WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan servis dan ganti oli gratis bagi 100 sepeda motor pada 9–10 April 2026. Program ini merupakan tambahan kuota dari BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BAZNAS Jatim yang dinilai baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.

Kegiatan tersebut digelar secara langsung (on the spot) di bengkel mustahik Z Auto. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mustahik, baik dari segi peningkatan pelayanan, kelengkapan peralatan, maupun promosi lokasi bengkel yang strategis.

Penerima manfaat dalam program ini difokuskan pada pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat yang membutuhkan dengan kapasitas sepeda motor di bawah 150 cc.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Naim, seorang pengemudi ojol, mengungkapkan rasa syukurnya atas program tersebut. “Sangat membantu, Pak. Kami sangat terbantu oleh program BAZNAS ini. Terima kasih. Semoga anggota BAZNAS diberi kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat terus menjalankan program ini ke depannya,” ujarnya.

09/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim dan 250 penyandang disabilitas yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Gus Fawait, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Jember Saifullah Hudi, S.Pd.I., M.M., beserta jajaran.

Turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember–Lumajang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Forkopimda Kabupaten Jember atau yang mewakili, serta segenap Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember.kepala SLB se-Kabupaten Jember, para guru, orang tua, serta anak-anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas.

Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kualitas dalam beramal.

“Islam menekankan kualitas, bukan kuantitas. Bantuan yang diterima anak-anak hendaknya dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat, seperti kebutuhan pendidikan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak hadirin membaca Sholawat Badar serta mendoakan agar Kabupaten Jember menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, penuh keberkahan, keadilan, dan kemakmuran.

Sementara itu, Bupati Jember dalam sambutannya berharap kehadiran KH. Ali Maschan Moesa membawa keberkahan bagi masyarakat. “Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Ia juga memotivasi anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan terus semangat menuntut ilmu. Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mulai 1 April, seluruh warga ber-KTP Jember dapat mengakses layanan kesehatan gratis, serta kami menyiapkan beasiswa bagi 20.000 anak yatim agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Jember menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jember atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Jember, semoga kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan di Kabupaten Jember, BAZNAS Provinsi Jawa Timur resmi menuntaskan rangkaian Safari Ramadan 1447 H yang telah dilaksanakan di 11 kabupaten/kota.

Melalui program ini, BAZNAS Jatim telah menyalurkan santunan kepada total 11.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menghadirkan kebahagiaan serta keberkahan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan santunan 1.000 anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Dr. KH. Masnuh, MA., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, serta unsur pemerintah kabupaten Sidoarjo.

Waka I BAZNAS Jatim KH. Masnuh menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh nyata penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, lembaga zakat, hingga sektor swasta. Menurutnya, sinergi seperti ini mampu memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

“BAZNAS Jatim melihat Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang aktif menggerakkan pengelolaan zakat. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta seperti Yayasan Siantar Top Peduli merupakan model ideal yang patut dipertahankan untuk menghadirkan kemaslahatan umat,” ujar KH. Masnuh.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakat. Ia menilai kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan bantuan secara cepat dan tepat.

"Saya bersyukur melihat sinergi ini. Secara khusus, saya sampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Biasanya, di hari Sabtu dan Minggu, saat orang lain beristirahat, tim BAZNAS selalu bersama saya 'blusukan' ke desa-desa, menyapa warga yang kesusahan, dan langsung memberikan bantuan. Kinerja taktis seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat," pungkas Bupati Subandi.

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memeratakan kesejahteraan dan mendukung pendidikan anak yatim di seluruh wilayah Jawa Timur.

Hal ini dibuktikan melalui gelaran santunan bagi 1.000 anak yatim dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Kamis (12/3/2026), yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang dan BAZNAS Kabupaten Sampang.

Dalam kegiatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa paket perlengkapan alat sekolah dan snack kepada seluruh anak yatim yang hadir. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata BAZNAS Jatim untuk memastikan anak-anak yatim memiliki sarana edukasi yang layak guna menunjang masa depan mereka.

Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS di tingkat kabupaten/kota.

"Kegiatan ini adalah wujud komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, khususnya BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yatim," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan fakta istimewa bahwa dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim pada tahun ini.

Sementara itu, mewakili Bupati Sampang, Ibu Evi Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian BAZNAS Jatim. Beliau berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, serta memberikan dorongan mental kepada anak-anak kita agar tetap giat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita di masa depan," tutur Ibu Evi.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Majlillah dari Kementerian Agama Kabupaten Sampang. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, serta para Camat dan pendamping se-Kabupaten Sampang.

Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menciptakan kemandirian dan keceriaan bagi anak-anak yatim di seluruh pelosok Jawa Timur.

13/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, serta Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu (11/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan berupa 1.000 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis dengan nilai sekitar Rp150.000 per paket. Selain itu, para penerima manfaat juga mendapatkan santunan uang sebesar Rp200.000 yang merupakan hasil kolaborasi antara KKKS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan.

“Pada kegiatan ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua KKKS Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu, menambahkan bahwa santunan tersebut diberikan kepada sekitar 1.000 anak yatim yang berasal dari 19 kecamatan atau 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan uang dan perlengkapan sekolah, para anak yatim juga menerima paket konsumsi serta makanan ringan untuk berbuka puasa yang disediakan oleh KKKS Kabupaten Tulungagung.

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Apresiasi Penggerak Zakat, BAZNAS Jatim Awards 2024 Digelar di Kota Batu
Apresiasi Penggerak Zakat, BAZNAS Jatim Awards 2024 Digelar di Kota Batu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar BAZNAS Jatim Awards 2024 sebagai bentuk apresiasi kepada para penggerak zakat yang telah berkontribusi luar biasa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, Rabu (29/10/2024), dan menjadi bagian dari pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jawa Timur. Turut hadir, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, yang memberikan apresiasi terhadap peran penting BAZNAS dalam pengelolaan zakat, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan dan kerentanan sosial di Jawa Timur. "Atas nama Pemprov Jatim, kami ucapkan terima kasih atas pengelolaan zakat dan penyaluran bantuan oleh BAZNAS. Juga, hari ini BAZNAS Jatim memberikan penghargaan kepada BAZNAS kabupaten/kota yang telah berprestasi.” ujar Adhy Karyono. Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., berharap penghargaan yang diberikan kepada para penggerak zakat ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan peran zakat dalam kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. “Mudah-mudahan Indonesia dan Jawa Timur menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. Dalam acara tersebut, BAZNAS Jatim memberikan penghargaan kepada Pj Gubernur Adhy Karyono, serta 14 penghargaan lainnya dalam berbagai kategori, sebagai berikut: Penghargaan Atas Dukungan Terhadap Gerakan Zakat di Jawa Timur: Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P Penghargaan BAZNAS dengan Pengumpulan Terbanyak: BAZNAS Kota Surabaya Penghargaan BAZNAS dengan Pemanfaatan IT & SIMBA Terbaik: BAZNAS Kabupaten Gresik Penghargaan BAZNAS dengan Transparansi Pengelolaan Zakat Terbaik: BAZNAS Kabupaten Lumajang Penghargaan BAZNAS dengan Sinergi & Kolaborasi Terbaik dengan Pemerintah Daerah: BAZNAS Kabupaten Ngawi Penghargaan BAZNAS dengan Pendistribusian Terbaik: BAZNAS Kabupaten Jombang Penghargaan BAZNAS dengan Teamwork dan Kolegalitas Terbaik: BAZNAS Kabupaten Lamongan Penghargaan BAZNAS dengan Jejaring Stakeholder Terbaik: BAZNAS Kabupaten Tulungagung Penghargaan BAZNAS dengan Program Penguatan Modal UMKM Terbaik: BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Penghargaan BAZNAS dengan Program Peduli Kesehatan Terbaik: BAZNAS Kabupaten Malang Penghargaan BAZNAS dengan Program Peduli Disabilitas Terbaik: BAZNAS Kabupaten Sampang Penghargaan BAZNAS dengan Manajemen Kelembagaan Terbaik: BAZNAS Kota Pasuruan Penghargaan BAZNAS dengan Donasi Palestina Terbanyak: BAZNAS Kabupaten Sidoarjo Penghargaan BAZNAS dengan Tim BTB Terbaik: BAZNAS Kabupaten Trenggalek Penghargaan Media Pendukung Gerakan Zakat BAZNAS: Spotnews Dengan diselenggarakannya BAZNAS Jatim Awards 2024 ini, diharapkan semakin tumbuh sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah, serta masyarakat untuk memperkuat zakat sebagai solusi dalam mewujudkan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program ZAuto di Jawa Timur
Dorong Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program ZAuto di Jawa Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur meluncurkan Program ZAuto, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi mustahik di bidang otomotif khususnya dalam usaha bengkel motor yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mengentaskan kemiskinan. Peluncuran Program ZAuto diselenggarakan di Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (24/10/2024) yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur Kolonel Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, serta para penerima manfaat Program ZAuto. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad mengatakan, program ZAuto merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat guna memaksimalkan peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi mustahik secara berkelanjutan. "Program ini bukan hanya tentang memberikan bantuan permodalan saja, tetapi juga pelatihan keterampilan teknis dan pendampingan usaha. Kami ingin memastikan mustahik binaan BAZNAS memiliki kapasitas untuk mandiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan," ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, sejak diluncurkan pada 2021, Program ZAuto telah menjangkau 10 provinsi dan 38 kabupaten/kota di Indonesia, menyalurkan bantuan kepada 333 mustahik. Di Jawa Timur, program ini berfokus di Surabaya dan Sidoarjo dengan total bantuan Rp600 juta untuk 30 mustahik. "Program ZAuto di Jawa Timur merupakan kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, PT Ansaf, dan Amgala Foundation. Setiap penerima mendapat bantuan Rp20 juta berupa pelatihan mekanik, peralatan bengkel, dan modal usaha untuk meningkatkan pendapatan dan profesionalisme usaha," jelas Kiai Noor. Kiai Noor juga menyoroti, dampak positif dari berbagai program zakat yang dikelola BAZNAS di Jawa Timur. Menurutnya, angka kemiskinan di wilayah Jawa Timur semakin menurun, salah satunya berkat peran aktif zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Lebih lanjut, Kiai mengatakan, dengan peluncuran Program ZAuto, menjadi penegasan kembali komitmen BAZNAS untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat dan membangun sinergi antara BAZNAS pusat, daerah, dan pemerintah yang diharapkan dapat membawa dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat. Kiai Noor berharap, Program ZAuto yang digagas BAZNAS bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. "Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi kekuatan yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia," ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, PJ Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P., mengapresiasi inisiatif dan kontribusi BAZNAS dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan yang digagasnya, salah satunya Program Z-Auto di Provinsi Jawa Timur. "Program ini sejalan dengan visi Pemerintahan Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengurangi angka kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Timur," ucap Adhy. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penuh program-program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh BAZNAS. Kami berharap Program Z-Auto dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jawa Timur," ucapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terwujudnya Program ZAuto BAZNAS di Jawa Timur. "Alhamdulilah sejak diluncurkan, Program ZAuto telah menjangkau 30 mustahik di wilayah Jawa Timur yang mengalami peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 42 persen setelah mengikuti program ini," jelasnya. Turut hadir Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I.; Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si.; Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M.; Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono; Kabid Penais Kanwil Kemenag Jawa Timus Moch Arwani; para Pimpinan BAZANS Kab/Kota se-Jatim, KAK Kemenag Kab/Kota se-Jatim; Kabag Kesra Kab/Kota se-Jatim; para KA OPD Jatim; serta para peserta Rakorda dan BAZNAS Award.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Rakorda se-Jatim, Pj Gubernur Adhy Apresiasi Peran BAZNAS
Rakorda se-Jatim, Pj Gubernur Adhy Apresiasi Peran BAZNAS
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengapresiasi peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat di Jawa Timur. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jatim 2024 yang digelar di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu, 23-25 Oktober. Adhy menyoroti kontribusi besar BAZNAS dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan dan kerentanan sosial di wilayah Jawa Timur. “Rasanya BAZNAS Jatim semakin hari semakin kuat, semakin menjadi partner yang kuat bagi pemerintah. Hari ini, Anda tidak bisa tidak bersinergi dengan BAZNAS,” ucap Pj Gubernur Adhy Karyono. Ia mengakui pentingnya kehadiran langsung dalam setiap acara yang diselenggarakan oleh BAZNAS, mengingat dampak positif yang telah dihasilkan oleh lembaga tersebut. “Kalau BAZNAS yang membuat acara, hampir saya tidak pernah diwakilkan karena begitu besar kontribusinya bagi Pemprov dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan kerentanan”, ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam laporannya menyampaikan harapan agar Rakorda ini dapat berjalan dengan sukses. “Kita mohon arahan dari Pak Pj Gubernur dan Prof. Noor Achmad. Jika dilihat dari analisis ekonomi, dikatakan bahwa yang paling siap menuju Indonesia Emas 2045 adalah Jawa Timur, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6-7%, dan itu yang bisa dicapai oleh Jawa Timur,” jelas Prof. Dr. Ali Maschan. Prof. Ali Maschan juga menyampaikan harapannya agar seluruh program dan kebijakan yang dirumuskan selama acara ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Mudah-mudahan Indonesia dan Jawa Timur menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”, pungkasnya. Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya menyatakan bahwa manajemen kelembagaan BAZNAS di Jawa Timur merupakan yang terbaik. “Alhamdulillah manajemen kelembagaan BAZNAS di Jawa Timur kami lihat yang terbaik, di mana seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota nya aktif”, kata Prof. Dr. Noor Achmad. Kiai Noor juga memuji perubahan signifikan dalam profesionalisme amil BAZNAS di Jawa Timur. “Tadi juga sudah disebutkan, bagaimana kekuatan SDM kita, Jawa Timur kami melihat semangatnya luar biasa, dan kami juga melihat amil-amilnya perubahannya sudah sangat luar biasa”, jelasnya. Rakorda kali ini juga diisi dengan pemberian BAZNAS Jatim Awards, penghargaan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota berprestasi, serta penghargaan khusus kepada Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono atas dukungannya terhadap gerakan zakat di Jawa Timur. Selain itu, diluncurkan pula program pemberdayaan ekonomi Z-Auto, yang telah disalurkan kepada 30 mustahik di Surabaya dan Sidoarjo. Turut hadir dalam acara ini antara lain Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Wakil Ketua BAZNAS Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., serta Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono, dan sejumlah kepala OPD serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
HUT ke-79 Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Jatim Apresiasi Kepemimpinan Pj Gubernur Adhy
HUT ke-79 Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Jatim Apresiasi Kepemimpinan Pj Gubernur Adhy
Wakil Ketua III BAZNAS Jawa Timur, Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., mewakili Ketua BAZNAS Jatim, hadir dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Provinsi Jawa Timur. Acara ini ditandai dengan pelaksanaan upacara yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (12/10/2024). BAZNAS Jatim memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Adhy Karyono. "Kepemimpinan Pak Adhy Karyono sangat luar biasa, memberikan penghargaan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi, khususnya di Jawa Timur, dalam upaya mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik," jelas Dr. K.H. Muhammad Zakki. Momentum HUT ke-79 ini, lanjutnya, menjadi ajang untuk merapatkan barisan dalam upaya membangun perekonomian yang kuat di Jawa Timur. "Tata kelola masyarakat yang baik membuat Jawa Timur berprestasi. Hal ini menjadi obsesi dan impian bagi kita semua. Anak-anak muda milenial yang luar biasa hebat perlu mendapatkan apresiasi," tambahnya. Kiai Zakki juga menekankan pentingnya peran BAZNAS Jawa Timur dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus terjalin erat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Harapan untuk BAZNAS adalah menjadi energi yang luar biasa karena telah memberikan ruang. Dengan demikian, BAZNAS dan Pemprov bisa berkolaborasi untuk memberdayakan masyarakat Jawa Timur yang secara ekonomi kurang beruntung, sehingga mereka bisa bangkit dan mustahik naik kelas menjadi muzaki. Semoga semuanya diberkahi, aamiin," pungkasnya.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Berkat Program Z-Auto, Pendapatan Bengkel Slamet Widodo Meningkat Pesat
Berkat Program Z-Auto, Pendapatan Bengkel Slamet Widodo Meningkat Pesat
Bapak Slamet Widodo, seorang pemilik bengkel motor di Jl. Raya Pagesangan No.79 B, Kec. Jambangan, Surabaya, adalah salah satu penerima manfaat dari program Z-Auto BAZNAS. Setelah mendapatkan bantuan dari program ini, kehidupannya berubah secara signifikan, terutama dalam aspek ekonomi dan pengembangan usahanya. Sebelum mendapatkan bantuan, pendapatan harian Bapak Slamet hanya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp80.000. Kondisi bengkelnya yang minim peralatan serta tidak tersedianya produk bengkel seperti oli dan suku cadang membuat perkembangan usahanya terhambat. Namun, semuanya berubah setelah beliau menerima bantuan peralatan dan modal usaha dari BAZNAS melalui program Z-Auto. Kini, pendapatan harian Bapak Slamet melonjak menjadi Rp200.000 hingga Rp250.000. Bantuan yang diterima tidak hanya berupa alat kerja yang lebih lengkap, tetapi juga modal untuk menyediakan produk kebutuhan bengkel. Hal ini membuat bengkelnya lebih menarik bagi pelanggan, sehingga jumlah pelanggan pun meningkat. "Dengan peralatan yang lebih lengkap dan produk bengkel yang tersedia, usaha saya semakin berkembang. Alhamdulillah, saya juga bisa merekrut satu karyawan untuk membantu operasional bengkel," tutur Bapak Slamet dengan penuh syukur. Pengalaman ini menjadi bukti nyata dampak positif dari program Z-Auto. Tak hanya meningkatkan pendapatan, bantuan ini juga memberi kesempatan kepada penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan. Berkat program Z-Auto, bengkel saya kini lebih maju, dan penghasilan saya jauh lebih baik dari sebelumnya," ungkap Bapak Slamet. Melalui program Z-Auto, BAZNAS terus berupaya membantu para pelaku usaha kecil seperti Bapak Slamet agar lebih mandiri dan sejahtera, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan di Jawa Timur. Untuk diketahui, hingga saat ini Program Z-Auto di Jawa Timur telah menyalurkan bantuan dalam tiga tahap, dengan total 30 penerima manfaat, yaitu 25 mustahik di Surabaya dan 5 di Sidoarjo, dalam kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Jatim.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Rakor BAZNAS se-Madura Raya
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Rakor BAZNAS se-Madura Raya
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., memberikan sambutan dan arahan penting dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Madura Raya yang digelar di Pendopo Kabupaten Sumenep, Senin (15/10/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh BAZNAS dari empat kabupaten di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep serta sejumlah pejabat penting seperti Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Drs. Sufi Agustini, M.Si. Dalam arahannya, Dr. K.H. Ahsanul Haq menekankan komitmen BAZNAS Jawa Timur untuk terus mendukung program-program pemberdayaan mustahik, salah satunya melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). "Pada tahun 2024, BAZNAS Jatim membangun 62 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sampang bagi korban kerusuhan eks-warga Syiah, dengan nilai masing-masing rumah sebesar Rp50 juta—Rp20 juta berasal dari BAZNAS Jatim dan Rp30 juta dari Pemprov Jatim,” kata Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Ahsanul Haq Tak hanya itu, K.H. Ahsanul Haq juga menyampaikan bahwa BAZNAS Jatim telah menerima tambahan bantuan sebanyak 40 unit RTLH dari BAZNAS Pusat, dengan nilai masing-masing rumah Rp. 25 juta. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya besar BAZNAS Jatim untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jawa Timur, termasuk di Madura yang memiliki tantangan khusus terkait kemiskinan ekstrem. Selain program RTLH, K.H. Ahsanul Haq juga menguraikan perubahan mekanisme dalam penyaluran beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang sebelumnya dilakukan langsung melalui rekening mahasiswa, kini akan diubah melalui BAZNAS kabupaten masing-masing. "Kami berharap mahasiswa yang menerima beasiswa SKSS ini bisa lebih dekat dan berkomunikasi langsung dengan BAZNAS di daerah mereka," tegasnya. K.H. Ahsanul Haq menutup arahannya dengan mengajak seluruh elemen BAZNAS di Madura untuk terus bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah Madura. Turut hadir dalam acara ini, pimpinan BAZNAS seluruh kabupaten di Madura, perwakilan Penjabat (PJ) Bupati, dan Kabag Kesra se-Madura.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Matangkan Persiapan Rakorda dan BAZNAS Awards
BAZNAS Jatim Matangkan Persiapan Rakorda dan BAZNAS Awards
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar rapat pimpinan pada Rabu (9/10/2024), yang berfokus pada persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jatim yang akan berlangsung pada 23–25 Oktober 2024, serta berbagai agenda penting yang akan digelar selama acara tersebut. Rapat dipimpin oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua II Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua III Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., beserta jajaran kabag/kabid. Rakorda dan Peluncuran Program Strategis Dalam rapat, dibahas bahwa Rakorda kali ini akan mencakup peluncuran program pemberdayaan ekonomi Z Auto, sebuah inovasi baru dari BAZNAS Jatim yang akan diluncurkan secara resmi dengan seremoni khusus. Peluncuran ini direncanakan akan dilakukan dengan simbolisasi penekanan tombol yang menandai diresmikannya program tersebut. Persiapan teknis untuk peluncuran dan tampilan visual Z Auto juga tengah dimatangkan. Pameran UMKM dan BAZNAS Jatim Awards Rakorda juga akan menampilkan pameran produk UMKM dari BAZNAS kabupaten/kota. Setiap daerah diwajibkan membawa produk unggulan mereka untuk dipamerkan, sebagai bentuk dukungan BAZNAS terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Selain itu, BAZNAS Jatim akan memberikan penghargaan BAZNAS Jatim Awards kepada sejumlah tokoh dan BAZNAS Kabupaten/Kota yang terbagi dalam berbagai nominasi. Persiapan untuk penghargaan ini juga telah dibahas secara detail. Pameran Armada Tim BAZNAS Tanggap Bencana Selain pameran UMKM, Rakorda juga akan menampilkan pameran armada dan peralatan Tim BAZNAS Tanggap Bencana. Tim ini telah menjadi bagian penting dalam respons cepat BAZNAS terhadap bencana alam di Jawa Timur dan sekitarnya. Dalam pameran ini, berbagai armada yang dimiliki oleh BAZNAS akan dipamerkan, termasuk kendaraan operasional dan peralatan tanggap darurat yang sering digunakan dalam misi kemanusiaan. Pameran ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada para peserta tentang kesiapan BAZNAS dalam merespons situasi darurat dan bencana. Dress Code dan Jadwal Acara Rapat juga membahas tata cara dan dress code selama Rakorda pada 23-25 Oktober. Pada hari pertama, peserta diinstruksikan untuk mengenakan jas hitam, hari kedua berpakaian putih, dan hari ketiga mengenakan batik. Panitia juga memastikan MC dan susunan acara sudah dipersiapkan sesuai protokol yang telah ditetapkan. Koordinasi Lokasi dan Akomodasi Dilaporkan bahwa Rakorda akan diselenggarakan di Golden Tulip Holland Resort Batu, dengan akomodasi untuk 150 peserta telah disiapkan. Semua fasilitas logistik, termasuk booth UMKM dan photobooth, sudah sesuai standar. Koordinasi dengan Pemerintah Kota Batu untuk izin pemasangan umbul-umbul juga tengah dilakukan. Kesimpulan dan Tindak Lanjut Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Ali Maschan Moesa, menegaskan bahwa persiapan Rakorda hampir selesai, dengan fokus pada finalisasi teknis dan logistik. Beliau menekankan pentingnya sinergi seluruh tim untuk memastikan acara Rakorda berjalan lancar. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momen strategis untuk meningkatkan koordinasi, tetapi juga memperkuat kinerja dan kolaborasi BAZNAS se-Jatim dalam memenuhi target pengelolaan zakat di Jawa Timur.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Dibantu BAZNAS Jatim, Mimpi Bu Siti Memiliki Rumah Nyaman Terwujud
Dibantu BAZNAS Jatim, Mimpi Bu Siti Memiliki Rumah Nyaman Terwujud
Di Dusun Sarirejo II RT 21 RW 4, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Ibu Siti kini bisa tersenyum lega. Rumah mungilnya yang dulu sudah tua dan rapuh kini berdiri kokoh dengan atap dan dinding yang lebih layak huni, berkat bantuan dari program bedah rumah BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bu Siti, seorang wanita lanjut usia yang hidup sederhana bersama suaminya, telah lama tinggal di rumah yang atapnya bocor saat hujan dan dindingnya tak lagi kokoh. Suaminya bekerja serabutan, mengambil pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan untuk menyambung hidup. Kondisi rumah mereka yang dulu sudah tidak lagi aman untuk ditempati menjadi kekhawatiran tersendiri, apalagi di usia senja mereka berdua. Namun, berkat bantuan sebesar Rp 15.000.000 dari BAZNAS, impian mereka untuk tinggal di rumah yang lebih layak akhirnya terwujud. Program bedah rumah ini menyentuh bagian atap dan dinding rumah Bu Siti, memperbaiki semua yang perlu diperbaiki agar rumah tersebut aman dan nyaman untuk ditinggali. Kini, rumah mereka yang telah selesai direnovasi memberi perlindungan yang lebih baik. Tidak hanya membuat Bu Siti dan suaminya merasa lebih tenang, tetapi juga mengurangi beban pikiran mereka tentang keselamatan tinggal di rumah itu, terutama saat cuaca buruk. "Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Dulu kalau hujan, air masuk dari atap yang bocor, sekarang sudah tidak lagi. Rumah kami jadi lebih kuat dan nyaman," kata Bu Siti dengan senyum mengembang. Program bedah rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur ini adalah salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Dengan adanya program seperti ini, keluarga-keluarga yang selama ini hidup di bawah garis kemiskinan dapat merasakan dampak langsung dari bantuan yang diberikan, membawa harapan baru dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ibu Siti dan suaminya kini dapat menjalani hari-hari dengan lebih damai, tidak lagi khawatir dengan kondisi rumah mereka yang dulu nyaris ambruk. Rumah sederhana mereka bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan dan dukungan dari sesama. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi juga dorongan semangat untuk terus melangkah maju, meski dalam keterbatasan. Program seperti ini diharapkan terus berlanjut, memberikan manfaat bagi lebih banyak keluarga di pelosok-pelosok desa, agar semakin banyak warga yang merasakan kehangatan dan perhatian dari bantuan yang diberikan.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Hadirkan Senyum di Usia 105 Tahun Mbah Rasmi
BAZNAS Jatim Hadirkan Senyum di Usia 105 Tahun Mbah Rasmi
Di sebuah rumah sederhana di Jl. Hos Cokro Aminoto, RT/RW 02/13, Lumajang, hidup seorang wanita istimewa yang usianya sudah lebih dari seabad. Mbah Rasmi, begitu beliau dikenal oleh tetangga dan warga sekitar, telah memasuki usia 105 tahun. Meski sudah sangat lanjut usia, kondisi fisiknya masih bugar dan semangat hidupnya tetap terpancar. Mbah Rasmi menjalani hari-harinya sendirian di rumahnya, namun ia tidak pernah benar-benar sendiri. Tetangga-tetangganya dengan penuh kasih sayang selalu siap membantu kebutuhan sehari-harinya. Kehidupan Mbah Rasmi yang serba sederhana kini sedikit lebih ringan berkat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Melalui program santunan lansia fakir, Mbah Rasmi menerima bantuan sebesar Rp 600.000,- per bulan sepanjang hayat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari Mbah Rasmi yang telah banyak dibantu oleh kebaikan hati tetangga-tetangganya. Mbah Rasmi merasa sangat bersyukur. Meski jumlahnya tidak besar, kehadiran bantuan ini membawa kebahagiaan bagi beliau, yang masih mampu tersenyum dan menjalani hari-harinya dengan penuh rasa syukur. Di usia 105 tahun, Mbah Rasmi tetap menjadi inspirasi bagi semua orang di sekitarnya, menunjukkan bahwa ketegaran hati jauh lebih penting daripada usia. "Terima kasih BAZNAS atas bantuan yang diberikan kepada saya setiap bulan," ujar Mbah Rasmi sambil tersenyum. Kisah Mbah Rasmi mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan semangat hidupnya masing-masing, dan bantuan sekecil apa pun dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Bantuan BAZNAS Jatim menjadi salah satu jembatan yang mempertemukan kebaikan hati para donatur dengan mereka yang layak menerima, seperti Mbah Rasmi, yang kini bisa menjalani hidupnya dengan sedikit lebih ringan. Semoga semangat gotong royong yang ada di masyarakat semakin kuat, dan lebih banyak lagi dhuafa yang dapat merasakan manfaat dari program-program BAZNAS di seluruh Jawa Timur.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Ibu Astantik Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jatim dan Lamongan
Ibu Astantik Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jatim dan Lamongan
Di tengah deru ombak dan kehidupan sederhana di pesisir Paciran, Kabupaten Lamongan, hidup seorang janda bernama Ibu Astantik. Setiap harinya, beliau berjuang sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama anak dan cucunya. Namun, pada Selasa (8/10/2024), secercah harapan datang bagi hidup Ibu Astantik. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Lamongan, menyerahkan bantuan bedah rumah untuk Ibu Astantik senilai Rp 30.000.000. Bantuan ini, yang merupakan hasil dari dana sharing antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 20.000.000 dan BAZNAS Kabupaten Lamongan sebesar Rp 10.000.000, diserahkan secara simbolis dengan penuh harapan. Ibu Astantik, yang telah lama tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan, kini hanya perlu menunggu waktu hingga ia memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman bagi keluarganya. Pimpinan BAZNAS Jatim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., yang meninjau langsung kondisi rumah Ibu Astantik sehari sebelum penyerahan bantuan, menegaskan pentingnya percepatan proses renovasi agar rumah tersebut dapat segera ditempati oleh keluarga Ibu Astantik. “Kondisi rumah Ibu Astantik sangat layak untuk dibantu. Tadi saya sampaikan kepada BAZNAS Lamongan, jika memungkinkan, renovasi ini harus selesai dalam satu bulan. Pokoknya, dalam satu bulan rumah ini harus sudah bisa ditempati,” ujar Dr. K.H. Ahsanul Haq penuh optimisme. Bantuan bedah rumah ini bukanlah yang pertama. BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah berkomitmen untuk terus memperluas cakupan penerima manfaat di berbagai daerah, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Program ini merupakan bagian dari visi besar BAZNAS untuk mengangkat derajat kehidupan mustahik melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah. Diharapkan, kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Lamongan ini akan terus berlanjut. Semakin banyak muzaki yang menyalurkan zakatnya, semakin luas pula jangkauan bantuan yang bisa diberikan, tidak hanya di Lamongan, tetapi juga di seluruh wilayah Jawa Timur. Bagi Ibu Astantik, rumah baru ini adalah awal baru yang penuh harapan. Bagi masyarakat, program ini menjadi pengingat pentingnya berbagi dan membantu sesama. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga jembatan yang mempererat tali persaudaraan, menghadirkan kebaikan di tengah kehidupan kita.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim bersama Pemkab dan BAZNAS Blitar Tasyarufkan Bantuan RTLH, GTT dan Kafilah Hafizah
BAZNAS Jatim bersama Pemkab dan BAZNAS Blitar Tasyarufkan Bantuan RTLH, GTT dan Kafilah Hafizah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Blitar telah melaksanakan pentasyarufan zakat bagi Guru Tidak Tetap (GTT) Madinah dan TPQ, kafilah hafizah, serta bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat, Kab. Blitar (7/10/2024). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berperan penting dalam pendidikan dan kehidupan beragama. Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., yang turut hadir bersama Pjs. Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT., serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar dan jajaran Forkopimcam Srengat, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 120 penerima manfaat. Mereka terdiri dari Guru Tidak Tetap (GTT) Madinah dan TPQ, Kafilah Hafizah, Marbot atau Ta'mir Masjid, warga prasejahtera, serta 10 penerima program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). "Program pentasyarufan ZIS ini menjadi bukti nyata akuntabilitas dan transparansi BAZNAS kepada para muzaki. Dengan demikian, kepercayaan muzaki kepada BAZNAS semakin baik." jelas Waka IV BAZNAS Jatim Dr. K.H. Husnul Khuluq. Sementara itu, Pj Bupati Blitar Dr. Ir. Jumadi, M.MT., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang dinilainya semakin cepat dan efektif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. "Ini merupakan bukti bahwa BAZNAS semakin eksis dan profesional dalam menjalankan misinya sebagai lembaga utama penyejahtera umat," terangnya. Melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur berperan aktif dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan semangat para guru dan kafilah hafizah dalam menjalankan tugas mulia mereka. Bantuan ini tidak hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian BAZNAS dalam memperkuat pilar-pilar sosial dan keagamaan di Jawa Timur.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Distribusikan Paket Sembako Bagi Mustahik di Keputran
BAZNAS Jatim Distribusikan Paket Sembako Bagi Mustahik di Keputran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan 50 paket sembako bagi mustahik wilayah Keputran Panjunan, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya. Penyaluran bantuan bagi dhuafa dan lansia ini dilaksanakan dalam acara Pengajian Dzikro Maulidur Rasul yang diadakan oleh pemuda-pemudi Keputran Panjunan pada Kamis (5/10/2024). Ketua Panitia Pemuda-Pemudi Keputran Panjunan, Ichwanul Hakim, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Jawa Timur dan para donaturnya. "Alhamdulillah, terima kasih kepada para donatur BAZNAS dan pimpinan beserta pelaksana BAZNAS Jatim yang telah berbagi 50 paket sembako untuk para dhuafa dan lansia di wilayah Keputran Panjunan. Berkat bantuan ini, acara pengajian Maulid Nabi SAW yang diselenggarakan oleh pemuda-pemudi Keputran Panjunan dapat berjalan dengan lancar, penuh hikmah, meriah, dan sangat berkesan," ungkap Ichwanul. Acara pengajian yang dihadiri oleh masyarakat setempat ini berlangsung khidmat, dengan semangat kebersamaan yang terasa kuat. Bantuan sembako dari BAZNAS Jatim tidak hanya meringankan beban ekonomi warga prasejahtera, tetapi juga mencerminkan wujud nyata kepedulian sosial. Ichwanul Hakim juga menyampaikan doa dan harapan untuk para donatur dan pengurus BAZNAS Jatim. "Semoga para donatur BAZNAS Jatim serta pimpinan dan stafnya selalu diberi kesehatan, kelancaran dalam segala urusan, rezeki yang lebih dan berkah, serta senantiasa amanah dan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Terima kasih, BAZNAS Jatim," tambahnya. Paket sembako yang disalurkan oleh BAZNAS Jatim kepada para mustahik dhuafa dan lansia terdiri dari berbagai kebutuhan pokok. Setiap paket mencakup beras seberat 3 kg, gula 1 kg, teh 1 paket, lima bungkus mie instan, dan minyak goreng 1 liter. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat di wilayah Keputran Panjunan, Surabaya. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran BAZNAS Jatim sebagai lembaga pemerintah yang berkomitmen untuk terus mendistribusikan zakat kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dhuafa dan lansia di Jawa Timur.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Silaturahim dan Pembinaan Program Z Auto: BAZNAS Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
Silaturahim dan Pembinaan Program Z Auto: BAZNAS Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan silaturahim dan pembinaan bagi para mustahik Program Pemberdayaan Z Auto bertempat di Ruang Pertemuan Masjid Raya Islamic Centre Jatim, Senin (7/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., bersama Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., serta jajaran Kabag/Kabid. Juga hadir Pendamping Program Z Auto BAZNAS RI Zamakhsyari Cenna dan tim, Pemateri Manajemen Keuangan dari Bengkel JSTC Surabaya Amien Nugroho, S.P., serta para mustahik penerima manfaat Program Z Auto. Program Z Auto merupakan inisiatif BAZNAS yang bertujuan memberdayakan mustahik pengusaha bengkel motor kecil, dengan penyaluran modal dan alat kerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberdayaan ini merupakan bagian dari misi BAZNAS untuk membantu masyarakat tidak mampu. “Alhamdulillah, Gusti Allah memberikan panjenengan pekerjaan bengkel. Ini ada hubungannya dengan BAZNAS. BAZNAS itu lembaga pemerintah non-struktural, tidak di bawah kementerian. Kita sama dengan BMKG, BKKBN, dll. Kalau di pusat, berada di bawah Presiden, di provinsi di bawah gubernur, di kabupaten/kota di bawah wali kota/bupati. Tugasnya adalah mencari dana sebanyak-banyaknya untuk membantu orang-orang yang tidak mampu,” ujar Prof. Dr. Ali Maschan Moesa. Prof. Ali Maschan juga memberikan motivasi kepada para mustahik yang hadir untuk memanfaatkan program ini sebaik mungkin. “Monggo, program ini diikuti dengan baik. Saya yakin rezeki datang dari Allah SWT. Belum semua bengkel bisa kita sapa, mudah-mudahan bapak-bapak selalu mendapat perlindungan dari Gusti Allah Yang Maha Kuasa. Saya doakan bengkelnya tambah laris dan orangnya tambah sehat,” imbuhnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menekankan pentingnya pengawasan dan keberlanjutan usaha para mustahik. “Di dalam program Z Auto, nantinya panjenengan akan selalu diawasi oleh pendamping yang akan keliling ke bengkel panjenengan, dalam rangka evaluasi apakah bengkelnya masih buka atau tutup, peralatannya masih lengkap atau sudah dijual. Ini penting karena dana yang kami kucurkan kepada panjenengan adalah dana umat, jadi diawasi dan dikontrol agar usaha panjenengan bisa berkelanjutan,” tegas Dr. K.H. Ahsanul Haq. Selain itu, Kiai Ahsanul Haq menekankan pentingnya silaturahmi untuk mempererat hubungan antara BAZNAS dan para mustahik. “Kami tetap memperhatikan keberlanjutan usaha panjenengan dalam menjalankan program Z Auto, karena memang ditugaskan oleh BAZNAS RI untuk memonitor Z Auto secara berkelanjutan. Silaturahmi hari ini sangat penting untuk merajut kekeluargaan antara BAZNAS dan panjenengan, sehingga bisa saling tukar pikiran antara satu dengan yang lain. Insya Allah pertemuan seperti ini juga akan diadakan tiga bulan sekali,” jelasnya. Acara tersebut ditutup dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., yang mendoakan agar usaha para mustahik semakin berkembang dan seluruh pihak senantiasa mendapatkan perlindungan serta keberkahan dari Allah SWT. Hingga saat ini, Program Z Auto di Jawa Timur telah menyalurkan bantuan dalam tiga tahap, dengan total 30 penerima manfaat, yaitu 25 mustahik di Surabaya dan 5 di Sidoarjo, dalam kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Jatim.
BERITA07/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim dan BSI Bahas Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Jatim dan BSI Bahas Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan audiensi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional VIII Surabaya pada Jumat (4/10/2024). Pertemuan ini bertujuan membahas potensi kerja sama dalam memperkuat pengelolaan zakat di wilayah Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan pandangannya terkait pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan syariah seperti BSI. Menurutnya, BAZNAS, yang tidak berada di bawah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), memiliki tantangan tersendiri namun juga peluang besar dalam menjalankan program-program zakat. “Menurut saya, memang berbeda antara badan yang berada di bawah Kementerian dan yang tidak, seperti halnya badan kita yang tidak berada di bawah APBN. Ini menjadi keunikan tersendiri, karena hanya sedikit badan di Indonesia yang tidak mendapatkan anggaran dari APBN,” ujar Prof. Dr. Ali Maschan. Prof. Ali Maschan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan aparatur pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya, termasuk BSI, untuk memperluas pengelolaan zakat. Saat ini, BAZNAS sudah melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di banyak wilayah di Jawa Timur, dalam program pembayaran zakat. “Kami berharap pengumpulan zakat dari ASN bisa mencapai 70 persen, yang nantinya akan dikelola dan kembali ke daerah masing-masing untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Selain itu, Prof. Ali juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan zakat. Dengan memanfaatkan teknologi digital, BAZNAS dapat memaksimalkan pengumpulan zakat dari berbagai lapisan masyarakat dan mendukung UMKM. Kerja sama dengan lembaga seperti BSI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga diharapkan dapat memperkuat inisiatif ini. “Kami melihat pentingnya digitalisasi, seperti digital marketing, untuk membantu memaksimalkan pengumpulan zakat. Hal ini juga penting untuk mendukung UMKM yang ada. Oleh karena itu, kami berharap lebih banyak pihak yang terlibat dalam mendukung inisiatif ini,” jelas Prof. Ali. Sementara itu, Jajang Abdul Karim, CEO Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan BAZNAS Jatim. Ia menekankan pentingnya diskusi untuk memperkuat sinergi antara kedua lembaga yang memiliki visi yang sejalan dalam pengelolaan zakat dan pengembangan umat. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini dan berharap bisa berdiskusi mengenai sinergi yang dapat kami perkuat bersama. Bank Syariah Indonesia saat ini adalah bank syariah terbesar di Indonesia dan berada di peringkat kesembilan di dunia. Dengan total aset nasional sebesar 375 triliun rupiah, kami berada di posisi kelima bank terbesar di Indonesia. Bank kami juga memiliki misi dan visi yang luar biasa, terutama dalam pembayaran zakat,” ujar Jajang dalam sambutannya. Lebih lanjut, Jajang menyoroti kontribusi besar BSI dalam pembayaran zakat, termasuk zakat perusahaan sebesar 220 miliar rupiah yang disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia pada tahun sebelumnya. Selain itu, BSI juga aktif dalam membantu pembangunan masjid di berbagai daerah, seperti di Bojonegoro dan Bromo. “Kami siap bekerja sama dengan BAZNAS, baik dalam urusan bisnis maupun urusan keumatan, karena kami percaya sinergi ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satu sinergi yang bisa kami lakukan adalah dengan memfasilitasi pembayaran zakat di restoran dan tempat publik lainnya, seperti yang telah kami terapkan di beberapa daerah,” tambahnya. Audiensi ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., Kabag Pengumpulan BAZNAS Jatim Abdul Kholik, IsE Manager Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya Emir Syafiah, serta jajaran manajemen BSI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat di Jawa Timur.
BERITA05/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Audiensi BAZNAS Jatim ke UNUSA, Maksimalkan Potensi Zakat Melalui Pembentukan UPZ
Audiensi BAZNAS Jatim ke UNUSA, Maksimalkan Potensi Zakat Melalui Pembentukan UPZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan audiensi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) untuk mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan universitas tersebut. Hadir dalam pertemuan ini, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., Wakil Rektor I UNUSA, Prof. Kacung Maridjan, M.A., Ph.D., Wakil Rektor II UNUSA, Ir. Muhammad Faqih, M.SA., Ph.D., beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, Dr. K.H. Ahsanul Haq menyampaikan pentingnya peran BAZNAS dalam mengelola zakat yang bersumber dari berbagai pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perguruan tinggi. “Sesuai dengan regulasi yang ada, maka ASN wajib membayar zakat ke BAZNAS. Kalau ASN di tingkat kota wajib berzakat ke BAZNAS kota, maka ASN di bawah naungan Pemprov berzakatnya ke BAZNAS Provinsi,” ujar Dr. K.H. Ahsanul Haq. Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi, seperti UNUSA, seharusnya mengikuti aturan yang sama. "Perguruan tinggi juga sama, bayar zakatnya ke BAZNAS Provinsi.” tegasnya. Lebih lanjut, Kiai Ahsanul Haq menjelaskan beberapa program unggulan BAZNAS Jatim, antara lain santunan bagi lansia fakir, program bedah rumah, serta program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). "Di UNUSA, ada 5 orang penerima manfaat program SKSS yang kita biayai sampai selesai semester 8," ungkapnya. Kiai Ahsanul Haq berharap agar seluruh dosen di UNUSA berpartisipasi dalam zakat dengan sistem pemotongan gaji yang langsung disalurkan ke BAZNAS Jatim. "Kami mengajak agar seluruh dosen di UNUSA gajinya dipotong untuk zakat. Bagaimana kalau zakat dari UNUSA dimasukkan ke BAZNAS Jatim, kemudian diambil kembali untuk berbagai program yang ada di UNUSA." tambahnya. Ia mencontohkan mekanisme serupa yang telah diterapkan di Universitas Brawijaya (UB), di mana zakat dari kampus tersebut dikelola dengan baik dan sebagian besar dikembalikan untuk program-program di UB. "Sebagaimana di UB, tiap bulan mereka setor zakat ke BAZNAS Jatim. Dari UB, mereka dapat mengambil kembali 70% untuk dimanfaatkan bagi program-program di sana." pungkasnya Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., juga menegaskan pentingnya legalitas dalam pengelolaan zakat di perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa dengan membentuk UPZ, UNUSA akan mendapatkan perlindungan hukum dalam menghimpun dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). "Sesuai UU dan instruksi presiden, untuk perguruan tinggi dalam kewenangan BAZNAS Jatim, tadi sudah disampaikan bahwa perlu dibentuk UPZ dalam rangka memenuhi aturan. Jadi, yang memungut zakat dan infak itu harus dilegalkan secara hukum," ungkap Dr. K.H. Husnul Khuluq. Dalam pertemuan tersebut, Dr. K.H. Husnul Khuluq menekankan bahwa proses pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di UNUSA tidaklah rumit. Ia menjelaskan mekanisme yang harus dilakukan oleh pihak universitas untuk memastikan legalitas dan kelancaran pembentukan UPZ tersebut. "Syaratnya tidak sulit, nanti Pak Rektor mengajukan nama ketua, bendahara, dan sekretaris serta anggota UPZ. BAZNAS hanya memvalidasi saja, tidak akan diubah, dan akan di-SK-kan oleh Pak Ketua. Dengan begitu, tidak ada persoalan hukum karena dijamin oleh UU dan peraturan yang ada." jelasnya. Wakil Rektor II UNUSA, Ir. Muhammad Faqih, M.SA., Ph.D., merespons positif ajakan BAZNAS Jatim. Namun, ia mengingatkan pentingnya jaminan pengelolaan dana zakat yang masuk dan keluar agar prosesnya jelas dan cepat. Dalam penutupannya, Husnul Khuluq memastikan bahwa BAZNAS Jatim akan mengelola pengembalian dana zakat dengan cepat, selama ada Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang jelas. Ia optimistis kerjasama ini akan membawa manfaat besar bagi UNUSA dan mahasiswa yang membutuhkan. Audiensi ini menandai langkah awal yang penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Jatim dan UNUSA dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih profesional dan tepat sasaran.
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Gelar Rapim Bahas Peningkatan Kinerja dan Persiapan Program Strategis
BAZNAS Jatim Gelar Rapim Bahas Peningkatan Kinerja dan Persiapan Program Strategis
BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengadakan rapat pimpinan rutin pada Rabu (2/10/2024) yang dihadiri oleh jajaran pimpinan serta kepala bagian/bidang. Rapat yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., ini membahas evaluasi kinerja, peningkatan pengumpulan zakat, serta persiapan beberapa agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Evaluasi Pengumpulan Dana ZIS dan Pendistribusian Dalam rapat, Bagian Pengumpulan melaporkan bahwa terdapat beberapa lembaga yang belum memenuhi kewajiban penyetoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Beberapa institusi masih dalam proses pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan BAZNAS Jatim terus melakukan pendekatan agar proses ini berjalan sesuai rencana. Penyaluran Beasiswa dan Santunan Yatim Bidang Pendistribusian melaporkan bahwa penyaluran dana program beasiswa tahun ini akan dilakukan secara bertahap guna mempermudah dalam pelaporan. Selain itu, BAZNAS Jatim juga mempersiapkan kegiatan santunan untuk anak yatim bekerja sama dengan DP3AK, pada momen Hari Ibu di bulan Desember. Selain itu, UPZ Bakorwil 3 Malang juga mengagendakan penyerahan bantuan untuk 100 anak yatim dan 50 guru ngaji. Persiapan Rakorda dan RKAT Rapat juga membahas secara rinci persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada 23–25 Oktober 2024. Persiapan teknis, termasuk pembentukan kepanitiaan dan penentuan lokasi, sedang dalam proses finalisasi, dengan pilihan lokasi di Utama Raya Situbondo. Selain itu, Rapat Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) dijadwalkan pada 5–7 November 2024, dengan usulan lokasi di Kediri, Ngawi, atau Madiun. Rencana Penguatan UPZ melalui Rakor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) juga akan menjadi salah satu topik utama dalam Rakor UPZ yang dijadwalkan pada 4–5 Desember 2024, yang rencananya berlangsung selama dua hari satu malam. Rakor ini akan membahas strategi optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di seluruh UPZ se-Jawa Timur, serta evaluasi kinerja dan koordinasi antar-UPZ dalam meningkatkan sinergi dan efektivitas pendistribusian dana. Kesimpulan dan Tindak Lanjut Rapat diakhiri dengan kesepakatan tindak lanjut untuk memastikan seluruh agenda yang direncanakan berjalan sesuai dengan jadwal, serta memperkuat sinergi antar-UPZ di seluruh Jawa Timur. Ketua BAZNAS Jatim juga menginstruksikan agar laporan kinerja disusun lebih sistematis dan terstruktur guna meningkatkan efektivitas program pengelolaan dana ZIS.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan 200 Paket Sembako untuk Mustahik di Situbondo
BAZNAS Jatim Salurkan 200 Paket Sembako untuk Mustahik di Situbondo
BAZNAS Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan 200 paket sembako kepada mustahik di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Senin (30/9/2024). Acara penyerahan secara simbolis tersebut dilakukan oleh Waka II BAZNAS Jatim, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I. Dalam sambutannya, Dr. K.H. Ahsanul Haq menyampaikan, "Alhamdulillah, mewakili ketua BAZNAS Jatim, saya berkesempatan menyerahkan secara simbolis 200 paket sembako kepada para dhu'afa di kecamatan Besuki. Mugi berkah lan manfaat, amin." Paket sembako yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan lain-lain, diharapkan dapat membantu meringankan beban sehari-hari para mustahik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin BAZNAS Jatim dalam menjalankan amanahnya untuk memberdayakan masyarakat yang kurang mampu atau dhuafa. BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jawa Timur. Melalui berbagai program sosial yang ada, BAZNAS berharap dapat terus menjangkau lebih banyak mustahik dan membantu mereka untuk bangkit dari kesulitan.
BERITA01/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Dorong Ekonomi Produktif, BAZNAS Jatim Salurkan 20 Rombong bagi Mustahik di Bondowoso
Dorong Ekonomi Produktif, BAZNAS Jatim Salurkan 20 Rombong bagi Mustahik di Bondowoso
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I, melakukan serah terima secara simbolis 20 rombong bantuan untuk mustahik di Kabupaten Bondowoso. Penyaluran bantuan itu diharapkan dapat memberikan berkah dan manfaat bagi penerimanya serta mendorong pemberdayaan ekonomi produktif di daerah tersebut. Dalam sambutannya, Dr. K.H. Ahsanul Haq menyampaikan, "Hari ini kita menyerahkan bantuan 20 rombong dari BAZNAS Jatim untuk mustahik di Bondowoso, kami berharap para mustahik dapat memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan taraf hidup mereka." Bantuan rombong ini ditujukan untuk mendukung usaha kecil dan menengah agar mereka dapat berjualan dengan lebih baik dan meningkatkan penghasilan mereka. Dengan adanya fasilitas yang layak, diharapkan mustahik dapat menjalankan usaha mereka secara lebih produktif dan berkelanjutan. " Mugi berkah lan manfaat, amin," tambah beliau, mengharapkan agar setiap rombong yang diserahkan membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat. Penyerahan bantuan ini menjadi momen penting bagi BAZNAS Jatim dalam menjalankan misinya untuk memberdayakan mustahik dan mewujudkan keadilan sosial. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, BAZNAS Jatim berharap dapat terus menjangkau lebih banyak mustahik, membantu mereka dalam menciptakan peluang usaha, dan memberikan harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik. Pemberdayaan ekonomi produktif yang dicanangkan melalui bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bondowoso. BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus berinovasi dalam program-program pemberdayaan yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat.
BERITA01/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Biaya Hidup Mbah Rasiti di Jember
BAZNAS Jatim Bantu Biaya Hidup Mbah Rasiti di Jember
Di balik senyuman yang tulus, terdapat kisah hidup yang menginspirasi. Mbah Rasiti, seorang lansia sebatang kara yang tinggal di Desa Krajan Kemuning, Kabupaten Jember, adalah penerima manfaat bantuan Rp 600.000,- per bulan sepanjang hayat dari program dhuafa fakir BAZNAS Provinsi Jawa Timur. "Bantuan dari BAZNAS sangat membantu saya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya bersyukur masih ada yang peduli," ujar Mbah Rasiti dengan senyuman hangat. Meski hidup sendiri, Mbah Rasiti tidak merasa kesepian. Ia terkadang diminta bantuan oleh tetangganya, terutama saat ada hajatan. "Kadang saya dimintai bantuan untuk memasakkan nasi untuk hajatan. Saya senang bisa membantu, dan itu juga mengisi waktu saya," tambahnya. Keterlibatan Mbah Rasiti dalam kegiatan sosial di desa menjadi bukti bahwa meskipun dalam keadaan terbatas, ia tetap memiliki rasa empati dan kebersamaan dengan orang-orang di sekitarnya. Bantuan dari BAZNAS Jatim tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi Mbah Rasiti. Dia merasakan bahwa masih ada harapan dan perhatian dari masyarakat. Dalam kesehariannya, Mbah Rasiti mengajarkan kita arti ketahanan dan rasa syukur. Walaupun hidup dalam kesederhanaan, ia tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Di balik setiap bantuan yang diterima, ada kisah ketekunan dan semangat untuk berbagi yang patut diteladani.
BERITA01/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Husna di Jember
BAZNAS Jatim Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Husna di Jember
Di sudut Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, sebuah rumah sederhana kini menjadi sumber kebahagiaan bagi Ibu Asmaul Husna dan keluarganya. Rumah tersebut berdiri kokoh setelah melalui proses pembangunan yang tak lepas dari bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui program bedah rumah pada tahun 2023. Ibu Husna adalah salah satu penerima manfaat yang mendapatkan bantuan sebesar Rp 15.000.000,- untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya yang sebelumnya sangat memprihatinkan. Ibu Husna, seorang penjual nasi pecel, tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai pencari belut. Dengan pendapatan yang tak menentu, memiliki rumah yang layak huni adalah mimpi besar bagi mereka. Rumah lama mereka yang sempit dan mulai lapuk sering kali menimbulkan kekhawatiran, terutama saat musim hujan tiba. Namun, berkat bantuan dari BAZNAS dan gotong royong warga sekitar, rumah tersebut kini telah berdiri lebih kokoh. Pembangunan rumah Ibu Husna menelan biaya total sekitar Rp 25.000.000,-. Selain dana bantuan dari BAZNAS, pembangunan ini juga berhasil diselesaikan dengan dukungan masyarakat sekitar yang ikut bergotong royong, memberikan tenaga dan bahan material yang dibutuhkan. "Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bersyukurnya saya. Bantuan ini sungguh berarti bagi kami sekeluarga. Rumah ini kini menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman," ungkap Ibu Husna dengan penuh rasa syukur. Program bedah rumah dari BAZNAS tidak hanya memberikan hunian layak bagi keluarga kurang mampu, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Di Kelurahan Mangli, gotong royong telah membuktikan bahwa kepedulian sosial bisa menjadi kekuatan besar dalam membantu mereka yang membutuhkan. Rumah baru Ibu Husna kini menjadi simbol harapan, bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang terlibat dalam proses pembangunannya. Harapan bahwa dengan rumah yang lebih layak, masa depan mereka juga akan lebih cerah.
BERITA01/10/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →