WhatsApp Icon
BAZNAS Jatim Kembali Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Motor

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan servis dan ganti oli gratis bagi 100 sepeda motor pada 9–10 April 2026. Program ini merupakan tambahan kuota dari BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BAZNAS Jatim yang dinilai baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.

Kegiatan tersebut digelar secara langsung (on the spot) di bengkel mustahik Z Auto. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mustahik, baik dari segi peningkatan pelayanan, kelengkapan peralatan, maupun promosi lokasi bengkel yang strategis.

Penerima manfaat dalam program ini difokuskan pada pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat yang membutuhkan dengan kapasitas sepeda motor di bawah 150 cc.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Naim, seorang pengemudi ojol, mengungkapkan rasa syukurnya atas program tersebut. “Sangat membantu, Pak. Kami sangat terbantu oleh program BAZNAS ini. Terima kasih. Semoga anggota BAZNAS diberi kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat terus menjalankan program ini ke depannya,” ujarnya.

09/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Tuntaskan Safari Ramadan 1447 H, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Jember

BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim dan 250 penyandang disabilitas yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Gus Fawait, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka II BAZNAS Jatim Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Jember Saifullah Hudi, S.Pd.I., M.M., beserta jajaran.

Turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember–Lumajang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Forkopimda Kabupaten Jember atau yang mewakili, serta segenap Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember.kepala SLB se-Kabupaten Jember, para guru, orang tua, serta anak-anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas.

Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kualitas dalam beramal.

“Islam menekankan kualitas, bukan kuantitas. Bantuan yang diterima anak-anak hendaknya dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat, seperti kebutuhan pendidikan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak hadirin membaca Sholawat Badar serta mendoakan agar Kabupaten Jember menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, penuh keberkahan, keadilan, dan kemakmuran.

Sementara itu, Bupati Jember dalam sambutannya berharap kehadiran KH. Ali Maschan Moesa membawa keberkahan bagi masyarakat. “Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Ia juga memotivasi anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan terus semangat menuntut ilmu. Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mulai 1 April, seluruh warga ber-KTP Jember dapat mengakses layanan kesehatan gratis, serta kami menyiapkan beasiswa bagi 20.000 anak yatim agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Jember menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jember atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Jember, semoga kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan di Kabupaten Jember, BAZNAS Provinsi Jawa Timur resmi menuntaskan rangkaian Safari Ramadan 1447 H yang telah dilaksanakan di 11 kabupaten/kota.

Melalui program ini, BAZNAS Jatim telah menyalurkan santunan kepada total 11.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menghadirkan kebahagiaan serta keberkahan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Safari Ramadhan di Sidoarjo, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan santunan 1.000 anak yatim dalam rangka Safari Ramadhan, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua I BAZNAS Jatim Dr. KH. Masnuh, MA., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, serta unsur pemerintah kabupaten Sidoarjo.

Waka I BAZNAS Jatim KH. Masnuh menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh nyata penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, lembaga zakat, hingga sektor swasta. Menurutnya, sinergi seperti ini mampu memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

“BAZNAS Jatim melihat Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang aktif menggerakkan pengelolaan zakat. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta seperti Yayasan Siantar Top Peduli merupakan model ideal yang patut dipertahankan untuk menghadirkan kemaslahatan umat,” ujar KH. Masnuh.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakat. Ia menilai kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan bantuan secara cepat dan tepat.

"Saya bersyukur melihat sinergi ini. Secara khusus, saya sampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Biasanya, di hari Sabtu dan Minggu, saat orang lain beristirahat, tim BAZNAS selalu bersama saya 'blusukan' ke desa-desa, menyapa warga yang kesusahan, dan langsung memberikan bantuan. Kinerja taktis seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat," pungkas Bupati Subandi.

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Wujud Kolaborasi Strategis, BAZNAS Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim di Kabupaten Sampang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memeratakan kesejahteraan dan mendukung pendidikan anak yatim di seluruh wilayah Jawa Timur.

Hal ini dibuktikan melalui gelaran santunan bagi 1.000 anak yatim dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Kamis (12/3/2026), yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Sampang dan BAZNAS Kabupaten Sampang.

Dalam kegiatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan bantuan berupa paket perlengkapan alat sekolah dan snack kepada seluruh anak yatim yang hadir. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata BAZNAS Jatim untuk memastikan anak-anak yatim memiliki sarana edukasi yang layak guna menunjang masa depan mereka.

Wakil Ketua III BAZNAS Jatim, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS di tingkat kabupaten/kota.

"Kegiatan ini adalah wujud komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, khususnya BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yatim," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan fakta istimewa bahwa dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan santunan akbar bagi 1.000 anak yatim pada tahun ini.

Sementara itu, mewakili Bupati Sampang, Ibu Evi Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian BAZNAS Jatim. Beliau berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, serta memberikan dorongan mental kepada anak-anak kita agar tetap giat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita di masa depan," tutur Ibu Evi.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Majlillah dari Kementerian Agama Kabupaten Sampang. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, serta para Camat dan pendamping se-Kabupaten Sampang.

Melalui program ini, BAZNAS Jatim berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menciptakan kemandirian dan keceriaan bagi anak-anak yatim di seluruh pelosok Jawa Timur.

13/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim
Bersama Pemkab Tulungagung, BAZNAS Jatim Hadirkan Kebahagiaan bagi 1.000 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, serta Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu (11/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim turut menyalurkan bantuan berupa 1.000 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis dengan nilai sekitar Rp150.000 per paket. Selain itu, para penerima manfaat juga mendapatkan santunan uang sebesar Rp200.000 yang merupakan hasil kolaborasi antara KKKS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan.

“Pada kegiatan ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua KKKS Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu, menambahkan bahwa santunan tersebut diberikan kepada sekitar 1.000 anak yatim yang berasal dari 19 kecamatan atau 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan uang dan perlengkapan sekolah, para anak yatim juga menerima paket konsumsi serta makanan ringan untuk berbuka puasa yang disediakan oleh KKKS Kabupaten Tulungagung.

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Jatim

Berita Terbaru

Perkuat Tata Kelola Zakat, Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2023 Hasilkan 17 Resolusi
Perkuat Tata Kelola Zakat, Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2023 Hasilkan 17 Resolusi
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2023 yang digelar di Jakarta pada 20-22 September sukses terselenggara. Sebanyak 17 resolusi lahir dari hajatan akbar nasional tersebut. Resolusi tersebut dibacakan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, dihadapan pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten se-Indonesia. "Melalui resolusi ini, kami tegaskan apa yang akan kita lakukan ke depan adalah semata-mata untuk marwah kita dalam rangka memberikan bantuan kepada mustahik dan kami juga selalu mengimbau, apa yang kita lakukan adalah bagian dari kerja kita sebagai satu kekuatan BAZNAS nasional," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Jumat (22/9/2023). Kiai Noor juga meminta agar BAZNAS seluruh Indonesia dapat menjaga kekompakan dan tidak saling menjatuhkan. BAZNAS daerah tidak akan ditinggalkan oleh BAZNAS Provinsi, BAZNAS Provinsi tidak akan ditinggalkan oleh BAZNAS RI (pusat) jadi semua ini adalah sebuah satu kesatuan. "Kita diminta untuk menjaga NKRI dengan dana yang kita punyai, kita juga berperan untuk ikut serta menanggulangi daerah-daerah miskin terutama di daerah perbatasan. Oleh karena itu, insya Allah ke depan BAZNAS seluruh Indonesia optimis dan akan terus mendampingi para mustahik di seluruh Indonesia," tegasnya. Kegiatan Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2023 ini ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. Adapun 17 resolusi Rakornas BAZNAS 2023 adalah sebagai berikut: Pertama, memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya BAZNAS seluruh Indonesia dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; Kedua, mendorong transformasi digital dalam empat penguatan: penguatan kelembagaan, penguatan infrastruktur, penguatan SDM, dan penguatan jaringan; Ketiga, mendorong Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk memberikan penguatan kelembagaan, SDM, Infrastruktur, dan keuangan kepada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota; Keempat, BAZNAS akan segera merekomendasikan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten di provinsi dan kabupaten yang baru; Kelima, meningkatkan keikutsertaan dan partisipasi aktif BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah khususnya pada agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan; Keenam, endorong optimalisasi potensi ZIS DSKL sebagai salah satu pendanaan alternatif dalam pembangunan sesuai dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI; Ketujuh, mendorong penguatan kelembagaan BAZNAS melalui optimalisasi instruksi Kementerian Dalam Negeri terkait pemberian APBN dan/atau APBD bagi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota; Kedelapan, menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2024 sebesar 41 triliun Rupiah; Kesembilan, menyepakati 3,2 juta Mustahik Zakat Nasional, dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 64 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,1 juta jiwa pada tahun 2024; Kesepuluh, memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, peningkatan akses dan pemberdayaan kepada kelompok disabilitas, penyediaan akses pada masyarakat miskin serta transformasi mustahik menjadi muzaki terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T); Kesebelas, mendorong penguatan perencanaan pengelolaan zakat dengan menjadikan perencanaan sebagai acuan dan salah satu alat pengendalian yang transparan dan akuntabel; Keduabelas, menguatkan penataan prosedur standar layanan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS untuk pengelolaan zakat yang semakin profesional dan tersandar; Ketigabelas, mendorong penguatan SDM Amil Zakat melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas, kompetensi, kesejahteraan amil zakat, baik di tingkat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota; Keempatbelas, menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) secara reguler serta menyampaikan laporan pengelolaan zakat kepada pemerintah pusat/daerah sesuai dengan tingkatan; Kelimabelas, memastikan pelaksanaan prinsip 3 Aman dengan berkolaborasi dengan KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian dan berkolaborasi pada setiap tingkatan; Keenambelas, menjunjung penegakkan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas dan independensi dalam menghadapi tahun politik; Ketujuhbelas, menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (Rakorda) yang dipimpin oleh BAZNAS Provinsi bersama BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangka menindaklanjuti hasil Resolusi Rakornas 2023 dan mengimplementasikan target pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan 2024 yang sudah dibahas dan disepakati pada Pra-Rakornas serta ditetapkan pada Rakornas.
BERITA22/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Mahfud MD: Prinsip BAZNAS Aman NKRI Dukung Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
Mahfud MD: Prinsip BAZNAS Aman NKRI Dukung Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
Prinsip 3A Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI menjadi cara untuk mengentaskan kemiskinan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., memberi contoh Aman NKRI yang telah terbukti menyejahterakan masyarakat sejak dulu. Prof Mahfud memberi contoh, ketika Indonesia belum merdeka jumlah rakyat miskin mencapai 95 persen karena penjajahan. Angka itu terus menurun ketika Indonesia telah merdeka. Sejak zaman Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, angka kemiskinan terus mengalami penurunan hingga 9,3 persen. "NKRI benar-benar telah mampu mengentaskan sebagian besar rakyat Indonesia dari kemiskinan. Oleh sebab itu kita harus komitmen menjaga NKRI, harus kokoh," ucap Mahfud MD, saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, di Jakarta, Jumat (22/9/2023). Mahfud menambahkan, BAZNAS merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan. Ia pun mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Rakornas tersebut, dan diharapkan dapat diimplementasikan oleh BAZNAS daerah di tempatnya masing-masing. "Saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Rakornas ini. Mudah-mudahan kerja BAZNAS dari pusat hingga daerah menjadi lebih produktif," ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyambut baik arahan dari Prof. Dr. KH. Mahfud MD tersebut. Menurutnya, BAZNAS sering dilibatkan oleh Kemenko Polhukam dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. "Ini penting karena BAZNAS tidak hanya bekerja sama dengan kementerian tertentu, namun juga sangat strategis bekerja sama dengan Kemenko Polhukam. Kenapa? karena BAZNAS ikut serta dalam menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," kata Noor. Dukungan yang positif dari Menko Polhukam, diharapkan dapat meningkatkan peran BAZNAS untuk terus bekerja maksimal membantu masyarakat yang membutuhkan. "Dorongan Prof. Dr. KH. Mahfud MD sangat luar biasa. BAZNAS RI tetap kuat dan perkembangannya bangus, karena jasa beliau. Jadi kami ucapkan banyak terima kasih. Tahun 2024 BAZNAS menargetkan penerima manfaat 68 juta, dengan target BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia sebesar Rp41 triliun. Semoga dapat terwujud," pungkasnya.
BERITA22/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Kemendagri Siap Dukung Penguatan BAZNAS di Daerah
Kemendagri Siap Dukung Penguatan BAZNAS di Daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menfasilitasi penguatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) khususnya yang berada di daerah. Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Menteri Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Balombo pada plenary session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023 yang diselenggarakan di Jakarta, 20-22 September 2023. "Kalau membutuhkan instrumen untuk memayungi untuk pengumpulan BAZNAS, kita perkuat strategi bagaimana pengumpulannya, kita buat transparan bagaimana strategi pengeluarannya, dengan dukungan lima penguatan BAZNAS seperti pengembangan IT, penguatan jaringan," ujar Ahmad. Menurutnya, sejak adanya BAZNAS tahun 2001 dengan semua metamorfosa tugas-tugas BAZNAS ini ke depan akan semakin baik dengan literasi-literasi zakat yang memadai kepada masyarakat. "Kemendagri juga siap dan terbuka apa persoalan yang dihadapi khususnya BAZNAS daerah, sehingga ada sinkronisasi antara program BAZNAS di daerah bagaimana pengumpulannya, atau apakah ada hambatan-hambatan lain," tambahnya. Sebelumnya, Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 420.12/4456/SJ Hal: Penguatan Kelembagaan BAZNAS di Daerah. Melalui SE tersebut, Kemendagri menyampaikan bahwa siap untuk memberikan payung hukum bagi Pemerintah Daerah dalam mengalokasikan APBD untuk penguatan BAZNAS. "Selain itu kami juga meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan penguatan jaringan melalui pembentukan Unit Pengelola Zakat (UPZ) pada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)," ucap Ahmad. Ahmad melanjutkan, dari surat edaran tersebut pihaknya dapat memperbaharui dan dapat memfasilitasi penguatan BAZNAS khususnya di daerah.
BERITA22/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Bappenas: Dana Zakat BAZNAS Berperan Penting Bantu Program Pemerintah
Bappenas: Dana Zakat BAZNAS Berperan Penting Bantu Program Pemerintah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memegang peranan penting dalam menyukseskan Arah Kebijakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2024. Dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, dapat membantu pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP., pada plenary session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023 yang diselenggarakan di Jakarta, 20-22 September 2023. "Ini ada arah kebijakan di mana pemanfaatannya sebenarnya bisa diarahkan, tidak terbatas, terutama dalam pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Demikian juga dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan," kata Taufik. Taufik yakin, pemanfaatan dana-dana sosial yang dikelola oleh BAZNAS memiliki banyak sekali manfaat di area pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. "Tentu ada landasan kebijakan untuk pemanfaatan itu.Karena kita pahami betul sumber pendanaan dari APBN dananya terbatas, sedangkan dari masyarakat luas (ZIS) masih terbuka terus," ucapnya. Selain itu, Taufik juga menekankan tentang pentingnya kolaborasi BAZNAS dan Bappenas ke depan. Terdapat tiga poin penting yang menjadi perhatian, yakni peningkatan kolaborasi pembangunan daerah melalui KDEKS (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah), optimalisasi pengelolaan zakat pegawai Bappenas melalui UPZ, dan kolaborasi pemanfaatan dana ZIS sesuai arah kebijakan RSPN 2025-2045. "Kami sangat terbuka dan menyambut baik apabila terus dilakukan penguatan kerja sama dengan BAZNAS. Termasuk melakukan kajian-kajian kebijakan, kami sangat terbuka," katanya.
BERITA22/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Kemenko PMK Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Kemenko PMK Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah berupaya membantu pemerintah dalam menangani pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy yang diwakili oleh Deputi IV Kemenko PMK Prof. Warsito S.Si, DEA, Ph.D pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, di Jakarta, Kamis (21/9/2023). "Kami mewakili pemerintah, dalam hal ini Kemenko PMK mengapresiasi BAZNAS sebagai salah satu lembaga filantropi yang telah berkontrubusi mendukung nyata program-program pemerintah dalam menangani permasalahan-permasalahan nasional," ujar Warsito. Warsito menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi BAZNAS yang telah proaktif, tanggap bahkan hadir di depan lebih dahulu. "BAZNAS ini taktis, kami pernah mendampingi di bidang pendidikan, saat menangani gempa Ciamis, ternyata BAZNAS sudah hadir lebih dahulu hadir dengan program-program yang nyata," ucapnya. BAZNAS, kata Warsito, melalui berbagai programnya, seperti beasiswa, tanggap bencana, microfinance telah mendorong tumbuhnya perekonomian generasi muda untuk menjadi pengusaha, program-program yang nyata ini telah dilakukan BAZNAS. "Oleh karena itu, program-program di BAZNAS Pusat yang sudah bagus mohon direplika di BAZNAS Provinsi/Kota/Kabhpaten. Kami juga berharap, pengelolaan zakat oleh BAZNAS dapat doarahkan tepat sasaran kepada mustahik," ujarnya. Warsito berharap, "Semoga Allah memberikan kekuatan kepada BAZNAS untuk bisa mengemban amanah umat, dan BAZNAS dapat mendukung program-program prioritas pemerintah sebaik mungkin." Kegiatan Rakornas BAZNAS 2023 ini telah dibuka oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin pada Rabu (20/9/2023), dengan mengusung tema "Integrasi Pengelolaan Zakat dengan Prinsip 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI". Rakornas BAZNAS 2023 akan membahas evaluasi pencapaian pengelolaan zakat per provinsi tahun 2022 dan semester 1 2023, penguatan pencapaian target 2023, serta perencanaan, target, dan strategi pengelolaan zakat tahun 2024. Adapun Rakornas BAZNAS 2023 didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Midtrans, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank Mandiri, Jamkrindo Syariah, Bank Muamalat, ParagonCorp, Antam, dan Logam Mulia.
BERITA22/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Luncurkan TOT Pengajar Alquran Isyarat, BAZNAS Beri Perhatian pada Teman Tuli
Luncurkan TOT Pengajar Alquran Isyarat, BAZNAS Beri Perhatian pada Teman Tuli
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program Training of Trainer (TOT) bagi pengajar Alquran bahasa isyarat. Peluncuran program ini diresmikan oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin sekaligus pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, Rabu (20/9/2023) di Hotel Sultan Jakarta. Dalam pembukaan Rakornas BAZNAS 2023 tersebut juga ditampilkan kelompok paduan suara Teman Tuli yang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan bahasa isyarat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan bahwa kelompok disabilitas perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut mereka diberi kesempatan untuk tampil. "Kami meluncurkan program TOT bagi para pengajar yang akan mengajari bahasa isyarat membaca Alquran. Tujuannya agar disabilitas tuli, yang jumlahnya lebih dari 2,5 juta orang ini, bisa membaca Alquran dengan bahasa isyarat," ujar Kiai Noor. Sementara itu, Ketua Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI) Rama Syahti mengatakan, ia dan teman-teman tuli diundang tampil dalam acara ini dengan harapan bisa menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya bahasa isyarat. "Kami ingin BAZNAS, pemerintah, dan juga masyarakat menyadari bahwa teman-teman tuli membutuhkan akses pada bahasa isyarat," ungkapnya. Selain itu, pihaknya juga sangat mendukung program TOT pengajar Alquran bahasa isyarat yang diluncurkan BAZNAS dalam kesempatan Rakornas BAZNAS 2023. Mushaf Alquran bahasa isyarat diproduksi oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Balitbang Diklat Kemenag. Mushaf ini bertujuan memberikan afirmasi layanan keagamaan kepada teman-teman tuli. Mushaf ini ada pertama kali di Indonesia bahkan dunia. Sebelumnya, LPMQ Kemenag juga telah mengeluarkan Mushaf Alquran Braile yang diperuntukkan bagi kelompok difabel netra.
BERITA21/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Di Rakornas BAZNAS, Wapres Ma'ruf Amin Ungkap 3 Strategi Transformasi Tata Kelola ZIS
Di Rakornas BAZNAS, Wapres Ma'ruf Amin Ungkap 3 Strategi Transformasi Tata Kelola ZIS
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menjalankan tiga strategi dalam menciptakan transformasi tata kelola dana sosial syariah, seperti zakat, infak, dan sedekah (ZIS), agar lebih menyejahterakan umat. Hal itu diungkapkan Wapres Ma'ruf saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2023, di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2023). "Pertama, rumuskan beragam gagasan dan terjemahkan dalam inovasi-inovasi baru pengelolaan dana sosial syariah, terutama ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya, agar mampu menjadi bagian dari alternatif solusi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia," kata Wapres Ma'ruf. Menurutnya, upaya tersebut sangat erat kaitannya dengan urusan peningkatan kualitas kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, dan berbagai aspek sosial lainnya, sehingga penanganannya mesti disinergikan. Kemudian yang kedua, wapres mengimbau agar BAZNAS mengintensifkan sinergi dan kolaborasi antara kementerian/lembaga dan Pemda, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri di sektor-sektor potensial, serta pemangku kepentingan terkait. Menurutnya, tidak ada target yang mustahil dicapai bila setiap pihak terus memberikan sumbangsih terbaiknya. "Ketiga, tingkatkan pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi agar pengumpulan, penyaluran, serta pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya mencapai hasil yang semakin optimal," katanya. Untuk itu, Wapres Ma'ruf berharap Rakornas BAZNAS tahun ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif, serta mampu menelurkan rekomendasi program yang signifikan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama para muzaki, agar terdorong untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat. Dalam kesempatan terpisah, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik arahan Wapres Ma'ruf Amin. Menurut Noor, lembaga yang dipimpinnya itu siap mengikuti arahan tersebut, demi tercapainya kesejahteraan umat yang lebih luas. "BAZNAS selalu siap bergerak bertransformasi untuk kebaikan semua pihak. Dengan adanya arahan dari Bapak Wapres Ma'ruf Amin, tentu menjadi suatu penuntun jalan bagi kami agar bisa terus bekerja secara maksimal, untuk kemaslahatan umat," ucap Noor.
BERITA21/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Buka Rakornas BAZNAS 2023, Wapres RI Dorong Pengelolaan ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan
Buka Rakornas BAZNAS 2023, Wapres RI Dorong Pengelolaan ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan
Wakil Presiden (Wapres) RI KH. Ma'ruf Amin membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2023 yang diselenggarakan pada 20-22 September 2023 di Hotel Sultan, Jakarta. "Keberadaan dan peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah tentu sangat krusial. Sebagai badan pengelola zakat nasional, BAZNAS turut aktif membantu pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan," ujar KH. Ma'ruf Amin. Menurut KH. Ma'ruf Amin, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penghapusan kemiskinan ekstrem ini hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. "Oleh karena itu saya minta BAZNAS untuk meningkatkan partisipasi aktifnya tidak hanya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem, tapi juga meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin ekstrem," tambahnya. Lebih lanjut KH. Ma'ruf Amin memberikan apresiasi dan mengharapkan BAZNAS agar meningkatkan penyediaan akses lanjutan bagi kelompok masyarakat miskin yang berkebutuhan khusus seperti yang dilakukan saat ini melalui penyediaan akses dan fasilitas pendidikan Al-Quran kepada kelompok penyandang disabilitas tuna rungu. "Saya kembali mendorong BAZNAS untuk senantiasa mendorong upaya perbaikan nyata terutama demi menciptakan tata kelola dana sosial syariah yang maslahat bagi umat, terutama merumuskan beragam gagasan dan terjemahkan dalam inovasi-inovasi baru dana sosial syariah agar mampu menjadi alternatif solusi untuk peningkatan kegiatan masyarakat dalam penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ucapnya. Oleh karena itu, KH. Ma'ruf Amin berharap, Rakornas BAZNAS tahun ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif serta mampu menghasilkan rekomendasi program yang signifikan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama para muzaki agar terdorong untuk menunaikan ZIS di BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan Rakornas BAZNAS 2023 ini dihadiri oleh kurang lebih 1500 peserta yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. "Insya Allah pada sore hari ini sampai dua hari ke depan, kami akan berkonsentrasi membahas hal-hal strategis terkait BAZNAS dan pengembangan BAZNAS," ujar Kiai Noor. Melalui Rakornas BAZNAS 2023 ini, Kiai Noor mengatakan, BAZNAS berupaya meningkatkan tata kelola pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI). Rakornas BAZNAS 2023 akan membahas evaluasi pencapaian pengelolaan zakat per provinsi tahun 2022 dan semester 1 2023, penguatan pencapaian target 2023, serta perencanaan, target, dan strategi pengelolaan zakat tahun 2024. "Insya Allah BAZNAS mempunyai komitmen apa yang kita kumpulkan, kita berikan kepada para mustahik. Sebagaimana yang sudah diajarkan oleh Bapak Wapres KH. Ma'ruf Amin bahwa di BAZNAS tidak boleh ada dana yang terinvestasi, karena dana BAZNAS adalah dana mustahik, yaitu kita berikan kepada mustahik," ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI KH. Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI, yang telah membuka Rakornas BAZNAS 2023, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan acara. Turut hadir dalam pembukaan acara Rakornas BAZNAS 2023 Menteri Agama (Menag) RI, H. Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ir. M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, Rizaludin Kurniawan, M.Si, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj. (Purn) Drs. Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi I BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM Imadadun Rahmat, M.Si dan Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA. Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2023 didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Midtrans, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank Mandiri, Jamkrindo Syariah, Bank Muamalat, ParagonCorp, Antam, dan Logam Mulia.
BERITA20/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Serahkan Puluhan Bantuan Bedah Rumah dan Bantuan Modal Usaha Ultra Mikro di Banyuwangi
BAZNAS Jatim Serahkan Puluhan Bantuan Bedah Rumah dan Bantuan Modal Usaha Ultra Mikro di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menyerahkan 20 bantuan Properti (program perbaikan rumah tinggal) dan 50 modal usaha untuk pelaku usaha ultramikro di Dusun Pancoran, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (16/09/2023). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Drs. KH. Ahsanul Haq, MPdI Kepada ketua BAZNAS Banyuwangi disaksikan oleh Asisten Pemerintahan Banyuwangi serta Beberapa Pimpinan OPD. Sebsnyak 10 orang penerima bantuan properti tahap I secara bergantian menerima bantuan Properti dilanjutkan 25 orang pelaku usaha ultramikro. Menurut Wakil Ketua Baznas Jatim, KH Ahsannul Haq, program yang dilaksanakan merupakan kolaborasi dengan Baznas kabupaten Banyuwangi untuk melakukan bantuan bedah rumah 10 rumah dengan alokasi dana dari Baznas Provinsi Rp. 15 juta dan Baznas Banyuwangi Rp. 5 juta. “Tentu dana Rp. 20 juta masih kurang untuk pelaksanaan bedah rumah, maka kita minta aparatur desa, P Lurah dan P Tinggi dan aparatur kecamatan untuk bisa membantu berpartisipasi dalam menyelesaikan 10 rumah yang akan dibedah di masing-masing daerahnya,” jelas KH Ahsanul Haq. Selain itu untuk menghindarkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari lilitan bank harian dan praktek rentenir, pihak Baznas Jatim juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 750 ribu/ orang untuk 50 orang.”Bantuan dana yang tidak terlalu besar ini semoga bisa mengangkat usaha mereka menjadi lebih besar lagi. Insya Allah dikemudian hari juga akan diberi tambahan bantuan-bantuan yang lain,” tambah KH Ahsanul Haq. Dia menambahkan Baznas Provinsi juga memberikan bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana ( SKSS) bagi 15 mahasiswa yang per semester Rp. 2 juta sampai 8 semester.”Dengan harapan di masing-masing keluarga ada yang menjadi sarjana,” pungkas Yai Ahsan. Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banyuwangi Drs. Arief Setiawan, M.M Mewakili Bupati Banyuwangi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bedah rumah merupakan salah satu program yang yang penting untuk menurunkan angka kemiskinan. "Bedah rumah itu bagian penting dari kami untuk menurunkan angka kemiskinan. Salah satu item indikatornya rumah, apalagi rumah yang berlantai tanah.” Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS Jawa Timur dan Para donatur "Alhamdulillah dan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Banyuwangi yang sudah memberikan semacam perhatian kepedulian empati khususnya kepada warga Banyuwangi. Ada 4 kecamatan yang menerima bedah rumah, Saya mengucapkan terimakasih Bapak. Tolong disampaikan kepada warga yang ada di Provinsi Jawa Timur warga Banyuwangi berterimakasih." Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi H Lukman Hakim terkait bantuan modal usaha menambahkan bagi pelaku UMKM yang menerima bantuan nantinya akan mendapat bantuan lebih besar dengan catatan mereka diharapkan bisa mengangsur Rp. 5 – 10 ribu per hari dan tidak lagi terlibat bank harian. “Apabila setelah selesai oleh tim dinilai baik maka mereka akan mendapatkan bantuan dana yang lebih besar untuk usaha mereka,” jelas H Lukman. chol-x
BERITA16/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
10 Mustahik di Pasuruan Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jatim
10 Mustahik di Pasuruan Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Jatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Pasuruan menyerahkan bantuan Properti (Program Perbaikan Rumah Tinggal) kepada 10 mustahik di Kabupaten Pasuruan, Senin (11/9/2023). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua II Baznas Jatim, Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I bersama Pimpinan Baznas setempat kepada penerima manfaat. ”Alhamdulillah kegiatan berlangsung khidmat, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjang aktivitas masyarakat yang kurang mampu dan layak menerima bantuan, baik untuk digunakan keberlangsungan tempat tinggal, “ujar KH. Ahsan. Lebih lanjut, Pimpinan Baznas Jatim ini menyampaikan, bahwa Baznas Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran program bedah rumah di tahun 2023 dan dipergunakan merenovasi 1001 Rumah di Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, tentu ini harus merata. ”Saya berharap segenap elemen masyarakat ikut mendukung program renovasi rumah tersebut supaya rumah yang direnovasi nanti jadi layak huni. Target bedah rumah tahun ini, sebanyak 1001 hunian se-Jatim yang kita renovasi", kata KH. Ahsan.
BERITA11/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa SKSS dan tingkat SLTA di Kota Probolinggo
BAZNAS Jatim Salurkan Beasiswa SKSS dan tingkat SLTA di Kota Probolinggo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dan beasiswa tingkat SMA/SMK/MA bagi 10 penerima manfaat di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (10/9/2023). Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., didampingi pimpinan BAZNAS Kota Probolinggo. "Alhamdulillah, malam ini 10 September 2023, kami berkesempatan menyerahkan bantuan beasiswa SKSS dan beasiswa SLTA di Kota Probolinggo, semoga berkah dan manfaat, aamiin", kata Waka II BAZNAS Jatim Kyai Ahsanul Haq. Semoga bantuan beasiswa ini dapat meringankan beban biaya pendidikan para penerima manfaat sehingga mereka dapat terus melanjutkan pendidikannya hingga lulus.
BERITA10/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Pastikan Tepat Sasaran, SAI BAZNAS Jatim Laksanakan Monev Program di Pacitan dan Ponorogo
Pastikan Tepat Sasaran, SAI BAZNAS Jatim Laksanakan Monev Program di Pacitan dan Ponorogo
Pada hari Jum'at dan Sabtu, 8 s.d. 9 September 2023, Tim SAI (Satuan Audit Internal) BAZNAS Jatim melaksanakan MONEV di Kabupaten Pacitan dan Ponorogo. Monev ini bertujuan untuk melihat secara langsung apakah program dari BAZNAS Jatim yg disalurkan ke Kabupaten dan Kota apakah sudah tepat sasaran dan sesuai dengan yg dilaporkan lewat SPJ yg dikirim ke BAZNAS Jatim. Hari pertama (Jum'at, 8 September 2023), Tim SAI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pacitan. Di BAZNAS Kabupaten Pacitan langsung disambut oleh Wakil Ketua 1 (H.Shodiq Suja'). Beliau menyampaikan bahwa, monev dari SAI BAZNAS Jatim sangat membantu dalam proses penyaluran bantuan ke mustahik, karena kita bisa mengetahui apakah penyaluran kami apakah sudah tepat dan sesuai regulasi, selain itu pula, dengan turunnya Tim SAI BAZNAS Jatim, BAZNAS Kabupaten Pacitan bisa konsultasi terkait penyampaian SPJ yg sudah kami buat" Tutup beliau. Hari Kedua (Sabtu, 9 September 2023), Tim SAI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Pada saat sampai di BAZNAS Kabupaten Ponorogo disambut oleh Wakil Ketua III (Bp. Agus). Pak Agus menyambut baik giat monev oleh SAI BAZNAS Jatim, karena dengan adanya pengawasan program yg dijalankan akan tertata lebih baik dan sesuai dengan syar'i. Program yg dilihat oleh SAI adalah bantuan program bedah rumah (RTLH), Hewan ternak, program food for work dan program bidang pendistribusian yg lain.
BERITA09/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Puluhan Domba di Situbondo
BAZNAS Jatim Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Puluhan Domba di Situbondo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Situbondo menyerahkan bantuan Properti (program perbaikan rumah tinggal) dan puluhan Ternak Kambing di Ponpes Miftahul Ulum Desa Besuki , Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Kamis (07/09/2023). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Drs. KH. Ahsanul Haq, MPdI Kepada ketua BAZNAS Situbondo disaksikan oleh Wakil Bupati serta Beberapa Pimpinan OPD dan kemudian secara bergantian diberikan kepada 10 orang penerima bantuan Properti. Sedangkan bantuan ternak diserahkan kepada ketua kelompok balai ternak Kambing. Wakil Ketua II BAZNAS Jatim menyampaikan dalam sambutannya bahwa target bedah rumah tahun ini 1001 rumah se Jawa Timur. “Perlu kami sampaikan pada kesempatan siang hari ini bahwasannya BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengalokasikan atau memiliki program dalam tahun 2023 ini adalah untuk bisa merenovasi 1001 Rumah diseluruh Jawa Timur, tentu ini harus merata. Sementara ini untuk situbondo masih 10 rumah. Tapi dalam tahun ini pula akan ada 10 rumah lagi sehingga ada 20 rumah di kabupaten Situbondo. Terkait ditaruh mana itu tergantung Ketua BAZNAS Situbondo yang tahu kondisi di lapangan. Yai Achsan berharap segenap elemen masyarakat ikut mendukung program renovasi rumah tersebut supaya rumah yang direnovasi nanti jadi layak huni. “Terus terang, bantuan dari provinsi ini amat sangat kecil, tahun ini kita alokasikan 15 jt per rumah. Kalau ini mau di pakai renovasi untuk rumah tentu tidak cukup maka harus ada kolaborasi dengan BAZNAS Daerah. Disamping itu kita juga butuh partisipasi dari aparatur desa, aparatur kecamatan serta masyarakat sekitar”. Yai Ahsan menambahkan bahwa selain perbaikan rumah, BAZNAS Jatim juga menyerahkan 41 domba untuk dikembangkan biakkan oleh warga yang ekonominya tidak mampu. Beliau juga berharap melalui program ini ternak kambingnya berkembang biak sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. "Ada 41 kambing yang bisa kita bagikan saat ini untuk 10 penerima/mustahik. Harapannya kambing-kambing ini terus di pelihara dan beranak-beranak sehingga mampu mengangkat ekonomi panjenengan semua." Beliau juga berpesan agar kambing-kambing bantuan dari baznas jatim diberikan kepada mustahik yang mampu memelihara. "Dan insyaallah kalau ini yang pertama kali dalam tahun ini pula akan kita beri yang kedua untuk tempatnya dimana tergantung pak ketua BAZNAS Situbondo. Yang penting diberikan kepada mustahik yang bisa mengelola jangan sampai diberikan kepada mustahik yang tidak bisa merumput" pungkas Yai Ahsan. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Situbondo Nyai Hj. Khoirani, SPd, MHE., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jatim atas bantuannya dan beliau berharap bantuannya tepat sasaran. "Bapak ibu yang saya hormati terutama ketua baznas Jawa Timur Kami menyampaikan Jazakumullah Khoiron Katsiro panjenengan telah begitu perduli kepada masyarakat situbondo khususnya masyarakat Besuki yang nantinya akan menerima bantuan baik itu ternak maupun bedah rumah.” “Nah jadi mudah-mudahan ini tepat sasaran. Bapak ibu Panjenegan menerima Amanah inggih mohon untuk dijaga betul betul mudah-mudahan bisa manfaat turun temurun untuk anak cucu”. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Situbondo dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas beberpa bantuan untuk warga Situbondo diantaranya biaya hidup fakir rutin untuk tujuh penerima, bantuan modal usaha kepada 50 Ultra mikro, bantuan untuk 500 yatim dan bedah rumah untuk 10 rumah serta hewan ternak. chol-x
BERITA07/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Bedah Rumah Kepada 20 Mustahik di Sumenep
BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Bedah Rumah Kepada 20 Mustahik di Sumenep
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai total Rp 400.000.000 untuk 20 rumah mustahik di Kabupaten Sumenep, Rabu (6/9/2023). Bertempat di rumah dinas Bupati Sumenep, penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi. "Alhamdulillah pada hari ini, Rabu 6 September 2023, telah diserahterimakan Bantuan RTLH (bedah rumah) sebanyak 20 unit dengan nilai Rp 400.000.000,- dari BAZNAS Jatim, diterima langsung oleh Bapak Bupati Sumenep, selanjutnya dari Bapak Bupati kepada para Mustakhiq (warga yang berhak menerima), bertempat di rumah dinas Bupati Sumenep", terang Waka II BAZNAS Jatim Kyai Ahsanul Haq. Bupati Sumenep Achmad Fauzi berharap program semacam ini dapat menekan angka kemiskinan di Sumenep."Semoga program yang seperti ini bisa menuntaskan angka kemiskinan di Sumenep. Karena kami ingin melalui BAZNAS, pemerintah hadir untuk melayani masyarakat," kata Achmad Fauzi.Harapannya, dengan disalurkannya bantuan perbaikan RTLH ini, para penerima manfaat dapat memiliki rumah yang layak huni sehingga mereka dapat tinggal dengan layak, aman dan nyaman.
BERITA06/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Empat Mustahik di Bojonegoro Terima Bantuan Zakat Produktif dari BAZNAS Jatim
Empat Mustahik di Bojonegoro Terima Bantuan Zakat Produktif dari BAZNAS Jatim
Empat mustahik di Desa Mojoranu Kabupaten Bojonegoro menerima bantuan zakat produktif berupa alat kerja dan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, Rabu (6/9/2023). Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS Jatim dalam memberdayakan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) melalui program Jatim Makmur. Adapun bantuan yang diberikan yaitu alat kerja yang terdiri dari gerobak beserta peralatan memasak dan modal usaha berupa uang tunai. "Alhamdulillah sangat senang sekali mendapat bantuan dari BAZNAS Jatim. Moga-moga semakin lancar dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga", ungkap Bu Indah salah satu penerima manfaat yang sehari-harinya berjualan nasi bungkus. Semoga melalui bantuan ini, usaha para penerima manfaat semakin lancar dan dapat menambah penghasilannya, sehingga yang awalnya mustahik berubah menjadi muzakki. Aamiin.
BERITA06/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Jatim Laksanakan Monev di Malang dan Blitar
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Jatim Laksanakan Monev di Malang dan Blitar
Pada tahun 2022, BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah menggelontorkan dana ratusan juta rupiah dalam beberapa program bantuan, salah satunya adalah program perbaikan rumah tinggal. Bantuan tersebut ditujukan kepada Masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni dan tidak memiliki dana untuk melakukan perbaikan. Program ini bertujuan agar Masyarakat Jawa Timur memiliki tempat tinggal yang layak. Bantuan disalurkan melalui BAZNAS setempat, dalam hal ini adalah BAZNAS Kota/Kab Malang dan Kota/Kab Blitar. BAZNAS Kota Malang menyalurkan 7 unit, BAZNAS Kab Malang menyalurkan 10 unit, BAZNAS Kota Blitar menyalurkan 3 unit, dan BAZNAS Kab Blitar menyalurkan 14 unit. Adapun besaran bantuan per unit adalah Rp 12.500.000 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah). Dengan penggunaan dana ratusan juta rupiah, BAZNAS Jatim perlu untuk melakukan monitoring dan evaluasi bantuan, dengan tujuan untuk memastikan bantuan telah diterima dan tepat sasaran. Tim monev dipimpin secara langsung oleh Kepala Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si. Monev dilakukan selama dua hari, 30-31 Agustus 2023 di Kab/Ko Malang dan Kab/Ko Blitar. Monev didampingi oleh perwakilan pimpinan dan staf dari BAZNAS Kab/Ko Malang dan Kab/Ko Blitar. Di Kota/Kab Malang, tim monev mengunjungi Mestri yang berlokasi di Glendangan RT 14 RW 04 Ngingit Kab Malang. Beliau merupakan janda anak 4 yang kini tinggal sendirian. Rumah Beliau telah dibangun kokoh dengan total perbaikan mencapai Rp 40.000.000,-. Tambahan bantuan diterima dari saudara dan Masyarakat sekitar. Sedangkan di Kota/Kab Blitar, salah satu mustahik bedah rumah yang dikunjungi adalah pak Mulyani, yang berlokasi Dsn Tloho II RT 004 RW 003 Kel/DesaTlogo Kec Kanigoro Kab Blitar. Beliau bekerja serabutan di pasar dengan penghasilan tidak menentu. Sementara, istrinya bekerja di pabrik krupuk harian dengan penghasilan tidak menentu pula. Rumah Beliau yang awalnya hampir roboh kini telah berdiri kokoh. Total bantuan yang diterima mencapai Rp 37.000.000,- dengan tambahan dari BAZNAS Kab Blitar senilai Rp 2.500.000,- dan Masyarakat yang diprakarsai oleh Fatayat Kec Kanigoro senilai Rp 22.000.000. Berdasarkan hasil monev, program bantuan bedah rumah yang diprakarsai oleh BAZNAS Jatim berkolaborasi dengan BAZNAS setempat mendapatkan respon positif dari Masyarakat. Berbagai bantuan, baik dana, material maupun tenaga diberikan oleh Masyarakat secara gotong royong. Sehingga, bantuan yang awalnya senilai Rp 12.500.000 dapat terealisasikan menjadi senilai Rp 20.000.000 – Rp 40.000.000.
BERITA01/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Realisasi Pembangunan Masjid Induk di BSD Lumajang
BAZNAS Jatim Realisasi Pembangunan Masjid Induk di BSD Lumajang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur merealisasikan pembangunan Masjid Induk di Kawasan Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, bersama Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, meletakkan batu pertama pembangunan masjid tersebut. "Alhamdulillah, mewakili Ketua BAZNAS Jatim, kami hadir bersama Bapak Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, dalam acara peletakan batu pertama Masjid Induk di Kawasan Bumi Semeru Damai (huntap dan huntara)", kata Waka II BAZNAS Jatim, KH. Ahsanul Haq di lokasi BSD, Kamis (31/8/2023).Pada kesempatan ini, BAZNAS Jatim menyalurkan dana sebesar Rp 1 Miliar kepada BAZNAS Lumajang untuk pembangunan masjid induk. "Hari ini, sebagaimana apa yang sudah kita sampaikan kepada BAZNAS Lumajang, termin pertama ini, kita masih bisa mentransfer dana pembangunan untuk masjid ini senilai Rp 1 miliar," jelasnya. Kyai Ahsan mengatakan, bahwa BAZNAS Jatim ke depan akan terus berkontribusi dalam mendukung penyelesaian pembangunan masjid induk. "Insya Allah mudah-mudahan dalam proses pembangunan yang dilakukan ini, BAZNAS menambah kontribusinya kembali dalam menyelesaikan pembangunan masjid ini," ujarnya. Beliau menambahkan, bahwa pihaknya juga akan berkomunikasi kepada BAZNAS Pusat mengenai realisasi dana pembangunan masjid induk di kawasan BSD Lumajang. "Kami juga akan membantu pak bupati untuk berkomunikasi dengan BAZNAS RI, sebagaimana yang dulu sudah dijanjikan dalam penyelesaian pembangunan masjid induk ini," pungkasnya.
BERITA01/09/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Kisah Bu Sumiin: Dulu Terdampak Covid, Kini Bangkit Dengan Usaha Camilan
Kisah Bu Sumiin: Dulu Terdampak Covid, Kini Bangkit Dengan Usaha Camilan
Bu Sumiin, seorang ibu rumah tangga yang menjalani usaha persewaan baju karnaval dengan penghasilan tidak menentu, sempat mengalami masa-masa sulit pada masa Pandemi Covid-19 karena suaminya seorang guru ekstrakulikuler dirumahkan. Alhamdulillah, melalui bantuan zakat produktif berupa modal usaha dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Bu Sumiin bersama suami dengan gigih mencari nafkah dengan merintis usaha camilan dan minuman telang yang diberi nama Bazkara Food. Melalui usahanya itu, pendapatan Bu Sumiin dan suami perlahan mulai stabil. Bahkan, kini ia sudah mampu berinfaq.Tonton kisah lengkapnya pada video berikut >> https://youtu.be/PtOZCQZOiVU Terima kasih Muzakki! Zakat yang anda tunaikan melalui BAZNAS Jatim telah merubah kehidupan mustahik menjadi lebih baik
BERITA29/08/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim Bantu Renovasi 10 Rumah Dhuafa Di Pacitan
BAZNAS Jatim Bantu Renovasi 10 Rumah Dhuafa Di Pacitan
Sebanyak 10 dhuafa di pacitan menerima Bantuan Bedah Rumah sebesar @Rp. 17,5 Juta di Pendopo Pemkab Pacitan, Selasa (28/08/2023). Bantuan bedah rumah tersebut diberikan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Timur, DR. KH. Husnul Huluq, MM di dampingi Wakil Bupati Pacitan dan Ketua Baznas Pacitan. Disaat yang sama di berikan pula bantuan rombong dari BAZNAS Pacitan kepada 15 Dhuafa yang berprofesi sebagai pedagang kecil. Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati berharap pengelolaan zakat, infaq, shadaqah dapat membantu program pemerintah. "Saya sangat berharap melalui pengelolaan zakat infaq shadaqah dapat membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi ummat." Lebih lanjut beliau juga memberi apresiasi serta berterimakasih kepada Baznas Jawa Timur atas bantuan bedah rumah untuk warga pacitan. "Saya menyambut baik kegiatan ini. Kami sampaikan terimakasih kepada BAZNAS Jawa Timur yg telah membantu bedah rumah." Dr. KH. Husnul Huluq, MM dalam sambutan mewakili Ketua BAZNAS Jawa Timur menyampaikan bahwa tujuan BAZNAS adalah meninggakatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk menanggulangi kemiskinan . “Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang ditugasi oleh nengara untuk menghimpun zakat infaq shodaqoh. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga untuk menanggulangi angka kemiskinan maka dengan demikian semboyan baznas itu bagaimana menjadikan para mustahik orang menerima zakat menjadi muzakki orang yang bisa membayar zakat. Maka dari itu karena ini tugas-tugas negara dan juga tugas agama maka ini menjadi tanggung jawab kita semua. Beliau melanjutkan bahwa semua yang terlibat terkaiat pengelolaan zakat akan mendapatkan kebaikan. “Semua kebaikan yang kita lakukan, siapa yang teribat, siapa yang terkait disitu insyaallah akan mendapatkan kebaikan yang sama. Kami pengurus dari BAZNAS Provisi, BAZNAS Kabupaten utamanya Bapak Sekda Bapak Wakil Bupati, Bapak Bupati pasti juga mendapatkan tambahan kebaikan karena ikut menggerakkan kebaikan." Di ahir sambutannya Yai Husnul mengajak untuk terus bersinergi antara BANAS Provinsi dengan BAZNAS Pacitan. “mari kita terus bersama-sama untuk membangun sinergi antara Pacitan dan Provinsi Jawa Timur. Kita membantu begini Pak Wakil Bupati, Pak sekda, kita di provinsi ini tidak punya mustahik, mustahiknya ada di kabupaten ini maka komitmen kita, zakat kita salurkan dengan koordinasi melalui BAZNAS Pacitan, ada SKSS, ada Ultra mikro ada bedah rumah, ada juga rombong, ada ekonomi produktif. Semua yang kita buat ini kita peruntyukkan untuk Kabupaten Kota.” Selain Wakil Bupati Pacitan, hadir pula dalam acara pentasharufan tersebut, Sekda Pacitan, Kepala OPD, Para Camat, pengurus BAZNAS dan Para Kepala Desa. (chol-x)
BERITA28/08/2023 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Jatim bersama BAZNAS Lamongan Kucurkan 500 juta Untuk Renovasi 20 Rumah Dhuafa di Lamongan. 
BAZNAS Jatim bersama BAZNAS Lamongan Kucurkan 500 juta Untuk Renovasi 20 Rumah Dhuafa di Lamongan. 
Sebanyak 20 dhuafa di wilayah lamongan menerima Bantuan Bedah Rumah sebesar @Rp. 25 Juta di lapangan desa Karangtinggil Kec. Pucuk, Lamongan, Jumat (18/08/2023). Bantuan bedah rumah tersebut diberikan secara simbolis bergantian oleh Pimpinan BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Lamongan, Forkopimcam serta beberapa pengurus UPZ BAZNAS Lamongan. Plt Ketua BAZNAS Lamongan Ir. Mulyono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas bantuan program bedah rumah yang telah diberikan, beliau berharap program bedah rumah ini terus di gulirkan untuk mengurangi angka kemiskinan di kabupaten Lamongan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Jawa Timur, Dr KH. Moh. Zakki, MSi menyampaikan bahwa BAZNAS Lamongan mendapatkan alokasi bedah rumah untuk 20 mustahik. “jadi Lamongan ini spesial Pak, daerah yang lainnya direalisasi 10 rumah, lamongan mendapat 20 rumah, untuk 10 rumah dicairkan saat ini sedangkan yang 10 dicairkan bulan September nanti, alhamdulillah semoga Barokah" Yai Zaki juga menambahkan bahwa Lamongan juga perlu ada program pemberdayaan, tidak cukup hanya bedah rumah saja. "Saya lihat lamongan ini perlu diberdayakan, makanya tidak hanya sekedar bedah rumah saja akan tetapi untuk program 2023/2024 itu ada bantuan yang sifatnya produktif contohnya ternak kambing, jadi mustahik-mustahik yang didesa tidak hanya menerinima bantuan rumah saja tetapi diberi kambing juga sehingga nantinya berkembang biak. Kabid pendistribusian dan pemberdayaan Baznas Jatim Abd. Kholik saat dikonfirmasi terkait acara tersebut menyampaikan bahwa BAZNAS Jatim bersama BAZNAS Lamongan bersinergi memberikan bantuan 500 juta untuk bedah rumah 20 musatahik. Rp 300 Jt dari BAZNAS Jatim dan 200 jt dari Baznas Lamongan. Hadir pula dalam acara pentasharufan tersebut, Kabag kesra, Camat Pucuk, Danramil, Kapolsek, para pengurus UPZ dan Para Kepala Desa di kecamatan pucuk. (chol-x)
BERITA18/08/2023 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Timur.

Lihat Daftar Rekening →