WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Rp17 Juta dari DPC PERADI Surabaya untuk Bencana Aceh-Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera sebesar Rp17.000.000,- dari DPC PERADI Surabaya. Penyerahan donasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya Daniel Yulmo Lowu, S.H., M.H., beserta jajaran, serta jajaran kepala bagian dan kepala bidang BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Daniel Yulmo Lowu, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

“Kami berterima kasih karena telah diterima dengan baik di sini. Kami dari DPC PERADI Surabaya bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Inilah bentuk kepedulian kami,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa seluruh donasi yang masuk akan diterima dan disalurkan dengan sebaik-baiknya.

“Donasi kami kumpulkan dari seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur maupun dari para donatur lainnya. Berapapun nilainya kami terima, yang terpenting adalah kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana,” tuturnya.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur menambahkan bahwa hingga saat ini total donasi yang terhimpun mencapai sekitar Rp7 miliar dalam bentuk dana tunai, serta bantuan logistik setara dengan lima truk.

“Sampai hari ini, donasi yang terkumpul dari BAZNAS kabupaten/kota dan para donatur kurang lebih Rp7 miliar, serta bantuan barang sekitar lima truk. Insyaallah pada 26 Januari mendatang bantuan dana akan kami serahkan secara seremonial kepada BAZNAS RI, sedangkan bantuan barang akan kami kirim langsung ke Aceh,” jelasnya.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Bencana Aceh dan Sumatera Rp129 Juta dari BAZNAS Tuban

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera dari BAZNAS Kabupaten Tuban sebesar Rp129.381.500. Penyerahan donasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban Ir. Agus Suryanto, M.M., M.Agr., beserta jajaran, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Jatim

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas penyaluran donasi tersebut.

“Maturnuwun, berapapun jumlahnya kami terima. Sementara ini total keseluruhan donasi yang sudah terkumpul mencapai sekitar Rp4 miliar. Insyaallah pada akhir Januari kami akan melaksanakan seremoni penyerahan bantuan dengan mengundang seluruh BAZNAS se-Jawa Timur serta para stakeholder yang berkontribusi, untuk kemudian diserahkan kepada BAZNAS RI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban menyampaikan bahwa donasi kemanusiaan untuk Sumatera sebesar Rp129 juta telah disalurkan dan ditransfer melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

“Saya menyerahkan bantuan untuk Sumatera sebesar Rp129 juta dan sudah kami transfer. Alhamdulillah, penerimaan ZIS selama tahun 2025 telah mencapai target,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Tuban saat ini telah menempati kantor baru di lingkungan Kantor Bupati Tuban.

“Bangunan kantor tiga lantai tersebut telah selesai pada November tahun lalu dan insyaallah akan diresmikan bertepatan dengan momentum santunan anak yatim,” pungkasnya.

BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap sinergi dan kepedulian antar-BAZNAS daerah ini dapat terus terjalin guna memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

14/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Rp27 Juta dari Jamaah Masjid Al Akbar untuk Bencana Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera sebesar Rp27.430.752 dari Jamaah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (9/1/2026).

Penyerahan donasi tersebut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., jajaran Takmir Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, serta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala satuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Perwakilan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari jamaah.
“Hari ini kami menyalurkan donasi dari jamaah Masjid Al Akbar sebesar Rp27 juta. Meskipun tidak besar, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menyampaikan bahwa hingga saat ini BAZNAS Jatim telah menerima donasi kemanusiaan dari berbagai instansi dan masyarakat dengan total sekitar Rp3 miliar.

“Sampai hari ini, donasi yang kami terima dari berbagai instansi dan masyarakat kurang lebih sudah Rp3 miliar. Kami mengagendakan pada 26 Januari mendatang serah terima bantuan dana dengan BAZNAS RI sekaligus pengiriman bantuan barang ke wilayah terdampak,” jelasnya.

Beliau menegaskan bahwa seluruh pihak yang telah menitipkan donasi akan diundang dalam agenda tersebut.

“Kami rencanakan semua yang menitipkan donasi, baik dari instansi pemerintah maupun yayasan, akan kami undang agar bersama-sama mengetahui bahwa bantuan benar-benar disalurkan kepada yang berhak melalui BAZNAS RI. Kami tidak melihat besar kecilnya nominal, yang pasti bantuan akan sampai kepada para penyintas bencana,” tegasnya.

09/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi dari BAZNAS Sidoarjo untuk Bencana Aceh dan Sumatera

BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan berupa bantuan natura/barang untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sidoarjo Luqman Hakim beserta jajaran.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menyampaikan bahwa bantuan natura/barang tersebut merupakan amanah dari masyarakat Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Bantuan dititipkan melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur agar dapat disalurkan secara terkoordinasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengapresiasi kepedulian dan sinergi yang ditunjukkan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi amal kebaikan dan terus meningkat ke depannya. Menurutnya, esensi bantuan kemanusiaan adalah menghadirkan kebahagiaan serta harapan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan semangat “wong cilik iso gumuyu”

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Penyaluran Donasi Sumatera Rp10 Juta dari Masjid Nur Salim Jojoran

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera sebesar Rp10.000.000 dari Jamaah Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya. Penyerahan donasi tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/1/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., serta jajaran Takmir Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya.

Perwakilan Takmir Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan wujud kepedulian jamaah terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Dana bantuan dihimpun dari sebagian harta jamaah dan disalurkan melalui BAZNAS Jatim agar dapat tersampaikan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para korban.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengapresiasi kepercayaan dan kepedulian Jamaah Masjid Nur Salim Jojoran Surabaya. Beliau menyampaikan bahwa pada akhir Januari mendatang akan dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis melalui BAZNAS RI dengan mengundang para donatur dan media massa. Bantuan tersebut diharapkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil, sejalan dengan semangat “wong cilik iso gumuyu”.

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Khitanan Massal, BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah dan Santunan
Khitanan Massal, BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah dan Santunan
Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79 dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan berupa alat sekolah dan santunan pada acara khitanan massal yang diselenggarakan oleh Yayasan Masjid Nurul Huda berkerja sama dengan Klinik Al-Ikhlas binaan BAZNAS Jatim, Sabtu (31/8/2024). Bertempat di Masjid Nurul Huda, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 30 anak yatim dhuafa menerima bantuan berupa paket alat sekolah yang terdiri dari tas, buku, dan perlengkapan lainnya, serta uang santunan sebesar Rp100 ribu per anak. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS Jatim untuk meringankan beban orang tua, terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Ketua Yayasan Masjid Nurul Huda, H. Agus Yunif Anwaruddin M.Pd, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas kontribusi yang diberikan. "Setiap anak yang dikhitan juga mendapatkan paket sarung dan baju koko dari donatur warga Desa Ngampelsari, serta tas dan uang saku dari BAZNAS" ujarnya. Acara khitanan massal ini juga diikuti dengan berbagai kegiatan lainnya seperti festival sholawat dan bazar UMKM yang turut memeriahkan suasana. H. Agus berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. BAZNAS Jatim melalui program ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak di Jawa Timur, khususnya di wilayah Sidoarjo. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak, baik dari segi pendidikan maupun kehidupan sosial mereka. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi momen penting secara religius, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
BERITA31/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pra Rakernis IT 2024, Kiai Zakki Bahas Strategi Pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS Jatim
Pra Rakernis IT 2024, Kiai Zakki Bahas Strategi Pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS Jatim
Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua III BAZNAS Jawa Timur, menyampaikan materi tentang "Strategi Pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS Jatim" dalam sebuah live Zoom Meeting Pra Rakernis Transformasi Digital Nasional 2024 yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari seluruh Indonesia, Rabu (28/8/2024). Pertemuan daring ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. M Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi dan Data Optimasi BAZNAS RI ?Rulli Kurniawan, Plt. Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati. Dalam pemaparannya, Dr. K.H. Muhammad Zakki mengungkapkan bahwa kantor digital BAZNAS Jatim pernah meraih penghargaan sebagai kantor digital terbaik pada BAZNAS Awards 2023 dan 2024. "Penghargaan ini adalah bukti bahwa kita berhasil melanjutkan apa yang sudah baik dan menyempurnakan apa yang kurang, sehingga menjadi lebih baik," ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan (trust) masyarakat terhadap BAZNAS melalui beberapa langkah strategis. Pertama, dengan memanfaatkan spotnews—media nasional dan internasional—sebagai alat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan kegiatan-kegiatan BAZNAS, baik dalam hal penghimpunan maupun pendistribusian zakat. Menurutnya, ada beberapa kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga melibatkan tokoh-tokoh penting yang dapat meningkatkan kepercayaan publik kepada BAZNAS. "Jika apa yang kita lakukan tidak diekspos oleh media, maka hal tersebut tidak akan berarti apa-apa. Oleh karena itu, diskusi dengan teman-teman jurnalis sangatlah penting. BAZNAS tanpa media komunikasi yang intens tidak akan mampu membangun kepercayaan di masyarakat," tambahnya. Dr. K.H. Muhammad Zakki juga menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai stakeholder agar ada instruksi yang kuat untuk berzakat melalui BAZNAS. Selain itu, ia menyatakan bahwa BAZNAS Jatim terus menggencarkan program pemberdayaan ekonomi dan mendorong agar zakat dapat menjadi pengurang pajak, yang berpotensi meningkatkan penghimpunan zakat berkali-kali lipat. "Jika dulu banyak orang yang belum mengenal BAZNAS, sekarang semakin banyak yang melirik BAZNAS. Penghimpunan melalui kantor digital BAZNAS Jatim telah mencapai Rp100 juta," ungkapnya. Terkait pencapaian tersebut, Dr. K.H. Muhammad Zakki menjelaskan bahwa BAZNAS Jatim membuat program tematik yang menyentuh hati masyarakat, terutama di pelosok-pelosok. "Kami masuk ke daerah-daerah terpencil, membuat berita dan konten-konten yang menarik perhatian para pengusaha, sehingga menjadi angle berita yang dapat dieksplorasi dan memancing masyarakat untuk berzakat dan berinfak melalui BAZNAS Jatim," tutupnya.
BERITA30/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Cerita Relawan (Episode 1): Kisah Nyata Perjuangan Mbah Muntamah
Cerita Relawan (Episode 1): Kisah Nyata Perjuangan Mbah Muntamah
Kisah ini dimulai dengan perjalanan seorang relawan BAZNAS Jawa Timur, Bu Ita Julaikha, yang bertugas untuk survei langsung di lapangan. Sebagai relawan, Bu Ita kerap berinteraksi langsung dengan para dhuafa, dan salah satu kisah yang paling membekas dalam ingatannya adalah perjuangan hidup Mbah Muntamah. Bu Ita pertama kali bertemu dengan Mbah Muntamah ketika ia kebetulan melewati sebuah gang kecil di Surabaya. Di sana, ia melihat seorang perempuan tua, Mbah Muntamah, duduk di depan rumahnya yang sangat sederhana. Rumah itu, jika bisa disebut rumah, hanyalah sebuah gubuk sewaan dengan lantai tanah dan dinding dari seng serta triplek. Atapnya pun terbuat dari seng dan genteng tua yang sudah tak layak pakai. Kondisi rumah tersebut begitu memprihatinkan, terutama saat hujan, di mana air akan masuk dan membanjiri seluruh isi rumah. "Tersirat dalam hati saya, Ya Allah, di tengah kota Surabaya ini kok masih ada rumah yang seperti ini," kenang Bu Ita. Mbah Muntamah hidup bersama satu-satunya putra yang memiliki keterbelakangan mental. Mereka bertahan hidup dari penghasilan yang sangat minim. Setiap hari, Mbah Muntamah hanya bisa mengolah bahan makanan sederhana seperti jagung dan ubi jalar, yang kemudian dititipkan ke warung-warung untuk dijual. Namun, pendapatannya tak lebih dari 15-20 ribu rupiah per hari, jumlah yang sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk biaya perawatan putranya yang sakit. Saat itu, Mbah Muntamah tidak mendapatkan bantuan dari pihak manapun. Menyaksikan kondisi tersebut, Bu Ita merasa terpanggil untuk membantu. "Ya Allah, gimana caranya saya bisa membantu orang tersebut," ujar Bu Ita dengan penuh empati. Beruntung, BAZNAS memiliki program bantuan untuk dhuafa fakir, dan setelah diajukan, Mbah Muntamah pun menerima bantuan sebesar Rp 400.000 setiap bulannya, yang seharusnya diberikan seumur hidup. Namun, takdir berkata lain. Beberapa waktu setelah mendapatkan bantuan, Mbah Muntamah didiagnosa menderita kanker payudara dan harus menjalani operasi. Meski demikian, kondisinya semakin memburuk, dan akhirnya ia pun dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. "Allah ternyata punya rencana lain. Ternyata Mbah Muntamah tidak bisa melanjutkan umurnya," ucap Bu Ita dengan rasa haru. Sebagai seorang relawan yang terjun langsung ke lapangan, Bu Ita merasakan betapa banyaknya orang-orang yang membutuhkan bantuan, namun enggan menunjukkan kesusahan mereka. "Ada orang yang benar-benar ingin kita bantu, kalau kita langsung datang ke tempat orang itu, mereka bisa menangis," cerita Bu Ita. Banyak dari mereka yang hidup dalam keterbatasan, tanpa penghasilan, tanpa modal, dan tak lagi memiliki tenaga untuk bekerja. "Jalan satu-satunya apa? ya kita harus peduli," tegasnya. Kisah Mbah Muntamah adalah sebuah potret kehidupan yang sering kali luput dari perhatian kita. Lewat pengalaman Bu Ita, kita diajak untuk lebih peduli dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Perjuangan Mbah Muntamah mungkin telah usai, tetapi semangat kepedulian yang ditinggalkan akan terus menginspirasi kita semua.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pendapatan Ashari Meningkat Berkat Program Z Auto BAZNAS
Pendapatan Ashari Meningkat Berkat Program Z Auto BAZNAS
Rahmad Ashari, seorang pria berusia 47 tahun, kini merasakan perubahan besar dalam hidupnya berkat bantuan yang diberikan oleh BAZNAS melalui program Z Auto. Ashari, yang memiliki usaha bengkel di Jalan Pumpungan 3 Nomor 43, Surabaya, mengisahkan perjalanan usahanya yang penuh tantangan sebelum akhirnya mendapatkan dukungan yang sangat berarti. "Dulu sering berdoa minta supaya ada orang yang bantu ngasih modal. Qodarulloh ternyata Alloh mendatangkan BAZNAS untuk bantu saya dalam modal atau yang lainnya," ujar Ashari mengenang masa-masa sulit ketika ia masih berjuang sendirian. Sebelum membuka bengkel sendiri, Ashari bekerja sebagai karyawan di bengkel orang lain sejak tahun 2000. Keinginan untuk mandiri dan membuka usaha sendiri begitu kuat, meskipun saat itu ia tidak memiliki modal sama sekali. "Istilahnya lillahi ta’ala nekat. Pengen buka usaha sendiri sudah nggak mau ngikut orang," katanya. Awalnya, usaha bengkel Ashari berjalan dengan sangat sederhana. Ia hanya mampu melayani beberapa pelanggan setiap harinya, dan itu pun tidak selalu ramai. Pendapatan bersih yang diperolehnya berkisar antara 2,5 juta rupiah per bulan, jumlah yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan layak. Namun, segalanya berubah ketika BAZNAS datang membantu melalui program Z Auto. Dengan bantuan modal dan peralatan yang diberikan, Ashari kini mampu meningkatkan usahanya secara signifikan. "Alhamdulillah, saya bisa menambah karyawan atau teman kerja. Omset pun bertambah. Semakin banyak tenaga, bengkel kami semakin banyak bisa menerima pelanggan," ungkap Ashari dengan penuh syukur. Bantuan berupa toolkit berkualitas tinggi yang diberikan oleh BAZNAS juga sangat membantu meningkatkan produktivitas bengkel. Kini, Ashari mampu melayani lebih banyak pelanggan setiap harinya, dan pendapatan bersihnya pun meningkat menjadi 3,5 hingga 4 juta rupiah per bulan. Ashari tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya melalui BAZNAS dan program Z Auto ini. "Syukur alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota, ketua, dan juga para muzaki yang terlibat di BAZNAS. Saya sangat berterima kasih sekali pada mereka semua," ujarnya. Kini, Ashari memiliki harapan besar untuk masa depannya. Ia tidak hanya ingin terus mengembangkan usahanya, tetapi juga bercita-cita menjadi muzaki tetap di BAZNAS, sebagai bentuk balas budi atas bantuan yang telah ia terima. "Semoga Allah Subhanallohu wa ta’ala yang membalas segala kebaikan yang bapak ibu lakukan," tutupnya dengan penuh harap.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Kisah Nadia: Meraih Masa Depan Tanpa Kehadiran Orang Tua
Kisah Nadia: Meraih Masa Depan Tanpa Kehadiran Orang Tua
Nadia Cindy Aprilia, atau akrab disapa Nadia, adalah seorang mahasiswi aktif di Universitas Internasional Semen Indonesia, Fakultas Ekonomi, semester 5. Di usianya yang muda, Nadia telah melalui perjalanan hidup yang penuh tantangan, namun tetap bersemangat dalam meraih masa depan yang cerah. Nadia lahir dalam kondisi yang tidak mudah. Ayahnya meninggal ketika ia baru berusia 7 bulan. Namun, cobaan hidupnya tidak berhenti di situ. Ketika Nadia sedang bersiap menghadapi ujian nasional kelas tiga SMP, ibunya juga berpulang. Kehilangan kedua orang tua di usia yang begitu muda tentu menjadi pukulan berat bagi Nadia, tetapi ia tidak membiarkan hal itu menghentikan langkahnya. Setelah kepergian kedua orang tuanya, Nadia tinggal bersama kakaknya. Meski penuh kasih sayang, Nadia sadar bahwa ia harus mulai hidup mandiri. "Saya tidak ingin membebani kakak saya," ujarnya. Ia mulai berpikir untuk mencari cara agar dapat membantu meringankan beban kakaknya, terutama dalam hal biaya pendidikan. Dengan tekad yang kuat, Nadia mulai mencari dan mendaftar beasiswa. Usahanya tidak sia-sia. Nadia berhasil mendapatkan beasiswa SKSS yang sangat membantu dalam meringankan biaya hidup dan pendidikannya. "Perasaan saya sangat senang saat diterima dalam beasiswa ini. Setidaknya, saya bisa meringankan beban kakak-kakak saya," ungkapnya dengan penuh rasa syukur. Nadia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui BAZNAS. "Terima kasih kepada para muzaki yang sudah membantu kami para penerima beasiswa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang ingin melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita." Kisah Nadia adalah contoh nyata bagaimana keteguhan hati dan semangat pantang menyerah dapat membawa seseorang melalui berbagai rintangan hidup. Meskipun tanpa kehadiran orang tua, Nadia terus berjuang untuk masa depannya, dengan harapan suatu hari nanti ia dapat membanggakan orang-orang yang telah mendukungnya selama ini.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Jati
Bantuan BAZNAS Jatim untuk Azzahra: Harapan Pasca Musibah Kecelakaan
Bantuan BAZNAS Jatim untuk Azzahra: Harapan Pasca Musibah Kecelakaan
Surabaya, Jawa Timur - Pagi itu seharusnya menjadi hari yang biasa bagi seorang ibu bernama Fitria Ulfa, saat ia bersiap-siap untuk berangkat ke pasar bersama putri tercintanya, Azzahra Aulia. Namun, takdir berkata lain. Sebuah mobil pickup yang melaju kencang menabrak mereka dari belakang, mengubah hari yang cerah menjadi suatu musibah. “Awalnya saya mau berangkat ke pasar, tiba-tiba ditabrak dari belakang sama mobil pickup,” kata Ibu Fitri dengan suara yang bergetar. Spontan, tubuhnya terpental sedangkan Azzahra terseret bersama sepeda motor yang ditumpanginya. Sementara mobil pickup yang menabraknya melarikan diri tanpa tanggung jawab. Azzahra, yang awalnya seorang anak yang aktif di berbagai kegiatan, kini menghadapi kenyataan pahit. "Awalnya Azzahra bisa jalan, bisa sekolah seperti biasa. Tapi, lama kelamaan, jalannya jadi pincang," ujar Ibu Fitri sambil mengenang masa-masa sebelum kecelakaan itu terjadi. Perjalanan Panjang Menuju Pemulihan Setelah kecelakaan, Azzahra dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Dokter menyarankan agar ia dirujuk ke spesialis ortopedi. Serangkaian pemeriksaan, termasuk rontgen dan MRI, mengungkapkan bahwa Azzahra mengalami saraf terjepit di tulang ekornya. “Dari hasil MRI terlihat ada saraf yang terjepit di tulang ekornya, dan dokter mengatakan ada saraf yang putus di daerah lututnya, meskipun tulangnya tidak apa-apa,” jelas Ibu Aini. Azzahra sering merasakan ngilu yang hebat, terutama saat duduk lama di sekolah. Rasa sakit itu semakin mengganggu aktivitasnya, hingga akhirnya ia harus menggunakan kursi roda. “Biasanya Azzahra aktif terus, tapi sekarang dia tidak bisa apa-apa. Aktivitasnya harus dibantu dengan kursi roda, dan tongkat” tambah Ibu Fitri dengan penuh kekhawatiran. Sementara itu, pengobatan hanya berupa terapi dan obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit. Ketidakpastian ini menjadi cobaan bagi Ibu Fitri, terutama ketika harus mencari uang transportasi khusus untuk membawa Azzahra ke sekolah dan rumah sakit. Harapan di Tengah Kesulitan Kehidupan berjalan tidak mudah bagi Ibu Fitri. Dengan suami yang telah meninggal, ia harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat Azzahra. Untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, Ibu Fitri berjualan martabak telur. Di tengah segala keterbatasan, bantuan datang dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang menyalurkan bantuan alat penyangga lutut (knee brace) kepada Azzahra yang diharapkan dapat membantu mengurangi rasa sakit sembari menunggu operasi yang baru bisa dilakukan ketika Azzahra berusia 17 tahun. “Terima kasih untuk para muzakki dan juga BAZNAS yang sudah memberikan bantuan dan mensupport saya. Saya minta doanya semoga saya cepat sembuh dan bisa segera beraktivitas lagi dengan semangat,” ungkap Azzahra dengan senyuman yang penuh harapan. Kisah Azzahra bukan hanya tentang perjuangan melawan rasa sakit, tetapi juga tentang harapan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan hidup. Di balik senyuman Azzahra, tersimpan semangat yang tak pernah padam untuk meraih masa depan yang lebih baik.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Audiensi Bentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Bank BTN
BAZNAS Jatim Audiensi Bentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Bank BTN
Dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur terus memperluas jaringan dengan melakukan kunjungan silaturahmi, termasuk audiensi ke Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Surabaya pada Rabu (28/8/2024). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan serta memaksimalkan potensi yang ada, termasuk pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Mohammad Zakki, dalam pembukaan silaturahmi tersebut. "BAZNAS adalah lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas mengelola zakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Hari ini, kami berkunjung ke Bank BTN untuk berkoordinasi mengenai pembentukan UPZ dan optimalisasi pengumpulan ZIS. Kami berharap, tawaran ini dapat diterima dengan baik," ujar Prof. Ali Maschan Moesa. Prof. Ali Maschan juga menambahkan bahwa hasil pengumpulan ZIS di BTN akan didistribusikan kembali kepada warga sekitar BTN. "Sebanyak 70 persen dari dana yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan untuk program bina lingkungan bagi masyarakat sekitar, tentunya dengan syarat penerima memenuhi ketentuan sesuai peraturan yang ada (8 asnaf)," jelasnya. Sementara itu, Kepala Cabang BTN Surabaya, Prijo, menyambut baik kunjungan pimpinan BAZNAS Jatim. "Kami sangat berterima kasih dan merasa tersanjung dengan kunjungan Bapak-Bapak Kyai. Selama ini, sudah ada imbauan dari BAZNAS RI kepada seluruh karyawan di Indonesia agar membayar zakat melalui BAZNAS. Namun, menurut kami, imbauan tersebut masih kurang kuat. Ke depan, khususnya di BTN Cabang Surabaya, kami akan menerbitkan edaran dengan sifat 'sunnah muakad' untuk lebih mendorong karyawan membayar ZIS melalui BAZNAS," ujar Prijo. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, MPd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. KH. Mohammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Jatim Abd. Kholik, Relationship Manager Funding BTN Cabang Surabaya Ika Parsiwi Tristiana, serta Antok dan Reza dari bagian HRD BTN Surabaya. (chol-x)
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Tulungagung: Bahas Pengajuan Program
BAZNAS Jatim Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Tulungagung: Bahas Pengajuan Program
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Selasa (27/8/2024), untuk membahas permohonan bantuan air bersih untuk mengatasi bencana kekeringan yang melanda beberapa desa di wilayah Tulungagung dan pengajuan program ternak kambing tahap yang kedua. BAZNAS Tulungagung memaparkan situasi terkini di daerah mereka, di mana kekeringan telah berdampak pada 9 Desa (Desa Joho, Campurdarat, Besuki, Sumberagung, Demuk, Kalibatur, Kresikan, Tenggarejo, dan Pakisrejo). Untuk mengatasi kekeringan tersebut, dibutuhkan total 50 tangki air bersih. Saat ini, BAZNAS Tulungagung baru mampu menyuplai 20 tangki, sehingga memerlukan dukungan dari BAZNAS Jatim untuk membantu 30 tangki air bersih tambahan. Selain itu, BAZNAS Tulungagung mengajukan permohonan untuk program ternak kambing tahap kedua, yang merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah berhasil diimplementasikan pada tahap pertama. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat lebih lanjut memberdayakan masyarakat desa dengan menyediakan dukungan ekonomi berkelanjutan melalui peternakan kambing. BAZNAS Jatim menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi upaya BAZNAS Tulungagung dalam mengatasi masalah yang dihadapi. "Kami akan segera menindaklanjuti pengajuan bantuan air bersih. Untuk program ternak kambing, secara formal kami berharap dapat membantu", ujar Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim serta memastikan bahwa kedua program tersebut dapat dilaksanakan secara efektif untuk membantu mengatasi bencana kekeringan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Tulungagung. Hadir pula pada pertemuan ini Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., beserta jajaran Kabag/Kabid, Kepala Pelaksana BAZNAS Tulungagung M. Fathul Manan, dan jajaran pelaksana BAZNAS Tulungagung.
BERITA27/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Adakan Rapat Persiapan Program ToT Pengajar Al-Qur'an Isyarat
BAZNAS Jatim Adakan Rapat Persiapan Program ToT Pengajar Al-Qur'an Isyarat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur mengadakan rapat dengan BAZNAS Kabupaten Jombang dalam rangka persiapan Program Training of Trainer (ToT) bagi pengajar Al-Qur'an Bahasa Isyarat, yang akan diselenggarkan di Jombang dalam waktu dekat. Program ini merupakan inisiatif BAZNAS RI yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pengajar Al-Qur'an di berbagai pondok pesantren, khususnya dalam menggunakan bahasa isyarat, untuk menjangkau santri tunarungu. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Senin (26/8/2024) ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Mashcan Moesa, M.Si., dan dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., beserta jajaran Kabag/Kabid. Turut serta dalam rapat ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang Ahmad Zainuri, dan Wakil Ketua IV BAZNAS Jombang Sugeng Santoso serta jajaran pelaksana. Rencananya, kegiatan ToT ini akan diselenggarakan di Jombang dan melibatkan para pengajar dari beberapa pondok pesantren besar di Jawa Timur. Para peserta akan mendapatkan pelatihan khusus dalam menggunakan bahasa isyarat untuk mengajar Al-Qur'an, dengan tujuan agar ajaran Islam dapat lebih mudah diakses oleh santri tunarungu. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Mashcan Moesa, M.Si., dalam rapat tersebut menyampaikan pentingnya program ToT ini sebagai langkah awal untuk memperluas akses pembelajaran Al-Qur'an bagi para santri tunarungu di Jawa Timur. "Segala sesuatunya harus segera dipersiapkan, nanti kita akan mengundang pengajar dari Pondok Pesantren Tambak Beras, Tebuireng, Lirboyo, Ploso, Gontor, Sidogiri, Genggong, Junwangi, dan lain-lain. Mereka diundang sebagai peserta, satu pondok satu orang", ujar Prof. Ali Maschan. Selain itu, rapat juga membahas teknis pelaksanaan, termasuk jadwal, lokasi, dan kebutuhan pendukung lainnya untuk memastikan program berjalan lancar dan efektif. Para pengajar yang mengikuti ToT ini nantinya diharapkan dapat menjadi pelatih di pondok pesantren masing-masing, sehingga manfaat dari program ini dapat dirasakan lebih luas di seluruh Jawa Timur. Program ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam upaya memberikan hak pendidikan agama yang setara bagi semua kalangan, termasuk bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
BERITA26/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Peluncuran Program "Tuli Mengaji"
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Peluncuran Program "Tuli Mengaji"
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menghadiri acara peluncuran Program "Tuli Mengaji" yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur bersama PPPA Daarul Qur'an Jawa Timur, yang diperuntukkan bagi Sahabat Disabilitas Tuli (Sobat DILI). Acara yang berlangsung di Kantor Dinsos Jatim, Ahad (25/8/2024) ini bertujuan untuk memperluas akses bagi komunitas disabilitas rungu wicara dalam memahami dan membaca Al-Qur'an melalui bahasa isyarat. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dalam keterangannya di tempat terpisah menyampaikan bahwa dirinya mewakili Ketua BAZNAS Jatim sangat mendukung adanya program tersebut. "Alhamdulillah, mewakili Ketua BAZNAS Jawa Timur, saya hadir dalam acara peluncuran Program Tuli Mengaji yang diselenggarakan di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur," ujar Kyai Ahsanul Haq. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani, M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kolaborasi yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam mewujudkan program ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat inklusi, di mana teman-teman tuli dapat merasakan keindahan pesan Al-Qur'an meskipun dengan keterbatasan fisik. "Program ini sejalan dengan amanah UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang mengatur hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan kitab suci dan lektur keagamaan yang mudah diakses. Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi saudara-saudara kita, khususnya disabilitas rungu wicara, dengan memberikan kesempatan yang sama dan fasilitas yang layak," ujar Restu Novi Widiani. Beliau juga menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat Sobat DILI yang tetap berkomitmen untuk belajar Al-Qur'an meskipun dengan segala keterbatasan. Restu Novi Widiani berharap, melalui program ini, gema Al-Qur'an Isyarat dapat tersebar luas hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kepala Kanwil Kemenag Surabaya, Pimpinan FOZ dan pimpinan Lembaga Amil Zakat, Direktur PPPA Daarul Qur’an beserta Staff, dan Ibu Maskurun Pengasuh RQST (Rumah Qur’an Sahabat Tuli) Kediri. Program "Tuli Mengaji" ini tidak hanya sekadar kegiatan mengaji, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan setara. Dengan peluncuran ini, diharapkan semakin banyak teman-teman tuli yang dapat mengenal dan memahami Al-Qur'an, serta merasakan keberkahan dan kebahagiaan dalam ibadah mereka.
BERITA25/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Jadi Pemateri di Acara Road to FESYAR X HCE 2024
Pimpinan BAZNAS Jatim Jadi Pemateri di Acara Road to FESYAR X HCE 2024
Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bidang SDM dan Umum, Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M., menjadi pemateri dalam acara Road to FESYAR X HCE 2024 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Acara tersebut berlangsung di Lippo Mall Jember pada Sabtu, (24/8/2024). Dalam talkshow bertema Mendorong Optimalisasi ZISWAF sebagai Model Pemberdayaan Ekonomi Produktif di Era Digital, Dr. K.H. Husnul Khuluq menyampaikan beberapa poin penting terkait potensi dan tantangan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Jawa Timur. "Potensi zakat di Jawa Timur mencapai Rp36 triliun, namun yang dapat dihimpun saat ini baru sekitar Rp900 miliar di luar off-balance sheet, dan sekitar Rp3 triliun jika digabung dengan on dan off-balance sheet," ujar Kyai Husnul. Lebih lanjut, beliau menjelaskan empat faktor utama yang menyebabkan adanya kesenjangan antara potensi dan realisasi penghimpunan zakat. "Pertama, kendala pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih menjadi tantangan utama. Kedua, sustainable financing, di mana regulasi keuangan perlu lebih berkelanjutan. Ketiga, pemanfaatan teknologi; tanpa teknologi, proses penghimpunan dan pendistribusian zakat akan sangat lamban. Dan keempat, governance; pentingnya tata kelola yang baik, SOP yang benar, serta transparansi dan akuntabilitas", jelasnya. Kyai Husnul juga mengatakan bahwa BAZNAS Jatim telah mengarahkan sebagian pendistribusian zakatnya menuju pemberdayaan ekonomi produktif. "Alhamdulillah, penyaluran dana zakat di BAZNAS Jawa Timur sudah hampir 50% dialokasikan ke sektor ekonomi produktif, seperti beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana), yang kami kategorikan sebagai sektor produktif karena anak-anak yang berkuliah akan pintar dan dapat mengelola ekonomi dengan baik", kata Kyai Husnul. Beliau juga mencontohkan beberapa program produktif lainnya "Ada juga Z Chicken, usaha ayam goreng krispi yang didanai dari zakat, serta Z Auto, beasiswa untuk siswa SMA/SMK/MA, dan bantuan ternak kambing di daerah yang membutuhkan; yang nanti hasil pengelolaannya akan kembali kepada mustahik", imbuhnya. Di akhir pemaparannya, Kyai Husnul menekankan pentingnya integrasi data dan penguatan ekosistem ekonomi syariah. "Kata kuncinya adalah membangun integrasi data BAZNAS yang nantinya akan diwujudkan dalam bentuk satu data. Kami di provinsi sedang merintis ini. Yang kedua, bagaimana meningkatkan ekosistem ekonomi syariah; jika ekosistem atau budayanya belum terbangun, maka akan sulit untuk mempercepat proses ini", paparnya.
BERITA24/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Dukung Usaha Mikro, BAZNAS Jatim Berikan Bantuan kepada Bu Dwi Susanti
Dukung Usaha Mikro, BAZNAS Jatim Berikan Bantuan kepada Bu Dwi Susanti
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menebar kebaikan dengan memberikan bantuan modal usaha kepada salah satu warga di Surabaya. Bantuan ini diberikan kepada Bu Dwi Susanti, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di daerah Lidah Kulon, Gang 1 No. 2, Surabaya. Bu Dwi, yang dikenal sebagai sosok pekerja keras, menerima bantuan berupa rombong, peralatan, serta bahan-bahan untuk memulai usaha jualan nasi kuning dan bubur suro. Total nilai bantuan yang diberikan mencapai Rp 1.500.000. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal yang bisa meningkatkan taraf hidup keluarga Bu Dwi dan membuka jalan bagi kemandirian ekonominya. Dalam keterangannya, Kabid Pendistribusian BAZNAS Jatim Chandra Asmara, S.E., menyatakan bahwa program bantuan ini merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam hal peningkatan ekonomi melalui usaha mikro. "Kami berharap dengan bantuan ini, Bu Dwi Susanti dapat memulai usaha yang sukses dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Chandra. Bu Dwi Susanti tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya ketika menerima bantuan ini. Dengan mata yang berbinar, ia mengungkapkan rasa syukur dan harapannya terhadap usaha yang akan dirintisnya. "Terima kasih banyak kepada BAZNAS Jatim. Dengan bantuan ini, saya bisa memulai usaha yang sudah lama saya impikan. Semoga usaha ini bisa berjalan lancar dan bisa membantu ekonomi keluarga kami," ungkap Dwi Susanti. Bantuan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga dukungan moral bagi Bu Dwi Susanti untuk terus berjuang dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan dapat menciptakan lebih banyak kisah sukses di masa depan. Program ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya, serta menumbuhkan semangat kemandirian dan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang kurang mampu.
BERITA23/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Berikan Bantuan kepada Raditya Deva, Anak Disabilitas di Surabaya
BAZNAS Jatim Berikan Bantuan kepada Raditya Deva, Anak Disabilitas di Surabaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan disalurkan kepada seorang anak disabilitas bernama Raditya Deva yang tinggal di rumah kost di kelurahan Ploso Timur Surabaya. Bantuan tersebut terdiri dari susu, pampers, dan uang tunai sebesar Rp 3.000.000. Raditya Deva, yang dikenal sebagai sosok anak yang tabah dan penuh semangat meski mengalami keterbatasan, menerima bantuan ini dengan penuh rasa syukur. BAZNAS Jatim melalui program bantuannya, ingin meringankan beban yang harus ditanggung oleh keluarga Raditya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya kebutuhan khusus Raditya. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim Chandra Asmara, S.E., mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang mengalami disabilitas. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga Raditya Deva dan memberikan kebahagiaan serta semangat baru bagi mereka," ujarnya. Ibunda Raditya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Ini sangat berarti bagi kami. Kebutuhan Raditya memang cukup banyak, dan bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya," kata Ibunda Raditya dengan haru. BAZNAS Jatim berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial yang mendukung masyarakat kurang mampu, dan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi mereka yang membutuhkan. Bantuan seperti ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas untuk lebih peduli dan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang berada dalam kondisi yang kurang beruntung.
BERITA23/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
800-an Siswa SMA/SMK/MA se-Jawa Timur Terima Beasiswa dari BAZNAS Jatim
800-an Siswa SMA/SMK/MA se-Jawa Timur Terima Beasiswa dari BAZNAS Jatim
Sebanyak 827 siswa dan siswi dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Jawa Timur menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Masing-masing siswa mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.000.000, yang disalurkan untuk mendukung pendidikan mereka. Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Jatim untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi para pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan beasiswa ini, diharapkan para siswa dapat lebih fokus dalam belajar tanpa harus terbebani oleh masalah biaya. Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Chandra Asmara, S.E., menyampaikan bahwa program ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada pertengahan tahun BAZNAS Jatim ada penyaluran program beasiswa tingkat SMA, SMK, dan MA. Total sebanyak 827 siswa penerima bantuan untuk tahun 2024 yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur", kata Chandra Asmara. BAZNAS Jatim juga bekerja sama dengan BAZNAS kabupaten/kota dan pihak sekolah untuk memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran. Total dana yang digelontorkan untuk program beasiswa ini yaitu sebesar Rp 827.000.000 yang pencairannya dilakukan bertahap. "Setiap siswa mendapatkan beasiswa Rp 1.000.000 per tahun, sehingga total keseluruhan yang kami salurkan sebesar Rp 827.000.000 yang pencairannya dilakukan secara bertahap. Mekanisme pencairannya, bagi sekolah di wilayah Surabaya-Sidoarjo dapat diambil di kantor BAZNAS Jatim, kemudian yang di luar wilayah tersebut akan ditransfer ke pihak sekolah melalui BAZNAS kabupaten/kota setempat", tambah Chandra. Salah satu penerima beasiswa, Nabila Anggun Pratiwi, siswi kelas 12 SMK Pawiyatan Surabaya yang memiliki tunggakan di sekolahnya, mengungkapkan rasa syukur karena telah mendapat beasiswa dari BAZNAS Jatim. “Saya sangat senang mendapat beasiswa ini karena bisa membantu pelunasan SPP dan daftar ulang yang sempat menunggak", ucap Nabila yang bercita-cita ingin menjadi Polwan. Dengan adanya program beasiswa ini, BAZNAS Jatim berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda Jawa Timur yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
BERITA23/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Di Tengah Keterbatasan, Program Santunan Fakir dari BAZNAS Jatim Bawa Harapan bagi Mbah Nuradji
Di Tengah Keterbatasan, Program Santunan Fakir dari BAZNAS Jatim Bawa Harapan bagi Mbah Nuradji
Di sudut sebuah desa kecil bernama Warukulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan, hidup seorang pria tua bernama Mbah Nuradji. Di usianya yang senja, beliau menjalani hari-hari dengan penuh keterbatasan. Keadaan ini diperparah oleh kondisi fisiknya yang lemah akibat kecelakaan yang dialaminya beberapa tahun lalu. Akibat kecelakaan itu, Mbah Nuradji kini hanya mampu terbaring lemah di tempat tidurnya, tak lagi bisa bekerja untuk menyambung hidup. Namun, di tengah kesulitan yang mendera, ada sedikit cahaya harapan yang datang dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui program santunan dhuafa-fakir "JATIM PEDULI". Sebagai salah satu penerima bantuan program ini, Mbah Nuradji kini mendapatkan santunan sebesar Rp. 600.000,- per bulan, yang akan ia terima hingga akhir hayatnya. "Bantuan yang saya terima setiap bulan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan membantu", ujar Mbah Muradji kepada Tim SAI yang melaksanakan monev guna memastikan bantuan dari BAZNAS Jatim sudah tepat sasaran. Bantuan ini, meski sederhana, menjadi penopang bagi Mbah Nuradji dan keluarganya. Hidup di rumah bekas warung yang berada di tepi jalan raya, beliau tidak sendirian. Ada anaknya, Indah, yang pulang dari Kalimantan untuk merawat sang ayah tercinta. Kehadiran Indah menjadi anugerah tersendiri bagi Mbah Nuradji, meski kehidupan mereka tetap penuh keterbatasan. Indah, yang semula bekerja di Kalimantan, harus kembali ke desa untuk menjaga ayahnya. Ia pun meninggalkan pekerjaannya di rantau demi merawat orang tua yang sangat ia cintai. Tidak hanya merawat Mbah Nuradji, Indah juga harus mengurus salah satu saudaranya yang mengalami gangguan jiwa, menambah beban yang harus ia pikul setiap harinya. Rumah sederhana yang mereka tempati, meski jauh dari kata layak, menjadi saksi bisu perjuangan hidup keluarga kecil ini. Bagi Mbah Nuradji dan Indah, bantuan dari BAZNAS bukan sekadar angka dalam rupiah, melainkan uluran tangan yang membawa mereka sedikit lebih dekat pada harapan dan ketenangan. Bagi mereka, program "JATIM PEDULI" ini adalah berkah yang tak ternilai, memberikan sedikit kelegaan di tengah perjuangan hidup yang berat. Di balik kisah duka ini, ada keteguhan hati seorang anak yang merawat ayahnya dengan penuh kasih, dan ada seorang ayah yang meski terbaring lemah, tetap berjuang untuk keluarganya. Bantuan yang diterima Mbah Nuradji adalah pengingat bahwa di tengah kesulitan, masih ada tangan-tangan yang peduli dan siap membantu. Program "JATIM PEDULI" ini tak hanya memberikan bantuan finansial, tapi juga menjadi simbol bahwa di tengah gempuran kehidupan yang penuh tantangan, masih ada harapan yang bisa diraih. Bagi Mbah Nuradji dan keluarganya, harapan itu kini hadir lewat santunan yang mereka terima setiap bulan. Meski kecil, bantuan ini menjadi penghibur di tengah derita, dan harapan untuk hari esok yang lebih baik.
BERITA22/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Rapat Rutin Pimpinan BAZNAS Jatim: Bahas Pendistribusian Hingga Progres Renovasi Kantor
Rapat Rutin Pimpinan BAZNAS Jatim: Bahas Pendistribusian Hingga Progres Renovasi Kantor
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali mengadakan rapat rutin pimpinan yang membahas evaluasi kegiatan selama satu minggu terakhir dan menyusun rencana untuk minggu ke depan. Rapat ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan Waka II Dr. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Waka III Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si.Rapat yang berlangsung di ruang rapat BAZNAS Jatim, Rabu (21/8/2024), ini juga dihadiri oleh jajaran Kabag/Kabid yaitu Kabag SAI Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., Kabag Pengumpulan Abdul Kholik, Kabid Pendistribusian Chandra Asmara, S.E., Kabag Keuangan Machrus Ihsan, M.H.I., serta Kabag SDM dan Umum Dwindayatie, S.E.Pendistribusian Dana Zakat dan Rencana Audiensi Dalam rapat ini, dibahas evaluasi kegiatan yang telah berlangsung selama satu minggu terakhir, termasuk pendistribusian dana zakat kepada beberapa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Jatim. Selain evaluasi, rapat ini juga membahas rencana kegiatan untuk minggu ke depan. Salah satu agenda penting adalah rencana audiensi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) dan beberapa dinas terkait lainnya guna meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Timur. Persiapan Rakor BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Rapat juga menyinggung persiapan kegiatan Rakor BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada awal September 2024. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara BAZNAS dengan instansi terkait dalam penanganan bencana di Jawa Timur. Pembahasan Surat Masuk dan Permohonan Rekomendasi LAZ Selain itu, rapat juga membahas beberapa surat yang masuk dari lembaga atau instansi terkait, termasuk undangan pimpinan, kunjungan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dan permohonan rekomendasi dari beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ). Pendanaan Rakor BTB dan Rencana Rakorda BAZNAS se-Jatim Dibahas bahwa pendanaan untuk Rakor BTB akan diambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, dibahas juga rencana Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada akhir November atau awal Desember 2024. Progres Renovasi Kantor dan Evaluasi Program Terkait progres renovasi kantor BAZNAS Jatim, dilaporkan bahwa diperlukan penambahan drainase untuk mencegah masalah banjir di masa mendatang. Selain itu, dalam rapat juga dibahas hasil monitoring dan evaluasi (monev) program ternak kambing di Mojokerto yang dinilai sudah berjalan dengan baik. Namun, masih ada koreksi terkait program serupa di Lamongan. Evaluasi juga diperlukan untuk program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah tersebut. Rapat ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus meningkatkan kinerja dan pengelolaan zakat di Jawa Timur, serta memastikan bahwa program-program yang dijalankan BAZNAS Jatim dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
BERITA22/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
UPZ Kampus Terbaik, BAZNAS Jatim Beri Penghargaan Kepada Universitas Brawijaya
UPZ Kampus Terbaik, BAZNAS Jatim Beri Penghargaan Kepada Universitas Brawijaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Universitas Brawijaya sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kampus dengan pengumpulan zakat terbanyak dan terbaik di wilayah Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan dalam acara "Giraffe Awards 2024" yang berlangsung di Rektorat Universitas Brawijaya, Malang, Sabtu (17/8/2024). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BAZNAS Jatim terhadap peran aktif dan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pengumpulan zakat di kalangan civitas akademika. Selama periode bulan Juni-Juli 2024, UPZ Universitas Brawijaya telah mengumpulkan dana zakat sebesar Rp 998.158.238,- yang dihimpun dari tunjangan dosen dan karyawan di lingkungan kampus tersebut. "BAZNAS Jatim berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan menurut Peraturan Perundang-undangan (PP) semua kampus kewenangannya di bawah provinsi. Ternyata dari seluruh kampus negeri dan swasta se-Jawa Timur, yang pengumpulannya terbanyak dan terbaik, bahkan termasuk dalam hal penyalurannya, adalah Universitas Brawijaya (UB). Maka dari itu, kami memberikan support dan apresiasi kepada UB", ujar Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si. Prof. Ali Maschan menambahkan, pihaknya berharap Universitas Brawijaya di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., dapat lebih optimal lagi dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di tahun yang akan datang. "Mudah-mudahan UB di bawah pak rektor ini dapat lebih optimal ke depan. Karena penghimpunan saat ini baru dari tunjangan, belum termasuk gaji. Nanti setiap mahasiswa juga bisa berkontribusi walaupun infak Rp 5.000, itu sudah sangat luar biasa, yang nanti akan dikembalikan lagi untuk kepentingan sosial dalam bentuk bantuan bagi mahasiswa tidak mampu yang UKT-nya tersendat, dan terjerat pinjaman online, nanti bisa dibantu", tambah Prof. Ali Maschan. Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., yang hadir menerima penghargaan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas apresiasi yang diberikan. "Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas penghargaan yang diberikan. Kami pihak dosen dan tenaga pendidikan memiliki komitmen yang tinggi untuk menunaikan zakat, yang dihimpun dan dikelola oleh UPZ Universitas Brawijaya yang kemudian disalurkan ke BAZNAS Jatim. Alhamdulillah BAZNAS juga menyalurkan kembali melalui program beasiswa kepada mahasiswa kami yang membutuhkan", kata Prof. Widodo. Menurut Prof. Widodo, masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan oleh UPZ Universitas Brawijaya terkait pengumpulan zakat di lingkungan kampusnya. "Tentu masih banyak pekerjaan rumah untuk terus meningkatkan jumlah dari zakat itu sendiri, karena zakat itu salah satu elemen penting untuk menguatkan ekonomi kerakyatan khususnya umat Islam itu sendiri agar bisa saling tolong menolong", pungkasnya. Acara ini ditutup dengan penyerahan simbolis piagam penghargaan dan BAZNAS Card kepada Rektor Universitas Brawijaya. Turut hadir pada acara ini Pimpinan BAZNAS Jatim, Wakil Ketua II Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Wakil Ketua III Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si.
BERITA17/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Peluncuran Balai Ternak di Lamongan
Pimpinan BAZNAS Jatim Hadiri Peluncuran Balai Ternak di Lamongan
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., menghadiri peluncuran Balai Ternak Kambing di Desa Giri, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Acara yang berlangsung pada Kamis (16/8/2024) ini merupakan bagian dari Program Balai Ternak yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, dengan tujuan untuk mengembangkan ekonomi para mustahik serta memberdayakan mereka hingga mampu menjadi muzaki. Program Balai Ternak ini diberikan kepada Kelompok Ar Rohmah, yang terdiri dari para mustahik di Kabupaten Lamongan. Melalui program ini, BAZNAS RI berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor peternakan. Dengan bantuan dan pembinaan yang berkelanjutan, para penerima manfaat diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan taraf hidup mereka sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar. Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK., Sekretaris Daerah Lamongan Drs. Mohammad Nalikan, M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan H. Bambang Eko Muljono, serta jajaran lainnya. "Alhamdulillah, mewakili Ketua BAZNAS Jatim, kami mendampingi Pimpinan BAZNAS RI Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani dalam peluncuran program Balai Ternak BAZNAS AR ROHMAH, di Kabupaten Lamongan", kata Pimpinan BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I. Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Bapak Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Balai Ternak BAZNAS ini. “Balai Ternak BAZNAS merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan, harapannya agar pera peternak kita nantinya juga dapat menjadi muzaki, yang menunaikan zakatnya,” ujar Nur Chamdani. Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, dalam pidatonya, menyatakan dukungannya terhadap program ini dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan program pemberdayaan seperti ini. "Semoga kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, dan mendapatkan hasil yang optimal bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Lamongan", ungkap Bupati Efendi. Acara ini ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi Balai Ternak Kambing dan pertemuan dengan para anggota Kelompok Ar Rohmah. Harapan besar ditumpukan pada program ini, yang diyakini dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Lamongan.
BERITA16/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Istighosah dan Peletakan Batu Pertama, Renovasi Kantor BAZNAS Jatim Dimulai
Istighosah dan Peletakan Batu Pertama, Renovasi Kantor BAZNAS Jatim Dimulai
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar acara istighosah dan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya renovasi kantor baru di Masjid Lama Islamic Centre Jawa Timur, Rabu (14/8/2024). Masjid tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang kemudian direnovasi menjadi kantor BAZNAS Jatim. Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa, M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam memajukan lembaga zakat demi kemaslahatan umat. "Sudah lama kita merencanakan. Bahkan sejak Almarhum Kyai Roziqi, kita sudah punya niat untuk merehab masjid ini menjadi kantor BAZNAS dan itu pun sudah mendapatkan restu dari Ibu Gubernur pada waktu itu", kata Prof. Ali Maschan Moesa. Beliau juga menekankan bahwa renovasi kantor ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan BAZNAS Jatim kepada masyarakat. "Mudah-mudahan dengan doa bersama ini semuanya menjadi lancar dan nanti kantor tidak hanya urusan megah, namun juga lebih nyaman lah Insya Allah. Sehingga kita harapkan pelayanannya juga semakin baik, public-centris nya harus ditingkatkan", Prof. Ali menambahkan. Menurut perencanaan, renovasi kantor BAZNAS Jawa Timur di Islamic Centre Jawa Timur ini diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Dengan adanya kantor baru ini, diharapkan BAZNAS Jatim semakin mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di Jawa Timur. Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Ketua II BAZNAS Jatim Drs. K.H. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Jatim Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim Dr. K.H. Husnul Khuluq, M.M. Hadir pula Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dra. Siti Munawaroh, M.A. serta Pihak CV Bahtera Energi Struktur dan CV IBS selaku konsultan dan kontraktor yang bertanggung jawab atas jalannya proyek ini. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh jajaran Sekretariat Islamic Centre Jawa Timur, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Timur, dan Pengurus Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, yang turut memberikan dukungan moral dan spiritual dalam pelaksanaan proyek ini.
BERITA15/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Laksanakan Monev di Kab. Mojokerto, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
BAZNAS Jatim Laksanakan Monev di Kab. Mojokerto, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pendistribusian bantuan tahun 2023 di Kabupaten Mojokerto pada Jumat, 9 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan telah diterima oleh mustahik (penerima manfaat) dan sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. Dalam kegiatan monev tersebut, tim SAI BAZNAS Jawa Timur mengunjungi sejumlah mustahik yang telah menerima berbagai jenis bantuan, seperti program bedah rumah, bantuan fakir, ternak kambing, dan modal usaha. Rincian bantuan yang diberikan meliputi bantuan fakir sebesar Rp 600.000, bantuan ternak kambing senilai Rp 7.500.000, bantuan bedah rumah sebesar Rp 15.000.000, dan bantuan modal usaha sejumlah Rp 1.000.000. Kunjungan dilakukan langsung ke kediaman para mustahik untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mereka. "Kunjungan ini merupakan bentuk pengawasan terhadap bantuan yang telah diberikan. Jadi, tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tapi juga memantau perkembangan dan manfaatnya," jelas Kepala SAI BAZNAS Jawa Timur, H. Slamet Hariyono, M.Si. Sebagai contoh, bantuan ternak kambing yang diberikan kepada satu kelompok dengan 10 anggota, masing-masing anggota menerima 3 ekor kambing. Banyak dari kambing-kambing tersebut sudah berkembang biak, seperti milik Bu Riati dan Bu Rosnah, yang kini telah memiliki 7 ekor kambing. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, di mana kambing-kambing tersebut akan digulirkan kepada mustahik lainnya setelah beranak dua kali. Selain memberikan manfaat berkelanjutan, program ini juga melatih mustahik untuk berinfak. Kegiatan monev ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanah sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan pengawasan dan evaluasi yang rutin, BAZNAS berharap distribusi bantuan dapat terus berjalan optimal dan tepat guna. BAZNAS Jawa Timur akan terus melakukan pemantauan dan monev secara berkala untuk memastikan bahwa program-program bantuan yang telah dirancang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah Jawa Timur.
BERITA09/08/2024 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat