan nominal sebesar Rp20 juta. Renovasi rumah diharapkan dapat membantu mustahik memiliki hunian yang nyaman untuk ditinggali. Dalam proses pelaksanaannya, diharapkan adanya kolaborasi dengan pihak kecamatan maupun desa agar hasilnya lebih maksimal.” ujar Dr. KH. Ahsanul Haq dalam sambutannya.
Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Jatim mengalokasikan dana programnya dengan komposisi 40% untuk kebutuhan konsumtif dan 60% untuk kegiatan produktif.
“Program-program BAZNAS Jawa Timur yang berkolaborasi dengan BAZNAS Bojonegoro sangat beragam, seperti bantuan ternak, alat kerja produktif, dan lainnya. Diharapkan, dengan adanya program-program ini, perekonomian mustahik dapat meningkat sehingga mereka dapat menjadi muzakki di masa mendatang. Adapun pembagian program BAZNAS terbagi menjadi 40% untuk kebutuhan konsumtif dan 60% untuk kegiatan produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari BAZNAS Jatim.
“Program BAZNAS Bojonegoro terdiri atas lima jenis, salah satunya adalah program Bojonegoro Filantropis yang hari ini berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Timur untuk merenovasi rumah layak huni. Selain itu, di bidang pendidikan, BAZNAS pada minggu ini telah menyalurkan beasiswa sebesar Rp400 juta kepada siswa SD dan SMP,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Camat Baureno, Agus Susetyo Hardiyanto, menyatakan rasa syukur atas bantuan ini.
“Terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan semoga membawa berkah,” ujar Camat Baureno, Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP, M.M.
Pada acara tersebut, turut hadir kepala desa setempat yang mendampingi para penerima manfaat.
Sebanyak sepuluh rumah yang menerima bantuan renovasi dari BAZNAS Jatim, tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi mustahik secara keseluruhan, khususnya dalam aspek kenyamanan hidup dan kesehatan lingkungan.
BERITA23/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Hari Guru Nasional, BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan untuk Guru Kurang Mampu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan kesejahteraan bagi guru-guru kurang mampu dalam perayaan Hari Guru Nasional ke-79.
Acara bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini digelar di Gedung Islamic Center Surabaya, Selasa (19/11/2024).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Aksara Internasional ke-59 dengan tema “Penguatan Literasi Menuju Masyarakat yang Berkebhinekaan Global dan Inklusif.”
Dalam mendukung kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim melalui UPZ Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, memberikan bantuan kepada 10 guru kurang mampu dengan total dana Rp15.000.000. Masing-masing guru menerima Rp1.500.000 dari BAZNAS Jatim.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada para guru tingkat SMA, SMK, dan SLB. Selain itu, setiap guru juga menerima tambahan bantuan senilai Rp1.000.000 dari Dinas Pendidikan Jawa Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, khususnya di Jawa Timur. Peran guru sangatlah mulia; mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mendidik dan membimbing generasi bangsa,” kata Adhy Karyono dalam sambutannya.
Bantuan yang diberikan BAZNAS Jatim bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru serta memotivasi mereka dalam berkreasi dan berinovasi di bidang pendidikan.
Dukungan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang menciptakan dampak besar, terutama dalam memberdayakan guru sebagai pilar utama pendidikan. Diharapkan, bantuan ini dapat memperkuat semangat dan dedikasi guru-guru dalam mendidik generasi penerus bangsa.
BERITA20/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Kisah Sukses Bapak Ikhsan: Dari 3 Ekor Kambing Menjadi 7 Berkat Balai Ternak BAZNAS
Suara kambing yang saling bersahutan menjadi penanda pagi yang sibuk di kandang milik Bapak Ikhsan. Pria yang hidup sederhana di Dusun Paden, Desa Ploso, Kabupaten Pacitan ini adalah salah satu penerima manfaat program Balai Ternak BAZNAS Provinsi Jawa Timur tahun 2023.
Melalui program tersebut, ia menerima bantuan berupa 3 ekor kambing yang kini, berkat ketekunan dan kerja kerasnya, telah berkembang menjadi 7 ekor pada tahun 2024.
"Saya sangat bersyukur. Awalnya 3 ekor kambing lalu beranak menjadi 7 ekor, dengan begini saya bisa memulai usaha kecil yang memberi manfaat besar untuk keluarga," ujar Bapak Ikhsan kepada Tim SAI BAZNAS Jatim yang melakukan monev untuk memastikan pendistribusian bantuan tepat sasaran.
Program Balai Ternak ini tidak hanya memberikan modal berupa ternak, tetapi juga pelatihan dan pendampingan intensif.
"Pendampingan ini sangat membantu kami yang sebelumnya tidak paham banyak tentang beternak. Sekarang, saya merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ini," tambah Bapak Ikhsan.
Hasil dari ternak kambing ini juga memberikan dampak nyata bagi ekonomi keluarga Bapak Ikhsan. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mulai merencanakan untuk memperluas usaha peternakannya dengan memanfaatkan keuntungan dari penjualan kambing.
Melalui program seperti Balai Ternak, BAZNAS Jatim tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membuka peluang berkelanjutan bagi masyarakat untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi. Kisah Bapak Ikhsan adalah bukti nyata bahwa keberhasilan dapat diraih dengan sinergi bantuan, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar.
BERITA20/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Dibantu BAZNAS Jatim, Ibu Supeni Kini Dapat Menikmati Rumah Layak Huni
Di Dusun Lebengan, Desa Menadi, Kabupaten Pacitan, sepasang suami istri menjalani hari-hari mereka dalam keterbatasan. Ibu Supeni dan suaminya, yang keduanya tidak lagi mampu bekerja karena kondisi fisik, selama ini hanya bisa berharap akan keajaiban yang mampu mengubah nasib mereka. Keajaiban itu akhirnya datang melalui Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Pada tahun 2023, Ibu Supeni menerima bantuan sebesar Rp15.000.000 dari BAZNAS Jawa Timur untuk merenovasi rumahnya yang sebelumnya nyaris roboh. Bantuan ini mendapat tambahan Rp2.500.000 dari BAZNAS Kabupaten Pacitan serta partisipasi warga sekitar yang memberikan tenaga dan bahan secara sukarela.
Kini, rumah Ibu Supeni berdiri kokoh, jauh lebih layak dibandingkan sebelumnya. Rumah sederhana ini tidak hanya menjadi tempat berlindung dari hujan dan panas, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi pasangan tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan senang sekali atas bantuan ini, terimakasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS pacitan,” ungkap Ibu Supeni kepada Tim SAI BAZNAS Jatim yang melaksanakan monev guna memastikan pendistribusian bantuan tepat sasaran.
Proses pembangunan rumah ini juga menjadi momen kebersamaan di tengah masyarakat Dusun Lebengan. Warga bahu-membahu membantu pembangunan rumah tersebut, mulai dari penggalangan dana tambahan hingga pengerjaan fisik. Semangat gotong royong ini memperlihatkan bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian masyarakat tetap menjadi kekuatan yang luar biasa.
Kisah Ibu Supeni bukan hanya tentang rumah baru, tetapi juga tentang kekuatan zakat yang dikelola dengan amanah untuk memberdayakan masyarakat. Rumah tersebut kini berdiri sebagai simbol harapan dan bukti nyata bahwa kepedulian bersama dapat mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan.
Dengan senyum bahagia, Ibu Supeni dan suaminya kini memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. Rumah itu tidak hanya melindungi mereka secara fisik, tetapi juga memberi rasa nyaman dan harapan untuk terus menjalani hidup dengan rasa syukur dan optimisme. Di Dusun Lebengan, zakat benar-benar menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Bantuan Sepanjang Hayat: BAZNAS Jatim Bantu Lansia Sebatang Kara di Ponorogo
Di sebuah sudut Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, hidup seorang perempuan lansia bernama Mbah Sumirah. Usianya telah melewati masa senja, dengan kondisi fisik yang semakin melemah. Hidupnya sebatang kara, tanpa keluarga yang mendampinginya. Sehari-hari, kesunyian menjadi teman setianya, dan perjuangan melawan sakit menjadi rutinitas tanpa akhir.
Mbah Sumirah sudah lama tidak mampu bekerja. Tubuhnya renta dan kesehatannya terus menurun, membuatnya hanya bisa mengandalkan belas kasih dari lingkungan sekitar. Namun, takdir menghadirkan secercah harapan melalui bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Setiap bulan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, melalui BAZNAS Kabupaten Ponorogo, memberikan bantuan rutin kepada Mbah Sumirah. Santunan sebesar Rp600.000 per bulan sepanjang hayat, bantuan itu menjadi penopang utama kehidupannya. Uang tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan obat-obatan yang sangat dibutuhkannya.
“Bantuan ini benar-benar sangat berarti bagi saya. Kalau tidak ada bantuan ini, saya tidak tahu bagaimana bisa bertahan,” ucap Mbah Sumirah kepada Tim SAI BAZNAS Jatim yang melaksanakan monev guna memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Selain itu, warga Desa Wotan juga turut memberikan perhatian kepada Mbah Sumirah. Mereka membantu dalam bentuk tenaga, menemani, atau sekadar menyapanya. Kehadiran masyarakat sekitar adalah bukti bahwa di tengah kesulitan, selalu ada tangan-tangan yang siap membantu.
Kisah Mbah Sumirah mengingatkan kita bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun empati dan solidaritas di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini tidak hanya menjadi penopang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberi semangat baru bagi Ibu Sumirah untuk terus bertahan dan menjalani hidupnya dengan penuh rasa syukur.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Bapak Mesenu di Ponorogo
Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menjadi saksi hadirnya harapan baru bagi Bapak Mesenu, seorang buruh tani yang gigih. Melalui Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, impian Bapak Mesenu untuk memiliki rumah yang layak akhirnya terwujud.
Pada tahun 2023, BAZNAS Jatim memberikan bantuan sebesar Rp 15.000.000 untuk mendukung renovasi rumah Bapak Mesenu. Tak berhenti di situ, BAZNAS Kabupaten Ponorogo turut menambah bantuan sebesar Rp 5.000.000, memperkuat pondasi perubahan yang diimpikan keluarga ini. Dengan total bantuan Rp 20 juta tersebut, BAZNAS menjadi pilar utama dalam perbaikan rumah Bapak Mesenu.
“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu keluarga kami. Bantuan ini benar-benar meringankan beban kami untuk memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Bapak Mesenu saat Tim SAI BAZNAS Jatim melaksanakan monev untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Namun, perjuangan belum selesai. Untuk melanjutkan pembangunan rumah hingga tuntas, Bapak Mesenu memutuskan meminjam uang di bank, dengan cicilan Rp 600.000 per bulan. Meski berat, semangatnya untuk memberikan tempat tinggal layak bagi keluarganya tak pernah surut.
Tak hanya bantuan dari BAZNAS, warga Desa Muneng juga berperan penting. Dengan semangat gotong royong, masyarakat membantu pengerjaan rumah tersebut, mulai dari tenaga hingga bahan bangunan tambahan.
Program perbaikan rutilahu yang digagas BAZNAS tidak hanya memberi manfaat material, tetapi juga membangun optimisme baru di tengah masyarakat. Rumah baru Bapak Mesenu adalah bukti nyata bahwa zakat dapat mengubah kehidupan seseorang.
Rumah sederhana di Desa Muneng tersebut bukan sekadar tempat tinggal, tetapi simbol kekuatan zakat dalam memberdayakan dan membangun kesejahteraan umat. BAZNAS telah membuktikan bahwa kebaikan, ketika dikelola dengan amanah, dapat membawa dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan 45 Ekor Kambing kepada Mustahik di Bondowoso
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan 45 ekor kambing kepada sepuluh mustahik di Desa Curah Poh, Kecamatan Curah Dami, Kabupaten Bondowoso, Rabu (13/11/2024), sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi ‘Jatim Makmur’ berbasis ternak.
Bantuan terdiri atas 40 ekor kambing betina dan 5 ekor kambing pejantan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat melalui usaha budidaya kambing.
Serah terima bantuan berlangsung di pendopo Kecamatan Curah Dami, dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Camat Curah Dami, perwakilan dari Danramil dan Kapolsek, dan Kepala Desa Curah Poh.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut mendukung inisiatif pemberdayaan tersebut.
Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, menyampaikan bahwa program bantuan ternak ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui program produktif.
“Alhamdulillah, hari ini BAZNAS Jawa Timur berkesempatan untuk menyerahkan bantuan ternak kambing kepada para mustahik di Desa Curah Poh. Kami berharap bantuan ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para penerima manfaat, tetapi juga dapat mendorong mereka untuk lebih mandiri secara ekonomi. Semoga program ini membawa keberkahan dan bermanfaat,” ujarnya.
Para mustahik penerima bantuan diharapkan mampu memanfaatkan bantuan ini secara maksimal, dengan mengembangkan usaha ternak secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
BERITA13/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim bersama UPZ BAKORWIL II Bojonegoro Salurkan Bantuan bagi UMKM dan Yatim
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-79, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama UPZ BAKORWIL II Bojonegoro menyalurkan bantuan kepada mustahik pelaku UMKM dan anak yatim.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAKORWIL II Bojonegoro, Sabtu (9/11/2024) ini, merupakan wujud kepedulian BAZNAS dan pemerintah terhadap pemberdayaan masyarakat di wilayah Jawa Timur.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapan agar acara ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Jawa Timur.
“Alhamdulillah, mewakili Ketua BAZNAS Jawa Timur, kami hadir di BAKORWIL II Bojonegoro dalam rangkaian acara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. Semoga acara ini membawa berkah dan manfaat. Aamiin.”
Sebanyak 50 mustahik pelaku UMKM mendapat bantuan modal usaha sebesar Rp500.000 per orang. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha kecil mereka, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mendorong kemandirian ekonomi di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, BAZNAS Jatim juga memberikan santunan kepada 10 anak yatim-dhuafa dengan nilai Rp200.000 per anak serta perlengkapan sekolah, yang diharapkan bisa membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Kegiatan doa bersama dan penyaluran bantuan ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting, antara lain Asisten Pemprov Jatim Beni Sampirwanto yang mewakili Pj. Gubernur Jawa Timur, Kepala BAKORWIL II Bojonegoro, Kepala OPD Pemprov Jatim, Pj. Bupati Bojonegoro, serta FORKOPIMDA Kabupaten Bojonegoro.
Keterlibatan BAZNAS Jatim dalam kegiatan ini mempertegas perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berupaya menciptakan dampak jangka panjang melalui program pemberdayaan.
Di Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-79 ini, BAZNAS Jatim berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk saling peduli dan mendukung sesama.
BERITA09/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Berkah Sepeda Mini dari BAZNAS Jatim Membawa Kebahagiaan bagi Titin dan Keluarganya
Titin Nur Rohadyah, siswi kelas VIII di SMPN 46 Surabaya, kini merasakan perubahan signifikan dalam kesehariannya berkat bantuan sepeda mini dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Sebelumnya, Titin harus menempuh perjalanan kaki dari rumahnya di Jalan Dukuh Kupang Gang Lebar No. 39 menuju sekolah yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono setiap hari. Perjalanan yang melelahkan kini menjadi lebih mudah dan menyenangkan dengan hadirnya sepeda mini tersebut.
“Alhamdulillah, sekarang aku sudah tidak perlu jalan kaki lagi ke sekolah. Dengan sepeda ini, aku bisa sampai lebih cepat dan tidak merasa capek,” ujar Titin dengan senyum bahagia.
Setelah pulang sekolah, Titin membantu ibunya, Bu Tita, dalam mengantar cucian laundry ke rumah-rumah pelanggan. Sebelumnya, Titin harus berjalan kaki sambil menggendong hasil laundry, yang tentunya sangat melelahkan.
Kini, dengan sepeda mini dari BAZNAS Jatim, Titin dapat membawa dan mengantar cucian dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, ia juga dapat membonceng adik kecilnya, sehingga perjalanan menjadi lebih menyenangkan.
Bu Tita, seorang janda yang harus menghidupi tiga anak kecil, merasakan manfaat besar dari bantuan ini.
“Terima kasih kepada para donatur BAZNAS Jatim yang sudah peduli dan berbagi kepada kami. Bantuan ini sangat membantu, terutama untuk anak-anak saya. Semoga BAZNAS Jatim selalu diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah, serta terus jaya dan profesional,” ungkap Bu Tita penuh haru.
Dengan adanya sepeda mini ini, Titin dan keluarganya dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih ringan. Bantuan dari BAZNAS Jatim ini menjadi contoh nyata kepedulian lembaga tersebut dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dukungan dari para donatur telah memberikan Titin dan keluarganya kesempatan untuk hidup lebih nyaman dan produktif, serta meringankan beban yang mereka hadapi sebagai keluarga yang dipimpin oleh orang tua tunggal.
BAZNAS Jawa Timur terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kepada para mustahik yang membutuhkan, memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka.
BERITA08/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pengesahan RKAT 2025: BAZNAS se-Jatim Mantapkan Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Profesional
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menutup secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS se-Jatim di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, yang berlangsung pada 5-7 November 2024.
Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua II dan III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., mewakili Ketua BAZNAS Jatim, memimpin pengesahan RKAT BAZNAS se-Jawa Timur tahun 2025.
“Penyusunan RKAT yang telah kita laksanakan bersama ini diharapkan dapat menjadi dorongan semangat dalam pengabdian kita di BAZNAS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq.
Kiai Ahsanul Haq juga mengungkapkan kebanggaannya atas semakin dikenalnya BAZNAS oleh masyarakat luas.
“Sekarang, BAZNAS telah menjadi rujukan utama bagi masyarakat dalam penyaluran zakat. Bahkan, masyarakat di tingkat paling bawah sudah paham bahwa BAZNAS adalah lembaga yang menyebarkan kebaikan dan menyalurkan dana umat,” ujarnya.
Sebagai lembaga yang dipercaya mengelola dana umat, Kiai Ahsanul Haq juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan zakat di BAZNAS harus dilakukan dengan penuh amanah, sesuai dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” tambahnya.
Beliau berharap agar seluruh BAZNAS di wilayah Jawa Timur dapat melaksanakan RKAT dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaat dari dana zakat dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan memohon ridha Allah, kami secara resmi menyatakan bahwa kegiatan penyusunan RKAT tahun ini ditutup. Kami ucapkan terima kasih kepada BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota yang telah hadir dan bekerja keras. Semoga segala upaya kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.” tutupnya.
Penutupan kegiatan ini ditandai dengan simbolis pengesahan RKAT BAZNAS se-Jawa Timur tahun 2025 dan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Pengesahan RKAT ini menjadi tonggak bagi BAZNAS di seluruh wilayah Jawa Timur untuk semakin solid dan profesional dalam pengelolaan zakat.
Dengan RKAT yang komprehensif, diharapkan BAZNAS mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi mustahik dan semakin dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Kinerja Penyusunan RKAT BAZNAS se-Jatim Diapreasiasi oleh BAZNAS RI
BAZNAS se-Jawa Timur mendapat apresiasi dari BAZNAS RI sebagai salah satu daerah terbaik dalam komunikasi, koordinasi, dan responsivitas dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2025.
Hal ini disampaikan oleh Aghnia Putriningrum dari Tim Divisi RKAT Perencanaan Nasional BAZNAS RI, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, pada 5-7 November 2024.
“BAZNAS Wilayah Jawa Timur adalah salah satu dari tiga daerah terbaik yang sangat komunikatif, koordinatif, dan responsif. Kami sangat bersyukur bisa bersama dengan BAZNAS Provinsi ini untuk mengoordinasikan BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur.” ungkap Aghnia.
Melalui Bimtek ini, BAZNAS RI berharap agar perencanaan zakat di daerah dapat selaras dengan kebijakan pembangunan nasional, terutama menjelang Pilkada serentak yang akan membawa kepala daerah baru pada periode 2025-2029.
“Kami sedang menyusun tiga dokumen perencanaan utama, yaitu Renstra, RENJA, dan RKAT untuk tahun 2025. Renstra merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang berlaku selama lima tahun, sedangkan RENJA dan RKAT adalah dokumen perencanaan jangka pendek untuk satu tahun,” jelas Aghnia.
Aghnia menekankan pentingnya penyelarasan sistem perencanaan zakat nasional dengan sistem perencanaan pembangunan nasional sebagai fokus utama BAZNAS. Salah satu langkah penting adalah menyusun Renstra yang mengikuti periode kepemimpinan kepala daerah untuk 2025-2029.
“Tujuannya adalah untuk menyamakan sistem perencanaan zakat nasional dengan sistem perencanaan pembangunan nasional. Cara ini kami lakukan dengan mengintegrasikan dokumen perencanaan di BAZNAS dengan dokumen perencanaan di pemerintah,” jelasnya.
Pada akhir kegiatan, Aghnia berharap seluruh RKAT BAZNAS kabupaten/kota di Jawa Timur dapat disahkan sepenuhnya.
“Harapannya adalah agar pengesahan RKAT BAZNAS Kabupaten/Kota Jawa Timur 100% dapat diselesaikan pada hari ini, sehingga ketika mereka kembali ke kantor masing-masing, sudah tidak ada pekerjaan rumah lagi,” katanya.
Selain Aghnia, turut hadir sebagai pemateri dari Tim RKAT Perencanaan Nasional BAZNAS RI, Maharani Asmara Putri dan Syaidah Nurmillah. Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh perwakilan pimpinan dan pelaksana dari bidang perencanaan, keuangan, dan pelaporan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Bimtek RKAT 2025, BAZNAS Jatim Tekankan Konsistensi Target dan Penguatan Program Tematik
Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Timur bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menekankan pentingnya konsistensi dalam pencapaian target pengumpulan dan pengembangan program pendistribusian.
Hal tersebut disampaikan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) RKAT 2025 BAZNAS se-Jawa Timur di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, pada 5-7 November 2024.
Dalam paparannya, Dr. KH. Muhammad Zakki menekankan bahwa target yang telah disusun oleh kabupaten/kota harus dijaga konsistensinya.
“Hari ini kita sepakat bahwa semua instruksi dari BAZNAS RI maupun BAZNAS Jawa Timur harus dijalankan. Tolong pastikan target yang telah ditetapkan oleh kabupaten/kota tidak berubah. Jika di lapangan nantinya tidak memenuhi target, itu adalah konsekuensi yang harus diterima. Semangat harus tetap terjaga,” tegas Kiai Muhammad Zakki.
Kiai Zakki juga menyoroti pentingnya program tematik sebagai program unggulan yang harus direncanakan dan diimplementasikan dengan baik.
“Program tematik sangat penting untuk mendorong pencapaian target perolehan. Pastikan program ini ditulis dengan rapi dan diperhatikan sebagai prioritas,” ujarnya.
Selain itu, beliau menjelaskan tentang contoh lembar kerja pengumpulan yang telah disusun oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dengan target perolehan sebesar Rp57,2 miliar, Kiai Zakki mengingatkan bahwa target tersebut harus dipertahankan.
“Jika target ini berubah, maka akan memicu perubahan lain yang dapat mengacaukan keseluruhan sistem,” lanjutnya.
Dalam penutupannya, Kiai Zakki mengajak semua peserta untuk mengadopsi program yang telah disusun dan belajar dari contoh-contoh terbaik, seperti BAZNAS RI.
“Belajar dari BAZNAS RI sebagai contoh yang terbaik, diharapkan semua kabupaten/kota di Jawa Timur dapat mengikuti standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Acara Bimtek RKAT 2025 ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan tujuan untuk menyusun rencana kerja dan anggaran yang optimal demi keberhasilan program-program keumatan di wilayah tersebut.
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Soroti Pentingnya RKAT Sebagai Jantung Organisasi
Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., menegaskan pentingnya Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) sebagai jantung dari keberlangsungan organisasi BAZNAS.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan RKAT 2025 untuk seluruh BAZNAS se-Jawa Timur yang berlangsung di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, pada 5-7 November 2024.
Dr. KH. Husnul Khuluq menyampaikan bahwa RKAT memiliki peran yang sangat vital bagi organisasi BAZNAS, sebanding dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tingkat pemerintahan daerah.
“Tadi sudah disampaikan bahwa jantungnya organisasi BAZNAS terletak pada RKAT. Jika kita berbicara mengenai pemerintah daerah, maka APBD merupakan hal yang sangat penting. Bisa dibayangkan jika sebuah Pemda tidak memiliki APBD, tentu tidak akan mampu bergerak. Begitu pula dengan BAZNAS, tanpa RKAT, mereka tidak dapat bekerja,” jelas Dr. KH. Husnul Khuluq.
Lebih lanjut, Kiai Husnul Khuluq mengapresiasi peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan dukungan APBD kepada BAZNAS Jatim, sehingga beberapa kegiatan strategis, termasuk penyelenggaraan Bimtek RKAT, dapat terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah, setelah adanya dukungan dari pemerintah provinsi, BAZNAS Jawa Timur dapat membuat langkah-langkah strategis yang dikonsolidasikan bersama. Dengan adanya dukungan ini, proses penyusunan RKAT dilakukan secara terorganisir dan melibatkan berbagai pihak, termasuk para ahli dari Jakarta,” tambahnya.
Kiai Husnul Khuluq juga menekankan pentingnya siklus perencanaan dalam penyusunan RKAT. Ia menjelaskan bahwa siklus tersebut dimulai dengan analisis situasi dan evaluasi program sebelumnya.
“Analisis situasi melibatkan pemeriksaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT). Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal organisasi, serta melihat potensi pengumpulan dana dan program di masa mendatang,” ujar Kiai Husnul.
Beliau juga menyebutkan pentingnya mempertimbangkan prioritas yang bersumber dari kebijakan nasional, seperti penguatan SDM, tata kelola, kepemimpinan, serta digitalisasi.
“Prioritas program dapat bersumber dari atas (top-down) seperti yang dirumuskan di Rakornas, maupun dari bawah (bottom-up) berdasarkan kebutuhan daerah masing-masing. Misalnya, penguatan SDM, tata kelola, kepemimpinan, dan digitalisasi adalah prioritas nasional yang perlu dikembangkan di daerah,” ucapnya.
Dalam pembahasan digitalisasi, menurut Kiai Husnul, BAZNAS di Jawa Timur harus memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan kantor digital di seluruh kabupaten dan kota agar dapat memberikan layanan yang lebih optimal.
“Digitalisasi menjadi sangat penting untuk mendukung pengelolaan BAZNAS. IT saat ini berkembang sangat pesat, dan jika tidak dimanfaatkan, maka organisasi akan tertinggal. Teknologi seperti Augmented Reality (AR) dan kecerdasan buatan (AI) mulai digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Oleh karena itu, pengembangan kantor digital di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur menjadi prioritas agar pengelolaan BAZNAS lebih maju dan modern.” tuturnya.
Bimtek RKAT 2025 ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Para peserta diharapkan dapat menyusun RKAT yang spesifik, terukur, relevan, dan memiliki batasan waktu (SMART) agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Dorong Kepemimpinan Kolektif-Kolegial dalam Pengelolaan Dana Zakat
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menegaskan pentingnya kepemimpinan kolektif-kolegial dalam pengelolaan dana zakat yang amanah dan profesional.
Hal tersebut disampaikan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) RKAT 2025 BAZNAS se-Jawa Timur di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, yang berlangsung pada 5-7 November 2024.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para pimpinan dan pelaksana bidang perencanaan, keuangan dan pelaporan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur ini, Dr. KH. Ahsanul Haq mengingatkan agar setiap pihak lebih jeli dalam penyusunan RKAT.
“Kita diharapkan lebih jeli agar sirkulasi pemasukan, pengeluaran, dan pendistribusian sesuai dengan RKAT yang telah disusun,” ujar Dr. KH. Ahsanul Haq.
Lebih lanjut, KH. Ahsanul Haq menekankan bahwa kepemimpinan di BAZNAS harus bersifat kolektif-kolegial. Prinsip ini mengharuskan setiap pimpinan-pelaksana untuk bekerja sama dan memastikan kekompakan dalam menjalankan tugas.
“Kepemimpinan di BAZNAS harus bersifat kolektif-kolegial, di mana semua pihak bekerja bersama-sama. Tugas yang ada di BAZNAS, baik di tingkat provinsi, pusat, maupun kabupaten/kota, harus dilakukan dengan kekompakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan tentang pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga perjalanan BAZNAS tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kesadaran kolektif sangat penting agar perjalanan BAZNAS sesuai dengan aturan. Kekompakan antara pimpinan dan pelaksana harus terjalin erat,” lanjutnya.
Kiai Ahsan menggarisbawahi bahwa dana yang dikelola oleh BAZNAS adalah amanah umat yang harus dipertanggungjawabkan. Dana ini diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam.
“Dana yang dikelola adalah dana umat yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan juga delapan golongan yang berhak menerima (asnaf),” tutupnya.
Acara Bimtek ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Wilayah Jawa Timur untuk merefleksikan praktik-praktik pengelolaan yang transparan dan efisien serta memastikan semua pihak di BAZNAS mengemban amanah, profesional dan kolaborasi yang kuat.
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Perkuat Perencanaan, BAZNAS Jatim Gelar Bimtek RKAT 2025 di Tulungagung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2025. Acara ini digelar di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, pada 5-7 November 2024.
Bimtek ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., beserta jajaran pimpinan lainnya, yakni Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Selain itu, hadir pula Kabag Kesra Setdakab Tulungagung Makrus Manan, Kepala Kanwil Kemenag Tulungagung Moh. Nasim, M.Pd., Pimpinan BAZNAS Tulungagung dan jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Ali Maschan, menegaskan pentingnya penyusunan RKAT sebagai langkah strategis yang harus diselesaikan di akhir tahun.
“Penyusunan RKAT adalah salah satu hal yang harus dilakukan di akhir tahun. Misalnya, jika BAZNAS Tulungagung memiliki target Rp12 miliar, maka akan disusun rencana pengumpulan dana dari berbagai sumber, serta pendistribusiannya ke berbagai program,” ujar Prof. Ali Maschan Moesa.
Prof. Ali Maschan juga menekankan bahwa RKAT yang disusun dengan baik dan mengisi seluruh formulir yang ada dapat memastikan parameter kegiatan yang terukur.
“Dengan demikian, insya Allah jika penyusunan selesai dan formulir-formulir yang ada diisi dengan baik—yang jumlahnya cukup banyak—semuanya akan terukur parameternya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Ali menyampaikan harapannya agar upaya pengumpulan dana yang maksimal dapat meningkatkan bantuan kepada masyarakat, terutama fakir miskin.
“Harapannya, ke depan yang penting adalah kita bisa menghimpun dana yang lebih banyak agar dapat membantu masyarakat dan fakir miskin secara lebih luas. Sebab, jumlah orang miskin tidak semakin berkurang, melainkan semakin bertambah,” tutur Prof. Ali.
Prof. Ali juga menyoroti beberapa contoh penyaluran dana zakat melalui berbagai program yang dilakukan di Jawa Timur.
“Sebagai contoh, di Jawa Timur setiap tahunnya kami menyalurkan bantuan untuk perbaikan 1.001 rumah tidak layak huni (rutilahu), dengan bantuan per rumah sebesar Rp20 juta
Selain itu, ada program SKSS di mana kami membantu biaya UKT hingga semester delapan, dengan syarat dalam keluarga tersebut belum ada anggota yang menjadi sarjana.
Kami juga memberikan bantuan kepada lansia fakir sebatang kara. Di Jawa Timur, terdapat sekitar 700 lansia fakir yang menerima santunan Rp600 ribu setiap bulan seumur hidup,” tambahnya.
Bimtek RKAT dipandu oleh Direktur Perencanaan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., beserta tim.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pimpinan dan pelaksana dari bidang perencanaan, keuangan, dan pelaporan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
BERITA05/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan Bojonegoro Berdayakan Mustahik Melalui Program Ternak Kambing
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro meresmikan program Balai Ternak “Barokah Farm” di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro (29/10/2024). Program ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi bagi mustahik melalui pemberian ternak kambing.
Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI, secara langsung meresmikan program tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Bojonegoro Bidang Pendistribusian, Kun Sucahyono, S.KM, M.MKes. Dalam program ini, setiap mustahik menerima 3 ekor kambing, dengan total penerima manfaat sebanyak 10 orang.
“Alhamdulillah BAZNAS Jatim bersama BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menyerahkan bantuan berupa ternak kambing untuk mustahik,” ujar Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono.
Wakil Ketua II, Kun Sucahyono, turut berpesan kepada para mustahik agar merawat ternak dengan baik, sehingga bantuan ini dapat berdampak positif pada perekonomian mereka.
“Semoga program ini bermanfaat dan membawa keberkahan. Mohon agar ternaknya dirawat dengan sungguh-sungguh untuk hasil yang maksimal, aamiin,” ujarnya.
BERITA04/11/2024 | Humas BAZNAS Jatim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
